Oct 28, 2012

Indonesian Value and International Standard of Education




Documented by Marsigit

For Education in Indonesia, we still have to struggling to come to international level of education. International standard is still far way. In the case of value, we are concerned with enculturization, assimilation, and mixing. We should investigate how the local culture and global culture dynamically interact. It is important to understand how we behave on the globalization of sciences. We have two positions: to develop method for transferring the sciences and to pursue the sciences substantially. The more rational option is to develop transferable methods i.e. the global methods of thinking.


To come to international level, we should first consider the development of our teachers. The teachers should have their competencies first and then we need to develop our schooling. Teachers’ competencies should have in balances between the theories and its practices. When there must be a laboratory, it should build the theories. All these competencies colored teachers’ professionalism. Many trainings of teachers have been conducted, however, the results has not satisfied yet.

 To be competence should be professional. There is a little confusion i.e. between the means of profession and the means of dedication. I do not agree with the statement that professional teachers need a good talent. Talent does not mean of training while profession needs training. The teachers need to have competencies on teaching methodology, classroom management, theories of students’ learning, and assessment method. Teaching learning and school context are supporting factors for schooling. Our teachers have to develop assessment method, however, they still have difficulties to implement portfolio.

In the case of teachers’ certification, the portfolio is really not effective yet. It is because teachers’ portfolio is the past archive of teachers’ tracks. While we are still argue whether our teachers in the past have a good achievement in education? So better schooling needs the supports from curriculum, theories, teachers’ competencies, etc. Ki Hajar Dewantara introduced educational system in which the students learn the subject matter naturally. Many aspects of our students’ ability, wellness, and their psychology need to be discussed. In the case of competencies the students need to have a good motivation to do learning activities, need to have appropriately behavior to support their aims, need to have supporting knowledge to develop their skill and experiences. As a teacher we should try to uncover all their aspect of competencies and then facilitate and develop them. We can employ both quantitative and qualitative approach to do them.

In the case of Japan, there was a result of research indicated that inappropriate teaching of mathematics
triggered the crime juvenile. So, if we teach mathematics only stressing of logical thinking the results can be bad. However, in the past and currently situation in Indonesia, not only mathematics teaching but also all subject matters are to have inappropriately methods so that they all trigger juvenile crime. The practice of teaching learning needs to be improved. We need to promote teaching learning in such a way that the students are more actively involved in learning activities e.g. by trial and error method.

How then to change the situation? God promises: if you learn god teaching you will get a hint. It needs for us to have an original thinking and clear perception and not to be contaminated by the rubbish aspect of live. So, my conclusion is that our culture colored the teachers competencies as well as their characters. According to me the teachers cannot give the student punishment. I pray to God for this. We also found that the local culture also influences teachers’ competencies.

 When I was I Junior School first I did not understand geometry, because of the teacher assistance I then to be motivated to learn mathematics. So the only solution is that the teacher should be the facilitator of their students. I stress that the teacher should be the facilitator of their students and not give them the punishment. I confront to any teacher who punish their students. As it was stated by Ki Hadjar Dewantara: “ing ngarso sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani”. The last phrase means to facilitate the students.

Philosophically, we are still far away from the discussion of education and culture. However, it is clear that our nation philosophy also influences the teacher characters. So what the value need to be developed? We need to have a clear picture about the value, education and culture. Our education system mostly produces knowledge people and not educated people as well as cultured people. So our challenge is how to develop education to promote not only knowledge people but also educated people and cultured people. Of course, it needs a time and there should be a process. Without the process there will not any knowledge. Students’ memorization activities are not much useful.

There is a phenomenon that the leaving students conducted inappropriate behavior to reflect their results of national examination. This is really a psychological problem. However, it indicated that our culture is in danger. There was a perception that culture is always related to older people, while the younger people are confusing to look for their identity. Again, our culture is in danger. And we can promote our culture by looking back our nation tract through history, art-facts, monument, celebration of the hero’s death day, etc.

Nowadays, in where the different between global and local aspects of culture gets smaller, we need to have a concern on our younger generation. Early education concepts really comes from UNESCO. The impact of education can be stronger than our responses. We found that our responses tend the weaker, and the impact tend the stronger. Indonesia as a very large country and heterogen. We need to develop awareness, independent and uniqueness.


59 comments:

  1. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Pendidikan di Indonesia masih terlalu banyak problem dan ketidakpuasan, pemerintah kurang memberikan respon yang cepat dan tepat dalam mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi. Tidak hanya dari sisi pemerintah, kualitas sumber daya manusianya juga kurang. Seperti guru yang sebagian dari mereka belum bisa menciptakan hal-hal kreatif dan inovatif untuk mengembangkan skill dan kemampuan siswa-siswanya. Jika dibandingkan dengan pendidikan Internasional bisa dikatakan Indonesia masih jauh dari standar Internasional yang ditetapkan.

    ReplyDelete
  2. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Pendidikan di Indonesia secara keseluruhan selalu mendapatkan peringkat yang rendah dibandingkan dengan negara-negara lain dalam penilaian-penilaian yang dilakukan oleh lembaga-lembaga internasional. Padahal tidak selalu penilaian yang dilakukan oleh lembaga-lembaga tersebut benar-benar mencerminkan keadaan atau kondisi pendidikan di Indonesia yang sebenarnya. Indonesia merupakan negara yang luas dan terdiri dari beragam budaya dan suku bangsa, tidak mudah untuk menggambarkan kondisi Indonesia yang majemuk dan heterogen ini menjadi suatu kesimpulan yang sama. Terlepas dari hal itu, standar pendidikan di Indonesia dalam aspek-aspek tertentu memang perlu untuk diperbaiki dan ditingkatkan, salah satunya adalah guru. Guru sebagai tenaga dan praktisi pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan nasib pendidikan di Indonesia. Indonesia sudah tentu harus dapat bersaing dengan negara-negara lain yang memiliki kemajuan dalam bidang pendidikan. Maka standar dari gurupun harus dapat memenuhi tuntutan standar internasional. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan meningkatkan keprofesionalan dan dedikasi guru dalam bidang pendidikan.

    ReplyDelete
  3. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Jika membandingkan kondisi pendidikan negeri ini dengan kondisi pendidikan bangsa lain di dunia Internasional, Indonesia memang membutuhkan pekerjaan rumah yang lebih banyak agar mampu membangun persaingan dan mampu bernilai paling tidak sama dengan bangsa internasional. Saat ini masih begitu banyak upaya yang dilakukan untuk mengejar ketertinggalan kita dibidang pendidikan. Semua pihak tengah membangun olah pikir agar kita mampu bersaing di kancah Internasional. Semoga kondisi pendidikan negeri ini semakin membaik dan kita mampu bersaing di era global ini.

    ReplyDelete
  4. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dalam mencapai suatu hal, tidak menjadikan target yang lain menjadi target bagi kita.
    Negara ini memiliki karakteristik sendiri yang berbeda dengan yang lain, memiliki modalnya sendiri, memiliki kesempatan yang dapat diciptakan sendiri, memiliki inovasi sendiri, bahkan harusnya memiliki targetnya dan tujuannya sendiri.
    Maka untuk mencapai kualitas pendidikan internasional, negara ini perlu mengembangkannya melalui pencapaian kualitas pendidikan nasional.

    ReplyDelete
  5. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, kita perlu berjuang untuk sampai ke bidang pendidikan dari tingkat internasional. Untuk mencapai itu, guru harus memiliki wawasan dan kompetensi mendalam. Kompetensi yang harus dimiliki guru meliputi kompetensi dalam metodologi pengajaran, manajemen kelas, teori belajar siswa, dan metode penilaian, termasuk dalam melaksanakan portofolio. Namun, realitas pendidikan di Indonesia, guru masih sulit untuk menerapkan metode penilaian dalam portofolio.

    ReplyDelete
  6. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Kualitas pendidikan Indonesia masih jauh dari kata baik/bagus. Untuk mencapai ke tingkat internasional membutuhkan usaha yang sangat keras. Masih jauh dari standar yang ditetapkan oleh Internasional. Dalam wacana ini dijelaskan langkah yang bisa kita tempuh, yaitu pertama harus mempertimbangkan perkembangan guru. Karena guru merupakan faktor utama untuk kesuksesan di bidang pendidikan. Guru yang berhadapan langsung dengan siswa dan bisa dikatakan kesuksesan pendidikan berada di tangan pendidik.

    ReplyDelete
  7. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Dalam memberikan pembelajaran kepada siswa tidak hanya berfokus pada bagaimana membuat siswa berfikir logis, namun bagaimana menciptakan pembelajaran yang menggunakan logikanya dalam bernalar. Pembelajaran yang di desain tidak hanya semata – mata berpatokan pada materi namun juga memperhatikan karakter yang akan dimunculkan di dalamnya, seperti kerja sama, pantang menyerah,, toleransi dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  8. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Artikel tersebut menjelaskan bahwa standar pendidikan internasional masih jah dari standar pendidikan di Indonesia. Indonesia masih harus banyak berbenah lagi dan berjuang untuk maju dalam bidang pendidikan. Kita harus menyelidiki bagaimana budaya lokal dan budaya global berinteraksi secara dinamis. Penting untuk memahami bagaimana kita bersikap pada globalisasi sains. Kita memiliki dua posisi, untuk mengembangkan metode untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan untuk mengejar ilmu pengetahuan secara substansial. Dalam hal sertifikasi guru, portofolio tersebut benar-benar belum efektif. Itu karena portofolio guru adalah arsip guru masa lalu. Sementara kita masih berdebat apakah guru kita di masa lalu memiliki prestasi yang baik dalam pendidikan? Jadi sekolah yang lebih baik membutuhkan dukungan kurikulum, teori, kompetensi guru, dll.

    ReplyDelete
  9. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Salah satu tolak ukur untuk melihat kualitas pendidikan suatu negara adalah dengan melihat kualitas, profesionalitas dan kompetensi dari gurunya. Di Indonesia dari beberapa sumber mengatakan bahwa kualitas guru yang ada di Indonesia masih tergolong rendah. Hal ini tentunya bisa memunculkan berbagai dampak. Dalam kasus yang demikian, suatu penelitian di Jepang menunjukkan bahwa pelajaran matematika yang hanya menekankan pada pemikiran logis saja hasilnya bisa buruk, salah satunya dapat memicu kenakalan remaja. Ini secara tidak langsung mengindikasikan bahwa penggunaan metode yang tepat dalam pembelajaran sangatlah penting. Dan untuk menerapkan metode yang sesuai tentunya dibutuhkan kualitas seorang guru. Maka dalam hal ini, selain dari diri pribadi guru, peran pemerintah juga dibutuhkan guna adanya pengembangan dan peningkatan kualitas guru.
    Oleh karena itu, pemerintah di Indonesia terus meningkatkan kualitas guru dengan memberikan pelatihan-pelatihan dan pendidikan khusus guru dan calon guru seperti adanya program PPG. Dan menurut saya bahwa nantinya untuk bisa menjadi guru PNS pemerintah akan mensyaratkan sertifikat PPG untuk bisa mendaftar CPNS guru. Dan saya sangat setuju bila itu diterapkan melihat banyak guru yang hanya menggugurkan kewajiban mengajar tanpa melihat tugas utama guru yang bukan hanya sebagai pengajar.

    ReplyDelete
  10. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berbicara tentang standar pendidikan di Indonesia tentu berbicara tentang sistem peraturan yang dijalankan di Indonesia. Berdasarkan informasi dari http://bsnp-indonesia.org/?page_id=61, Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Standar Nasional Pendidikan berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. Standar Nasional Pendidikan bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat.. Standar Nasional Pendidikan disempurnakan secara terencana, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global.

    ReplyDelete
  11. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Bebricara juga maslaah nilai dan standar penilian, maka patut lah kita tau bahwa nilai dan standar penilaian untuk indoneisa itu masih rendah. Hal ini terlihat dnegan skor PISA dan TIMSS yag masih di bawah rata-rata dan masih dirututan 3 terbawah. Dengan hal itu kita sebagai pendidikan dan pememrintahan maka patut lah harus selalau memperbaiki atau meningkatkan nilai dan standrt penilaian. Akan tetapi untuk emningkatkan itu haryus disesuaikan dnegan kultur negara kita jangan asal tiru standar penilaian negara lain. Yang belum tentu cocok dengan negara kita.

    ReplyDelete
  12. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Sistem pendidikan kita sebagian besar menghasilkan orang yang berpengetahuan namun bukan dan orang-orang berpendidikan dan berbudaya. Jadi tantangan kita adalah bagaimana mengembangkan pendidikan untuk menghasilkan tidak hanya orang yang berpengetahuan tetapi juga orang-orang terpelajar dan orang-orang berbudaya. Tentu saja, perlu waktu dan harus ada proses. Tanpa proses tidak akan ada pengetahuan. Tanggungjawab kita sebagai gurulah untuk mencapai tujuan ini.

    ReplyDelete
  13. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Memaksa seuatu yang belum menjadi tahapannya akan menambah kesulitan bahkan waktu yang dihabiskan akan semakin lama. Apa pa yang menggugurkan diminimalisir untuk tidak menggugurkan apa apa yang diciptakan atau dilakukan dalam mewujudkan tujuan pendidikan di negara ini, Semua komponen perlu terlibat, PErubahan tidak dimulai dari hal besar, tetapi dari hal sederhana dan diri sendiri.

    ReplyDelete
  14. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam elegi ini, mendeskripsikan bagaimana pendidikan di negara kita dibandingkan pendidikan tingkat internasional. Indonesia masih banyak tertinggal pendidikannya dibandingkan dengan negara lain. Ini mungkin karena sistem yang tidak tepat yang diterapkan oleh pemerintah. Karena pemerintah lebih mementingkan kepentingan individu, daripada kepentingan pendidikan Indonesia. Ke depannya diharapkan pemerintah dapat memikirkan bagaimana pendidikan Indonesia agar bisa mengimbangi pendidikan negara lain.

    ReplyDelete
  15. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Ketika siswa merasa tidak jelas dengan suatu topik matematika, seorang guru mengarahkan dan memberikan motivasi kepada siswa tersebut untuk mempelajari matematika. Jadi dapat dikatakan bahwa solusinya adalah guru menjadi fasilitator bagi siswa-siswanya. Ditekankan pula bahwa guru harus menjadi fasilitator bagi siswa dan tidak memberikannya hukuman. Hukuman disini tujuannya untuk mendisiplinkan anak. Disiplin diartikan sebagai pemahaman dan praktik sosial yang sesuai dengan tata nilai tertentu yang dikehendaki. Hal ini dipengaruhi oleh cara pandang Behavioristik dalam psikologi belajar yang secara umum argumennya adalah dirumuskan oleh konsep stimulus-respon (S-R), stick and carrot, pengkondisian (conditioning), pembiasaan dan sejenisnya dalam praktik pembelajaran. Dengan demikian anak dianggap akan paham dan mengerti bahwa suatu hal itu salah jika ia diberi hukuman, dan sebaliknya akan paham suatu hal itu benar kalau diberi hadiah.

    ReplyDelete
  16. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Filosofi esensialisme menekankan bahwa pendidikan harus berfungsi dan relevan dengan kebutuhan, baik kebutuhan individu, keluarga, maupun kebutuhan berbagai sektor dan sub-sub sektornya, lokal, nasional, maupun internasional. Terkait dengan tuntutan globalisasi pendidikan harus menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang mampu bersaing secara internasional. Dalam mengaktualkan kedua filosofi tersebut empat pilar pendidikan yaitu learning to know, learning to do, learning to live together, and learning to be merupakan patokan berharga bagi penyelarasan praktek penyelenggaraan pendidikan di Indonesia mulai dari kurikulum, guru, proses belajar mengajar, sarana dan prasarana, hingga sampai pada penilainya.

    ReplyDelete
  17. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Pendidikan di Indonesia masih harus berjuang untuk setara pada pendidikan tingkat internasional. Kita harus menyelidiki bagaimana budaya lokal dan budaya global berinteraksi secara dinamis. Untuk menuju ke standart internasional, pertama yang perlu ditingkat yaitu profesionalisme seorang guru. Para guru harus memiliki kompetensi pada metodologi pengajaran, pengelolaan kelas, teori belajar siswa, dan metode penilaian. Sejalan dengan tantangan kehidupan global, peran dan tanggung jawab guru pada saat ini dan masa mendatang akan semakin kompleks, sehingga menuntut guru untuk senantiasa melakukan berbagai peningkatan dan penyesuaian kemampuan profesionalnya. Guru harus lebih dinamis dan kreatif dalam mengembangkan proses pembelajaran guna meningkatkan kulitas pendidikan di Indonesia agar dapat setara dengan standart pendidikan internasional.

    ReplyDelete
  18. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Bolehlah dikatakan bahwa mutu pendidikan Indonesia masih dibawah mutu pendidikan Internasional. Tak perlu jauh-jauh lihat saja mutu pendidikan di Negara-negara sebelah saja seperti yang dipaparkan di atas. Tak pelu berkecil hati, karena dengan adanya hasil ter sebut maka Indonesia masih berpeluang besar untuk menggungguli Negara-negara lain. Cukup terus berusaha memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik, maka hal tersebut bukanlah angan-angat. Seperti halnya ini, Indonesia terus memperbaiki system pendidikan nasionbalanya untuk memperbaiki mutu Pendidikan.

    ReplyDelete
  19. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Jika dilihat baik-baik mutu pendidikan bukanlah berada di satu tangan sajha yaitu pemerintah. Tapi berada disuluru tangan warga Indonesia. Sehingga perlulah pembaharuan dalam pandangan terhadap pendidikan oleh seluruh warga Indonesia, bahwa ilmu bukan sekedar transfer pengetahuan namun lebih dalam lagi yaitu seperti mengapai logos yaitu terus berpikir kritis untuk mengapai berbagai pengetahuan. Serta perlu perbaikan pandangan terhadap siswa bawa belajar bukan hanya sekadar nilai tinggi namun yang terdapat didalamnya .

    ReplyDelete
  20. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Dalam membenahi kualitas pendidikan di negara Indonesia, kita perlu berjuang untuk menuju ranah pendidikan tingkat internasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, hendaknya guru sebagai seorang pendidik hendaknya berwawasan luas dan mempunyai kompetensi di bidangnya. Guru merupakan fasilitator dan motivator dalam pembelajaran yang harus dapat melayani siswanya dalam proses pembelajaran. Tidak Dapat dipungkiri, fasilitas sekolah juga menjadi salah satu factor penting dalam membangun pengetahuan melalui teori dan praktik. Agar kualitas pendidikan di Indonesia dapat membaik, hal pertama yang perlu diperbaiki adalah pendidiknya. Kompetensi yang harus dimiliki guru meliputi kompetensi pada metodologi pengajaran, pengelolaan kelas, teori belajar siswa, dan metode penilaian, termasuk dalam menerapkan portofolio. Namun, realita pendidikan di Indonesia, guru masih sulit untuk menerapkan metode penilaian dalam portofolio. Dalam proses pembelajaran, guru hendaknya berusaha untuk melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Disisi lain, hendaknya kita harus mengembangkan pendidikan yang juga mencakup dalam nilai dan kebudayaan, dengan harapan akan menciptakan generasi penerus bangsa yang tidak hanya berpendidikan tetapi juga berbudaya dan mencerminkan perilaku sesuai dengan harapan masyarakat.

    ReplyDelete
  21. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Pendidikan di Indonesia saat ini sedang berusaha untuk berkembang agar bisa bersaing dengan dunia pendidikan internasional. Capaian yang saat ini sudah diraih sudah termasuk bagus karena sudah banyak juga yang menjadi juara bidang Internasional. Hal ini merupakan hal yang tidak mudah karena sudah sampai sejauh ini sistem pendidikan Indonesia masih belum jelas, bingung mau ikut sistem yang mana.

    ReplyDelete
  22. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia agar dapat bersaing dan tidak kalah dengan negara lain, hal yang dapat dilakukan ialah dengan memfasilitasi guru sebagai pondamen dengan ilmu/berpendidikan yang tinggi, serta sumber-sumber referensi yang relevan dan ter-update. Selain itu, dengan meningkatkan berpikir kritis dan kretaif sperti halnya berpikir tingkat tinggi (HOTS).

    ReplyDelete
  23. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Filosofi bangsa mempengaruhi karakter guru. Sistem pendidikan kebanyakan menghasilkan pengetahuan orang dan buka orang berpendidikan dan juga orang berbudaya. Tantangan saat ini adalah bagaimana mengembangkan pendidikan tidak hanya orang yang berpengetahuan saja tapii juga orang yang berendidikan dan berbudaya. Hal ini membutuhkan waktu dan adanya proses. Tanpa adanya proses tidak akan ada pengetahuan

    ReplyDelete
  24. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan artikel di atas, standar pendidikan di Indonesia memang jauh dengan standar pendidikan internasional, faktor pendidik dalam memfasilitasi siswa di kelas menjadi hal utama untuk meningkatkan standar pendidikan, guru yang inovatif merupakan guru yang mampu memfasilitasi siswa dengan perangkat pembelajaran yang baik, penggunaan media yang menarik, interaktif dan inovatif akan memudahkan siswa untuk mengkonstruk pengetahuannya, jadi perlu kesadaran dari guru untuk selalu meningkatkan kompetensi mengajarnya, meningkatkan kualitas mengajarnya baik dari segi kesiapan bahan ajar, media, ilmu maupun kesiapan mentalnya.

    ReplyDelete
  25. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Era keterbukaan lintas batas mau tak mau mendorong umat manusia untuk lebih kompetitif dalam segala hal. Barang siapa tidak memiliki keahlian khusus atau spesialisasi, sudah pasti dia akan tergilas dalam ketatnya persaingan hidup. Tantangan tersebut lantas memicu para orang tua untuk mempersiapkan anak-anaknya sejak dini dengan pendidikan yang terbaik dan berstandar internasional.

    ReplyDelete

  26. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Indonesia tertinggal pendidikannya itu karena banyak sekali yang bisa menjadi penyebabnya. Pendidikan di Indonesia masih menggunakan metode ajar yang kurang efektif jika kita bandingkan dengan negara lain. Pembelajaran yang dijalankan di luar negeri lebih banyak menekankan penyiapan pendidikan yang benar-benar dibutuhkan sesuai perkembangan yang ada. Dari segi teknologi pendidikan juga kita termasuk telat masuknya.Lain halnya dengan negara-negara maju yang sudah menerapkan IT cukup canggih.

    ReplyDelete

  27. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Indonesia tertinggal pendidikannya itu karena banyak sekali yang bisa menjadi penyebabnya. Pendidikan di Indonesia masih menggunakan metode ajar yang kurang efektif jika kita bandingkan dengan negara lain. Pembelajaran yang dijalankan di luar negeri lebih banyak menekankan penyiapan pendidikan yang benar-benar dibutuhkan sesuai perkembangan yang ada. Dari segi teknologi pendidikan juga kita termasuk telat masuknya.Lain halnya dengan negara-negara maju yang sudah menerapkan IT cukup canggih.

    ReplyDelete
  28. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Pendidikan di Indoneisa terbilang masih di posisi bawah, walaupun untuk hasil PISA yang terakhir Indonesia sudah bisa meningkatkan hasil dan prestasinya tetapi masih belum bisa berada di peringkat atas. Untuk dapat mecampurkan antara nilai standar Indonesia dan standar internasional dari pendidikan, kita harus menyelidiki bagaimana budaya lokal dan budaya global berinteraksi secara dinamis. Dengan kemajuan teknologi saat ini, kita harus benar-benar dapat memfilter semua kebudayaan barat yang cepat sekali masuk melalui media sosial. Kebudayaan kita harus kita jaga dan lestarikan walaupun kita dapat melihat dan mengadopsi budaya internasional untuk hal-hal yang positif seperti siswa yang mampu menciptakan berbagai alat yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  29. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb

    actually it's true that the result of the trying on developing our teachers skill is still not satisfying yet. it's because of few factors. and one of the factors is because few teachers or maybe most, they actually don't have passion to teach or to transfer their knowledge. but they want to be a teacher just because of it's easy job, or maybe they don't know what else to do to get a job. but among them also there are many of them still have pure purpose to be a teacher and have passions on it. I hope we all here are including these group, so we can together trying to make our education systems better and better.

    ReplyDelete
  30. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Dalam meningkatkan level pendidikan Indonesia ke taraf internasional yang harus ditingkatkan bukan saja kualitas siswa, akan tetapi kompetensi dan kemampuan gurunya juga menjadi salah satu pendukung pendidikan menjadi lebih baik. Pernyataan tersebut yang saya dapat tarik dari tulisan di atas. Indonesia sudah memiliki modal dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Karena sejak dahulu Indonesia sudah memiliki sistem pendidikan yang tidak dimiliki oleh seluruh negara di dunia ini. yaitu sistem pendidikan yang dicetuskan oleh bapak pendidikan yaitu Ki Hajar Dewantara. Namun, implementasi sistem tersebut tidak dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Hal ini dikarenaka pemerintah lebih mengagungkan sistem pendidikan yang diadopsi dari luar. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, namun akan lebih baik jika sistem pendidikan itu disesuaikan dengan keadaan yang ada di Indonesia itu sendiri. Dengan begitu guru tidak hanya sebagai fasilitator akan tetapi lebih dari itu. Guru mempunyai andil besar dalam memperbaiki pendidikan di Indonesia. Maka sudah sebaiknya guru memiliki niat, tujuan, dan kemampuan yang penuh untuk mendidik anak bangsa menjadi yang terbaik dan mampu bersaing dengan anak-anak di negara lainnya.

    ReplyDelete
  31. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Dunia pendidikan di Indonesia memang masing di urutan nomor tinggi, atau bisa disebut tertinggal dengan pendidikan luar. Namun kualitas pendidikan tidak hanya dapat dilihat dari satu sudut pandang saja. Semua harus bergerak, bersinergi agar membuat pendidikan di Indonesia lebih baik lagi, penelitian yang berkesinambungan adalah salah satu tanggung jawab pemerintah dalam memperbaiki pendidikan, kemapuan guru yang tidak merata juga menghasilkan sisa dengan kompetensi yang tertinggal dengan negara lain. Seoga ke depannya pendidikan di negara kita akan terus mmebaik.

    ReplyDelete
  32. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Kami memahami bahwa saat ini dunia pendidikan di Indonesia masih berada dalam tahap “sedang berkembang” dan saat ini negara Indonesia sedang berjuang dan berusaha agar dunia pendidikannya maju sehingga mampu bersaing dengan dunia internasional dan masuk dalam jajaran pendidikan dunia. Sebenarnya apa yang sudah dicapai oleh pendidikan Indonesia saat ini cukup bagus, hal ini ditunjukkan oleh banyaknya siswa-siswi Indonesia yang menjadi juara dalam bidang ilmu pengetahuan di tingkat internasional. Dengan melihat bahwa sistem pendidikan Indonesia yang masih belum menentu ( belum jelas filsofis dan ideologinya), capaian prestasi tingkat internasional tersebut merupakan hal yang luar biasa. Semoga Pendidikan Indonesia segera menemukan arah dan kualitasnya semakin baik lagi. Amin.

    ReplyDelete
  33. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Berdasarkan bacaan fi atas, pendidikan kita masih jauh dari standar internasional. Kita masih harus bersaha keras untuk dapat mencapai level internasional. Dalam peroslan nilai, kita fokus pada kulturalisasi, asimilasi, dan penggabungan. Kita harus tahu bagaimana budaya lokal dan budaya global berinteraksi secara dinamis. Selain itu masih banyak lagi hal-hal yang perlu kita kembangkan, meliputi semua aspek pendidikan. Misalnya jika dilihat dari satu aspek saja, yaitu guru, untuk bisa mencapai level internasional, banyak yang harus kita lakukan. Salah satunya kita harus mempertimbangkan perkembangan kemampuan guru. Guru harus memiliki kemampuan terlebih dahulu. Sekarang ini telah banyak pelatihan bagi guru-guru kita, tetapi kemampuan yang dimiliki oleh guru belum mumpuni untuk bisa sampai ke level internasional.

    ReplyDelete
  34. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Teknologi dan dunia ini semakin berkembang. Semua itu semakin memudahkan interaksi antara satu negara dengan negara lainnya. Sehingga semakin menuntut pendidikan bangsa Indonesia ini dapat menunjukkan eksistensinya di tingkat Internasional. Untuk mewujudkan hal tersebut masih perlu kerja keras untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Salah satu perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia yang harus diperhatikan adalah kualitas pembelajaran. Dalam hal ini, guru memiliki tantangan yang luar biasa untuk menciptakan pembelajaran sehingga peserta didik mampu mengembangkan kemampuannya. Kegiatan pembelajaran sangat menentukan sikap dan perilaku para siswa. Apabila kurang tepat dalam memfasilitasi siswa belajar justru akan berdampak negatif. Maka dari itu perlu usaha terus menerus dan semoga suatu saat pendidikan bangsa ini dapat memenuhi standar Internasional tanpa menghilangkan nilai-nilai dari Indonesia sendiri.

    ReplyDelete
  35. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Pada artikel di atas menceritakan pendidikan di Indonesia. Pendidikan di Indonesia masih jauh untuk mencapai ke standar pendidikan Internasional. Masyarakat di Indonesia lagi berjuang untuk memenuhi standar pendidikan Internasional tersebut. Salah satu yang bisa menjadi usaha masyarakat Indonesia untuk memenuhi standar pendidikan Internasional yaitu masyarakat (saya, dan kita khususnya) harus menyelidiki bagaimana budaya lokal dan budaya global berinteraksi secara dinamis. Karena penting untuk memahami bagaimana kita berperilaku pada globalisasi sains. Sehingga kita mampu menyeimbangkan dengan perkembangan zaman.

    ReplyDelete
  36. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Hal pertama yang harus kita perhatikan dalam upaya memperbaiki pendidikan di Indonesia agar mencapai standar internasional adalah terkait guru. Guru harus memiliki kompetensi dan profesionalitas yang memadai. Guru harus memiliki kompetensi dalam mengembangkan motode pembelajaran, manajemen kelas, metode penilaian, dan menguasai materi pembelajaran. Karena itulah guru dituntut untuk menjadi lebih inovatif untuk mengembangkan berbagai metode dan media pembelajaran. Guru juga dituntut untuk dapat mengembangkan metode penilaian seperti portofolio. Dan selain terkait pembelajarn hal mutlak yang harus dimiliki oleh guru adalah menguasai materi pembelajaran. Karena itulah guru harus terus belajar dan belajar untuk mengembangkan kompetensinya agar mampu menjadi guru yang profesional.

    ReplyDelete
  37. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Dari bebrapa hasil riset tentang pendidikan global, Indonesia cenderung meramaikan posisi buntut. Tentu hal tersebut merupakan tantangan yang patut digali titik kelemahan dari sistem pendidikan kita dan mengembangkan yang baik. Untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan peradaban yang semakin pesat, perlu adanya pemahaman interaksi budaya lokal dan global yang cenderung dinamis. Memperbaiki pendidikan haruslah kita mulai dari aktor utamanya yaitu guru. Profesi guru sudah semestinya memahami hakikat dasar dari pendidikan dan memiliki kompetensi yang baik. Guru haruslah menjadi teladan bagi perkembangan sikap siswa, dan menjadi motivator sekaligus fasilitator dalam pengembangan intelektual siswa.

    ReplyDelete
  38. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Pendidikan di Indonesia masih jauh dari standar pendidikan internasional. Kita masih sulit untuk membudayakan, mengasimilasi dan mencampurkan interaksi budaya lokal dan global secara dinamik. Untuk dapat naik ke level internasional yang harus dilakukan pertama sekali adalah dengan membangun kompetensi guru agar dapat membangun sekolah. Kompetensi guru harus dibangun dengan diimbangi antara teori dan praktiknya. Di samping pembangunan akan kompetensi guru, sarana dan prasarana pendidikan juga harus dilengkapi sebagai penunjangnya.

    ReplyDelete
  39. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Untuk dapat bersaing di dunia pendidikan internasional, faktor yang paling penting atau paling diutamakan adalah kompetensi guru. Kompetensi guru harus seimbang antara teori dan praktek (kenyataan). Guru memiliki tanggung jawab yang besar untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. Guru juga memiliki andil yang besar dalam menanamkan nilai-nilai budi pekerti kepada siswa, selain orang tua.

    ReplyDelete
  40. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Pendidikan Indonesia saat ini masih jauh dari standar internasional, karena banyak keurangan dimana-mana. Mulai dari tujuan pendidikan yang awalnya hanya untuk mentransfer ilmu, padahal untuk menjadi sekolah taraf internasional haruslah memiliki tujuan yaitu mengembangkan potensi siswa dengan memfasilitasi mereka agar berkembanga dan mencari pengetahuannya sendiri. faktor selanjutnya, Yang perlu dibenahi pertama yaitu faktor pendidik. untuk menjadi pendidik yang profesional, maka perlu penyeimbangan antara perencanaan dan pengembangan pembelajaran yang inovatif dan efektif.

    ReplyDelete
  41. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Ada hal yang menerik yang disampaikan dalam artikel ini, yaitu penelitian di Jepang mengatakan jika pengajaran matematika yang tidak pantas memicu kejahatan remaja. Jadi, jika kita mengajar matematika hanya menekankan llogika tanpa nilai dan moral hasilnya bisa buruk. Hal ini juga terjadi di Indonesia. Praktek mengajar belajar perlu ditingkatkan agar tidak hanya ilmu tetapi nialai dan moral juga. Kita perlu mempromosikan belajar mengajar sedemikian rupa agar siswa lebih aktif terlibat dalam kegiatan pembelajaran inkuiri dan problem solving. Sehingga yang perlu diperhatikan juga yaitu bagaimana pendidikan matematika ini dapat membawa dan mentranferkan nilai dan karakter bangsa.

    ReplyDelete
  42. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Realita pendidikan di Indonesia, seperti guru masih sulit untuk menerapkan metode penilaian dalam portofolio. Dalam proses pembelajaran, guru seharusnya berusaha melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Peran guru sebagai motivator dan fasilitator sangat dibutuhkan oleh siswa dalam pembelajaran. Disisi lain, hendaknya kita harus mengembangkan pendidikan yang juga mencakup dalam nilai dan kebudayaan, dengan harapan akan menciptakan generasi penerus bangsa yang tidak hanya berpendidikan tapi juga berbudaya dan mencerminkan perilaku sesuai dengan harapan masyarakat.

    ReplyDelete
  43. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Bersaing dalam kancah internasional. Cita-cita pendidikan di Indonesia yang kemudian dalam rangka mewujudkannya mengacukan kurikulum yang diadopsi dari luar. Bukan sesuatu yang mutlak salah, namun menurut saya akan lebih baik jika kerikulum juga didasarkan pada keadaan di Indonesia. Terlepas dari hal tersebut, apapun kurikulum yang diterapkan di Indonesia, guru adalah sebagai ujung tombak pelaksanaannya. Maka itu guru harusnya mempunyai kualitas yang baik. Guru harus selalu mau belajar, untuk terus memperbaiki diri, sehingga akan lebih dapat menangani berbagai macam siswa.

    ReplyDelete
  44. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Dapat mencapai pendidikan yang levelnya setara dengan dunia internasional merupakan impian dari pendidikan Indonesia. Indonesia luas dengan beragam suku dan budaya. Pemerantaan pendidikan selalu diupayakan agar dapat mencapai level internasional. Salah satu faktor utamanaya ialah guru. Pemerintah mengupayakan pemerataan guru dengan mengadakan sertifikasi dan program SM3T. Semoga dengan program tersebut pendidikan Indonesia dapat meningkat sesuai dengan level internasional.

    ReplyDelete
  45. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Saat ini indonesia sedang berusaha meningkatkan kualitas pendidikan agar tidak kalah dengan negara-negara lain. Dalam upaya ini, hal pertama yang harus diperhatikan adalah pengembangan guru. Guru adalah tombak pendidikan. Jika guru tidak memiliki profesionalitas, maka upaya pengembangan pendidikan sulit dilakukan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk meningkatkan profesionalitas guru. guru yang profesional mampu menguasai materi pembelajaran dan menjadi fasilitator yang baik bagi para siswa untuk dapat mengkonstruksi pengetahuannya sendiri

    ReplyDelete
  46. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Beberapa waktu silam pernah gencar dipromosikannya sekolah bertaraf internasional (SBI). Namun secara pengelolaan masih diragukan apakah proses manajemen kegiatan di sekolah tersebut mampu mengangkat siswanya menjadi sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing ditingkat global. Dalam persaingan global yang semakin terbuka dewasa ini, pengelolaan pendidikan memiliki posisi sangat strategis dalam upaya meningkatkan kemampauan bangsa dalam menghadapi persaingan dengan negara lain.

    ReplyDelete
  47. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Manajemen peserta didik sangat penting keberadaanya bagi suatu lembaga pendidikan. Suatu lembaga pendidikan (sekolah) akan mencapai keberhasilan, yang bergantung pada komponen-komponen manajemen pelaksanaan kegiatanseperti kurikulum, peserta didik, pembiayaan (keuangan), tenaga pelaksana(pendidik), dan sarana prasarana.

    ReplyDelete
  48. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Dalam membenahi kualitas pendidikan di negara Indonesia, kita perlu berjuang untuk menuju ranah pendidikan tingkat internasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, hendaknya para guru harus memiliki kompetensi yang berwawasan luas dan mendalam. Tidak Dapat dipungkiri, fasilitas sekolah juga menjadi salah satu faktor penting dalam membangun pengetahuan melalui teori dan praktik. Kompetensi yang harus dimiliki guru meliputi kompetensi pada metodologi pengajaran, pengelolaan kelas, teori belajar siswa, dan metode penilaian, termasuk dalam menerapkan portofolio. Namun, realita pendidikan di Indonesia, guru masih sulit untuk menerapkan metode penilaian dalam portofolio.

    ReplyDelete
  49. Dalam proses pembelajaran, guru hendaknya berusaha untuk melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Peran guru sebagai motivator dan fasilitator sangat dibutuhkan oleh siswa dalam pembelajaran. Di sisi lain, hendaknya kita harus mengembangkan pendidikan yang juga mencakup dalam nilai dan kebudayaan, dengan harapan akan menciptakan generasi penerus bangsa yang tidak hanya berpendidikan tetapi juga berbudaya dan mencerminkan perilaku sesuai dengan harapan masyarakat.

    ReplyDelete
  50. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  51. Junianto
    PM C
    17709251065

    Sebagai negara berkembang tentu dibutuhkan kerjasa keras untuk memenuhi standar internasional di berbagai bidang. Banyak aspek yang menjadi kendala dalam memenuhi standar internasional. Ditambah lagi kondisi pemerintahan yang masih belum bersih dari bahaya laten korupsi. Sistem dan kebijakan pendidikan harus sepenuhnya mendukung agar pendidikan di Indonesia bisa memenuhi standar internasional. Guru sebagai ujung tombak pendidikan juga harus diperhatikan segala sesuatunya yang bisa menunjang kinerja. Fasilitas pendidikan yang memadai juga tetap perlu diusahakan agar memudahkan guru dalam mendidik siswa.

    ReplyDelete
  52. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Artikel di atas lagi-lagi membuat saya semakin kagum dengan guru-guru saya dan teman-teman saya yang menjadi guru. Lagi-lagi dan lagi, guru menjadi senjata ampuh dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Di tangannya lah pendidikan akan ada dan mengada untuk menjadi pengada. Sebagai ujung tombak keberhasilan pendidikan, senjata utama seorang guru bukan pada media pembelajaran yang cangiih, terbaru, dan mahal, akan tetapi berada pada kreativitasnya. Kreativitas guru yang akan membawa siswa menjadi pembelajar yang aktif dan berpikir kritis. Oleh karena itu untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini, adalah penting bagi pemerintah untuk memperhatikan keberadaan guru-guru di negeri ini, untuk memantau kemajuan profesi mereka yang teramat mulia. Menjadi hal penting bagi pemerintah untuk mengawal keprofesian guru agar senantiasa dalam track yang akan membawa siswa pada keberhasilan pembelajaran.

    ReplyDelete
  53. Latifah Fitriasari
    PM C

    Keluarga merupakan embrio utama dalam proses peningkatan kualitas insan terdidik dimana jika pendidikan yang dilakukan dalam keluarga memadai dengan baik. Pendidikan merupakan kata kunci kejayaan sebuah bangsa. Karena pendidikan memang telah menjadi penopang dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia untuk pembangunan bangsa. Maka dari itu guru harus melatih kembali bagaimana dia bisa menjadi pengajar dan pendidik yang ampuh dengan memanfaatkan segala media pendidikan saat ini. Guru lah yang mempunyai pengaruh besar terhadap kualitas pendidikan saat ini. Layaknya tombak yang harus diasah secara rutin.

    ReplyDelete
  54. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Sekolah bertaraf internasional sudah pernah diterapkan di Indoensia, namun belakangan, status sekolah ini dihapuskan karena dianggap akan mengkotak-kotakan sekolah. Sebenarnya sangat bagus jika sekolah-sekolah di Indonesia bertaraf internasional. Itu artinya kualitas skolah-sekolah di Indonesia sama kualitasnya dengan sekolah-sekolah di negara alainnya demi mencukupi kebutuhan persaingan global. Tetapi, masih banyak yang harus dipersiapkan oleh sistem pendidikan Indonesia demi mewujudkan sekolah berkualitas internasional ini. Beberapa diantaranya ialah kesiapan guru dan siswa serta fasilitas-fasilitas pendukung. Dan perlu diingat pula bahwa menjadi internasional tidak lantas harus meninggalkan kebudayaan asli negara sendiri. Internasional lah, tetapi tetap menjaga nilai-nilai budaya bangsa.

    ReplyDelete
  55. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Tuntutan untuk profesi guru pada saat ini memang terbilang banyak mengingat kurikulum yang terus menerus diperbaharui sehingga guru harus selalu aware terhadap perubahan di dunia pendidikan. Namun sebenarnya pengawasan terhadap guru di luar negeri juga tidak segampang yang kita pikirkan. Di USA misalnya, untuk setiap tahun guru mengikuti tes kompetensi sehingga yang tidak lulus tidak diberi kesempatan untuk lanjut mengajar dan harus mengulangi kelas pendidikan lagi. Di Indonesia memang tidak se strict itu, namun pemerintah dengan program PKB terus menerus memantau profesionalisme guru agar tidak tertinggal dari profesi lainnya. Guru sebagai educator harus memiliki skill dan pengetahuan yang mumpuni agar bisa disejajarkan dengan perkembangan global.

    ReplyDelete
  56. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Prof. Pendidikan di Indonesia memang belum bisa dibandingkan dengan level Internasiona. Masih banyak komponen yang harus dibenahi. Perlunya diadakan Teacher Proffesional Development atau pelatihan-pelatihan bagi guru untuk mengembangkan keterampilan pedagogiknya. Selain itu, seperti yang diuraikan di atas bahwa sistem pendidikan kita masih menghasilkan pengetahuan dan bukannya mendidik dan membudayakan manusia.

    ReplyDelete
  57. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Salah satu upaya untuk menciptakan generasi yang berbudaya dan terdidik sesuai karakter haparan masyarakat adalah dengan memasukkan unsur atau nilai kebudayaan dalam pendidikan. Selain itu, guru sebagai pendidik harus memiliki wawasan yang luas dan mendalam dalam rangka mewujudkan pendidikan Indonesia yang baik.

    ReplyDelete
  58. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Untuk memiliki pendidikan yang tingkatnya internasional, sangat dibutuhkan perbaikan dalam berbagai aspek pendidikan dan tentu saja perbaikan-perbaikan yang dilakukan tidak bisa dilakukan sekejap, namun harus bertahap dan berkelanjutan. Selain itu, dalam mengambil berbagai kebijakan dalam bidang pendidikan tentunya harus mendengarkan setiap keluhan dari tiap elemen yang berada dalam dunia pendidikan dan setiap kebijakan haruslah dengan tujuan perbaikan pendidikan, bukan untuk kepentingan politik atau yang lainnya. Karena kebijakan yang tidak bijak, hanya akan menimbulkan efek yang tidak baik bagi perkembangan peserta didik.

    ReplyDelete
  59. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Beberapa tahun yang lalu sempat ada program sekolah bertaraf internasional tetapi entah bagaimana kualitas pendidikan di Indonesia jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga saja misalnya seperti Malaysia atau Singapura masih tertinggal. Untuk mencapai standar internasional maka guru, kurikulum, sarana dan prasarana pendidikan pun harus berstandar internasional agar tercipta pendidikan Indonesia yang berstandar internasional.

    ReplyDelete