Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 21: Tidak Mengetahui Apapun




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata pada akhirnya Diriku tidak mampu mengetahui apapun.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

33 comments:

  1. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Manusia adalah makhluk yang terbatas dan tak sempurna. ketika aku mengetahui suatu hal, aku juga tidak mengetahui banyak hal. Ketika aku mengetahui sesuatu yang ada, pada saat itu juga aku tidak mengetahui sesuatu yang ada lainnya. Apalagi sesuatu yang mungkin ada, sangat terbatas pengetahuanku tentang sesuatu yang mungkin ada, sesuatu yang akan ada. Hal ini semua karena keterbatasanku. Maka dapat aku simpulkan bahwa aku tidak tahu apapun di dunia ini. Karena jika diibaratkan yang aku ketahui hanya 0,005 % dari dunia ini atau malah mungkin kurang. Yang aku ketahui hanya satu hal, tapi yang tidak aku ketahui berjuta-juta hal.

    ReplyDelete
  2. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Hakikat manusia sebelum dilahirkan telah membuat perjanjian di alam sana denga Tuhan mengenai jodohnya, kematiannya dan rezekinya. Untuk kemudian ketika dilahirkan ke dunia, manusia tidak diberikan ingatan tentang perjanjian tersebut dan lahir dalam bentuk yang suci untuk kemudian tumbuh berkembang menjadi dewasa dan seiring dengan berjalannya waktu memberikan manusia segudang pengalaman hidup yang membimbing mereka pada kehidupan mereka masing-masing. Dimana jalan hirup inilah yang membawa mereka pada jodoh, dan rezekinya untuk kemudian menjemput ajalnya pada waktu yang telah dijanjikan dengan sang maha pencipta.

    ReplyDelete
  3. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Kita sering merasa dan berpikiran kita mampu mengetahui segalanya bahkan telah mengetahui segalanya. Perasaan dan pikiran inilah membawa kita pada ketidaktahuan. Ketika kita menemukan sesorang yang jauh lebih tahu segala hal maka kita akan merasa sebenarnya kita belum mengetahui segalanya. Kemudian setelah bertemu dengan orang lebih lagi maka kita akan menyadari belum ada yang kita ketahui tentang semuanya. Kemudian bertemu lagi yang lebih mengetahui maka kita akan menyadari kita tidak mampu mengetahui semuanya.
    Selain itu, Allah lah yang maha mengetahui. Kita tidak mampu mengetahui apa yang akan terjadi pada hidup kita kedepannya. Kita tidak mampu mengetahui satu menit bahkan satu detik selanjutnya. Tentang rezeki, jodoh, maut yag telah ditetapkan pada kita.

    ReplyDelete
  4. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Semakin banyak ilmu yang kita miliki, kita akan semakin menyadari bahwa ilmu yang kita miliki ternyata masih sebagian kecil dari ilmu yang ada di muka bumi ini. Tetapi ada hal-hal di dunia ini yang memang tidak ditakdirkan oleh Allah untuk diketahui manusia, seperti rezeki, jodoh, dan kematian. Kita tidak bisa tahu kapan rezeki kita akan datang kepada kita, yang bisa kita lakukan hanyalah terus berikhtiar dan berdoa agar rezeki terus mengalir kepada kita. Rezeki tidak hanya dilihat dari segi ekonomi atau uang, namun bisa juga dari segi keluarga, dari teman-teman dan sahabat-sahabat kita, dari kasih dan cinta orang-orang yang menyayangi kita, dsb. Kita tidak bisa tahu kapan jodoh kita akan datang kepada kita, yang bisa kita lakukan hanyalah terus berikhtiar dan berdoa agar Allah mengirimkan jodoh yang bisa membawa kita menuju surga. Kita tidak bisa tahu kapan kematian akan datang kepada kita, yang bisa kita lakukan hanyalah terus berikhtiar dan berdoa agar Allah mengampuni dosa-dosa kita dan mati dalam keadaan khusnul khatimah. Manusia tidak mempunyai kapasitas untuk mengetahui ketiga hal ini, manusia tidak mengetahui apapun mengenai ketiga hal ini, walaupun manusia bisa mencari ilmu sebanyak apapun, tetapi hanya Allah lah yang mengetahui dan menentukan ketiga hal ini.

    ReplyDelete
  5. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Menuntut ilmu atau belajar itu adalah suatu kebutuhan sekaligus kewajiban dan belajar itu bisa apa saja. Belajar bisa untuk memperdalam pengetahuan yang sudah dipelajari dan belajar bisa untuk mempelajari pengetahuan baru. Dengan belajar dan terus belajar akan menambah wawasan dan pengetahuan sehingga mengetahui akan sesuatu. Namun, dengan belajar dan terus belajar bahwasanya aku sadar kalau aku telah menjadi tahu dan disitu juga mendapati diriku sebenarnya tidak mengetahui apapun.

    ReplyDelete
  6. Ajeng Puspitasari / 14301241005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Belajar ialah suatu kebutuhan, jika tidak melakukannya, maka pikiran ini akan lumpuh.
    Dengan belajar seseorang menjadi tahu akan hal yang sebelumnya ia tidak tahu. Namun, di sisi lain, ketika belajar, di samping kita tahu akan hal baru, sejatinya kita juga menjadi tahu bahwa banyak hal yang belum kita ketahui. Jadi, semakin banyak kita belajar, semakin kita sadar bahwasanya semakin banyak pula yang tidak kita mengerti, semakin kita tahu bahwa keberadaan kita hanyalah kecil, sangat kecil. proses tersebut kan terus berlangsung sehingga kita sadar bahwa kita tidak mampu mengetahui apapun.

    ReplyDelete
  7. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    A: Aku adalah orang paling hebat. Aku tahu bagaimana mengolah sawah untuk ditanami padi.
    B: Aku adalah orang paling hebat. Aku tahu bagaimana mengolah sawah untuk ditanami padi. Aku tahu bagaimana memupuk padi sehingga tumbuh subur panen melimpah.
    C: Aku adalah orang paling hebat. Aku tahu bagaimana mengolah sawah untuk ditanami padi. Aku tahu bagaimana memupuk padi sehingga tumbuh subur panen melimpah. Aku tahu bagaimana mendistribusikan padi sehingga nilai jual nya tinggi.

    ReplyDelete
  8. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Selalu seperti itu siklusnya. Memang benar ‘Aku Tidak Mengetahui Apapun’. Ketika pengetahuan seseorang adalah A, maka dia tidak mengetahui komplemen A. Itu semua karena keterbatasan pemikiran manusia. Kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  9. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Semakin banyak hal yang kita tahu pasti yang kita harapkan kita semakin bersikap bijaksana dlam memaknai hidup. Namun semakin banyak mengetahui berbagai hal maka semakin besar pu;a beban yang diembannya. Menjadi orang yang bijaksana adalah dambaan setiap orang. Menjadi bijaksana juga memiliki resiko sendiri. Menjai bijaksanan adalah sebaik-baiknya tujuan manusia. Sehingga pada akhirnya, ketika tidak mengetahui apapun manusia akan menjadi tenang. Sehingga orang akan mencari aman untuk tidak mengetahui apapun dan menjadi terkesan baik.

    ReplyDelete
  10. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    Tidak mengetahui apapun hanyalah manusia yang tidak mau menuntut ilmu dan belajar. Manusia adalah makhluk sempurna ciptaan Allah SWT yang memiliki akal pikiran. Akal pikiran ini salah staunya untuk terus belajar. Hanya yang tidak mau belajar yang tidak mampu mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan.

    ReplyDelete
  11. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Karena pengertianku tentang filsafat detik ini dengan satu detik yang lalu pun bisa menjadi sangat berbeda, maka justru malah aku menjadi ragu apa sebenarnya yang aku ketahui tentang filsafat karena pikiranku berubah-ubah sehingga aku menjadi tidak mengetahui apapun.

    ReplyDelete
  12. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Ketika melihat judul di atas yakni tentang tidak mengetahui apapun, maka saya teringat kisah Nabi Adam ketika di dalam Syurga, saat itu Allah SWT berfirman kepada Malaikat bahwa Allah ingin menciptakan khalifah (manusia) dimuka bumi, namun para Malaikat berkata apakah Engaku ya Allah hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah disana, namun Allah menjawab, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. Kemudian Allah mengajarkan kepada Adam nama-nama benda semuanya, kemudian Allah memperlihatkan Adam kepada para Malaikat dan menyuruh Malaikat untuk menyebutkan nama-nama benda-benda yang ada di syurga, namun Malaikat berkata bahwa mereka hanya mengetahui apa-apa yang telah diajarkan kepada mereka. Maka disuruhlah Nabi Adam untuk menyebutkan nama-nama benda tersebut, maka disebutkanlah oleh Nabi Adam semua nama-nama benda yang ada dalam syurga maka seketika itu Malaikat takjub dan memuji Allah. Sehingga dari penggalan diatas kita bisa mengambil pelajaran bahwa kita manusia sesungguhnya tidak tahu kecuali Allahlah yang pertama sekali mengajarkan kepada kita sehingga kita bisa mengetahui. Untuk itu bersyukurlah selalu kepada Allah.

    ReplyDelete
  13. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Jika hati kita jernih, semakin kita belajar, maka kita semakin merasa bahwa kita tidak mengetahui apa-apa. Beda dengan orang yang dipenuhi rasa sombong dalam hatinya, baru belajar sedikit saja sudah merasa tahu segalanya. Oleh karena itu, kita harus selalu menjaga agar hati dan pikiran kita dalam keadaan jernih. Salah satu nya dengan selalu memohon pertolongan kepada Allah dan memohon agar dijauhkan dari sikap sombong.

    ReplyDelete
  14. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Mencari dan memahami ilmu pengetahuan sudah menjadi tugas dan kewajiban manusia sebagai mahluk yang diberikan akal oleh Allah SWT. Dampak dari adanya akal membuat manusia dapat berpikir berbagai macam hal baik tentang dirinya maupun yang ada di luar dirinya. Kemampuan manusia dalam menelaah segala macam informasi yang ada untuk kemudian menjadi pengetahuan yang berguna bagi dirinya. Sifat manusia yang tidak pernah puas dan haus akan ilmu pengetahuan menjadikannya terus mempelajari dan mencari seluas-luasnya pengetahuan yang ada sehingga diharapkan tidak ada satupun yang tidak diketahui oleh manusia. Dalam pencarian pengetahuannya tersebut, manusia akan menyadari bahwa jawaban-jawaban yang telah ditemukannya ternyata semakin membawa dirinya kepada pertanyaan-pertanyaan yang tak ada habisnya dan sulit untuk ditemukan jawaban lanjutannya. Semakin manusia memahami lebih dalam mengenai sesuatu, semakin manusia menyadari akan ketidaktahuannya tentang sesuatu tersebut.

    ReplyDelete
  15. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Dunia ini luas. Dunia diciptakan dengan berbagai macam ilmu yang tersembunyi pada tiap bagiannya. Pemikiran manusia itu terbatas. Daya dan upaya manusia untuk mengetahui segala hal di dunia juga terbatas. Jika diketahui suatu ilmu, maka akan ada ilmu lai yang tersembunyi dalam ilmu itu. Karena keterbatasan pikiran manusia maka pada akhirnya manusia tidak mengetahui apapun.

    ReplyDelete
  16. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dalam perjalanan kehidupan di dunia manusia selalu berusaha dan terus berusaha untuk memperoleh pengetahuan dengan bermodalkan akal dan nafsu. Misalkkan dari tamat SMA, kita melanjutkan ke jenjang S1. Dari S1 kita melanjutkan ke jenjang S2 dan begitu seterusnya. Ini terjadi karena ada sifat manusia yang tidak puas akan ilmu. Tetapi semakin kita mencari ilmu maka, kita juga akan semakin sadar bahwa ternyata kita hanya sebagian kecil dari ilmu yang ada di dunia ini. setiap kita menerima atau mempelajari suatu ilmu baru maka kita akan semakin menyadari bahwa kita sebenarnya tidaklah mengetahui apa-apa yang ada di dunia ini.

    ReplyDelete
  17. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Obyek filsafat begitu luas. Objek filsafat menyangkut seluruh aspek dalam kehidupan. Meliputi segala sesuatu yang ada dan mungkin ada.
    Setiap objek jika dilihat dengan pandangan filsafat maka objek tersebut akan dikaji sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya sampai pada hakikatnya.
    Sehingga seringkali hal-hal yang dianggap sederhana bisa menjadi begitu kompleks ketika sudah difilsafatkan.

    ReplyDelete
  18. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Saat kita berusaha mengetahui sesuatu, sejatinya kita akan merasa bahwa begitu banyak hal yang belum kita ketahui. Oleh karena itu, sesungguhnya berusaha mengetahui sesuatu atau belajar itu amat penting, karena dengan begitu kita menjadi tahu bahwa kita sesungguhnya tidak mengetahui apapun. Ketidaktahuan tersebut merupakan salahsatu keterbatasan yang dimiliki manusia, dengan begitu diharapkan agar kita tidak berlaku sombong. Kita ketahui bersama bahwa ilmu yang ada di dunia ini begitu banyak dan luas, sedangkan ilmu yang kita ketahui tak seberapa dari semua ilmu yang ada. Maka sungguh tidak pada tempatnya jika kita sebagai manusia menyombongkan diri atas ilmu yang kita miliki, padahal kita tahu akan ilmu pun karena kuasa Allah SWT, jika Allah SWT tak menghendaki kita berilmu, maka kita tidak mampu mengetahui apapun.

    ReplyDelete
  19. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Tidak mengetahui apapun dikarenakan tidak adanya kemampuan manusia untuk menggunakan akal dalam memahami lingkungannya yang merupakan potensi dasar yang memungkinkan manusia Berfikir, dengan Berfikir manusia menjadi mampu melakukan perubahan dalam dirinya, dan memang sebagian besar perubahan dalam diri manusia merupakan akibat dari aktivitas Berfikir, oleh karena itu sangat wajar apabila Berfikir merupakan konsep kunci dalam setiap diskursus mengenai kedudukan manusia di muka bumi, ini berarti bahwa tanpa Berfikir, kemanusiaan manusia pun tidak punya makna bahkan mungkin tak akan pernah ada.

    ReplyDelete
  20. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Filsafat adalah subjektif, setiap orang memiliki olah pikir masing-masing sesuai dengan ruang dan waktu yang ditempatinya dengan dimensi yang berbeda. Filsafat menjadikan seseorang bijak dalam menyikapi sesuatu tapi juga dapat membuat kita terjerumus dalam dunia kelam mitos. Tidak ada tingkatan setiap filsafat seseorang, filsafatku berbeda dengan filsafatmu, dimensiku berbeda dengan dimensimu, ruangku berbeda dengan ruangmu, waktuku berbeda dengan waktumu, aku yang sekarang berbeda dengan aku yang dulu dan bahkan berbeda dengan aku yang barusan. Aku memiliki keterbatasan mengenai apa yang aku ketahui, aku tidak tau tak hingga itu seberapa, aku tidak tau apa yang akan aku pikirkan nanti, dan aku bahkan tidak tau sedetik kemudian itu bagaimana, aku merasa kecil yang tidak tau apa-apa.

    ReplyDelete
  21. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Aku memang tidaklah mampu mengetahui apapun. Hal ini karena sesuai dengan sifat manusiawi yang tidak sempurna dalam kesempurnaan. Kita sebagai manusia itu tidak akan pernah bisa mendapatkan sesuatu yang melebihi batas diri kita sendiri. Manusia memilik batasan-batasan, sehingga kita bisa dikatakan tidak mampu mengetahui apapun. Karena diluar sana sangatlah banyak hal yang belum bisa kita ketahui yang diakibatkan keterbatasan yang kita miliki.

    ReplyDelete
  22. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Jika kita mampu mengetahui satu hal kecil, maka akan ada hal lain yang lebih besar darinya untuk diketahui, demikian seterusnya. Sehingga semakin lama kita mencari, akan selalu ada yang tidak kita ketahui. Terlebih jika manusia bersikap sombong, jika ia berenti pada satu ilmu saja, maka ia tidak akan mengetahui apapun tentang ilmu tersebut karena kurangnya intensivitas dan ekstensivitasnya terhadap pengetahuan tersebut. Namun orang berilmu yang tidak sombongpun tidak mengetahui apapun juga, karena ia selalu mencari karena ketidaktahuannya.

    ReplyDelete
  23. Jeanete Nenabu
    PPS PMAT D (15709251004)

    Apa yang kita ketahui saat ini bisa saja dilupakan besok. Apa yang telah kita ketahui saat ini mungkin telah diketahui orang lain di masa lalu. Apa yang belum orang lain ketahui mungkin saja sudah kita ketahui saat ini. lalu apa yang sebenarnya kita ketahui? Yang kita ketahui tidak ada karena tidak ada yang baru di dunia ini. yang sudah ada adalah apa yang aka nada dan apa yang aka nada adalah apa yang sudah lampau. Dengan demikian, maka dapat dikatakan bahwa ternyata kita tidak mengetahui apapun.

    ReplyDelete
  24. Jeanete Nenabu
    PPS PMAT D (15709251004)

    Saat kita telah merasa bahwa kita mengetahui dan menguasai suatu hal, akan ada hal yang baru yang akan kita temui tentang hal tersebut. Entah itu entuk fisiknya, karakteristiknya, dan sebagainya. karena sifat suatu hal adalah yang ada dan yang mungkin ada dan manusia yang terbatas mempelajari sesuatu dengan system reduksi, aka nada banyak hal yang baru yang akan ditamui hanya tentang suatu hal. Dengan demikian, sebenarnya kita belum mengetahui apapun karena sifat dari hal yang kita ketahui itu tak terhingga banyaknya. Yang kita ketahui baru sekelumit hal, sangat kecil jika dibandingkan dengan hakekat hal itu sebenarnya.

    ReplyDelete
  25. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    sebenarnya saya tidak mengetahui apapun. seperti contohnya yaitu semakin saya bertanya semakin saya merasa tidak mengetahui apapun. semakin saya bertanya semakin saya merasa ilmu saya sangat pendek sekali. saya merasa tidak mempunyai apa apa tidak tahu apa apa. tetapi jikalau kita tidak bertanya dan belajar maka itu sangat berbahaya karena akan membuat kita menjadi orang yang angkuh dan merasa memiliki banyak ilmu padahal sadar atau tidak sadar, jawabannya adalah belum, atau bahkan tidak.

    ReplyDelete
  26. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Semakin aku belajar, semakin aku mengerti, semakin aku memahami suatu ilmu, semakin sadar diriku bahwa aku tidak mengetahui apapun. Semakin dalam dan luas aku memelajari suatu ilmu, semakin sadar pula bahwa masih ada banyak sekali sesuatu yang tidak aku ketahui. Ilmuku bahkan tidak ada sebesar titik, boleh jadi lebih kecil dari molekul jika dibandingkan dengan semua ilmu yang ada di dunia ini. Terlebih jika ilmu akhirat juga diperhitungkan.

    ReplyDelete
  27. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Descrates adalah seorang filsuf yang berpendapat bahwa manusia adalah sumber ilmu satu-satunya. Namun olah pikir manusia terperangkap dengan ilmu pengetahuan yang telah diterima selama menempuh pendidikan. Begitu juga tentang filsafat, karena pengertianku tentang filsafat detik ini dengan satu detik yang lalu pun bisa menjadi sangat berbeda, maka justru malah aku menjadi ragu apa sebenarnya yang aku ketahui tentang filsafat karena pikiranku berubah-ubah sehingga aku menjadi tidak mengetahui apapun.

    ReplyDelete
  28. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Aku tidak mampu mengetahui apapun. Ku termenung dalam renunganku. Menatap berbagai bentuk apapun namun terbingungkan akan berbagai bentuknya itu. Namun dalam kebingunganku ku berpikir terus “Apa itu dan apa itu”. Dalam kesendirianku, ku tersadar bahwa dengan ku sendiri ku tak akan mampu mengerti itu apapun. Sehingga ku berdiri, berlari menembus ruang dan waktu. Untuk bersilaturahim dengan para guru untuk mengetahui apapun itu.

    ReplyDelete
  29. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Sebagaimana diketahui manusia merupakan makhluk yang sempurna dengan segala keterbatasannya.
    Karean keterbatasan inilah manusia tidak akan pernah mampu sempurna dalam memahami suatu hal.
    Namun sebenar-benarnya hidup adalah berusaha untuk mengerti meski sadar bahwa idak akan pernah sempurna memahami.

    ReplyDelete
  30. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Kita terlahir bagai selembar kertas putih. Kosong dan bersih. Tidak mengetahui apapun. Namun seiring berjalannya waktu, kita pelahan-lahan menambah pengetahuan kita melalui pengalaman pribadi baik sebagai subjek maupun sebagai objek. Ilmu pengetahuan pun meningkat sehingga dimensi seseorang pun meningkat pula. Namun pada akhirnya, kehidupan setelah kita meninggal. Kita tidak mengetahui apa pun yang akan terjadi berikutnya. Tidak ada yang menjamin kita langsung masuk surga atau harus disiksa terlebih dahulu oleh api neraka.

    ReplyDelete
  31. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Dalam perjalanan hidupku, ketika aku dalam berusia 40 hari dalam kandungan, maka saat itulah ditentukannya tentang diriku, baik jodoh, rezeki, hidup, maupun maut menjemput. Bahkan ketika aku dilahirkan pun aku tidak mengetahui apa-apa tentang hidupku. Sebenar-benar diriku adalah tidak mengetahui apapun. Tidak ada yang dapat mengetahui apa yang akan kujalani dalam hidupku, hanya Alloh yang Maha Tahu. Oleh karena itu, manusia hanya dapat ikhtiar sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.

    ReplyDelete
  32. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Berasal dari ketidaktahuan tetapi memiliki keingintahuan maka kita akan memiliki pengetahuan. sejatinya kita tidaklah mengetahui apapun karena Tuhan lah yang maha mengetahui segala yang ada dan yang belum ada dalam diri kita. wajib bagi kita untuk berusaha dan berdoa agar diberikan yang terbaik bagi kita di kehidupan kini maupun yang akan datang.

    ReplyDelete
  33. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Filsafat itu meliputi semuanya yang ada dan yang mungkin ada yang diolah menggunakan pikiran hingga memperoleh suatu kebijaksanaan. Sebuah pertanyaan merupakan suatu bukti ada. Sebenar-benar pertanyaan adalah awal dari ilmuku. Tanpa bertanya kita tidak mengetahui apapun sebelumnya. Maka untuk penerapkan filsafat dalam kehidupan sehari-hari haruslah berhermeneutika, yakni saling menterjemahkan. Menurut Socrates aku adalah pertanyaanku, menurut Plato aku adalah ideku, menurut Aristoteles, aku adalah pengalamanku, menurut Descartes aku adalah rasionalku, Wittgenstain aku adalah bahasaku, menurut Lakatos aku adalah kesalahanku, dan menurut Ernest aku adalah pergaulan. Jadi aku dan filsafatku adalah pertanyaanku, ideku, pengalamanku, rasionalku, bahasaku, pergaulanku yang sedang membangun pikiran.

    ReplyDelete