Oct 21, 2012

Michael Jackson Berupaya Mendaur Ulang Limbah Kapitalisme, Utilitarianisme, Pragmatisme dan Hedonisme.




Oleh Marsigit, Yogyakarta

Saya bukan fan penyanyi dan artis Michael Jackson. Sesekali melihat tayangannya di TV dan berita tentang (kematian) dirinya. Kebetulan suatu sore di Indovision, melihat tayangan nyanyiannya yang berjudul “Earth Song”, mungkin maksudnya adalah nyanyian bumi. Dalam artikel ini jika saya meminjam Almarhum Michael Jackson, maka dia meminjam bumi sebagai media untuk menunjukkan ekspresi yang menurut saya dapat diberi judul “Mendaur Ulang Limbah Kapitalism, Utilitarianisme, Pragmatism dan Hedonisme”. Apa maksudnya?


Sederhana saja logikanya.

Background lagu itu berupa Video apa saja yang diputar berjalan mundur sampai batas dimana manusia memulai eksploitasinya terhadap alam dalam koridor kapitalisme dan pragmatisme. Maka terdapatlah pemandangan menakjubkan yang menggambarkan bagaimana limbah-limbah pabrik di sedot kembali ke dalam pabrik pembuang limbahnya. Tanaman-tanaman yang telah dibabat serta merta berdiri tegak kembali. Hutan-hutan yang gundul serta merta memperoleh kembali tanaman semula yang telah dibabat. Manusia-manusia yang telah mati mengalami kebangkitan bangun kembali menjadi dirinya semula yang belum terkontaminasi oleh dosa-dosa.

Pipa-pipa, kawat-kawat saluran-saluran tergulung kembali dan tersedot kedalam pabrik pembuatnya. Dan pabrik-pabrik meluruh melepaskan bagian demi bagian sehingga tampaklah tanah subur semula seperti sebelum adanya pabrik. Alhasil, proses perjalanan mundur sampailah pada jaman atau saat manusia belum memulai melakukan perusakan dan eksploitasi besar-besaran terhadap alam. Tidak diketahui pasti kapan peristiwa itu, tetapi dapat dilogikakan bahwa itu tentulah bersamaan dengan mulai berkembangnya paham kapitalisme, utilitarianisme dan pragmatisme, serta dampaknya adalah hedonisme.

Dengan lagu Earth Song itu, kelihatannya Michael Jackson ingin membayangkan bagaimana indahnya jika pada saat itu bukanlah gerakan kapitalisme, utilitarianisme, pragmatisme dan hedonisme yang berkembang. Mungkin bisa dibayangkan masyarakat yang spiritualis, humanis atau menggali nilai nilai luhur budaya lokal, hidup harmonis, seimbang, rukun dan damai. Kepedulian spiritualitasnya mungkin dapat diidentifikasi dari usahanya pada akhir hayatnya untuk menjadi seorang Muslim.

Namun apalah artinya seorang Michael Jackson?. Tetapi yang menarik adalah bahwa dia adalah seorang artis humanis tentu mempunyai perasaan sensitifitas sampai tingkatan tertentu sehingga dia merasakan bagaiman dahsyatnya gerakan kapitalisme, utilitarianisme, pragmatisme dan hedonisme masyarakatnya. Tentu juga hanyalah orang-orang yang nuraninya masih sensitif pula yang mampu melihat fenomena pemberontakan Michael Jackson melalui nyanyiannya Earth Song. Sekali lagi apalah daya seorang diri Michael jackson? Sejarah membuktikan bahwa diapun pada akhirnya tertelan oleh gerakan yang dia lawannya sendiri itu.

Saya melihat masyarakatku dan juga seluruh dunia juga sedang mengalami nasib yang sama. Saya berempati dengan Michael Jackson bukan karena gaya dan stylenya tetapi karena kesamaan sensitivitasnya dan kepekaannya terhadap masyarakatnya pada jamannya masing-masing. Seperti yang dialami oleh Michael Jackson, saya pun menyadari sedang tenggelam tertelan oleh ganasnya gerakan kapitalisme, utilitarianisme, pragmatisme dan hedonisme. Semoga Tuhan memberi kekuatan kepada diriku dan juga orang-orang yang menyadarinya. Amien.

Sekian, terimaksih.

12 comments:

  1. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Elegi Michael Jackson Berupaya Mendaur Ulang Limbah Kapitalisme, Utilitarianisme, Pragmatisme dan Hedonisme. Yang dapat saya ambil dari elegi ini adalah, betapapun manusia sekarang kebanyakan telah lupa akan hal penting seperti spiritualisme. Manusia telah mengesampingkan spiritualnya demi kebahagiaan hidup di dunia. Padahal, dunia itu hanyalah bersifat sementara. Sehingga salah jika orang hanya mementingkan urusan dunia, sedangkan urusan akhirat dinomor duakan. Padahal niscayanya, manusia akan tinggal kekal di akhirat. Mudah-mudahan kita bisa berpikir dengan baik atas apa yang akan kita pilih kelak.

    ReplyDelete
  2. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)

    Sebelum kapitalisme, utilitarisme, pragmatisme, dan hedonisme mulai berkembang, mungkin kehidupan manusia di dunia akan aman, seimbang, damai, dan tentram karena manusia memiliki spiritual yang tinggi. Kehidupan manusia juga akan lebih humanis dan manusia juga akan lebih menjunjung nilai-nilai luhur budaya moral.

    Michael Jackson melalui lagunya yang berjudul Earth Song memberitahukan bahwa seandainya di dunia ini tidak berkembang kapitalisme, utilitarisme, pragmatisme, dan hedonisme, mungkin kehidupan di dunia akan jauh lebih humanis. Bumi mungkin tidak akan rusak akibat perbuatan dari tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. Melalui lagu tersebut, Michael seolah menunjukkan kesensitifannya terhadap fenomena perkembangan aliran-aliran tersebut. Namun apa daya, saking ganasnya kapitalisme, utilitarisme, pragmatisme, dan hedonisme membuat Michael sulit untuk keluar dan bahkan membuatnya terjerumus ke dalam aliaran yang ia lawan.

    ReplyDelete
  3. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Keindahan alam yang seharusnya dijaga dan dirawat oleh manusia, menjadi rusak karena ulah keserakahan manusia. Manusia ingin menguasai alam dan menggantikan keindahannya dengan mendirikan pabrik-pabrik. Semuanya terjadi seiring dengan perkembangan kapitalisme, utilitarianisme, pragmatisme dan hedonisme. Sudah tidak ada lagi masyarakat yang spiritualis sehingga hidup menjadi tidak harmonis, tidak seimbang, hilang dari rasa rukun dan damai. Akankah kita akan terus membiarkan bumi kita rusak karena ulah kita sendiri? marilah kita menjaga, merawat dan melestarikan alam kita.

    ReplyDelete
  4. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi tersebut menjelaskan teentang kerinduan akan keindahan alam sesuai fungsinya seperti sebelum gerakan kapitalisme, utilitarianisme, pragmatisme, dan hedonisme yang mengubah segalanya. Kita menginginkan masyarakat yang spiritualis, humanis serta menggali nilai nilai luhur budaya lokal, hidup harmonis, seimbang, rukun, damai, dan tidak merusak alam.

    ReplyDelete
  5. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi tersebut mengajak kita sebagai penikmat alam untuk senantiasa merawat alam. Wujud apresiasi terhadap alam dari setiap orang berbeda-beda, termasuk melalui nyanyian. Upaya untuk merawat alam dapat dimulai dari hal kecil misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Jangan sampai kita terbawa gerakan-gerakan tertentu yang dapat mempengaruhi kita untuk merusak alam. Cintailah alam agar alam mencintaimu.

    ReplyDelete
  6. Syahlan Romadon
    PM C 2016/ 16709251047

    Kapitalisme, utilitarianisme, pragmatisme dan hedonisme telah menyerang manusia di era globalisasi ini. Memang manusia telah diciptakan dan merupakan makhluk yang mempunyai hawa nafsu, wajar jika manusia selalu tidak merasa puas akan sesuatu yang dimilikinya khususnya harta dan kekuasaan, ingin lebih dan lebih. Di era globalisasi ini kita harus mampu bersaing, namun kita juga harus membentengi diri dari Kapitalisme, utilitarianisme, pragmatisme dan hedonisme.

    ReplyDelete
  7. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Kapitalisme adalah sebuah system ekonomi yang filsafat social dan politiknya didasarkan kepada azas pengembangan hak milik pribadi dan pemeliharaannya serta perluasan paham kebebasan. System ini telah banyak melahirkan malapetaka terhadap dunia, tetapi ia terus melakukan tekanan – tekanan dan campur tangan politis, social, kultural terhadap bangsa – bangsa di dunia. Utilitarianisme terkadang disebut dengan Teori Kebahagiaan Terbesar yang mengajarkan tiap manusia untuk meraih kebahagiaan (kenikmatan) terbesar untuk orang terbanyak. Karena, kenikmatan adalah satu-satunya kebaikan intrinsik, dan penderitaan adalah satu-satunya kejahatan intrinsik.

    ReplyDelete
  8. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Pragmatisme adalah aliran dalam filsafat yang berpandangan bahwa kriteria kebenaran sesuatu ialah, apakah sesuatu itu memiliki kegunaan bagi kehidupan nyata.
    Oleh sebab itu kebenaran sifatnya menjadi relatif tidak mutlak. Mungkin sesuatu konsep atau peraturan sama sekali tidak memberikan kegunaan bagi masyarakat tertentu, tetapi terbukti berguna bagi masyarakat yang lain. Maka konsep itu dinyatakan benar oleh masyarakat yang kedua. Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan materi adalah tujuan utama hidup. Bagi para penganut paham ini, bersenang-senang, pesta-pora, dan pelesiran merupakan tujuan utama hidup, entah itu menyenangkan bagi orang lain atau tidak.

    ReplyDelete
  9. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Sebelum manusia dilahirkan kedunia ini manusia telah dibekali dengan berbagai bakat, baik itu bakat yang baik maupun bakat yang buruk. Dalam diri manusia ada bakat untuk jadi seoarang ustad, kiyai, orang yang amanah dan hal-hal baik lainnya. Disisi lain manusia juga dibekali dengan nafsu yang cendrung untuk menjadi orang jahat, koruptor, penghianat dan hal-hal buruk lainnya. Sehingga tinggal individu itu condongnya kemana. Kalau condongnya kepada seperti elegi diatas maka akan menjadikan manusia itu egois, tidak amanah, Kapitalisme, Utilitarianisme, Pragmatisme dan Hedonisme. Hal inilah yang akan membawa manusia kearah kehancuran. Maka sebaiknya hindarilah kecendrungan terhadap hal-hal negatif dan bergaullah dengan orang-orang soleh sehingga kita selalu di jalan yang benar dan tidak termasuk orang yang serakah.

    ReplyDelete
  10. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Keserakahan dan kesombongan adalah dua sifat buruk yang sering dimiliki manusia. Karena merasa tidak pernah puas, ingin memperkaya dirinya atau dengan alasan untuk bertahan hidup, manusia melakukan kesalahan dengan melakukan perusakan dan eksploitasi besar-besaran terhadap alam. Hal ini seiring dengan ganasnya perkembangan gerakan kapitalisme, utilitarisme, pragmatisme, dan hedonisme. Tidak bersyukur dan ingin lebih dan lebih menjadikan manusia tunduk dalam keserakahan yang menghanyutkannya. Oleh karena itu, walaupun sekarang ini perkembangan IPTEK semakin maju dan kita semakin berilmu, kita tetap harus sertai dengan meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Kita harus menggunakan hati sebagai pedoman, memilih mana yang baik dan buruk, benar dan salah. Semoga kita terlindung dari pusaran kapitalisme, utilitarisme, pragmatisme, dan hedonisme yang membahayakan dan merugikan manusia dan alam ini.

    ReplyDelete
  11. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dari elegi Michael Jackson Berupaya Mendaur Ulang Limbah Kapitalisme, Utilitarianisme, Pragmatisme dan Hedonisme ini saya menangkap bahwa manusia mungkin pada saatnya akan lupa tentang kekuatan terbesar yaitu spiritual. Dimana manusia tidak melibatkan spiritual dalam kehidupannya sehingga dia akan terperangkap pada kapitalisme, utilitarianisme, pramatisme dan hedonisme yang berkembanng pesat pada saat ini. Manusia boleh berkembang sebebas-bebasnya namun jangan pernah lupa untuk melibatkan spiritualisme sebagai benteng kita hidup akan tidak menjadi manusia yang serakah kepada dunia.

    ReplyDelete
  12. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    Latar belakang video lagu Michael Jackson berjudul Earth Song menggambarkan keadaan bumi yang diputar mundur sejauh manusia mulai mengeksploitasi alam di koridor kapitalisme dan pragmatisme. Dengan lagu itu, Michael Jackson seolah ingin membayangkan betapa indahnya bukan sebuah gerakan pada saat kapitalisme, utilitarianisme, pragmatisme dan hedonisme berkembang. Bisa dibayangkan bahwa spiritualis, humanis atau menjajaki nilai budaya lokal yang mulia, hidup harmonis, seimbang, harmonis dan damai. Sangat menarik bahwa Michael Jackson adalah seorang seniman dan humanis yang memiliki kepekaan yang sensitif terhadap orang-orang yang tenggelam oleh gerakan kapitalisme, utilitarianisme, pragmatisme dan hedonisme yang sengit.

    ReplyDelete