Oct 13, 2012

Philosophy of Mathematics Education: Ernest's Vision




By Marsigit
Yogyakarta State University

Philosophy of mathematics education covers the review of some central problems of mathematics education: its ideology, its foundation and its aim. It also serves a more insight into the nature of its aspects: the nature of mathematics, the value of mathematics, the nature of student, the nature of learning, the nature of teaching of mathematics, the nature of teaching learning resources, the nature of assessment, the nature of school mathematics, the nature of students’ learn mathematics. In order to have a clear picture of the role of the study of philosophy of mathematics and its relationship to workshop activities, it may be discussed about the nature of human resources development and the nature of lesson study in mathematics education.
According to Paul Ernest (1994), the study of philosophy of mathematics education implies to the practice of mathematics teaching through the issues reflected on the following questions:
“What theories and epistemologies underlie the teaching of mathematics? What assumptions, possibly implicit, do mathematics teaching approaches rest on? Are these assumptions valid? What means are adopted to achieve the aims of mathematics education? Are the ends and means consistent? What methods, resources and techniques are, have been, and might be, used in the teaching of mathematics? What theories underpin the use of different information and communication technologies in teaching mathematics? What sets of values do these technologies bring with them, both intended and unintended? What is it to know mathematics in satisfaction of the aims of teaching mathematics? How can the teaching and learning of mathematics be evaluated and assessed? What is the role of the teacher? What range of roles is possible in the intermediary relation of the teacher between mathematics and the learner? What are the ethical, social and epistemological boundaries to the actions of the teacher? What mathematical knowledge does the teacher need? What impact do the teacher’s beliefs, attitudes and personal philosophies of mathematics have on practice? How should mathematics teachers be educated? What is the difference between educating, training and developing mathematics teachers?”
In a more general perspective, it can be said that the philosophy of mathematics education has aims to clarify and answer the questions about the status and the foundation of mathematics education objects and methods, that is, ontologically clarify the nature of each component of mathematics education, and epistemologically clarify whether all meaningful statements of mathematics education have objective and determine the truth. Perceiving that the laws of nature, the laws of mathematics, the laws of education have a similar status, the very real world of the form of the objects of mathematics education forms the foundation of mathematics education.

References:

1 Ernest, P., 1994, Mathematics, Education and Philosophy: An International Perspective. The Falmer Press: London.

2 Ernest, P., 2002, What Is The Philosophy Of Mathematics Education?
Paul Ernest University of Exeter, United Kingdom. Retrieved

3 Ernest, P., 2007, Mathematics Education Ideologies And Globalization. Retrieved

34 comments:

  1. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Dalam artikel ini dijelaskan bahwa filsafat pendidikan matematika meliputi review beberapa masalah utama pendidikan matematika yaitu ideologi matematika, dasar matematika dan tujuan matematika. Menurut Ernest, matematika adalah pengetahuan yang dibangun (mathematical knowledge is constructed) bukan ditemukan (discovered). Matematika sebagai ilmu adalah matematika yang utuh dalam sistem maupun strukturnya yang deduktif aksiomatik. Artinya kebenaran matematika didapatkan dengan menggunakan penalaran deduktif kemudian disusun rangkaian kebenaran konsistensi yang menuju kepada kesimpulan akhir.

    ReplyDelete
  2. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    dalam artikel di atas di jelaskan bahwa Filsafat pendidikan matematika mencakup kajian beberapa masalah utama pendidikan matematika: ideologinya, landasan dan tujuannya. Ini juga menyajikan wawasan lebih banyak tentang sifat aspeknya: sifat matematika, nilai matematika, sifat siswa, sifat belajar, sifat pengajaran matematika, sifat sumber belajar mengajar, sifat Penilaian, sifat matematika sekolah, sifat belajar matematika siswa. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang peran studi filsafat matematika dan hubungannya dengan kegiatan lokakarya, dapat dibahas tentang sifat pengembangan sumber daya manusia dan sifat pembelajaran pelajaran dalam pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  3. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    Dalam perspektif yang lebih umum, dapat dikatakan bahwa filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan tentang status dan dasar objek dan metode pendidikan matematika, yang secara ontologis memperjelas sifat masing-masing komponen pendidikan matematika. , Dan secara epistemologis mengklarifikasi apakah semua pernyataan bermakna tentang pendidikan matematika memiliki tujuan dan menentukan kebenaran. Perceived bahwa hukum alam, hukum matematika, hukum pendidikan memiliki status yang sama, dunia yang sangat nyata dari bentuk objek pendidikan matematika membentuk dasar pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  4. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan tentang status dan dasar objek dan metode pendidikan matematika, yang secara ontologis memperjelas sifat masing-masing komponen pendidikan matematika. Dan secara epistemologis mengklarifikasi apakah semua pernyataan bermakna tentang pendidikan matematika memiliki tujuan dan menentukan kebenaran. mempersepsikan bahwa hukum alam, hukum matematika, hukum pendidikan memiliki status yang sama, dunia yang sangat nyata dari bentuk objek pendidikan matematika membentuk dasar pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  5. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Filsafat pendidikan merupakan filsafat yang dijadikan sebagai dasar dari pandangan terhadap pelaksanaan pendidikan. Di dalam filsafat pendidikan terdapat beberapa kandungan diantaranya adalah cita-cita, nilai, gambaran mengenai tingkah laku baik secara individual ataupun masyarakat yang diharapkan. Seorang pendidik harus benar-benar memiliki keyakinan akan nilai-nilai yang menjadi pandangan hidup bangsa. Mengenai bagaimana cara berperasaan, berpikir, bersikap, & bertingkah laku harus bisa mencerminkan atau merupakan manifestasi.

    ReplyDelete
  6. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Studi filsafat pendidikan matematika yang dikemukakan Ernest meliputi praktek pengajaran matematika yang ditinjau secara filosofis. Pada dasarnya filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk mengklarifikasi dan menjawab berbagai pertanyaan terkait status dan pondasi dari objek dan metode pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  7. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dalam artikel ini saya juga memperoleh pemahaman bahwa dalam filsafat pendidikan matematika yang perlu dilakukan yaitu dengan memahami ideologi dari pendidikan. Selanjutnya memahami hakikat dari matematika itu sendiri dan juga pendidikan matematika. Beberapa aspek matematika banyak diperhatikan agar yang terkandung dari ilmu tersebut dapat dipahami. Kehidupan sosial dalam lingkungan kehidupan juga akan mempengaruhi pola pikir dalam memahami matematika. Dalam kebutuhan kehidupan manusia pemahaman pendidikan matematika akan sangat penting guna mengembangkan kemampuan pola pikir manusia yang dapat dimanfaatkan dalam kejadian-kejadian sehari-hari dalam lingkungan kehidupan.

    ReplyDelete
  8. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Paul Ernest menyatakan bahwa dunia pendidikan terbagi berdasarkan ideologi yang mendasarinya. Menurut Ernest, pandangan mengenai pembelajaran juga terkait dengan pandangan mengenai ilmu yang dipelajari, dalam hal ini yaitu matematika. Perbedaan dalam memandang matematika menyebabkan perbedaan dalam membelajarkannya kepada siswa.

    ReplyDelete
  9. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Menurut Ernest, studi filsafat pendidikan matematika berakibat pada praktek mengajar matematika melalui isu-isu tercermin. Filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang status dan dasar dari objek pendidikan matematika, yaitu ontologis pendidikan matematika, epistemologi pendidikan matematika, aksiologi pendidikan matematika. Pada intinya, tujuan mempelajari filsafat matematika adalah supaya pembelajaran matematika menjadi lebih bermakakna dan berguna di kehidupan sehari hari.

    ReplyDelete
  10. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Filsafat pendidikan matematika menurut Ernest, merupakan hal-hal mengenai hakikat matematika, nilai matematika, hakikat siswa, hakikat pembelajaran dan pengajaran matematika, hakikat sumber pengajaran dan pembelajaran matematika, hakikat penilaian, hakikat matematika sekolah, hakikat siswa belajar matematika. Dalam perspektif yang lebih umum, dapat dikatakan bahwa filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan tentang status dan dasar objek dan metode pendidikan matematika, yang secara ontologis memperjelas sifat masing-masing komponen pendidikan matematika. , Dan secara epistemologis mengklarifikasi apakah semua pernyataan bermakna tentang pendidikan matematika memiliki tujuan dan menentukan kebenaran. Perceived bahwa hukum alam, hukum matematika, hukum pendidikan memiliki status yang sama, dunia yang sangat nyata dari bentuk objek pendidikan matematika membentuk dasar pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  11. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Komponen filsafat pendidikan matematika meliputi rangkuman dari beberapa masalah pendidikan matematika antara ideologi, landasan dan tujuannya. Hal ini juga melayani lebih banyak wawasan dalam beberapa sifat aspek matematika. dalam filsafat pendidikan matematika yang perlu dilakukan yaitu dengan memahami ideologi dari pendidikan. Selanjutnya memahami hakikat dari matematika itu sendiri dan juga pendidikan matematika. Beberapa aspek matematika banyak diperhatikan agar yang terkandung dari ilmu tersebut dapat dipahami. Kehidupan sosial dalam lingkungan kehidupan juga akan mempengaruhi pola pikir dalam memahami matematika. Dalam kebutuhan kehidupan manusia pemahaman pendidikan matematika akan sangat penting guna mengembangkan kemampuan pola pikir manusia yang dapat dimanfaatkan dalam kejadian-kejadian sehari-hari dalam lingkungan kehidupan.

    ReplyDelete
  12. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Filsafat matematika Ernest berdasarkan pada asumsi bahwa kebenaran matematika tidak pernah sama sekali pasti.
    Selanjutnya Ernest dalam Martin (2009) menyatakan bahwa faktor paling penting dalam penerimaan masalah yang diusulkan dari pengetahuan matematika adalah buktinya.
    Menekankan pada reduksi formal, menjadi proses yang dipusatkan pada pembuktian. Pembuktian adalah teks naratif, yang juga bagian dari percakapan atau dialog yang berkelanjutan, sebab mengasumsikan sebuah respon (Martin: 2009: 69).

    ReplyDelete
  13. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Filsafat berperan sebagai landasan bagi ilmu apapun. Sama halnya dengan pendidikan matematika yang memiliki landasan yaitu filsafat pendidikan matematika. Dalam filsafat pendidikan matematika termuat semua kajian tentang pendidikan matematika termasuk masalah utama pendidikan matematika seperti, ideologi, tujuan dan lainnya. Kemudian dibahas juga tentang siswa, pengajar, pembelajaran, dan lainnya. Menurut Paul Ernest (1994), studi filsafat pendidikan matematika menyiratkan praktik pengajaran matematika melalui isu-isu yang tercermin pada pertanyaan berikut: teori dan epistimologi apa yang mendasari pengajaran matematika? Apa peran guru? Dan lainnya.

    ReplyDelete
  14. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Filsafat matematika Ernest didasarkan pada asumsi bahwa kebenaran matematika tidak pernah sama sekali pasti. Selanjutnya Ernest dalam Martin (2009) menyatakan bahwa faktor paling penting dalam penerimaan masalah yang diusulkan dari pengetahuan matematika adalah buktinya.Filsafat pendidikan matematika termasuk filsafat yang membahas proses pendidikan dalam bidang studi matematika. Pendidikan matematika adalah bidang studi yang mempelajari aspek-aspek sifat dasar dan sejarah matematika, psikologi belajar dan mengajar matematika, kurikulum matematika sekolah, baik pengembangan maupun penerapannya di kelas. Filsafat matematika membentuk filsafat pendidikan matematika, artinya bahwa filsafat pendidikan matematika didukung oleh filsafat matematika (Martin, 2009: 63). Filsafat pendidikan matematika menurut Paul Ernest (Martin, 2009: 79) mencakup tiga hal, yaitu: Tujuan dan nilai pendidikan matematika, teori belajar, teori mengajar. Tujuan pendidikan matematika hendaknya mencakup keadilan sosial melalui pengembangan demokrasi pemikiran kritis dalam matematika. Siswa seharusnya mengembangkan kemampuan yang mereka miliki untuk menganalisis masalah matematika. Pendidikan matematika hendaknya dapat menguatkan siswa, hal ini berarti siswa berfikir matematika dalam kehidupan sehari-hari serta mampu menggunakannya sebagai praktik penerapan matematika.

    ReplyDelete
  15. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Bacaan diatas menjelaskan tentang filsafat pendidikan matematika yang mencakup kajian beberapa masalah utama pendidikan matematika: ideologinya, landasan dan tujuannya. Ini juga menyajikan wawasan lebih banyak tentang sifat aspeknya: sifat matematika, nilai matematika, sifat siswa, sifat belajar, sifat pengajaran matematika, sifat sumber belajar mengajar, sifat penilaian, sifat matematika sekolah, sifat belajar matematika siswa. Menurut Paul Ernest, studi filsafat pendidikan matematika menyiratkan praktik pengajaran matematika melalui isu-isu yang tercermin pada pertanyaan yang telah disebutkan diatas misalnya teori dan epistemologi apa yang mendasari pengajaran matematika? Asumsi apa, mungkin implisit, apakah pendekatan pengajaran matematika ada? Apakah asumsi ini valid? dan sebagainya.

    ReplyDelete
  16. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam teori Paul Ernest (Martin, 2009:77) matematika sebagai ilmu yang dibangun lebih merupakan proses sosial dibandingkan proses individual. Hal ini dikarenakan:
    1. Pemikiran individual mengenai kesulitan-kesulitan awal yang muncul akan dibentuk dengan komunikasi atau percakapan.
    2. Seluruh pemikiran individual yang selanjutnya dibentuk oleh pemikiran social.
    3. Fungsi-fungsi mental adalah kolektif (misalnya kelompok pemecahan masalah). Oleh karenanya, dapat dikatakan bahwa seluruh proses berfikir dan belajar dibentuk oleh pengalaman sosial yang dialami oleh setiap individu. Untuk membawa pengalaman sosial yang bermakna dalam suatu pembelajaran maka guru harus bisa memfasilitasi kegiatan pembelajaran tersebut sesuai dengan kebutuhan siswa.

    ReplyDelete
  17. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Paul Ernest memaparkan pemikirannya dalam teori pembelajaran Konstruksivisme. Asumsi penting dari konstruksivisme adalah bahwa pengetahuan bukanlah sesuatu di luar sana yang akan diperoleh melainkan dibangun oleh peserta didik. Ernest menggambarkan konstruktivime dalam metafora konstruksi dari pertukangan atau arsitektur. Metafora konstruksi tersirat dalam prinsip konstruktivisme yang oleh Ernest diambil dari ungkapan Glasersfeld bahwa pengetahuan tidak menerima secara pasif tetapi juga secara aktif dibangun oleh kesadaran subjek. Salahsatunya disebut konstruksi sederhana. Ernest juga mengutip Ausebel bahwa faktor yang paling penting yang mempengaruhi pembelajaran adalah apa yang pelajar sudah tahu, memastikan hal ini dan mempelajarinya dengan sesuai. Kesimpulan Ernest bahwa hampir semua pengetahuan dan pemahaman yang sudah ada merupakan dasar untuk pembelajaran berikutnya.

    ReplyDelete

  18. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Teori pembelajaran Ernest ini tidak hanya menjelaskan secara filosofis tentang teori-teori belajar, lebih dari itu juga Ernest memberikan implikasi dari teori tersebut terhadap praktek pendidikan secara luas. Konstruktivisme sederhana menunjukkan kebutuhan dan nilai untuk: kepekaan terhadap dan perhatian pada pembelajaran dan konstruksi pelajar sebelumnya, identifikasi kesalahan siswa dan kesalahpahaman dan penggunaan pengajaran diagnostik dan teknik konflik kognitif dalam upaya untuk mengatasinya, Persepsi pembelajar secara keseluruhan, yaitu, dari dunia keseluruhan pengalaman mereka, Permasalahan dasar dari pengetahuan matematika secara keseluruhan, bukan hanya pengetahuan subyektif pelajar, sebagaimana rapuhnya semua metodologi penelitian.

    ReplyDelete
  19. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Pada artikel tersebut jelas bawha kajian beberapa masalah utama pendidikan matematika: ideologinya, landasan dan tujuannya. Dari ketigaitu lah yang membangun suatau ilmu pendidikan. Dengan begitu pendidikan akan berjalan dengan lancar

    ReplyDelete
  20. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Filsafat pendidikan matematika berimplikasi pada praktek mengajar matematika, melalui isu-isu yang tercermin pada salah satu pertanyaan-pertanyaan tentang “Teori dan epistemologi apa yang mendasari pengajaran matematika”. Dalam perspektif yang lebih umum, dapat dikatakan bahwa filsafat pendidikan matematika telah bertujuan untuk mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan tentang status dan dasar obyek pendidikan matematika dan metodenya. secara ontologis memperjelas sifat setiap komponen pendidikan matematika, dan secara epistemologis mengklarifikasi apakah semua pernyataan yang bermakna terhadap pendidikan matematika memiliki tujuan dan menentukan kebenaran. sehingga hukum-hukum alam, hukum-hukum matematika, hukum pendidikan memiliki status yang sama pada dunia nyata, seperti halnya bentuk obyek pendidikan matematika membentuk dasar dari pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  21. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Filsafat matematika Ernest didasarkan pada asumsi bahwa kebenaran matematika tidak pernah sama sekali pasti. Selanjutnya Ernest menyatakan bahwa faktor paling penting dalam penerimaan masalah yang diusulkan dari pengetahuan matematika adalah buktinya. Menekankan pada reduksi formal, menjadi proses yang dipusatkan pada pembuktian. Pembuktian adalah teks naratif, yang juga bagian dari percakapan atau dialog yang berkelanjutan, sebab mengasumsikan sebuah respon. Dalam teori Paul Ernest matematika sebagai ilmu yang dibangun lebih merupakan proses sosial dibandingkan proses individual. Hal ini dikarenakan:
    1. Pemikiran individual mengenai kesulitan-kesulitan awal yang muncul akan dibentuk dengan komunikasi atau percakapan.
    2. Seluruh pemikiran individual yang selanjutnya dibentuk oleh pemikiran social.
    3. Fungsi-fungsi mental adalah kolektif (misalnya kelompok pemecahan masalah). Oleh karenanya, dapat dikatakan bahwa seluruh proses berfikir dan belajar dibentuk oleh pengalaman sosial yang dialami oleh setiap individu. Untuk membawa pengalaman sosial yang bermakna dalam suatu pembelajaran maka guru harus bisa memfasilitasi kegiatan pembelajaran tersebut sesuai dengan kebutuhan siswa.
    Filsafat pendidikan matematika menurut Paul Ernest mencakup tiga hal, yaitu: Tujuan dan nilai pendidikan matematika, teori belajar, teori mengajar.

    ReplyDelete
  22. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Matematika bukanlah ilmu pasti dan faktor paling penting dalam penerimaan masalah yang diusulkan dari pengetahuan matematika adalah buktinya. Menekankan pada reduksi formal menjadi proses yang dipusatkan pada pembuktian, matematika sebagai ilmu yang dibangun lebih merupakan proses sosial dibandingkan proses individual dikarenakan pemikiran individu kemudian pembentukan pemikiran sosial dan fungsi mental. Tujuan Pendidikan Matematika adalah penekanan pemahaman konsep matematika dan penggunaan matematika pada kehidupan masyarakat karena tak ada bidang ilmu pengetahuan yang tidak memerlukan matematika.

    ReplyDelete
  23. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Berdasarkan pandangan Paul ernest, filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai status dan pondasi objek dan metode pendidikan matematika. Secara ontologi, filsafat pendidikan matematika menyangkut hakikat setiap komponen pendidikan matematika, sedangkan secara epistimologi, filsafat pendidikan matematika berkaitan dengan pernyataan matematika, apakah semua pernyataan matematika memiliki tujuan dan menentukan kebenaran dari pernyataan tersebut.

    ReplyDelete
  24. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Menurut Paul Ernest belajar adalah membangun pengetahuan melalui komunikasi, oleh karenanya pendidikan matematika harus membantu perkembangan konstruksi pengetahuan melalui keterkaitan aktif dan interaksi siswa. Filsafat pendidikan matematika pada intinya dapat dikatakan sebagai sebuah maksud adan tujuan untuk pendidikan matematika, sebuah teori pembelajaran matematika, dan sebuah teori pengajaran matematika yang menerapkan teori pembelajaran dalam membangun tujuan tersebut.

    ReplyDelete
  25. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Terimakasih pak atas paparannya mengenai filsafat pendidikan, yang saya bisa tangkap dari hal itu adalah dalam pendidikan matematika memiliki landasaan yaitu filsafat pendidikan matematika yang didalmnya terdapat ideologi, tujuan, dll.

    ReplyDelete
  26. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Dalam filsafat pendidikan matematika mencakup: ideologinya, landasan dan tujuannya yang juga aspek sifatnya yaitu sifat matematika, nilai matematika, sifat siswa, sifat belajar, sifat pengajaran matematika, sifat sumber belajar mengajar, sifat Penilaian, sifat matematika sekolah, sifat belajar matematika siswa. Menurut Paul Ernest (1994), filsafat pendidikan menunjukkan praktik pengajaran matematika melalui isu-isu yang tercermin dalam pendidikan matematika atau yang biasa diidentifikasi oleh guru seperti teori dan epistemologi, pendekatan, sumber dan teknik apa saja yang digunakan dalam pembelajaran matematika. Filsafat matematika bertujuan untuk mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan mengenai dasar objek dan metode pendidikan matematika melalui ontologis.

    ReplyDelete
  27. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Peran filsafat matematika adalah untuk memberikan landasan yang sistematis dan absolute untuk pengetahuan matematika, yaitudalam nilai kebenaran matematika.
    Asumsi ini adalah dasar dari foundationism, doktrin bahwa fungsi filsafat matematika adalah untuk memberikan dasar-dasar tertentu untuk pengetahuan matematika. Pandangan Foundationism terhadap pengetahuan matematika terikat dengan pandangan absolutist, yaitu menganggap bahwa kebenaran matematika adalah mutlak.

    ReplyDelete
  28. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dalam teori Paul Ernest (Martin, 2009:77) matematika sebagai ilmu yang dibangun lebih merupakan proses sosial dibandingkan proses individual. Hal ini dikarenakan:
    1. Pemikiran individual mengenai kesulitan-kesulitan awal yang muncul akan dibentuk dengan komunikasi atau percakapan.
    2. Seluruh pemikiran individual yang selanjutnya dibentuk oleh pemikiran social
    Fungsi-fungsi mental adalah kolektif (misalnya kelompok pemecahan masalah).

    ReplyDelete
  29. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dari artikel tersebut, menurut saya filsafat itu adalah suatu landasan bagi semua ilmu. Maka filsafat matematika ini sendiri merupakan landasan untuk praktek pembelajaran matematika. Dalam filsafat matematika ini mencakup beberapa komponen seperti ideologi, tujuan, dan nilai-nilainya.

    ReplyDelete
  30. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Pandangan Ernest tentang filsafat matematika didasarkan pada asumsi bahwa kebenaran matematika tidak pernah sama sekali pasti. Selanjutnya Ernest dalam Martin (2009) menyatakan bahwa faktor paling penting dalam penerimaan masalah yang diusulkan dari pengetahuan matematika adalah buktinya. Menekankan pada reduksi formal, menjadi proses yang dipusatkan pada pembuktian. Pembuktian adalah teks naratif, yang juga bagian dari percakapan atau dialog yang berkelanjutan, sebab mengasumsikan sebuah respon.

    ReplyDelete
  31. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Filosofi pendidikan matematika membahas mengenai permasalahan utama dalam pendidikan matematika, ideologi, dasar, dan tujuannya. Secara lebih rinci, filsafat pendidikan matematika memberikan pandangan mengenai hakikat matematika, makna matematika, hakikat siswa, hakikat pembelajaran, hakikat pengajaran matematika, hakikat sumber belajar dan mengajar, hakikat penilaian, hakikat matematika sekolah, dan hakikat siswa belajar matematika. Untuk lebih memahami hal-hal diatas, dapat didiskusikan mengenai hakikat perkembangan sumber daya manusia dan hakikat lesson study dalam pendidikan matematika

    ReplyDelete
  32. Harumas Anom
    14301244013
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Jawaban dari pertanyaan yang dikemukakan Paul Earnest merupakan pertanyaan yang perlu ditemukan oleh para pencari ilmu matematika. Mungkin suatu saat ketika pertanyaan itu terjawab, adalah ketika ilmu pendidikan matematika mencapai puncak pencariannya. Atau mungkin memang pertanyaan-pertanyaan itu tidak untuk dijawab samasekali, agar para penerus disiplin ilmu bisa tetap mencari jawabannya masing-masing, karena pengetahuan tidak memiliki batas.

    ReplyDelete
  33. Harumas Anom
    14301244013
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Setelah membaca artikel ini, saya jadi mengetahui bahwa filosofi pendidikan matematika mempelajari beberapa masalah inti pendidikan matematika, yaito ideologinya, dasarnya, dan tujuannya. Dan juga memberikan pandangan yang lebih luas terhadap sifat umum matematika, siswa, belajar dan lain-lain.

    ReplyDelete
  34. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Ernest memberikan argumennya mengenai filsafat pendidikan matematika. Saya menyoroti beberapa pertanyaan yang membawa Ernest ke pemahaman mengenai filsafat pendidikan matematika. Yang pertama yaitu teori apa dan seperti apa epistemologi dalam mengajar matematika? Tentunya ini menjadi patokan guru sebagai bekal akan dibawa kemana pembelajaran matematika. Pertanyaan berikutnya yaitu metode apa, sumber dan teknik belajar yang akan diberikan dan digunakan dalam pembelajaran matematika. Dan pertanyaan berikutnya yang tidak kalah penting yaitu apa peran guru dalam pembelajaran. Pertanyaan-pertanyaan ini akan membawa pemahaman tentang seperti apa filsafat pendidikan matematika itu.

    ReplyDelete