Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 9: Memanipulasikan Ruang dan Waktu 2




Ass, khusus untuk Mahasiswa S2 P. Sain dan S2 P Matematika:

Manipulasikan Ruang dan Waktu sehingga anda bisa mendefinisikan Awal dan Akhir Dunia. Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan uraian anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba, semoga bermanfaat. Amin.

Marsigit

35 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Ruang dan waktu itu mencakup segala hal yang ada dan yang mungkin ada. Anggap dunia merupakan ruang dan kesempatan manusia untuk hidup di dunia ini merupakan waktu yang diberikan Tuhan agar manusia menyadari betapa terbatasnya ruang dan waktu yang mereka miliki. Ketika manusia dilahirkan dalam ruang dunia dengan waktu dan tempat yang sudah ditentukan pada saat itu pula manusia menjalani waktu nya yang terbatas dalam ruang dunia sampai pada saatnya setiap manusia menemui akhirnya masing-masing untuk kembali lagi kepada Tuhan dengan segala kebaikan dan keburukan yang mereka peroleh selama di dunia.

    ReplyDelete
  2. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Sebenarnya manusia tidak akan pernah mengetahui kapankah itu awal dan kapankah itu akhir. Awal dan akhir ini relatif, tergantung bagaimana sudut pandang kita dan bagaimana cara kita menyikapinya. Misalnya “kelulusan”,kelulusan bisa dikatakan sebagai akhir dari suatu studi, tetapi kelulusan dapat pula dikatakan sebagai awal untuk memasuki dunia kerja. Bahkan sebuah “kelahiran” tidak selalu dikatakan sebagai awal, kelahiran bisa saja dianggap sebagi akhir, misalnya untuk seorang ibu yang mengandung. Dan “kematian” tidak selalu menjadi akhir, karena kematian justru awal kehidupan kita yang kekal.

    ReplyDelete
  3. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Semua dapat diketahui awal dan akhirnya tergantung pada ruang dan waktu. Misalnya, di ruang kuliah kita memulai belajar dengan ber’doa terlebih dahulu dan nanti mengakhiri dengan berdo’a kembali. Maka pada waktu perkuliahan ada waktu awal dan akhir. Dalam ruang rapat juga ada awal dan akhir rapat. Untuk perjanjian, kesepakatan juga ada awal dan akhirnya. Namun untuk awal dan akhir perputaran jam kita tidak mengetahui awal dan akhirnya. Jadi, dengan memanipulasi ruang dan waktu kita dapat mengetahui awal dan akhir dunia.

    ReplyDelete
  4. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Kehidupan di dunia ini tidak bisa terlepas dari ruang dan waktu. Definisi awal dan akhir dengan memanipulasikan ruang dan waktu tentu saja berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Akhir bisa saja menjadi awal dari sesuatu, dan awal bisa saja menjadi akhir dari sesuatu. Misalnya awal dunia menurut saya adalah ketika setiap manusia itu lahir ke dunia, namun itu juga menjadi akhir kehamilan seorang ibu. Sedangkan akhir dunia menurut saya adalah ketika setiap manusia akan bertemu dengan ajalnya atau kematiannya, kembali kepada sang penciptanya yaitu Allah, namun ini bisa juga menjadi awal memulai kehidupan yang abadi di akhirat.

    ReplyDelete
  5. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Dimana ada pertemuan di situlah ada perpisahan. Begitu juga dunia ini. Tidak ada yang kekal abadi di dunia ini. Oleh karena itu pasti ada awal dari kehidupan di dunia dan juga ada akhirnya. Pada awal nya manusia memasuki tahapan kehidupan pertama, yaitu di dalam janin ibu. Kita tidak tau pasti jam, menit dan detik berapa janin tersebut muncul dan tumbuhlah hingga memiliki roh sendiri di dalam ruang yang diluar akal manusia, namun sudah menjadi kekuasan – Nya menjadikan sesuatu yang mustahil menjadi nyata, kemudian berpindahlah dari janin menjadi bayi kecil ke dunia dengan ruang dan waktu yang berbeda dari sebelumnya, membutuhkan adaptasi dari awal kehidupan yaitu kelahiran hingga akhir kehidupan yaitu kematian. Lanjut ke tahap berikutnya yaitu kesendirian di alam kubur, roh yang hanya ditemani amal ibadah dimana tidak mengetahui sampai kapan waktu ini berakhir, dan ruang baru yang bagaimana lagi yang akan dihadapi berikutnya. Ini lah beberapa jalan menuju ruang dan waktu yang kekal tanpa batas, yaitu surge dan neraka. Ruang dan waktu tersebut tiadalah satu manusia, bahkan malaikat sekalipun mengetahui, hanya Allah Yang Maha Besar yang mengetahui semuanya.

    ReplyDelete
  6. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    Konsep ruang dan waktu yang mutlak dicoba untuk diuji kebenarannya oleh einstein. Berangkat dari dua asumsi, yaitu asas relativitas kedua asas kecepatan cahaya yang konstan. Menurut asas relativitas tidak mungkin untuk membedakan satu sistem dengan sistem yang lain jika kedua-duanya bergerak dengan kecepatan tetap. Sebagai contoh seseorang yang berada dalam gerbong kereta api yang diam kemudian melihat kereta api lain yang bergerak melalui jendela, maka orang itu tidak akan yakin kereta api mana yang sebenarnya bergerak sampai melongok sendiri ke luar jendela. Artinya baik mekanika maupun elektromagnetik, berlaku tanpa perubahan dalam setiap kerangka yang kecepatannya tetap. Asumsi kedua,kecepatan dalam ruang kosong selalu tetap, bebas dari gerakan sumber cahaya maupun pengamat. Kedua asumsi tersebut mengantarkan pada dua kesimpulan, pertama, yaitu dua peristiwa yang terjadi serempak dalam satu kerangka acuan belum tentu terjadi serentak dalam kerangka acuan yang lain. Kedua terjadi penyusutan panjang benda dan dilasi waktu ketika benda tersebut menempuh perjalanan dengan kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya.

    ReplyDelete
  7. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    Dengan teorinya itu berarti Einstein secara radikal merombak pengertian ruang dan waktu mutlak. Ruang dan waktu tidak mutlak lagi atau dengan kata lain menjadi relatif. Atas kekonsistennya, Einstein berhasil mengantarkan suatu cara pandang mengenai alam semesta yang samasekali baru dengan teori relativitas khususnya ini. Setelah terbukti einstein mencoba lagi membuktikan prinsip relativitas umum, yakni bahwa hukum-hukum fisika akan sama untuk semua pengamat. Tepatnya antara tahun 1905 sampai 1916 einstein membuktikan bahwa hukum-hukum fisika itu akan sama dalam kerangka acuan percepatan. Dia mengakui pentingnya hubungan antara gerak percepatan dan gravitasi, dan selanjutnya menunjukkan bagaimana gravitasi dapat mempengaruhi ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  8. Desy DwI Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan matematika Kelas C 2016

    Ketika dikaitkan antara ruang dan waktu dengan awal dan akhir dunia, maka saya meyakini bahwa selalu ada awal dan akhir dari pembentukan sesuatu, tidak terkecuali pembentukan dunia. Dunia yang luar biasa ini tidak serta merta ada, selalu ada awal begitu pula ada saatnya dunia akan berakhir. Terkait ruang dan waktu saya memandang bahwa dunia adalah ruangnya, awal dan akhirnya itu adalah waktu.

    ReplyDelete
  9. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Awal dan akhir adalah keadaan yang tergantung terhadap ruang dan waktu subyeknya. Memanifulasi ruang dan waktu adalah sebuah keadaan yang ada dan mungkin ada. Awal dan akhir dunia selalu ada tiap hari dalam kehidupan kita. Sebagai contoh awal masuk kelas jam pelajaran dimulai dan akhir jam pelajaran selesai. Ini adalah salah satu contoh awal dan akhir dunia namun dalam ruang dan waktu belajar di kelas. begitu juga dengan awal dan akhir ketika masuk dan lulus kuliah. Namun itu merupakan ruang dan waktu dalam proses perkuliahan. Untuk melewati ruang dan waktu ini diperlukan pengetahuan normatif-formal, spiritual-material, absolut-falibilish, dan lainnya sampai dengan ilmu dunia-akhirat.

    ReplyDelete
  10. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam setiap pergerakan yang kita lakukan dibatasi oleh ruang dan waktu. Dunia yang kita tinggali sekarang tentu tidak terlepas oleh ruang dan waktu. Jika ruang dan waktu kita manipulasi, tentu kita bisa dengan bebas mendefinisikan awal dan akhir dunia seperti apa. Katakanlah awal dunia itu sebagai semesta yang baru lahir dan manusia belum diciptakan sedangkan akhir dunia sebagai kerusakan semesta yang merupakan akhir kehidupan dari seluruh umat manusia dan tidak ada lagi peradaban dan kelahiran manusia setelahnya.

    ReplyDelete
  11. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Awal dan akhir adalah keadaan yang tergantung terhadap ruang dan waktu subyeknya. Sebagai contoh, saat kelulusan siswa SMP maka ruang dan waktunya menjadi akhir masa SMP mereka namun menjadi sebuah awal dari masa SMA mereka.

    ReplyDelete
  12. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. berkaitan dengan relativitas dan keabsolutan ruang dan waktu, menurut Al-Kindi, seorang ilmuwan muslim, fisik bumi dan seluruh fenomena fisik adalah relatif. Relativitas, kata dia, adalah esensi dari hukum eksistensi. “Waktu, ruang, gerakan, benda semuanya relatif dan tak absolut,” cetus Al-Kindi. Namun, ilmuwan Barat seperti Galileo, Descartes dan Newton menganggap semua fenomena itu sebagai sesuatu yang absolut. Hanya Einstein yang sepaham dengan Al-Kindi. "Waktu hanya eksis dengan gerakan; benda, dengan gerakan; gerakan, dengan benda,” papar Al-Kindi. Selanjutnya, Al-Kindi berkata,” ... jika ada gerakan, di sana perlu benda; jika ada sebuah benda, di sana perlu gerakan.” Pernyataan Al-Kindi itu menegaskan bahwa seluruh fenomena fisik adalah relatif satu sama lain. Mereka tak independen dan tak juga absolut.

    ReplyDelete
  13. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Adanya ruang dan waktu memberikan kita pemahaman bahwa dunia kita terbatas. Terbatasnya dunia oleh ruang dan waktu ini, membuat kita menyadari bahwa dunia ini memiliki awal dan akhir. Karena adanya ruang dan waktu, maka awal tidaklah sama dengan akhir. Dunia yang kita tempati ini memiliki awal yang merupakan asal muasal adanya segala keberadaan, sehingga kita haruslah meyakini bahwa adanya sang pencipta yang menciptakan dunia ini. Selain itu, selama dunia berlangsung dan terus berjalan, pasti akan menemukan akhirnya, dimana hari itulah yang umat Islam yakini sebagai hari kiamat yang juga merupakan rukun iman yang kelima, yang tentunya harus kita yakini sebagai umat Islam. Oleh karena itu, sang pencipta lah yaitu Allah SWT yang memiliki awal dan akhir, Awal dunia mungkin saja karena adanya akhir dari dunia sebelumnya, dan akhir dunia bisa saja menjadi awal bagi dunia selanjutnya.

    ReplyDelete
  14. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Manusia adalah mahluk yang tidak sempurna dan terbatas dalam ruang dan waktu. Manusia tidak bisa menjelaskan kapan awal dan akhir dunia ini. Kita hanya bisa mendefinikan awal dan akhir dunia merupakan salah satu bentuk kuasa dari Allah SWT. Sang Maha Pencipta dari dunia ini dengan segala isinya, Allah SWT lah yang memulai dunia ini dan yang akan mengakhiri dunia ini. Awal dan akhir yang ada dalam pikiran manusia bersifat semu, tidaklah mutlak.

    ReplyDelete
  15. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Manusia memiliki pandangan yang terbatas. Selain itu penentuan awal dan akhir dunia memang hanya sebagai hasil manipulasi ruang dan waktu saja.
    Sebab sebenar-benar awal adalah diluar kemampuan manusia untuk dapat menentukan apa awal bagi dunia ini dan apa akhir dari di dunia ini.

    ReplyDelete
  16. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Pada elegi ini merupakan lanjutan dari elegi sebelumnya yang membahas tentang ruang dan waktu. Apabila berbicara mengenai ruang dan waktu dalam konteks awal dan akhir dunia merupakan hal yang sulit untuk dijangkau oleh pikiran manusia. Meskipun dengan menggunakan teknologi yang canggih pun, sperti saat sekarang ini, manusia hanya bisa memprediksinya namun masih penuh dengan keterbatasan, hal ini dikarenakan ruang dan waktu dalam konteks awal dan akhir dunia merupakan rahasia Tuhan. Secara sains banyak teori-teori ataupun pendapat ahli yang menjelaskan mengenai konsep ruang dan waktu. Misalkan pada konsep ruang dan waktu mutlak fisika klasik, menurut Newton ruang mutlak adalah ruang d imana setiap tempat dapat dibagi menjadi tiga koordinat lepas dari adanya benda sebagai acuan atau tidak. Ruang angkasa dibayangkan memiliki sumbu-sumbu matematis yang menentukan kedudukan setiap titik dan waktu pun mengalir tanpa mengacu pada peristiwa tertentu. Dalam konsep agama khususnya dalam Al Qur'an banyak dijelaskan mengenai konsep ruang dan waktu antara lain: Ajal, untuk menunjukkan waktu berakhirnya sesuatu, seperti berakhirnya usia manusia atau masyarakat. Dan hal ini pun menjadi rahasia Tuhan di mana setiap manusia tidak akan bisa mengetahui kapan dan di mana dia akan menemui ajalnya. Ini memberikan pelajaran bahwa setiap waktu dan di mana pun kita berada sebisa mungkin kita selalu istiqomah di jalan Allah SWT, sehingga kita bisa meninggal dalam khusnul Khotimah. Yang kedua adalah Dahr digunakan untuk saat berkepanjangan yang dilalui alam raya dalam kehidupan dunia ini, yaitu sejak diciptakan-Nya sampai punahnya alam. sementara ini

    ReplyDelete
  17. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Awal dan akhir dunia sebenar – benar adalah diri kita sendiri. Ketika lahir, maka itulah awal dari dunia kita, dan ketika menghadapi kematian itu adalah akhir dari dunia kita. Ruang dan waktu manusia masing – masing berbeda. Ketika menghadapi awal dan akhir dunia juga akan mengalami ruang dan waktunya masing – masing. Oleh karena itu dalam menjalanai ruang dan waktu selama hidup hendaknya senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan agar ruang dan waktu yang dijalani tidak sia – sia dan mampu berguna bagi orang lain.

    ReplyDelete
  18. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Awal dan akhir adalah sesuatu yang pasti berlaku untuk semua makhluk Tuhan di dunia. Sekarang ada, padahal kemarin belum ada, dan pasti esok akan menjadi tak ada. Semua yang tercipta terbatasi oleh ruang dan lekang oleh waktu. Hal itu lah salahsatu yang membedakan Pencipta dan yang diciptakan-Nya. Ketika kita di dunia, kita telah melewati sebuah fase yang disebut ''awal", dimana kita dirancang Tuhan untuk menjadi lakon di dunia. Kabar baiknya, Tuhan telah menciptakan kita manusia sebagai sebaik-baiknya ciptaan jika dibandingkan denan makhluk-Nya yang lain. Entah kita akan menjadi baik atau buruk, ta'at atau binal, jujur atau dusta, setia atau khianat, semua pilihan ada di tangan kita. Setelah berlalu fase awal tersebut, tak lama lagi kita akan memasuki fase baru, yaitu "akhir". Fase dimana segala sesuatu yang telah mengalami fase "awal" akan musnah. Ketika fase akhir terjadi, maka berakhirlah episode di dunia. Dua fase tersebut akan selalu beriringan, jika ada awal pasti ada akhir.

    ReplyDelete
  19. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Belajar dari link ini http://www.riaupos.co/1817-spesial-epistemologi-ruang-dan-waktu.html#.WSpSrTdUe0,membantu saya memahami apa makna dari ruang dan waktu. Tuhan adalah alfa dan omega, awal dan akhir, menurut bahasa Descartes, Tuhan disebut sebab pertama yang mencipta yang tiada menjadi ada. Sebagai mahkluk ciptaan Tuhan yang memiliki jiwa dan raga, senantiasa berada pada ruang dan waktu. Ruang adalah tempat dimana manusia berproses mencari eksistensi dirinya sedangkan waktu adalah massa tak terbatas dimana manusia berproses mendialogkan kesadaran diri dengan ruang atau temapt dimana ia berada. Waktu melampui ruang, sebab ia adalah esensi dari kehidupan. Artinya, meski ruang telah tiada, tetapi jika waktu masih dimiliki oleh manusia, maka sejatinya mereka masih eksis. Tetapi kenyataan ini tidak mungkin. Sebagai materi manusia tetap butuh pada ruang. Makna bahwa waktu melampaui ruang pada konteks kehidupan dunia. Meski ruang kehidupan dunia masih ada, tetapi jika jatah waktu hidup sudah habis, manusia tidak bisa mengelak. Sebab manusia tidak akan mampu melawan waktu. Dengan demikian, waktu adalah esensi dari kehidupan.

    ReplyDelete
  20. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Namun sejatinya, waktu tetaplah sebuah hal yang abstrak dan kosong. \Waktu (mungkin) adalah entitas yang berlangsung melalui diri sendiri. Manusia tak bisa menjangkau, mengendalikan, apalagi membagi-baginya dalam kalender atau buku agenda. Yang terjadi sebaliknya, manusia teperdaya dan dikendalikan waktu (Radhar Panca Dahana, 2013). Karena itu, penyesalan yang selalu datang setiap akhir menandai bahwa kesadaran manusia tentang waktu terjebak pada pandangan meterialisme. Segalanya dalam hidup seolah bisa ditundukan (termasuk waktu), lalu dikendalikan manusia menjadi sebuah materi. Sementara waktu melampaui materi, tak bisa dijangkau apalagi dikendalikan. Usaha manusia mengukur waktu dalam bentuk detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, windu, dekade, abad, dan melenium, tidak lain hanya sebagai usaha manusia memaknai jalan hidup yang diberikan Tuhan. Sebab manusia sadar bahwa pada dirinya ada bagian materi (jasad), sehingga semuanya harus disesuaikan dengan keadaan manusia yang berbentuk materi tersebut. Tetapi pada satu sisi, manusia semestinya juga harus sadar, bahwa manusia bukan hanya terdiri dari jasad (materi), namun juga ada jiwa (ruh) yang berada di atas semua meteri itu. Begitupun dengan kehidupan, di atas materi ada waktu yang tak mampu dijangkau manusia.

    ReplyDelete
  21. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Untuk mendefiniskan awal dan akhir dari dunia dengan menggnakan konsep ruang dan waktu. Kiat harus tahu dulu bahwa awal adanya dunnia itu berawal dari mana. Ruang dan waktu itu mungkin bisa kita kaitakna dnegan asal usal tercptanya dunia. Yanag mana kita sering denaganr dengan teori bing bang. Teroi inilah salah satu alasan yang terkuat dan bisa dipahamai terciptnaya dunia. Berivacara maslaah akhir dari dunia mungkin dapat kita gammbar sebagai kiamat. Yanag mana kiamat itu tidak tahu datangnya kapan. Maka kaimaat tidak bisa terdefisnis ruaang dan wkatu itus sendiri.

    ReplyDelete
  22. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam kehidupan yang di jalani olegh manusia, semuanya berkontradiksi. Ada awal pasti ada akhir. Ada kehidupan awal pasti ada kehidupan akhir. Namun, hidup di dunia ini sebenar-benarnya adalah awal dari akhirnya besok kita di akhirat. Kehidupan kita di akhirat ditentukan kehidupan kita di dunia ini. Jadi untuk mendapatkan awal yang baik di akhirat besok, maka hiduplah dengan benar dan selalu di jalan Allah. Dan, persiapkanlah dengan matang untuk mengahadapi hari akhir. Karena di hari awal kita lahir di dunia ini, sudah di janji oleh Allah untuk mengabdi dan menyembahnya. Sehingga kita berkhianat kepada Allah jika tidak melaksanakan janjinya

    ReplyDelete
  23. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Awal dan akhir memang memiliki arti ang sangat luas, bahkan selalu terbatas dalam ruang dan waktunya. Awal pun bisa ada di dalam akhir, begitu sebaliknya. Namun awal dan akhir dari dunia menurutku adalah dunia dimana aku bisa merasakannya, sehingga awal duniaku adalah ketika aku dilahirkan, tubuhku dan jiwaku adalah dunia kecil yang Tuhan berikan padaku. Akhir dari duniaku adalah saat tubuhku dan jiwaku telah Tuhan ambil, dan kesempatanku untuk belajar telah berakhir.

    ReplyDelete
  24. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Plato menganggap waktu dibuat dengan dunia, sementara Aristoteles berpandangan bahwa dunia diciptakan dalam waktu yang merupakan perluasan tak terbatas dan berkesinambungan. Aristoteles percaya bahwa proposisi Plato memerlukan titik waktu sebagai awal waktu yang memiliki waktu sebelumnya. Gagasan ini tak terbayangkan bagi Aristoteles sesuai dengan pendapat Demokritus mengenai konsep waktu tak diciptakan dan mengatakan: “Jika waktu adalah gerakan abadi, maka ia juga harus abadi karena waktu adalah anggota gerak. Waktu tidak memiliki batas (awal atau akhir), dan setiap saat adalah awal dari waktu masa depan dan akhir dari masa lalu.” Waktu menurut Aristoteles adalah kontinum, dan selalu dikaitkan dengan gerakan, dengan demikian tidak dapat memiliki awal. Waktu merupakan dimensi keempat setelah dimensi ruang, namun ia tidak identik dengan ruang. Dimensi waktu adalah dimensi yang unik karena hanya memiliki satu arah. Jadi, kita hanya dapat bergerak maju, tidak bisa mundur. Kenyataan ini memiliki implikasi yang mendalam yang berkaitan dengan  kausalitas, yaitu hukum sebab dan akibat. Artinya, penyebab harus mendahului akibat dan tidak boleh sebaliknya.

    ReplyDelete
  25. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Jika manusia menganggap awal dunia adalah kelahiran, maka apa sebutan ketika ruh ditiupkan ke dalam janin, lalu bagaimana dengan sebutan untuk penciptaan langit dan bumi, lalu apa pula sebutan untuk takdir Allah sebelum alam semesta diciptakan. Semuanya merupakan awal. Sulit menentukan awal maka sama pula sulitnya menentukan akhir. Banyak yang menganggap akhir dunia adalah kematian, lalu bagaimana halnya dengan kiamat dan akhirat.

    ReplyDelete
  26. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Awal dunia ini ialah ketika aku dapat melihat dunia, yaitu ketika aku lahir ke dunia ini. Sedangkan akhir dunia ialah ketika aku tak dapat lagi melihat dunia ini, yaitu ketika aku di ambil ruang dan waktuku (kematian). Sehingga memanipulasi ruang dan waktu berarti menggunakan ruang dan waktu sebaik- baiknya di dunia untuk bekal ruang dan waktu di akherat nanti.

    ReplyDelete
  27. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Para filsuf memiliki pendapatnya masing-masing mengenai awal dan akhir dunia. Immanuel Kant menyebutkan antinomi mengenai ruang dan waktu yang berhubungan dengan awal dunia yaitu dunia memiliki awal dan memiliki waktu yang terbatas dan dunia tidak memiliki awal dan tidak memiliki batas keruangan dimana ruang dan waktu dunia bersifat tak terbatas. Sementara itu Plato menganggap waktu dibuat oleh dunia, sedangkan menurut Aristoteles dunia diciptakan dalam waktu yang merupakan perluasan tak terbatas.

    ReplyDelete
  28. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Berfilsafat dimulai dari awal zaman sampai akhir zaman. Berfilsafat menterjemahkan dan diterjemahkan berdasarkan objek yang ada dan yang mungkin ada melalui pengalaman apriori dan pengalaman aposteriori. Awal zaman dimulai dari pendapat para filsuf yang mendasari aliran-aliran yang ada dalam filsafat sedangkan pada akhir zaman ialah tahap akhir manusia diciptakan yaitu tahapan spiritualitas menuju akhirat. Itulah yang sebenar-benarnya tujuan hidup manusia.

    ReplyDelete
  29. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Ketika manusia mengatakan bahwa awal dunia ini sebagai contoh terbentuk dunia. Seperti teori Bing Bang dan kemudian akhir dunia merupakan hancurnya bumi bersamaan pada hari kiamat.
    Sesungguhnya itu adalah awal dan akhir yang tidak bersifat mutlak. Karena sebenar benarnya yang mengetahui awal dan akhir kehidupan ini adalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  30. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Menurut saya maksud dari memanipulasikan ruang dan waktu berarti menembus ruang dan waktu dalam mendefinisikan tentang awal dan akhir dunia. Awal merupakan suatu kata yang saya analogikan dengan hidup dan akhir saya anlogikan dengan mati. Awal dunia adalah mulai hidupnya struktur yang berada pada dunia tersebut. Struktur yang berada di dunia tersebut “bergerak” dan berfungsi sebagaimana mestinya. Sebaliknya, ahkir dunia merupakan matinya struktur yang berada pada dunia tersebut dikarenakan tidak adanya aktivitas maupun disfungsi antara wadah dan isi.

    ReplyDelete
  31. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan matematika I 2014

    Memanipulasi ruang dan waktu di sini seperti pemanfaatan waktu diantara awal dan akhir kehidupan. Dalam waktu diantara pertama kali merasa hidup hingga waktu yang kamu rasa mati apa saja yang telah kamu lakukan ? Apakah waktu tersebut kamu gunakan untuk kebajikan atau hanya kamu gunakan sia-sia ?

    ReplyDelete
  32. Nurrita Sabrina
    14301244010
    Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam filsafat pandangan mengenai awal dan akhir dunia setiap individu berbeda-beda karena setiap individu memiliki gaya fisafatnya tersendiri. Awal dunia bisa saja diinterpretasikan sebagai titik awal dimana kamu mulai menyusun target atau mimpimu. Kemudian akhir dunia dapat diinterpretasikan sebagai akhir dari pencapaian mimpimu apakah kamu dapat mencapainya ? atau malah berlalu

    ReplyDelete
  33. Nurrita SAbrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Awal dunia tidak selalu diinterpretasikan sebagai suatu yang bahagia. Seperti yang dikatakan prof. Marsigit bahwa filsafat setiap orang berbeda. Jadi bisa saja awal dunia diawali dengan sesuatu yang pahit. Cara terbaik untuk memulai sesuatu adalah dengan berdamai dengan hatimu.

    ReplyDelete
  34. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Terkadang kita terlena dengan waktu luang yang kita miliki. kita menajadi terlena dengan apa yang masih panjang menurut kita (waktu). dalam hidup ini pastilah ada yang mengulur ulur waktunya padahal waktunya sangatlah sempit sebenarnya, tapi dia mencoba meluang luangkan karena dia sendiri tidak memahami akan beban kerja yang ia harus laksanakan, ini menjadi pengingat bagi saya bahwa waktu harus dimanfaatkan dengan sebaik baiknya.

    ReplyDelete
  35. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Dengan memanipulasi ruang dan waktu sehingga kita bisa mendefinisikan awal dan akhir dunia. Misalkan kita hilangkan ruang maka kita bisa melihat segalanya tanpa batasan artinya disana sama dengan di sini. Misalkan kita hilangkan waktu. Dulu, sekarang, besok akan menjadi sama. Lahirnya tadi, hidupnya tadi, matinya juga tadi. Dalam kehidupan manusia di dunia yang bersifat tidak kekal, ada yang disebut sebagai awal dan akhir. Awalnya ketika manusia dilahirkan, dan akhirnya ketika manusia meninggal lalu dibangkitkan pada hari kiamat dan inilah sebenar-benar awal dari kehidupan akhirat yang kekal.

    ReplyDelete