Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 20: Tak Mampu Mendefinisikan Filsafat




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata pada akhirnya Aku tidak mampu mendefinisikan apa itu Filsafat.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

54 comments:

  1. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. filsafat itu yang ada dan yang mungkin ada. Filsafat itu sesuai dengan ruang dan waktunya. filsafat itu sesuai dengan wadah dan isinya. Filsafat itu diriku sendiri, karenanya pikiran yang tak mampu mendefinisikan filsafat bergantung pada diri manusia itu sendiri.

    ReplyDelete
  2. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Dalam forum tanya jawab sebelumnya telah dijabarkan bahwa filsafat adalah diriku sendiri. Saat berbicara tentang diri kita, diri kita saat ini berbeda dengan diri kita besok atau 5 menit setelah ini. kata-kata yang diucapkan sekarang, jika diulang pasti akan ada yang berbeda baik kata maupun susunannya. Meskipun diri kita yang sama, namun untuk mendefinisikan keberadaan kita sekarang, keberadaan kita nanti dan keberadaan kita di masa lalu adalah hal yang sulit. Karena saya tidak mampu mendefinisikan siapa saya maka saya pun tidak mampu untuk mendefinisikan filsafat karena fisafat adalah diri saya sendiri.

    ReplyDelete
  3. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Dalam filsafat kita mengenal tesis dan anti tesis. Dengan demikian dalam mendefinisikan filsafat, jika tesisnya adalah diriku maka anti tesisnya adalah bukan diriku. Aku bisa berkata ini adalah diriku, namun disaat yang sama aku bisa berkata bahwa aku bukan diriku lagi. sekarang aku mengatakan ini diriku, sedetik kemudian aku yang berkata ini diriku adalah bukan diriku lagi. dengan demikian diri ini tak mampu mendefinisikan filsafat karena filsafat itu mencakup semua tentang diriku yang ada dan yang mungkin ada dalam pikiranku sedang yang kupikirkan saat ini belum tentu sama dengan yang kupikirkan sesaat kemudian.

    ReplyDelete
  4. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Mengutip pendapat Bapak yang disampaikan dalam pertemuan perkuliahan bahwa sejuta pangkat sejuta belumlah cukup untuk mendefinisikan apa itu filsafat. filsafat muncul dari rasa keingintahuan dan penasaran para filsuf terdahulu tentang fenomena di kehidupan ini. Filsafat merupakan olah pikir dengan objek semua yang ada dan yang mungkin ada. Di dalam filsafat kita mempelajari pikiran para filsuf. Di dalam olah pikir dengan objek semua yang ada dan yang mungkin ada dengan dipengaruhi ruang dan waktu serta setiap objek tersebut berstruktur berhirarki maka tidak mungkin semua yang dipikirkan tersebut dapat kita definisikan. Dari para filsufpun juga memberikan definisi filsafat yang berbeda -beda sesuai dengan pemikiran masing-masing. sehingga aku tak mampu mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  5. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Manusia tidak akan pernah bisa mendefinisikan segala sesuatu sebenar-benarnya. Manusia hanya berusaha mendefinisikannya dengan menggunakan kemampuan pikiran.
    Itulah sebabnya banyak sifat yang ada dalam suatu objek. Seddangkan manusia mempunyai keterbatasan untuk hal itu sehingga sebanyak apapun manusia mendefinisikan filsafat manusia tidak akan mampu mendefinisikannya secara benar dan terang.

    ReplyDelete
  6. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam berfilsafat berarti kita melakukan olah pikir dengan sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Ruang dan waktu begitu dipedulikan dalam filsafat, maka apa yang kita lakukan haruslah sesuai dengan ruang dan waktu. Objek yang kita pelajari dalam filsafat adalah semua yang ada dan yang mungkin ada. Begitu banyak yang bisa kita definisikan tentang filsafat, namun sebanyak itu kita tidak akan pernah bisa mendefinisikan bermilyar-milyar dipangkatkan semilyar. Bagaimana pun hebatnya pikiran kita, tak akan mampu mendefinisikan filsafat, karena kita sebagai manusia dianugerahi keterbatasan berpikir dan metode pikir reduksi. Jadi sesungguhnya kita tidak akan pernah mempu mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete

  7. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Yah pada akhirnya saya tidak mampu mendefinisikan filsafat, filsafat untuk obyek yang ada saja tidak dapat saya definisikan apalagi filsafat untuk obyek yang belum tentu ada. Namun karena ruang dan waktu, saya akan terus mencoba memahami filsafat bukan secara formal namun lebih kepada aplikasi dalam kehidupan salah satunya agar tetap ikhlas hati dan pikiran.

    ReplyDelete
  8. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Filsafat dikatakan sebagai olah pikir yang reflektif, dimana setiap filsafat yang menuntut olah pikir menjadikan filsafat tidak jauh dari kehidupan sehari hari. Namun dalam prakteknya juga disebutkan bahwa filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Yang menjadi pertanyaan adalah olah pikir yang seperti apakah filsafat tersebut? Bagaimana merefleksikannnya? Apakah benar filsafat itu sebuah studi? Kenapa filsafat berperan seperti agama yang dapat menyesatkan bagi orang yang berfilsafat? Bagaimanakah bentuk konkrit filsafat? Semakin mendalami filsafat akan semakin banyak hal yang ingin saya tanya kan, semakin banyak penjelasan yang saya dapat akan semakin banyak yang saya tidak pahami. Ketika seseorang dalam berfilsafat tidak didampingi oleh kehidupan sosialnya, maka filsafatnya akan menemui kebuntuan karena tidak diperolehnya jawaban yang diperlukan. Sehinga hal tersebut membuat filsafat tidak akan dapat dimengerti sepenuhnya.

    ReplyDelete
  9. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Diri kita yang memiliki keterbatasan memang merupakan ketidaksempurnaan di dalam kesempurnaan ciptaan Tuhan. Filsafat yang bisa disebut diri kita sendiri yang merupakan olah pikir kita, dan kita sendiri pun tidak bisa mendefinisikan olah pikir kita sediri, dengan seperti itu, secara tidak langsung kita tidak bisa atau tidak mampu mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  10. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Filsafat memang susah untuk dipahami. karena berfilsafat artinya mendefinisikan apa itu isi hati pikiran, ataupun batas diantara keduanya. Sulit untuk mengungkapkan semua yang ada di pikiran kita. entah bagaimanapun pasti tidak dapat kita mengungkapkan semua yang ada dipikran ataupun hati kita. terkadang perkataan pun tidak dapat mewakili isi dari seluruh hati kita. kita pun terkadang tidak mengerti dengan apa yang kita inginkan sebenarnya, apa yang kita pikirkan, apa yang kita harapkan.

    ReplyDelete
  11. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Jangankan mendefiniskan filsafat, untuk mendefinisikan sesuatu yang lebih kelihatannya lebih sederhana saja kita mampu melakukannya. Mendefiniskan di sini saya maksudkan bahwa kita mendefinisikannnya secara intensif dan ekstensif, sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Sebagai contoh, kita tidak akan mampu mendefinisikan apa itu “rumah”, jikalau kita ingin mendefinifikannya seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya sehingga semua sifat “rumah” dapat disebutkan.

    ReplyDelete
  12. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Filsafat itu adalah pikiran individu masing-masing. Bahkan dalam satu individu pun makna filsafat yang dirasakan bisa jadi berbeda antara yang sekarang dengan satu detik yang lalu.
    Filsafat merupakan olah pikir manusia, olah pikir manusia tak terbatas, tak terhingga sedalam-dalamnya olah pikir menyebabkan filsafat memiliki beragam kosa kata yang didalamnya terdapat olah pikir para filsuf. Sehingga aku tak mampu mendifinisikan filsafat karena filsafat itu tak terdefinisi.

    ReplyDelete
  13. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Aku tidak mampu mendefinisikan apa itu Filsafat. “Filsafat itu apa?” Ku termenung dalam renunganku. Menatap berbagai bentuk filsafat namun terbingungkan akan berbagai bentuknya itu. Namun dala kebingunganku ku berpikir terus “Apa itu Filsafat”. Dalm kesendirianku, ku tersadar bahwa dengan ku sendiri ku tak akan mampu mendefinisikan itu filsafat. Sehingga ku berdiri, berlari menembus ruang dan waktu. Untuk bersilaturahim dengan para Filsuf untuk mengapai Filsafat.

    ReplyDelete
  14. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Sebagaimana yang telah kita pelajari bahwa filsafat itu sangat banyak cakupannya. Filsafat itu meliputi semua yang ada dan yang mungkin ada. Filsafat itu terbentang dari awal jaman hingga akhir jaman. Filsafat itu adalah diriku. Filsafat itu ruang dan waktu. Begitu banyak definisi tentang filsafat. Sehingga tidak mudah untuk mendefinisikan filsafat secara pasti mengingat sifat ruang dan waktu yang selalu berubah (tidak tetap). Kebijaksanaan seseorang mengolah pikirannya dalam berfilsafat tentu dipengaruhi ruang dan waktu yang terus berubah. Zaman semakin maju, maka semakin kompleks lah berbagai fenomena yang harus dihadapi seseorang. Setiap fenomena dalam tatanan ruang dan waktu memiliki karakteristik yang berbeda sehingga olah pikirpun harus bisa untuk menyesuaikannya.

    ReplyDelete
  15. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Kata filsafat berasal dari kata ‘philosophia’ (bahasa Yunani), yang artinya ‘mencintai kebijaksanaan’. Sedangkan dalam nahasa Inggris kata filsafat disebut dengan istilah ‘philosophy’, dan dalam bahasa Arab disebut dengan istilah ‘falsafah’, yang biasa diterjemahkan dengan ‘cinta kearifan’. Istilah philosophia memiliki akar kata philien yang berarti mencintai dan sophos yang berarti bijaksana. Berdasarkan uraian di atas dapat dipahami bahwa filsafat berarti cinta kebijaksanaan. Sedangkan orang yang berusaha mencari kebijaksanaan atau pencinta pengetahuan disebut dengan filsuf atau filosof.

    ReplyDelete
  16. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Sumber dari filsafat adalah manusia, dalam hal ini akal dan kalbu manusia yang sehat dan berusaha keras dengan sunguh-sungguh untuk mencari kebenaran dan akhirnya memperoleh kebenaran. Proses mencari kebenaran itu melalui beberapa tahap. Tahap pertama, manusia berspekulasi dengan pemikirannya tentang semua hal. Kedua, dari berbagai spekulasi disaring menjadi beberapa buah pikiran yang dapat diandalkan. Tahap ketiga, buah pikiran tadi menjadi titik awal dalam mencari kebenaran (penjelajahan pengetahuan yang didasari kebenaran), kemudian berkembang sebagai ilmu pengetahuan, seperti matematika, fisika, hukum, politik, dan lain-lain.

    ReplyDelete
  17. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Saya akan mensintesisken tesisnya sebagai berikut: Jika ada yang bertanya kepada saya apa definisi filsafat. Maka saya akan menjawab bahwa filsafat itu adalah olah pikir, bahwa filsafat itu adalah pengalaman, bahwa filsafat itu adalah ini adalah itu dan sebagainya dengan mengacu pada pemikiran-pemikiran filsuf yang berderet di sepanjang zaman. karena saya mengatakan bahwa sebenar-benar filsafat adalah pikiran para filsuf.
    Kemudian anti-tesis dari tesis tersebut adalah bahwa setelah saya lelah menyebutkan semua definisi filsafat menurut atau mengacu dari semua pikiran-pikiran para filsuf. Saya menyadari bahwa sebenarnya para filsuf itu juga mengacu pada pemikiran filsuf sebelumnya, lalu filsuf sebelumya itu juga mengacu pada pemikiran filsuf sebelumnya. Hingga pada akhirnya filsuf pertama di dunia pasti tidak mengacu pada pemikiran filsuf manpun dan ini tidak bis disebut berfilsafat karena tidak mengacu pada pemikiran filsuf manapun. Akhirnya aku tak mampu mendefinisikan pa itu filsafat.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  18. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Saya telah menguraikan jawaban tentang ini pada tanya jawab nomor 17 (menemukan filsafat adalah diriku). Saya tidak akan mengatakan "saya tidak akan mampu" karena pernyataan itu mengalahi prinsip dialektika tak pernah berehenti. Namun kita butuh waktu untuk menjawabnya

    ReplyDelete
  19. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Bismillahirrohmanirrohiim..
    Saya akan mencoba untuk mengemukakan tesis dan anti tesis bahwa pada akhirnya aku tidak mampu mendefinisikan apa itu filsafat.
    Tesis : Telah disebutkan bahwa filsafat itu adalah olah pikir. Filsafat merupakan hasil pemikiran para filuf. Jika merupakan hasil olah pikir, maka tentu filsafat diperoleh dari langkah-langkah ilmiah untuk menghasilkannya, karena sebenarnya berfikir itu merupakan kegiatan ilmiah.
    Anti tesis : Filsafat sebenarnya bisa didapat dengan tidak melakukan eksperimen-eksperimen ataupun percobaan-percobaan yang berarti melakukan kegiatan ilmiah atau berfikir. Tetapi dengan mengutarakan masalah, mencari solusi untuk itu, memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tersebut. Semua yang ada di sekitar kita dapat dijadikan objek filsafat yakni hal yang ada dan mungkin ada secara spontan.

    ReplyDelete
  20. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Tesis : Filsafat adalah ilmu yang ketika kita mempelajarinya maka akan menimbulkan kebingungan yang artinya kita berfikir.
    Anti tesis : Filsafat adalah ilmu yang ketika kita mendalaminya justru akan memperjelas sesuatu. Misalnya, dahulu saya masih bingung mengenai alasan mengapa objek matematika bersifat abstrak. Ternyata setelah membaca elegi menggapai abstraksi dari blog ini, alasan tersebut menjadi jelas. Objek matematika sebenarnya yang ada di sekitar kita dan bersifat nyata, tetapi semua sifat-sifat dari objek nyata tersebut direduksi, sehingga hanya sifat-sifat tertentu saja yang dibahas di dalam matematika, hal inilah yang membuat matematika menjadi abstrak. Dan masih banyak lagi hal-hal lainnya yang dulu membuat saya bingung, setelah belajar filsafat ini, saya memperoleh kejelasan-kejelasan dari apa yang saya bingungkan walau tidak seberapa. Jadi jelaslah, bahwa sebenarnya saya tidak bisa mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  21. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Filsafat, definisi, pengertian, ruang lingkup, dan sebagainya. Hal tersebt dapat kita pelajari melalui referensi tentang filsafat. Namun, dari manakah penjelasan mengenai hal tersebut yang terdapat dalam sumber referensi tersebut? Tidak lain adalah berasal dari pemikiran para filsuf. Dengan kata lain, mempelajari filsuf artinya mempelajari pemikiran para filsuf. Lalu, apa yang dapat kita definisikan dari filsafat? Ilmu tentang olah pikir manusia. Ya, memang benar definisi tersebut, karena berasal dari salah satu pandangan filsuf. Apa yang dapat kita definisikan dari filsafat ternyata dapat beragam jawaban, karena tergantung pada sumber atau rujukan mana yang akan kita gunakan. Oleh karena itu,pada akhirnya aku tidak mampu mendefinisikan apa itu filsafat.

    ReplyDelete
  22. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Beberapa buku atau literatur telah mendefinisikan filsafat secara tersirat. Namun setelah saya baca, ternyata masing-masing definisi memberikan informasi yang tidak sama. Artinya definisi filsafat itu sangat beragam macamnya. Hal ini bisa saja dikarenakan objek filsafat meliputi yang ada dan yang mungkin ada. Segala sesuatu yang ada di dunia ini adalah filsafat, bahkan semua yang belum ada, seperti sesuatu yang baru muncul seribu tahun lagi, juga termasuk dalam kajian filsafat. Kajian filsafat yang begitu luas, membuat saya sulit mendefinisikan apa itu filsafat. Karena ketika kita mendefinisikan filsafat dalam beberapa kalimat atau analogi, berarti kita telah melakukan reduksi dari ketakterhinggaan kajian filsafat.

    ReplyDelete
  23. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Berdasarkan apa yang saya pahami tentang perkuliahan filsafat ilmu dengan Prof.Marsigit bahwa cakupan dalam belajar filsafat adalah tentang yang ada dan yang mungkin ada. Yang ada dan yang mungkin ada adalah banyak sekali jumlahnya sampai tak terhingga dan aku tak mampu menyebutkannya. Filsafat merupakan ilmu tentang kehidupan ini. Segala sesuatu ilmu dari yang ada dan yang mungkin ada merupakan cabang dari filsafat. Sehingga tak mampu mendefinisikan filsafat. Karena filsafat dapat dipandang seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya.

    ReplyDelete
  24. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb

    karena filsafat merupakan cara kita berolah pikir, maka sesungguhnya kita tidak mampu mendefinisikan filsafat, karena jika kita sebagai tesis, dan kita mendefinisikan filsafat menurut pandangan kita, maka kita tidaka akan mampu mendefinisikan filsafat menurut orang lain sebagai antitesis.

    ReplyDelete
  25. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Dengan berfilsafat maka kita berpikir, dalam berfilsafat kita berpikir berdasarkan pikiran para filsuf. Filsafat adalah yang ada dan yang mungkin ada, definisi filsafat menurut filsuf pun berbeda-beda. Sifat utama dari yang ada adalah tetap, dan itu berada di pikiran kita, sedangkan yang mungkin ada sifat utamanya adalah berubah dan hal itu berada di luar pikiran kita. Dan sebenar-benarnya pikiranku tidak akan mampu mendefinisikan filsafat karena filsafat begitu luas dan juga relatif terhadap ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  26. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Filsafat adalah olah pikir. Objek filsafat adalah yang ada dan yang mungkin ada. Tidak semua "yang ada" mampu kita pikirkan. Maka, tidak semua "yang mungkin ada" juga mampu kita pikirkan. Apa yang kita pikirkan selama ini berada di batas antara yang ada dan yang mungkin ada. Hal ini sebagai salah satu bukti bahwa kita memanglah tidak mampu mendefinisikan filsafat, karena kita pun tidak mampu memikirkan objeknya secara utuh.
    Tidak mampu mendefinisikan filsafat, menurut saya ini juga terjadi pada proses belajar filsafat yang saya alami. Entah mengapa, semakin saya belajar, semakin saya merasa betapa belumlah cukup ilmu yang saya miliki, oleh karenanya betapa sulitnya saya untuk berbicara dan menyampaikan definisi filsafat. Bislmillah, semoga kita senantiasa diberikan kesempatan belajar dan memahai oleh Alloh SWT. Amin

    ReplyDelete
  27. Metia Novianti
    17709251021
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Banyak filsuf yang telah menggambarkan filsafat sesuai dengan persepsinya masing-masing. Baik itu sebagai fenomena, pemikiran kritis dan juga olah pikir. Ketika saya mendefinisikan filsafat hari ini, tentunya akan berbeda definisinya kelak ketika saya mendapatkan ilmu-ilmu dan pengalaman-pengalaman tambahan dalam pikiran saya. Ditambah lagi dengan keterbatasan pikiran saya untuk memahami bahwa filsafat itu memiliki cakupan yang sangat luas, meliputi semua yang ada dan mungkin ada, serta relatif terhadap ruang dan waktu sehingga sesungguhnya saya tidak mampu mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  28. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Aku tidak mampu mendefinisikan apa itu Filsafat. Filsafat adalah diriku sendiri. Namun banyak hal dalam diriku yang bahkan tak bisa ku definisikan. Jika aku tak mampu mendefinisikan diriky yang adalah filsafat, maka benarlah bahwa aku tidak mampu mendefinisikan apa itu Filsafat.

    ReplyDelete
  29. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Tesis : Setiap orang memiliki landasan sendiri tentang filsafat
    Anti Tesis : Filsafar adalah diri kita sendiri
    Sintesis : Maka, akhirnya aku tidak mampu mendefinisikan apa itu filsafat

    Memperoleh kesempatan belajar filsafat dengan Prof. Dr. Marsigit, M.A adalah sebuah keburuntungan yang di usahakan karena tidak seseorang memiliki kesempatan ini dan baru kali ini kami belajar filsafat dan membuat pikiran kacau, kacau tanda akan memperoleh pengatahuan, kacau karena proses berpikir maju. Terima kasih bapak.

    ReplyDelete
  30. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb

    Filsafat mempelajari segala yang ada dan yang mungkin ada secara intensif dan ekstensif terhadap apa yang terjadi didalam dunia. Susah bagi saya untuk mampu mendefinisikan filsafat, dikarenakan cangkupan yang sangat luas dan sangat mendalam ketika dalam mempelajari filsafat itu sendiri.

    ReplyDelete
  31. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Ketika ditanya apa itu filsafat? Saya bisa saja menjawab filsafat itu adalah olah fikir, di ruang dan waktu yang lain saya bisa menjawab filsafat itu adalah sesuatu yang ada dan yang mungkin ada, di ruang dan waktu yang lain saya bisa menjawab filsafat itu adalah baca, baca, dan baca. Banyak pikiran yang dapat mendefinisikan filsafat itu, semua tergantung ruang dan waktu. Oleh sebab itu, sesungguhnya saya tidak mampu mendefinisikan filsafat . Karena semua itu hanya sebuah oalh fikir.

    ReplyDelete
  32. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    inti dari berfilsafat adalah mengolah pikiran secara mendalam dan luas akan tetapi hal ini bukan merupakan pengertian filsafat secara keseluruhan. Filsafat itu meliputi ada dan yang tidak mungkin ada, bahkan adanya “ketidakberadaan” pun masuk ke dalam ada dan mungkin ada. Pikiran manusia memiliki batas-batas, dan ketika kita mendefinisikan sesuatu semua kata, bahasa, dan pernyataan mungkin tak akan cukup untuk mendefinisiakan sesuatu tersebut. Demikian halnya filsafat, kami hanya mampu memahami filsafat sebagai suatu upaya dan daya untuk menggapai kebijaksanaan dengan cara melatih pikiran secara dalam meluas. Akan tetapi ada juga yang mengatakan bahwa filsafat itu berbahaya karena bisa membawa kesesatan. Dan ada pula yang mengatakan bahwa filsafat itu mengiringi perkembangan dunia, dan sistem pemerintahan sesungguhnya produk filsafat. Akan tetapi ada pula yang mengatakan filsafat itu hanya membicarakan hal-hal tidak penting, lebih penting kita mempelajari ilmu pengetahuan sains. Kesemua itu rasanya saling bertentangan, akan tetapi sesungguhnya semua itu termasuk filsafat. Lalu apa itu filsafat? Sesungguhnya kami masih berusaha untuk memahaminya, walaupun kami tak akan pernah bisa memahaminya.

    ReplyDelete
  33. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Sebelum-sebelumnya sudah diberikan kesempatan untuk mendefinisikan filsafat. Dari beberapa kegiatan mendefinisikan filsafat tersebut tak ada satupun yang sama. Filsafat memiliki arti yang banyak sesuai dengan ruang dan waktunya. Filsafat tidak hanya tertuju pada satu pengertian saja. Sehingga dapat juga didefinisikan bahwa filsafat itu relatif. Maka, tidaklah mampu bagi saya untuk mengenralisasikan apa sebenarnya filsafat itu.

    ReplyDelete
  34. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Filsafat merupakan olah pikir yang dilakukan secara intensif (sedalam-dalamnya) dan ekstensif (seluas-luasnya). Filsafat sangat peduli dengan ruang dan waktu. Maka sebenar-benarnya hidup adalah santun terhadap ruang dan waktu. Yang demikian di atas hanyalah satu dari bermilyar-milyar definisi filsafat. Karena sehebat-hebat pikiranku takkan mampu mendefinisikan apa itu filsafat. Dan ketidakmampuan kita dalam mendefinisikan filsafat secara tunggal itu perlu agar kita tumbuh menjadi manusia yang tidak sombong dan merasa tahu segalanya, padahal diatas langit masih ada langit. Sehebat-behat dirimu tentu masih ada yang lebih hebat.

    ReplyDelete
  35. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Tesis dari filsafat ilmu adalah berfilsafat, sedangkan anti tesis nya tidak mau berfilsafat. Filsafat itu membangun pengetahuanku sendiri. Itu artinya kita yang berusaha untuk membangun dengan cara mencari material untuk membangun filsafat ilmu. Dari mana kita mendapatkan material itu? ya dengan membaca seperti apa yang sudah difasilitasi prof Marsigit seperti ini. Tak mampu mendefinisikan filsafat berati pikiran kita sudah kacau. Karena filsafat itu adalah diri kita masing-masing. Berarti kita diselimuti rasa sombong dalam belajar filsafat ilmu.

    ReplyDelete
  36. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015

    Objek filsafat itu dari yang ada dan yang mungkin ada, tak terbatas tapi juga ada batasnya. Tak terbatas maksudnya kita dapat memikirkan apapun dengan bebas. Sedangkan maksud ada batasnyaa itu sebenar-benar manusia tidak akan pernah bisa memikirkan semua yang ada di luar pikirannya karena kemampuan berpikir manusia bersifat terbatas. Karena sebenar-benarnya yang mempunyai kemampuan tak erbatas adalah kekuasaan Allah. Sehingga terbatasnya filsafat adalah ketika itu di luar pikiran kita. Dan sebenar-benar manusia tidak akan pernah bisa mengungkapkan semua yang ada dipikirannya. Hal ini disebabkan karena manusia itu berdimensi dan karena filsafat itu sangat peka terhadap ruang dan waktu. Namun sejauh kita berpikir, kita harus menetapkan hati sebagai komandan dalam berfilsafat.

    ReplyDelete
  37. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Filsafat itu merupakan olah pikir. Maka definifi filsafat bagi masing-masing orang pastilah berbeda.Tetapi kita harus menyadari bahwa objek filsafat adalah segala sesuatu yang ada da mungkin ada dan filsafat itu terikat oleh ruang dan waktu. Maka ketika aku mendefinisikan filsafat sebagai pikiranku, maka ketika aku mengatakan filsafat adalah pikiranku, pikiranku yang tadi telah merubah menjadi pikiranku yang sekaran. Begitu seterusnya karena waktu berjalan dengan begitu halus. Itu baru ketika aku mnedefinisikan filsafat sebagai diriku. Padahal objek filsafat adalah segala yang ada dan mungkin ada. Maka meskipun sudah berjuta-juta milyar kita mendefinisikan filsafat kita tetap tidak akan bisa mnedefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  38. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Mengutip apa yang pernah dikatakan prof dalam perkuliahan filsafat bahwa aku tidak akan mampu mendefinisikan filsafat. Bahkan aku tidak pernah mampu mendefinisikan siapa diriku sebenarnya, karena ketika belum selesai aku mendefinisikan siapa diriku, aku telah berubah dari aku yang tadi menjadi aku yang sekarang. Seribu pangkat seribu pula aku tidak akan pernah bisa mendefinisikan apa itu filsafat.

    ReplyDelete
  39. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Manusia sekali-kali tidak akan mampu mendefinisikan filsafat. Hal ini terjadi karena manusia terikat oleh ruang dan waktu. Sehingga di satu waktu manusia mendefinisikan filsafat sebagai A, maka di satu per sepuluh pangkat tak berhingga detik setelahnya manusia mendefinisikan filsafat sebagai B, dan begitu seterusnya. Maka, sekali-kali manusia tidak akan mampu mendefinisikan filsafat karena bersifat logos atau kontinu.

    ReplyDelete
  40. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Filsafat adalah kesadaran dan keradikalan dalam berpikir. Namun kesadaran merupakan proses stimulus dari berpikir. Selain itu, manusia memiliki keterbatasan dalam mengolah pemikiran. Tentunya hal tersebut yang mengakibatkan kesalahan persepsi atas pemikiran satu terhadap yang lainnya. Selain itu pikiran dibatasi oleh ruang dan waktu. Jadi apakah dapat dikatakan bahwa berpikir adalah berfilsafat? Ataukah proses-proses dialog antar objek selain manusia dapat dikatakan sebagai filsafat?

    ReplyDelete
  41. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Setelah menjawab beberapa di forum tanya jawab ini ternyata memang pada akhirnya aku tidak mampu mendefinisikan filsafat itu apa. Karena filsafat itu adalah pikiran individu masing-masing. Bahkan dalam satu individu pun makna filsafat yang dirasakan bisa jadi berbeda antara yang sekarang dengan satu detik yang lalu. Sehingga tidak ada definisi yang pasti tentang filsafat.

    ReplyDelete
  42. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Jangankan mendefiniskan filsafat, untuk mendefinisikan sesuatu yang lebih kelihatannya lebih sederhana saja kita mampu melakukannya. Mendefiniskan di sini saya maksudkan bahwa kita mendefinisikannnya secara intensif dan ekstensif, sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Sebagai contoh, kita tidak akan mampu mendefinisikan apa itu “rumah”, jikalau kita ingin mendefinifikannya seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya sehingga semua sifat “rumah” dapat disebutkan.

    ReplyDelete
  43. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. filsafat itu yang ada dan yang mungkin ada. Filsafat itu sesuai dengan ruang dan waktunya. filsafat itu sesuai dengan wadah dan isinya. Filsafat itu diriku sendiri, karenanya pikiran yang tak mampu mendefinisikan filsafat bergantung pada diri manusia itu sendiri

    ReplyDelete
  44. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Sebenar-benar filsafat adalah penjelasan. Filsafat adalah olah pikir, maka sebenar-benar berfilsafat dalah berpikir untuk memberikan penjelasan. Sesuatu yang sulit dapat dijelaskan dengan mudah dan diterima dengan mudah dengan adanya filsafat. namun dalam penjelasan dibutuhkan kemampuan berpikir. Dalam berpikir maka dibutuhkan sebuah pengethuan. Menggali pengetahuan yaitu sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Namun selama proses tersebut akan ada kemampuan berpikir terbatas yang dimiliki manusia. Artinya terbatasnya kemampuan manusia untuk berpikir menjadikan kita tidak bisa mendefinisikan semuanya. Pada akhirnya kacaunya pikiran menjadikan tidak mampunya seseorang dalam mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  45. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Filsafatmu adalah pikirmu sendiri, bagaimana dirimu yang berfikir akan suatu hal. Dimana pemikiran itu relatif ruang dan waktunya. Manusia memiliki keterbatasan di berbagai hal, sebagaimana kita dalam berfikir tentu memilliki batasan-batasan tertentu yang bersifat relatif, ketika pemikiran kita sudah menempuh suatu tahap, maka akan ada tahap lain yang belum kita ketahui, disitulah kita tidak bisa mendefinisikan filsafat karena keterbatasan kita.

    ReplyDelete
  46. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Walaupun tak mampu mendefinisikan apa itu filsafat, akan tetapi tujuan berfilsafat itu sangat jelas. Belajar filsafat akan melatih seseorang untuk mampu meningkatkan kualitas berpikir secara mandiri, mampu membangun pribadi yang berkarakter, tidak mudah terpengaruh oleh faktor eksternal, tetapi di sisi lain masih mampu mengakui harkat martabat orang lain, mengakui keberagaman dan keunggulan orang lain.

    ReplyDelete
  47. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    filsafat merupakan olah pikir manusia, olah pikir manusia tak terbatas, tak terhingga sedalam-dalamnya olah pikir menyebabkan filsafat memiliki beragam kosa kata yang didalamnya terdapat olah pikir para filsuf. sehingga aku tak mampu mendifinisikan filsafat karena filsafat itu tak terdefinisi.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  48. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Ruang lingkup filsafat sangatlah luas, mencakup segala yang ada dan yang mungkin ada. Selain iti, objek filsafat juga dapat dipikirkan sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Meskipun begitu, berfilsafat tidaklah sembarangan, harus sesuai dengan ruang dan waktunya, jika tidak sesuai dengan ruang dan waktunya, mak tidak dapat dikatakan berfilsafat. Oleh sebab itu, atas segala keterbatasan dan segala kekurangan dalam berfikir, aku tidaklah mampu mendefinisikan apa itu filsafat dengan segala keluasan dan kedalaman filsafat.

    ReplyDelete
  49. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Menurut Immanuel kant sebenar-benar filsafat adalah olah pikir. Pikiran setiap orang tentu berbeda beda, sehingga dalam mendefinisikan filsafat tentu berbeda-beda. Tak terhingganya definisi filsafat memunculkan kesimpulan mengenai apa itu filsafat yang tak terhingga pula. Hanya Tuhan YME saja dapat menjawab itu, karena sebenar benar ilmu itu milik Tuhan YME.

    ReplyDelete
  50. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Filsafat adalah bagaimana kita memikirkannya. Jika bagi kita ia adalah monster maka jadilah ia seperti monster yang terus menghantui kita dan menimbulkan rasa ketakutan. Jika bagi kita ia adalah sebuah ilmu maka timbullah keinginan did alam hati kita untuk memepalajarinya lebih jauh. Jika bagi kita ia adalah sebuah pikiran maka kita tidak akan pernah berhenti memikirkannya baik dalam kajian tertentu atau dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya filsafat selalu ada bersama kita, dalam setiap aktivitas bahkan pikiran-pikiran kecil kita. Filsafat adalah olah pikir, dimana kita sudah mampu berfilsafat jika kita mampu berpikir. Sesederhana itu sehingga sangat sering dikaitkan dengan refleksi diri.

    ReplyDelete
  51. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Filsafat itu sulit untuk didefinisikan mengingat sifat ruang dan waktu yang selalu berubah (tidak tetap). Kebijaksanaan seseorang mengolah pikirannya dalam berfilsafat tentu dipengaruhi ruang dan waktu yang terus berubah. Zaman semakin maju, maka semakin kompleks lah berbagai fenomena yang harus dihadapi seseorang. Setiap fenomena dalam tatanan ruang dan waktu memiliki karakteristik yang berbeda sehingga olah pikirpun harus bisa untuk menyesuaikannya.

    ReplyDelete
  52. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Filsafat mencakup semua hal yang ada dalam kehidupan ini. filsafat ada dalam setiap manusia, dengan atau tanpa disadari. Para ahli mendefinisikan filsafat dengan cara pandangannya masing-masing. namun sebaik apapun upaya dalam mendefinisikan filsafat, tidak akan mampu mendefinisikan secara keseluruhan tentang filsafat karena begitu luasnya cakupan filsafat dalam kehidupan, mencakup dari yang ada sampai dengan yang mungkin ada.

    ReplyDelete
  53. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Objek filsafat adalah semua yang ada dan semua yang mungkin ada. Maka sangat besar dan luaslah apa yang menjadi objek filsafat. Dengan sangat besarnya filsafat, maka definisi-definisi yang dikeluarkan oleh semua orang terasa sebagai sebuah penyederhanaan atau simplikasi saja. tentu ini mengurangi makna dari filsafat itu sendiri. Sehingga tak ada satupun definisi yang mampu mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  54. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Secara filsafat, definisi itu ibaratkan pagar, yang membatasi semua gerak-gerik manusia. Sedangkan filsafat sendiri adalah olah pikir, bidang kajiannya dari yang material hingga ke spriritual, objeknya adalah segala yang ada dan mungkin ada. Maka filsafat dapat menjadi apa saja, oleh karena itu ia harus bebas. Sehingga kita pun tidak bisa mendefinisikan filsafat. Jika kita mendefinisikannya maka kita tidak akan mampu berfilsafat, karena kita tidak bebas berpikir.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete