Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 22: Tak Kusadari Bahwa Ternyata Aku Bisa Terbang




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata Aku Bisa Terbang Seperti Burung.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

38 comments:

  1. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Ternyata aku bisa terbang seperti burung. Hal itu terjadi ketika aku mampu berpikir kritis secara intensif dan ekstensif. Dengan berpikir kritis, kita dapat menunjukkan adanya tesis-tesis dan antitesis-antitesis dari segala hal yang ada dan yang mungkin ada. Dengan berpikir kritis, kita berusaha memahami sesuatu seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya. Dengan berpikir kritis, kita berusaha meningkatkan dimensi hidup. Sehingga, dengan berpikir kritis kita bisa menerbangkan pikiran kemanapun, segala yang masih ada di pikiran tidak terikat dengan ruang dan waktu, selama yang dipikirkan itu konsisten atau koherensi, maka itu benar.

    ReplyDelete
  2. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Terbang adalah kesuksesanku. Sebagaimana untuk terbang harus memiliki sayap yang lengkap dan baik maka untuk sukses aku juga harus memiliki sayap. Sayapnya adalah ilmu dan iman. Ilmu sangat dibutuhkan dalam menjalani kehidupan ini dan menggapai kesuksesan. Sedangkan iman adalah landasannya. Ketika aku mampu menjadi orang berilmu dan beriman itulah kesuksesan bagiku. Dengan ilmu dan iman aku bisa terbang seperti burung melihat tentang indahnya dunia.

    ReplyDelete
  3. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Terbang seperti burung menurut saya artinya bebas, seperti pikiran kita. Kita bisa merencanakan apa saja yang mau kita lakukan, bebas merencanakan ke arah mana kita akan melangkah, seperti burung yang bebas mau terbang kemana saja yang dia inginkan. Pikiran terdiri dari yang ada dan yang mungkin ada. Kita bebas mau berpikiran seperti apa, kita berhak memilih apakah pikiran ini akan terus kita jaga dalam kebaikan atau belok ke jalan keburukan. Ya, setiap manusia bisa terbang seperti burung, berhak berpikir apapun, mempunyai pandangan apapun, mempunyai perspektif apapun, seperti burung yang bisa terbang bebas. Dan tentunya harus diimbangi oleh urusan akhirat agar pikiran ini tetap terjaga dalam kebaikan.

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  5. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Bisa terbang tidak melulu hanya dengan sayap yang dimiliki seperti burung. Terbang tidak mesti mengitari yang selalu berada di atas permukaan bumi. Aku bisa mendefinisikan bahwa terbang itu tidak terbatas oleh ruang dan waktu dan aku adalah pikiranku. Karenanya, pikiranku bisa terbang jauh ke segala penjuru arah dan menjelajahi alam pikirku. Pikiranku terbang bebas atas kendali diriku secara bertanggungjawab. Kendali sebagai sayap dari pikiranku dimana ilmu yang berlandaskan iman dan taqwa kepada Allah SWT. adalah komposisi utama dari konstruksi sayap tersebut. Demikianlah tak kusadari bahwa aku ternyata bisa terbang.

    ReplyDelete
  6. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Aku tidak bisa terbang, karena aku diam di tempat tidak membuka dan mengepakkan sayapku.
    Aku bisa terbang, karena aku membuka dan mengepakkan sayapku lebar-lebar. Menggapai logos, menghindari mitos. Berpikir ekstensif, bukan sempit. Berpikir intensif, bukan dangkal. Berpikir kritis, bukan statis terhadap ruang dan waktu. Kita bisa terbang bahkan menjelajahi dunia pengetahuan jika kita mampu berpikir menggapai logos dengan mempertimbangkan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  7. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Manusia sejatinya diciptakan tidak memiliki kemampuan untuk terbang, tetapi manusia diberikan akal serta kemampuan yang dapat mempelajari serta mengeksplor hal-hal yang tidak dapat dilakukannya menjadi mungkin untuk dilakukannya. Begitupulalah manusia seharusnya menjalani kehidupan ini, dengan tetap berusaha melewati segala hambatan-hambatan yang menghampirinya. Tidak gampang menyerah dan tidak mudah putus asa dalam menghadapi segala permasalahan yang menghadang. Manusia juga terkadang ragu dan merasa bahwa dirinya tidak dapat melakukan apapun, hal inilah yang seringkali menjadikan manusia cepat berputus asa. Padahal jika kita yakin kita dapat melakukan sesuatu maka tidaklah ada yang sia-sia dari usaha dan kerja keras kita.

    ReplyDelete
  8. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Semua berawal dari tidak tahu menjadi tahu. Berawal dari tidak bisa menjadi bisa. Berawal tidak bisa terbang menjadi bisa terbang. Pada hakekatnya manusia adalah makhluk yang belajar. Segala sesuatunya pasti bisa asal mau untuk belajar. seperti halnya kita saat kecil berawal tidak bisa berdiir karena kita belajar maka kita berdiri. Jangan mau untuk menjadi manusia yang tidak belajar.

    ReplyDelete
  9. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    Dengan berpikir kita bisa memikirkan hal-hal yang ada dan mungkin tidak ada di dunia ini. Apakah terbang harus selalu dengan sayap? Bagiku tidak. Karena dengan berpikir aku mampu terbang, berpikir/terbang disini aku maksud seperti menuntut ilmu. Dengan terus menuntut ilmu, aku akan terus terbang untuk menggapai harapan dan keinginan yang selalu aku pikirkan agar menjadi kenyataan

    ReplyDelete
  10. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Tanpa aku sadari ternyata aku sedang terbang, terbang bak burung. Banyak hal aku lihat, banyak pemandangan indah aku temui, namun terkadang fenomena pahit juga harus aku terima. Ya, anganku terbang namun diiringi pikiran kritis dari elegi-elegi yang sedang aku baca dan pertanyaan-pertanyaan yang sedang aku jawab.

    ReplyDelete
  11. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Manusia adalah mahluk yang paling sempurna, Allah SWT memberikan kepada manusia akal dan pikiran, sehingga dengan akal dan pikiran itu manusia bisa menjadi apa saja yang diinginkannya. Hal ini sudah jelas Allah sampaikan dalam Al-Qur’an yang artinya “ hai manusia jika kamu bisa menenbus penjuru langit maka tembuslah dan kamu tidak akan sanggup menembusnya kecuali dengan kekuatan”. Nah dari sini bisa kita lihat bahwa Allah memberikan kesempatan kepada manusia untuk menjadi apa yang inginkannya tapi dengan syarat harus dengan kekuatan, adapun kekuatan yang dimaksud disini adalah ilmu. Maka jangankan untuk terbang, lebih dari itu manusia bisa melakukannya.

    ReplyDelete
  12. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    “Aku Bisa Terbang Seperti Burung” seperti ungkapan yang tidak masuk akal. Tetapi terbang seperti burung bisa kita analogikan dengan memiliki ilmu/pengetahuan/wawasan sehingga kita bisa melihat dunia lebih luas lagi. Atau, terbang seperti burung bisa kita artikan juga sebagai sebuah kebebasan, dimana kita bebas berkarya dan bebas berekspresi sesuai passion kita.

    ReplyDelete
  13. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Tak Kusadari Bahwa Ternyata Aku Bisa Terbang merupakan ungkapan yang menggambarkan imajinasi dari seorang manusia. Imajinasi menciptakan kreasi yang merupakan buah karya dari suatu imajinasi. Lukisan, novel, cerpen, musik merupakan sebagian kecil dari contoh yang merupakan hasil imajinasi manusia. Kreasi yang luar biasa mempunyai nilai yang luar biasa pula baik dalam bidang keilmuannya maupun dari segi ekonominya. Maka tidak jarang suatu film atau lagu yang mendapatkan tempat tersendiri dihati para konsumsi nya akan membuat si pencipta karnya tersebut terkenal dan melejit karirnya dan juga ekonomninya. Hal ini membawa mereka terbang tinggi jauh dari apa yang mereka bayangkan. Maka karena di dunia ini tidak ada yang kekal, hanya kerendahan hatilah yang bisa menyeimbangkan semuanya. Jika tidak ingin jatuh dari puncak tertinggi ketika sedang terbang, maka peliharalah hati dan sikap serta bisa menempatkan diri sebagaimana ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  14. Ajeng Puspitasari / 14301241005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kita ini tak bisa terbang jika hanya dengan mengepakkan tangan layaknya sayap. Meski dikepakkan seratus kali pun, kaki ini juga tak akan bisa melayang. Karena memang manusia diciptakan tak bisa terbang. Namun, apakah hanya itu kemampuan manusia? Tentu tidak. Ada satu kelebihan manusia, dibandingkan makhluk lain, yang diberikan oleh Tuhan. Akal/pikiran. Pikiran manusialah yang mampu terbang menyusuri dan menembus ruang dan waktu. Bahkan, pikiran juga bisa memikirkan bahwa dirinya bisa terbang. Sayap dari pikiran ini tidaklah tersusun dari bulu, namun terdiri dari ilmu pengetahuan, kepercayaan terhadap Tuhan, sikap, keteguhan hati, dsb. "Bulu" tersebut jika dikepakkan terus akan membuat diri ini terbang, semakin tinggi, semakin tinggi, dan semakin tinggi. Hingga akhirnya diri ini mampu melihat berbagai hal, karena semakin tinggi semakin banyak yang mampu dilihatnya. Semakin banyak wawasan ilmunya. Itulah mengapa, bahwa ternyata aku, pikiranku, dapat terbang, seperti burung.

    ReplyDelete
  15. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. aku bisa terbang seperti burung, mengelilingi dunia, melihat dan mengamati apa yang terjadi di dunia. Akhirnya aku tahu bahwa dunia itu luas, terdapat banyak hal indah dan mengerikan di dunia. Kupukir duniaku itu hanya sebatas sejauh mana mataku memandang. Ilmu yang kupelajari membuatku menyadari bahwa dunia takterbatas. Ilmu yang kupelajari membuatku menyadari bahwa aku bisa terbang seperti burung.

    ReplyDelete
  16. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Allah swt menciptakan setiap makhlukNya dengan kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Begitupun halnya dengan manusia. Akan tetapi Allah membekali akal dan nafsu kepada manusia sehingga bisa menirukan dan melampaui makhluk yang lain. Misalnya burung yang bisa terbang, pun manusia juga bisa terbang bahkan bisa lebih jauh dan lama di udara ketimbang burung. Semua itu karena akal manusia yang luar biasa. Allah telah menjelaskan dalam Alquran bahwa alam ini adalah pelajaran bagi orang-orang yang berfikir. Menurut saya tidak ada yang mustahil di dunia ini. Dengan kerja keras, ikhtiar yang sungguh-sungguh dan dibarengi dengan doa yang ikhlas dan tulus kepada Allah SWT maka semua yang kita impikan dapat tercapai. Kembali ke pertanyaan dengan apa manusia dapat terbang. Menurut saya manusia dapat mencapai puncak kejayaannya (terbang) adalah manusia yang mempunyai ilmu yang tinggi tapi dengan ilmunya tersebut tidak menjadikan ia sombong tetapi malah mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga ilmu tersebut dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dengan demikian ilmu tersebut dapat berguna bagi sekitarnya.

    ReplyDelete
  17. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Diantara makhluk lainnya manusialah yang paling sempurna, dengan malaikat sekalipun. Malaikat diberikan akal tapi tidak diberikan nafsu, hewan diberikan nafsu tapi tidak diberikan akal, sedangkan manusia diberikan keduanya yaitu akal dan nafsu.
    Oleh karenanya manusia dikatakan sempurna meskipun dengan segala keterbatasan yang ada dalam dirinya.
    Karena dibandingkan dengan makhluk yang lain manusia memiliki.

    ReplyDelete
  18. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Terbang bagaikan burung dapat dimaknai bahwa pikiran kita terbang melalang buana memutari dunia ini memikirkan yang ada dan yang mungkin ada. Pikiran kita bagaiman burung yang terbang kesana kemari memikirkan ini itu entah keduniaan maupun akhirat. Dalam olah pikir, memikirkan apa yang ada dan yang mungkin ada diupayakan berpikir kritis. Berpikir kritis identik dengan pertanyaan-pertanyaan. Jadi ketika kita berpikir kritis akan banyak pertanyaan yang ada dalam pikiran kita, lalu pikiran kita terbang melalang buana memutari dunia untuk memperoleh jawaban dari berbagai pertanyaan kita.

    ReplyDelete
  19. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Aku dapat terbang jika aku memiliki iman. Iman di hati dan iman dalam pikiran. Dalam hati kita perlu percaya, dan dengan pikiran kita dapat membuat suatu pemikiran bahwa yaa kita dapat terbang. Dapat terbang diartikan bahwa kita dapat mencapai suatu kesuksesan, terbang ke langit ke tujuh untuk merayakan kesuksesan.

    ReplyDelete
  20. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam berfilsafat keadaan dimana kita bisa melakukan apa yang kita mau adalah keadaan dimana kita bebas menentukan hidup kita. Filsafat yang bebas adalah kemerdakaan yang dimiliki oleh seseorang, yang mana bisa disebut sebagai manusia terbang. Manusia terbang, suatu dalil yang menyatakan bahwa andaikata orang yang secara organik sempurna berada di angkasa dalam keadaan mata tertutup tidak mengetahui apa-apa, tidak merasakan sentuhan apapun – termasuk dengan anggota badan sendiri – ia tetap yakin terhadap eksistensi dirinya. Dalam keadaan seperti itu jika ia menghayalkan adanya tangan atau anggota tubuh lainnya, maka ia tidak akan menghayalkan sebagai bagian atau syarat bagi eksistensi dirinya. Ini membuktikan bahwa wujud nafsu itu berbeda dengan bahkan bukan jasad.
    Dalil orang terbang misalnya, mirip dengan “cogito”, suatu dalil yang lahir dari renungan Descartes, sekalipun secara substansial terdapat perbedaan penting antara keduanya. Para ahli sejarah filsafat memang telah menunjukkan afinitas alasan Ibnu Sina dengan cogito ergo sumnya Descartes. Dalam hal ini Rahman menjelaskan bahwa baik Ibnu Sina maupun Descartes diilhami oleh pemikiran Plotinus tentang keterpisahan jiwa dari tubuh.

    ReplyDelete
  21. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Menurut saya terbang dalam hal ini yang dimaksud adalah bisa membaca hasil pemikiran berbagai filsuf. Dengan membaca buku-buku para filsuf maka kita akan mengetahui berbagai hal walaupun itu masih jauh dari apa yang ada di dunia itu. Paling tidak dengan hal itu maka kita bisa melihat dunia dengan lebih luas lagi. Selayaknya seekor burung yang terbang membelah dunia dan bisa melihat dunia dari atas secara luas.

    ReplyDelete
  22. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Terbang yang dimaksud tentu bukan terbang seperti burung dan hewan bersayap lainnya. Terbang disini maksudnya adalah pikiran. Manusia dapat terbang kemanapun ia mau dalam sekejap dengan hanya menutup mata. Manusia dapat pergi kemanapun yang ia inginkan hanya dengan menutup mata dan kemudia membayangkannya, lalu dapat kembali ke kehiupan nyata ketika kembali membuka matanya.

    ReplyDelete
  23. Jeanete Nenabu
    PPS PMAT D (15709251004)

    “tak kusadari aku bisa terbang seperti burung”
    Saat terbang, burung bebas menentukan kapan dia akan turun. Dia bebas melihat segala sesuatu di langit dan tidak ada yang menghalanginya saat terbang. Kita pun bisa demikian. Tidak ada yang menghalangi kita dalam belajar kita bebas mempelajari apa yang kita ingin pelajari. Saat kita asyik mendalami sesuatu, kita akan merasakan perasaan ringan karena kita melakukannya dengan hati yang senang.

    ReplyDelete
  24. Jeanete Nenabu
    PPS PMAT D (15709251004)

    Tidak hanya burung yang bisa terbang, kita pun mampu melakukannya dalam artian yang berbeda. Hal itu dapat dilakukan jika bisa memaknai kehidupan ini dengan giat berusaha, termotivasi untuk dapat melihat berbagai hal yang tidak diketahui. kita memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan dalam hidup, bebas memilih jalan mana yang akandi tempuh. Kebebasan ini tentunya dapat digunakan semaksimal mungkin untuk dapat melihat seisi dunia dengan pengetahuan yang dipelajari. Akan tetapi, ingatah bahwa kebebasanpun punya aturan. Jalani dengan penuh tanggung jawab sehingga kita dapat menjadi berkat dan bukan beban bagi orang lain.

    ReplyDelete
  25. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Jika dipikir pikir ternyata saya dapat berimajinasi. Dan mungkin yang dimaksud terbang adalah berimajinasi tersebut. Terbang seperti burung yang indah di langit. terbang bagaikan tidak mempunyai beban. Terbang seperti apa yang kita harapkan. dan semoga semua itu bukan hanya imajinasi semata tetapi juga dapat menjadi kenyataan yang dapat membuat kita merubah diri kita menjadi lebih baik dan lebih baik kembali.

    ReplyDelete
  26. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Aku tak punya sayap. Tapi aku punya pikiran dan imajinasi. Di dalam pikiranku dan imajinasiku, tanpa kusadari ternyata aku tidak menjejak tanah lagi. Kakiku dan semua bagian tubuhku berada di udara, melayang. Aku bisa terbang dengan kebebasan pikiranku, menjelajahi dunia dengan segala isinya, bahkan menjelajahi segala yang mungkin ada.

    ReplyDelete
  27. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Dalam sisi filsafat manusia bisa terbang karena filsafat merupakan olah pikir dimana manusia sebagai obyeknya. Segala yang ada dan yang mungkin ada menjadikan manusia mengerti bahwa dirinya bisa terbang dan tidak karena keterbatasan manusia dan karena nikmat Allah.dalam berfilsafat manusia mampu menembus ruang dan waktu. Dengan filsafat berarti memiliki kemerdekaan berfikir, kemandirian, keterampilan, dan daya kritis. Belajar filsafat secara intensif dan ekstensif dan menerapkannya dalam kehidupan. Dengan filsafat manusia juga bisa membuat inovasi baru, membuat karya – karya baru yang bermanfaat bagi diri dan orang lain, Jadi dengan begitu menggambarkan manusia bisa terbang menembus ruang dan waktu. 

    ReplyDelete
  28. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Manusia dengan dirinyha sendiri tidak bisa terbang. Mungkin jam dahulu pikiran untuk manusia terbang tidak terpikirkan. Namun dengan pengetahuannya manusia dapat menciptakan alat yang membantunnya untuk terbang menembus langit menghampiri wolayah lain. Itulah cara kerja pikiran manusia. Selagi manusia terus berpikir maka pada suatu saat akan terwujud objek dari pemikirannya. Begitulah harusnya berpikir dari yang ada dan yang mnungkin ada unutk menciptakan objek riil dari pemikiran manusia. Memang tidak mudah. Namun tak disadari bahwa ternyata hal itupun dapat terwujud seperti yang tak kusadari bawa aku juga bias terbang seperti burng itu.

    ReplyDelete
  29. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Manusia dengan dirinya sendiri tidak bisa terbang. Mungkin jam dahulu pikiran untuk manusia terbang tidak terpikirkan. Namun dengan pengetahuannya manusia dapat menciptakan alat yang membantunnya untuk terbang menembus langit menghampiri wolayah lain. Itulah cara kerja pikiran manusia. Selagi manusia terus berpikir maka pada suatu saat akan terwujud objek dari pemikirannya. Begitulah harusnya berpikir dari yang ada dan yang mnungkin ada unutk menciptakan objek riil dari pemikiran manusia. Memang tidak mudah. Namun tak disadari bahwa ternyata hal itupun dapat terwujud seperti yang tak kusadari bawa aku juga bias terbang seperti burng itu.

    ReplyDelete
  30. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dengan akal pikiran yang dimiliki manusia, manusia mampu mencari ilmu. Dari ilmu yang diperoleh manusia mampu a mendapatkan apa yang diinginkan. Tak hanya dengan ilmu hal ini juga didukung dengan usaha dan doa.
    Terbang melesat tinggi. Manusia mampu mencapai tempat tertinggi dengan ilmunya. Tempat tertinggi adalah impian dan cita-cita. Manusia mempunyai banyak potensi dalam dirinya.

    ReplyDelete
  31. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Yap. Aku bisa terbang. Bukan terbang secara tersurat namun secara tersirat. Kita tidak memiliki sayap layaknya seekor burung juga tidak seperti tokoh fiksi super hero seperti superman. Tapi kita bisa terbang. Terbangkan pikiran kita menembus ruang dan waktu. Kita bisa terbang kemana saja kita sukai, namun ada batas pikiran kita yang tidak bisa kita lampaui. Apa itu?. Spiritual. Ketika pikiran bebas terbang kemana saja, tatapi jika sudah masuk ke ranah spiritual maka kita harus ikut sesuai dengan aturan Allah. Makanya ketika ada perintah dari Allah dan Rasul-Nya, orang saleh menjawab, “sami’na wa atho’na”. Kami dengar ya Allah dan kami taati.

    ReplyDelete
  32. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Ternyata aku bisa terbang menggambarkan ekspresi dari imajinasi seni kreatifitas seseorang yang tinggi. Seni yang tinggi merupakan hasil dari cipta, rasa, dan karsa seseorang yang bernilai tinggi. Imajinasi seseorang berbeda-beda, karena perbedaan itulah keunikannya, karena unik itulah seninya. Oleh karena itu, hidup adalah berkarya, karya dari buah cipta, rasa, dan karsa yang tinggi.

    ReplyDelete
  33. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    capailah cita-cita setinggi mungkin. berfikirlah setinggi mungkin akan cita cita yang ingin kita raih. tidak akan disalahkan jika memikirkan cita cita yang tinggi, karena setiap orang memiliki hak untuk memiliki cita-cita. tetapi ingat jangan hanya dipikirkan tetapi dicari usaha untuk mencapainya, yaitu semisal dengan belajar dan belajar. lakukan yang terbaik dan raihlah cita-citamu.

    ReplyDelete
  34. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Dahulu, keinginan manusia untuk terbang hanyalah angan-angan belaka. Kemudian ada orang yang termotivasi sehingga menciptakan kendaraan yang bisa terbang, yaitu pesawat. Setidaknya manusia bisa terbang dengan media pesawat. Kemudian ada yang menciptakan balon udara, sehingga manusia dapat merasakan terbang dan melihat sekelilingnya. Kemudian parasut, yang dikendalikan sendiri oleh manusia. Dan sekarang manusia dapat terbang hanya dengan menggunakan baju/parasut yang didesain secara khusus, sehingga seolah-olah memang terbang. Akan tetapi di dalam filsafat, bukan yang demikian yang dimaksud dengan aku bisa terbang. Terbang berarti berada pada suatu ketinggian tertentu tanpa menyentuh bumi dan secara penglihatan, mata dapat memandang secara lebih luas. Manusia yang dapat terbang dalam filsafat berarti seseorang tersebut sudah memiliki bekal yang cukup, baik dari segi ilmu pengetahuan maupun ilmu spiritual yang sangat tinggi sehingga mampu melihat dan menyikapi segala fenomena kehidupan.

    ReplyDelete
  35. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Jika seekor burung mampu terbang menggunakan kedua sayapnya, maka manusia juga mampu terbang menggunakan imajinasinya. Menggunakan buah dari hasil pemikiran manusia. Terbang bukan berati melayang-layang di udara. Terbang dalam artian mengembangkan olah pikirnya jauh melebihi kapasitas yang sewajarnya.

    ReplyDelete
  36. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Mengingat bahwa sesungguhnya dunia adalah apa yang ada di pikiran manusia, maka seluas-luasnya dunia adalah ketidaksempitan pikiran dalam mengolah buah pemikirannya. Bahkan setinggi langit angkasa tidak mampu membatasi tingginya pemikiran manusia yang cerdas.

    ReplyDelete
  37. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Dalam tradisi eropa, kemampuan manusia untuk terbang adalah ruang lingkup sains yang masih belum terpecahkan, sedangkan dalam tradisi timur, kemampuan terbang adalah kemampuan mistik yang sering dipraktekkan sehari-hari oleh para Yogi di India dan merupakan bagian dari ritual dan tradisi. Yoga Terbang atau yang biasa disebut yogic flying melihat semua potensi manusia dalam pandangan yang baru, memperluas pemikiran tentang apa yang dapat dicapai oleh seorang manusia, melihat dengan gaya baru tentang hubungan antara pikiran manusia dan alam semesta. Pelajaran Yoga yang utama adalah menyelaraskan antara tubuh dan pikiran menjadi satu kesatuan utuh. Penyatuan pikiran dan tubuh mampu melahirkan kemampuan-kemampuan diluar nalar, salah satunya adalah terbang. Pada kategori berikutnya adalah penyatuan antara pikiran, tubuh dan alam sekitar. Apabila seorang Yogi sudah bisa memusatkan ketiganya ia akan mampu melakukan hal-hal yang terkadang tidak masuk akal.

    ReplyDelete
  38. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Manusia memang tidak bisa terbang seperti burung, tidak dapat berenang selincah ikan, dan tidak punya tenaga sekuat gajah. Meski demikian manusia memiliki kemampuan berpikir dan bernalar, dengan akal serta nuraninya memungkinkan untuk selalu berbuat yang lebih baik dan bijaksana untuk dirinya maupun lingkungannya. Dengan demikian manusia bisa mengatasi kelemahannya tersebut.

    ReplyDelete