Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 20: Tak Mampu Mendefinisikan Filsafat




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata pada akhirnya Aku tidak mampu mendefinisikan apa itu Filsafat.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

32 comments:

  1. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Objek filsafat meliputi yang ada dan yang mungkin ada. Berfilsafat berarti berpikir sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Karena begitu luasnya cakupan objek filsafat yaitu semua yang ada dan yang mungkin ada, sedangkan yang mampu aku pikirkan terbatas. Maka pada akhirnya, pikiran kita tidak mampu untuk mendefiniskan semua filsafat itu. Karena semakin kita berpikir dan bertanya tentang sesuatu, maka kita akan semakin dalam untuk mencari jawaban dari pertanyaan kita. Dan Karena keterbatasan pikiran kita, maka pikiran kita tidak mampu untuk memikirkannya dan mendefinisikan semua objek filsafat itu.

    ReplyDelete
  2. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Filsafat merupakan pemikiran manusia. Sebenarnya berpikir adalah secara intensif dan ekstensif. Filsafat adalah semua yang ada dan mungkin ada. Diriku merupakan filsafat, dirimu juga, maka diri kita semua merupakan filsafat. Filsafat menembus ruang dan waktu. Filsafat memiliki berbagai objek. Material di dunia juga objek filsafat. Maka sebenarnya apa filsafat yang sebenarnya dan pada akhirnya aku tidak mampu mendefinisikan apa itu filsafat.

    ReplyDelete
  3. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Filsafat merupakan diri kita sendiri. Oleh karenanya, kita tidak mampu mendefinisikan apa itu filsafat karena diri orang yang satu tentu saja berbeda dengan diri orang yang lain, pemikiran orang yang satu berbeda dengan orang yang lain. Sehingga kita tidak bisa mendefinisikan filsafat dengan definisi yang sama. Tidak mudah mendefinisikan apa itu filsafat. Pasti pendapat mengenai filsafat orang satu akan berbeda dengan orang yang lain. Filsafat mencakup apa yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini, sehingga banyak sekali hal yang tercakup dalam filsafat, sehingga kita semakin sulit mendefinisikan apa itu filsafat.

    ReplyDelete
  4. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Berpikir itu sangat penting, karena dengan berpikir lahirlah filsafat. Filsafat erat kaitannya dengan kegiatan berpikir. Berpikir dalam filsafat, tidak asal berpikir. Berfilsafat sebagai kegiatan berpikir adalah untuk memahami sesuatu hingga menembus ruang dan waktu. Filsafat telah banyak diartikan menurut pemikiran para filsuf. Pada hakikatnya, masing-masing orang punya caranya masing-masing dalam berfilsafat. Oleh karena itu, kita tak mampu mendefinisikan filsafat secara tunggal.

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Jika kita mendefinisikan filsafat sebagai pedoman penentuan benar atau salah, maka mana yang harus kita definisikan karena benar dan salah itu relatif. Jika kita mendefinisikan filsafat sebagai kajian tentang sesuatu yang ada dan mungkin ada, maka pikiran kita tidak mampu meggapainya karena keterbatasan pikir manusia (sifat reduksi). Jika kita mendefinisikan filsafat sebagai lorong ruang dan waktu, maka kita hanya terbatas sampai dengan ruang dan waktu kita saja.

    ReplyDelete
  7. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Para ahli pun memiliki pendefinisian tentang filsafat yang berbeda. Plato mengatakan bahwa filsafat adalah pengetahuan yang berminat mencapai pengetahuan kebenaran yang asli. Sedangkan muridnya, Aristoteles berpendapat kalau filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang meliputi kebenaran yang terkandung didalamnya ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika. Lain hal nya dengan Imanuel Kant yang mengatakan bahwa filsafat adalah ilmu pengetahuan sintetik a priori. Puncaknya, kita tidak dapat mendefinisikan tentang filsafat karena hakikat filsafat setiap individu bergantung kepada pemikiran dan keyakinannya tentang filsafat yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  8. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Filsafat yang saya tahu adalah ilmu yang mempelajari pola pikir manusia. Pikiran manusia yang satu dengan yang lain berbeda. Luasnya pikiran manusia berarti luas filsafatnya. Pikiran yang berbeda manusia satu dengan yang lain aalah batasan filsafat. Jika kita berusaha memahami pikiran manusia lain maka kita akan terjebak dalam filsafat.

    ReplyDelete
  9. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    Dalam berfilsafat tidak ada benar dan tidak ada salah. Berfilsafat adalah kegiatan yang berhubungan dengan pikiran. Berpikir mampu seluas-luasnya bahkan sedalam-dalamnya, jika aku mendefinisikan sebuah filsafat maka definisi filsafat akan banyak cakupannya seperti pikiranku yang tidak bisa dijangkau dan dibatasi.

    ReplyDelete
  10. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Setelah menjawab beberapa di forum tanya jawab ini ternyata memang pada akhirnya aku tidak mampu mendefinisikan filsafat itu apa. Karena filsafat itu adalah pikiran individu masing-masing. Bahkan dalam satu individu pun makna filsafat yang dirasakan bisa jadi berbeda antara yang sekarang dengna satu detik yang lalu. Sehingga tidak ada definisi yang pasti tentang filsafat.

    ReplyDelete
  11. Sumandri
    16709251072
    S2 pendidikan Matematika 2016

    Bicara mengenai filsafaat maka tidak akan ada habis-habisnya, karena filsafat itu membicarakan yang ada dan yang mungkin ada. Dan dalam filsafat tidak ada yang namanya benar atau salah semuanya tergantung pada sudut mana seseorang itu menilainya. Dengan tidak adanya benar atau salah dalam filsafat maka tak satupun yang bisa mendefenisikan apa yang dimnaksud dengan filsafat. Karena setiap orang berhak untuk memberikan pengertian filsafat dan setiap orang tidak mempunyai wewenang untuk mengatakan bahwa pendapatnya benar dan pendapat orang lain salah.

    ReplyDelete
  12. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Cakupan filsafat itu sangat luas, baik yang ada dan yang mungkin ada. Selama perkuliahan tatap muka pun, telah disampaikan banyak arti filsafat.
    Setiap membahas tentang suatu hal, kita bisa menyimpulkan bahwa itu lah filsafat. Kita hanya bisa mengartikan filsafat dari sudut pandang tertentu saja. Sehingga definisi setiap orang tentang filsafat akan berbeda-beda. Dengan kata lain, kita memiliki keterbatasan dalam mendefinisikan apa itu filsafat secara utuh tanpa meninggalkan satupun karakteristiknya.

    ReplyDelete
  13. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Memberikan definisi atau batasan tentang filsafat, bukan perkara mudah, karena bagaimana mungkin membatasi pengetahuan yang radikal dan tanpa batas dengan pemahaman-pemahaman yang menutup ruang geraknya. Secara logika, mendefinisikan suatu terminologi atau konsep agar dengan mudah dapat dibedakan dengan konsep lainnya sebagaimana terjadinya perbedaan definitif antara ilmu dan pengetahuan serta antara ilmu pengetahuan dan filsafat. Semua konsep secara logika diberikan pengertian-pengertian yang membatasinya, sebagaimana filsafat yang biasanya memberikan pengertian terhadap konsep di luar dirinya Akhirnya wajib membatasi dirinya sendiri. Filsafat sangat sulit untuk dapat didefinisikan karena filsafat sering dimaknakan secara luas untuk semua ruang lingkup pengetahuan yang ujung-ujungnya berakhir dengan anggapan bahwa filsafat merupakan induk ilmu pengetahuan, bahkan filsafat dianggap sebagai pembuat ideologi dan keyakinan tertentu seperti halnya agama tercipta oleh filsafat.

    ReplyDelete
  14. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Filsafat merupakan batas antara pikiran dan hati. Mendefinisikan filsafat sama saja hakikatnya dengan mendefinisikan pikiran dan hati. Bahkan kata-kata tak mampu mendefinisikan pikiran, apalagi mendefinisikan hati. Pikiran saja tidak mampu mendefinisikan hati, barang tentu kata-kata juga tak mampu mendefinisikan hati. Tidak semua yang kita pikirkan dapat kita tuliskan. Kalaupun dapat kita tuliskan tak semuanya dapat dikomunikasikan dengan orang lain. Selain itu pula, tiap orang punya pikiran dan hati masing-masing, bagaimana mungkin filsafat akan digeneralisasikan dengan pemikiran semua manusia. Itupun relatif dan terbatas ruang dan waktu. Itulah mengapa pada akhirnya pun kita tidak dapat mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  15. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. filsafat itu yang ada dan yang mungkin ada. Filsafat itu sesuai dengan ruang dan waktunya. filsafat itu sesuai dengan wadah dan isinya. Filsafat itu diriku sendiri, karenanya pikiran yang tak mampu mendefinisikan filsafat bergantung pada diri manusia itu sendiri.

    ReplyDelete
  16. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Dalam forum tanya jawab sebelumnya telah dijabarkan bahwa filsafat adalah diriku sendiri. Saat berbicara tentang diri kita, diri kita saat ini berbeda dengan diri kita besok atau 5 menit setelah ini. kata-kata yang diucapkan sekarang, jika diulang pasti akan ada yang berbeda baik kata maupun susunannya. Meskipun diri kita yang sama, namun untuk mendefinisikan keberadaan kita sekarang, keberadaan kita nanti dan keberadaan kita di masa lalu adalah hal yang sulit. Karena saya tidak mampu mendefinisikan siapa saya maka saya pun tidak mampu untuk mendefinisikan filsafat karena fisafat adalah diri saya sendiri.

    ReplyDelete
  17. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Dalam filsafat kita mengenal tesis dan anti tesis. Dengan demikian dalam mendefinisikan filsafat, jika tesisnya adalah diriku maka anti tesisnya adalah bukan diriku. Aku bisa berkata ini adalah diriku, namun disaat yang sama aku bisa berkata bahwa aku bukan diriku lagi. sekarang aku mengatakan ini diriku, sedetik kemudian aku yang berkata ini diriku adalah bukan diriku lagi. dengan demikian diri ini tak mampu mendefinisikan filsafat karena filsafat itu mencakup semua tentang diriku yang ada dan yang mungkin ada dalam pikiranku sedang yang kupikirkan saat ini belum tentu sama dengan yang kupikirkan sesaat kemudian.

    ReplyDelete
  18. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Mengutip pendapat Bapak yang disampaikan dalam pertemuan perkuliahan bahwa sejuta pangkat sejuta belumlah cukup untuk mendefinisikan apa itu filsafat. filsafat muncul dari rasa keingintahuan dan penasaran para filsuf terdahulu tentang fenomena di kehidupan ini. Filsafat merupakan olah pikir dengan objek semua yang ada dan yang mungkin ada. Di dalam filsafat kita mempelajari pikiran para filsuf. Di dalam olah pikir dengan objek semua yang ada dan yang mungkin ada dengan dipengaruhi ruang dan waktu serta setiap objek tersebut berstruktur berhirarki maka tidak mungkin semua yang dipikirkan tersebut dapat kita definisikan. Dari para filsufpun juga memberikan definisi filsafat yang berbeda -beda sesuai dengan pemikiran masing-masing. sehingga aku tak mampu mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  19. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Manusia tidak akan pernah bisa mendefinisikan segala sesuatu sebenar-benarnya. Manusia hanya berusaha mendefinisikannya dengan menggunakan kemampuan pikiran.
    Itulah sebabnya banyak sifat yang ada dalam suatu objek. Seddangkan manusia mempunyai keterbatasan untuk hal itu sehingga sebanyak apapun manusia mendefinisikan filsafat manusia tidak akan mampu mendefinisikannya secara benar dan terang.

    ReplyDelete
  20. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam berfilsafat berarti kita melakukan olah pikir dengan sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Ruang dan waktu begitu dipedulikan dalam filsafat, maka apa yang kita lakukan haruslah sesuai dengan ruang dan waktu. Objek yang kita pelajari dalam filsafat adalah semua yang ada dan yang mungkin ada. Begitu banyak yang bisa kita definisikan tentang filsafat, namun sebanyak itu kita tidak akan pernah bisa mendefinisikan bermilyar-milyar dipangkatkan semilyar. Bagaimana pun hebatnya pikiran kita, tak akan mampu mendefinisikan filsafat, karena kita sebagai manusia dianugerahi keterbatasan berpikir dan metode pikir reduksi. Jadi sesungguhnya kita tidak akan pernah mempu mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete

  21. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Yah pada akhirnya saya tidak mampu mendefinisikan filsafat, filsafat untuk obyek yang ada saja tidak dapat saya definisikan apalagi filsafat untuk obyek yang belum tentu ada. Namun karena ruang dan waktu, saya akan terus mencoba memahami filsafat bukan secara formal namun lebih kepada aplikasi dalam kehidupan salah satunya agar tetap ikhlas hati dan pikiran.

    ReplyDelete
  22. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Filsafat dikatakan sebagai olah pikir yang reflektif, dimana setiap filsafat yang menuntut olah pikir menjadikan filsafat tidak jauh dari kehidupan sehari hari. Namun dalam prakteknya juga disebutkan bahwa filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Yang menjadi pertanyaan adalah olah pikir yang seperti apakah filsafat tersebut? Bagaimana merefleksikannnya? Apakah benar filsafat itu sebuah studi? Kenapa filsafat berperan seperti agama yang dapat menyesatkan bagi orang yang berfilsafat? Bagaimanakah bentuk konkrit filsafat? Semakin mendalami filsafat akan semakin banyak hal yang ingin saya tanya kan, semakin banyak penjelasan yang saya dapat akan semakin banyak yang saya tidak pahami. Ketika seseorang dalam berfilsafat tidak didampingi oleh kehidupan sosialnya, maka filsafatnya akan menemui kebuntuan karena tidak diperolehnya jawaban yang diperlukan. Sehinga hal tersebut membuat filsafat tidak akan dapat dimengerti sepenuhnya.

    ReplyDelete
  23. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Diri kita yang memiliki keterbatasan memang merupakan ketidaksempurnaan di dalam kesempurnaan ciptaan Tuhan. Filsafat yang bisa disebut diri kita sendiri yang merupakan olah pikir kita, dan kita sendiri pun tidak bisa mendefinisikan olah pikir kita sediri, dengan seperti itu, secara tidak langsung kita tidak bisa atau tidak mampu mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  24. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Filsafat memang susah untuk dipahami. karena berfilsafat artinya mendefinisikan apa itu isi hati pikiran, ataupun batas diantara keduanya. Sulit untuk mengungkapkan semua yang ada di pikiran kita. entah bagaimanapun pasti tidak dapat kita mengungkapkan semua yang ada dipikran ataupun hati kita. terkadang perkataan pun tidak dapat mewakili isi dari seluruh hati kita. kita pun terkadang tidak mengerti dengan apa yang kita inginkan sebenarnya, apa yang kita pikirkan, apa yang kita harapkan.

    ReplyDelete
  25. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Jangankan mendefiniskan filsafat, untuk mendefinisikan sesuatu yang lebih kelihatannya lebih sederhana saja kita mampu melakukannya. Mendefiniskan di sini saya maksudkan bahwa kita mendefinisikannnya secara intensif dan ekstensif, sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Sebagai contoh, kita tidak akan mampu mendefinisikan apa itu “rumah”, jikalau kita ingin mendefinifikannya seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya sehingga semua sifat “rumah” dapat disebutkan.

    ReplyDelete
  26. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Filsafat itu adalah pikiran individu masing-masing. Bahkan dalam satu individu pun makna filsafat yang dirasakan bisa jadi berbeda antara yang sekarang dengan satu detik yang lalu.
    Filsafat merupakan olah pikir manusia, olah pikir manusia tak terbatas, tak terhingga sedalam-dalamnya olah pikir menyebabkan filsafat memiliki beragam kosa kata yang didalamnya terdapat olah pikir para filsuf. Sehingga aku tak mampu mendifinisikan filsafat karena filsafat itu tak terdefinisi.

    ReplyDelete
  27. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Aku tidak mampu mendefinisikan apa itu Filsafat. “Filsafat itu apa?” Ku termenung dalam renunganku. Menatap berbagai bentuk filsafat namun terbingungkan akan berbagai bentuknya itu. Namun dala kebingunganku ku berpikir terus “Apa itu Filsafat”. Dalm kesendirianku, ku tersadar bahwa dengan ku sendiri ku tak akan mampu mendefinisikan itu filsafat. Sehingga ku berdiri, berlari menembus ruang dan waktu. Untuk bersilaturahim dengan para Filsuf untuk mengapai Filsafat.

    ReplyDelete
  28. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Secara sadar atau tidak, kita hidup tidak terlepas dari yang namanya filsafat. Dari pergantian siang dan malam, dari pergantian tempat disini dan disana. Semua berhubungan dengan filsafat. Filsafat itu ada di setiap ruang dan waktu. Namun apa filsafat itu?. Filsafat itu hidup tapi dia juga mati. Filsafat itu yang ada dan yang mungkin ada. Setiap pengertian dan kontradiksinya itu termasuk filsafat. Jadi apa filsafat itu. Akhirnya kita tidak bisa mendefinisikan apa itu filsafat.

    ReplyDelete
  29. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Filsafat adalah diriku, filsafat adalah pikiranku, dunia ada dalam pikiranku, dunia adalah bahasa merupakan filsafat yang tak terbatas dimana objek filsafat meliputi apa yang ada dan yang mungkin ada dalam pikiranku terbebas oleh ruang dan waktu, sedangkan objek filsafat meliputi apa yang ada dan yang mungkin ada di luar pikiranku terikat oleh ruang dan waktu. Karena adanya kontradiksi/ketidakkonsistenan yang ada dan yang mungkin ada dalam pikiranku dengan yang di luar pikiranku, maka aku pun tak mampu mendefinisikan filsafat itu sendiri.

    ReplyDelete
  30. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Sebagaimana yang telah kita pelajari bahwa filsafat itu sangat banyak cakupannya. Filsafat itu meliputi semua yang ada dan yang mungkin ada. Filsafat itu terbentang dari awal jaman hingga akhir jaman. Filsafat itu adalah diriku. Filsafat itu ruang dan waktu. Begitu banyak definisi tentang filsafat. Sehingga tidak mudah untuk mendefinisikan filsafat secara pasti mengingat sifat ruang dan waktu yang selalu berubah (tidak tetap). Kebijaksanaan seseorang mengolah pikirannya dalam berfilsafat tentu dipengaruhi ruang dan waktu yang terus berubah. Zaman semakin maju, maka semakin kompleks lah berbagai fenomena yang harus dihadapi seseorang. Setiap fenomena dalam tatanan ruang dan waktu memiliki karakteristik yang berbeda sehingga olah pikirpun harus bisa untuk menyesuaikannya.

    ReplyDelete
  31. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Kata filsafat berasal dari kata ‘philosophia’ (bahasa Yunani), yang artinya ‘mencintai kebijaksanaan’. Sedangkan dalam nahasa Inggris kata filsafat disebut dengan istilah ‘philosophy’, dan dalam bahasa Arab disebut dengan istilah ‘falsafah’, yang biasa diterjemahkan dengan ‘cinta kearifan’. Istilah philosophia memiliki akar kata philien yang berarti mencintai dan sophos yang berarti bijaksana. Berdasarkan uraian di atas dapat dipahami bahwa filsafat berarti cinta kebijaksanaan. Sedangkan orang yang berusaha mencari kebijaksanaan atau pencinta pengetahuan disebut dengan filsuf atau filosof.

    ReplyDelete
  32. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Sumber dari filsafat adalah manusia, dalam hal ini akal dan kalbu manusia yang sehat dan berusaha keras dengan sunguh-sungguh untuk mencari kebenaran dan akhirnya memperoleh kebenaran. Proses mencari kebenaran itu melalui beberapa tahap. Tahap pertama, manusia berspekulasi dengan pemikirannya tentang semua hal. Kedua, dari berbagai spekulasi disaring menjadi beberapa buah pikiran yang dapat diandalkan. Tahap ketiga, buah pikiran tadi menjadi titik awal dalam mencari kebenaran (penjelajahan pengetahuan yang didasari kebenaran), kemudian berkembang sebagai ilmu pengetahuan, seperti matematika, fisika, hukum, politik, dan lain-lain.

    ReplyDelete