Oct 28, 2012

Elegi Menggapai Obyek Penelitian




Oleh Marsigit

Guru:
Wahai penelitian kelas, jika aku ingin mengadakan penelitian kelas secara sederhana. Maka apakah yang harus aku cari dan aku amati?


Penelitian Kelas:
Bukankah engkau sebagai guru itu mempunyai sifat-sifat diri dan mampu mengembangkan sifat-sifat diri itu. Maka sifat-sifat dirimu itulah dapat menjadi obyek penelitianmu.
Bukankah siswa-siswamu itu mempunyai sifat-sifat diri dan mampu mengembangkan sifat-sifat diri. maka sifat-sifat diri siswa-siswamu itulah merupakan obyek penelitianmu.
Bukankah sifat-sifatmu sebagai guru itu dapat mempengaruhi aktivitas belajar siswa. Maka obyek peneltitianmu itu juga bisa berupa pengaruh sifat-sifat guru terhadap jenis aktivitas belajar siswa.
Bukankah engkau sebagai guru mempunai sikap dan perilaku pedagogik. Maka itulah juga merupakan obyek penelitianmu.
Bukankah sikap dan perilaku pedagogik guru itu akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Itulah juga merupakan obyek penelitianmu.

Guru:
Wahai penelitian kelas, jika aku ingin meningkatkan kualitas penelitian kelas. Maka apakah yang harus aku cari dan aku amati?

Penelitian Kelas:
Bukankah murid-muridmu itu juga mempunyai sikap dan perilaku belajar. Maka itulah obyek penelitianmu.
Bukankah sikap dan perilaku guru akan mempengaruhi sikap dan perilaku belajar siswa. Itulah obyek penelitianmu.
Bukankah sifat-sifat diri, sikap dan perilaku pedagogik guru itu juga mempengaruhi sifat-sifat, sikap dan perilaku belajar serta hasil belajar para siswa. Itulah obyek penelitianmu.

Guru:
Wahai penelitian kelas, jika aku ingin meningkatkan lagi kualitas penelitian kelas. Maka apakah yang harus aku cari dan aku amati?

Penelitian Kelas:
Bukankah sifat-sifat, sikap dan perilaku muridmu juga mempengaruhi sifat-sifat, sikap dan perilaku pedagogikmu sebagai guru. Itulah obyek penelitianmu.
Bukankah sebenar-benar hasil belajar itu meliputi aspek kognitif, afektif maupun psikomotor? Itulah obyek-obyek penelitianmu yang semakin meningkat kualitasnya.

Guru:
Wahai penelitian kelas, jika aku ingin meningkatkan lagi kualitas penelitian kelas. Maka apakah yang harus aku cari dan aku amati?

Penelitian kelas:
Bukankah banyak faktor yang mempengaruhi sifat-sifat dirimu sebagai guru itu. Sifatmu juga ditentukan oleh sikapmu. Sifatmu juga ditentukan oleh keyakinanmu. Sifatmu juga ditentukan oleh pengetahuanmu. Itulah obyek-obyek penelitianmu.
Bukankah engkau harus mengetahui bagaimana siswa-siswamu belajar. Engkau juga harus mengetahui berbagai macam teori pembelajaran. Engkau juga harus menguasai konten pembelajaran. Itu semua adalah obyek-obyek penelitianmu.
Bukankah engkau juga harus mengetahui tentang inovasi pembelajaran. Engkau juga harus mengetahui teori-teori pendidikan dan paradigmanya. Itulah obyek-obyek penelitian.

Guru:
Wahai penelitian kelas, jika aku ingin meningkatkan lagi kualitas penelitian kelas. Maka apakah yang harus aku cari dan aku amati?

Penelitian Kelas:
Bukankah siswa-siswamu itu perlu motivasi untuk belajar. Itulah obyek penelitian.
Bukankah siswa-siswamu itu perlu appersepsi dalam belajar. Itulah obyek penelitian.
Bukankah engkau sebagai guru perlu mengetahui hakekat motivasi, bagaimana mengembangkan motivasi, hakekat appersepsi dan mengembangkan appersepsi. Itulah obyek-obyek penelitian.
Bukankah siswa-siswamu perlu mempunyai sikap yang baik terhadap pembelajaran? Itulah obyek penelitian.
Bukankah siswa-siswamu itu juga perlu mengembangkan metode dalam belajarnya. Itulah obyek penelitian.
Bukankah siswa-siswamu juga perlu menguasai konten pembelajaran? Itulah obyek penelitian.
Bukankah siswa-siswamu perlu melakukan aktivitas belajar secara mandiri?. Itulah obyek penelitian.
Bukankah siswa-siswamu perlu bekerjasama dalam belajar? Itulah obyek penelitian.
Bukankah siswa-siswamu perlu melakukan diskusi kelompok? Itulah obyek penelitian.
Bukankah siswa-siswamu perlu mengembangkan keterampilan-keterampilan? Itulah obyek penelitian.
Bukankah siswa-siswamu perlu mencapai kompetensi-kompetensi? Itulah obyek penelitianmu.

Guru:
Wahai penelitian kelas, jika aku ingin meningkatkan lagi kualitas penelitian kelas. Maka apakah yang harus aku cari dan aku amati?

Penelitian Kelas:
Bukankah engkau perlu melakukan evaluasi proses belajar? Itulah obyek penelitian.
Bukankah engkau perlu melakukan evaluasi hasil belajar? Itulah obyek penelitian.
Bukankah engkau perlu mengembangkan berbagai instrumen penilaian? Itulah obyek penelitian.
Bukankah engkau perlu mengembangkan portfolio untuk hasil-hasil belajar siswa? Itulah obyek penelitian.
Bukankah engkau ingin mengetahui reliabilitas dan validitas instrumen-instrumen penilaian? Itulah obyek penelitian.

Guru:
Wahai penelitian kelas, jika aku ingin meningkatkan lagi kualitas penelitian kelas. Maka apakah yang harus aku cari dan aku amati?

Penelitian Kelas:
Bukankah engkau perlu mengembangkan RPP yang cocok bagi pembelajaranmu? Itulah obyek penelitian.
Bukankah engkau perlu mengembangkan Lembar Kerja? Itulah obyek penelitian.
Bukankah engkau perlu mengembangkan alat bantu pembelajaran? Itulah obyek penelitian.
Bukankah engkau perlu mengembangkan alat peraga pembelajaran? Itulah obyek penelitian.

Guru:
Wahai penelitian kelas, jika aku ingin meningkatkan lagi kualitas penelitian kelas. Maka apakah yang harus aku cari dan aku amati?

Penelitian Kelas:
Bukankah siswa-siswamu perlu mengetahui pola-pola dan hubungan antar konsep-konsep? Itulah obyek penelitian.
Bukankah siswa-siswamu perlu mengembangkan ketrampilan problem solving? Itulah obyek penelitian.
Bukankah siswa-siswamu perlu mengembangkan keterampilan mengadakan penelitian? Itulah obyek penelitian.
Bukankah siswa-siswamu perlu mengembangkan kemampuan mengkomunikasikan hasil-hasil belajarnya? Itulah obyek penelitian.
Bukankah siswa-siswamu memerlukan konteks dalam belajarnya? Itulah obyek-obyek penelitianmu.

No comments:

Post a Comment