Oct 13, 2012

Philosophy of Mathematics Education: Ernest's Vision




By Marsigit
Yogyakarta State University

Philosophy of mathematics education covers the review of some central problems of mathematics education: its ideology, its foundation and its aim. It also serves a more insight into the nature of its aspects: the nature of mathematics, the value of mathematics, the nature of student, the nature of learning, the nature of teaching of mathematics, the nature of teaching learning resources, the nature of assessment, the nature of school mathematics, the nature of students’ learn mathematics. In order to have a clear picture of the role of the study of philosophy of mathematics and its relationship to workshop activities, it may be discussed about the nature of human resources development and the nature of lesson study in mathematics education.
According to Paul Ernest (1994), the study of philosophy of mathematics education implies to the practice of mathematics teaching through the issues reflected on the following questions:
“What theories and epistemologies underlie the teaching of mathematics? What assumptions, possibly implicit, do mathematics teaching approaches rest on? Are these assumptions valid? What means are adopted to achieve the aims of mathematics education? Are the ends and means consistent? What methods, resources and techniques are, have been, and might be, used in the teaching of mathematics? What theories underpin the use of different information and communication technologies in teaching mathematics? What sets of values do these technologies bring with them, both intended and unintended? What is it to know mathematics in satisfaction of the aims of teaching mathematics? How can the teaching and learning of mathematics be evaluated and assessed? What is the role of the teacher? What range of roles is possible in the intermediary relation of the teacher between mathematics and the learner? What are the ethical, social and epistemological boundaries to the actions of the teacher? What mathematical knowledge does the teacher need? What impact do the teacher’s beliefs, attitudes and personal philosophies of mathematics have on practice? How should mathematics teachers be educated? What is the difference between educating, training and developing mathematics teachers?”
In a more general perspective, it can be said that the philosophy of mathematics education has aims to clarify and answer the questions about the status and the foundation of mathematics education objects and methods, that is, ontologically clarify the nature of each component of mathematics education, and epistemologically clarify whether all meaningful statements of mathematics education have objective and determine the truth. Perceiving that the laws of nature, the laws of mathematics, the laws of education have a similar status, the very real world of the form of the objects of mathematics education forms the foundation of mathematics education.

References:

1 Ernest, P., 1994, Mathematics, Education and Philosophy: An International Perspective. The Falmer Press: London.

2 Ernest, P., 2002, What Is The Philosophy Of Mathematics Education?
Paul Ernest University of Exeter, United Kingdom. Retrieved

3 Ernest, P., 2007, Mathematics Education Ideologies And Globalization. Retrieved

40 comments:

  1. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dalam artikel ini saya juga memperoleh pemahaman bahwa dalam filsafat pendidikan matematika yang perlu dilakukan yaitu dengan memahami ideologi dari pendidikan. Selanjutnya memahami hakikat dari matematika itu sendiri dan juga pendidikan matematika. Beberapa aspek matematika banyak diperhatikan agar yang terkandung dari ilmu tersebut dapat dipahami. Kehidupan sosial dalam lingkungan kehidupan juga akan mempengaruhi pola pikir dalam memahami matematika. Dalam kebutuhan kehidupan manusia pemahaman pendidikan matematika akan sangat penting guna mengembangkan kemampuan pola pikir manusia yang dapat dimanfaatkan dalam kejadian-kejadian sehari-hari dalam lingkungan kehidupan.

    ReplyDelete
  2. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Paul Ernest menyatakan bahwa dunia pendidikan terbagi berdasarkan ideologi yang mendasarinya. Menurut Ernest, pandangan mengenai pembelajaran juga terkait dengan pandangan mengenai ilmu yang dipelajari, dalam hal ini yaitu matematika. Perbedaan dalam memandang matematika menyebabkan perbedaan dalam membelajarkannya kepada siswa.

    ReplyDelete
  3. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Menurut Ernest, studi filsafat pendidikan matematika berakibat pada praktek mengajar matematika melalui isu-isu tercermin. Filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang status dan dasar dari objek pendidikan matematika, yaitu ontologis pendidikan matematika, epistemologi pendidikan matematika, aksiologi pendidikan matematika. Pada intinya, tujuan mempelajari filsafat matematika adalah supaya pembelajaran matematika menjadi lebih bermakakna dan berguna di kehidupan sehari hari.

    ReplyDelete
  4. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Filsafat pendidikan matematika menurut Ernest, merupakan hal-hal mengenai hakikat matematika, nilai matematika, hakikat siswa, hakikat pembelajaran dan pengajaran matematika, hakikat sumber pengajaran dan pembelajaran matematika, hakikat penilaian, hakikat matematika sekolah, hakikat siswa belajar matematika. Dalam perspektif yang lebih umum, dapat dikatakan bahwa filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan tentang status dan dasar objek dan metode pendidikan matematika, yang secara ontologis memperjelas sifat masing-masing komponen pendidikan matematika. , Dan secara epistemologis mengklarifikasi apakah semua pernyataan bermakna tentang pendidikan matematika memiliki tujuan dan menentukan kebenaran. Perceived bahwa hukum alam, hukum matematika, hukum pendidikan memiliki status yang sama, dunia yang sangat nyata dari bentuk objek pendidikan matematika membentuk dasar pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  5. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Komponen filsafat pendidikan matematika meliputi rangkuman dari beberapa masalah pendidikan matematika antara ideologi, landasan dan tujuannya. Hal ini juga melayani lebih banyak wawasan dalam beberapa sifat aspek matematika. dalam filsafat pendidikan matematika yang perlu dilakukan yaitu dengan memahami ideologi dari pendidikan. Selanjutnya memahami hakikat dari matematika itu sendiri dan juga pendidikan matematika. Beberapa aspek matematika banyak diperhatikan agar yang terkandung dari ilmu tersebut dapat dipahami. Kehidupan sosial dalam lingkungan kehidupan juga akan mempengaruhi pola pikir dalam memahami matematika. Dalam kebutuhan kehidupan manusia pemahaman pendidikan matematika akan sangat penting guna mengembangkan kemampuan pola pikir manusia yang dapat dimanfaatkan dalam kejadian-kejadian sehari-hari dalam lingkungan kehidupan.

    ReplyDelete
  6. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Filsafat matematika Ernest berdasarkan pada asumsi bahwa kebenaran matematika tidak pernah sama sekali pasti.
    Selanjutnya Ernest dalam Martin (2009) menyatakan bahwa faktor paling penting dalam penerimaan masalah yang diusulkan dari pengetahuan matematika adalah buktinya.
    Menekankan pada reduksi formal, menjadi proses yang dipusatkan pada pembuktian. Pembuktian adalah teks naratif, yang juga bagian dari percakapan atau dialog yang berkelanjutan, sebab mengasumsikan sebuah respon (Martin: 2009: 69).

    ReplyDelete
  7. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Filsafat berperan sebagai landasan bagi ilmu apapun. Sama halnya dengan pendidikan matematika yang memiliki landasan yaitu filsafat pendidikan matematika. Dalam filsafat pendidikan matematika termuat semua kajian tentang pendidikan matematika termasuk masalah utama pendidikan matematika seperti, ideologi, tujuan dan lainnya. Kemudian dibahas juga tentang siswa, pengajar, pembelajaran, dan lainnya. Menurut Paul Ernest (1994), studi filsafat pendidikan matematika menyiratkan praktik pengajaran matematika melalui isu-isu yang tercermin pada pertanyaan berikut: teori dan epistimologi apa yang mendasari pengajaran matematika? Apa peran guru? Dan lainnya.

    ReplyDelete
  8. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Filsafat matematika Ernest didasarkan pada asumsi bahwa kebenaran matematika tidak pernah sama sekali pasti. Selanjutnya Ernest dalam Martin (2009) menyatakan bahwa faktor paling penting dalam penerimaan masalah yang diusulkan dari pengetahuan matematika adalah buktinya.Filsafat pendidikan matematika termasuk filsafat yang membahas proses pendidikan dalam bidang studi matematika. Pendidikan matematika adalah bidang studi yang mempelajari aspek-aspek sifat dasar dan sejarah matematika, psikologi belajar dan mengajar matematika, kurikulum matematika sekolah, baik pengembangan maupun penerapannya di kelas. Filsafat matematika membentuk filsafat pendidikan matematika, artinya bahwa filsafat pendidikan matematika didukung oleh filsafat matematika (Martin, 2009: 63). Filsafat pendidikan matematika menurut Paul Ernest (Martin, 2009: 79) mencakup tiga hal, yaitu: Tujuan dan nilai pendidikan matematika, teori belajar, teori mengajar. Tujuan pendidikan matematika hendaknya mencakup keadilan sosial melalui pengembangan demokrasi pemikiran kritis dalam matematika. Siswa seharusnya mengembangkan kemampuan yang mereka miliki untuk menganalisis masalah matematika. Pendidikan matematika hendaknya dapat menguatkan siswa, hal ini berarti siswa berfikir matematika dalam kehidupan sehari-hari serta mampu menggunakannya sebagai praktik penerapan matematika.

    ReplyDelete
  9. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Bacaan diatas menjelaskan tentang filsafat pendidikan matematika yang mencakup kajian beberapa masalah utama pendidikan matematika: ideologinya, landasan dan tujuannya. Ini juga menyajikan wawasan lebih banyak tentang sifat aspeknya: sifat matematika, nilai matematika, sifat siswa, sifat belajar, sifat pengajaran matematika, sifat sumber belajar mengajar, sifat penilaian, sifat matematika sekolah, sifat belajar matematika siswa. Menurut Paul Ernest, studi filsafat pendidikan matematika menyiratkan praktik pengajaran matematika melalui isu-isu yang tercermin pada pertanyaan yang telah disebutkan diatas misalnya teori dan epistemologi apa yang mendasari pengajaran matematika? Asumsi apa, mungkin implisit, apakah pendekatan pengajaran matematika ada? Apakah asumsi ini valid? dan sebagainya.

    ReplyDelete
  10. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam teori Paul Ernest (Martin, 2009:77) matematika sebagai ilmu yang dibangun lebih merupakan proses sosial dibandingkan proses individual. Hal ini dikarenakan:
    1. Pemikiran individual mengenai kesulitan-kesulitan awal yang muncul akan dibentuk dengan komunikasi atau percakapan.
    2. Seluruh pemikiran individual yang selanjutnya dibentuk oleh pemikiran social.
    3. Fungsi-fungsi mental adalah kolektif (misalnya kelompok pemecahan masalah). Oleh karenanya, dapat dikatakan bahwa seluruh proses berfikir dan belajar dibentuk oleh pengalaman sosial yang dialami oleh setiap individu. Untuk membawa pengalaman sosial yang bermakna dalam suatu pembelajaran maka guru harus bisa memfasilitasi kegiatan pembelajaran tersebut sesuai dengan kebutuhan siswa.

    ReplyDelete
  11. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Paul Ernest memaparkan pemikirannya dalam teori pembelajaran Konstruksivisme. Asumsi penting dari konstruksivisme adalah bahwa pengetahuan bukanlah sesuatu di luar sana yang akan diperoleh melainkan dibangun oleh peserta didik. Ernest menggambarkan konstruktivime dalam metafora konstruksi dari pertukangan atau arsitektur. Metafora konstruksi tersirat dalam prinsip konstruktivisme yang oleh Ernest diambil dari ungkapan Glasersfeld bahwa pengetahuan tidak menerima secara pasif tetapi juga secara aktif dibangun oleh kesadaran subjek. Salahsatunya disebut konstruksi sederhana. Ernest juga mengutip Ausebel bahwa faktor yang paling penting yang mempengaruhi pembelajaran adalah apa yang pelajar sudah tahu, memastikan hal ini dan mempelajarinya dengan sesuai. Kesimpulan Ernest bahwa hampir semua pengetahuan dan pemahaman yang sudah ada merupakan dasar untuk pembelajaran berikutnya.

    ReplyDelete

  12. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Teori pembelajaran Ernest ini tidak hanya menjelaskan secara filosofis tentang teori-teori belajar, lebih dari itu juga Ernest memberikan implikasi dari teori tersebut terhadap praktek pendidikan secara luas. Konstruktivisme sederhana menunjukkan kebutuhan dan nilai untuk: kepekaan terhadap dan perhatian pada pembelajaran dan konstruksi pelajar sebelumnya, identifikasi kesalahan siswa dan kesalahpahaman dan penggunaan pengajaran diagnostik dan teknik konflik kognitif dalam upaya untuk mengatasinya, Persepsi pembelajar secara keseluruhan, yaitu, dari dunia keseluruhan pengalaman mereka, Permasalahan dasar dari pengetahuan matematika secara keseluruhan, bukan hanya pengetahuan subyektif pelajar, sebagaimana rapuhnya semua metodologi penelitian.

    ReplyDelete
  13. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Pada artikel tersebut jelas bawha kajian beberapa masalah utama pendidikan matematika: ideologinya, landasan dan tujuannya. Dari ketigaitu lah yang membangun suatau ilmu pendidikan. Dengan begitu pendidikan akan berjalan dengan lancar

    ReplyDelete
  14. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Filsafat pendidikan matematika berimplikasi pada praktek mengajar matematika, melalui isu-isu yang tercermin pada salah satu pertanyaan-pertanyaan tentang “Teori dan epistemologi apa yang mendasari pengajaran matematika”. Dalam perspektif yang lebih umum, dapat dikatakan bahwa filsafat pendidikan matematika telah bertujuan untuk mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan tentang status dan dasar obyek pendidikan matematika dan metodenya. secara ontologis memperjelas sifat setiap komponen pendidikan matematika, dan secara epistemologis mengklarifikasi apakah semua pernyataan yang bermakna terhadap pendidikan matematika memiliki tujuan dan menentukan kebenaran. sehingga hukum-hukum alam, hukum-hukum matematika, hukum pendidikan memiliki status yang sama pada dunia nyata, seperti halnya bentuk obyek pendidikan matematika membentuk dasar dari pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  15. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Filsafat matematika Ernest didasarkan pada asumsi bahwa kebenaran matematika tidak pernah sama sekali pasti. Selanjutnya Ernest menyatakan bahwa faktor paling penting dalam penerimaan masalah yang diusulkan dari pengetahuan matematika adalah buktinya. Menekankan pada reduksi formal, menjadi proses yang dipusatkan pada pembuktian. Pembuktian adalah teks naratif, yang juga bagian dari percakapan atau dialog yang berkelanjutan, sebab mengasumsikan sebuah respon. Dalam teori Paul Ernest matematika sebagai ilmu yang dibangun lebih merupakan proses sosial dibandingkan proses individual. Hal ini dikarenakan:
    1. Pemikiran individual mengenai kesulitan-kesulitan awal yang muncul akan dibentuk dengan komunikasi atau percakapan.
    2. Seluruh pemikiran individual yang selanjutnya dibentuk oleh pemikiran social.
    3. Fungsi-fungsi mental adalah kolektif (misalnya kelompok pemecahan masalah). Oleh karenanya, dapat dikatakan bahwa seluruh proses berfikir dan belajar dibentuk oleh pengalaman sosial yang dialami oleh setiap individu. Untuk membawa pengalaman sosial yang bermakna dalam suatu pembelajaran maka guru harus bisa memfasilitasi kegiatan pembelajaran tersebut sesuai dengan kebutuhan siswa.
    Filsafat pendidikan matematika menurut Paul Ernest mencakup tiga hal, yaitu: Tujuan dan nilai pendidikan matematika, teori belajar, teori mengajar.

    ReplyDelete
  16. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Matematika bukanlah ilmu pasti dan faktor paling penting dalam penerimaan masalah yang diusulkan dari pengetahuan matematika adalah buktinya. Menekankan pada reduksi formal menjadi proses yang dipusatkan pada pembuktian, matematika sebagai ilmu yang dibangun lebih merupakan proses sosial dibandingkan proses individual dikarenakan pemikiran individu kemudian pembentukan pemikiran sosial dan fungsi mental. Tujuan Pendidikan Matematika adalah penekanan pemahaman konsep matematika dan penggunaan matematika pada kehidupan masyarakat karena tak ada bidang ilmu pengetahuan yang tidak memerlukan matematika.

    ReplyDelete
  17. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Berdasarkan pandangan Paul ernest, filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai status dan pondasi objek dan metode pendidikan matematika. Secara ontologi, filsafat pendidikan matematika menyangkut hakikat setiap komponen pendidikan matematika, sedangkan secara epistimologi, filsafat pendidikan matematika berkaitan dengan pernyataan matematika, apakah semua pernyataan matematika memiliki tujuan dan menentukan kebenaran dari pernyataan tersebut.

    ReplyDelete
  18. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Menurut Paul Ernest belajar adalah membangun pengetahuan melalui komunikasi, oleh karenanya pendidikan matematika harus membantu perkembangan konstruksi pengetahuan melalui keterkaitan aktif dan interaksi siswa. Filsafat pendidikan matematika pada intinya dapat dikatakan sebagai sebuah maksud adan tujuan untuk pendidikan matematika, sebuah teori pembelajaran matematika, dan sebuah teori pengajaran matematika yang menerapkan teori pembelajaran dalam membangun tujuan tersebut.

    ReplyDelete
  19. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Terimakasih pak atas paparannya mengenai filsafat pendidikan, yang saya bisa tangkap dari hal itu adalah dalam pendidikan matematika memiliki landasaan yaitu filsafat pendidikan matematika yang didalmnya terdapat ideologi, tujuan, dll.

    ReplyDelete
  20. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Dalam filsafat pendidikan matematika mencakup: ideologinya, landasan dan tujuannya yang juga aspek sifatnya yaitu sifat matematika, nilai matematika, sifat siswa, sifat belajar, sifat pengajaran matematika, sifat sumber belajar mengajar, sifat Penilaian, sifat matematika sekolah, sifat belajar matematika siswa. Menurut Paul Ernest (1994), filsafat pendidikan menunjukkan praktik pengajaran matematika melalui isu-isu yang tercermin dalam pendidikan matematika atau yang biasa diidentifikasi oleh guru seperti teori dan epistemologi, pendekatan, sumber dan teknik apa saja yang digunakan dalam pembelajaran matematika. Filsafat matematika bertujuan untuk mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan mengenai dasar objek dan metode pendidikan matematika melalui ontologis.

    ReplyDelete
  21. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Peran filsafat matematika adalah untuk memberikan landasan yang sistematis dan absolute untuk pengetahuan matematika, yaitudalam nilai kebenaran matematika.
    Asumsi ini adalah dasar dari foundationism, doktrin bahwa fungsi filsafat matematika adalah untuk memberikan dasar-dasar tertentu untuk pengetahuan matematika. Pandangan Foundationism terhadap pengetahuan matematika terikat dengan pandangan absolutist, yaitu menganggap bahwa kebenaran matematika adalah mutlak.

    ReplyDelete
  22. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dalam teori Paul Ernest (Martin, 2009:77) matematika sebagai ilmu yang dibangun lebih merupakan proses sosial dibandingkan proses individual. Hal ini dikarenakan:
    1. Pemikiran individual mengenai kesulitan-kesulitan awal yang muncul akan dibentuk dengan komunikasi atau percakapan.
    2. Seluruh pemikiran individual yang selanjutnya dibentuk oleh pemikiran social
    Fungsi-fungsi mental adalah kolektif (misalnya kelompok pemecahan masalah).

    ReplyDelete
  23. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dari artikel tersebut, menurut saya filsafat itu adalah suatu landasan bagi semua ilmu. Maka filsafat matematika ini sendiri merupakan landasan untuk praktek pembelajaran matematika. Dalam filsafat matematika ini mencakup beberapa komponen seperti ideologi, tujuan, dan nilai-nilainya.

    ReplyDelete
  24. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb


    Dari pendapatnya Ernest terkait filsafat pendidkan matematika yang disuguhkan dalam pertanyaa-pertanyaan.Mengindikasikan untuk memberikan jawaban terhadap masalah yang dipaparkan.Dan berdasarkan elegi ini, dikatakan bahwa filsafat pendidikan matematika menjelaskan permasalahan tersebut merujuk pada dua aspek atau cara yaitu secara ontologis dan epistimologis.Dilihat dari sejauh manusia filsafat pendidikan matematika mencoba memahami kembali permasalahan-permasalahan matematika berdasarkan objek dan metode yang digunakan.

    ReplyDelete
  25. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof, Filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk memperjelas dan menjawab pertanyaan tentang status dan pondasi di dalam pendidikan matematika, baik status dan pondasi objeknya maupun metodenya. Secara ontologis, filsafat matematika memperjelas sifat asli atau hakikat dari setiap komponen di dalam pendidikan matematika. Secara epistemologis, filsafat matematika memperjelas apakah semua pernyataan pendidikan matematika yang bermakna memiliki objektifitas dan menentukan kepercayaan. Merasa bahwa hukum alam, hukum matematka, dan hukum pendidikan memiliki status yang mirip. Salah satu bentuk yang paling nyata filsafat matematika di dalam pendidikan matematika ialah membentuk pondasi pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  26. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Filsafat merupakan dasar yang diperlukan dalam segala hal kehidupan ini. Filsafat pendidikan matematika merupakan langkah untuk mengklasifikasikan pertanyaan-pertnyaan yang berhubungan dengan setiap sifat yang terlibat dalam pendidikan matematika. Selanjutnya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dan mengaplikasikannya dalam praktik pendidikan matematika. Sehingga filsafat matematika merupakan landasan yang digunakan untuk mengimplementasikan pendidikan matematika agar sesuai dengan semua yang terlibat serta memahami tentang tujuan. Dengan filsafat pendidikan matematika akan mampu mempraktikkan matematika sesuai ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  27. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Matematika jangan hanya diartikan sebagai sebuah persoalan hitung-hitungan yang siap untuk diselesaikan atau dicari jawabannya. Kiranya filsafat matematika perlu dimasukkan kedalam kurikulum pembelajaran matematika di sekolah. Artinya dalam proses belajar khususnya belajar matematika, siswa harus mengenal dulu apa itu matematika, bagaimana proses matematika, untuk apa itu matematik. Motivasi tersebut harus diberikan sehingga minat atau kemauan siswa untuk mempelajari matematika muncul, sehingga pada proses belajarnya mereka akan fokus dan dapat menerima dengan baik materi yang dipelajari.

    ReplyDelete
  28. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Dalam filsafat, kita diajak untuk berpikir secara mendalam tentang berbagai macam hal, termasuk epistemologi dalam mengajar. Sudah pasti hal tesebut merupakan bekal utama guru dalam pembelajaran. Maka guru harus mempertimbangkan penggunaan metode, sumber belajar dan teknik belajar yang akan digunakan selama proses pembelajaran. Selain itu, guru harus merenungkan kembali perannya dalam pembelajaran agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan siswa.

    ReplyDelete
  29. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum.Paul Ernest menyatakan bahwa dunia pendidikan terbagi berdasarkan ideologi yang mendasarinya. Menurut Ernest, pandangan mengenai pembelajaran juga terkait dengan pandangan mengenai ilmu yang dipelajari, dalam hal ini yaitu matematika. Perbedaan dalam memandang matematika menyebabkan perbedaan dalam membelajarkannya kepada siswa.

    ReplyDelete
  30. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Problem dasar pendidikan matematika kita di Indonesia adalah siswa atau mahasiswa tidak dibiasakan untuk menginterpretasikan sebuah persoalan. Padahal, matematika itu adalah interpretasi manusia terhadap fenomena alam. Dampaknya, siswa bahkan mahasiswa, pandai mengerjakan soal, tetapi tidak bisa memberikan makna dari soal itu. Matematika hanya diartikan sebagai sebuah persoalan hitung-hitungan yang siap untuk diselesaikan atau dicari jawabannya. Ini akibat tidak diajarkannya filsafat atau latar belakang ilmu matematika.

    ReplyDelete
  31. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Filsafat pendidikan matematika memberikan garis haluan terkait klarifikasi dan jawaban pertanyaan tentang status dan dasar objek dan metode pendidikan matematika. Di dalamnya juga lahir pertanyaan-pertanyaan yang sejatinya memberikan garis haluan tentang bagaimana pendidikan matematika yang baik dan tepat, termasuk bagaimana peran guru yang tepat dalam menyampaikan pembelajaran matematika. Karena filsafat matematika membahas secara detail dan mendasar tentang bagaimana pembelajaran yang baik itu diselengarakan, maka dari sinilah kita peroleh titik temu akan pentingnya mempelajari, memahami, dan menerapkan studi filsafat dalam sendi-sedni kehidupan, dalam artikel ini, maka filsafat penting untuk dipahami oleh para guru, gara guru dapat menjadi fasilitator yang tepat bagi siswa.

    ReplyDelete
  32. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Berdasarkan pandangan Paul ernest, filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai status dan pondasi objek dan metode pendidikan matematika. Secara ontologi, filsafat pendidikan matematika menyangkut hakikat setiap komponen pendidikan matematika, sedangkan secara epistimologi, filsafat pendidikan matematika berkaitan dengan pernyataan matematika, apakah semua pernyataan matematika memiliki tujuan dan menentukan kebenaran dari pernyataan tersebut

    ReplyDelete
  33. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Beradasarkan hasil bacaan, saya mendapati bagaaimana pendidikan matematika dapat berkmakna dan dapat diimplementasikan di dalam kehdiupan.Semuanya dapat terang benderang dengan melibatkan wilayah filsafatnya sepeti epistimilogi dan ontologisnya.Dalam artikel mensyirkatkan bahwasannya matematika dalam penerapannya dapat menggambarkan arah dan tujuan yang jernih.Saya masih teringat dalam pelajaran sebelumnya terkait hegemony. Matematika dewasa yang telah mengambil haknya matematika muda. Ini merupakan ketimpangan dunia, dimana suatu sitem yang baik dirusak oleh sistem yang lain

    ReplyDelete
  34. Latifah Fitriasari
    PM C

    Belajar adalah membangun pengetahuan melalui komunikasi, oleh karenanya pendidikan matematika. Pendidikan memiliki keterkaitan dengan filsafat, misalnya saja keterkaitan antara kurikulum dengan peta pendidikan karya Paul Ernest. Paul Ernest menyatakan bahwa dunia pendidikan terbagi berdasarkan ideologi yang mendasarinya. Bagi filsafat pendidikan matematika dan memiliki hasil praktis yang penting untuk pengajaran dan pembelajaran matematika. Sehingga matematika dapat dinyatakan sebagai sistem formal yang tidak dapat ditafsirkan sembarangan.

    ReplyDelete
  35. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Ernest's mathematical philosophy is based on the assumption that mathematical truth is never entirely certain. Ernest further states that the most important factor in the acceptance of the proposed problem of mathematical knowledge is the proof. Emphasizes the formal reduction, a process that is centered on proof. Proof is the narrative text, which is also part of a continuous conversation or dialogue, as it assumes a response

    ReplyDelete
  36. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Filosofi pendidikan matematika mengkaji masalah-masalah yang muncul dalam dunia pendidikan matematika, mulai dari ideologinya, para pendidiknya, anak didik, sampai kepada mengkaji tentang pembelajaran dan unsur-unsur yang terkandung di dalamnya. Dan dalam perspektif yang umum, dikatakan bahwa filsafat pendidikan matematika memiliki tujuan untuk memperjelas dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang status dan dasar objek pendidikan matematika dan metodenya. Semua yang dilakukan dan dikaji tentunya untuk menciptakan suatu pembelajaran matematika yang bermakna dan bermanfaat dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  37. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Matematika merupakan salah bidang studi yang memiliki kajian kelimuan yang kompleks. Natematika juga merupakan mata pelajaran yang harus dipelajari mulai dari sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah pertama. Hal ini karena matematika implementasinya sangat banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tinggal bagaimana guru mengkemas dan menyajikan mata pelajaran matematika agar dapat terhubung dengan kehidupan sehari. Mungkin RME atau CTL dapat menjadi metode yang baik dalam pembelajaran matematika di kelas.

    ReplyDelete
  38. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Filsafat pendidikan matematika melingkupi hal-hal penting dalam pendidikan matematika, yaitu ideologi, landasan, dan tujuannya. Dapat dikatakan bahwa filsafat pendidikan matematika bertujuan untuk menjelaskan dan menjawab pertanyaan tentang status dan dasar dari obyek dan metode dalam pendidikan matematika. secara ontologis, filsafat pendidikan matematika menjelaskan tentang hakekat dari komponen pendidikan matematika, dan secara epistemologi, filsafat pendidikan matematika menjelaskan apakah setiap pernyataan dalam pendidikan matematika memiliki tujuan dan kebenaran.sehingga, dari bacaan di atas kita memahami bahwa pentingnya filsafat pendidikan matematika yaitu dalam rangka mengimplementasikan pendidikan matematika yang sesuai dengan hakikatnya. Berdasarkan sumbernta, berdasarkan tujuannya, menjadikan dasar dalam bertindak dengan memperhatikan siswa dengan benar.

    ReplyDelete
  39. Okta Islamiati
    15301241019
    Pendidikan Matematika I 2015

    Ernest menyatakahn bahwa filsafat pendidikan matematika termasuk praktik pembelajaran matematika melalui isu-isu yang tercermin dalam beberapa pertanyaan. Dari pernyataan Ernest, dapat kita generalisir bahwa filsafat pendidikan matematika adalah pondasi dari pendidikan matematika itu sendiri. Kita dapat menukan jawabab-jawaban dari pertanyaan seputar pendidikan matematika dalam filsafat pendidikan matematika .

    ReplyDelete
  40. Sinta Mutiara Dewi
    15301241018
    S1-Pendidikan Matematika A 2015

    Filosofy pendidikan matematika mengkaji masalah-masalah yang muncul dalam dunia pendidikan matematika, mulai dari ideologi, para pendidik, anak didik, sampai mengkaji tentang pembelajaran dan unsur unsur yang terkandung didalamnya. Filsafat pendidikan matematika memiliki tujuan untuk memperjelas dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang status dan dasar objek pendidikan matematika dan metodenya. Serta tentunya menciptakan suatu pembelajaran matematika yang bermakana dan bermanfaat dalam kehidupan.

    ReplyDelete