Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 19: Menemukan Dunia adalah Pikiranku




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata Dunia itu tidak lain adalah Pikiranku sendiri.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

34 comments:

  1. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Aku menemukan dunia adalah pikiranku. Hal ini karena dunia ini terdiri atas segala sesuatu yang ada dan segala sesuatu yang mungkin ada. Segala sesuatu yang ada di dunia ini, aku pahami karena pikiranku. Yang menghubungkan yang ada dan yang mungkin ada adalah pikiran. Jika aku mengatakan sesuatu itu ada, maka sebelumnya sudah terlintas dalam pikiranku tentang sesuatu yang mungkin ada tersebut sehingga yang mungkin ada itu menjadi ada. Jadi, sebenar-benar dunia adalah pikiranku.

    ReplyDelete
  2. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016
    Pikiran mampu menembus ruang dan waktu. Kita mampu memikirkan yang ada dan mungkin ada walaupun kita memiliki keterbatasan. Dunia memuat segala yang ada dan mugkin ada. Dunia adalah material yang ada dalam filsafat. Material adalah isi pikiran kita. Maka ketika aku memikirkan yang ada dan mungkin ada maka aku telah menemukan dunia. Bahwa dunia adalah pikiranku.

    ReplyDelete
  3. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Dunia merupakan pikiran kita masing-masing. Oleh karenanya, dunia kita tentu saja berbeda dengan dunia orang yang lain, pemikiran orang yang satu berbeda dengan orang yang lain. Pikiran kita ini mencakup apa yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini, sehingga banyak sekali dunia di dalam dunia. Isi dunia milik orang satu pasti berbeda dengan isi dunia milik orang yang lain. Ketika menurut kita ada sesuatu hal yang sesuai dengan hati kita, biasanya kita berpikir bahwa di situlah dunia kita. Sebaliknya, ketika menurut kita ada sesuatu hal yang tidak sesuai dengan hati kita, biasanya kita akan pergi meninggalkan dunia itu karna merasa bahwa hal tersebut bukan merupakan dunia kita.

    ReplyDelete
  4. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Sebenar-benar dunia adalah tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Oleh karena itu, dunia itu bebas aku ekspresikan dalam bentuk apapun. Sebebas-bebasnya adalah menuangkan dunia ke dalam pikiran. Dalam pikiranku, aku bisa dengan bebas memikirkan segala hal seluas-luas dunia hingga pada akhirnya aku menemukan bahwa dunia adalah pikiranku.

    ReplyDelete
  5. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Tukang Bakso: Aku memikirkan tentang bagaimana belanja bahan untuk membuat bakso, cara membuat bakso, dan cara menjual bakso. Inilah duniaku.
    Guru: Aku memikirkan tentang bagaimana menyusun perangkat pembelajaran, mendidik dan memberikan ilmu kepada siswa, mengembangkan pembelajaran inovatif. Inilah duniaku.
    Bupati: Aku memikirkan tentang rakyat di kabupatenku, menyejahterakan dan melaksanakan pembangunan di kabupaten ku. Inilah duniaku.
    Jokowi: Aku memikirkan tentang rakyat Indonesia, bagaimana menyejahterakan kehidupan rakyat, memikirkan menteri-mentari yang sembrono, memikirkan hutang-hutang luar negeri, konflik-konflik dalam dan luar negeri. Inilah duniaku.
    Donald Trumph: Aku memikirkan bagaimana agar dunia menghormatiku. Inilah duniaku.
    Dunia yang kita temukan bergantung kepada seberapa dalam dan luas pikiran. Dunia setiap orang berbeda sesuai dengan ruang dan waktu nya. The last words: “The world is my mind”.

    ReplyDelete
  6. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dunia adalah pikiraku. Seluas-luasnya dunia tergantung pada seluasnya pikiranku. Maka agar dunia kita luas kita harus banyak belajar agar dunia yang kita tau luas. Seluas-luasnya dunia adalah apa yang ada didalam pikiran.

    ReplyDelete
  7. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D
    dunia itu luas,dalam dan tak terbatas. Begitupula dengan pikiranku,aku mampu berpikir seluas-;uasnya dan sedalam-dalamnya. Dunia adalah pikiranku. Dunia itu adalah diriku. Dunia yang mungkin tidak bisa di jangkau ada dan tidak adanya seperti pikiranku.

    ReplyDelete
  8. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P>MAT D

    Setelah sebelumnya ada bahasa untuk membangun dunia, maka dapat dikatakan bahwa asal muasal bahasa adalah dari pikiran manusia untuk membangun dunia. Dunia adalah apa yang kita pikirkan tentang dunia. Jika kita tersenyum pada dunia, maka dunia juga akan tersenyum kepada kita.

    ReplyDelete
  9. Sumandri
    16709251072
    S2 pendidikan Matematika 2016

    Manusia dikatakan ada karena manusia itu berpikir, sehingga dengan pikiran itu manusia bisa menjadi seperti apa yang diinginkannya. Manusia juga mempunyai rasa ingin tahu yang kuat, sehingga manusia itu selalu mencari-cari apa yang ingin diketahuinya itu degan mencoba, mengamati, melihat dan segala macamnya. Karena manusia dibekali dengan pikiran dan rasa ingin tahu maka manusia akan selalu berusaha menemukan dunia yang sesungguhnya. Karena
    Pada hakikatnya manusia diciptakan untuk berpikir dan mencari tahu untuk apa sebenarnya hidup dan apa fungsi dunia ini diberikan.

    ReplyDelete
  10. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Dunia itu persis seperti apa yang ada di pikiran kita. Masing-masing individu memiliki pengetahuan dan pengalaman masing-masing. Pengetahuan dan pengalaman inilah yang akan mengonstruksi cara berpikir seseorang termasuk caranya berpikir terhadap dunia. Ketika kita melihat dunia secara langsung, pada hakekatnya kita hanya mencocokan apa yang ada di pikan kita dengan apa yang sebenarnya terjadi.

    ReplyDelete
  11. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Manusia memiliki kebebasan berpikir yang tanpa batas. Dunia dan segala hal dapat dilihat dari berbagai sudut pandang melalui pemikiran yang sistematis, logis dan radikal. Gagasan dalam pikiran manusia membentuk penalaran, yang merupakan alat mencari solusi bagi masalah-masalah yang dihadapi setiap hari. Dunia dapat dipahami sesuai dengan pemikiran manusia, karena sumber dari pengetahuan manusia berasal dari gagasan dan penalaran sementara sumber gagasan adalah akal pikiran. Sehingga dunia merupakan gagasan mengenai dunia ada dalam pemikiran seseorang.

    ReplyDelete
  12. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Pikiran adalah cangkupan seluas luasnya, pikiran seseorang berbeda dengan orang lain. Sedangkan dunia bisa maju karena adanya pikiran. Pikiran berhubungan dengan kemajuan dunia, karena berkat pemikiran pemikiran yang sangat mutahir dari setiap individu sehingga bisa tercipata alat alat modern yang banya di pergunakan dan membantu dalam mempermudah pekerjjaan manusia. Maka dari itu manusia tidak berhenti hentinya untuk belajar dan terus beri inovasi untuk mendapatkan ilmu ilmu baru dan dapat juga mengembangkan ilmu ilmu sebelumnya yang belum sempurna sehingga berkatnya dunia ini bisa berkembang dan maju deiring dengan kemajuan pemikiran dan pendidikan.

    ReplyDelete
  13. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. dunia adalah pikiranku. Tiap orang memiliki cara berpikirnya sendiri. Cara tiap orang memandang suatu fenomena berbeda-beda tergantung baimana cara pandang ontologis, epistimologis, dan aksiologis seseorang terhadap fenomone tersebut. Tiap aku adalah diriku sendiri yang ada dan mungkin ada. Cara pikirku menyesuaikan dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  14. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Manusia memiliki potensi yang besar dalam berpikir, apa yang dia lakukan, tuliskan dan ucapkan merupakan realisasi dari berpikirnya manusia. Maka dengan pikiran kita mampu untuk melihat segala sesuatu yang di dunia ini, meskipun kita tidak pernah melihatnya secara inderawi. Misalkan kita memikirkan tentang kota Jogja dari artikel yang kita baca, sehingga secara tidak langsung konsep mengenai kota Jogja telah tergambar dengan jelas dalam pikiran kita meskipun kita belum pernah ke kota Jogja. Jika kita membayangkan dunia ini adalah suatu hal yang positif maka dunia akan memberikan hal yang positif untuk kita.Begitupun sebaliknya jika yang kita bayangkan dunia ini adalah negatif maka yang kita dapatkan sesuatu yang negatif. Jadi sejauhmana keterbatasan dan kemauan kita berpikir, sejauh itu pula ita bisa mengetahui tentang dunia.
    Dan dengan adanya kemampuan berfikir yang Allah anugerahkan kepada manusia sehingga dijadikan sebagai khalifah di muka bumi ini. Maka selayaknya kita senantiasa menjaga kemakmuran dunia ini.

    ReplyDelete
  15. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Pikiran merupakan bagian dari dunia yang dimiliki. Dunia yang ada adalah berupa bumi beserta seluruh isinya.
    Namun dunia yang dimaksudkan disini adalah dunia manusia sendiri, lingkungan tempat manusia berada, dan tentang apa yang manusia rasakan.
    Lingkungan dalam ruang yang sempit dan dunia dalam ruang lingkup yang luas.
    Sehingga dari hal terkecil dan terdekat yang ada dan yang mungkin ada sampai hal terluas yang mungkin bisa digapai.

    ReplyDelete
  16. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Jika kita ingin melihat dunia maka tengoklah ke dalam pikiran kita, karena dunia itu persis seperti apa yang kita pikirkan. Sesungguhnya dunia ini adalah refleksi dari apa yang telah kita lakukan. Segala apa yang kita lakukan pasti akan mendapatkan balasan dari-Nya. Jika kebaikan yang kita lakukan, maka jangan khawatir pastilah kita akan mendapatkan kebaikan pula dari-Nya. Namun sesungguhnya kita hanya boleh mengharap balasan pada-Nya, karena sungguh hanya Allah Sang Maha Adil

    ReplyDelete
  17. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Memahami tubuh manusia secagai tubuh objek atau badan dengan memahami persepsi sebagai intensi dari seluruh cara mengada kita didunia ini, tubuh manusia dapat dipahami sebagai tubuh subjek dan bukan badan. Persoalan tersebut tidak hanya menyangkut pertautan manusia dengan dunia material, melainkan juga dengan orang lain. Descartes menyatakan bahwa orang lain adalah konstitusiku. Sesuatu yang kupikirkan dan dengan cara itu ada dalam kenyataan. Jika orang lain dipahami demikian, bagaimana masih dapat dipertahankan kenyataan bahwa orang lain merupakan aku yang lain, bagaimana mampu berbicara dengan “aku” yang lain dari diriku bila kesadaran dipandang sebagai sesuatu yang memenuhi dirinya sendiri. Teori yang mendasarkan dirinya pada subjek yang mengkonstitusi orang lain tidak dapat menjelaskan adanya masyarakat, yaitu sesuatu yang tidak hanya terdiri 1, 2, atau 3 orang tapu merupakan koeksistensi yang mencakup sejumlah kesadaran yang tidak terbatas.

    ReplyDelete
  18. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Dunia adalah pikiranku. Pikirannku yang positif akan membawa pandangan positif terhadap dunia sebaliknya pikiranku yang negatif akan membawa pandangan negatif terhadap dunia. Dunia adalah pikiranku, bagaimana menyikapi pikiranku sendiri membutuhkan pikiran yang jernih dan hati yang ikhlas agar dapat memandang dunia dengan apa adanya sesuai pikiranku.

    ReplyDelete
  19. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Saat kita diberi jiwa dan raga oleh Tuhan, di saat itu pula kita diberi kesempatan untuk menikmati dunia kita. Dunia yang kita bisa rasakan saat pikiran kita mulai bekerja sejak kita diberi kesempatan atas jiwa dan raga ini. Selama pikiran kita bekerja, itulah dunia kita sendiri, kita yang menyusunnya, dan hanya kita yang mengambil keputusan terbesar dalam dunia kita. Namun saat kita sudah berhenti berpikir, maka dunia yang kita miliki pun sudah berakhir, dan kesempatan yang Tuhan telah berikan pun telah berakhir. Jadi saat pikiran kita bekerja itulah dunia.

    ReplyDelete
  20. Jeanete Nenabu
    PPS PMAT D (15709251004)

    Saat seseorang berpikir, dia sedang mendeskripikan dunia tempat dia berada. Kecil besarnya, baik buruknya, semua yang dia pikirkan adalah gambaran dunia tempat dia berada. Misalkan, seorang anak kecil melihat dunia sebatas pelukan ayah dan ibunya. Dia akan berpikir bahwa dunia itu hangat, karena dia menerima cinta yang berlimpah dari orang tuanya. Berbeda lagi dengan anak yang berasal dari keluarga yang rusak, dia mungkin akan berpikir bahwa dunia itu jahat karena perlakuan keluarganya. Seorang pencinta alam melihat dunia sebagai alam yang perlu dilindungi, dan orang dewasa melihat dunia dengan cara yang berbeda. Dengan demikian, dunia itu adalah apa yang ada dalam pikiranmu, kamu berpikir dunia ini jahat, maka yang ada adalah ketakutan dan kewaspadaan, jika berpikir dunia ini baik adanya, maka yang ada adalah kenaifan.

    ReplyDelete
  21. Jeanete Nenabu
    PPS PMAT D (15709251004)

    Apa yang kita pikirkan jika diintensifkan dan diekstensifkan akan memunculkan gambaran kita tentang dunia. Sehingga segala sesuatu yang kita pikirkan berhubungan dengan dunia. Kita memikirkan ini dan itu adalah salah satu keharusan kita untuk dapat mengenal dunia. Kita memikirkan segala yang ada dan yang mungkin ada adalah demi keberlansungan hidup kita di dunia. Jadi secara tidak langsung dengan berpikir kita akan ada di dalam dunia pikiran kita sendiri dan bisa lebih mengenal dunia.

    ReplyDelete
  22. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Dunia ternyata adalah pikiranku. Dunia ternyata adalah apa yang aku pikirkan. Dunia ini akan menjadi seolah olah gelap padahal terang benderang itu semua karena apa yang aku pikirkan, itu semua tergantung apa yang aku pikirkan. Dunia adalah pikiranku, jika aku berfikiran bahwa dunia ini begitu indah itu juga karena aku berpikir bahwa dunia itu indah. jadi usahakan berpikir yang baik dan yang indah serta positif agar dunia terasa indah dan bermakna.

    ReplyDelete
  23. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Dunia begitu luas. Kita tak dapat menjangkau seluruh bagian dunia secara langsusng. Namun kita dapat menjangkaunya melalui pikiran kita. Ketika kita memikirkan A, maka begitulah A menurut pikiran kita. Ketika kita memikirkan Yogyakarta, maka begitulah yogyakarta menurut pikiran kita. Dunia itu persis seperti apa yang kita pikirkan.

    ReplyDelete
  24. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Dari elegy sebelumnya mengatakan bahwa jika kau ingin mengetahui dunia maka tengoklah kedalam pikiranmu. Dunia adalah seperti apa yang kupikirkan. Dunia ini begitu luas jika kita memikirkanya secara luas, dunia ini terbatas karena pikiran kita juga terbatas dan jika kita membayangkan dunia ini adalah suatu hal yang positif maka dunia akan memberikan hal yang positif untuk kita. Jika yang kita bayangkan dunia ini adalah negatif maka yang kita dapatkan sesuatu yang negatif. Sehingga duniaku dengan yang lain tentu berbeda karena duniaku tercipta dari pikiranku sendiri dan yang lain menciptakan dunianya masing-masing.

    ReplyDelete
  25. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dunia itu adalah pikiranku. Sehingga dalam menggapai dunia tidak lain dan tidak bukan adalah memahami tentang isi pikiranku. Namun dalam pikiranku terdapat dunia yang begitu luas dan takterkira bagaimana lusanya berkembang atau berekspansi. Sehingga pikiranku juga merupakan memahami pikiranku. Yang dengan setiap waktunya bagaimana pikiranku memahami diriku sendiri. Sehingga begitulah dunia. Dengan berpikir terus menurus akan menggapai luasnya dunia.

    ReplyDelete
  26. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dunia terbentang atas langit dan bumi. Dengan luas yang tak terhingga, ketinggian yang tidak terdefenisi, teramat diluar nalar untuk menghitung volumenya yang didalamnya memuat permukaan tanah yang tidaklah rata, udara yang senantiasa bergerak dari tekanan tinggi ke yang lebih rendah, air yang selalu mengalir dari dataran yang lebih tinggi ke arah lebih rendah daripadanya. Akan tetapi satu yang pasti, sebenar-benarnya mengenai keseluruhan dunia adalah apa yang ada di dalam pikiran kita. Apa yang ada di dalam dunia adalah apa yang ada dalam pikiran kita, sejauh mana kita memandang dunia adalah apa yang menjadi pemikiran yang dihasilkan dari individu yang bersangkutan.

    ReplyDelete
  27. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Apa yang dibangun dalam pikiran tentang dunia maka itulah dunia. Dunia yang dialami, dunia yang dirasakan.
    Bagaimana berpikir tentang dunia makaitulah dunia, misalkit aberpikie bahwa dunia bagai penjara maka itulah dunia.
    Manusia tidak akan mampu mengembangkan potensi-potensi dalam dirinya, akan tetapi ketika manusia memikirkan bahwa dunia adalah tempat untuk bereksplorasi, tempat untuk mengembangkan potensi maka akan merealisasikan hal tersebut.
    Apa yang manusia pikirkan adalah sugesti yang akan menggerakkan manusia untuk melakukan sesuatu terhadap dunia. Itulah dunia adalah pikiran.

    ReplyDelete
  28. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Jika kita ingin melihat dunia, maka tengoklah dalam pikiranmu. Karena dunia itu persis dengan apa yang kita pikirkan(Immanuel Kant). Pikiran subjek satu dengan subjek dua itu berbeda. Pikiran subjek dua dengan subjek tiga itu berbeda. Pikiran subjek m dengan subjek n itu berbeda. Setiap orang memiliki pikiran yang berbeda satu sama lain. Anak kembar sekalipun tidak akan sama pikirannya. Yang sama dengan pikiranku tidak lain tidak bukan adalah pikiranku sendiri. Sehingga dengan pikiran dia memiliki dunianya sendiri. Yaitu dunia yang dia pikirkan. Sehingga dunia setiap orang pun berbeda pula. Maka dunia itu tidak lain adalah pikiranku sendiri.

    ReplyDelete
  29. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pikiran itu tidak terbatas. Pikiran yang ada disetaip manusia itu berbeda-beda, bagaimana memandang ruang, waktu dan dimensi masiang- masing individu. Adanya pikiran yang luasa dan berbeda-beda ini diharapkan dapat membangun dunia semakin maju. Untuk itu manusia dikehendaki untuk slalu berfikir agar menggapai dunia yang semakin maju.

    ReplyDelete
  30. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menemukan dunia adalah pikiranku. artinya bahwa dengan kita slalu berfikir, berfikir dan berfikir kita akan memperoleh dunia baru dalam artian kita dapat menyelesaikan masalah yang kita hadapi dan kita mampu menghasilkan ide dan inovasi baru yang akan menjadikan dunia terus berkembang.

    ReplyDelete
  31. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Dunia adalah pikiranku, segala yang ada dan yang mungkin ada di dunia tidak terbatas oleh ruang dan waktu, sehingga aku bebas merefleksikan duniaku itu sesuai dengan yang aku pikirkan karena aku menemukan bahwa sebenar-benar dunia adalah pikiranku sendiri.

    ReplyDelete
  32. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Dunia adalah pikiranku, tetapi jika kita hanya memikirkan dunia maka tidak akan ada habisnya. dunia memang menipu dengan segala janji janjinya. tetapi ingat bahwa masih ada kehidupan setelah di dunia ini maka lakukan yang terbaik selama masih hidup di dunia dan carilah bekal sebanyak mungkin untuk kehidupan selanjutnya di akhirat kelak.

    ReplyDelete
  33. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Immanuel Kant berpendapat bahwa jika kita ingin melihat dunia, maka tengoklah dalam pikiranmu. Karena dunia itu persis dengan apa yang kita pikirkan. Semakin luas pengetahuan kita maka pikiran kita akan dunia juga semakin luas. Namun, kita tidak boleh melulu memikirkan dunia. pikiran kita akan dunia harus diseimbangkan dengan pikiran kita akan akhirat. Keduanya sama-sama penting untuk dipikirkan. Akhirat adalah tempat kita kelak hidup setelah mati, sedangkan dunia adalah tempat kita menanam benih dengan sebaik-baiknya. Apa yang akan kita tanam di dunia, itulah yang akan kita petik kelak di akhirat. Setiap perbuatan pasti mendapatkan balasan yang setimpal dan seadil-adilnya walau seberat dzarrah pun.

    ReplyDelete
  34. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pikiran adalah gagasan dan proses mental. Berpikir memungkinkan seseorang untuk merepresentasikan dunia sebagai model dan memberikan perlakuan terhadapnya secara efektif sesuai dengan tujuan, rencana, dan keinginan. Kata yang merujuk pada konsep dan proses yang sama diantaranya kognisi, pemahaman, kesadaran, gagasan, dan imajinasi. Berpikir melibatkan manipulasi otak terhadap informasi, seperti saat kita membentuk konsep, terlibat dalam pemecahan masalah, melakukan penalaran, dan membuat keputusan. Berpikir adalah fungsi kognitif tingkat tinggi dan analisis proses berpikir menjadi bagian dari psikologi kognitif.

    ReplyDelete