Oct 10, 2012

Referensi tentang Matematika yang Kontradiktif




Ass Wr Wb

Berikut saya forwardkan Referensi tentang Matematika yang Kontradiktif, yang dikonekkan oleh ERNI GUSTIEN VIRGIANTI PPS UNY 2011 PMAT A(11709251046)
sebagaiberikut:

http://www.marxist.com/reason-in-revolt-bab-16-matematika.htm


Silahkan Ujilah seberapa jauh referensi diatas mempunyai bobot Filsafat?

Selamat mencoba dan membaca.

Wss Wr Wb

Marsigit

10 comments:

  1. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Bacaan pada link dengan judul “Apakah Matematika Mencerminkan Realita” sudah memiliki bobot filsafat yang baik. Hal ini karena bacaan tersebut telah memberikan bacaan disertai tesis dan antitesisnya. Isi bacaan ini menarik sesuai dengan judulnya yang akhirnya menjadi informasi bagi saya untuk melihat sisi lain dari matematika.

    ReplyDelete
  2. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Berdasarkan sumber bacaan yang ada pada referensi tersebut, maka ternyata matematika memang sebuah kontradiksi . Matematika sebagai sumber dari segala ilmu harus mampu dijelaskan secara materiil dan melibatkan satu tingkat abstraksi dari dunia realitas. Dengan begitu maka matematika akan menjadi sesuatu yang bermakna jika dipelajari. Matematika adalah suatu kontradiktif jika kita memangdang bahwa matematika ada dengan pengetahuan awal yang dialami para ahli dan mengalami perkembangan yang sangat pesat hasil dari adalah suatu kontradiksi yang ada pada matematika.
    Pada segala aspek, matematika dapat dijadikan sebagai salah satu kajian yang menarik dan dianggap mampu mengembangkan ilmu pengetahuan. Cabang ilmu yang ada dalam matematika dengan ahlinya masing-masing menunjukkan suatu keterbatasan yang dimiliki matematika sehingga perlu adanya sinergisitas dan hermeneutik antar matematika dengan bidang-bidang lain agar kegunaan matematika lebih terlihat lagi dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

    ReplyDelete
  3. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Matematika bersifat kontradiktif. Pernyataan-pernyataan matematika hanyalah terbukti di dalam dirinya sendiri, atau lebih tepat, dalam pikiran manusia. Dalil-dalil matematika bersifat konsisten, dalil dalil tersebut sejatinya sama. Jika diluar pikiran manusia, maka matematika bersifat kontradiktif. Sebagai contoh, satu ditambah empat belum tentu sama dengan lima, karena 1 buku ditambah 4 pensil, tidak sama dengan 5 pensil atau 5 buku. Pada sumber yang disebutkan di atas, kontradiksi matematika yang dimaksud adalah munculnya teori-teori baru yang membuat matematika menjadi kontradiktif. Kontradiksi mulai muncul ketika para Phytagorean menemukan bilangan irasional namun mereka tidak mau mengakui adanya bilangan terebut, kemudian misteri mengenai pi, bilangan imajiner, ketakhinggaan, dan sebagainya.

    ReplyDelete
  4. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Kontradiksi sangat penting bagi matematika,tanpa kontradiksi matematika bisa dikatakan sulit untuk berkembang. Kontradiksi dalam matematika salah satunya digunakan untuk menunjukkan kemustahilan dari suatu pernyataan yang berlawanan atau pernyataan yang tidak akan pernah mempunyai jawaban seperti yang dilakukan oleh para pengikut Pythagoras bahwa akar dua tidak akan pernah bisa dinyatakan dalam pecahan. Kontradiksi dapat digunakan sebagai metode untuk membuktikan suatu pernyataan.

    ReplyDelete
  5. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Matematika itu selain bersifat identitas juga bersifat kontradiktif. Sebenar-benarnya ilmu adalah kontradiktif. Karena adanya kontradiktif ini maka ilmu pengetahuan semakin berkembang dan kekontradiktifan tidak bisa dihindari keberadaannya.

    ReplyDelete
  6. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    ada identitas adapula kontradiktif. Begitu pula dalam dunia matematika 4+5= 9 dan bisa bukan 9 tergantung ruang dan waktunya. Bahkan bisa bernilai 36000. Ya semua tergantung konteks…
    Namun dalam memahami sesuatu memang kita sering kali memandang dengan sesuatu hal yang kontradiksi. Untuk mengetahui itu salah maka kita harus tahu benarnya.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  7. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Sebenar-benar matematika adalah identitas jika berada dalam pikiran, ide, teori atau konsep. Namun ketika matematika dibawa ke bumi, realita, maka matematika yang awalnya adalah identitas maka ia harus berubah wujud menjadi kontradiktif agar ia bisa diterima. Matematika bagi seorang ahli matematika yang menguasai konsep, teorema adalah matematika identitas. Ketika matematika ingin diajarkan pada siswa,maka matematika harus dimodifikasi dalam bentuk matematika yang kontradiktif.

    ReplyDelete
  8. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Kontradiksi dalam matematika dapat memiliki arti ketidakkonsistenan. Sesuatu yang tidak konsisten, pasti akan bersifat kontradiksi. Ketidakkonsistenann dalam matematika berupa tautologi, artinya apapun pasti benar. Jika berlaku hukum identitas maka A=A, B=B. Tetapi dalam filsafat kontradiksi berarti bukan identitas seperti halnya ilustrasi di atas, karena A yang didefinisikan pada ilustrasi di atas bisa memiliki definisi berbeda pada ruang dan waktu yang berbeda. Objek dalam matematika tidak bisa dianggap sebagai objek tunggal yang dimana-mana dan kapans aja artinya menjadi sama, maknanya terus sama. Objek dalam matematika terbebas di dalam ruang dan waktu sehingga di kesempatan lain bisa memunculkan reaksi kontradiksi. Salah satu metode pembuktian dalam matematika bahkan menggunakan kontradiksi.

    ReplyDelete
  9. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Sudut pandang yang menetukan penilaian baik buruknya sesuatu. Jika matematika dinilai merupakan salah satu cabang ilmu eksak yang sifatnya ilmiah, dapat dibuktikan, dan merupakan ilmu pasti, saya rasa menjadi wajar saja. Hal ini karena telah banyak bukti yang menunjukan atau mendukung hal tersebut. Di sisi lain, ketika muncul kontradiksi-kontradiksi yang bertentangan dengan fakta yang mengatakan bahwa matematika itu ilmu pasti, maka itu pun menjadi hal yang wajar. Segala sesuatu yang ada di dunia ini sifatnya tidak pasti dan tidak tetap. Selalu ada hal yang membuatnya menjadi tidak abadi/kekal. Selalu akan ditemukan lubang-lubang yang walaupun ukurannya halus, tetap menjadikannya tidak sempurna. Begitu juga dengan matematika.

    ReplyDelete
  10. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Matematika itu penting bagi kelangsungan hidup yang lebih baik, karena aplikasinya dapat diterapkan dalam kehidupan nyata sehingga akan sangat membantu dalam menjalani kehidupan ini. Matematika juga merupakan dasar dari berkembangnya ilmu lain, khususnya adalah sain. Fisika dasarnya adalah matematika, kimia juga ada kandungan matematika di dalamnya, dll. Sehingga matematika sampai saat ini masih terus berkembang, dan wujud nyatanya adalah dalam perkembangan teknologi yang semakin canggih, tentu membutuhkan peran matematika di dalamnya.

    ReplyDelete