Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 22: Tak Kusadari Bahwa Ternyata Aku Bisa Terbang




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata Aku Bisa Terbang Seperti Burung.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

6 comments:

  1. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Ternyata aku bisa terbang seperti burung. Hal itu terjadi ketika aku mampu berpikir kritis secara intensif dan ekstensif. Dengan berpikir kritis, kita dapat menunjukkan adanya tesis-tesis dan antitesis-antitesis dari segala hal yang ada dan yang mungkin ada. Dengan berpikir kritis, kita berusaha memahami sesuatu seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya. Dengan berpikir kritis, kita berusaha meningkatkan dimensi hidup. Sehingga, dengan berpikir kritis kita bisa menerbangkan pikiran kemanapun, segala yang masih ada di pikiran tidak terikat dengan ruang dan waktu, selama yang dipikirkan itu konsisten atau koherensi, maka itu benar.

    ReplyDelete
  2. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Terbang adalah kesuksesanku. Sebagaimana untuk terbang harus memiliki sayap yang lengkap dan baik maka untuk sukses aku juga harus memiliki sayap. Sayapnya adalah ilmu dan iman. Ilmu sangat dibutuhkan dalam menjalani kehidupan ini dan menggapai kesuksesan. Sedangkan iman adalah landasannya. Ketika aku mampu menjadi orang berilmu dan beriman itulah kesuksesan bagiku. Dengan ilmu dan iman aku bisa terbang seperti burung melihat tentang indahnya dunia.

    ReplyDelete
  3. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Terbang seperti burung menurut saya artinya bebas, seperti pikiran kita. Kita bisa merencanakan apa saja yang mau kita lakukan, bebas merencanakan ke arah mana kita akan melangkah, seperti burung yang bebas mau terbang kemana saja yang dia inginkan. Pikiran terdiri dari yang ada dan yang mungkin ada. Kita bebas mau berpikiran seperti apa, kita berhak memilih apakah pikiran ini akan terus kita jaga dalam kebaikan atau belok ke jalan keburukan. Ya, setiap manusia bisa terbang seperti burung, berhak berpikir apapun, mempunyai pandangan apapun, mempunyai perspektif apapun, seperti burung yang bisa terbang bebas. Dan tentunya harus diimbangi oleh urusan akhirat agar pikiran ini tetap terjaga dalam kebaikan.

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  5. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Bisa terbang tidak melulu hanya dengan sayap yang dimiliki seperti burung. Terbang tidak mesti mengitari yang selalu berada di atas permukaan bumi. Aku bisa mendefinisikan bahwa terbang itu tidak terbatas oleh ruang dan waktu dan aku adalah pikiranku. Karenanya, pikiranku bisa terbang jauh ke segala penjuru arah dan menjelajahi alam pikirku. Pikiranku terbang bebas atas kendali diriku secara bertanggungjawab. Kendali sebagai sayap dari pikiranku dimana ilmu yang berlandaskan iman dan taqwa kepada Allah SWT. adalah komposisi utama dari konstruksi sayap tersebut. Demikianlah tak kusadari bahwa aku ternyata bisa terbang.

    ReplyDelete
  6. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Aku tidak bisa terbang, karena aku diam di tempat tidak membuka dan mengepakkan sayapku.
    Aku bisa terbang, karena aku membuka dan mengepakkan sayapku lebar-lebar. Menggapai logos, menghindari mitos. Berpikir ekstensif, bukan sempit. Berpikir intensif, bukan dangkal. Berpikir kritis, bukan statis terhadap ruang dan waktu. Kita bisa terbang bahkan menjelajahi dunia pengetahuan jika kita mampu berpikir menggapai logos dengan mempertimbangkan ruang dan waktu.

    ReplyDelete