Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 9: Memanipulasikan Ruang dan Waktu 2




Ass, khusus untuk Mahasiswa S2 P. Sain dan S2 P Matematika:

Manipulasikan Ruang dan Waktu sehingga anda bisa mendefinisikan Awal dan Akhir Dunia. Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan uraian anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba, semoga bermanfaat. Amin.

Marsigit

48 comments:

  1. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. berkaitan dengan relativitas dan keabsolutan ruang dan waktu, menurut Al-Kindi, seorang ilmuwan muslim, fisik bumi dan seluruh fenomena fisik adalah relatif. Relativitas, kata dia, adalah esensi dari hukum eksistensi. “Waktu, ruang, gerakan, benda semuanya relatif dan tak absolut,” cetus Al-Kindi. Namun, ilmuwan Barat seperti Galileo, Descartes dan Newton menganggap semua fenomena itu sebagai sesuatu yang absolut. Hanya Einstein yang sepaham dengan Al-Kindi. "Waktu hanya eksis dengan gerakan; benda, dengan gerakan; gerakan, dengan benda,” papar Al-Kindi. Selanjutnya, Al-Kindi berkata,” ... jika ada gerakan, di sana perlu benda; jika ada sebuah benda, di sana perlu gerakan.” Pernyataan Al-Kindi itu menegaskan bahwa seluruh fenomena fisik adalah relatif satu sama lain. Mereka tak independen dan tak juga absolut.

    ReplyDelete
  2. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Adanya ruang dan waktu memberikan kita pemahaman bahwa dunia kita terbatas. Terbatasnya dunia oleh ruang dan waktu ini, membuat kita menyadari bahwa dunia ini memiliki awal dan akhir. Karena adanya ruang dan waktu, maka awal tidaklah sama dengan akhir. Dunia yang kita tempati ini memiliki awal yang merupakan asal muasal adanya segala keberadaan, sehingga kita haruslah meyakini bahwa adanya sang pencipta yang menciptakan dunia ini. Selain itu, selama dunia berlangsung dan terus berjalan, pasti akan menemukan akhirnya, dimana hari itulah yang umat Islam yakini sebagai hari kiamat yang juga merupakan rukun iman yang kelima, yang tentunya harus kita yakini sebagai umat Islam. Oleh karena itu, sang pencipta lah yaitu Allah SWT yang memiliki awal dan akhir, Awal dunia mungkin saja karena adanya akhir dari dunia sebelumnya, dan akhir dunia bisa saja menjadi awal bagi dunia selanjutnya.

    ReplyDelete
  3. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Manusia adalah mahluk yang tidak sempurna dan terbatas dalam ruang dan waktu. Manusia tidak bisa menjelaskan kapan awal dan akhir dunia ini. Kita hanya bisa mendefinikan awal dan akhir dunia merupakan salah satu bentuk kuasa dari Allah SWT. Sang Maha Pencipta dari dunia ini dengan segala isinya, Allah SWT lah yang memulai dunia ini dan yang akan mengakhiri dunia ini. Awal dan akhir yang ada dalam pikiran manusia bersifat semu, tidaklah mutlak.

    ReplyDelete
  4. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Manusia memiliki pandangan yang terbatas. Selain itu penentuan awal dan akhir dunia memang hanya sebagai hasil manipulasi ruang dan waktu saja.
    Sebab sebenar-benar awal adalah diluar kemampuan manusia untuk dapat menentukan apa awal bagi dunia ini dan apa akhir dari di dunia ini.

    ReplyDelete
  5. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Pada elegi ini merupakan lanjutan dari elegi sebelumnya yang membahas tentang ruang dan waktu. Apabila berbicara mengenai ruang dan waktu dalam konteks awal dan akhir dunia merupakan hal yang sulit untuk dijangkau oleh pikiran manusia. Meskipun dengan menggunakan teknologi yang canggih pun, sperti saat sekarang ini, manusia hanya bisa memprediksinya namun masih penuh dengan keterbatasan, hal ini dikarenakan ruang dan waktu dalam konteks awal dan akhir dunia merupakan rahasia Tuhan. Secara sains banyak teori-teori ataupun pendapat ahli yang menjelaskan mengenai konsep ruang dan waktu. Misalkan pada konsep ruang dan waktu mutlak fisika klasik, menurut Newton ruang mutlak adalah ruang d imana setiap tempat dapat dibagi menjadi tiga koordinat lepas dari adanya benda sebagai acuan atau tidak. Ruang angkasa dibayangkan memiliki sumbu-sumbu matematis yang menentukan kedudukan setiap titik dan waktu pun mengalir tanpa mengacu pada peristiwa tertentu. Dalam konsep agama khususnya dalam Al Qur'an banyak dijelaskan mengenai konsep ruang dan waktu antara lain: Ajal, untuk menunjukkan waktu berakhirnya sesuatu, seperti berakhirnya usia manusia atau masyarakat. Dan hal ini pun menjadi rahasia Tuhan di mana setiap manusia tidak akan bisa mengetahui kapan dan di mana dia akan menemui ajalnya. Ini memberikan pelajaran bahwa setiap waktu dan di mana pun kita berada sebisa mungkin kita selalu istiqomah di jalan Allah SWT, sehingga kita bisa meninggal dalam khusnul Khotimah. Yang kedua adalah Dahr digunakan untuk saat berkepanjangan yang dilalui alam raya dalam kehidupan dunia ini, yaitu sejak diciptakan-Nya sampai punahnya alam. sementara ini

    ReplyDelete
  6. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Awal dan akhir dunia sebenar – benar adalah diri kita sendiri. Ketika lahir, maka itulah awal dari dunia kita, dan ketika menghadapi kematian itu adalah akhir dari dunia kita. Ruang dan waktu manusia masing – masing berbeda. Ketika menghadapi awal dan akhir dunia juga akan mengalami ruang dan waktunya masing – masing. Oleh karena itu dalam menjalanai ruang dan waktu selama hidup hendaknya senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan agar ruang dan waktu yang dijalani tidak sia – sia dan mampu berguna bagi orang lain.

    ReplyDelete
  7. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Awal dan akhir adalah sesuatu yang pasti berlaku untuk semua makhluk Tuhan di dunia. Sekarang ada, padahal kemarin belum ada, dan pasti esok akan menjadi tak ada. Semua yang tercipta terbatasi oleh ruang dan lekang oleh waktu. Hal itu lah salahsatu yang membedakan Pencipta dan yang diciptakan-Nya. Ketika kita di dunia, kita telah melewati sebuah fase yang disebut ''awal", dimana kita dirancang Tuhan untuk menjadi lakon di dunia. Kabar baiknya, Tuhan telah menciptakan kita manusia sebagai sebaik-baiknya ciptaan jika dibandingkan denan makhluk-Nya yang lain. Entah kita akan menjadi baik atau buruk, ta'at atau binal, jujur atau dusta, setia atau khianat, semua pilihan ada di tangan kita. Setelah berlalu fase awal tersebut, tak lama lagi kita akan memasuki fase baru, yaitu "akhir". Fase dimana segala sesuatu yang telah mengalami fase "awal" akan musnah. Ketika fase akhir terjadi, maka berakhirlah episode di dunia. Dua fase tersebut akan selalu beriringan, jika ada awal pasti ada akhir.

    ReplyDelete
  8. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Belajar dari link ini http://www.riaupos.co/1817-spesial-epistemologi-ruang-dan-waktu.html#.WSpSrTdUe0,membantu saya memahami apa makna dari ruang dan waktu. Tuhan adalah alfa dan omega, awal dan akhir, menurut bahasa Descartes, Tuhan disebut sebab pertama yang mencipta yang tiada menjadi ada. Sebagai mahkluk ciptaan Tuhan yang memiliki jiwa dan raga, senantiasa berada pada ruang dan waktu. Ruang adalah tempat dimana manusia berproses mencari eksistensi dirinya sedangkan waktu adalah massa tak terbatas dimana manusia berproses mendialogkan kesadaran diri dengan ruang atau temapt dimana ia berada. Waktu melampui ruang, sebab ia adalah esensi dari kehidupan. Artinya, meski ruang telah tiada, tetapi jika waktu masih dimiliki oleh manusia, maka sejatinya mereka masih eksis. Tetapi kenyataan ini tidak mungkin. Sebagai materi manusia tetap butuh pada ruang. Makna bahwa waktu melampaui ruang pada konteks kehidupan dunia. Meski ruang kehidupan dunia masih ada, tetapi jika jatah waktu hidup sudah habis, manusia tidak bisa mengelak. Sebab manusia tidak akan mampu melawan waktu. Dengan demikian, waktu adalah esensi dari kehidupan.

    ReplyDelete
  9. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Namun sejatinya, waktu tetaplah sebuah hal yang abstrak dan kosong. \Waktu (mungkin) adalah entitas yang berlangsung melalui diri sendiri. Manusia tak bisa menjangkau, mengendalikan, apalagi membagi-baginya dalam kalender atau buku agenda. Yang terjadi sebaliknya, manusia teperdaya dan dikendalikan waktu (Radhar Panca Dahana, 2013). Karena itu, penyesalan yang selalu datang setiap akhir menandai bahwa kesadaran manusia tentang waktu terjebak pada pandangan meterialisme. Segalanya dalam hidup seolah bisa ditundukan (termasuk waktu), lalu dikendalikan manusia menjadi sebuah materi. Sementara waktu melampaui materi, tak bisa dijangkau apalagi dikendalikan. Usaha manusia mengukur waktu dalam bentuk detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, windu, dekade, abad, dan melenium, tidak lain hanya sebagai usaha manusia memaknai jalan hidup yang diberikan Tuhan. Sebab manusia sadar bahwa pada dirinya ada bagian materi (jasad), sehingga semuanya harus disesuaikan dengan keadaan manusia yang berbentuk materi tersebut. Tetapi pada satu sisi, manusia semestinya juga harus sadar, bahwa manusia bukan hanya terdiri dari jasad (materi), namun juga ada jiwa (ruh) yang berada di atas semua meteri itu. Begitupun dengan kehidupan, di atas materi ada waktu yang tak mampu dijangkau manusia.

    ReplyDelete
  10. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Untuk mendefiniskan awal dan akhir dari dunia dengan menggnakan konsep ruang dan waktu. Kiat harus tahu dulu bahwa awal adanya dunnia itu berawal dari mana. Ruang dan waktu itu mungkin bisa kita kaitakna dnegan asal usal tercptanya dunia. Yanag mana kita sering denaganr dengan teori bing bang. Teroi inilah salah satu alasan yang terkuat dan bisa dipahamai terciptnaya dunia. Berivacara maslaah akhir dari dunia mungkin dapat kita gammbar sebagai kiamat. Yanag mana kiamat itu tidak tahu datangnya kapan. Maka kaimaat tidak bisa terdefisnis ruaang dan wkatu itus sendiri.

    ReplyDelete
  11. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam kehidupan yang di jalani olegh manusia, semuanya berkontradiksi. Ada awal pasti ada akhir. Ada kehidupan awal pasti ada kehidupan akhir. Namun, hidup di dunia ini sebenar-benarnya adalah awal dari akhirnya besok kita di akhirat. Kehidupan kita di akhirat ditentukan kehidupan kita di dunia ini. Jadi untuk mendapatkan awal yang baik di akhirat besok, maka hiduplah dengan benar dan selalu di jalan Allah. Dan, persiapkanlah dengan matang untuk mengahadapi hari akhir. Karena di hari awal kita lahir di dunia ini, sudah di janji oleh Allah untuk mengabdi dan menyembahnya. Sehingga kita berkhianat kepada Allah jika tidak melaksanakan janjinya

    ReplyDelete
  12. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Awal dan akhir memang memiliki arti ang sangat luas, bahkan selalu terbatas dalam ruang dan waktunya. Awal pun bisa ada di dalam akhir, begitu sebaliknya. Namun awal dan akhir dari dunia menurutku adalah dunia dimana aku bisa merasakannya, sehingga awal duniaku adalah ketika aku dilahirkan, tubuhku dan jiwaku adalah dunia kecil yang Tuhan berikan padaku. Akhir dari duniaku adalah saat tubuhku dan jiwaku telah Tuhan ambil, dan kesempatanku untuk belajar telah berakhir.

    ReplyDelete
  13. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Plato menganggap waktu dibuat dengan dunia, sementara Aristoteles berpandangan bahwa dunia diciptakan dalam waktu yang merupakan perluasan tak terbatas dan berkesinambungan. Aristoteles percaya bahwa proposisi Plato memerlukan titik waktu sebagai awal waktu yang memiliki waktu sebelumnya. Gagasan ini tak terbayangkan bagi Aristoteles sesuai dengan pendapat Demokritus mengenai konsep waktu tak diciptakan dan mengatakan: “Jika waktu adalah gerakan abadi, maka ia juga harus abadi karena waktu adalah anggota gerak. Waktu tidak memiliki batas (awal atau akhir), dan setiap saat adalah awal dari waktu masa depan dan akhir dari masa lalu.” Waktu menurut Aristoteles adalah kontinum, dan selalu dikaitkan dengan gerakan, dengan demikian tidak dapat memiliki awal. Waktu merupakan dimensi keempat setelah dimensi ruang, namun ia tidak identik dengan ruang. Dimensi waktu adalah dimensi yang unik karena hanya memiliki satu arah. Jadi, kita hanya dapat bergerak maju, tidak bisa mundur. Kenyataan ini memiliki implikasi yang mendalam yang berkaitan dengan  kausalitas, yaitu hukum sebab dan akibat. Artinya, penyebab harus mendahului akibat dan tidak boleh sebaliknya.

    ReplyDelete
  14. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Jika manusia menganggap awal dunia adalah kelahiran, maka apa sebutan ketika ruh ditiupkan ke dalam janin, lalu bagaimana dengan sebutan untuk penciptaan langit dan bumi, lalu apa pula sebutan untuk takdir Allah sebelum alam semesta diciptakan. Semuanya merupakan awal. Sulit menentukan awal maka sama pula sulitnya menentukan akhir. Banyak yang menganggap akhir dunia adalah kematian, lalu bagaimana halnya dengan kiamat dan akhirat.

    ReplyDelete
  15. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Awal dunia ini ialah ketika aku dapat melihat dunia, yaitu ketika aku lahir ke dunia ini. Sedangkan akhir dunia ialah ketika aku tak dapat lagi melihat dunia ini, yaitu ketika aku di ambil ruang dan waktuku (kematian). Sehingga memanipulasi ruang dan waktu berarti menggunakan ruang dan waktu sebaik- baiknya di dunia untuk bekal ruang dan waktu di akherat nanti.

    ReplyDelete
  16. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Para filsuf memiliki pendapatnya masing-masing mengenai awal dan akhir dunia. Immanuel Kant menyebutkan antinomi mengenai ruang dan waktu yang berhubungan dengan awal dunia yaitu dunia memiliki awal dan memiliki waktu yang terbatas dan dunia tidak memiliki awal dan tidak memiliki batas keruangan dimana ruang dan waktu dunia bersifat tak terbatas. Sementara itu Plato menganggap waktu dibuat oleh dunia, sedangkan menurut Aristoteles dunia diciptakan dalam waktu yang merupakan perluasan tak terbatas.

    ReplyDelete
  17. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Berfilsafat dimulai dari awal zaman sampai akhir zaman. Berfilsafat menterjemahkan dan diterjemahkan berdasarkan objek yang ada dan yang mungkin ada melalui pengalaman apriori dan pengalaman aposteriori. Awal zaman dimulai dari pendapat para filsuf yang mendasari aliran-aliran yang ada dalam filsafat sedangkan pada akhir zaman ialah tahap akhir manusia diciptakan yaitu tahapan spiritualitas menuju akhirat. Itulah yang sebenar-benarnya tujuan hidup manusia.

    ReplyDelete
  18. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Ketika manusia mengatakan bahwa awal dunia ini sebagai contoh terbentuk dunia. Seperti teori Bing Bang dan kemudian akhir dunia merupakan hancurnya bumi bersamaan pada hari kiamat.
    Sesungguhnya itu adalah awal dan akhir yang tidak bersifat mutlak. Karena sebenar benarnya yang mengetahui awal dan akhir kehidupan ini adalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  19. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Dengan memanipulasi ruang dan waktu sehingga kita bisa mendefinisikan awal dan akhir dunia. Misalkan kita hilangkan ruang maka kita bisa melihat segalanya tanpa batasan artinya disana sama dengan di sini. Misalkan kita hilangkan waktu. Dulu, sekarang, besok akan menjadi sama. Lahirnya tadi, hidupnya tadi, matinya juga tadi. Dalam kehidupan manusia di dunia yang bersifat tidak kekal, ada yang disebut sebagai awal dan akhir. Awalnya ketika manusia dilahirkan, dan akhirnya ketika manusia meninggal lalu dibangkitkan pada hari kiamat dan inilah sebenar-benar awal dari kehidupan akhirat yang kekal.

    ReplyDelete
  20. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Menurut saya memanipulasikan ruang dan waktu sama dengan dengan menggap bahwa dunia ini seperti garis kehidupan dari awal sampai akhir zaman, seperti zaman saat ini yang disebut dengan pos modern. Dimana yang berada dibumi adalah bayangan dari prinsip yang ada dilangit. Maka dari itu berusahalah mencapai logos agar dapat menembus ruang dan waktu yang di iringi dengan mitos kehidupan.

    ReplyDelete
  21. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Apabila kita menyadari kehidupan, maka awal dari dunia adalah ketika kita pertama kali melihat dunia yaitu ketika kita dilahirkan, sedangkan akhir dari dunia adalah ketika kita kembali kepada Sang Pencipta. Namun dengan memanipulasi ruang dan waktu sehingga kita dapat mendefinisikan awal adalah saat-saat kita mulai menanam benih kebaikan dan akhir dari hidup kita adalah saat kita mulai menikmati hasil dari kebaikan itu yaitu berupa rasa syukur kepada Allah SWT karena masih diberikan kesempatan untuk berbuat kebaikan.

    ReplyDelete
  22. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Kembali dengan memanipulasikan ruang dan waktu. "Memanipulasikan ruang dan waktu untuk bisa mendefinisikan awal dan akhir dunia".
    Tiadalah di dunia ini yang lepas dari ruang dan waktunya. Melihat dunia dari sudut "ruang" saja akan membawa kita memahami "ruang" yang sama sepanjang masa, tanpa akhir. Mengamati dunia dari kacamata "waktu" saja, membuat kita akan disuguhi hamparan tak bernama dan tak bersekat. Sesuatu yang hampa, tanpa sekat, selalu sama dan tidak berubah akan menjadikan kita sebagai makhluk yang bingung, yaitu bingung mencari awal dan bingung menentukan akhir. Maka dunia tanpa "ruang" dan "waktu" adalah dunia yang tanpa awal dan tanpa akhir. Maka awal dan akhir adalah ruang dan waktu itu sendiri.

    ReplyDelete
  23. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Awal dan akhir adalah relatif. Awalku bisa jadi akhir untukmu, awalmu bisa jadi akhir untukmu. Semua tergantung ruang dan waktu. Ketika awal sesuai dengan ruang dan waktu maka tak ada lagi awalku atau awalmu, tapi awal kita yang sama dalam ruang dan waktu. Ketika akhir sesuai dengan ruang dan waktu maka tak ada lagi akhirku atau akhirmu, tapi akhir kita yang sama dalam ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  24. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Awal dan akhir tidak akan berhenti, selalu berputar dan terus berputar, jika awal dimulai akan ada akhir, tetapi tidak berhenti sampai disini saja, akan ada awal baru yang akan datang, begitupun akhir. Maka, jika kita berpikir dan bertindak sesuai dengan ruang dan waktu, kita akan mengawali aktifitas kita dengan berdoa, dan akhir dari aktifitas itu juga dengan doa. Sehingga definisi awal dan akhir dunia menurut saya adalah doa.

    ReplyDelete
  25. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Memanipulasi ruang dan waktu sehingga kita menemukan definisi awal dan akhir dunia. Akhir adalah awal dan awal adalah proses menuju akhir. Awal dan akhir duniaku belum tentu akhir dan awal duniamu, pula belum tentu awal dan akhir dunia mereka maka awal dan akhir kehidupan tergantung bagaimana pandangan seseorang, tergantung definisi seseorang. Namun, jika melihat pada kontek ruang dan waktu spiritual bahwa awal dunia seseorang adalah kelahiran serta akhir kehidupan dunia merupakan akhir hidup menuju alam lain. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  26. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP B (S2)

    Awal dan akhir merupakan dua kata yang saling berlawanan dalam bahasa Indonesia. Tetapi ternyata awal bisa menjadi akhir dan akhir bisa menjadi awal. Sebenar-benar awal adalah akhir dan sebenar-benar akhir adalah awal. Terkadang awal dan akhir tak bisa dibedakan mana yang awal dan mana yang akhir. Terkadang sulit pula mendefinisikan awal, karena setiap awal dari sesuatu pasti masih ada yang mengawalinya begitu seterusnya. Demikian juga akhir, setiap akhir dari sesuatu pasti ada pula yang mengikutinya dengan akhir yang lain begitu seterusnya. Agar awal dan akhir dapat didefinisikan maka perlu memanipulasikan ruang dan waktu. Membatasi ruang dan waktunya. Awal dan akhir di ruang dan waktu yang mana yang akan dibatasi.

    ReplyDelete
  27. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Memanipulasi ruang dan waktu untuk mendefinisikan awal dan akhir. Suatu definisi itu merupakan objek pikir manusia, sedangkan ruang dan waktu merupakan wadah untuk manusia dapat mendefinisikan objek pikir tersebut. Jika kita renungkan awal dan akhir itu merupakan dimana dan kapan kita menggunakannya. Awal seorang siswa yaitu ketika dia mulai masuk ke sekolah SMP, dan akhirnya yaitu ketika dia menyelesaikan sekolah SMA. Namun. jika kita lihat disisi sebaliknya, mungkin saja Ketika siswa menyelesaikan sekolah SMA bukanlah akhir dari sekolahnya, akan tetapi merupakan awal dari pendidikan yang lainnya. JAdi, awal dan akhir itu bersifat relatif, sehingga kita harus bijak dalam menggunakannya sesuiakan dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  28. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami manusia merupakan makhluk yang terbatas dalam pengetahuannya, dan terikat dengan ruang dan waktu. Bahkan pemahamannya dalam memahami ruang dan waktu pun terikat oleh ruang dan waktu. Dunia seseorang adalah pikiran orang itu sendiri. Sehingga menurut sepemahaman kami awal waktu dari seseorang adalah awal mula dia mampu menggunakan pikirannya, sedangkan akhir waktu dari seseorang adalah ketika dia sudah tidak mampu lagi akan menggunakan pikirannya.

    ReplyDelete
  29. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Ruang dan waktu sangat berpengaruh dalam kehidupan. Segala sesuatu bisa jadi benar dan salah tergantung ruang dan waktu. Dengan ruang dan waktu juga dapat melabui arti awal dan akhir. Misalnya, jika ditanya kapan awalanmu? Ketika kita menjawab, maka semua tergantung dengan ruang dan waktu, ketika kita lagi menulis maka awalan kita ketika mengambil pensil, dan ada juga yang bisa memandang bahwa awalan kita ketika kita berniat untuk menulis. Semua tergantung dengan sudut pandang, serta ruang dan waktu yang mempengaruhi. Misal ditanya, kapan akhiranmu? maka ada yang menjawab bahwa akhirannya ketika kita selesai menulis, namun disisi lain ketika kita berakhir menulis artinya kita mengawali kegiatan yang baru. Ini semua ruang dan waktu yang mempengaruhi. Oleh sebab itu manipulasi ruang dan waktulah yang mampu mendefinisi awal dan akhirmu.

    ReplyDelete
  30. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Ruang waktu merupakan sekian banyak misteri yang tidak akan mungkin diungkap kecuali hanya sebagian kecil dan sedikit sekali. Awal dan akhir sebuah konsep dari ruang dan waktu, setiap awal harus berakhir, dan setiap yang terikat ruang dan waktu tak akan terlepas dari awal dan akhir. Pengetahuan manusia sangatlah terbatas oleh watu dan ruang. Tiadalah kita dapat mengetahui sesuatu dalam suatu waktu selain saat ini, dan saat ini hanya berselang sekejap mata. Sedangkan masa lalu dan masa depan kita tidak akan tahu. Manusia terbatas ruang, tiadalah manusia mengetahui ruang selain pandangan di depan saat ini dan dapat terhalang oleh berbagai objek. Tiadalah kita mengetahui di ruang lain kecuali di beri tahukan orang lain, bahkan kita dengan mudah dapat tertipu. Ruang dan waktu adalah tabir yang tiada manusia sadari walau sedikit saja.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  31. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015

    Ruang itu sebagai wadah atau tempat untuk kita melakukan suatu kegiatan. Waktu adalah sarana dimana kita bisa mengatur suatu kegiatan dengan baik. Karena awal dari dunia ini itu adalah adanya ruang dan waktu. Ketika ruang dan waktu sudah tidak ada lagi berarti sudah menjadi akhir dari dunia karena tidak ada lagi ruang di dunia sebagai tempat berpijak dan berlindung. Tetapi ruang dan waktu dapat dimanipulasi, karena ruang dan waktu itu suatu keadaan. Keadaan itu dapat diciptakan, maka tentu saja kita dapat menciptakan keadaan itu tergantung pemikiran kita. Oleh karena itu kita perlu menyadari bahwa menyesuaikan keadaan dengan ruang dan waktu itu penting, agar terhindar dari masalah dan tindakan yang kurang tepat.

    ReplyDelete
  32. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Di dalam kenyataan ruang dan waktu itu bersifat relatif. Maka awal dan akhirpun juga bersifat relatif. Misalnya awal aku membaca tidaklah sama dengan awal engkau membaca. Akhir dari aku membaca juga tidaklah sama dengan akhir engkau membaca. Maka awal dan akhir dalam ruang dan waktu itu tergantung dengan subjeknya. Ketika aku menjadi subjek, awal dan akhirnya akan berbeda dengan ketika engkau sebagai subjek. Tetapi sebenar-benar awal dan akhir juga bersifat absolut. Ketika kita lahir di dunia ini adalah awal, dan ketika kita mati itu adalah akhir kehidupan kita di dunia sekaligus awal kehidupan kita selanjutnya.

    ReplyDelete
  33. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Awal dan akhir adalah keadaan yang tergantung terhadap ruang dan waktu subyeknya. Sebagai contoh, saat kelulusan mahasiswa S1 maka ruang dan waktunya menjadi akhir masa mahasiswa S1 mereka namun menjadi sebuah awal dari masa mahasiswa pascasarjana atau kehidupan yang lainnya.

    ReplyDelete
  34. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Apabila kita menyadari kehidupan, maka awal dari dunia adalah ketika kita pertama kali melihat dunia yaitu ketika kita dilahirkan, sedangkan akhir dari dunia adalah ketika kita terakhir kali melihat dunia yaitu saat kita kembali kepadaNya. Namun dengan memanipulasi ruang dan waktu sehingga kita dapat mendefinisikan awal adalah saat-saat kita mulai benih-benih kebaikan dan akhir adalah ketika kita sedang memetik hasil kebaikan itu, yaitu berupa rasa tenang dan syukur kepada Allah SWT karena masih diberikan kesempatan untuk berbuat kebaikan.

    ReplyDelete
  35. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Para filsuf memiliki pendapatnya masing-masing mengenai awal dan akhir dunia. Immanuel Kant menyebutkan antinomi mengenai ruang dan waktu yang berhubungan dengan awal dunia yaitu dunia memiliki awal dan memiliki waktu yang terbatas dan dunia tidak memiliki awal dan tidak memiliki batas keruangan dimana ruang dan waktu dunia bersifat tak terbatas. Sementara itu Plato menganggap waktu dibuat oleh dunia, sedangkan menurut Aristoteles dunia diciptakan dalam waktu yang merupakan perluasan tak terbatas.

    ReplyDelete
  36. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Akhir dan awal dunia merupakan bentuk relatif dari ruang dan waktu, Bagaimana kita memaknai awal dunia adalah keberadaan suatu elemen di waktu yang sudah ditentukan, dan akhir dunia adalah ketika elemen sudah tidak menempati ruang di waktu yang bersesuaian. Ketiadaan ini bersifat relatif karena akhir dunia menurut manusia, merupakan awal dunia yang lain sesuai kehendak Tuhan, dimana manusia tidak bisa mendefinisikan awal dunia lain ini karena keterbatasan yang dimiliki.

    ReplyDelete
  37. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  38. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Apabila manusia menganggap bahwa awal dunia adalah kelahiran dari dirinya, maka sebutan ketika ruh ditiupkan ke dalam janin adalah awal darinya. Kemudian jika dikaitkan dengan penciptaan langit dan bumi, apakah yang menandakan permulaannya, maka hal demikian terkait dengan penciptaan Tuhan akan langit dan bumi. Artinya adanya langit dan bumi menandakan kuasa dan takdir Allah SWT. maka itu semua adalah awal yang pada akhirnya akan bermuara kepada kuasa Tuhan. Sama halnya dengan awal, maka akhir dari dunia pun jika ditelusuri akan dipegang oleh Allah. jika manusia menganggap akhir dunia adalah kematiannya, maka adanya hari kiamat dimana semua makhluk akan mengakhiri hidupnya di dunia. Hal tersebut menandakan akhir dari dunia. Namun kemudian bagaimana dengan hari kebangkitan kembali di alam barzah, artinya adanya awal kembali bagi makhluk ciptaan-Nya namun bukan di dunia melainkan di akhirat. Jadi kesimpulannya awal dan akhir dunia adalah kuasa Allah, karena sebenar-benar yang mengetahuinya hanyalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  39. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Dalam agama kita diajarkan bahwa ruh kita mengalami perjalanan dari waktu ke waktu dan melintasi berbagai macam dunia. Seperti dunia ruh, dunia kandungan, dunia yang saat ini kita tempati, dunia alam kubur, dan berakhir di dunia akherat yang kekal. Setiap pergantian dunia itu, akhir akan bertransformasi menjadi awal serta awal bertransformasi menjadi akhir. Sebagai contoh, akhir dari dunia kandungan adalah awal dari dunia yang saat ini kita tempati. Sementara awal dari dunia ini merupakan akhir dari dunia kandungan. Jadi awal bisa menjadi akhir, dan juga akhir mampu menjadi awal.

    ReplyDelete

  40. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Awal dan akhir hanyalah sebuah label untuk menentukan batasan-batasan tertentu. Sebagai manusia kita memiliki keterbatasan untuk mengetahui akhir zaman. Dalam waktu yang terus berjalan, ada banyak sekali periode-periode yang memiliki awal dan akhir, namun nyatanya kehidupan masih belum berakhir. Jika kita memanipulasi waktu dengan menganggap waktu tertentu sebagai akhir maka ketika waktu yang ditetapkan tiba namun waktu tidak benar-benar berakhir maka tidak ada yang dapat kita lakukan. Janji Allah mengenai dua episode kehidupan yaitu dunia dan akhirat adalah milik Allah, maka hanya Allah yang tahu apa-apa saja yang menjadi ketetapanNya.

    ReplyDelete
  41. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Misalkan kita hilangkan ruang maka kita bisa melihat segalanya tanpa batasan artinya disana sama dengan di sini. Misalkan kita hilangkan waktu. Dulu, sekarang, besok akan menjadi sama. Lahirnya tadi, hidupnya tadi, matinya juga tadi. Dalam kehidupan manusia di dunia yang bersifat tidak kekal, ada yang disebut sebagai awal dan akhir. Awalnya ketika manusia dilahirkan, dan akhirnya ketika manusia meninggal lalu dibangkitkan pada hari kiamat dan inilah sebenar-benar awal dari kehidupan akhirat yang kekal.

    ReplyDelete
  42. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Untuk mendefinisikan awal dan akhir dunia maka dapat memanipulasi ruang dan waktu. Misalkan awalnya dunia adalah ketika alam semesta dan isinya di ciptakan maka akhirnya ketika alam semesta dihancurkan beserta isinya yang kemudian diganti dengan alam yang berbeda. Sehingga awal dan akhir dunia yang tahu pastinya hanya Allah Ta’ala yang menciptakan, sedangkan manusia tidak mengetahui pastinya. Karena ketika kita ada maka ruang dan waktu itu telah ada terlebih dahulu.

    ReplyDelete
  43. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Ruang dan waktu merupakan sesuatu yang dimaknai berbeda-berbeda oleh setiap orang. Suatu awal bagi seseorang, belum tentu akan menjadi awal pula untuk yang lainnya, bahkan bisa jadi menjadi akhir bagi yang lainnya. Awal dunia bagi seorang manusia mungkin ketika dia dilahirkan, dan akhir dunia ketika dia meninggal. Namun tentunya sebagai umat Islam kita meyakini bahwa akan ada kejadian setelah kematian yaitu dunia akhirat.

    ReplyDelete

  44. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Awal dan akhir adalah keadaan yang tergantung terhadap ruang dan waktu subyeknya. Karena awal dan akhir dapat ditentukan jika dalam suatu konteks yang pasti. Sebagai contoh, saat kelulusan siswa SMP maka ruang dan waktunya menjadi akhir masa SMP mereka namun menjadi sebuah awal dari masa SMA mereka. Hal iniakan sangat berbeda dengan intuisi yang tidak bisa kita cari awlnya maupun akhirnya.

    ReplyDelete
  45. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Dalam filsafat, apapun yang bersentuhan dengan ruang dan waktu, maka semua itu tidak ada yang tetap dan bisa dimanipulasi. Semua nya akan berubah sesuai dengan berjalannya waktu, namun tidak untuk sifat Allah yang tidak dapat dimanipulasi. semua yang bersifata dinamis dan berubah dalam kehidupannya dapat dimanipulasi. Untuk memanipulasikannya, ketika awal dunia kita berimaji ketika perjalanan dari waktu dilahirkan berjalan terus sampai akhirnya akhir dunia kita yaitu kematian.

    ReplyDelete
  46. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Orang yang memanipulasi waktu juga sama artinya ia berusaha menetapkan awal dan akhir sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Sedangkan sebenar-benar tiadalah yang dapat menentukan awal dan akhir selain Allah yang maha kuasa. Orang yang memanipulasi waktu berusaha menetapkan hakikat awal dan akhir dengan maksud kepentingan pribadinya. Maka sebenar-benar orang yang memanipulasi waktu adalah bagian dari golongan orang-orang yang tidak bersyukur.

    ReplyDelete
  47. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Manusia terikat dengan ruang dan waktu saat berada di dunia ini.Sehingga,jika manusia memanipulasikan ruang danwaktu maka awalmanusia terlahir didunia adalah awal dunia dan saat manusia menghembuskan nafas terakhirnya adalah akhir dunia.Halini tentu relatif terhadap masing-masing manusia karena waktu lahir dan meninggal manusia satu dengan lain tidak sama, walau kembar identik sekalupun. Namun, jika lebih general maka awal dunia adalah awalsaat Allah menciptakan dunia inidan akhir adalah saat Allah hancurkan dunia ini yaitu kiamat.

    ReplyDelete
  48. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Ruang dan waktu itu mencakup segala hal yang ada dan yang mungkin ada. Anggap dunia merupakan ruang dan kesempatan manusia untuk hidup di dunia ini merupakan waktu yang diberikan Tuhan agar manusia menyadari betapa terbatasnya ruang dan waktu yang mereka miliki. Ketika manusia dilahirkan dalam ruang dunia dengan waktu dan tempat yang sudah ditentukan pada saat itu pula manusia menjalani waktu nya yang terbatas dalam ruang dunia sampai pada saatnya setiap manusia menemui akhirnya masing-masing untuk kembali lagi kepada Tuhan dengan segala kebaikan dan keburukan yang mereka peroleh selama di dunia.

    ReplyDelete