Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 49: Permohonan Maaf atas Kelancangan Filsafatku




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk memahami bahwa ternyata untuk yang kesekian kalinya saya harus minta maaf atas Kelancangan Filsafatku terhadap Subyek Penguasaku.

Salah satu bentuk Kelancangan Filsafatku adalah aku Selalu Berani Mengatakan Benar sebagai Benar dan Salah sebagai Salah di Hadapanmu; sementara aku mengetahui bahwa jika aku melakukan hal demikian maka Dirimu tidak merasa Nyaman.

Kelancanganku yang lainnya terhadapmu adalah bahwa aku berusaha melihat apa yang olehmu tidak boleh dilihat, berusaha mendengar apa yang olehmu tidak boleh didengar. Padahal aku tahu bahwa engkau adalah Subyek Penguasaku yang menentukan sebagian nasibku.


Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.
Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

16 comments:

  1. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Karena filsafat mempelajari yang ada dan yang mungkin ada. Dimana dengan mempelajari filsafat berarti mengolah pikiran apa yang kita punya dan akhirnya terbentuk suatu pemikiran baru sehingga terkadang memunculkan ada yang benar dan ada yang salah. Aku berani mengatakan benar dan salah karena aku telah berpikir. Padahal benar menurutku belum tentu benar menurut pemikiran orang lain, sehingga membuat orang lain tidak merasa nyaman melihat dan mendengarnya. Maka aku mohon maaf atas kelancangan filsafatku terhadap subyek penguasaku. Aku sadar bahwa hidup di dunia ini tidak sendiri.

    ReplyDelete
  2. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Setiap manusia selalu indentik dengan salah,dengan kesalahan yang ada disitualah ada yang namanya belajar. Setiap pelajaran yang disampaikan belumla benar jika yang belajar belum benar-benar tahu yang sebenarnya, disaat itulah timbul pendapat antara yang belum tahu dan yang tahu yang masing masing merasa benar. Yang tahu belumlah tentu benar kalau kebenaran belum ia dapatkan dengan membuktikan bahwa ia memang benar. Jadi sitiap orang mempunyai hak yang sama untuk menyampaikan argomen atau pendapat, masalah benar atau salah dia bisa membuktikan ke dalam sebuah pakta dan bisa di terima oleh banyak orang.

    ReplyDelete
  3. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Setiap manusia selalu indentik dengan salah,dengan kesalahan yang ada disitualah ada yang namanya belajar. Setiap pelajaran yang disampaikan belumla benar jika yang belajar belum benar-benar tahu yang sebenarnya, disaat itulah timbul pendapat antara yang belum tahu dan yang tahu yang masing masing merasa benar. Yang tahu belumlah tentu benar kalau kebenaran belum ia dapatkan dengan membuktikan bahwa ia memang benar. Jadi sitiap orang mempunyai hak yang sama untuk menyampaikan argomen atau pendapat, masalah benar atau salah dia bisa membuktikan ke dalam sebuah pakta dan bisa di terima oleh banyak orang.

    ReplyDelete
  4. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Filsafat dikatakan sebagai bentuk olah pikir maka bisa jadi kita salah memahami sesuatu. Benar dan salah bersifat relatif tergantung dari sisi mana kita menilainya. Benar salah juga bisa dipengaruhi oleh orang lain dan bisa diktakan sebagai bentuk kesepakatan bersama dari banyak orang. Sehingga patutnya kita dapat lebih pandai dalam menempatkan diri sehingga dihindari sikap tidak sopan dalam berfilsafat

    ReplyDelete
  5. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Salah satu kelancangan filsafat yang diungkapkan di atas yaitu selalu berani mengatakan benar sebagai benar dan salah sebagai salah. Hal ini berarti telah berlaku determinist. Ini adalah sikap yang berbahaya karena ini berarti kita tidak mau menerima pendapat orang lain. Padahal belum tentu pendapat orang lain itu salah. Kita sebaiknya selalu membuka pikiran kita agar bisa menerima pendapat orang lain yang baik dan semoga kita terhindar dari sikap determinist.

    ReplyDelete
  6. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Benar atau salah itu bersifat relatif dan tergantung pada ruang dan waktu. Salah satu bentuk Kelancangan Filsafatku adalah aku Selalu Berani Mengatakan Benar sebagai Benar dan Salah sebagai Salah di Hadapanmu, padahal benar menurutku dapat berarti salah menurut dirimu dan salah menurut diriku, dapat merupakan benar menurut dirimu. Sebenar-benar saat engkau menentukan suatu hal benar atau salah, maka sesungguhnya engkau adalah seorang determinis. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam menentukan suatu keputusan benar atau salah maupun mengklaim sesuatu benar atau salah dihadapan orang lain dan sesuaikanlah dengan ruang dan waktunya. Sesungguhnya saat engkau menyatakan suatu hal benar atau salah, hal itu dapat menjadikan dirimu seorang determinis dengan ruang dan waktu salah.

    ReplyDelete
  7. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Karena sebenar-benar diriku tidak mampu mengetahui apapun. Aku menilai lebih banyak dari pemikiranku sendiri, secara subyektif. Padahal benar dan salah itu harusnya obyektif. Benar bagiku mungkin hanya relatif karena keterbatasanku. Maka aku memohon maaf atas kelancangan filsafatku. Hanya Allah yang Maha Mengetahui segala yang benar maupun salah dan hanya Allah pula yang Maha Adil dalam menilai serta menentukan mana yang benar, juga yang salah.

    ReplyDelete
  8. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dalam berfilsafat sering kali membuat seseorang terlihat kejam dan membuat orang menjadi tidak hormat terhadap orang lain. filsafat adalah olah pikir, maka bisa jadi dalam berfilsafat seseorang merasa bahwa dirinya atau pemikirannya adalah yang benar, dan pemikiran orang lain menjadi salah. Inilah yang biasa membuat seseorang menjadi tidak hormat terhadap orang lain. Pengetahuan seseorang dapat membuatnya menjadi sombong, namun dalam hal ini kita harus ingat bahwa di atas langit masih ada langit. Pengetahuan yang kita miliki tidak ada apa-apanya dengan pengetahuan yang ada di dunia ini. Sehingga dengan demikian dalam berfilsafat kita harus selalu menjadikan hati sebagai komandan, maka dengan demikian dalam berfilsafat kita menjadi orang yang sopan santun.

    ReplyDelete
  9. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Salah satu bentuk kelancangan filsafatku adalah aku tidak berpikir secara bertanggung jawab. Seseorang yang melaukan kelancangan filsafat adalah seseorang yang berpikir namun tidak bertanggung jawab. Pertanggungjawaban pertama adalah terhadap hati nuraninya sehingga ia dapat membangun sebuah hubungan antara kebebasan berpikir dalam filsafat dengan etika yang mendasari pemikirannya.

    ReplyDelete
  10. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Di dalam Filsaat yang benar belum tentu benar dan yang salah belum tentu salah. Jadi jangan memutuskan bahwa yang benar maka haruslah benar dan yang salah haruslah salah. Karena dalam filsafat kebenaran dan kesalahan adalah tergantung konteks.

    ReplyDelete
  11. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Kita seringkali mengatakan hal yang benar sebagai suatu yang benar dan hal yang salah sebagai suatu yang salah sesuai dengan apa yang ada dalam pikiran dan hati nurani kita. Sesuatu yang bernilai benar atau salah itu bersifat relative. Benar bagi menurut kita belum tentu benar bagi orang lain. Salah menurut kita belum tentu salah bagi orang lain. Dan disaat kita hanya menyatakan sesuatu itu salah atau benar dari sikap keegoan kita, itulah letak dari kekeliruan kita. Kebenaran sejati itu sesungguhnya hanyalah milik Tuhan YME.

    ReplyDelete
  12. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Filsafat itu pada dasarnya tidak memihak. Tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah, semuanya dibahas dengan porsi yang sama. Namun, saat kita sudah mengatakan suatu subjek itu benar atau salah, sebenarnya kita sudah memihak. Dengan demikian, sesungguhnya saya harus meminta maaf akan kelancangan saya terhadap subjek penguasa dalam filsafat.

    ReplyDelete
  13. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Benar dan salah merupakan dua sisi mata uang yang selalu ada dalam kehidupan. Jika salah tidak dikatakan malah akan dianggap benar, begitu pula sebaliknya, ketika benar tidak dikatakan akan dianggap salah. Kadang benar menurutku belum tentu benar menurut orang lain. Mohon maaf atas kelancangan saya mengutarakan pendapat saya mengenai benar dan salah yang belum tentu benar atau belum tentu salah. Sesungguhnya kebenaran hanyalah milik Allah, manusia hanya berusaha menggapai benar.

    ReplyDelete
  14. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Sesuatu yang benar memang harus dikatakan benar, dan yang salah harus dikatakan salah. Hal ini merupakan sebuah kewajiban jika kita mengetahui mana yang benar dan mana yang salah. Meskipun itu menyinggung perasaan orang lain. Terkadang kebenaran itu pahit rasanya, itu yang sering kita dengar. Tetapi lebih baik kita merasakan pahit di dunia daripada kelak merasakan pahit di akhirat. Meskipun orang tersebut merasa marah kepada kita, setidaknya kita telah mengingatkannya akan kebenaran. Urusan selanjutnya serahkan semuanya kepada Sang Pencipta.

    ReplyDelete
  15. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Dalam belajar filsafat, keikhlasan sangatlah sangatlah penting. Ikhlas dalam belajar filsafat salah satunya bisa dicerminkan dari ikhlas dalam membaca dan memahami. Dalam salah satu elegi forum tanya jawab membahas mengenai kelancangan filsafat. Kelancangan dalam berfilsafat yang dimaksudkan disini adalah dikarenakan filsafat mempelajari segala hal yang ada dan yang mungkin ada, maka terkadang menimbulkan berbagai kontradiksi atau kesalah pahaman dengan orang lain kalau orang tersebut belum mengenal filsafat. Tidak mudah dalam mempelajari filsafat, dalam belajar filsafat kita harus sadar terhadap ruang dan waktu dan bisa menempatkan segala sesuatunya pada ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  16. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Filsafat merupakan ilmu yang mempelajari tentang segala aturan dan hukum-hukum. Anti filsafat adalah filsafat itu sendiri. Dalam filsafat dikenal istilah transformasi dunia. Dua hal yang dibutuhkan untuk mentransformasikan dunia adalah ruang dan waktu, karena kita tidak mungkin lepas dari ruang dan waktu. Secara subjektif, definisi filsafat yaitu diriku atau pikiranku. Dalam mempelajari filsafat juga akan banyak muncul sifat-sifat tertentu, seperti arogansi filsafat, karena dalam berfilsafat kita tidak menyebutkan gelar yang dipunyai oleh para filsuf. Kelancangan filsafat, karena filsafat lancang terhadap subyek. Kesombongan dan juga kemarahan filsafat, karena kita selalu berfilsafat.

    ReplyDelete