Oct 17, 2012

Philosophical Ground of Human Resources Development: Its implication to Educational Change




By Marsigit
Yogyakarta State University

a.Human Resources Development

According to Swanson, R.A. and Holton III, E.F. (2009) the philosophical ground of human resources development covers:


(1) a shift to the human resources school of thought,
(2) the growth of laboratory training,
(3) the use of survey research and feedback,
(4) an increased use of action research (problem-solving) techniques,
(5) an acknowledgment of socio-technical systems and quality of work life, and
(6) a new emphasis on strategic change.

Further, they suggested that devel¬oped mostly in response to serious concerns about the viability of traditional and bureaucratic organizations, the human relations model attempted to move away from these classical assumptions and focused more heavily on individual iden¬tities, their needs, and how to facilitate stronger interpersonal communication and relationships.

Accordingly, much of the concepts of human resources development are currently focusing on the increase of the effective¬ness of strategic change. The use of open-systems planning was one of the first applications of strategic change methods. An educational institutions’ demand and response systems could be described and analyzed, the gaps reduced, and performance improved.

In the case of education, this work represents a shift in teachers’ professional development away from a sole focus on the individual, and the supporting assumption that it is completely mediated through individuals, to a more holistic and open sys¬tems view of educational institution. This shift continues to this day and is evidenced in key revelations stemming from strategic change work including the importance of educational leadership support, multilevel involvement, and the criticality of alignment between organizational strategy, structure, culture, and systems (ibid)

b.Managing Educational Change
Fullan (1982, 1991) proposed that there are four broad phases in the educational change process: initiation, implementation, continuation, and outcome.
1)Initiation
The factors that affecting the initiation phases include: existence and quality of innovations, access to innovations, advocacy from central administration , teacher advocacy, and external change agents

2)Implementation
Three areas of the major factors affecting implementation: characteristics of change, local characteristics and external factors (government and other agencies). They identified different stakeholders in local, and federal and governmental levels. They also identified characterizations of change to each stakeholder and the issues that each stakeholder should consider before committing a change effort or rejecting it.

3)Characteristics of Change
Fullan (1999) characterized educational changes and their factors at different levels as follows:
Characteristics of Change
•Need of change
•Clarity about goals and needs
•Complexity: the extent of change required to those responsible for implementation
•Quality and practicality of the program
Local factor
•The school district
•Board of community
•Principal
•Teacher
External factor
•Government and other agencies
4)Continuation/ Sustainability

According to Fullan (1999), continuation is a decision about institutionalization of an innovation based on the reaction to the change, which may be negative or positive. Continuation depends on whether or not:
a)The change gets embedded/built into the structure (through policy/budget/timetable)
b)The change has generated a critical mass of administrators or teachers who are skilled and committed to change.
c)The change has established procedures for continuing assistance

Fullan (1999) pointed out the importance of the recognition that the educational change process is complex. To deal with such complexity is not to control the change, but to guide it. He provides eight new lessons about guiding educational change:
a)Moral purpose is complex and problematic
b)Theories of education and theories of change need each other
c)Conflict and diversity are our friends
d)Understanding the meaning of operating on the edge of chaos
e)Emotional intelligence is anxiety provoking and anxiety containing
f)Collaborative cultures are anxiety provoking and anxiety containing
g)Attack incoherence connectedness and knowledge creation are critical
h)There is no single solution. Craft your own theories and actions by being a critical consumer.

References:

Fullan, M., 2002, Leading and Learning for the 21stC Vol 1 No. 3 - January 2002Furlong, J., 2002, Ideology and Reform in Teacher Education in England:
Some Reflections on Cochran-Smith and Fries. Retrieved

Swanson, R.A. and Holton III, E.F., 2009, Foundation of Human Resources Development
: Second Edition, Berrett-Kohler Publisher Inc.

39 comments:

  1. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Untuk mengembangkan sumber daya manusia, salah satunya perlu dirubahnya sistem pendidikan. Sumber daya manusia contohnya seperti guru, siswa, kepala sekolah, dll. Diperlukan pelatihan cara mengajar inovatif agar kualitas guru meningkat, menghasilkan guru-guru yang kreatif sehingga pembelajaran berjalan tidak monoton. Diperlukan juga model-model pembelajaran yang dapat membuat siswa memahami konsep dengan baik sehingga kualitas siswa juga baik. Diperlukan pelatihan supervisi untuk kepala sekolah agar kualitas kepala sekolah meningkat sehingga supervisi sekolah juga baik.

    ReplyDelete
  2. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dasar filosofis dari pengembangan sumberdaya manusia terutama implikasinya dalam perubahan dalam dunia pendidikan menjadi suatu pokok bahasan yang harus ditanggapi dengan serius. Sumber daya manusia yang berkualitas tentu akan menjadikan dunia pendidikan pun mengalami kemajuan yang signifikan. Pengembangan sumber daya manusia ini harus dapat mencakup berbagai aspek, seperti halnya yang dikemukakan oleh Swanson dan Hilton (2009) bahwa dasar filosofis pengembangan sumber daya manusia mencakup suatu perubahan terhadap pemikiran sumber daya manusia yang ada di sekolah, pertumbuhan praktik laboratorium, penggunaan penelitian survey dan umpan balik, peniingkatan penelitian tindakan (berbasis problem solving), suatu pengakuan dari sistem teknik sosial dan kualitas kerja, serta suatu perhatian baru terhadap perubahan strategi

    ReplyDelete
  3. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Pendidikan memiliki tujuan sebagai sarana untuk dapat menggali potensi siswa agar dapat mengembangkan dirinya baik dari segi kognittif, afektif, maupun psikomotorik. Berdasarkan tujuan tersebut pendidikan mempunyai peran yang strategis dalam menyiapkan sumber dasa manusia yang mampu dan bisa mewujudkan harapan tersebut. Cara untuk dapat membina sumber daya manusia yang diharapkan tersebut diperlukan perubahan paradigma dalam pendidikan yang mulanya berorientasi pada hasil menjadi berorientasi pada prosess. Beberapa hal yang dapat dikembangkan dan diubah untuk dapat mewujudkan harapan tersebut di atas adalah menciotakan sekolah sebagai laboratorium bagi siswa, mendasarkan segala kebijakan pada umpan balik yang diberikan siswa setelah melalui proses pembelajaran di sekolah, dan meningkatkan kebiasaan atau budaya untuk meneliti untuk dapat memecahkan masalah yang ditemui dalam kegiatan pembelajaran.

    ReplyDelete
  4. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pengembangan sumber daya manusia salah satu cara yang paling berpengaruh yaitu dengan pendidikan. Pendidikan yang berkualitas. Sehingga kita harus memperbaiki paradigma pendidikan negara ini sebagai usaha untuk pengembangan sumber daya manusia. Fullan (1982, 1991) mengemukakan bahwa ada empat fase yang luas dalam proses perubahan pendidikan: inisiasi, implementasi, kelanjutan, dan hasil. Sehingga keempat fase tersebut haruslah dioptimalkan.

    ReplyDelete
  5. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    sebagian besar konsep pengembangan sumber daya manusia saat ini berfokus pada peningkatan efektifitas perubahan strategis. Penggunaan perencanaan sistem terbuka merupakan salah satu aplikasi pertama dari metode perubahan strategis. Sistem permintaan dan respons lembaga pendidikan dapat digambarkan dan dianalisis, kesenjangannya berkurang, dan kinerja meningkat. Oleh karena itu dalam bidang pendidikan perlu mengembangkan profesionalisme guru agar dapat mengembangkan kemajuan dalam bidang pendidikan dan pendidikan semakin maju.

    ReplyDelete
  6. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dalam mengupayakan perubahan pendidikan agar pendidikan dapat berkembang lebih baik tidak lah sesederhana membalikan telapak tangan.
    Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Aspek yang dapat menunjang bdan mendukung perubahan pendidikan yang lebih baik.
    Beberapa aspek ini seperti inisiasi, implementasi, kelanjutan, dan hasil.

    ReplyDelete
  7. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Fullan (1982, 1991) mengusulkan bahwa ada empat fase dalam proses perubahan pendidikan: inisiasi, implementasi, kelanjutan, dan hasil. Salah fase dalam perubahan pendidikan adalah tahap implementasi, yaotu bagaimana menerapkan perubahan atau inovasi pendidikan yang baru ke dalam sistem. Terdapat tiga kategori faktor dalam proses implementasi yaitu: (1) karakteristik proyek inovasi atau perubahan: kebutuhan, kejelasan, kompleksitas dan kualitas/praktikalitas, (2) Karakteristik atau peranan lokal: distrik, komunitas, kepala sekolah, guru, dan (3) faktor eksternal: pemerintah dan agensi lainnya.Tema-tema dalam proses implementasi adalah (a) membangun visi, (b) perencanaan evolusioner, (c) pengambilan inisiatif dan pemberdayaan, (d) pengembangan staf dan asistensi sumber daya, (e) monitoring/pemecahan masalah[1] dan (f) restrukturisasi. Selanjutnya, ada empat tilikan tidak predictable yang ternyata penting dalam proses implementasi: (a) inisiasi dan partisipasi aktif, starting small and thinking big, bias untuk tindakan dan belajar sambil bekerja, (b) tekanan dan dukungan, (c) perubahan perilaku dan kepercayaan dan (d) masalah kepemilikan perubahan pendidikan.

    ReplyDelete
  8. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Fullan (1999) berpendapat bahwa proses perubahan paradigma pendidikan itu rumit. Untuk mengatasi masalah ini, hal yang perlu dilakukan adalah mencoba menyusun pemikiran-pemikiran yang dapat membimbing perubahan pendidikan menjadi lebih baik. Diantaranya : Tujuan moral adalah masalah yang kompleks dan problematis, Teori pendidikan dan teori perubahan saling membutuhkan, Berteman dengan konflik dan keragaman, Memahami makna terjadinya sebuah kekacauan, Kecerdasan emosional adalah kecemasan memprovokasi.

    ReplyDelete
  9. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Pentingnya proses perubahan pendidikan yang kompleks disampaikan oleh Fullan (1999). Dia juga menyampaikan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencapai perubahan tersebut, antara lain:1) tujuan moral kompleks dan problematis, 2) Teori pendidikan dan teori-teori perubahan saling membutuhkan satu sama lain3) Konflik dan keragaman adalah teman-teman kita, 4) Memahami makna beroperasi, 5) Kecerdasan emosional memancing kecemasan dan membawa kecemasan, 6) budaya kolaboratif yang kecemasan memprovokasi dan kecemasan yang mengandung, 7) Serangan inkoherensi keterhubungan dan penciptaan pengetahuan sangat penting, 8) Tidak ada solusi tunggal.

    ReplyDelete
  10. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Dengan adanay pendidikan kita dapatt mengembangkan sumber daya manusia, sehingga dengan kemajuan zaman kita akan bersaing dengan negara-negara maju. Hal itu tidak lah mudah karena untuk menciptakan hal itu diperlukan proses yang sangata lama dan sulit. kita harus mendidikan anak-anak bangsa menjadi anak-anak bangsa yang berpikir kritis.

    ReplyDelete
  11. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Dari postingan diatas saya mengetahui bahwa ada empat fase dalam proses perubahan pendidikan : inisiasi, implementasi, kelanjutan, dan hasil. Pertama Inisiasi adalah faktor-faktor yang mempengaruhi fase inisiasi meliputi: eksistensi dan kualitas inovasi, akses ke inovasi, advokasi dari administrasi pusat, advokasi guru, dan agen perubahan eksternal. Kedua Pelaksanaan tiga bidang faktor utama yang mempengaruhi pelaksanaan : karakteristik perubahan, karakteristik lokal dan faktor eksternal (pemerintah dan lembaga lainnya). Ketiga karakteristik perubahan. Keempat kelanjutan/keberlanjutan pentingnya pengakuan bahwa proses perubahan pendidikan yang kompleks. Untuk menghadapi kompleksitas tersebut tidak untuk mengontrol perubahan, tetapi untuk memandunya.

    ReplyDelete
  12. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dalam mengupayakan perubahan pendidikan perlu adanya tahap pertimbangan pada tujuan yang pada akhirnya dapat memunculkan sebuah inovasi baru.
    Inovasi yang ada harus disesuaikan dengan karakteristik semua yang terlibat dalam proses pembelajaran.
    Berikutnya hasil pemikiran tersebut diwujudkan atau diimplementasikan yang secara berkelanjutan perlu dimonitoring dan dievaluasi.
    Setiap hasil yang diperoleh pastinya tidak secara menyeluruh berhasil, maka hal ini perlu ditindak lanjuti secara terus menerus untuk mencapai tujuan belajar.

    ReplyDelete
  13. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Setiap perubahan kurikulum selalu menjadi harapan besar bagi seluruh masyarakat Indonesia akan adanya perubahan dalam dunia pendidikan terutama untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, namun tentu harus terpahami bersama se ideal apapun kurikulum yang coba diterapkan kalau kesadaran dari setiap stakeholder untuk membangun dunia pendidikan kurang tentu tentu sangat susah untuk membangun dunia pendidikan yang ideal. Pengembangan sistem pendidikan terkini seharusnya merupakan perubahan yang mendasar dan menyeluruh atau lazim disebut dengan reformasi pendidikan.

    ReplyDelete
  14. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Hakikat matematika menurut para ahli, banyak lain pendapat. Seperti Aristoteles dengan Plato yang tidak sama dalam mengartikan matematika.
    Menurut Aristoteles, matematika itu hanya penalaran tentang idealisasi, dan ia melihat dekat pada struktur matematika, membedakan logika, prinsip yang digunakan untuk menunjukkan teorema, definisi dan hipotesis. Aristoteles menolak pembedaan Plato antara dunia ide yang disebutnya realita kebenaran, Aristoteles menekankan menemukan dunia ide yang permanen dan merupakan realita daripada abstraksi dari apa yang tampak.
    Sedangkan menurut plato, fokus pada infinity, memahami perbedaan antara potensi tak terhingga. Misalnya menambahkan satu ke infinitum iklan nomor dan infinity lengkap, misalnya jumlah titik yang membagi garis. Selain itu menurut Plato, matematika yang penting adalah tugas akal untuk membedakan tampilan (penampakan) dari realita (kenyataan) yang sebenar-benarnya. Menurutnya ketetapan abadi/permanent bebas untuk dipahami adalah hanya merupakan karakteristik pernyataan-pernyataan matematika. Plato yakin bahwa terdapat objek-objek yang permanen tertentu bebas dari pikir yang anda sebut ‘satu’, ‘dua’, ‘tiga’ dan sebagainya. Bagi Plato matematika bukanlah idealisasi aspek-aspek tertentu yang bersifat empiris akan tetapi sebagai deskripsi dari bagian realitanya.

    ReplyDelete
  15. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Pengembangan Sumberdaya Manusia (PSDM) adalah mengenai manusia dewasa yang berfungsi dalam sistem yang produktif. Tujuan PSDM adalah berfokus pada sumber daya yang dibawa manusia untuk mencapai persamaan kesuksesan, baik kesuksesan personal maupun kesuksesan organisasi. Pengembangan dan pendidikan merupakan dua konsep yang berbeda, tetapi memiliki keterkaitan yang saling mempengaruhi satu sama lain. Dimana pengembangan dapat dilakukan melalui pendidikan, sehingga pendidikan sangat penting agar menghasilkan suatu inovasi.

    ReplyDelete
  16. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Berdasarkan tujuan pendidikan bahwa pendidikan mempunyai tujuan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu dan bisa mewujudkan harapan tersebut. Fullan menjelaskan bahwa ada 4 dasar dalam perubahan proses pendidikan yaitu inisiasi, implementasi, karakteristik perubahan dan sustainabilitas. Fullan memberikan bimbingan untuk mengahadapi perubahan pendidikan antara lain, (1) tujuan moral yang kompleks, (2) teori pendidian dan teori perubahan yang saling membutuhkan, (3) Konflik dan keberagaman adalah teman kita dalam kehidupan, (4) memahami makna dari operating on the edge of chaos, (5) kecerdasan emosional menimbulkan kecemasan.

    ReplyDelete
  17. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Berdasarkan artikel tersebut, saya mengetahui bahwa saat ini kebanyakan konsep dari pengembangan SDM berfokus pada peningkatan efektivitas perubahan strategi. Pada bidang pendidikan, pengembangan SDM berkaitan dengan pengembangan profesionalitas guru. Menurut Fullan, terdapat empat fase pada proses perubahan pendidikan, yaitu
    1) Inisiasi, yang dipengaruhi oleh faktor eksistensi dan kualitas inovasi, akses pada inovasi tersebut, advokasi dari administrasi pusat, advokasi guru, agen peruahan eksternal
    2) Impelementasi, yang dipengaruhi oleh karakteristik perubahan, karakteristik lokal, faktor eksternal.
    3) Karakteristik perubahan
    4) Sustainability

    ReplyDelete
  18. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Pengembangan Sumber daya manusia, implikasinya terhadap perubahan pendidikan meliputi pergeseran dalam pengembangan profesionalitas guru ke arah holistik dan terbuka. Hal ini terlihat sampai sekarang pada aspek kepemimpinan pendidikan, keterlibatan tingkatan, kekritisan, keselarasan antara organisasi, struktur dan budaya. Seorang guru harus mampu melakukan inovasi yang berkelanjutan dengan tujuan agar terjadi perubahan struktur yang akan menghasilkan pemikiran kritis terhadap semua komitmen yang dibuat.

    ReplyDelete
  19. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Salah satu hal yang memperngaruhi pengembangan sumber daya manusia adalah pendidikan. Pendidikan memberikan konstribusi besar pada pengembangan sumber daya manusia. Jika negri ini ingin SDM maju maka majukanlah pendidikan di negri ini terlebih dahulu.

    ReplyDelete
  20. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Saat ini dunia global memiliki standar sendiri dalam menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini tentu tidak luput dari peran institusi pendidikan dalam mendidik generasi ke generasi agar dapat menjadi penerus bangsa. Tidak hanya dunia pendidikan, SDM yang berkualitas juga dapat di ciptakan di dalam dunia industri melalui peran Human Resource Development (HRD). Sekarang ini peran HRD tidak lagi hanya membangun sistem untuk kesejahteraan perusahaan tetapi juga untuk kesejahteraan Indonesia dengan mengembangkan SDM yang ada menjadi seorang yang professional di bidangnya.

    ReplyDelete
  21. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Sebelumnya maaf Pak Prok, karena minimnya pengetahuan saya dalam menterjemahkan bahasa inggris.Saya mecoba meminta bantuan google translate untuk menerjemahkannya ketika ada kata yang menurut saya sulit.Dan setelah membaca postingan ini , saya menangkap bahwa dalam mengembangkan hubungan dan membangun sumber daya manusia maka pilar utamanya adalah pendidikan.Dengan hadirnya pendidikan manusia dapat meninjau masa depan hidupnya seperti apa.Dunia bersamaan lambat launnya waktu makin berkembang pesat pula.Maka lewat pendidikan manusia dapat berkembang baik dari segi ilmunya, kehidupannya dan lingkungannya.
    Saya sedikit ingin mencurahkan pengalaman ibu saya dulu yang sempat diceritakannya kepada saya ketika beliau hendak ingin menjelajahi dunia pendidikan.Di zamannya dulu, tuturnya susah untuk sekolah mungkin karena keadaan pendidikannya tidak berkembang pesat seperti saat sekarang ini meskipun di lain hal faktor ekonomi yang kurang mendukung.Apalagi kalau dilihat orang-orang mulai berlomba-lomba untuk sekolah.Ini menandakan bahwa pendidikan merupakan sarana untuk membangun sumber daya manusia.

    ReplyDelete
  22. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Sumber Daya Manusia perkembangannya dilandasi oleh pendidikan. Pendidikan dapat meningkatkan kualitas manusia hingga memiliki kualitas yang lebih tinggi. Pendidikan yang baik maka akan menghasilkan manusia yang baik pula. Perubahan pendidikan yang dilakukan setiap tahunnya didasarkan karena kebutuhan Sumber Daya Manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Dari tulisan diatas perubahan pendidikan tidak asal berubah saja akan tetapi ada aturannya. Perubahan pendidikan dapat dilakukan dalam berbagai aspek, baik dari segi sarana prasarana, sistem pendidikan, fasilitator, guru dan pemerintah yang berfokus pada pendidikan. Secara Idealnya perubahan pendidikan itu harus diseimbangkan dengan perubahan dari aspek yang berhubungan dengan pendidikan itu sendiri.

    ReplyDelete
  23. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Berdasarkan bacaan tersebut, kebanyakan konsep perkembangan sumber daya manusia sekarang ini fokus pada peningkatan keefektifan perubahan strategis. Penggunaan perencanaan sistem terbuka merupakan salah satu aplikasi perubahan metode strategis. Salah satu perubahan yang dilakukan berada dalam bidang pendidikan. Institusi pendidikan melakukan deskripsi dan analisis sistem, pengurangan kesenjangan, dan peningkatan kinerja. Dalam permasalahan pendidikan, pengembangan kemampuan profesionalisme guru masih jauh dari fokus satu-satunya pada individual, dan mendukung asumsi bahwa hal tersebut secara lengkap menengahi seluruh individual, untuk pandangan sistem yang lebih menyeluruh dan terbuka dalam institusi pendidikan. Terdapat empat tahap yang luas dalam proses perubahan pendidikan, yaitu inisiasi, implementasi, keberlanjutan, dan outcome.

    ReplyDelete
  24. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Untuk melakukan perubahan pendidikan maka salah satu yang harus diperhatikan adalah kualitas guru. Kualitas sumber daya manusia yang harus dikembangkan adalah seluruh pihak yang terkait dengan pendidikan, terlebih lagi kualitas seorang guru. Pengembangan tersebut meliputi cara berpikir, pelatihan laboratorium, penggunaan penelitian, dan lain-lain. Selain itu peran pemerintah dan pemangku kepentingan pendidikan juga diperlukan untuk dapat berkontribusi ke dalam perubahan pendidikan yang lebih baik.

    ReplyDelete
  25. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Sebagai upaya mengubah pendidikan menjadi lebih baik, salah satu hal penting adalah bagaimana mengembangkan sumber data manusianya. Salah satu sumber daya manusia yang sangat penting dalam mengubah pendidikan adalah guru. Guru merupakan tonggak utama dalam mengubah pendidikan. Bagaimanapun ruwetnya sebuah kurikulum, kurangnya berbagai fasilitas, jika kita memiliki guru-guru yang kompeten dan mampu berinovasi maka pendidikan akan berubah menjadi lebih baik. Karena itulah penting untuk terus mengembangkan kompetensi guru. Guru-guru yang memiliki kompetensi dan dedikasi tinggi akan terus belajar dan berinovasi dengan ketulusan untuk membangun pendidikan.

    ReplyDelete
  26. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    HRD adalah manajemen sumber daya. Manajemen sumber daya manusia juga dapat diartikan sebagai suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya. Seperti halnya dalam pendidikan, pendidikan adalah pemasok generasi penerus bangsa.

    ReplyDelete
  27. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Seperti yang Prof uraikan bahwa perubahan pendidikan dapat terjadi karena faktor eksternal dan faktor internal. Yang termasuk faktor internal antara lain sekolah, komunitas, guru, dan kepala sekolah. Sementara yang termasuk faktor eksernal antara lain pemerintah dan lembaga-lembaganya. Namun menurut saya yang paling dominan adalah pemerintah (faktor ekskternal). Pemerintah memiliki kuasa yang tinggi seperti menentukan dan mengotak-atik kurikulum pendidikan. Kurikulum inilah yang menentukan arah kemajuan pendidikan di Negara kita.

    ReplyDelete
  28. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Perubahan pendidikan yang mempunyai tujuan yang baik dan terarah merupakan impian kebanyakan orang.Namun hal yang mendasari agar hal tersebut dapat terwujud tergantung bagaimana membangun sumber daya manusianya, misalnya guru. Karena guru merupakan pendidik yang dapat menghadirkan generasi penerus dalam dunia pendidikan.Sebagai yang diungkapkan Fullan melalui teorinya ada bebrapa fase dalam pengembangan pendidikan diantaranya inisiasi dan implementasi.Guru yang berperan sebagai pendidik membiarkan anak atau siswa menjadi lebih aktif di dalam proses belajar mengajar .Terkait implementasi lebih kepada kebermaknaan pendidikan yang diterapkan sehingga memberikan nilai yang positif bagi penikmat pendidikan.

    ReplyDelete
  29. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Jika kita ingin melakukan perbaikan maka yang pertama diperlukan adalah kebutuhan untuk perubahan. Perubahan ini harus dimulai dari diri kita, jika dalam pendidikan adalah guru. Seperti contoh jika ita menemukan kurangnya motivasi anak dalam belajar, maka harus diawali dengan menidentifikasi kesulitan anak, kemudian dilanjutkan dengan perumusan tujuan pembelajaran dan diharapkan memiliki hasil pada implementasi atau praktiknya.

    ReplyDelete
  30. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum.Usaha dalam meningkatkan mutu SDM pendidikan di Indonesia membutuhkan peran dari pemerintah, masyarakat dan sektor swasta agar dapat berjalan efektif dalam pelaksanaannya. Peran pemerintah dalam usaha peningkatan mutu SDM pendidikan di Indonesia yaitu dengan memutuskan berbagai kebijakan baik kebijakan sekarang maupun masa mendatang.
    Masyarakat juga mempunyai peran penting dalam usaha peningkatan mutu SDM pendidikan di Indonesia, yaitu memberikan kontribusi dengan berbagai kesanggupan atau potensi yang dimilikinya. Membantu program pendidikan, baik pendidikan formal, non formal, dan informal yang dikolaborasikan dengan masyarakat dan pemerintah merupakan peran dari sekor swasta dalam usaha peningkatan mutu SDM pendidikan di Indonesia.

    ReplyDelete
  31. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Pendidikan bertujuan untuk memfasilitasi berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Berdasarkan tujuan tersebut, maka pendidikan mempunyai peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang handal yang mampu menghadapi dan menjawab tantangan persaingan global.
    Dunia pendidikan diharapkan mampu menyiapkan dan mengembangkan sumber daya manusia melalui proses yang ada di dalamnya. Untuk bisa menghasilkan sumber daya manusia yang demikian, diperlukan perubahan paradigma dalam sistem dari pendidikan yang berorientasi pada hasil ke pendidikan yang berorientasi pada proses. Untuk ini perlu dibudayakan beberapa hal dalam dunia pendidikan kita, antara lain: 1) menciptakan sekolah sebagai laboratorium bagi peserta didik; 2) mendasarkan segala kebijakan pada umpan balik yang berasal dari hasil penelitian dan/atau survei; dan 3) meningkatkan budaya meneliti dalam mengatasi permasalahan yang ada.

    ReplyDelete
  32. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Manusia tidak pernah lepas dari permasalahan dan bukan tidak mungkin permasalahan itu akan mengganggu kinerja seseorang. HRD difungsikan untuk bisa mengatasi permasalahan ini sehingga mengetahui kebutuhan pekerja namun tetap bisa menyelaraskannya dengan kebutuhan dan aturan bekerja yang berlaku di perusahaan. Inilah tugas yang sebenarnya lebih besar daripada sekedar tugas intern HRD. HRD diharapkan memiliki berbagai keterampilan untuk mengatasi permasalahan antar manusia di dalam perusahaan dan hal tersebut tidak bisa hanya didapat dari ilmu dan teori yang dipelajari selama studi. Begitu juga dengan pendidikan.

    ReplyDelete
  33. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Berdasarkan artikel tersebut, saya mengetahui bahwa saat ini kebanyakan konsep dari pengembangan SDM berfokus pada peningkatan efektivitas perubahan strategi. Pada bidang pendidikan, pengembangan SDM berkaitan dengan pengembangan profesionalitas guru. Menurut Fullan, terdapat empat fase pada proses perubahan pendidikan, yaitu
    1) Inisiasi, yang dipengaruhi oleh faktor eksistensi dan kualitas inovasi, akses pada inovasi tersebut, advokasi dari administrasi pusat, advokasi guru, agen peruahan eksternal
    2) Impelementasi, yang dipengaruhi oleh karakteristik perubahan, karakteristik lokal, faktor eksternal.
    3) Karakteristik perubahan
    4) Sustainability

    ReplyDelete
  34. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Saya menyoroti pada salah satu aspek motivasi melakukan perubahan, yaitu komitmen untuk berubah. Terdengar ringan dan dilakukan di awal. Akan tetapi, menurut saya hal ini sangatlah berat. Dibutuhkan dukungan banyak pihak untuk membawa pribadi kita di tahap memiliki komitmen untuk berubah. Akan tetapi, yang dinamakan komitmen hanya seseorang yang sedang membuat komitmen terhadap dirinya sendirilah yang mengetahui seberadpa dalam dan serius komitmen yang dibuat. Oleh karena itu akan sulit mengukur suatu komitmen. Akan tetapi, saya percaya bahwa masih banyak orang di dunia ini yang memiliki komitmen kuat untuk berubah. Di dalam pendidikan, tentu komitmen untuk berubah diawali dari seorang guru. Bagaimana guru akan merubah sistem pembelajaran ke arah yang lebih baik dan perubahan posistif lainnya, tentu akan menjadi contoh dan tauladan bagi siswa-siswanya.

    ReplyDelete
  35. Junianto
    PM C
    17709250165

    Saya mencoba mengomentari bagaimana cara memanagement perubahahan pendidikan yaitu dengan menginisiasi, mengimplementasikan, sustainability/ keberlanjutan, outcome. Perubahan merupakan hal yang wajar terjadi termasuk di dunia pendidikan. Dalam implementasi manajemen perubahan pendidikan ada 3 area yang menjadi faktor utama yaitu karakteristik perubahan, karakteristik lokal, dan faktor eksternal (pemerintah dan sektor lain). Jadi, memang sangat penting bagaimana kita memanajemen perubahan pendidikan yang ada.

    ReplyDelete
  36. Latifah Fitriasari
    PM C

    Setiap rumusan pendidikan berawal dari konsep dasar manusia dalam berbagai dimensinya, yang merupakan refleksi dari pemikiran-pemikiran dinamis atau kenyataan-kenyataan yang ada. Dengan memahami berbagai pandangan terhadap manusia yang menjadi landasan filosofis pendidikan, akan menjadikan pendidikan tersebut berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Sumber daya manusia mempunyai posisi sentral dalam mewujudkan kinerja pembangunan, yang menempatkan manusia dalam fungsinya sebagai resource pembangunan. Hakikat sumber daya manusia pada setiap organisasi atau perusahaan khususnya pada lembaga pendidikan diperlukan adanya suatu sumber daya manusia sebagai tenaga kerja.

    ReplyDelete
  37. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    According to Aristotle, mathematics was only a reasoning of idealization, and he looked closely at mathematical structures, distinguishing logic, principles used to denote theorems, definitions and hypotheses. Aristotle rejects Plato's distinction between the world of ideas he calls the reality of truth, Aristotle emphasizes finding a permanent world of ideas and a reality rather than an abstraction of what appears. Meanwhile, according to plato, focus on infinity, understanding the difference between infinite potential such as adding one to infinitum ad number and complete infinity eg number of points that divide the line.

    ReplyDelete
  38. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya Prof. Dasar filsafat pada pengembangan SDM meliputi diantaranya dengan perkembangan pelatihan laboratorium, pelaksanaan penelitian survei serta umpan baliknya, meningkatnya penggunaan teknik penelitian tindakan (penyelesaian masalah), pengakuan sistem sosio-teknik dan kualitas kehidupan kerja serta penekanan kembali perubahan strategi.

    ReplyDelete
  39. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Pengembangan sumber daya manusia terus dilakukan dalam kehidupan dunia saat ini. Hal ini dilakukan untuk mengatsi permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam kehidupan yang datang silih-berganti. Salah satu kunci utama dalam pengembangan sumber daya manusia adalah meningkatkan kualitas pendidikan. Peningkatan kualitas pendidikan tentu melibatkan semua aspek yang berhubungan dengan pendidikan, yakni siswa sebagai input dalam suatu instansi pendidikan, orang tua, masyarakat, guru, stakeholder, pemerintah baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

    ReplyDelete