Oct 13, 2012

Philosophy of Mathematics Education: Ernest's Vision




By Marsigit
Yogyakarta State University

Philosophy of mathematics education covers the review of some central problems of mathematics education: its ideology, its foundation and its aim. It also serves a more insight into the nature of its aspects: the nature of mathematics, the value of mathematics, the nature of student, the nature of learning, the nature of teaching of mathematics, the nature of teaching learning resources, the nature of assessment, the nature of school mathematics, the nature of students’ learn mathematics. In order to have a clear picture of the role of the study of philosophy of mathematics and its relationship to workshop activities, it may be discussed about the nature of human resources development and the nature of lesson study in mathematics education.
According to Paul Ernest (1994), the study of philosophy of mathematics education implies to the practice of mathematics teaching through the issues reflected on the following questions:
“What theories and epistemologies underlie the teaching of mathematics? What assumptions, possibly implicit, do mathematics teaching approaches rest on? Are these assumptions valid? What means are adopted to achieve the aims of mathematics education? Are the ends and means consistent? What methods, resources and techniques are, have been, and might be, used in the teaching of mathematics? What theories underpin the use of different information and communication technologies in teaching mathematics? What sets of values do these technologies bring with them, both intended and unintended? What is it to know mathematics in satisfaction of the aims of teaching mathematics? How can the teaching and learning of mathematics be evaluated and assessed? What is the role of the teacher? What range of roles is possible in the intermediary relation of the teacher between mathematics and the learner? What are the ethical, social and epistemological boundaries to the actions of the teacher? What mathematical knowledge does the teacher need? What impact do the teacher’s beliefs, attitudes and personal philosophies of mathematics have on practice? How should mathematics teachers be educated? What is the difference between educating, training and developing mathematics teachers?”
In a more general perspective, it can be said that the philosophy of mathematics education has aims to clarify and answer the questions about the status and the foundation of mathematics education objects and methods, that is, ontologically clarify the nature of each component of mathematics education, and epistemologically clarify whether all meaningful statements of mathematics education have objective and determine the truth. Perceiving that the laws of nature, the laws of mathematics, the laws of education have a similar status, the very real world of the form of the objects of mathematics education forms the foundation of mathematics education.

References:

1 Ernest, P., 1994, Mathematics, Education and Philosophy: An International Perspective. The Falmer Press: London.

2 Ernest, P., 2002, What Is The Philosophy Of Mathematics Education?
Paul Ernest University of Exeter, United Kingdom. Retrieved

3 Ernest, P., 2007, Mathematics Education Ideologies And Globalization. Retrieved

13 comments:

  1. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Filsafat merupakan dasar yang diperlukan dalam segala hal kehidupan ini. Filsafat pendidikan matematika merupakan langkah untuk mengklasifikasikan pertanyaan-pertnyaan yang berhubungan dengan setiap sifat yang terlibat dalam pendidikan matematika. Selanjutnya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dan mengaplikasikannya dalam praktik pendidikan matematika. Sehingga filsafat matematika merupakan landasan yang digunakan untuk mengimplementasikan pendidikan matematika agar sesuai dengan semua yang terlibat serta memahami tentang tujuan. Dengan filsafat pendidikan matematika akan mampu mempraktikkan matematika sesuai ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  2. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Matematika jangan hanya diartikan sebagai sebuah persoalan hitung-hitungan yang siap untuk diselesaikan atau dicari jawabannya. Kiranya filsafat matematika perlu dimasukkan kedalam kurikulum pembelajaran matematika di sekolah. Artinya dalam proses belajar khususnya belajar matematika, siswa harus mengenal dulu apa itu matematika, bagaimana proses matematika, untuk apa itu matematik. Motivasi tersebut harus diberikan sehingga minat atau kemauan siswa untuk mempelajari matematika muncul, sehingga pada proses belajarnya mereka akan fokus dan dapat menerima dengan baik materi yang dipelajari.

    ReplyDelete
  3. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Dalam filsafat, kita diajak untuk berpikir secara mendalam tentang berbagai macam hal, termasuk epistemologi dalam mengajar. Sudah pasti hal tesebut merupakan bekal utama guru dalam pembelajaran. Maka guru harus mempertimbangkan penggunaan metode, sumber belajar dan teknik belajar yang akan digunakan selama proses pembelajaran. Selain itu, guru harus merenungkan kembali perannya dalam pembelajaran agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan siswa.

    ReplyDelete
  4. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum.Paul Ernest menyatakan bahwa dunia pendidikan terbagi berdasarkan ideologi yang mendasarinya. Menurut Ernest, pandangan mengenai pembelajaran juga terkait dengan pandangan mengenai ilmu yang dipelajari, dalam hal ini yaitu matematika. Perbedaan dalam memandang matematika menyebabkan perbedaan dalam membelajarkannya kepada siswa.

    ReplyDelete
  5. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Problem dasar pendidikan matematika kita di Indonesia adalah siswa atau mahasiswa tidak dibiasakan untuk menginterpretasikan sebuah persoalan. Padahal, matematika itu adalah interpretasi manusia terhadap fenomena alam. Dampaknya, siswa bahkan mahasiswa, pandai mengerjakan soal, tetapi tidak bisa memberikan makna dari soal itu. Matematika hanya diartikan sebagai sebuah persoalan hitung-hitungan yang siap untuk diselesaikan atau dicari jawabannya. Ini akibat tidak diajarkannya filsafat atau latar belakang ilmu matematika.

    ReplyDelete
  6. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Filsafat pendidikan matematika memberikan garis haluan terkait klarifikasi dan jawaban pertanyaan tentang status dan dasar objek dan metode pendidikan matematika. Di dalamnya juga lahir pertanyaan-pertanyaan yang sejatinya memberikan garis haluan tentang bagaimana pendidikan matematika yang baik dan tepat, termasuk bagaimana peran guru yang tepat dalam menyampaikan pembelajaran matematika. Karena filsafat matematika membahas secara detail dan mendasar tentang bagaimana pembelajaran yang baik itu diselengarakan, maka dari sinilah kita peroleh titik temu akan pentingnya mempelajari, memahami, dan menerapkan studi filsafat dalam sendi-sedni kehidupan, dalam artikel ini, maka filsafat penting untuk dipahami oleh para guru, gara guru dapat menjadi fasilitator yang tepat bagi siswa.

    ReplyDelete
  7. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Berdasarkan pandangan Paul ernest, filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai status dan pondasi objek dan metode pendidikan matematika. Secara ontologi, filsafat pendidikan matematika menyangkut hakikat setiap komponen pendidikan matematika, sedangkan secara epistimologi, filsafat pendidikan matematika berkaitan dengan pernyataan matematika, apakah semua pernyataan matematika memiliki tujuan dan menentukan kebenaran dari pernyataan tersebut

    ReplyDelete
  8. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Beradasarkan hasil bacaan, saya mendapati bagaaimana pendidikan matematika dapat berkmakna dan dapat diimplementasikan di dalam kehdiupan.Semuanya dapat terang benderang dengan melibatkan wilayah filsafatnya sepeti epistimilogi dan ontologisnya.Dalam artikel mensyirkatkan bahwasannya matematika dalam penerapannya dapat menggambarkan arah dan tujuan yang jernih.Saya masih teringat dalam pelajaran sebelumnya terkait hegemony. Matematika dewasa yang telah mengambil haknya matematika muda. Ini merupakan ketimpangan dunia, dimana suatu sitem yang baik dirusak oleh sistem yang lain

    ReplyDelete
  9. Latifah Fitriasari
    PM C

    Belajar adalah membangun pengetahuan melalui komunikasi, oleh karenanya pendidikan matematika. Pendidikan memiliki keterkaitan dengan filsafat, misalnya saja keterkaitan antara kurikulum dengan peta pendidikan karya Paul Ernest. Paul Ernest menyatakan bahwa dunia pendidikan terbagi berdasarkan ideologi yang mendasarinya. Bagi filsafat pendidikan matematika dan memiliki hasil praktis yang penting untuk pengajaran dan pembelajaran matematika. Sehingga matematika dapat dinyatakan sebagai sistem formal yang tidak dapat ditafsirkan sembarangan.

    ReplyDelete
  10. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Ernest's mathematical philosophy is based on the assumption that mathematical truth is never entirely certain. Ernest further states that the most important factor in the acceptance of the proposed problem of mathematical knowledge is the proof. Emphasizes the formal reduction, a process that is centered on proof. Proof is the narrative text, which is also part of a continuous conversation or dialogue, as it assumes a response

    ReplyDelete
  11. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Filosofi pendidikan matematika mengkaji masalah-masalah yang muncul dalam dunia pendidikan matematika, mulai dari ideologinya, para pendidiknya, anak didik, sampai kepada mengkaji tentang pembelajaran dan unsur-unsur yang terkandung di dalamnya. Dan dalam perspektif yang umum, dikatakan bahwa filsafat pendidikan matematika memiliki tujuan untuk memperjelas dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang status dan dasar objek pendidikan matematika dan metodenya. Semua yang dilakukan dan dikaji tentunya untuk menciptakan suatu pembelajaran matematika yang bermakna dan bermanfaat dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  12. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Matematika merupakan salah bidang studi yang memiliki kajian kelimuan yang kompleks. Natematika juga merupakan mata pelajaran yang harus dipelajari mulai dari sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah pertama. Hal ini karena matematika implementasinya sangat banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tinggal bagaimana guru mengkemas dan menyajikan mata pelajaran matematika agar dapat terhubung dengan kehidupan sehari. Mungkin RME atau CTL dapat menjadi metode yang baik dalam pembelajaran matematika di kelas.

    ReplyDelete
  13. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Filsafat pendidikan matematika melingkupi hal-hal penting dalam pendidikan matematika, yaitu ideologi, landasan, dan tujuannya. Dapat dikatakan bahwa filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk menjelaskan dan menjawab pertanyaan tentang status dan dasar dari obyek dan metode dalam pendidikan matematika. secara ontologis, filsafat pendidikan matematika menjelaskan tentang hakekat dari komponen pendidikan matematika, dan secara epistemologi, filsafat pendidikan matematika menjelaskan apakah setiap pernyataan dalam pendidikan matematika memiliki tujuan dan kebenaran.sehingga, dari bacaan di atas kita memahami bahwa pentingnya filsafat pendidikan matematika yaitu dalam rangka mengimplementasikan pendidikan matematika yang sesuai dengan hakikatnya. Berdasarkan sumbernta, berdasarkan tujuannya, menjadikan dasar dalam bertindak dengan memperhatikan siswa dengan benar.

    ReplyDelete