Oct 17, 2012

Forum Tanya Jawab 6: Intensif dan Ekstensif dari Black Hole




Ass, khusus untuk mahasiswa S2 P.Science yang menempuh kuliah Filsafat Ilmu:

Semampu anda, Intensif dan Ekstensifkanlah pengertian Black Hole (Lubang Hitam di Ruang Angkasa) untuk mendefinisikan Alam Semesta. Maksudnya, uraikanlah bagaimana anda mampu menggunakan pengertian Black Hole untuk mendefinisikan keberadaan Alam Semesta (Jagat Raya). Boleh menggunakan referensi.

Tulisah uraian anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba, semoga bermanfaat. Amin.

Marsigit

9 comments:

  1. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Black hole atau lubang hitam adalah bagian dari ruang waktu yang merupakan gravitasi paling kuat, bahkan cahaya tidak bisa kabur. Gaya gravitasi yang sangat besar ini mencegah apa pun lolos darinya kecuali melalui perilaku terowongan kuantum. Tak ada sesuatu, termasuk radiasi elektromagnetik yang dapat lolos dari gravitasinya, bahkan cahaya hanya dapat masuk tetapi tidak dapat keluar atau melewatinya, dari sini diperoleh kata “hitam”. Istilah “lubang hitam” telah tersebar luas, meskipun ia tidak menunjuk ke sebuah lubang dalam arti biasa, tetapi merupakan sebuah wilayah di angkasa di mana semua tidak dapat kembali. Namun, ketika kita belajar filsafat, bukan black hole yang demikian yang dimaksud. Pasti sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan manusia. Hal ini diartikan bahwa di dalam kehidupan, manusia akan menemui banyak sekali tantangan berupa godaan duniawi, yang mana bila kita sudah masuk kedalamnya akan sulit sekali untuk diperbaiki atau kembali ke jalan yang benar. Maka selalulah mawas diri, menjalani hidup dengan filsafat, dan difilter dengan pengetahuan, moral, dan spiritual.

    ReplyDelete
  2. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Black Hole adalah bagian dari ruang waktu yang merupakan gravitasi paling kuat, bahkan cahaya tidak bisa kabur (Wikipedia). Jika diintensifkan dan diekstensifkan pengertian black hole untuk mendefinisikan keberadaan Alam Semesta (Jagat Raya), maka menurut saya black hole merupakan suatu fenomena dimana terjadinya kehilangan kesadaran akan ruang dan waktu. Maka black hole akan terjadi kepada siapa saja dan dimana saja. Dan sebenar-benar black hole adalah ketika kiamat tiba.

    ReplyDelete
  3. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Manusia identik dengan alam semesta. Dalam perkuliahan dengan pak Marsigit, bapak hampir selalu menyebutkan bahwa diri manusia itu lengkap, seperti semesta. Sehingga dalam diri manusia juga ada blackhole nya. Dalam diri manusia, blackhole adalah keinginan. Karena ia menarik segala sesuatu ke dalam pusatnya. Keinginan tersebut bisa menjadi baik atau buruk. Bergantung kepada hatinya. Oleh karena itu, didiklah hati dengan baik, agar keinginan menjadi baik.

    ReplyDelete
  4. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Back Hole adalah orang-orang yang mendewakan kekuasaa di dunia kontemporer. Senjata utama mereka adalah teknologi. Mereka mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan dan keharmonisan. Sebenar-benar tujuan utamanya adalah memperluas dan terus meluaskan kekuasaannya. Mereka ingin melemahkan dan menaklukkan orang lain. Mereka tidak peduli dengan lingkungannya, dan menutup mata terhadap spritualisme. Menurut mereka, tiadalah kebenaran, tiadalah kesadaran melebihi yang ada dan yang mungkin ada pada dirinya.

    ReplyDelete
  5. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.mat B 2017

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Istilah Black Hole dalam astronomi adalah suatu materi yang berasal dari bintang mati, yang kemudian dengan massa nya yang sangat besar, menyusut menjadi sangat sangat kecil dan padat dikarenakan telah kehabisan energi nyauntukmemancarkan cahaya. sehingga dengan massa yang sangat besar dan volume yang menjadi sangat kecil seperti itu terbentuklah gaya gravitasi yang sangat tinggi, yang dapat menarik apapun benda yang ada di dekatnya, termasuk cahaya. begitulah menurut teori yang dikemukakan para astronom. jika diandaikan dengan kehidupan manusia, maka Black Hole itu seperti Power Now yang ingin menyedot kekuasaan, menyedot apapun yang bisa disedotnya. dia berasal dari hati yang telah mati, yang kehilangan kemampuan nya untuk memancarkan cahaya kebaikan.

    ReplyDelete
  6. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2
    Assalamu'alaikum Wr. Wb.

    Black hole merupakan lubang hitam yang biasa terdapat diluar angkasa ( Alam semesta )
    akan tetapi berbicara tentang black hole tidak selalu mengenai luar angkasa atau kejadian yang tidak biasa. Jika ditarik kedalam sifat dan sikap dari diri pribadi bahwasanya black hole tersebut merupakan perilaku yang tidak biasa yang terjadi kepada seseorang, contohnya seseorang yang terlalu bernafsu yang kemudian menghalalkan segala cara demi menggapai yang diinginakn, sehingga mengesampingkan dampak yang akan terjadi.

    ReplyDelete
  7. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Saya mencoba membaca sedikit artikel.Katanya bahwa Black Hole berupa lubang hitam kecil sehingga tidak memungkin cahaya masuk ke dalamnya.Black hole memilki kekuatan daya tarik menarik benda-benda di sekitarnya .Menurut para para peneliti ada banyak lubang hitam sesuai ukurannya dan juga memiliki banyak kawan.
    Jika dihubungkan dengan Black hole didalam filsafat.Maknanya,orang yang tidak memiliki kepekaan hatinya kepada kebaikan.Meski telah dinasehati berkali-berkali tapi susah nancap ke dalam kalbunya.Ia dapat dengan mudah mempengaruhi orang-orang di sekitarnya untuk menjadi pengikutnya.Dengan kekuasaan ia melakukan apa saja tanpa mengenal batas- batas ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  8. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Blackhole merupakan fenomena yang ada di angkasa yang nyata adanya. Adanya Blackhole juga di terangkan dalam QS:At Takwir 15-16 “Aku bersumpah demi bintang tersembunyi. Yang bergerak cepat yang menyapu,”. Blackhole memiliki grafitasi yang tinggi sehingga mampu men arik segala sesuatu untuk masuk ke dalamnya dan menurut teori relativitas einsten ruang dan waktu tidak berlaku dalam blackhole. Berdasarkan adanya blackhole dan segala keadaannya maka jika kita tarik dalam filsafat bahwa blackhole merupakan sebuah nafsu amarah yang dapat menarik manusia pada perbiatan madzmumah. Tidak berlakunya ruang dan waktu pada blackhole mengindikasikan bahwa manusia tidak bisa berkembang di termpat tersebut sehingga manusia tidak mampu untuk mengembangkan pikirannya. Dan ketika manusia tidak mamou untuk mengembangkan pikirannya maka dia benar-benar mati. Oleh karena itu marilah kita senantiasa berdoa agar dijauhkan pada sesuatu yang membawa kita pada keburukan. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  9. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Berdasarkan beberapa referensi yang saya baca Lubang Hitam (blackhole) adalah sebuah pemusatan massa yang cukup besar sehingga menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar. Gaya gravitasi yang sangat besar ini mencegah apa pun lolos darinya. Medan gravitasi begitu kuat sehingga kecepatan lepas di dekatnya mendekati kecepatan cahaya. Black Hole tercipta ketika suatu obyek tidak dapat bertahan dari kekuatan tekanan gaya gravitasinya sendiri.

    Dalam kehidupan sehari-hari tanpa disadari banyak sekali "black hole" yang secara perlahan menyeret kita menujunya. Salah satunya penggunaan teknologi, Handphone. Daya tarik handphone itu sangat kuat sehingga dapat menjadikan manusia lupa akan dunia sekitarnya. Manusia tertarik ke dalam dunia handphone (teknologi) itu sendiri. Manusia menjadi apatis terhdap lingkungan sekitar, manusia menjadi anti sosial dan menghilangkan saling komunikasi secara langsung. Dan lain sebagainya, dengan demikian handphone tersebut sudah menjadi black hole. Jika dilihat secara luas, maka dapat kita temukan blackhole yang lebih besar yaitu power now, yang perlahan-lahan menyedot pandangan-pandangan lokal, kebudayaan-kebudayaan asli yang tidak memiliki dasar yang kuat, maka tergantikan dengan pandangan yang tidak sesuai dengan masyarakat asli, sehingga masyarakat akan disorientasi, akan menyimpang.

    ReplyDelete