Oct 28, 2012

Kutarunggu Sayembara Ahilu




Oleh Marsigit

Ahilu:
Dua kerajaan dan satu percabaan sudah aku kuasai. Aku sudah mengetahui semua kekuatan dan kelemahan Stigmaraja. Aku juga sudah mengetahui semua kekuatan dan kelemahan Rakata. Aku sudah menguasai sebagian ilmunya sang Bagawat. Heemmm..apalagi bagiku. Kalau hidup biasa-biasa saja aku bosan rasanya. Akun ingin menciptakan sensasi biar semua orang tahu kekuatan dan kehebatanku. Aku mempunyai ide cemerlang yaitu aku ingin mengadakan sayembara perang. Aku akan menguji semua panglima dari Kerajaan Stigma dan Kerajaan Hanuya, bahkan para petinggi cantrik dari Kutarunggu pun aku ingin mengujinya. Untuk itu aku perlu membuat rencanaku dan mengimplementasikannya.



Stigmapangla:
Wahai Ahilu apa maksud anda menemuiku. Bukankah engkau tahu bahwa satu-satunya tujuan hidupku adalah mengabdi kepada rajaku sang Stigmaraja untuk menguasai dunia. Apakah engkau ingin membantuku?

Cantralweda:
Wahai Ahilu apa maksud anda menemuiku. Bukankah engkau tahu bahwa satu-satunya tujuan hidupku adalah mengabdi kepada sang Bagawat untuk memelihara percabaan Kutarunggu. Apakah engkau ingin membantuku?

Pampilu:
Wahai Ahilu apa maksud anda menemuiku. Bukankah engkau tahu bahwa satu-satunya tujuan hidupku adalah mengabdi kepada sang Rakata untuk menjaga ketenteraman kerajaan Hanuya. Apakah engkau ingin membantuku?

Ahilu:
Wahai Stigmapangla, Cantralweda dan Pampilu...jangan engkau semua salah paham. Ketahuilah bahwa selama aku belum berhasil mengujimu maka aku akan selalu menganggap rendah dirimu. Aku akan menaruh hormat kepada dirimu asal engkau bisa mengalahkanku. Jika engkau bisa mengalahkanku maka penghargaanmu adalah nama baikku dan kedudukanku.

Stigmapangla:
Waha..kebetulan..tumbu dapat tutup. dasar saya sedang mencari tambahan kuasa ada orang menawarkan hadiah kuasa. Aku sambut tantanganmu.

Pampilu:
Aku tidak ada waktu memikirkan tantanganmu. Pekerjaan saya sangat banyak. Tetapi jika terpaksa maka tantanganmupun bisa menjadi prioritas.

Cantralweda:
Ohh..Gusti..aku sedang menghadapi jaman kala tidha. Aku tidak tahu apa makna dari peristiwa ini. Tetapi aku khawatir bahwa peristiwa ini adalah pertanda bahwa aku telah sampai batas ruang dan waktu. Ya Tuhan ampunilah diriku dan ampunilah orang-orang disekitarku.

23 comments:

  1. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017

    Ketika pikiran tidak mampu mencapai sesuatu yang ada dan yang mungkin ada, maka kita perlu menanyakan kepada hati apa yang sebaiknya kita lakukan. Terkadang hati kita menjadi lebih tepat dalam memberikan jawaban atas pertanyaan diri kita daripada pikiran, karena hati senantiasa tunduk dan patuh dengan Allah SWT. Sedangkan pikiran senantiasa berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.

    ReplyDelete
  2. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Betapa sombongnya sifat ahilu yang digambarkan dalam postingan ini. Semakin tinggi ilmu yang dimiliki pun dapat merubabh arah pemikiran orang lain. Sehingga dengan mudahnya merendahkan orang disekitarnya. Kita patut waspada dan mawas diri ketika menjumpai seseorang seperti ahilu. Mungkin saja kita dapat terhasut dan mungkin saja kita abaikan itu. semua kembali ke diri kita masing-masing. Semoga Allah senaniasa memberi jalan yang terbaik bagi kita. Amiin

    ReplyDelete
  3. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Dalam elegi ini sikap stigmapala, pampilu, dan cantrawelda berbeda-beda dalam menanggapi tantangan ahilu. Stigmapala begitu mengejar kuasa, bersedia menerima tantangan ahilu asalkan mendapatkan hadiah kuasa. Pampilu bersikap setngah-setengah dengan mengatakan bahwa jika terpaksa ia akan menerima tantangan ahilu. Sedangkan cantralweda memohon ampun untuk dirinya dan orang-orang disekitarnya. Maka yang harus kita tiru adalah sikap cantrawelda yang senantiasa memohon ampun dan memohon petunjuk kepada Allah SWT atas segala sesuatu.

    ReplyDelete
  4. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Elegi ini menggambarkan bahwa kita sebagai manusia tidak lepas dari godaan-godaan dan hasutan dari orang lain. Ketika kita sudah terjebak hasutan dari kesombongan dan nafsu maka kita sesungguhnya telah dikalahkan oleh diri kita sendiri. Segala ucap, komitmen dan janji merupakan suatu konsekuensi yang harus ditanggung, tidak justru mudah dihasut oleh kesombongan orang lain. Ketika menghadapi situasi tersebut maka cara terbaik adalah memohon petunjuk kepada-Nya.

    ReplyDelete
  5. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Sosok ahilu yang berperilaku sombong, merasa bahwa dirinya memiliki kekuasaan dan menganggap yang lain rendah jika belum diuji olehnya. Stigmapangla dan Pampilu pada awalnya mempunyai tujuan untuk mengabdi kepada pemimpinnya masing-masing tetapi akhirnya terpengaruh dengan perkataan Ahilu yang menantangnya dengan imbalan kekuasaan. Berbeda dengan Cantralwelda, ia tidak semudah itu menerima tantangan dari dari Ahilu karena ia menyadari bahwa orang-orang di sekitarnya melakukan suatu hal yang tidak benar. Sehingga jika dalam kehidupan sehari-hari sebuah intergritas ini akan semakin kokoh jika subjek memiliki konsistensi antara apa yang diucapkan dengan apa yang dilakukan (walk the talk) dan memiliki komitmen terhadapnya. Bila tidak memiliki integritas, kita akan kehilangan kredibilitas karena orang lain akan menjauhi kita untuk menghindari kekecewaan.

    ReplyDelete
  6. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Setiap keburukan dan kebaikan dipilih sendiri oleh manusia, ia memilih jalan apa yang akan dia tempuh. Kesombongan dan sifat tamak merupakan salah satu keburukan yang sering manusia pilih. Sifat tamak akan timbul jika seseorang tidak mampu bersyukur terhadap apa yang ia telah miliki, ia selalu merasa kekurangan banyak hal, padahal ia memilikinya lebih. Adapun kesombongan adalah rasa ia memiliki segalanya, dan merasa dirinya lebih mulia dari yang lain. Maka dari itu marilah kita sama-sama berlindung kepada Allah yang maha Esa agar kita senantiasa dilindnungi dari penyakit yang demikian. Amin.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  7. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Ahilu merasa sombong karena sudah memiliki kekuasaan yang lebih dari sebelumnya. Stigmapangla yang merupakan bawahan stigma raja yang merupakan pencerminan dari kejahatan akhirnya berkhianat juga karena pada dasarnya stigmapangla pun sumber kejahatan. Sedangkan Cantralweda yang ingin memelihara melihat bahwa tantangan tersebut merupakan bukti dunia yang menjadi semakin gila, bahkan seseorang seperti ahilu dengan mudahnya menjadi sombong. Kita sebagai manusia tidak boleh merasa sombong dengan segala titipan yang melekat pada diri kita dan seharusnya tidak mudah terperdaya oleh kekuasaan maupun hal-hal lain yang membuat kita menjadi orang yang tidak bisa menjaga amanah

    ReplyDelete
  8. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Dalam menjalani pekerjaan kita harus memiliki sifat amanah, dimana dengan amanah kita bisa lebih baik dalam bekerja. Gangguan gangguan dari dalam diri sering muncul bagaimana kita merasa sudah lebih berilmu, lebih memahami sesuatu dan menyebabkan sifat sombong menyelimuti diri kita, sehingga tergoda untuk menjadi sosok yang tidak amanah terhadap pekerjaan kita. Berbeda dengan orang yang memiliki intuisi yang baik dimana ia dapat membedakan mana yang baik dan buruk, meskipun telah berilmu dia mneyadari bahwa apapun yang ada disekitarnya harus diwaspadai, karena bisa jadi lingkungan sekitarlah yang menjadikan diri kita menjadi sosok yang lalai dan tidak amanah.

    ReplyDelete
  9. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Kurang. Kurang cantik, kurang kaya, kurang proposional bentuk tubuh, kurang banyak bajunya, kurang bagus aksesorisnya, kurang besar rumahnya, kurang terkini gadgetnya, kurang segalanya.
    Tidak puas. Selalu memandang keatas dalam segala hal, sehingga rasanya tidak ada puasnya dalam hidup. Adanya hal tersebut menjadikan eseorang tidak pernah merasa bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah.
    Kurang dan tidak kurang. Puas dan tidak puas. Kesemuanya adalah hal-hal yang penting dan perlu ada dalam kehidupan seseorang, tentunya bergantung dengan konsidi yang sedang dijalani (bergantung ruang dan waktunya. Misal: merasa kurang dengan ilmu kebaikan akan membuat seseorang terus-menerus belajar untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi; merasa tidak kurang dengan harta maka seseorang akan selalu merasa cukup dan terus bersyukur serta dapat memanfaatkan hartanya dengan lebih baik.

    ReplyDelete
  10. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. cerita diatas mengambarkan kecemasan catralweda yang tetang kemungkinan orang yang mengikuti sayembara Ahilu. Stigmapala begitu berminat pada sayembara padahal ia hanyalah menginginkan kekuasaan semata. Sendangkan orang yang diharapkan yaitu pampilu yang memiliki keinginan mulia untuk mengabdi dan menjaga ketentraman dunia malah belu menjadikan sayembara ahilu sebagai prioritas. Semoga pampilu memenangkan sayembara agar dunia senantiasa damai.

    ReplyDelete
  11. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Rasa tidak puas pada diri manusia memang manusiawi. Karena setiap insan selalu ingin mencapai hasil yang lebih baik dan terbaik. Tak heran jika rasa tidak puas ini bisa melecut semangat anda untuk meraih kesuksesan yang anda inginkan. Dan hal ini cukup positif untuk kemajuan karier seseorang.
    Tetapi jika rasa tidak puas dalam diri mencapai tahap berlebihan, dalam arti sudah tidak pernah mensyukuri apa yang telah diraih, inilah yang patut diwaspadai. Karena rasa tidak puas yang berlebihan akan membuat seseorang takabur dan selalu mengingkari nikmat atas hasil yang telah diperoleh.

    ReplyDelete
  12. Junianto
    PM C
    17709251065

    Dalam cerita ini dianalogikan dengan kehidupan manusia di dunia. Ada sifat kesombongan yang senantiasa menganggap dirinya paling tinggi dan paling hebat dalam segala hal sehingga menantang orang lain untuk melawannya. Kemudian ada orang yang setia kepada pemimpinnya sebagai wujud ketaatan dan pengabdiannya pada pemimpin. Ada orang yang senantiasa haus akan kekuasaan. Kemudian ada orang yang juga sibuk dengan urusannya sendiri tanpa memperhatikan urusan orang lain, dia mau memperhatikan orang lain jik aada keuntungan yang bisa ia peroleh. Ini semua adalah analogi kehidupan manusia.

    ReplyDelete
  13. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Hidup kita terkadang terlalu dipenuhi dengan ambisi-ambisi yang didalamnya juga dipenuhi dengan noda dan debu-debu. Hingga kemudian setiap energy, potensi yang kita miliki, kita habiskan guna mengejar dan memenuhi ambisi tersebut. waktu kita pun kita habiskan untuk mengejar dan memenuhi ambisi tersebut. hingga kita lupa bahwa kita hidup bukan tanpa tujuan. Padahal Allah telah memberikan tugas dan tujuan selama kita hidup, dan kelak hal ini akan dimintai pertanggung jawabannya

    ReplyDelete
  14. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Sebagai manusia kita diciptakan untuk tidak pernah puas, kita selalu merasa kurang, kurang kaya, kurang cantik, kurang segalanya. Namun apabila kita sedang dipuncak dan selalu memandang ke atas, maka kita tidak akan pernah puas dengan apa yang kita miliki, hendaknya sesekali kita juga melihat kebawah sehingga kita bisa menjadi manusia-manusia yang mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Tuhan. Hal ini dilakukan agar kita tidak lupa daratan, kita hidup berawal dari bawah,, mengingat bahwa kesuksesan yang dimiliki seseorang di dunia hanyalah sementara. Maka hendaklah berlomba-lomba dan tak pernah puas untuk berbuat kebaikan yang nantinya akan dijadikan bekal di akhirat.

    ReplyDelete
  15. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Ketika manusia saling merasa paling benar dan paling hebat, dunia menjadi pelampiasan keburukan tingkah laku maanusia. Sedangkan Tuhan tak hentinya menguji mereka dengan berbagai ujian dan cobaan hidup agar mereka bisa kembali ke jalan yang benar namun manusia tak juga jera bahkan semakin lupa dengan Zat Yang Menciptakannya. Semoga kisah dalam elegi ini bisa menjadi bahan introspeksi bagi kita agar senantiasa tawadu' dan tawakal kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  16. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Kita dilahirkan dan mati dalam keadaan yang sama, sama-sama berasal dan kembali pada Allah. Pada saat kita dilahirkan ke dunia, kita tidak membawa apa2 selain apa yang ada di dalam tubuh kita. begitu pula ketika kita kembali kepada Allah. Maka tidak ada yang perlu disombongkan. Setinggi apapun ilmu dan kekuasaan yang kita miliki, maka sesungguhnya Allah sedang memberi cobaan kepada kita. Apakah kita sanggup mengendalikan hawa nafsu dan pikiran kita untuk tidak melakukan sesuatu yang merugikan orang lain? Sanggupkah kita rendah diri atas segala yng ktia punya dengan cara tidak meremehkan orang lain? Semoga kita selalu terhindar dari sifat sombong dan tinggi hati, aamiin.

    ReplyDelete
  17. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Prof. Dari postingan di atas dapat terlihat bahwa Ahilu memiliki sifat tercela yakni sombong dan merasa paling berkuasa sehingga ingin selalu menantang orang lain. Tidak hanya itu Ahilu menggambarkan orang yang senang mencari sensasi agar senantiasa menjadi pusat perhatian. Sifat-sifat seperti ini patut dihindari.

    ReplyDelete

  18. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Setelah membaca artikel di atas, artike di atas menceritakan tentang sosol ahilu yang berlaku sombong, mengatakan bahwa dirinya memiliki kekuasaan dan menganggap rendah yang lain sebelum dia mengujinya. Dari tiga orang yang ditantang oleh ahilu, kita dapat melihat karakter masing-masing dengan melihat tanggapan mereka terhadapa tantangan ahilu. Yang pertama, stigma memang dasarnya bukan sesuatu yang baik, maka dia sama saja dengna ahilu, menanggapainya dengan kesombongan. Sedangkan pampilu yang terlihat mampu berpikir kritis, dia menanggapi tantangan ahilu dengan logikaya, namun dia tetap menerimanya. Dan yang terakhir adalah catralweda, dia ini adalah karakter yang telihat dekat dengan Tuhan sehingga hal yang dia hadapi dia refleksikan dan berserah diri kepada Tuhan.

    ReplyDelete
  19. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Memang keinginan untuk selalu mengembangkan diri adalah wajar. Namun, rasa syukur akan keadaan dan segala yang telah dimiliki sangat penting untuk dimiliki. Jika manusia tidak memiliki rasa syukur, maka ia tidak akan pernah puas dengan apa yang ia miliki, padahal semua yang ia miliki sebenarnya hanya titipan sementara.

    ReplyDelete
  20. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dari elegi ini kita merefleksikan kehidupan kita. Dalam kehidupan sehari-hari sekarang ini kita sejatinya juga melakukan sayembara atau disebut juga kompetisi yang mana dalam rangka menjaga nama baik dan saling menjatuhkan. Ketika kita ikut-ikutan dalam kompetisi ini maka kita haru luruskan lagi niat kita. Kita melakukan ini itu hanya sebagai upaya kita mengabdi padaNya. Maka memohon ampun atas kesalahan niat belum terlambat. Ampuni kami yang sering lalai dalam melakukan kompetisi ini. luruskan niat dan ikhlaskan hati. Bismillah.

    ReplyDelete
  21. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Janganlah cepat berpuas diri dengan ilmu yang dimiliki, karena ilmu itu sangat tidak terbatas. Janganlah sombong, kesombongan hanya akan mengotori pikiran dan hati, menjadikan ilmu yang dimilki menjadi kurang bermanfaat dan menjauhkan kita dari hal-hal yang baik.

    ReplyDelete
  22. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Begitu mahal harga sebuah pengakuan bagi mereka yang hidup untuk mengejar kekuasaan. Hal yang tidak mudah mengakui kelebihan orang lain. Itulah akibat seseorang yang telah berteman dengan stigma. Mereka lupa akan kodrat sebagai makhluk yang sempurna dalam keterbatasan dan terbatas dalam kesempurnaan. Maka tiadalah jalan terbaik agar tidak menjadi bagian dari orang-orang yang termakan sigma selain meningkatkan keimanan kepada Tuhan YME.

    ReplyDelete
  23. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Berkaitan dengan ujian, sekarang pas sekali sedang ada UAS semester ganjil sampai minggu depan. Hakikat ujian adalah untuk mengetahui pencapaian mahasiswa. Jika mahasiswa nilai nya baik maka dia dianggap sudah memahami perkuliahan. Bentuk ujianpun berbeda-beda, bisa berupa pilihan ganda, esai, portofolia, proposal tesis dan lainnya. Walaupun berbeda namun tujuannya sama. Menarik pada matakuliah filsafat ini UAS nya berupa comen dan refleksi yang waktu mengerjakannya sejak pertemuan pertama masuk kuliah jadi mahasiswa bisa memanage waktu mengerjakannya masing-masing. Disini kita bisa belajar memanage waktu yang efektif dan efisien.

    ReplyDelete