Oct 21, 2012

Elegi Wayang Golek




Oleh Marsigit

Cantraka:
Wahai Bagawat kenapa sudah lama engkau tidak menulis elegi?


Bagawat:
Aku belum bisa berpikir jernih.

Cantraka:
Lho kenapa Bagawat tidak bisa berpikir jernh? Bukankah sudah biasa menembarakan pikirannya?

Bagawat:
Saya sedang memikirkan Wayang Golek.

Cantaraka:
Lho apa hubungannya?

Bagawat:
Wayang Golek itu menari setelah Elegi yang terakhir.

Cantraka:
Saya tidak paham apa yang engkau maksud?

Bagawat:
Golek itu bahasa Jawa, artinya mencari. Jadi Wayang Golek itu sebagai simbol carilah hikmah dari elegi saya yang terakhir.

Cantraka:
Lho bukannya elegi yang terakhir itu belum selesai anda buat?

Bagawat:
Oh maaf maksud saya elegi-elegi begitu saja. Atau khususnya Elegi Ketika Pikiranku Tak Berdaya.

Cantaraka:
Tak usah bertele-tele, maksud Bagawat itu apa dengan Pikiran Tak Berdaya.

Bagawat:
Itulah yang sedang aku alami. Ketika aku masuk ranah spiritual itulah maka pikiranku merasa telah hampir mencapai batas hatiku.

Cantraka:
Maksudnya?

Bagawat:
Manusia itu adalah makhluk yang lemah dan tidak sempurna. Tidaklah bisa dia menjangkau semuanya. Ingatlah kembali Elegi Diriku Ketidak adilan. Maka boleh engkau mengatakan diriku tidak adil terhadap elegi karena aku sedang sibut mengurus spiritualku.


Cantraka:
Lho kalau begitu hidupmu bersifat parsial. Bukankah engkau sendiri yang mengajarkan bahwa hidup selalu bersifat komprehensif?

Bagawat:
Jangan salah paham, semuanya bersifat sementara dan relatif terhadap waktu. Maka sebenar-benar hibup adalah dinamis, menterjemahkan dan diterjemahkan.

Cantraka:
Aku masih penasaran apakah sebenarnya arti Wayang Golek.

Bagawat:
Wayang adalah bayangan. Golek adalah mencari. Maka carilah makna dibalik bayangan. Bayangan adalah metafisik, dan metafisik adalah hakekat disebalik penampakan. Maka mencari makna disebalik benda-benda atau disebalik yang ada dan yang mungkin ada adalah pekerjaan filsafat. Maka dapat aku katakan bahwa Wayang Golek ternyata tidak lain tidak bukan adalah filsafat itu sendiri.

Cantraka:
Tetapi aku sangat merindukan elegi-elegimu?

Bagawat:
Segala sesuatu itu terikat ruang dan waktunya. Sekaranglah aku insyaAllah sedang mengaktifkan doa-doaku, ubudiyahku, amal-amalku, permohonan maafku, permohonan perlindungan dari Nya, mendoakan saudara-saudaraku dan murid-muridku, agamaku, keluargaku, masyarakatku, negaraku, duniaku, dan akhiratku.

Cantraka:
Amiin. Aku ikut berdoa semoga ikhtiarmu bermanfaat juga bagi yang lainnya.

Bagawat:
Doa yang tulus dan ikhlas dari muridmu insyaAllah mampu menjaga guru-gurumu dan pemimpinmu. Amiin.

49 comments:

  1. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Menurut kami pribadi elegi ini mengartikan bahwa dalam berfilsafat kita sedang masuk ke dalam pencarian bayangan dari pikiran kita masing-masing. Pencarian bayangan tersebut menimbulkan keraguan dan kesalahpahaman kita dalam mengartikan sesuatu saat memikirkan yang ada dan yang mungkin ada dari berbagai hal yang kita alami. Keraguan-raguan ini membuat ketidakjernihan dalam pikiran kita. Jadi, untuk memahami segala yang ada dan yang mungkin ada kita tidak hanya bisa mengandalkan pikiran kita saja, kita pun harus menempatkan hati kita disaat keraguan itu datang dengan ikhlas dan selalu berikhtiar.

    ReplyDelete
  2. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kesempurnaan sejatinya milik sang Pencipta. Walaupun manusia diciptakan sebagai makhluk sempurna dibandingkan dengan makhluk lain, namun tetap ada sisi kelemahan pada dirinya. Sebagai umat manusia, kita hendaknya senantiasa ikhtiar, doa, dan tawakal. Seperti halnya pada elegi ini yang menganalogi pada wayang golek. Wayang adalah bayangan. Golek adalah mencari. Maka carilah makna dibalik bayangan.

    ReplyDelete
  3. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Wayang golek adalah salah satu kesenian yang berasal dari Jawa Barat. Dalam Bahasa Jawa, wayang berarti bayangan dan golek berarti mencari. Jadi, wayang golek memiliki arti mencari khikmah dibalik bayangan. Setiap peristiwa itu memiliki hikmah, oleh karena itu hendaknya kita dapat mengambilnya. Wayang golek bentuknya berbeda dengan wayang kulit di Jawa Tengah. Wayang golek mirip dengan boneka-boneka kecil. Lebih lanjut, wayang golek biasanya menceritakan karakter tokoh dalam wayang tersebut. Ada yang bijaksana, adil, sederhana, lemah lembut. Ada pula yang angkuh, iri hati, tamak, dan lain sebagainya. Sebab, pada hakikatnya tak ada makhluk yang sempurna. Seperti pepatah ‘tak ada gading yang tak retak’. Namun, sebagai umat yang beriman, kita harus selalu ikhtiar dan selalu ikhlas menerima kekurangan atau keterbatasan pada diri kita. Wayang golek menceritakan tentang keadaan di Bumi, terutama di Indonesia ini. Wayang golek juga memberikan nasehat-nasehat bijak agar kita menjadi manusia yang lebih baik lagi.

    ReplyDelete
  4. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Wayang golek ini biasanya menceritakan karakter tokoh dalam wayang tersebut ada yang bijaksana, adil, sederhana, lemah lembut ada pula yang angkuh, iri hati, tamak, dan lain sebagainya. Wayang golek merupakan mencari di balik bayangan tidak akan bisa manusia menangkap bayangan namun mencari apa makna dari sebuah bayangan dapat dipelajari dan terus dipelajari dengan syarat diperlukan suatu usaha sungguh-sungguh untuk mempelajarinya. Maka proses pembelajaran sangat dibutuhkan senantiasa belajar dan terus belajar melalui berbagai sumber pembelajaran akan sangat membantu meningkatkan kapahaman kita masing-masing. Bila diartikan wayang golek adalah sebuah upaya pencarian hikmah dan nikmat dari setiap peristiwa yang terjadi wayang golek bisa juga diartikan sebagai bayangan dari pikiran pikiran yang melahirkan filsafat.

    ReplyDelete
  5. Syahlan Romadon
    PM C 2016/ 16709251047

    Ternyata arti dari wayang golek adalah mencari bayangan. Sungguh makna yang luar biasa. Makna tersebut berarti sebagai manusia kita harus terus mencari makna dari kita sendiri. Terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, selalu merefleksi diri, selalu mencari ilmu.

    ReplyDelete
  6. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari perkataan Begawat, saya memahami arti bahasa jawa dari Wayang yaitu merupakan bayangan sedangkan golek dengan artian mencari. Dari pengertian ini saya implikasikan dalam kehidupan kita khususnya saya seorang mahasiswa diharuskan mampu dalam mencari hikmah tentang apa yang saya pelajari. Mengapa demikian? karena jika kita tidak mengetahu hikmah yang terkandung dalam apa yang kita pelajari maka akan percuma, kita tidak akan mendapatkan esensi dari apa yang kit apelajari. Kita juga seharusnya dapat belajar dari pengalaman-pengalaman kita terdahulu. Misalnya jika kita dahulu melakukan kesalahan, kita intropeksi diri agar kita tidak melakukan kesalahan yang sama.

    ReplyDelete
  7. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Dari elegi di atas dapat saya katakana bahwa semua yang ada di dunia ini dapat direnungkan sehingga dapat diperoleh ilmu filsafat dari sudut pandang saja, tergantung bagaimana kita memandangnya. Tidak lupa pula untuk kembali kepada-Nya akan segala kondisi, baik itu sedang senang, sakit bahkan kebingungan sekalipun. Dan jangan pula memberikan doa kepada orang – orang disekitar kita, niscaya doa – doa baik tersebut akan kembali kepada yang mendoakan.

    ReplyDelete
  8. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Wayang golek adalah filsafat itu sendiri. Karena dalam bahasa Jawa wayang golek diartikan sebagai mencari hikmah dibalik bayangan, maksudnya adalah kita hendaknya dapat mengambil himah dari apa yang kita lakukan atau kita pelajari karena segala hal yang ada dan mungkin ada menyiratkan makna yang dapat kita ambil hikmah dengan cara terus mencari, membaca, dan belajar.

    ReplyDelete
  9. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Terimakasih Prof atas eleginya, sekarang saya baru tahu apa sebenarnya wayang golek itu, kalau menurut pendapat saya tentang wayang golek sarat dengan makna yang dalam, dimana wayang golek itu adalah mencari bayangan. Mencari bayangan disini menurut saya adalah hanya orang-orang yang khusu’ dan ikhlaslah dan dekat dengan Allahlah yang akan mendapatkannya, karena untuk mencari bayangan itu tidak bisa dicari dengan pendidikan yang tinggi. Kalau saya boleh membahasakannya dalam bahasa agama adalah mencari ma’rifat. Dan inilah hal yang tertinggi dalam pencarian manusia di dunia ini.

    ReplyDelete
  10. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Wayang golek dapat diartikan sebagai mencari bayangan. Segala sesuatu yang kita lakukan, pelajari, baca, dan alami pasti terkandung hikmah didalamnya. Semuanya tergantung bagaimana kita memandang hikmah tersebut. Hikmah dari segala sesuatu akan percuma, jika kita tidak memahami esensi nya dan menjadikannya sebagai pelajaran dan pengalaman berharga untuk menjadi pribadi yang lebih baik, agar tidak melakukan kesalahan yang sama, selalu belajar belajar dan belajar, menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain, dsb.

    ReplyDelete
  11. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Wayang adalah bayangan. Golek adalah mencari. Aku saat ini adalah bayangan dari aku dimasa yang akan datang. Aku saat ini adalah aku bayangan daripada cita-citaku. Maka selagi aku menjadi bayangan aku harus tetap mencari ilmu agar tercapai cita-citaku yang akan datang.

    ReplyDelete
  12. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    wayang golek atau bayangan. dan dari elegi ini, wayang golek merupakan mencari bayangan. mencari bayangan disini adalah kita sebagai manusia yang terus memperbaiki diri dalam meraih ridhoNYA. Menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. selalu iringi dalam mencari sesuatu dengan usaha dan niat. selebihnya libatkan Allah untuk menentukannya.

    ReplyDelete
  13. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dari elegi ini menceritakan mengenai seseorang dalam memahami makna bayangan. Manusia sejatinya telah dikarunia akal dan pikiran oleh Allah SWT. Dengan akal dan pikiran, kita dapat membedakan sesuatu yang baik dan buruk serta dapat memaknai sesuatu dalam dunia ini. Dengan kita melakukan hal-hal yang baik pasti akan selalu berada dalam lindungan Allah. Berusaha memaksimalkan potensi diri agar hidup ini berarti dan bermanfaat. Filsafat mengajarkan manusia untuk berfikir dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya agar dapat memaknai sesuatu yang ada didunia. Adakalanya saat pikiran tidak mampu menjangkaunya maka kita dapat menggunakan hati kita.

    ReplyDelete
  14. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Poin yang kedua adalah bahwa hidup ini dinamis, terkadang kita harus pandai untuk menyesuaikan ruang dan waktu kita. Kita harus mampu memikirkan dunia ini dengan kritis, namun kita juga harus mampu memberikan waktu untuk hati kita mendekat pada sang Pencipta. Saat itulah kita akan merasa bahwa kita bukan apa-apa, bahkan untuk berkata-kata pun rasanya kita masih sangat kecil.

    ReplyDelete
  15. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Sebenarnya sampai akhir elegi ini saya masih belum mampu memahami makna dari wayang golek ini, tetapi poin-poin yang dapat saya ambil adalah bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna, memang kita disarankan untuk berikir kritis, namun tidak semua hal dapat kita pikirkan, ada beberapa hal yang cukup kita percayai atau imani saja karena itu semua adalah kuasa Allah.

    ReplyDelete
  16. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Wayang Golek mengandung nilai-nilai filosofis yang sangat tinggi sehingga bisa dianggap bahwa wayang adalah filsafat itu sendiri. Wayang Golek yang berarti mencari makna di balik bayangan, maka filsafat bisa berarti mencari makna di balik objek filsafat. Objek filsafat tidak lain dan tidak bukan adalah yang ada dan yang mungkin ada. Sama halnya, belajar filsafat dengan membaca elegi-elegi berarti mencari dan memetik hikmah di balik cerita.

    ReplyDelete
  17. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. dari elegi ini saya merefleksi bahwa dalam belajar perlu meneladani filosofi wayang golek. Ilmu itu harus dicari, mencari ilmu tanpa batas. Ilmu perlu dicari bahkan diantara bayang-bayang, disela-sela. Jangan menyepelekan sumber ilmu. Ilmu dapat dicari dimanapun. Jangan lupa untuk rendah hati dan iklhas dalam mencari ilmu dan selalu ingat pada sang pemiliki ilmu.

    ReplyDelete
  18. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Manusia adalah makhluk yang lemah oleh karena itu kita harus senantiasa meminta pertolongan kepada Allah sang pencipta semesta. Sungguh indah perumpaan pak prof. Marsigit yang menyatakan bahwa wayang golek itu adalah filsafat. Wayang golek yang berarti mencari makna dari bayangan. Dari apa yang saya pahami adalah segala sesuatu yang terjadi itu pasti ada hikmahnya. Kita harus mengambil hikmah dari apa yang telah terjadi agar kedepannya kita bisa menjadi seorang yang lebih baik lagi. Jadi selain berikhtiar kita juga harus perbanyak doa, karena orang yang berdoa tetapi tidak berusaha adalah seperti orang yang menembakkan panah tanpa tali busur.

    ReplyDelete
  19. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Wayang golek merupakan filsafat itu sendiri. Sebuah hal yang merupakan pencarian makna bayangan hidup yang dilihat dari sala satu sudut pandang. Bayangan yang memiliki sifat metafisik. Bayangan yang menyelipkan ilmu-ilmu yang dapat menjadi panutan dalam kehidupan sehari-hari, yang dapat memberikan pelajara dalam keidupan baik dalam bermasyrakat maupun dalam pendidikan sekalipun.

    ReplyDelete
  20. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Wayang golek adalah salah satu kebudayaan di Indonesia. Wayang adalah bayangan. Golek adalah mencari. Wayang golek bisa diartikan mencari makna dibalik bayangan. Cerita dalam wayang golek menceritakan permasalahan kehidupan manusia di dunia ini. Mulai dari bagaimana kita harus bersikap terhadap sesama masyarakat, harus berbuat baik dengan semua orang, dll. Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari cerita-cerita wayang golek untuk kita jadikan sebagai pelajaran hidup.

    ReplyDelete
  21. Inung Sundari
    14301241011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Wayang adalah bayangan. Golek adalah mencari. Maka, wayang golek adalah mencari bayangan. Dalam hidupnya yang dinamis, manusia harus terus bergerak. Manusia harus mencari makna di dalam bayangan. Mencari makna dari setiap kehidupan. Sebagai makhluk lemah dan penuh keterbatasan, manusia perlu merendahkan hatinya untuk selalu memohon pertolongan Tuhan.

    ReplyDelete
  22. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Menemukan makna dibalik bayangan dengan bayangan sebagai metafisik, dan metafisik adalah hakekat dibalik penampakan. Sehingga mencari makna dibalik benda-benda atau dibalik yang ada dan yang mungkin ada adalah pekerjaan filsafat. Selain itu, segala sesuatu terikat ruang dan waktunya. Hendaklah manusia selalu melafaskan doa-doa, permohonan maaf, permohonan perlindungan dari Allah, mendoakan saudara-saudara, agama, keluarga, masyarakat, negara, dunia, dan akhirat. Harus ipahami bahwa dalam berfilsafat tidak hanya mempelajari yang tampak saja, tetapi juga melihat pada yang tidak tampak yang juga memiliki makna-makna tersirat dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  23. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Filsafat adalah olah pikir dengan merefleksi yang mana kita tahu berpikir merupakan bagian dari filsafat.
    Dilanjutkan berpikir setelahnya merefleksikan apa yang telah kita pikirkan. Sehingga setelah direfleksikan maka akan dipikirkan lagi.
    Wayang golek pada elegi ini sebagai filsafat itu sendiri.
    Karena wayang golek berarti mencari makna ditiap bayangan.

    ReplyDelete
  24. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Manusia adalah makhluk yang lemah dan tidak sempurna. Kita tidak bisa menjangkau semuanya. Kadang-kadang kita tidak mampu memikirkan hal yang lain hanya terfokus pada satu hal. Sehingga jika seperti ini hidup menjadi parsial. Namun kita ketahui bahwa semuanya bersifat relatif terhadap waktu. Kita bisa berubah setiap waktunya. Bahwa hidup adalah terjemahan dan diterjemahkan. Sedangkan wayang golek artinya mencari bayangan. Wayang golek adalah filsafat itu sendiri.

    ReplyDelete
  25. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kita telah mengenal salah satu kesenian, yaitu wayang golek. Wayang golek ini biasanya menceritakan karakter tokoh dalam wayang tersebut. Ada yang bijaksana, adil, sederhana, lemah lembut. Ada pula yang angkuh, iri hati, tamak, dan lain sebagainya. Dalam elegi di atas juga telah disebutkan bahwa wayang adalah bayangan. Golek adalah mencari. Maksudnya yaitu selalu berintropeksi diri terhadap segala kesalahan atau perbuatan kita yang kurang baik. Sebab, pada hakikatnya tak ada makhluk yang sempurna. Seperti pepatah ‘tak ada gading yang tak retak’. Namun, sebagai umat yang beriman, kita harus selalu ikhtiar dan selalu ikhlas menerima kekurangan atau keterbatasan pada diri kita.

    ReplyDelete
  26. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Elegi wayang golek mengingatkan saya bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna. Manusia tidak dapat menjangkau semuanya karena pikirannya terbatas, dan ketidakterbatasan itu hanyalah milik Tuhan karena sebenar – benar hidup adalah dinamis, artinya terus bergerak dan berputar setiap harinya. Ada hal – hal baru setiap hari. Wayang golek merupakan filsafat. Jadi hubungannya adalah filsafat mengajarkan untuk lebih mendalami hidup, untuk memaknai hidup lebih dalam dan lebih luas melalui kejadian – kejadian yang dialami setiap harinya. Dari hal itu maka dapat belajar tentang berbagai kebaikan hidup, dan doa merupakan hal yang paling penting dalam hidup agar tidak melupakan Sang Pencipta.

    ReplyDelete
  27. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dalam sudut pandang saya yang bukan orang jawa memandang bahwa Wayang golek merupakan salah satu seni kebudayaan Jawa yang menceritakan kehidupan kerajaan yang memiliki banyak pesan-pesan moral. Dan juga terkadang menceritakan hubungan kehidupan manusia dengan alam sekitar.
    Dalam bahasa jawa golek mempunyai arti bahwa mencari dan wayang mempunyai arti bayangan. Dalam wayang golek dapat diartikan sebagai mencari makna dibalik bayangan. Maka dari sini sesungguhnya manusia hidup bersama bayang-bayangnya. Bayang-bayang pikiran, hati atau pun perbuatan mereka selama ini di dunia. Maka dari itu pada hakekatnya kita hidup untuk mencari makna dari apa yang telah kita lakukan dan berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari yang kemarin untuk menuju ke kehidupan yang kekal, yaitu akhirat kelak.


    ReplyDelete
  28. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Wayang adalah seni tradisional yang banyak berkembang di pulau jawa. Mempelajari kehidupan dari wayang g olek adalah mempelajari bagaimana menghadapi kehidupan sehari-hari. Kehidupan tetap berjalan dan kita harus kuat dan teguh dalam menjalankannya.

    ReplyDelete
  29. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Mencari makna dari segala sesuatu yang ada di dunia ini merupakan bagian dari filsafat, termasuk mencari makna dari beraneka macam elegi yang Prof Marsigit tuliskan. Elegi yang mengandung makna tersirat yang jika kita tahu maknanya sungguh itu bermanfaat bagi diri kita. Dimana beraneka ragam elegi jika kita mampu memahami makna yang tersirat, sesungguhnya banyak memberikan pembelajaran terkait guru, siswa, matematika, dan bermacam-macam problema kehidupan, serta tak luput menyangkut urusan spiritual yang dimaksudkan agar kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Maka pandai-pandailah kita mencari makna yang tersirat dari beraneka macam elegi yang dituliskan oleh Prof Marsigit.

    ReplyDelete
  30. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Berbicara maslah wayang golek maka patutlah kita harus tahu bahwa wayang golek dalah suatu kesian tradisional indoensia. Malah dikanca intrernational wayang goleh malah menajadi ikonnya indonesia. Jadi patutlah kita melestarikan seni tradisonla indonesia kitasnediir. Berbiacara hal nya wayang golek maka ptutu lah juga bwah kepribadian wayang golek yang bijaksna, berbudi luhur.

    ReplyDelete
  31. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Bila direfleksikan dalam hidup, maka wayang golek bermaksud mengingatkan agar senantiasa memaknai kejadian yang terjadi dalam hidup kita baik itu kejadian yang baik ataupun buruk.
    Seburuk-buruknya kejadian yang menimpa pasti ada hikmah yang dapat diambil, sebab suatu kejadian buruk selalu datang bersama hikmah yang membuat belajar memaknai hidup lebih banyak lagi.
    Maka perlu memilah mana yang perlu didahulukan, diperhatikan terlebih dahulu.

    ReplyDelete
  32. Zuliyanti
    14301241009
    S1 Pendidikan Matematika I

    Manusia tidak ada yang sempurna, walaupun manusia adalah makhluk Tuhan yang paling sempurna. Namun dengan belajar memaknai hidup dan kehidupan dari Wayang Golek, mensyukuri apa yang ada dan apa yang telah terjadi, maka manusia akan terus bertransformasi bergerak menuju kesempurnaan.

    ReplyDelete
  33. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Manusia adalah makhluk yang lemah. Manusia adalah makhluk yang tidak semprna. Manusia adalah makhluk yang penuh dosa. Manusia adalah manusia yang berakal namun berprilaku tiada menggunakan akal. Manusia adalah makhluk pembuat masalah di dunia. Manusia adalah penyebab rusak bumi ini.

    ReplyDelete
  34. Agus Cahyanto
    14301241033
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Berdasarkan perkataan Begawat, saya memperoleh hal baru bahwa wayang golek memiliki makna carilah hikmah dari setiap pengalaman yang telah diperoleh. Belajar berdasarkan kesalahan yang telah diperbuat, karena manusia tidak ada yang sempurna. Dan terus memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.

    ReplyDelete
  35. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Manusia itu makhluk yang tidak sempurna. Tidak suma hal dapat dijangkaunya. Maka disaat manusia mulai lelah maka dekatkanlah dengan sang pemberi Rahmat. Sehingga engkau mendapatkan rahmatnya untuk ters mengapai dimensi ruang dan waktu yang lainnya.

    ReplyDelete
  36. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Manusia merupakan mahluk yang lemah dan tidak sempurna. Ketika pikiran manusia tidak berdaya maka ia masuk ke dalam ranah pikiran dan merasa telah mencapai batas hatiku. Seseorang dapat memaknai kehidupannya berdasarkan hati yang ikhlas, berpikir jernih dan bertindak kearah jalan yang benar, maka ketika pemikiran tidak berdaya maka hanya hati yang ia punyai. Manusia itu tidak pernah berhenti untuk berpikir bahkan ketika tidurpun manusia masih berpikir, maka ketika pikiran itu berhenti hanya hati yang diserahkan kepada Allah SWT dengan berzikir terus menerus agar ketika pikiran sudah kembali lagi berdaya yang akan ia lakukan ialah hal-hal yang positif.

    ReplyDelete
  37. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Wayang golek ini biasanya menceritakan karakter tokoh dalam wayang tersebut. Golek dari istilah bahasa Jawa berarti mencari. Sedangkan wayang berarti bayangan. Jadi dapat diketahui bahwa Wayang Golek itu diistilahkan mencari hikmah di balik bayangan.
    Maksudnya yaitu selalu berintropeksi diri terhadap segala kesalahan atau perbuatan kita yang kurang baik. Kita hendaknya dapat mengambil hikmah dari apa yang kita lakukan. Sebab, pada hakikatnya tak ada makhluk yang sempurna. Namun, sebagai umat yang beriman, kita harus selalu ikhtiar dan selalu ikhlas menerima kekurangan atau keterbatasan pada diri kita.

    ReplyDelete
  38. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Wayang Golek adalah suatu seni tradisional sunda pertunjukan wayang yang terbuat dari boneka kayu, yang terutama sangat populer di wilayah Tanah Pasundan. Sebagaimana alur cerita pewayangan umumnya, dalam pertunjukan wayang golek juga biasanya memiliki lakon-lakon baik galur maupun carangan. Alur cerita dapat diambil dari cerita rakyat seperti penyebaran agama Islam oleh Walangsungsang dan Rara Santang maupun dari epik yang bersumber dari cerita Ramayana dan Mahabarata dengan menggunakan bahasa Sunda dengan iringan gamelan Sunda (salendro), yang terdiri atas dua buah saron, sebuah peking, sebuah selentem, satu perangkat boning, satu perangkat boning rincik, satu perangkat kenong, sepasang gong (kempul dan goong), ditambah dengan seperangkat kendang (sebuah kendang Indung dan tiga buah kulanter), gambang dan rebab.

    ReplyDelete
  39. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Wayang golek berasal dari kata wayang dan golek. Wayang berarti bayangan sedangkan golek adalah mencari jadi wayang golek adalah mencari khikmah di balik bayangan. Jadi wayang golek adalah filsafat itu sendiri. Begitu pula kita dalam merefleksikan elegi elegi. Kita harus menemukan hikmah dari bacaan elegi untuk dapat kita tulis sebagai refleksi.

    ReplyDelete
  40. Anisa Wahyu Nur Khasanah
    14301241010
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Wayang adalah bayangan. Golek adalah mencari. Maka carilah makna dibalik bayangan. Bayangan adalah metafisik, dan metafisik adalah hakekat dibalik penampakan. Maka mencari makna disebalik benda benda atau apa yang ada adalah pekerjaan filsafat. Maka wayang golek adalah filsafat itu sendiri.

    ReplyDelete
  41. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    Pendidikan Matematika A 2014

    Wayang Golek adalah salah satu kesenian wayang tradisional dari Jawa Barat. berbeda dengan kesenian wayang di pulau jawa lainnya yang menggunakan kulit dalam pembuatan wayangnya, Wayang Golek merupakan kesenian wayang yang terbuat dari kayu. Kesenian Wayang Golek ini sangat populer di Jawa Barat khususnya di wilayah tanah pasundan.

    ReplyDelete
  42. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Wayang golek tidak lain tidak bukan adalah filsafat, dan keduanya sangat berkaitan erat. Wayang golek merupakan bayangan (wayang) yang berupa golek (boneka-boneka kecil). Wayang golek ini menggamabarkan watak seseorang, apakah angkuh, bijaksana, baik, pemurah hati, lembut hatinya dan sebagainya. Dalam filsafat pun seseorang berusaha memahami dirinya sendiri dan merefleksikan diri untuk perubahan yang lebih baik.

    ReplyDelete
  43. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Elegi wayang golek ini mengibaratkan wayang adalah bayangan yang berbentuk metafisik yakni hakikat dibalik penampakan dan golek adalah mencari yang bermaksud untuk mencari makna. Maka carilah makna dibalik bayangan. Dari elegi di atas mengingatkan kita agar selalu ikhlas dan bersyukur atas segala kejadian yang diberikan dalam hidup, karena pastilah setiap kejadian selalu memiliki makna (hikmah) positif di dalamnya.

    ReplyDelete
  44. Dwi Kawuryani
    S1 Pendidikan Matematika 2014 (14301241049)
    Sebelumnya telah dijelaskan bahwa wayang golek adalah mencari dalam bayangan, mencari malna dari sesuatu yang ada atau mungkin ada, begitulah filsafat. Kita sebagai manusia hendaknya terus belajar dalam setiap hal, meskipun kodratnya manusia dibatasi oleh dimensi ruang dan waktu. Tetapi mencari sesuatu dalam bayangan artinya tetap meniatkan untuk mencari pelajaran dari sesuatu yang kita belum yakin apa objeknya.

    ReplyDelete
  45. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari elegi di atas saya belajar bahwa yang terjadi di dunia selau saja ada alasan mengapa terjadi. Dan setelah kejadian itu selalu ada hikmah yang bisa diambil. Maka sebagai manusia sebaiknya ambilah atau carilah hikmah dari setiap kejadian yang terjadi pada dirimu

    ReplyDelete
  46. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Untuk memahami segala yang ada dan mungkin ada tidak hanya mengandalkan pikiran saja. Berfilsafat berarti berefleksi dan masuk ke dalam bayangan dan pikiran kita masing-masing. Pencarian bayangan sering menimbulkan keraguan dan kesalahpahaman kita dalam mengartikan sesuatu saat memikirkan yag ada dan yang mungkin ada dari yang kita alami. Dengan demikian, kita dapat menghalau keraguan tersebut dengan menempatkan hati sebagai komandan pikiran kita sehingga kita dapat selalu ikhlas dan berikhtiar.

    ReplyDelete
  47. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Wayang golek adalah pertunjukan kesenian wayang dimana tokah pewayangan yang digunakan dalam peran suatu cerita menggunakan boneka yang terbuat dari kayu. Sedangkan pemainnya ialah seorang dalang. Sebagai salah satu dari jenis wayang, wayang golek memang memiliki banyak kemiripan dengan wayang kulit khususnya mengenai tokoh dan cerita tertentu. Wayang tak hanya sekedar cerita melainkan seluruh teknik, mulai dari gerakan, tarian hingga cerita terdapat unsur spiritualitas yang tinggi.

    ReplyDelete
  48. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Arti dari wayang golek adalah mencari bayangan. Bayangan merupakan disebalik yang ada dan yang mungkin ada. Tidak semua orang bisa melihat bayangan yang ada dan yang mungkin ada. Disinilah peran para filsuf untuk menemukan bayangan dan mengajarkannya pada kita. Dan pencarian bayangan ini adalah pekerjaan filsafat. Sehingga dengan kata lain bahwa wayang golek adalah filsafat itu sendiri.

    ReplyDelete
  49. Wayang golek menampillan kisah kehidupan yang parsial. Bahwa wayang hanya menampilkan ksatria dan para dewa. Tidak ada yang menceritkan tentang rakyat biasa. Wayang golek dipertunjukkan atau dipertontonkan untuk masyarakat biasa atau awan. Jika wayang menceritakan tentang rakyat maka tidak akan menarik karena sudah dialami. Manusia itu senang melihat yang berada diatasnya dalam segala hal, harta, kedudukan, ilmu dan cerita kehidupannya. Rakyat melihat atau dipertontonkan cerita ksatria, bangsawan atau dewa-dewa.

    ReplyDelete