Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 21: Tidak Mengetahui Apapun




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata pada akhirnya Diriku tidak mampu mengetahui apapun.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

24 comments:

  1. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015

    Hal yang tidak dapat kita pikirkan adalah semua yang diluar pikiran kita. Maka jangan berusaha memikirkan apa yang ada diluar pikiran kita. Semakin dalam mencoba menemukan arti dan mendefinisikan sesuatu semuanya, semakin sadar bahwa ternyata tak mudah dan tak mampu. Sesungguhnya semakin disadari semakin paham bahwa tidak ada yang benar-benar kita ketahui. Maka semakin menemukan hal baru, semakin menyadari bahwa kita tidak mengetahui apapun karena kemampuan berpikir manusia bersifat terbatas. Dan sebenar-benarnya yang mempunyai kemampuan tak terbatas adalah kekuasaan Allah. Oleh karena itu dalam menjalani hidup ini kita harus menjalani apa yang kita pikirkan dan memikirkan apa yang kita jalani dan keduanya harus dikerangkai doa dengan yang hati ikhlas.

    ReplyDelete
  2. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Ilmu itu begitu luas. Ilmu juga selalu berkembang. Sedangkan manusia itu bersifat terbatas. Ketika kita mengaku memahami sesuatu, sebenarnya yang kita pahami hanya sebagian kecil dari hal tersebut. Misalnya ketika kita mengetahui bahwa meja tersebut berwarna coklat, terkadang kita tidak mengetahui berapa berat meja tersebut, terbuat dari kayu apa meja tersebut, kapan meja tersebut dibuat, bagaimana proses pembuatan meja tersebut, berapa lama pembuatan meja tersebut, dan hal-hal lainnya. Dan ketika kita merasa sudah mengetahui jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut, nyatanya itu hanyalah satu dari sekian juta meja yang ada di dunia. Maka sebenarnya yang kita ketahui hanya sebagian kecil dari yang ada. Karena itulah kita tidak boleh merasa sombong dan harus senantiasa belajar dan belajar dengan pikiran yang jernih dan hati yang ikhlas.

    ReplyDelete
  3. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Terkadang kitaakan merasa bahwa diri kita tidak sangup untuk mengetahui apapun. Apalagi apabila telah berhubungan dengan hal-hal yang ghoib, maka yang kita ketahui hanyalah sebatas yang telah disebutkan dalam Al Qur’an dan Sunah saja. Kemampuan kita memang terbatas, karena kita bukanlah makhluk yang sempurna seutuhnya.

    ReplyDelete
  4. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Manusia hidup untuk mengada. Salah satu manfaat filsafat adalah sebagai alat mencari kebenaran dari gejala fenomena yang ada, mempertahankan, menunjang dan melawan/berdiri netral terhadap pandangan filsafat lainnya. Memberikan pengertian tentang cara hidup, pandangan hidup dan pandangan dunia. Memberikan ajaran tentang moral dan etika yang berguna dalam kehidupan. Menjadi sumber inspirasi dan pedoman untuk kehidupan.

    ReplyDelete
  5. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Diriku adalah manusia yang tercipta tidak sempurna di dalam kesempurnaan dan sempurna di dalam ketidaksempurnaa. Diriku hanya dapat mengetahui apa yang tertangkap oleh inderaku dan intuisiku saat aku sadar saja. Lalu bagaimana keadaan saat aku tidak sadar, maka aku tidak mengetahui apapun. Lalu bagaimana keadaan saat aku setengah sadar, maka aku samar mengetahui sesuatu karena aku antara terjaga dan tidak terjaga. Lalu bagaimana keadaan saat aku sadar, maka aku hanya mengetahui sebatas kemampuan indera dan intuisiku bekerja. Yang artinya, saat aku sadar, bahkan aku tidak tahu apa yang terjadi dengan orang di belakangku karena mataku hanya menghadap ke depan dengan sudut pandang sebesar 120 derajat untuk atas bawah dan 120 derajat untuk kanan kiri. Saat aku sadar, aku tidak dapat mendengar suara di bawah frekuensi atau di atas frekuensi yang telah Allah tetapkan untukku dan seterusnya untuk indera yang lain. Oleh karena itu, diriku tak mampu mengetahui apapun selain yang Allah izinkan untuk aku ketahui. Wallahu’alam.

    ReplyDelete
  6. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Banyak orang beranggapan belajar adalah proses dari tidak tahu menjadi tahu, namun kita harus bisa merubah paradigm itu. Jika belajar tujuannya agar mengetahui maka kita akan kesulitan menjadi manusia pembelajar karena pengetahuan tidak aka nada habisnya dicari. Maka dari itu konsep pembelajaran adalah berkarya dan mencipta, jika kita terus berusaha untuk berkarya dan mencipta maka kita akan senantiasa kasmaran dalam belajar dan menikmati prosesnya. Namun, yang patut kita sadari adalah kerendahan hati dalam belajar, karena kesempurnaan pengetahuan hanyalah milik Tuhan.

    ReplyDelete
  7. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Manusia adalah makhluk yang berpikir yang setiap hari belajar untuk memahami sesuatu. Semakin banyak yang manusia itu pelajari semakin banyak yang dihasilkan, semakin banyak belajar semakin pula kita menyadari bahwa pengetahuan kita hanya bagai setitik air di lautan yang luas, semakin pula kita menyadari bahwa sesungguhnya masih banyak hal yang belum kita tahu, ilmu yang kita miliki adalah bagian yang sangat kecil dari semua yang Allah SWT ciptakan di dunia, karenanya sesungguhnya diriku tidak mengetahui apapun selain dari apa yang dapat kupikirkan.

    ReplyDelete
  8. 389 Forum tanya jawab 21 Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Ilmu pengetahuan begitu luas, semakin banyak kita mempelajari suatu ilmu maka akan semakin luas lagi ilmu tersebut, karena ilmu tidak terbatas, akan tetapi pikiran kita sebagai manusia terbatas. Sebagai manusia kita hanya mempelajari ilmu di dunia namun semakin dipelajari maka akan banyak pula ilmu-ilmu yang terlupakan atau bergeser karena bertambahnya ilmu baru, sehingga kita sebagai manusia yang terus menerus mencari ilmu akhirnya tidak mengetahui apapun.

    ReplyDelete
  9. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Semakin aku belajar, semakin aku mengerti, semakin aku memahami suatu ilmu, semakin sadar diriku bahwa aku tidak mengetahui apapun. Semakin dalam dan luas aku memelajari suatu ilmu, semakin sadar pula bahwa masih ada banyak sekali sesuatu yang tidak aku ketahui. Ilmuku bahkan tidak ada sebesar titik, boleh jadi lebih kecil dari molekul jika dibandingkan dengan semua ilmu yang ada di dunia ini. Terlebih jika ilmu akhirat juga diperhitungkan.

    ReplyDelete
  10. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Dunia ini luas. Dunia diciptakan dengan berbagai macam ilmu yang tersembunyi pada tiap bagiannya. Pemikiran manusia itu terbatas. Daya dan upaya manusia untuk mengetahui segala hal di dunia juga terbatas. Jika diketahui suatu ilmu, maka akan ada ilmu lai yang tersembunyi dalam ilmu itu. Karena keterbatasan pikiran manusia maka pada akhirnya manusia tidak mengetahui apapun.

    ReplyDelete
  11. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Ilmu merupakan sesuatu yang tidak ada habisnya, ketika seorang mendapatkan ilmu atau pengetahuan, mereka akan menyadari ada hal lain yang belum mereka ketahui, begitu seterusnya, Hal ini menunjukkan bagaimana ilmu yang kita miliki saat ini belum sebanding dengan ilmu yang ada, disinilah kita sadar bahwa kita tidak mengetahui apa-apa.

    ReplyDelete
  12. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Belajar tujuannya adalah untuk mencari tahu. Tapi semakin jauh seseorang belajar, semakin banyak yang orang itu tidak ketahui. Itulah sebabnya manusia seakan-akan tidak pernah mengetahui apapun. Padahal banyak sekali yang sudah diketahuinya, akan tetapi lebih banyak lagi yang tidak diketahuinya.

    ReplyDelete
  13. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2


    Bismillah
    Manusia itu memiliki sifat terbatas, karena keterbatasannya maka terkadang kita tidak dapat mengetahui segala hal yang kita inginkan. Selama kita berusaha untuk mencari ilmu dan pengetahuan yang kita inginkan, maka tujuan kita juga dengan mudahnya tercapai. Tetapi ingat, kita masih punya anti tesis anti tesis dari semua ini. Merasa sudah tau dan mersa sudah jelas sehingga kita berhenti di suatu titik tanpa melakukan pergerakan lagi. Maka kesombonganlah pun yang sudah menghantui kita. Karena pada akhirnya kita tidak mampu untuk mengetahui apapun. Semoga kita segera tersadar dengan anti tesis itu.

    ReplyDelete
  14. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Sebenar-benar ilmu adalah pertanyaan. Semakin sering dan semakin banyak seseorang bertanya, maka akan semakin banyak jawaban yang dia dapatkan. Dengan jawaban yang dia dapatkan tersebut, akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan baru yang semakin membuat orang tersebut tidak berhenti bertanya, hingga tidak ada ujungnya seseorang tersebut berhenti untuk bertanya. Begitulah hakekat logos menggapai ilmu, akan ada ilmu-ilmu lain yang masih banyak belum dia gapai. Pada saat seperti itulah diriku sadar bahwa pikiranku tidak dapat mengetahui apapun. Karena sesungguhnya yang Maha mengetahui segalanya hanyalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  15. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    descrates adalah seorang filsuf yang berpendapat bahwa manusia adalah sumber ilmu satu-satunya. namun olah pikir manusia terperangkap dengan ilmu pengetahuan yang telah diterima selama menempuh pendidikan. manusia terperangkap dengan segala ilmu pengetahuan yang telah diterimanya. itu sebabnya diriku tidak mengetahui apapun.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  16. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Sebenar-benar manusia hidup dalam rangka menggapai logos. Ketika manusia sudah menggapai logos A maka ada logos B yang perlu digapai, dan seterusnya tak terhingga banyak nya logos. Namun ada manusia yang sudah puas menggapai logos A dan merasa sudah cukup dan berhenti menggapai logos selanjutnya, inilah yang disebut terjebak mitos. Dpat disimpulkan bahwa semakin seseorang paham suatu ilmu, maka sebenarnya dia tidak tahu ilmu, karena semakin tahu ilmu maka semakin tahu bahwa ilmu yang didapat itu hanyalah secuil ilmu-ilmu yang sangat dalam dan luas.

    ReplyDelete
  17. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Pelajaran besar dalam proses belajar adalah bahwa kita masih perlu banyak belajar. Banyak sekali hal di dunia ini yang belum dipelajari. Banyak juga hal yang bahkan pikiran kita tidak dapat menjangkaunya. Sungguh tidak ada yang pantas untuk disombongkan.

    ReplyDelete
  18. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Membaca kalimat "aku tidak mengetahui apapun" mengingatkan saya kepada nilai-nilai tes jawab singkat yang saya dapatkan selama mengikuti perkuliahan Filsafat dengan Pak Prof. Jujur saya sempat frustasi bagaimana caranya agar pikiran saya nyambung dengan filsafat. Ibaratnya ketika saya ingin menggunakan wifi saya harus tahu passwordnya, nah seperti itulah saya mencari-cari apa yang harus saya lakukan. Karena setiap pertanyaan jawabannya di utara, saya mikirnya ke selatan. Semakin banyak saya mengetahui, maka saya semakin menyadari bahwa semakin banyak hal yang tidak saya ketahui. Ilmu pengetahuan sangat luas, jika kita berpikir kita sudah cukup banyak tau maka kita terjebak dalam mitos.

    ReplyDelete
  19. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Filsafat itu meliputi semuanya yang ada dan yang mungkin ada yang diolah menggunakan pikiran hingga memperoleh suatu kebijaksanaan. Sebuah pertanyaan merupakan suatu bukti ada. Sebenar-benar pertanyaan adalah awal dari ilmuku. Tanpa bertanya kita tidak mengetahui apapun sebelumnya. Maka untuk penerapkan filsafat dalam kehidupan sehari-hari haruslah berhermeneutika, yakni saling menterjemahkan. Menurut Socrates aku adalah pertanyaanku, menurut Plato aku adalah ideku, menurut Arstoteles, aku adalah pengalamanku, menurut Descartes aku adalah rasionalku, Wittgenstain aku adalah bahasaku, menurut Lakatos aku adalah kesalahanku, dan menurut Ernest aku adalah pergaulan. Jadi aku dan filsafatku adalah pertanyaanku, ideku, pengalamanku, rasionalku, bahasaku, pergaulanku yang sedang membangun pikiran.

    ReplyDelete
  20. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Terkadang manusia merasa bahwa dirinya berilmu dan mengetahui apapun yang ada di dunia ini, dan pada akhirnya kesombonganlah yang mengintainya. Padahal apa yang diketahuinya hanyalah sebagian kecil dari apa yang ada di dunia ini. Setiap orang yang berilmu dan menyadari hakekat ilmu, akan menyadari bahwa semakin dia berusaha menggapai ilmu maka akan semakin terkuak bahwa sesungguhnya apa yang tidak diketahuinya semakin terlihat, semakin banyak. Ketika kita berada padasatu ruang dan waktu, kita mengetahui apa yang terjadi disekitar kita. Namun akan sangat banyak ruang dan waktu yang lain yang tidak kita ketahui.

    ReplyDelete
  21. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Belajar filsafat yaitu belajar dari segala hal yang ada di sekitar kita adapun cara- cara yang digunakan untuk belajar filsafat itu dengan mengunakan akal sehat, pikiran kritis, pertanyaan, pengetahun, dan cerminmu. Mengenali setiap wadah dan isinya. Mengembangkan metode yang dinamis. Melihat dengan multi perspektif. Melakukan perbandingan-perbandingan. menemukan tesisnya. Membuat anti-tesisnya. Melakukan sintesis. Membuat hipotesis. Menemukan kontradiksinya. Menemukan penjelasannya. Menemukan contohnya. Menemukan deskripsinya. Menemukan cabangnya. Menemukan tokohnya. Menemukan referensinya. Melakukan crosschek. Temukan konsistensinya. Ujilah nilai kebenarannya. Temukan a priorinya. Temukan a posteriorinya. Temukan hakekatnya. Namun, semaikin saya belajar filsafat ternyata saya menyadari bahwa saya hakikatnya tidak mengetahui apapun. Karena sejatinya yang Maha Tahu adalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  22. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Ilmu manusia tiadalah setetes dari ilmu Allah yang luasnya lebih dari luas lautan. Sehingga apa yang kita ketahui tiadalah seberapanya dibandingkan apa yang tidak atau belum kita ketahui. Hal ini seharusnya menyadarkan kita bahwa kita bukanlah makhluk yang berilmu, kita hanya mampu menjadi makhluk yang senantiasa mengejar ilmu.

    ReplyDelete
  23. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Manusia mempunyai kemampuan terbatas, ilmu pengetahuan tidak terbatas. Semakin kita belajar, semakin kita banyak mengetahui hal hal lain. Tapi pada titik tersebut kita nyatanya tidak mengetahui apapun. Kadang kita merasa ilmu kita sudah banyak, tapi itu tidak seberapa dengan ilmu yang ada di alam semesta ini. manusia jika semakin belajar maka akan semakin tahu dan paham bahwa dirinya tidak tahu banyak, karena begitu banyak ilmu yang dan diciptakan Allah untuk dipalajari dari lahir hingga menjeleng kematian, itu memberi bukti bahwa ilmu Allah tentang semesta ini begitu luas biasa banyaknya, manusia ibarat hanya setetes air dalam lautanyang begitu besarnya. Maka terus belajarlah, sampai maut menjemput. Jangan berpuas diri dan termakan oleh mitos sendiri bahwa kita sudah mengetahui sesuatu. Padahal tidak.

    ReplyDelete
  24. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Manusia lahir dalam keadaan tidak mengetahui apapun. Sebagaimana ayat pertama yang turun menuntun manusia untuk menuntut ilmu. Perjalanan mausia menuntut ilmu adalah perjalanan panjang yang tidak akan pernah habisnya, yaitu dari lahir hingga liang lahat. Ilmu pengetahuanpun adalah sesautu yang tidak terbatas. Salah satu sifat yang harus dihindari manusia dalam menuntut ilmu adalah mudah puas dan sombong. Tiadalah yang patut disombongkan karena sesungguhnya manusia tidak mengetahui sesuatu.

    ReplyDelete