Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 20: Tak Mampu Mendefinisikan Filsafat




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata pada akhirnya Aku tidak mampu mendefinisikan apa itu Filsafat.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

21 comments:

  1. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Filsafat merupakan olah pikir yang dilakukan secara intensif (sedalam-dalamnya) dan ekstensif (seluas-luasnya). Filsafat sangat peduli dengan ruang dan waktu. Maka sebenar-benarnya hidup adalah santun terhadap ruang dan waktu. Yang demikian di atas hanyalah satu dari bermilyar-milyar definisi filsafat. Karena sehebat-hebat pikiranku takkan mampu mendefinisikan apa itu filsafat. Dan ketidakmampuan kita dalam mendefinisikan filsafat secara tunggal itu perlu agar kita tumbuh menjadi manusia yang tidak sombong dan merasa tahu segalanya, padahal diatas langit masih ada langit. Sehebat-behat dirimu tentu masih ada yang lebih hebat.

    ReplyDelete
  2. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Tesis dari filsafat ilmu adalah berfilsafat, sedangkan anti tesis nya tidak mau berfilsafat. Filsafat itu membangun pengetahuanku sendiri. Itu artinya kita yang berusaha untuk membangun dengan cara mencari material untuk membangun filsafat ilmu. Dari mana kita mendapatkan material itu? ya dengan membaca seperti apa yang sudah difasilitasi prof Marsigit seperti ini. Tak mampu mendefinisikan filsafat berati pikiran kita sudah kacau. Karena filsafat itu adalah diri kita masing-masing. Berarti kita diselimuti rasa sombong dalam belajar filsafat ilmu.

    ReplyDelete
  3. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015

    Objek filsafat itu dari yang ada dan yang mungkin ada, tak terbatas tapi juga ada batasnya. Tak terbatas maksudnya kita dapat memikirkan apapun dengan bebas. Sedangkan maksud ada batasnyaa itu sebenar-benar manusia tidak akan pernah bisa memikirkan semua yang ada di luar pikirannya karena kemampuan berpikir manusia bersifat terbatas. Karena sebenar-benarnya yang mempunyai kemampuan tak erbatas adalah kekuasaan Allah. Sehingga terbatasnya filsafat adalah ketika itu di luar pikiran kita. Dan sebenar-benar manusia tidak akan pernah bisa mengungkapkan semua yang ada dipikirannya. Hal ini disebabkan karena manusia itu berdimensi dan karena filsafat itu sangat peka terhadap ruang dan waktu. Namun sejauh kita berpikir, kita harus menetapkan hati sebagai komandan dalam berfilsafat.

    ReplyDelete
  4. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Filsafat itu merupakan olah pikir. Maka definifi filsafat bagi masing-masing orang pastilah berbeda.Tetapi kita harus menyadari bahwa objek filsafat adalah segala sesuatu yang ada da mungkin ada dan filsafat itu terikat oleh ruang dan waktu. Maka ketika aku mendefinisikan filsafat sebagai pikiranku, maka ketika aku mengatakan filsafat adalah pikiranku, pikiranku yang tadi telah merubah menjadi pikiranku yang sekaran. Begitu seterusnya karena waktu berjalan dengan begitu halus. Itu baru ketika aku mnedefinisikan filsafat sebagai diriku. Padahal objek filsafat adalah segala yang ada dan mungkin ada. Maka meskipun sudah berjuta-juta milyar kita mendefinisikan filsafat kita tetap tidak akan bisa mnedefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  5. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Mengutip apa yang pernah dikatakan prof dalam perkuliahan filsafat bahwa aku tidak akan mampu mendefinisikan filsafat. Bahkan aku tidak pernah mampu mendefinisikan siapa diriku sebenarnya, karena ketika belum selesai aku mendefinisikan siapa diriku, aku telah berubah dari aku yang tadi menjadi aku yang sekarang. Seribu pangkat seribu pula aku tidak akan pernah bisa mendefinisikan apa itu filsafat.

    ReplyDelete
  6. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Manusia sekali-kali tidak akan mampu mendefinisikan filsafat. Hal ini terjadi karena manusia terikat oleh ruang dan waktu. Sehingga di satu waktu manusia mendefinisikan filsafat sebagai A, maka di satu per sepuluh pangkat tak berhingga detik setelahnya manusia mendefinisikan filsafat sebagai B, dan begitu seterusnya. Maka, sekali-kali manusia tidak akan mampu mendefinisikan filsafat karena bersifat logos atau kontinu.

    ReplyDelete
  7. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Filsafat adalah kesadaran dan keradikalan dalam berpikir. Namun kesadaran merupakan proses stimulus dari berpikir. Selain itu, manusia memiliki keterbatasan dalam mengolah pemikiran. Tentunya hal tersebut yang mengakibatkan kesalahan persepsi atas pemikiran satu terhadap yang lainnya. Selain itu pikiran dibatasi oleh ruang dan waktu. Jadi apakah dapat dikatakan bahwa berpikir adalah berfilsafat? Ataukah proses-proses dialog antar objek selain manusia dapat dikatakan sebagai filsafat?

    ReplyDelete
  8. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Setelah menjawab beberapa di forum tanya jawab ini ternyata memang pada akhirnya aku tidak mampu mendefinisikan filsafat itu apa. Karena filsafat itu adalah pikiran individu masing-masing. Bahkan dalam satu individu pun makna filsafat yang dirasakan bisa jadi berbeda antara yang sekarang dengan satu detik yang lalu. Sehingga tidak ada definisi yang pasti tentang filsafat.

    ReplyDelete
  9. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Jangankan mendefiniskan filsafat, untuk mendefinisikan sesuatu yang lebih kelihatannya lebih sederhana saja kita mampu melakukannya. Mendefiniskan di sini saya maksudkan bahwa kita mendefinisikannnya secara intensif dan ekstensif, sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Sebagai contoh, kita tidak akan mampu mendefinisikan apa itu “rumah”, jikalau kita ingin mendefinifikannya seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya sehingga semua sifat “rumah” dapat disebutkan.

    ReplyDelete
  10. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. filsafat itu yang ada dan yang mungkin ada. Filsafat itu sesuai dengan ruang dan waktunya. filsafat itu sesuai dengan wadah dan isinya. Filsafat itu diriku sendiri, karenanya pikiran yang tak mampu mendefinisikan filsafat bergantung pada diri manusia itu sendiri

    ReplyDelete
  11. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Sebenar-benar filsafat adalah penjelasan. Filsafat adalah olah pikir, maka sebenar-benar berfilsafat dalah berpikir untuk memberikan penjelasan. Sesuatu yang sulit dapat dijelaskan dengan mudah dan diterima dengan mudah dengan adanya filsafat. namun dalam penjelasan dibutuhkan kemampuan berpikir. Dalam berpikir maka dibutuhkan sebuah pengethuan. Menggali pengetahuan yaitu sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Namun selama proses tersebut akan ada kemampuan berpikir terbatas yang dimiliki manusia. Artinya terbatasnya kemampuan manusia untuk berpikir menjadikan kita tidak bisa mendefinisikan semuanya. Pada akhirnya kacaunya pikiran menjadikan tidak mampunya seseorang dalam mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  12. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Filsafatmu adalah pikirmu sendiri, bagaimana dirimu yang berfikir akan suatu hal. Dimana pemikiran itu relatif ruang dan waktunya. Manusia memiliki keterbatasan di berbagai hal, sebagaimana kita dalam berfikir tentu memilliki batasan-batasan tertentu yang bersifat relatif, ketika pemikiran kita sudah menempuh suatu tahap, maka akan ada tahap lain yang belum kita ketahui, disitulah kita tidak bisa mendefinisikan filsafat karena keterbatasan kita.

    ReplyDelete
  13. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Walaupun tak mampu mendefinisikan apa itu filsafat, akan tetapi tujuan berfilsafat itu sangat jelas. Belajar filsafat akan melatih seseorang untuk mampu meningkatkan kualitas berpikir secara mandiri, mampu membangun pribadi yang berkarakter, tidak mudah terpengaruh oleh faktor eksternal, tetapi di sisi lain masih mampu mengakui harkat martabat orang lain, mengakui keberagaman dan keunggulan orang lain.

    ReplyDelete
  14. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    filsafat merupakan olah pikir manusia, olah pikir manusia tak terbatas, tak terhingga sedalam-dalamnya olah pikir menyebabkan filsafat memiliki beragam kosa kata yang didalamnya terdapat olah pikir para filsuf. sehingga aku tak mampu mendifinisikan filsafat karena filsafat itu tak terdefinisi.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  15. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Ruang lingkup filsafat sangatlah luas, mencakup segala yang ada dan yang mungkin ada. Selain iti, objek filsafat juga dapat dipikirkan sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Meskipun begitu, berfilsafat tidaklah sembarangan, harus sesuai dengan ruang dan waktunya, jika tidak sesuai dengan ruang dan waktunya, mak tidak dapat dikatakan berfilsafat. Oleh sebab itu, atas segala keterbatasan dan segala kekurangan dalam berfikir, aku tidaklah mampu mendefinisikan apa itu filsafat dengan segala keluasan dan kedalaman filsafat.

    ReplyDelete
  16. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Menurut Immanuel kant sebenar-benar filsafat adalah olah pikir. Pikiran setiap orang tentu berbeda beda, sehingga dalam mendefinisikan filsafat tentu berbeda-beda. Tak terhingganya definisi filsafat memunculkan kesimpulan mengenai apa itu filsafat yang tak terhingga pula. Hanya Tuhan YME saja dapat menjawab itu, karena sebenar benar ilmu itu milik Tuhan YME.

    ReplyDelete
  17. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Filsafat adalah bagaimana kita memikirkannya. Jika bagi kita ia adalah monster maka jadilah ia seperti monster yang terus menghantui kita dan menimbulkan rasa ketakutan. Jika bagi kita ia adalah sebuah ilmu maka timbullah keinginan did alam hati kita untuk memepalajarinya lebih jauh. Jika bagi kita ia adalah sebuah pikiran maka kita tidak akan pernah berhenti memikirkannya baik dalam kajian tertentu atau dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya filsafat selalu ada bersama kita, dalam setiap aktivitas bahkan pikiran-pikiran kecil kita. Filsafat adalah olah pikir, dimana kita sudah mampu berfilsafat jika kita mampu berpikir. Sesederhana itu sehingga sangat sering dikaitkan dengan refleksi diri.

    ReplyDelete
  18. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Filsafat itu sulit untuk didefinisikan mengingat sifat ruang dan waktu yang selalu berubah (tidak tetap). Kebijaksanaan seseorang mengolah pikirannya dalam berfilsafat tentu dipengaruhi ruang dan waktu yang terus berubah. Zaman semakin maju, maka semakin kompleks lah berbagai fenomena yang harus dihadapi seseorang. Setiap fenomena dalam tatanan ruang dan waktu memiliki karakteristik yang berbeda sehingga olah pikirpun harus bisa untuk menyesuaikannya.

    ReplyDelete
  19. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Filsafat mencakup semua hal yang ada dalam kehidupan ini. filsafat ada dalam setiap manusia, dengan atau tanpa disadari. Para ahli mendefinisikan filsafat dengan cara pandangannya masing-masing. namun sebaik apapun upaya dalam mendefinisikan filsafat, tidak akan mampu mendefinisikan secara keseluruhan tentang filsafat karena begitu luasnya cakupan filsafat dalam kehidupan, mencakup dari yang ada sampai dengan yang mungkin ada.

    ReplyDelete
  20. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Objek filsafat adalah semua yang ada dan semua yang mungkin ada. Maka sangat besar dan luaslah apa yang menjadi objek filsafat. Dengan sangat besarnya filsafat, maka definisi-definisi yang dikeluarkan oleh semua orang terasa sebagai sebuah penyederhanaan atau simplikasi saja. tentu ini mengurangi makna dari filsafat itu sendiri. Sehingga tak ada satupun definisi yang mampu mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  21. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Secara filsafat, definisi itu ibaratkan pagar, yang membatasi semua gerak-gerik manusia. Sedangkan filsafat sendiri adalah olah pikir, bidang kajiannya dari yang material hingga ke spriritual, objeknya adalah segala yang ada dan mungkin ada. Maka filsafat dapat menjadi apa saja, oleh karena itu ia harus bebas. Sehingga kita pun tidak bisa mendefinisikan filsafat. Jika kita mendefinisikannya maka kita tidak akan mampu berfilsafat, karena kita tidak bebas berpikir.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete