Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 16: Sintesis Hati dan Pikiran




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan Hati dan Pikiran anda untuk membangun Dunia Pikiran yang berlandaskan Hati. Dapat menggunakan referensi.

Tulislah sisntesis anda sebagai komen pada posting ini.

Demikian, selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin.

Marsigit

32 comments:

  1. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Manusia dalam membangun dunia pikiran dan menuntut ilmu seringkali terlena dengan ilmu yang telah dimiliki, sehingga menjadikan mereka sombong. Kesombongan ini lah yang dapat menyebabkan mereka mati. Mati disini dalam arti seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya. Mati bisa berarti tidak dapat melihat kebenaran, mati bisa berarti gagal, mati bisa berarti tidak sadar, mati bisa berarti tidak tepat, mati bisa berarti salah ruang, mati bisa berarti salah waktu, mati bisa berarti dosa, mati bisa berarti panasnya api neraka. Agar kita terhindar dari kesombongan, maka kita harus membangun dunia pikiran yang berlandaskan hati. Selain itu, kita harus ikhlas dan disertai dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Ingatlah bahwa dunia pikiranmu tidaklah akan lengkap jika tanpa dilandasi hatimu.

    ReplyDelete
  2. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pikiran manusia mengacu pada pikiran positif dan pikiran negatif sedangkan hati tetaplah bersih dan suci. Hati mengcu pada hal yang baik atau positif. Kita tentunya mengetahui bahwa dengan kekuatan pikiran positif dapat membawa manusia meraih kesuksesan dalam mencapai tujuan. Dengan berpikir positif kita juga akan merasa selalu aman dan nyaman. Namun, terkadang kita tidak mampu menghindarkan diri dari pikiran negatif. Syaitan selalu menggoda kita untuk memikirkan hal yang buruk. Seperti memikirkan orang lain itu jahat atau ketika ingin mencoba suatu usaha malah berpikiran akan gagal bahkan pikiran kita mendukung kita untuk berniat menyakiti orang lain. Itulah pikiran buruk. Maka saat inilah kita harusnya selalu menyertakan hati ketika akan memutuskan sesuatu tidak hanya mengikuti pikiran. Sering kita dengar, ketika ada orang melakukan kejahatan atau tindakan kriminalitas maka ada orang berkata seperti tidak punya hati. Karena hati adalah suci. Maka benar sekali bahwa seharusnya pikiran kita harus dilandaskan dengan hati.

    ReplyDelete
  3. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Terkadang pikiran dan hati mempunyai pandangan yang berbeda, bisa juga sama. Misal ketika kita mempunyai jabatan yang tinggi dan dihadapkan oleh masalah antara ingin membela hak rakyat kecil namun jika tidak menjajah rakyat kecil pembangunan daerah tidak akan bisa berjalan, hati bisa saja berkata "tidak", namun pikiran bisa saja berkata "ya". Oleh karena itu, kita harus mempunyai iman dan taqwa kepada Allah sehingga hati kita mempunyai sifat yang positif dan baik dan di dalam berpikir kita juga menggunakan hati agar pikiran dan hati berjalan selaras. Dan insya Allah apa yang kita lakukan berdasarkan hati dan pikiran yang selaras dan baik akan diridhoi oleh-Nya.

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  5. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pikiran dan hati adalah dua bagian berbeda yang terdapat dalam diri manusia. Pikiran cenderung rasional atau menggunakan logika sementara hati lebih cenderung pada perasaan atau emosi yang tidak dapat dideskripsikan secara logis. Keseimbangan antara pikiran dan hati merupakan sintesis (gabungan) dari keduanya yang melahirkan pikiran jernih atau pikiran yang berlandaskan hati. Melalui pikiran yang berlandaskan hati, manusia dapat memandang dunia, mengubah dunia, dan membangun dunia secara harmonis.

    ReplyDelete
  6. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Manusia adalah makhluk istimewa, karena telah dikaruniai oleh Allah SWT pikiran dan hati nurani. Maka sudah sepatutnya kita menggunakannya dengan seimbang. Pemikiran dan hati nurani manusia berbeda-beda, sehingga dalam mengambil sebuah keputusan pun berbeda. Tidaklah seimbang jika hanya menggunakan pikiran tanpa mempertimbangkan hati, begitu sebaliknya. Maka sebenar-benarnya keputusan adalah berlandaskan pikiran dan mempertimbangkan hati. Dan lagi, hati merupakan tingkatan tertinggi pengetahuan manusia. Ucapan, pikiran, kemudian hati nurani. Kewajiban kita sebagai manusia yang taat kepada Allah SWT adalah dengan menggunakan hati nurani kita dalam berpikir. Begitu menurut hemat saya.

    ReplyDelete
  7. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Hati dan pikiran adalah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Apa yang dirasa hati pasti akan dipikirkan begitu juga sebaliknya. Membangun dunia jika hanya hati saja maka tidak akan terwujud, begitu juga membangun dunia berlandaskan pikiran saja tidak akan mencapai pada kepuasan hati. Maka dibutuhkan hati dan pikiran dalam membangun dunia, kesalarasan inilah yang akan membuat dunia berkembang menjadi yang lebih baik.

    ReplyDelete
  8. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    hati dan pikiran sebaiknya berjalan beriiringan. karna jika pikiran tidak melibatkan hati akan berakibat tindakan yang tidak seimbang nantinya, begitupun sebaliknya. maka dari itu, selalu berdoa dan memohon kepada Allah agar selalu dilindungi setiap hati dan pikiran kita agar tidak terjadi tindakan yang tidak seimbang. karna pada intinya, berpikir tidak terlepas dari hati.

    ReplyDelete
  9. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Membangun dunia pikiran yang berlandaskan dengna hati adalah dengan cara membangun dunia pikir secara horizontal dan vertikal. Secara horizontal kita akan mampu melihat keadaan sekitar kita dan sesama makhluk. Namun, dalam memikirnya tentu kita juga harus dengan vertikal, yaitu berlandaskan ilmu agama dan mendekatkan diri dengan Tuhan.

    ReplyDelete
  10. Sumandri
    16709251072
    S2 pendidikan Matematika 2016

    Bicara hati maka bicara tentang sesuatu yang sangat krusial, karena hati adalah pusat sebenarnya dari manusia. Hati tidak akan pernah berbohong, maka muncullah istilah turuti kata hati. Ketika pikiran masih sangat mungkin untuk berbohong maka hati kecil seseorang itu sebenarnya tidak akan pernah berbohong, namun adakalanya hati kita kalah dengan pikiran, sehingga mau tidak mau hati itu menurutu pikiran. Maka ketika kita ingin bertindak tentang apapun, sebaiknya kita mengusahakan agar apa yang kita pikirkan itu tidak bertentangan dengan hati kita, ketika bertentang antara hati dengan pikiran, maka disitu sebenarnya ada sesuatu yang salah yang mesti kita perbaiki. Ilmu yang sebenarnya itu tidak akan bisa dijangkau oleh pikiran, pikiran itu mempunyai batas namun hati tidak ada batasnya dia terbebas dari ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  11. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Hati dan pikiran adalah dua hal yang saling berkaitan. Ketika kita dihadapkan dengan suatu fenomena, kita harus memikirkannya dengan pikiran kita dan merasakannya dengan hati. Sehingga, kita harus senantiasa menjaga agar hari dan pikran kita tetap jernih. Dalam hidup ini jangan ada yang timpang sebelah, hati dan pikiran pun juga harus seimbang. Kita tidak bisa mengagungkan pikiran saja dan mengabaikan hati, ataupun sebaliknya. Hingga ada pepatah yang mengatakan bahwa pikirkan dengan hati dan rasakan dengan pikiran. Hal ini akan membuat kita lebih objektif dalam memandang sesuatu.

    ReplyDelete
  12. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Sumber pengetahuan manusia berasal dari adanya gagasan, penalaran dan intuisi. Sumber gagasan adalah akal pikiran manusia, sedangkan sumber intuisi adalah hati atau kepekaan perasaan manusia dalam menangkap berbagai isyarat metafisikal atau supranatural. Sintesis antara hati dan pikiran membuat kesesuain antara apa yang dipahami oleh hati dan pikiran.

    ReplyDelete
  13. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dalam menjalani kehidupan ini, manusia haruslah senatiasa dapat menyeimbangkan antara hati dan pikirannya. Tidak setiap apa yang benar menurut pikiran akan memberikan kemaslahatan baginya maupun bagi orang lain. Di dunia ini juga ada etika dan norma-norma kehidupan yang tidak selalu berpangkal pada pemiran-pemikiran manusia. Etika merupakan sarana untuk mencapai kebahagiaan. Etika dapat mendidik manusia supaya memiliki sikap yang pantas dalam segala perbuatan. Kebaikan terletak diantara atau di tengah-tengah dua ujung yang saling berjauhan. Maka hati dan pikiran yang merupakan sumber dari ide dan gagasan atau penalaran merupakan ujung-ujung dari dua hal yang saling berjauhan, kebaikan akan terletak diantara hati dan pikiran yaitu sintesis hati dan pikiran. Sehingga dengan adanya sintesis hati dan pikiran orang senantiasa harus pandai menguasai diri supaya tidak terombang ambing oleh hawa nafsu.

    ReplyDelete
  14. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Pikiran dan hati saling terkait. Meskipun dimensi pikiran dan hati berbeda, akan tetapi keduanya saling berhubungan. Dimensi hati lebih tinggi daripada dimensi pikiran. Karena tidak semua perihal atau pertanyaan dapat dijawab dengan pikiran, akan tetapi justru dapat dijawab oleh hati. Contohnya dalam perihal keimanan. Jika kita hanya menggunakan rasio berpikir atau logika, kita tidak akan percaya dengan Tuhan atau kita kenal dengan istilah 'prejudice'. Meskipun kita pikir, pikir, pikir, dan pikir sampai 'infinite regress' pun pikiran tak akan mampu menjawab tentang Tuhan. Di sinilah hakikat tentang Tuhan dapat didekati dengan hati. Hubungan kita dengan Tuhan melalui hati kita, melalui doa-doa kita. Oleh karena itu, yang mensintesiskan antara pikiran dan hati adalah 'DOA'. Dengan doa manusia bisa berhubungan langsung dengan Tuhan. Doa mensintesiskan pikiran dan hati.

    ReplyDelete
  15. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. manusia diberi akal pikiran agar ia dapat memikirkan setiap kejadian yang terjadi disekitarnya dengan rasional, sistematis, dan menggunkan logika yang telah dipelajarinya. Tapi kadang pikiran itu tidak dapat menjelaskan perasaan yang dirasakan, bahagia, sedih, marah, kecewa, cinta dan segala rasa lainnya kadang tak bisa dijelaskan dengan dipikirkan. Di bagian inilah hati digunakan, agar manusia menjadi manusia, menjadi manusia dengan hati dan perasaan. Manusia itu bukan robot, hatinya menyempurnakan manusia.

    ReplyDelete
  16. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)

    Manusia sebagai ciptaan Tuhan memiliki kelebihan dibandingkan dengan makluk ciptaan lainnya, dimana manusia memiliki hati dan pikiran (akal). Pikiran yang jernih muncul dari kemurnian hati kita masing-masing. Jika hati kita bersih, maka pikiran kita menjadi jernih. Ada begitu banyak hal yang dapat kita pikirkan, namun tidak semua hal yang kita pikirkan adalah apa yang kita inginkan dalam hati. Hal ini berarti apa yang kita pikirkan akan membawa kebimbangan dan keraguan dalam ucapan dan tindakan kita. Ketika kita memikirkan sesuatu yang mengandung kebimbangan dan keraguan, gunakan hati kita untuk memilih tindakan dan ucapan apa yang akan kita lakukan. Jadi, dalam melakukan sesuatu berpikirlah dengan jernih dan gunakan hati kita untuk dapat memutuskan apa yang akan kita lakukan.

    ReplyDelete
  17. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)
    Pikiran yang baik muncul dari hati yang baik. orang tua sering berkata, “jagalah hati, karena jika hatimu jahat, hidupmu akan jahat karena tingkah lakumu jahat. Tetapi jika hatimu baik, baik juga kelakuanmu”. Tepat seperti yang dikatakan, saat hati kita bersih, pikiran yang ada adalah pikiran positif yang muncul dari hati yang penuh rasa syukur. Dengan demikian, semua hal yang dilakukan akan dilakukan dengan hati yang ikhlas. Saat hati kita jernih, pikiran kita dapat berajalan dengan baik. Sesuai dengan yang dikatakan dalam forum tanya jawab sebelumnya tentang danau, saat danau tenang, segala hal dapat terlihat, pantulan diri di air maupun semua hal yang ada di dasar air terlihat saat danau bersih. Dengan demikian, perlu untuk tetap menjaga hati dengan cara terus mendekatkan diri pada Tuhan.

    ReplyDelete
  18. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Banyak orang sangat meyakini bahwa kekuatan pikiran positif dapat membawa manusia meraih kesuksesan dalam mencapai tujuannya. Memang, tidak diragukan lagi, kalau kekuatan pikiran positif ini dan membawa manusia pada kesuksesan dalam meraih tujuannya. Mereka yang dapat mengarahkan pikirannya selalu kearah positif, maka diyakini bahwa hasilnya adalah sesuatu kehidupan yang positif juga, meskipun demikian, kita sebagai manusia yang memiliki keyakikan keimanan kepada ALLAH, kita menyadari bahwa bukan hanya mengandalkan kekuatan otak semata, bukan hanya mengandalkan akal dan kekuatan pikiran semata. Karena ada kekuatan lain yang lebih dahsyat dari kekuatan otak, akal dan pikiran. Kekuatan ini bukan hanya mengantarkan manusia meraih sukses namun juga mampu mengantarkan manusia pada kemuliaan hidup. Yakni kekuatan hati atau kekuatan hati yang positif, kekuatan hati yang jernih. Kekuatan hati ini memiliki kedahsyatan yang melebihi kekuatan pikiran manusia. Karena hati adalah rajanya, hatilah yang mengatur dan memerintahkan otak, pikiran dan panca indra manusia.

    ReplyDelete
  19. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Tidak semua yang dapat diterima oleh logika sejalan dengan apa yang dianjurkan oleh Allah SWT.
    Seringkali logika membenarkan suatu hal namun hal itu sebenarnya adalah hal yang dilarang oleh agama. Oleh karenaa itu dalam melakukan sesuatu perlu adanya keseimbangan hati dan pikiran agar apa yang kita lakukan senantiasa berada di koridor yang benar.

    ReplyDelete
  20. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Manusia merupakan makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna Karena manusia dilengkapi dengan sesuatu yang tidak dimiliki oleh makhluk lainnya yaitu akal/pikiran. Dengan karunia itu manusia punya kemampuan untuk berpikir/memikirkan semua yang ada dan yang mungkin ada dalam kehidupannya. Melalui proses berpikir inilah manusia bisa mencari, menemukan, memahami sesuatu, membuat pertimbangan dan keputusan tentang sesuatu yang dipikirkannya.
    Berdasarkan hal tersebut, maka hasil akhir sebuah proses berpikir (keputusan/kesimpulan) harus melalui sebuah tahapan yang disebut menimbang. Pada tahan inilah diperlukan peran dari yang lain agar diperoleh sebuah kepuutusan/kesimpulan yang "baik". Inilah sebenar-benarnya fungsi hati, yaitu untuk memberikan masukan kepada pikiran tentang apakah sesuatu yang dipikirkan itu baik atau tidak menurut hati. Dengan pikiran saja, tanpa hati, manusia tidak akan bias menjadi manusia seutuhnya.

    ReplyDelete
  21. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Hati bersumber dari apa yang kita pikirkan, yang tidak kita wujudkan dengan perbuatan. Hati kadang berupaya sendiri tanpa didukung pikiran, pikiran menjadikan hati istimewa karena tidak ada yang lebih mengetahui hati selain pikiran, namun segala pikiran ada dalam hati seseorang. Menjadikan manusia yang bijak bersumber dari hati yang direflektifkan kedalam pikiran, sehatnya hati sehat juga pikiran.

    ReplyDelete
  22. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Sintesis hati dan pikiran mengandung arti bahwa harus ada keselarasan antara hati dan pikiran. Contoh kecil keselarasan hati dan pikiran ialah ketika kita menyiram tubuh kita dengan air dingin. Ada dua hal yang dapat kita rasakan. Pertama, air itu menjadi dingin kita maknainya sebagai subtansi yang dingin. Dinginnya air tak akan mungkin ada tanpa pemaknaan kita. Proses pemaknaan itulah yang menjadi bukti akan adanya sintesis hati dan pikiran secara ontologis. Menyelaraskan hati dan pikiran dapat membantu kita mencapai keinginan berupa kesuksesan.

    ReplyDelete
  23. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Memang terkadang hati dan pikiran tidak sejalan, tetapi wajib diselaraskan antara hati dan pikiran. Lakukanlah sesuatu dengan menurut kata hati tetapi pikirkan juga dengan logika. Hati dan pikiran harus selaras, sejalan, dan saling mendukung. semua yang ingin kita lakukan, katakan pastikan pikirkan terlebih dahulu efeknya bagaimana, sehingga tidak menimbulkan penyesalan dikemudian harinya.

    ReplyDelete
  24. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Salah satu keistimewaan manusia dibandingkan dengan makhluk lain adalah dikaruniainya akal/pikiran. Dengan karunia itu manusia punya kemampuan untuk berpikir/memikirkan semua yang ada dan yang mungkin ada dalam kehidupannya. Melalui proses berpikir inilah manusia bisa mencari, menemukan, memahami,  membuat keputusan dengan pertimbangan tentang sesuatu yang dipikirkannya. Fungsi hati, yaitu untuk memberikan masukan kepada pikiran tentang apakah sesuatu yang dipikirkan itu baik atau tidak menurut hati.
    Membangun dunia pikiran yang berlandaskan dengan hati adalah dengan cara membangun dunia pikir secara horizontal dan vertikal. Secara horizontal kita akan mampu melihat keadaan sekitar kita dan sesama makhluk. Namun, dalam memikirnya tentu kita juga harus dengan vertikal, yaitu berlandaskan ilmu agama dan mendekatkan diri dengan Tuhan.

    ReplyDelete
  25. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dunia para hati dan dunia para pikiran. Kedua hal tersebut saling mempengaruhi. Namun mungkin ada kalanya dunia para hati menyendiri secara khusuk berdoa kepada Tuhan.
    Namun dunia pikiran dalam kesendiriannya berusaha menembus ruang dan waktu unutk memeperluas daerahnya. Namun dalam ekspansinya dunia pikiran tak akan lepas dari dunia para hati karena jika lepas maka segeralah sang manusia untuk berdoa atas segala khilafnya. Sehingga dunia yang dipikirkan bukanlah bumi saja namun dunia-dunia yang didalam bumi itu yang lebih unik untuk didalami.

    ReplyDelete
  26. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Manusia memiliki kelebihan dari makhluk ciptaan Tuhan yang lainnya karena manusia dibekali dengan hati dan pikiran. Pikiran merupakan bekal yang sangat berharga karena tanpa pikiran hidup tidak akan dapat dikatakan hidup. Namun hati juga merupakan komponen yang penting, dan bisa dikatakan lebih penting dari pikiran. Ketika manusia hanya menggunakan pikirannya namun tidak menggunakan hatinya, maka manusia tersebut dapat bertindak merugikan orang lain bahkan merugikan diri sendiri. Hati haruslah dijadikan sebagai panduan. Hati yang dimaksudkan disini adalah hati yang bersih. Oleh karena itu, setiap perbuatan yang kita lakukan haruslah berlandaskan dengan hati yang bersih dan ikhlas.

    ReplyDelete
  27. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Seringkali antara pikiran dan hati tidak sama. Sesuatu yang dipikirkan tidak selalu sama dengan apa yang dirasakan didalam hati.
    Pikiran selalu dapat melogikakan segala yang mungkin ada secara rasional akan tetapi tidak dengan hati.
    Hati selalu memperhatikan hal-hal yang secara logika dibenarkan akan tetapi dalam hati pasti terjadi gejolak.

    ReplyDelete
  28. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Hati dan pikiran merupakan anugerah yang Allah berikan kepada kihta sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna. Hati harus berjalan beriringan dengan pikiran. Namun tetap hati lah sebagai komando dalam menjalankan berbagai aspek dalam kehidupan. Maka dari itu, jika kita ingin membangun dunia pikiran yang kokoh maka kita harus menjadikan pondasi dari dunia pikiran itu dengan hati. Jika tidak demikian, hati diabaikan dalam mambangun dunia pikiran maka yang akan terjadi adalah kerusakan.

    ReplyDelete
  29. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Hati dan pikiran tidaklah sama, namun segala sesuatu yang bersumber dari pikiran dan hati harus berdasarkan keikhlasan berpikir dan keikhlasan hati. Karena hati dan pikiran seringkali berbeda, maka perlu sintesis hati dan pikiran agar apa yang kita lakukan dan pikiran tidak bertentangan/kontradiksi dengan kodrat hati yaitu dengan ikhtiar, syukur, ikhlas, sabar, dan tawadhu’.

    ReplyDelete
  30. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Terkadang hati dan pikira kita tidak sejalan. hati ingin berkata jujur tetapi jika dipikirkan kejujuran tesebut akanmenyebabkan celaka dalam hal tertentu, maka lebih baik diam. lebih baik berkata baik atau diam.

    ReplyDelete
  31. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Hati dan pikiran merupakan dua hal yang berbeda. Keduanya mempunyai peran masing-masing. Hati berkaitan dengan perasaan-perasaan, sedangkan pikiran berkaitan dengan rasio dan logika. Terkadang kata hati dan pikiran saling bertolak belakang karena kita sering menemui permasalahan yang secara logika itu benar tetapi hati berkata lain. Namun demikian, kita harus berusaha menyelaraskan antara hati dengan pikiran kita apapun kondisinya. Hati yang bersihlah yang menjadi panduan, pikiran mengikuti.

    ReplyDelete
  32. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pikiran dan hati seharusnya tidak berjalan sendiri-sendiri. Jadi, Anda perlu mencari cara agar keduanya bisa saling bekerja sama. Mulailah dengan menentukan nilai keutamaan Anda. Hati kita menyimpan nilai-nilai keyakinan yang tidak dikenal saat kita berpikir logis. Penyatuan pikiran dan hati dimulai dari sini. Ketahui nilai-nilai keyakinan Anda yang nantinya akan mengarahkan proses berpikir logis.

    ReplyDelete