Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 11: Intensif dan Ekstensif Logika




Ass, khusus untuk Mahasiswa S2 P. Sain dan S2 P. Matematika:

Intensif dan Ekstensifkanlah Logika anda sehingga anda mampu menggunakannya untuk mendefinisikan Dunia. Dapat menggunakan referensi.

Tuliskanlah uraian anda sebagai komen pada posting ini.

Demikianlah selamat mencoba, semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

30 comments:

  1. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Logika dapat digunakan untuk berpikir dan menalar. Kemampuan menggunakan logika ini ditentukan dengan tingkatan ilmu dan pengalaman yang dimiliki seseorang. Dengan logika, diharapkan kita bisa menentukan mana yang benar mana yang salah, mana yang baik mana yang buruk. Dan karena dunia itu persis seperti apa yang ada di pikiran kita. Maka kemampuan logika kita juga menentukan seperti apa pandangan kita terhadap dunia.

    ReplyDelete
  2. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Logika adalah bagaimana manusia berpikir sesuai dengan ilmu dan pengalaman yang dimiliki. Logika digunakan manusia ketika berpikir dan bernalar. Filsafat adalah olah pikir, berarti logika juga berperan penting dalam memahami filsafat. Dengan logika maka kita mampu menalar apakah sesuatu itu benar atau tidak. Dengan logika kita mampu menalar dunia ini dengan segala isinya, apakah sudah sesuai dengan ilmu pengetahuan yang beradap dan sesuai dengan agama yang diyakini sehingga kita tahu arah membangun dunia.

    ReplyDelete
  3. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Berfilsafat artinya berpikir. Dalam berpikir kita menggunakan logika. Kita dapat menggunakan logika secara intensif dan ekstensif untuk memikirkan semua yang ada dan mungkin ada. Yang ada dan mungkin ada merupakan materialnya dunia. Maka seharusnya kita menggunakan logika secara instensif dan ekstensif untuk mendefinisikan dunia. Menurut saya, kenapa harus demikian, supaya kita dapat mengembangkan dunia ini secara baik dan sesuai dengan yang kita mampu tidak hanya berandai-andai.

    ReplyDelete
  4. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Logika adalah bagaimana kita berpikir secara logis sesuai dengan ilmu pengetahuan yang kita miliki. Dunia menurut logika saya terdiri dari hal yang ada dan mungkin ada. Dunia mempunyai definisi yang berbeda-beda tergantung ruang dan waktunya dan darimana kita memandangnya. Dunia bisa saja mempunyai arti dunia jagad raya ini, yang telah diciptakan oleh Allah untuk kita manusia sebagai khalifah di dunia ini menjaga dan merawat dunia yang telah diciptakan oleh-Nya. Atau dunia bisa juga pikiran. Setiap manusia mempunyai pikirannya masing-masing, sehingga dunia setiap manusia pun juga berbeda-beda. Oleh karena itu, untuk menjaga dunia pikiran ini dari hal-hal negatif, kita manusia harus mempunyai iman dan taqwa kepada Allah. Insya Allah pikiran kita akan selalu bersih, positif, dan dihindarkan dari keburukan.

    ReplyDelete
  5. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Logika sebagai ilmu kecakapan dalam bernalar atau berpikir memiliki peran penting untuk mengungkapkan kebenaran termasuk mendefinisikan dunia itu sendiri. Kita dapat mendefinisikan apapun tentang dunia sesuai ruang dan waktu. Segala yang ada dan mungkin ada di dunia ini didefinisikan dengan logika manusia. Namun, sebenar-benarnya logika manusia sungguh adanya sangat terbatas karena terdapat fenomena yang berada di luar nalar atau logika manusia yang tidak mampu menjangkaunya sehingga untuk mendefinisikan dunia itu sendiri dengan sebenar-benarnya belum cukup dengan mengandalkan logika saja.

    ReplyDelete
  6. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    Secara intensif adalah dengan berpikir ke dalam diri sendiri, sedangkan secara ekstensif adalah dengan menggunakan referensi-referensi atau benda-benda yang ada di sekeliling kita. Maka dengan begitu, segala sesuatu yang ada dan tidak ada bisa kita fikirkan sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. mengembangkan logika itu akan lebih baik jika membawa dampak yang positif.

    ReplyDelete
  7. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam mengintensifikan dan mengekstensfkan logika untuk mendefinisikan dunia dapat dilakukan dengan banyaknya pengalaman dan belajar. Logika berhubungan dengan nalar maka logika akan menuntut untuk mencari makna dunia. Dunia merupak suatu tempat dimana terdapat suatu kehidupan. Lebih jauh lagi, dunia merupakan ruang . Dunia dan rrelatifitas adalah bentuk lain dari ruang dan waktu, dimana kedanya saling berpengaruh satu sama lain. Untuk itulah, menjai manusia yang baik untuk dapat menghargai ruang dan waktu dimana ia berada.

    ReplyDelete
  8. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Logika adalah bagaimana manusia berpikir sesuai dengan ilmu dan pengalaman yang dimiliki. Logika sendiri biasa untuk menalar fenomena yang ditemui oleh seseorang. Dengan logika maka kita mampu menalar apakah sesuatu itu benar atau tidak. Dengan kekuatan logika berpikir kita mampu membentuk sebuah dunia, dimana dunia ini dapat mencakup dunia kita sendiri/ dunia pribadi maupun dunia untuk semua orang/dunia yang luar. Contoh intensif dan ekstensif logika membentuk dunia yaitu ketika kita bisa berpikir bahwa kita semua harus menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Contoh lain intensif-ektensif logika membentuk dunia adalah ketika kita bisa membentuk dunia perkuliahan dan melewatinya dari awal sampai akhir perkuliahhan. Itulah kekuatan logika menurut kami. Dengan logika kita mampu menalar dunia ini dengan isinya apakah sudah sesuai dengan ilmu pengetahuan yang beradap dan sesuai dengan agama yang diyakini sehingga kita tahu arah membangun dunia.

    ReplyDelete
  9. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Logika adalah bagaimana manusia berpikir sesuai dengan ilmu dan pengalaman yang dimiliki. Logika sendiri biasa untuk menalar fenomena yang ditemui oleh seseorang. Dengna logika maka kita mampu menalar apakah sesuatu itu benar atau tidak. Dengan logika kita mampu menalar dunia ini dengan isinya apakah sudah sesuai dengan ilmu pengetahuan yang beradap dan sesuai dengan agama yang diyakini sehingga kita tahu arah membangun dunia.

    ReplyDelete
  10. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Logika bertujuan untuk memperoleh kriteria kebenaran. Apa yang dipikirkan tak lain dari yang telah diketahui dengan gambaran-gambaran. Kriteria bagi suatu kebenaran terletak pada buktinya, kenyataannya, bahwa isi gambaran itu terletak pada pikiran. Buah pikiran benar, apabila gambaran itu tepat, yaitu memaksa kita untuk membenarknnya. Gambaran yang benar ialah suatu gambaran yang menggambarkan objek yang dipandang dengan terang dan tajam, sehingga orang yang memandang itu terpaksa membenarkan dan menerima isinya.
    Setiap benda yang dilihat bukanlah objek yang sebenarnya, sebab yang sebenarnya adalah gambarannya yang terdapat dalam otak yang disebut ingatan. Jumlah ingatan yang banyak menjadi pengalaman. Segala yang dipandang menjadi ada hanya karena adanya pengertian, padahal pengertian hanyalah gambaran otak dalam ingatan. Oleh karena itu, pengertian bukan kenyataan. Akan tetapi, benda-benda yang kelihatan adalah benda yang mempunyai realita, nyata adanya. Manusia adalah realita, sedangkan jenis bukan realita.

    ReplyDelete
  11. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Logika dapat digunakan untuk menganalisis atau menguji argumen orang lain. Tujuan atau sasaran logika adalah sebisa mungkin menempatkan cara berpikir seseorang ke dalam sebuah struktur formal yang dinamakan argumen. Berdasar pada logika, maka seseorang dapat menilai apakah argumen orang lain ke dalam kategori argumen yang baik atau argumen yang tidak baik.

    ReplyDelete
  12. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Logika yang digunakan untuk berpikir tentang segala sesuatu. Manusia mampu berpikir tentang semua yang ada dan mungkin ada. Dunia terdiri dari yang ada dan mungkin ada. Dengan demikian manusia dengan logikanya mampu memikirkan dunia. Manusia memikirkan semua tentang dunia walaupun dengan keterbatasan dan dengan reduksi. Tetapi dalam ruang dan waktu yang berbeda manusia akhirnya akan menembus dunia dengan memikirkannya.

    ReplyDelete
  13. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Logika merupakan sesuatu pemikiran untuk mendapatkan ketepatan penalaran. Aristoteles berpandangan bahwa ketika seseorang membuat kesimpulan dari suatu pemecahan masalah, maka logika lah yang mengarahkan hingga sampai pada kesimpulan tersebut.

    ReplyDelete
  14. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Revolusi informasi merupakan intensifikasi logika dari jaman industri dan juga merupakan pembelokan arah yang baru. Dia memindahkan kemanusiaan lebih jauh dari perasaan keterikatannya terhadap alam sebagai bagian serta paket dari padanya. Ini bermakna bahwa dunia dibangun dari intensifikasi logika. Karena revolusi informasi ikut berperan dalam membangun dunia menjadi seperti sekarang (komunitas bumi: etika bumi)

    ReplyDelete
  15. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Logika merupakan sarana berpikir ilmiah untuk memperoleh suatu kebenaran yang masuk akal. Logika erat kaitannya dengan kebenaran. Logika dan kebenaran sangat dibutuhkan dan menjadi tujuan dalam menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi. Logika, filsafat, dan ilmu saling berkaitan satu dengan yang lainnya guna memperoleh sebuah kebenaran yang sahih. Dengan kata lain, ketiga-tiganya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Ilmu seharusnya bermain di atas logika dan didukung oleh data (konfirmasi). Tanpa logika ilmu kurang bermakna. Logika akan mengarahkan seorang peneliti ketika mencari kebenaran. Logika mengutamakan kesadaran dan dan nalar yang jernih dalam segala hal.

    ReplyDelete
  16. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Logika digunakan manusia untuk dapat berpikir dan kemudian menalar. Masing – masing orang mempunyai logika, dan bagaimana logika itu berkembang tentunya juga tergantung dari penggunaan logika masing – masing orang. Berpikir sedalam – dalamnya menggunakan logika dan seluas – luasnya menggunakan logika merupakan bagian dari intensif dan ekstensif logika. Memecahkan masalah atau suatu hal tentunya ada peran serta dari logika. Seberapa berfungsinya logika itulah yang nantinya menentukan tingkat kedalaman dan keluasan penggunaan logika masing – masing orang.

    ReplyDelete
  17. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Logika adalah istilah yang dibentuk dari kata logikos yang berasal dari kata benda logos. Kata logos, berarti sesuatu yang diutarakan, suatu pertimbangan akal (pikiran), kata, percakapan, atau ungkapan lewat bahasa. Kata logikos, berarti mengenal kata, mengenai percakapan atau yang berkenaan dengan ungkapan lewat bahasa. Dengan demikian, dapatlah dikatan bahwa logika adalah suatu pertimbangan akal atau pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Sehingga dengan logika kita bisa mengetahui seluk beluk dunia ini, karena sifat dunia adalah siklik. Sehingga kita harus menggunakan logika kita secara intensif dan ekstensif agar dapat memaknai hidup yang sebenarnya.

    ReplyDelete
  18. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Definisi dunia dnegan pengalaman tentu sangat berkaitan. Terutama dalam Intensif adalah metode berpikir sedalam-dalamnya, yaitu sampai sedalam pikiran kita. Kita gali pemikiran agar bisa mencapai tujuan yang kita inginkan. Sedangkan metode berpikir ekstensi merupakan metode berpikir seluas-luasnya. Luas sampai seluas pikiran kita, kita juga melebarkan jari-jari pikiran kita untuk mengetahui dunia ini lebih jelas lagi. Dengan intensif dan ekstensif logika kita maka diharpakan kita mampu mendefinisikan dunia. Namun sehebat-hebat pikiranku takkan mampu mendefinisikan dunia, bahkan bermilyar-milyar dipangkatkan semilyar, namun sebanyak itu pun tak cukup untuk mendifinisikan dunia.

    ReplyDelete
  19. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Obyek kajian atau hal yang dipelajari dalam ilmu logika terbagi atas obyek materiil yaitu pikiran (bernalar) dan obyek formil yaitu aturan berpikir (bernalar) benar. logika adalah ilmu yang mempelajari tentang prinsip berpikir benar. Dalam perkembangannya kemudian, definisi logika tersebut dikritik oleh Irving M. Copy yang berpendapat bahwa logika bukan mempelajari prinsip berpikir benar. Karena berpikir juga merupakan obyek kajian ilmu psikologi. Berpikir adalah proses kerja akal untuk mengetahui sesuatu yang belum diketahui atau untuk memperjelas pengetahuan yang samar. Mengingat, melamun dan merenung tentu merupakan bagian dari aktivitas berpikir yang bukan termasuk obyek kajian logika. Aktivitas berpikir yang merupakan obyek kajian logika adalah penalaran. Penalaran adalah suatu jenis berpikir yang bertugas menyimpulkan premis-premis yang ada. Maka, definisi ilmu logika adalah ilmu yang mempelajari tentang prinsip bernalar benar.

    ReplyDelete
  20. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Dalam bernalar dapat dilakykan dengan menggunakan Perasaan dan intuisi yang mendalam, intuisi kita sering tidak jelas dan tidak rasional malahan lebih merupakan pemikiran mental bawah sadar. Mungkin kondisi paling intern dari orang yang kreatif adalah sumber intern penilaian dan seleksi mereka. Kemudian Kriteria, kita gunakan untuk menentukan gagasan mana yang terbaik dan merupakan standar sadar yang kita gunakan untuk mengukur nilai gagasan-gagasan kita. Kriteria ini memperkenalkan suatu unsur yang sadar, sistematis, berhati-hati, yang memabntu mengorganisasi dan memfokuskan kemempuan penyeleksian sadar serta bawah sadar kita. Atau dengan cara Memilih gagasan, untuk memilih gagasan yang terbaik kita menggunakan kriteria yang telah kita bina untuk membantu mengevaluasi gagasan pemecahan masalah kita. Kemudian kita menyingkrkan gagasan yang bukan bukan atau menggelikan dan gagasan sejenisnya. Beberapa hal ini dapat diterapkan sehingga kita dapat memaknai dunia secara filsafat.

    ReplyDelete
  21. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Dalam berlogika ada 2 kompentensi yang harus di lakukan yaitu berpikri dan bernalar. Dengan adnaay dua hal ini amka dapatlah kita berlogika. Logika adalah suatau pemikiran yang mana opemikiran tersebut dapat menjawab semua hal-hala yang dapat di jawab dnegan logika. Logika juga dengan perkembangan nya banya. Transformasi dari suatau logika itu juga adanya suatau tnasformasi sehingga logika skrnang ini adlaah hasil dari tnasformsi.

    ReplyDelete
  22. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dunia adalah tentang apa yang ada dalam pikiran kita. Sehingga apa saja yang akan kita capai, itu tergantung logika kita bagaimana memainkannya. Misal ingin mendapatkan pengetahuan yang tinggi, maka yang kita lakukan ya bagaimana cara kita menggapainya, mengubah mitos menjadi logos. Manusia dikarunia akal dan pikiran oleh Allah, sehingga akan mampu mendeskripsikan dunianya masing-masing. Dan setiap dunia setiap manusia itu berbeda, tergantung apa yang dipikirkan dan tergantung oleh dimensinya serta terikat oleh ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  23. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Satu dari banyaknya hasil karya Tuhan yang termasuk besar adalah adalah dunia, hasil karya Tuhan ini pun yang sangat pantas untuk kita syukuri. Karena kita semua diijinkan untuk hidup di dunia ini. Dalam kehidupan ini sebaiknya kita pintar-pintar untuk memanfaatkan untuk menjadi yang terbaik. Logika yang menuntut kita selalu berpikir logis sesuai dengan ilmu pengetahuan yang kita miliki. Sehingga hal seperti itu yang bisa kita gunakan untuk memperbaiki diri kita dalam menjalani kehidupan.

    ReplyDelete
  24. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Logika adalah kemampuan berpikir secara logis. Setiap inidividu memiliki logika yang berbeda-beda. Namun logika yang objektif lah yang dapat diterima oleh orang lain. Setiap individu boleh jadi melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda-beda. Setiap individu memiliki jalan pikiran yang berbeda, yang berarti logika yang berbeda. Jika demikian, orang akan memiliki penilaian yang berbeda-beda akan suatu fenomena. Kita juga tidak dapat memaksakan logika kita pada orang lain. Oleh karena itu, setiap orang akan memandang dunia sesuai sudut pandang mereka sendiri-sendiri yang mungkin berbeda satu dengan dengan yang lain. Jadi definisi dunia adalah relatif.

    ReplyDelete
  25. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Tidak semua orang dapat menggunakan logika dengan sebaik-baiknya. Logika merupakan cara dimana seseorang dapat berpikir menggunakan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang ia miliki untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Logika digunakan untuk menyelesaikan sautu masalah, semakin banyak pengalaman yang ia miliki maka logika yang ia gunakan sebaik. Logika berhubungan antara hati yang jernih dan ikhlas serta pikiran yang kritis akan sesuatu. Maka jika tidak menggunakan hati dan pikiran maka, logika tidak dapat digunakan dengan baik.

    ReplyDelete
  26. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Penggunaan logika secara ekstensif dan intensif tetap tidak dapat digunakan secara sempurna menggambarkan dunia secara menyeluruh.
    Karena logika pun tak selamanya benar, bahkan manusia pun memiliki keterbatasan dalam berfikir dan menyimpulkan menggunkan logikanya.
    Maka sebenar-benarnya tidak dapat menggambarkan keseluruhan dunia, jika mampu pun mungkin itu hanya sebagian dunia yang dapat dipandang dan disimpulkan oleh sebagian logika itu.

    ReplyDelete
  27. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Dalam kehidupan ini kemampuan berpikir logis memang sangat penting. Tetapi tidak setiap orang memiliki kemampuan logika yang baik. Ada yang mengatakan bahwa kemampuan logika memang sudah ada dari sananya dan tidak perlu dipelajari. Tetapi menurut saya logika pun wajib untuk dipelajari, karena logika itu memang penting bagi kehidupan.

    ReplyDelete
  28. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dunia itu meliputi yang ada dan yang mungkin ada. Yang ada dan yang mungkin ada terdiri dari struktur-struktur. Yang paliing terkecil dari struktur adalah wadah dan isi. Tidak ada wadah tanpa isi dan tidak ada isi kalau tiada wadah. Dunia begitu luas, semua memiliki dunia. Tergantung dunia tersebut berada pada ruang dan waktunya. Jadi menurut saya semua memiliki dunia karena semua yang ada dan yang mungkin ada berstruktur dan berhierarki.

    ReplyDelete
  29. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    intensif dan ekstensif adalah dua sifat yang berhubungan dengan keadaan suatu sistem. logika merupakan suatu sistem yang ada dalam diri. setiap manusia tentunya memiliki logika berpikir yang berbeda dan dengan tingkat kemampuan yang berbeda. manusia ada yang langsung cepat dalam hal berlogika, tetapi ada yang tidak sampai pemikiannya.

    ReplyDelete
  30. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Logika berkaitan dengan pikiran dan menalar. Dengan logika kita dapat memikirkan makna atau keterkaitan maupun mempertimbangkan baik buruknya sesuatu baik secara induktif maupun deduktif. Untuk mendapatkan makna, keterkaitan, dan konsesuensi terhadap sesuatu hal yang lebih maksimal maka kita harus memikirkannya (menggunakan logika) secara kritis yakni seluas-luassnya (ekstensif) dan sedalam-dalamnya (intensif). Logika merupakan dasar dari ilmu matematika. ketika kita mempelajari matematika, maka kita membutuhkan logika. Logika sebenarnya tidak ada secara sendirinya, tetapi butuh dilatih secara terus menerus. Salah satunya yakni dengan mempelajari matematika. ketika kita sudah pandai berlogika, maka hal tersebut akan sangat berguna dalam kehidupan kita, terutama dalam menyelesaikan masalah.

    ReplyDelete