Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 13: Filsafat Pendidikan Sain




Ass, khusus untuk Mahasiswa S2 P Sain:

Identifikasikan obyek material dan obyek formal dari Filsafat Pendidikan Sain.

Tulislah jawaban anda sebagai komen pada posting ini.

Demikianlah selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

38 comments:

  1. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Pendidikan sains dan matematika merupakan ilmu yang saling berkaitan itu dapat di satu rumpunkan hingga dapat saling menunjang satu sama lain dalam penyajiannya ataupun pengembangannya. Objek pendidikan sains dan matematika antara lain: objek formalnya berupa metode yang digunakan dalam belajar mengajar sain, sedangkan obyek material nya berupa siswa, guru, referensi ilmiah dan sebagainya.

    ReplyDelete
  2. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Objek dapat dibedakan menjadi objek material dan objek formal. Objek material merupakan objek yang dibahas, sedangkan objek formal merupakan cara memandang objek tersebut. Contoh objek material dari Biologi berupa makhluk hidup dan makhluk yang pernah hidup termasuk fosil. Adapun objek formal Biologi berupa struktur, fungsi, dan interaksi dari makhluk hidup tersebut.

    ReplyDelete
  3. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Telah dijelaskan pada elegi-elgi sebelumnya bahwa secara umum objek filsafat adalah yang ada dan yang mungkin ada. Dalam filsafat dikenal dengan objek formal dan objek material.Objek material adalah segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. “Ada” disini mempunyai tiga pengertian, yaitu ada dalam kenyataan, pikiran, dan kemungkinan, Sedangkan objek formal adalah penyelidikan yang mendalam. Artinya, ingin tahunya filsafat ingin tahu bagian dalamnya. Kata mendalam artinya ingin tahu tentang objek yang tidak empiris. Jadi dapat dikatakan bahwa objek material misalkan dalam geografi ada yang disebut atmosfer, litosfer, hidrosfer, dan sebagainya, sedangkan objek formalnya adalah bagaimana megetahui secara mendalam dari objek material tadi misalkan dengan pendekatan keruangan, pendekatan kelingkunganm dan sebagainya.

    ReplyDelete
  4. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Objek material filsafat ilmu adalah pengetahuan itu sendiri. Pengetahuan yang telah disusun secara sistematis dengan metode ilmiah tertentu yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara umum.
    Dalam penegetahuan ini tiga hal penting, yaitu manusia, dunia, dan akhirat.
    Maka ada filsafat tentang manusia (antropologi), filsafat tentang alam (kosmologi), dan filsafat tentang akhirat (teologi – filsafat ketuhanan dalam konteks hidup beriman dapat dengan mudah diganti dengan kata Tuhan).

    ReplyDelete
  5. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dari sumber yang saya baca, dapat disimpulkan bahwa Objek Material filsafat ilmu adalah pengetahuan itu sendiri, yaitu pengetahuan yang telah disusun secara sistematis dengan metode ilmiah tertentu, sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara umum. Dalam gejala ini jelas ada tiga hal menonjol, yaitu manusia, dunia, dan akhirat. Sedangkan Objek formal filsafat ilmu adalah sudut pandang dari mana sang subjek menelaah objek materialnya. Objek formal filsafat ilmu adalah hakikat ilmu pengetahuan artinya filsafat ilmu lebih menaruh perhatian terhadap problem mendasar ilmu pengetahuan, seperti apa hakikat ilmu pengetahuan, bagaimana cara memperoleh kebenaran ilmiah dan apa fingsi ilmu itu bagi manusia.
    Jadi perbedaan objek material dan objek formal filsafat ilmu adalah objek material filsafat merupakan suatu bahan yang menjadi tinjauan penelitian atau pembentukan pengetahuan itu atau hal yang di selidiki, di pandang atau di sorot oleh suatu disiplin ilmu yang mencakup apa saja baik hal-hal yang konkrit ataupun yang abstrak. Sedangkan Objek formal filsafat ilmu tidak terbatas pada apa yang mampu diindrawi saja, melainkan seluruh hakikat sesuatu baik yang nyata maupun yang abstrak.

    ReplyDelete
  6. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Objek material fisafat adalah segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Objek material juga bisa diartikan sebagai suatu bahan yang menjadi tinjauan penelitian atau pembentukan pengetahuan itu. Objek ini merupakan hal yang diselidiki (sasaran penyelidikan), dipandang, disorot, atau dipermasalahkan oleh suatu disiplin ilmu. Objek ini mencakup hal-hal yang bersifat konkret (seperti makhluk hidup dan benda mati) maupun abstrak (seperti keyakinan dan nilai-nilai). Dalam filsafat ilmu, objek material adalah ilmu pengetahuan itu sendiri, yaitu pengetahuan yang disusun secara sistematis dengan metode ilmiah tertentu, sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara umum.
    Sedangkan objek formal filsafat adalah pencarian terhadap yang ada dan yang mungkin ada secara kontemplatif pada permasalahan yang tidak dapat dijangkau oleh pendekatan empiris dan observatif yang berada dalam sains. Objek formal filsafat ilmu adalah hakikat ilmu pengetahuan, artinya filsafat ilmu lebih menaruh perhatian terhadap problem-problem ilmu pengetahuan, seperti apa hakikat ilmu, apa fungsi ilmu pengetahuan, dan bagaimana memperoleh kebenaran ilmiah. Probem-problem inilah yang dibicarakan dalam landasan pengembangan ilmu pengetahuan, yaitu landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis

    ReplyDelete
  7. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Objek material pendidikan sains merupakan suatu bahan yang menjadi tinjauan penelitian atau atau hal yang di selidiki, di pandang yang mencakup apa saja baik hal-hal yang konkrit ataupun yang abstrak. Sedangkan Objek formal pendidikan sain tidak terbatas pada apa yang mampu diindrawi saja, melainkan seluruh hakikat sesuatu baik yang nyata maupun yang abstrak.

    ReplyDelete
  8. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Obyek material dalam pendidikan matematika ialah segala hal yang ada di bumi ini berkaitan dengan matematika baik itu nyata maupun abstrak. Sedangkan obyek material dalam sains adalah segala yang ada dibumi ini yang berkaitan dengan ilmiah, seperti makhluk hidup, penelian, unsur alam, dan lain sebagainya. Tanpa adanya obyek material, suatu ilmu tiada lah berarti. Bagaikan air tanpa gelas. Obyek material sebagai air dan gelas sebagai ilmu.

    ReplyDelete
  9. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Pada dasarnya objek material pendidikan sains mencakup semua yang ada dan mungkin ada, konkrit maupun abstrak, materil maupun non materil di dalam pendidikan sains. Hal ini dapat berupa ide, masalah, konsep dan sebagainya. Objek formal pendidikan sains sendiri mencakup sudut pandang dari pengetahuan yang berkaitan dengan pendidikan sains tersebut atau sudut pandang darimana objek material pendidikan sain disorot dan diperhatikan.

    ReplyDelete
  10. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Filsafat sains adalah bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains, yang termasuk di dalamnya antara lain sains alam dan sains sosial. objek material filsafat sains memiliki objek yang empiris. Sedangkan objek formal dari filsafat sains yaitu mencari keterangan yang sedalam-dalamnya tentang objek materi filsafat (yakni segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada).

    ReplyDelete
  11. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Obyek filsafat dalam ilmu pengetahuan terbagi dua, yaitu obyek material dan obyek formal. Obyek material adalah segala yang ada, mencakup yang tampak (ada) dan yang tidak tampak (mungkin ada). Ada yang tampak adalah dunia empiris sedangkan ada yang tidak tampak adalah alam metafisika. Lain halnya dengan obyek formal. Obyek formal filsafat merupakan sudut pandangan yang menyeluruh, secara umum sehingga dapat mencapai hakikat dari objek materialnya (Lasiyo dan Yuwono, 1985: 6). Maka dapat terlihat perbedaannya dengan jelas bahwa obyek material filsafat merupakan sebagai bahan yang menjadi tinjauan pembentukan pengetahuan oleh suatu disiplin ilmu yang mencakup hal konkret ataupun abstrak. Sedangkan Objek formal filsafat ilmu tidak terbatas pada kemampuan indrawi saja, melainkan seluruh hakikat baik yang nyata maupun yang abstrak.

    ReplyDelete
  12. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Sains pada prinsipnya merupakan suatu usaha untuk mengorganisasikan dan mensistematisasikan common sense, suatu pengetahuan yang berasal dari pengalaman dan pengamatan dalam kehidupan sehari-hari dan dilanjutkan dengan suatu pemikiran secara cermat dan teliti dengan menggunakan berbagai metode yang biasa dilakukan dalam penelitian ilmiah, observasi, eksperimen, survey, studi kasus dan lain-lain. Sains merupakan suatu metode berpikir secara objektif. Tujuannya menggambarkan dan memberi makana pada dunia yang faktual. Sains adalah gambaran yang lengkap dan konsisten tentang berbagai fakta pengalaman dalam suatu hubungan yang mungkin paling sederhana (simple possible terms). Sains dalam hal ini merujuk kepada sebuah sistem untuk mendapatkan pengetahuan yang dengan menggunakan pengamatan dan eksperimen untuk menggambarkan dan menjelaskan fenomena – fenomena yang terjadi di alam . Perbedaan yang paling mendasar antara filsafat dan sains adalah cara mengambil kesimpulan. Filsafat berusaha mencari kebenaran atas suatu hipotesa hanya dengan kekuatan berfikir. Sains bertumpu pada data-data yang telah diambil dan diverifikasi. Oleh karena itu keluaran yang dihasilkan juga berbeda tipe. Teori-teori keluaran filsafat bersifat Kualitatif dan Subjektif. Sedangkan sains menghasilkan output yang Kuantitatif dan Objektif.

    ReplyDelete
  13. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pendidikan sains mestinya memberikan andil dalam perkembangan iptek dari waktu ke waktu. Pengenalan berbagai organisme yang berguna diperlukan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Karena yang dikenal manusia banyak, pengetahuan tersebut perlu dikelompokkan sehingga berkembang taksonomi dan sistematik. Selanjutnya manusia mempelajari biofungsi, bioperkembangan, dan bioteknologi. Manusia memperoleh banyak manfaat dari semua itu, tetapi pendidikan sains perlu membekali biomanajamen dan bioetika agar penerapan pengetahuan di lingkungannya membawa arah pemberdayaan berkelanjutan. Seyogianya pendidikan sains memberi siswa bekal keterampilan, pengetahuan dan persepsi yang dilandasi kesadaran akan pentingnya etika dalam mengolah bahan di lingkungannya. Manusia hendaknya menjadi pemelihara keanekaragaman dan fungsi lingkungan agar manusia tetap dapat mengambil manfaat dari keanekaragaman dan lingkungan tetap dapat mendukung kehidupan manusia pada masa kini, maupun pada masa yang akan datang.

    ReplyDelete
  14. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pendidikan sains adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana hubungan pendidikan dengan sains, bagaimana cara mempelajari dan mengajarkan sains dengan baik dan benar, baik pada instusi pendidikan formal maupun non formal. Pendidikan untuk pengajaran Sains perlu dan dapat dimuati unsure pembentukan karakter melalui pengembangan sikap ilmiah (scientific attitude). Beberapa jenis sikap ilmiah yang dapat dikembangkan melalui pengajaran sains antara lain meliputi: curiosity (sikap ingin tahu), respect for evidence (sikap untuk senantiasa mendahulukan bukti), flexibility (sikap luwes terhadap gagasan baru), critical reflection (sikap merenung secara kritis), sensitivity to living things and environment (sikap peka/ peduli terhadap makhluk hidup dan lingkungan). Cara pengajaran dapat diintegrasikan dengan penyisipan dan penanaman nilai-nilai sains di dalamnya. Nilai-nilai yang dimaksud antara lain adalah nilai praktis, nilai intelektual, nilai religius, nilai sosial-ekonomi, dan nilai pendidikan.

    ReplyDelete
  15. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Seperti komentar saya pada pertanyaan 14 mengenai obyek material dan obyek formal filsafat pendidikan matematika, yang dimaksud dengan obyek material filsafat adalah segala yang ada dan mungkin ada, sedangkan obyek formal filsafat adalah sudut pandang dari mana sang subyek menelaah obyek materialnya. Obyek material dalam pendidikan sains adalah semua sifat-sifat dari makhluk hidup dan proses kehidupannya, benda dan sifat-sifatnya, energi dan perubahannya, serta bumi dan alam semesta. Sifat-sifat tersebut melingkupi yang ada dan mungkin ada. Misalnya sifat makhluk hidup, bagaiamana ia bernafas, bergerak, berkembang biak, makan, atau bahkan kapan ia meninggal, sedih, senang, dll. Sedangkan obyek formalnya, sifat makhluk hidup seperti manusia hanya dibahas sebatas bagaimana dia bernafas, berkembang biak, makan, dan menanggapi rangsang, tidak termasuk sifat sedih dan bahagia yang mereka rasakan.

    ReplyDelete
  16. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb

    sama seperti jawaban saya pada objek formal dan objek material dalam filsafat matematika, sama seperti objek formal dan objek material dalam filsafat di ilmu sains, yaitu berupa wadah dan isinya. terutama di dunia pendidikan, yang mengkhususkan bagaimana cara mendidik siswa dengan baik. maka dapat dilihat apa yang menjadi wadah dan apa yang menjadi isinya, yaitu metode pembelajaran dan esensi dari ilmu sains itu sendiri.

    ReplyDelete
  17. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum WR.Wb

    Objek material adalah apa yang dipelajari dan dikupas sebagai bahan (materi) pembicaraan. Objek material adalah objek yang di jadikan sasaran menyelidiki oleh suatu ilmu, atau objek yang dipelajari oleh ilmu itu. Objek formal adalah cara pendekatan yang dipakai atas objek material, yang sedemikian khas sehingga mencirikan atau mengkhususkan bidang kegiatan yang bersangkutan. Jika cara pendekatan itu logis, konsisten dan efisien, maka dihasilkanlah sistem filsafat ilmu. Sehingga dapat dipastikan pada hakikatnya objek material dan objek formal merupakan bentuk dari konsistensi terbentuknya sebuah sain.

    ReplyDelete
  18. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Mohon maaf, Prof. Bukan bermaksut untuk menarik persamaan dan menggeneralisasikan. Apakah telaah tentang obyek formal dan obyek material filsafat sain menggunakan sudut pandang yang sama dengan telaah obyek formal dan material segala bentuk filsafat, termasuk filsafat pendidikan matematika?
    Mohon ijin, pada pendapat saya kali ini saya menggunakan telaah dan komentar saya terkait obyek material dan obyek formal pendidikan matematika, dengan sedikit modifikasi (karena tidak saya tuangkan dengan bahasa dan penyampaian yang persis sama). sebenarnya terlalu berani memang. Saya terlalu percaya diri menggunakan pendapat saya sebelumnya (terkait obyek formal dan material pendidikan matematika) yang saya sendiri tidak tahu pasti apakah pendapat saya benar atau salah. Bismillah. Mohon ijin, saya akan mencoba

    Objek material filsafat sain adalah segala sesuatu yang berwujud dalam bidang sain, yaitu segala sesuatu yang ada dan mungkin ada. Di dalamnya terdapat materi konkret dan fisik, maupun material abstrak terkait dengan bidang sain yang menjadi obyek kajian filsafat. Obyek material filsafat pada bidang sain menurut saya adalah ilmu pengetahuan tentang sains itu sendiri, yang telah diperoleh dan dibangun melalui metode ilmiah. Di dalamnya terdapat metode pembelajaran sain, sudut pandang sain dalam menghadapi dunia pendidikan, dan lain-lain
    Sedangkan obyek formal sain terdiri atas hakikat sain, pentingnya mempelajari sain, bagaimana etika belajar sain, dan lainnya.

    ReplyDelete
  19. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Seperti halnya pada filsafat pendidikan matematika. Pada dasarnya objek formal merupakan isi yakni hakikat tentang suatu objek itu, pemikiran tentang apa sejatinya obyek yang dikaji dan dalam hal ini objek formal pendidikan sains merupakan kajian tentang apa sebenarnya sains , bagimana manfaat dan peran sains dalam kehidupan ini. Jika di aplikasikan dalam proses pembelajaran objek pendidikan sains merupakan segala materi yang akan disampaikan kepada siswa dan tujuan dari pembelajaran itu sendiri. Sedangkan, objek material pendidikan sains berkaitan wadahnya yaitu segalan benda kongkrit yang mendukung adanya objek formal seperti sarana prasarana, lingkungan sebagai alat peraga . dengan memahami objek formal dan objek material semoga kita dapat belajat dengan lebih terarah. Terima Kasih

    ReplyDelete
  20. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami dalam pendidikan sains objek materialnya adalah materi-materi atau konsep-konsep, prinsip-prinsip yang berlaku dalam dunia sains, seperti bagaimana tingkah laku suatu makhluk hidup, bagaimana ciri-ciri suatu makhluk hidup, dsb. Sedangkan objek formal, sepemahaman kami formal adalah suatu yang berkaitan dengan hukum, undang-undang, dan peraturan, maka objek formal dari pendidikan sains tidak lain merupakan segala peraturan dan undang-undang yang berlaku dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam pendidikan sains itu sendiri.

    ReplyDelete
  21. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    forum tanya jawab ini, hampir sama dengan forum tanya jawab ke 14, mengenai Filsafat Pendidikan Matematika, objek formal dan objek material menurut filsafat dalam pembelajaran matematika. Hanya saja pada forum ini menitik beratkan pada ilmu sains. Objek formal dari filsafat pendidikan sains adalah sudut pandang sesorang untuk membentuk pengetahuan ilmu sains, pada sudut pandang manapun. Sedangkan objek material dari filsafat pendidikan sains adalah sudut pandang seseorang untuk ditinjau dalam pembentukan pengetahuan dibidang sains. Hanya itu saja yang membedakan dengan pendidikan matematika. Intinya sama saja.

    ReplyDelete
  22. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Objek Material sains itu adalah segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada, artinya objek material itu bersifat umum. Sedangkan objek formal yaitu sesuatu yang menjelaskan segala yang ada dan yang mungkin ada. Objek formal itu bersifat khusus dan empiris.

    ReplyDelete
  23. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan mengenai identifikasi obyek material dan obyek formal dari filsafat pendidikan sains. Obyek material dari filsafat pendidikan sains adalah pengetahuan sains atau pengetahuan alam itu sendiri. Pengetahuan sains adalah pengetahuan yang dilandasi oleh metode ilmiah, sehingga kebenarannya dapat ditelusuri dan dipertanggungjawabkan. Sedangkan obyek formal filsafat pendidikan Sains adalah sudut pandang dan cara pendekatan kita terhadap obyek material filsafat pendidikan sains tersebut.
    Demikian jawaban saya, saya memohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam berkomentar karena keterbatasan ilmu yang saya miliki.

    ReplyDelete
  24. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Objek formal dari filsafat pendidikan sain adalah cara memandang dan berpikir terhadap objek material filsafat pendidikan sain. Sudut pandang dari mana menelaah objek materialya. Objek formal dari filsafat pendidikan sain menurut saya adalah hakikat pendidikan sain, bagaimana cara memperoleh kebenarannya, dan apa fungsi pendidikan sain bagi manusia. Sedangkan objek material filsafat pendidikan sain adalah pengetahuan itu sendiri berupa pengetahuan yang terususn secara sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan. Objek material filsafat pendidikan terdiri dari sesuatu yang ada dan yang mungkin ada.

    ReplyDelete
  25. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015

    Objek dari pendidikan sain adalah semua yang ada di dunia ini, karena pendidikan sain meliputi kehidupan dari semua makhluk hidup. Untuk objek formalnya ialah segala aturan atau hukum-hukum yang mengatur tentang objek tadi. Hukum tersebut biasanya ditemukan oleh ahli-ahli sain seperti Newton, Keppler, dll. Maka semua yang ada di alam dan dapat dipelajari adalah objek material dari pendidikan sain. Sain itu adalah meneliti dari suatu fenomena, atau mempelajari dan mencari informasi dari sesuatu hal. Yang tadinya abstrak kemudian dibuktikan kebenarannya melalui penelitian, dimulai dari pengamatan, kemudian mencari informasi yang ada sehingga membentuk pengetahuan yang baru.

    ReplyDelete
  26. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Sains dan filsafat keduanya saling memiliki keterkaitan. Tidak hanya perkembangan sains yang dipengaruhi oleh filsafat, namun perkembangan filsafat juga dipengaruhi oleh sains. Sains membantu filsafat dalam mengembangkan sejumlah bahan-bahan deskriptif dan factual serta esensialbagi pemikiran filsafat, sains mengoreksi filsafat dengan jalan menghilangkan sejumlah ide-ide yang bertentangan dengan pengetahuan ilmiah.

    ReplyDelete
  27. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Filsafat pendidikan sains adalah filsafat yang berkaitan dengan pensisikan sains atau ilmu pengetahuan alam. Objek material filsafat pendidikan sains adalah fakta-fakta, prinsip-prinsip, model-model, hukum-hukum alam, dan berbagai teori yang membentuk semesta pengetahuan ilmiah. Sedangkan objek formal pendidikan sains adalah ontologi pendidikan sains, epistomologi pendidikan sains, dan aksiologi pendidikan sains. Ontologi pendidikan sains merupakan ilmu yang mempelajari tentang hakekat dan struktur sains. Hakikat sains menjawab pertanyaan apa sains itu sebenarnya, dan struktur sains menjelaskan tentang cabang-cabang sains. Epistimologi pendidikan sains menjelaskan tentang objek pengetahuan sains, cara memperoleh pengetahuan sains, cara mengukur benar tidaknya pengetahuan sains. Aksiologi pendidikan sains membahas tentang kegunaan sains, cara sains menyelesaikan masalah, dan netralitas sains.

    ReplyDelete
  28. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Filsafat Pendidikan Sain memiliki obyek formal dan obyek material. obyek formal yaitu obyek yang dipahami oleh banyak orang dengan pemahaman yang sama, sehingga bisa dikatakan bahwa obyek formal dari filsafat pendidikan sains adalah obyek yang sudah disepakati atau diatur seperti pendidikan sains. Pendidikan sains sudah diformalkan oleh kata pendidikannya karena pendidikan merupakan sesuatu yang sudah diatur. Sedangkan obyek material dari filsafat pendidikan sains adalah sains itu sendiri, artinya bahwa sains suatu material yang dikaji dan dimasukkan dalam suatu pendidikan. Jadi hal material dahulu barulah bisa dijadikan formal. Namun jika diaplikasikan dalam belajar maka formal dan materialnya juga akan berkembang ke hal pembelajarannya.

    ReplyDelete
  29. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Pendidikan sains dan matematika merupakan ilmu yang saling berkaitan itu dapat di satu rumpunkan hingga dapat saling menunjang satu sama lain dalam penyajiannya ataupun pengembangannya. Objek pendidikan sains dan matematika antara lain: objek formalnya berupa metode yang digunakan dalam belajar mengajar sain, sedangkan obyek material nya berupa siswa, guru, referensi ilmiah dan sebagainya.

    ReplyDelete
  30. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Objek material dari pendidikan sains adalah pengetahuan yang secara sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya berdasarkan penelitian yang relevan dan berifat obyektif. Objek ini dapat berupa teori maupun riset-riset dibidang sains. Objek formal adalah bagaimana pemaknaan dari objek material yang bersesuaian, bagaimana pengujian kebenaraan dari objek formalnya dan metode penelitiannya.

    ReplyDelete
  31. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Menurut saya, obyek formal dari filsafat pendidikan sains adalah benda-benda yang mencakup semua yang ada dan yang mungkin ada dalam kehidupan kita. Benda-benda yang dimaksud adalah benda yang konkret yang melalui proses abstraksi, seperti obyek yang dipikikan oleh dirinya. Secara formal obyek ini berupa benda-benda pikir hasil dari kegiatan berpikir yang memandang sifat dari benda tersebut sempurna. Sehingga obyek fomal ini obyek yang banyak dipahami oleh kebanyakan oang pada umumnya. Sedangkan obyek material dari filsafat pendidikan sains adalah benda nyata yang berada pada lingkungan sekitar kita, yang digunakan sebagai aplikasi dari obyek fomal. Misalnya segala yang ada pada tubuh kita, itu semua adalah termasuk obyek material dari ilmu sains, yang mencakup hewan, tumbuhan, dan juga seluruh isi alam ini bisa dikatakan sebagai obyek material dari sains.

    ReplyDelete
  32. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Filsafat dan sains memiliki beberapa kesamaan, di antaranya adalah keduanya menunjukkan metode berfikir reflektif dalam menghadapi fakta-fakta dunia dan hidup, keduanya menunjukkan sikap kritis dan terbuka, serta memberikan perhatian yang tidak berat sebelah terhadap kebenarannya, dan juga keduanya tertarik terhadap pengetahuan yang terorganisasi dan tersusun secara sistematis.

    ReplyDelete
  33. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Filsafat sains adalah bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains, yang termasuk di dalamnya antara lain sains alam dan sains sosial. objek material filsafat sains memiliki objek yang empiris. sedangkan objek formal dari filsafat sains yaitu mencari keterangan yang sedalam-dalamnya tentang objek materi filsafat (yakni segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada)

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  34. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Obyek material pada pendidikan sains adalah pengetahuan sains itu sendiri yang mencakup semua yang ada dalam pikiran maupun kenyataan yang berkaitan dengan pendidikan sains. Sedangkan obyek formal pendidikan sains berarti sudut pandang subyek dalam menelaah obyek material pendidikan sains atau sudut pandang pada pembentukan pengetahuan pendidikan sains.

    ReplyDelete
  35. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Objek material pada filsafat pendidikan sains adalah sains itu sendiri. Sains meliputi semua yang ada dan yang mungkin ada. Fakta-fakta, kejadian alam yang jumlahnya beragam, semua itu dapat dipelajari melalui sains. Sehingga objek material pada pendidikan sains adalah semua yang ada dan yang mungkin ada yang dibingkai dalam bingkai sains.

    ReplyDelete
  36. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Karena objek material filsafat ilmu adalah pengetahuan itu sendiri, maka objek material pendidikan sains adalah ilmu sains itu sendiri yang telah disusun secara sistematis dengan metode serta kajian kajian di dalamnya sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara umum. Objek formalnya adalah bagaimana pengetahuan sains didapatkan, bagaimana hubungannya dengan kehidupan, serta apa manfaat mempelajarinya.

    ReplyDelete
  37. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Objek formal dari pendidikan sain adalah semua yang ada dan yang mungkin ada. Objek formal pendidikan sains adalah hakikat (esensi) dari pendidikan sains itu sendiri. Bagaimana memandang sains dan aturan-aturan di dalamnya. Sedangkan objek material pendidikan sains berupa semua benda konkret (nyata) dan fenomena-fenomena alam yang dapat dilihat.

    ReplyDelete
  38. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Obyek filsafat dalam ilmu pengetahuan terbagi dua, yaitu obyek material dan obyek formal. Obyek material adalah segala yang ada, mencakup yang tampak (ada) dan yang tidak tampak (mungkin ada). Ada yang tampak adalah dunia empiris sedangkan ada yang tidak tampak adalah alam metafisika. Lain halnya dengan obyek formal. Obyek formal filsafat merupakan sudut pandangan yang menyeluruh, secara umum sehingga dapat mencapai hakikat dari objek materialnya (Lasiyo dan Yuwono, 1985: 6). Maka dapat terlihat perbedaannya dengan jelas bahwa obyek material filsafat merupakan sebagai bahan yang menjadi tinjauan pembentukan pengetahuan oleh suatu disiplin ilmu yang mencakup hal konkret ataupun abstrak. Sedangkan Objek formal filsafat ilmu tidak terbatas pada kemampuan indrawi saja, melainkan seluruh hakikat baik yang nyata maupun yang abstrak.

    ReplyDelete