Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 22: Tak Kusadari Bahwa Ternyata Aku Bisa Terbang




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata Aku Bisa Terbang Seperti Burung.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

26 comments:

  1. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Jika manusia mau menyadari, sebenarnya pikirannya seperti burung yang bebas. Manusia tidak perlu merasa galau terhadap suatu permasalahan yang dihadapinya, karena jika kita memikirkan hal lain yang lebih menyenangkan maka kehidupan kita menjadi lebih berwarna. Yang menjadi pertanyaan adalah bilamana kita dapat terbang? Kita dapat terbang (berpikir bebas) ketika kita sedang berpikir kritis. Berpikir kritis identik dengan pertanyaan-pertanyaan. Nah pertanyaan pertama yang muncul dari pikiran kita lah yang membawa pikiran kita terbangkemana-mana untuk mencari jawaban.

    ReplyDelete
  2. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015

    Objek filsafat itu dari yang ada dan yang mungkin ada, kita bebas memikirkan apapun dalam pikiran kita. Karena batas dari filsafat adalah apa yang ada di luar pikiran kita. Sehingga selama di pikiran kita ada yang berkaitan dengan apa yang akan kita pikirkan, maka sangat mungkin sekali kita melakukan apa yang kita mau. Tidak hanya terbang, menyelam ke dasar laut pun bisa, ke luar angkasa pun bisa saja. Contohnya kita bisa menggunakan pikiran kita bahwa burung memiliki sayap untuk bisa terbang membumbung tinggi di angkasa, melihat segala pemandangan dari atas sana. Manusia memang tidak memiliki sayap, tetapi manusia memiliki pengetahuan dalam dirinya. Sehingga bagaimana manusia dapat seperti burung ialah melalui ilmu yang dimiliki. Pengetahuan inilah yang menjadi sayap bagi manusia. Semakin banyak pengetahuan yang dimiliki, maka serasa dapat mengarungi seluruh dunia seperti yang dilakukan oleh burung. Mungkin inilah analog yang paling tepat untuk menggambarkan bahwasanya manusia pun dapat terbang seperti burung.

    ReplyDelete
  3. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Kita memiliki akal pikiran. Akal pikiran ini adalah dunia kita. Apapun dapat kita lakukan di dalam pikiran kita. Ketika kita berpikir kita bisa terbang, maka kita bisa terbang. Terbang sendiri dapat diartikan dalam berbagai macam bentuk. Terbang dapat diartikan sebagai saat dimana pikiran kita terbang bebas mengelilingi dunia. Maka kita akan terbang ketika kita sedang membaca buku, kita akan terbang ketika kita sedang belajar karena saat itulah pikiran kita terbang bebas menuju dunia lain yang baru untuk kita.

    ReplyDelete
  4. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Ketika kita mempunyai kekuasaan, derajat, atau kekayaan yang kita rasa lebih dari cukup kita akan merasa kita dapat terbang di antara orang-orang yang berkuasa atau berderajat ataupun orang-orang kaya. Dengan begitu kita mampu mengusai kehidupan yang fana ini. Namun perlu kita ingat bahwa apa yang telah kita peroleh ini semuanya akn kembali kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  5. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Terbang dalam hal ini bukanlah terbang secara harfiah. Dengan akal pikiran yang dimiliki manusia, manusia mampu terbang mencari ilmu. Dari ilmu yang diperoleh manusia mampu untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Tak hanya dengan ilmu hal ini juga didukung dengan usaha dan doa. Terbang melesat tinggi. Manusia mampu mencapai tempat tertinggi dengan ilmunya. Tempat tertinggi adalah impian dan cita-cita. Manusia mempunyai banyak potensi dalam dirinya yang perlu digali agar potensi itu muncul ke permukaan.

    ReplyDelete
  6. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Kemampuan terbang hanya dengan tubuh saja adalah anugerah Allah untuk mahlukNya bernama burung. Akan tetapi, bukankah telah menjadi ketetapanNya bahwa manusia adalah mahlukNya yang melebihi mahlukNya yang lain?. Manusia dengan akal pikiran merenung dan memikirkan bahwa alangkah enaknya bisa seperti burung dapat terbang kesana kemari dengan bebas tanpa hambatan berarti. Hal inilah yang mendorong manusia untuk berusaha keras dengan menggunakan kelebihan akal yang Allah anugerahi. Maka terwujudlah balon udara, helikopter, pesawat, roket dan lain-lain. Bahkan ketinggian yang dimiliki alat ini dapat melebihi ketinggian capaian burung. Saat telah berada di alat-alat tersebut tak kusadari bahwa ternayata aku bisa terbang sesungguhnya dan terbang dalam alam pikiranku yaitu berawal dari andai aku mampu seperti burung terbang dan mewujudkannya menjadi bisa terbang yang sesungguhnya.

    ReplyDelete
  7. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Agar bisa terbang, hal yag pertama dilakukan adalah mencoba, sehingga kta dapat mengidentifikasi penyebab dari ketidakbisaan kita. Jika kita tidak bisa terbang, mungkin saja kita belum pernah mencoba, belum mempunyai sayap atau faktor pendukung lainnya sehingga dapat terbang. Maka kesadaran bahwa kita dapat terbang dimulai dari pengembangan diri, pengembangan potensi dan pengembangan faktor pendukung potensi diri.

    ReplyDelete
  8. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Dengan pikiran dan hati, manusia bisa terbang bahkan bisa terbang lebih tinggi dari burung dan sanggup menyelam lebih dalam dari ikan. Itulah power dari pikiran dan hati sebagai penyaring dari segala rencana manusia. Banyak sudah bentuk kerusakan sampai memakan korban jiwa dan materi yang tidak terhingga itu semua bersumber dari pikiran tanpa hati nurani.

    ReplyDelete
  9. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Terbang adalah melayang di udara, terbang itu seperti halnya burung yang berterbangan secara bebas. Burung-burung bebas mengepakkan sayapnya kemana saja. Sebagai manusia yang tidak ksempurna terkadang iri melihat burung tang terbang, iri akan kebebasannya, iri akan kemampuannya menjangkau wilayah yang begitu luas. Namun kita ernyata juga bisa terbang, yang dimaksud terbang disini adalah terbang dalam pikiran kita. Kita mampu terbang menggapai semua impian kita melalui ide-ide kreatif kita.

    ReplyDelete
  10. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Aku tak punya sayap. Tapi aku punya pikiran dan imajinasi. Di dalam pikiranku dan imajinasiku, tanpa kusadari ternyata aku tidak menjejak tanah lagi. Kakiku dan semua bagian tubuhku berada di udara, melayang. Aku bisa terbang dengan kebebasan pikiranku, menjelajahi dunia dengan segala isinya, bahkan menjelajahi segala yang mungkin ada

    ReplyDelete
  11. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. aku bisa terbang seperti burung, mengelilingi dunia, melihat dan mengamati apa yang terjadi di dunia. Akhirnya aku tahu bahwa dunia itu luas, terdapat banyak hal indah dan mengerikan di dunia. Kupukir duniaku itu hanya sebatas sejauh mana mataku memandang. Ilmu yang kupelajari membuatku menyadari bahwa dunia takterbatas. Ilmu yang kupelajari membuatku menyadari bahwa aku bisa terbang seperti burung

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Manusia, hidup di darat, dan burung dapat terbang diudara, namun manusia dapat menangkap burung bahkan memeliharanya, hal ini menunjukkan kuasa manusia lebih tinggi dari burung. Dengan kuasa manusia, manusai dapat terbang selayaknya burung. Tentu saja tidak serta merta manusia memiliki sayap sebagaimana kostruksi sayap burung, tapi manusai memiliki hal lain seperti pemikiran dan teknologi agar bisa menerbangkan manusia selayaknya burung terbang.

    ReplyDelete
  14. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Burung dan manusia itu jelas berbeda. Burung dengan leluasa terbang kesana kemari sesuai dengan keinginannya. Bagaimana manusia bisa terbang? Bukan terbnag selayknya burung mengepakkan sayapnya. Jelas manusia tidak mempunya sayap selain tangan. Menuangkan apa yang kita miliki berupa tulisan-tulisan dengan sebuah ide, gagasan, atau pemikiran yang kritis, kreatif, dan inovatif lah yang bsia membuat kita untuk terbang. Sehingga sebagian dunia itu bahkan dunia sekaligus pun dapat mengenal kita hanya dengan tulisan kita saja. Maka, dengan baca baca dan baca kita dapat lebih mudah untuk membangun pola pikir kita dan akan dapat menimbulkan ide ide untuk mengepakkan sayap-sayap kita.

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Manusia dikaruniai banyak hal, termasuk akal dan pikiran. Dengan akalnya, manusia bisa berimajinasi menjelajahi dunia dengan kebebasan berpikirnya. Berawal dari imajinasi itulah apa yang ada di dalam angannya bisa terwujud. Seperti halnya terbang. Manusia bisa terbang jika dia memiliki imajinasi seperti layaknya burung yang memiliki sayap, jika dia berperilaku layaknya burung, jika dia juga berbicara layaknya burung, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan burung. Dengan begitu, atas bentuk imajinasi dan pola pikirnya itulah secara tidak langsung membuat dirinya memiliki kemampuan untuk bisa terbang.

    ReplyDelete
  17. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    filsafat merupakan olah pikir dimana manusia bisa terbang disini manusia sebagai obyeknya. segala yang ada dan yang mungkin ada menjadikan manusia mengerti bahwa dirinya bisa terbang dan tidak karena keterbatasan manusia dan karena nikmat Allah.dalam berfilsafat manusia mampu menembus ruang dan waktu, menembus ruang dan waktu layaknya manusia sebagai sosok yang hebat jadi dalam belajar filsafat kita harus mengasah pikir kita sedalam-dalamnya seluas-luasnya yang mempelajari olah pikir para filsuf yang menerapkan dalam kehidupan.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  18. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Burung diartikan sebagai makhluk yang bisa terbang bebas kemanapun yang diinginkan. Manusia pun bisa demikian yaitu dengan berpikir. Apa yang kita pikirkan itu tidak terikat ruang dan waktu. Apa yang kita pikirkan tak terbatas meliputi yang ada dan yang mungkin ada, sehingga kita bisa terbang bebas mengarungi pikiran kita.

    ReplyDelete
  19. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Kita bisa terbang dengan pikiran kita. Memang terbang yang dimaksud bukan lah terbang seperti burung pada umumnya. Namun, terbang dengan hati dan pikiran. Burung yang terbang terlihat bebas. Kita sebagai manusia dapat terbang bebas mengembarakan pikiran kita. Kita pun dapat berpikir dengan bebas dan bebas pula mengutarakan pendapat. Sehingga manusia dapat dikatakan terbang dengan pikirannya.

    ReplyDelete

  20. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Meskipun tidak tahu kemana orientasi dari pertanyaan ini namun saya akan mencoba menjawab berdasarkan pada narasi besar dunia yang telah disampaikan oleh Pak Prof Marsigit didalam perkuliahan. Sesungguhnya saya bisa terbang, adalah personifikasi dari kenyataan bahwa saya dapat menyentuh ilmu langit yang bersifat rasionalisme dan terdiri dari logika-logika. Pada saat mempelajari matematika abstrak dengan segala definisi, teorema, aksioma, prinsip, lemma, dll berarti saya sudah terbang menggapai langit.

    ReplyDelete
  21. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Setiap membayangkan terbang, pasti akan membayangkan bahwa kita akan mampu melihat berbagai hal yang tidak bisa kita lihat dari atas tanah. Dengan terbang kita akan mampu melihat semuanya dari sudut pandang yang berbeda. Manusia memang tidak memiliki sayap dalam artian sesuangguhnya. Namun manusia dianugerahi akal pikiran oleh Tuhan untuk dapat terbang dan melihat seluruh alam beserta isinya. Dengan memiliki ilmu, tidak mustahil bagi manusia untuk mengetahui dan memahami setiap kejadian dan fenomena yang ada. Dengan ilmu pula manusia akan mampu melihat dunia dengan berbagai sudut pandang yang berbeda dan mengambil serta memberikan manfaat untuk alam dan isinya.

    ReplyDelete
  22. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Ketika pertama kali membaca judul ini. maka saya menyadari bahwa sejatinya kita itu dapat terbang. Bagaimana caranya? Dengan cara menggunakan teknologi yang sangat canggih maka kita dapat terbang seperti burung. Namun demikian, saya juga berpikir sebenarnya pikiran kita sejatinya juga bisa terbang, karena kadang ketika raga kita di sini, pikiran kita sedang ada ditempat yang lain.

    ReplyDelete
  23. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Pikiran adalah anugerah yang diberikan Tuhan kepada manusia. Pikiran inilah yang menjadi salah satu modal manusia dalam menyelesaikan misi-misi kehidupan yang dibebankan Tuhan kepadanya. Maka tidak mengherankan jika pikiran manusia mampu melakukan apapun, menciptakan apapun. Manusia dulu tidak terpikir sama sekali untuk bisa terbang, namun seiring perjalanan waktu dan berkembangnya teknologi, jangankan terbang, menyelam ke dalam lautan yang sangat dalam pun bisa.

    ReplyDelete
  24. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Kita bisa terbang. Terbang disini, bukan secara fisik melainkan terbang mempunyai arti bahwa setiap manusia mempunyai kemerdekaan, kebebasab berpikir, kemandirian, kritis, keikhlasan dalam hati yang tidak terbelenggu oleh perasaan dan tekanan dari manapun. pikiran atau gagasan kita bebas kemanapun dan apapun dari halangan atau dari gangguan orang lain. dengan kebebasan itu sepatutnya kita berfikir dengan baik, karena Allah mneciptakan kebebasan untuk berfikir layaknya terbangbebas tanpa batas maka dari itu kita selayaknya untuk berfikir. Layaknya seperti parasut, maka semakin terbuka pikiran kita, maka akan semakin terbang dan semakin baik. Kita bisa terbang, melihat sesuatu dari sudut pandang tinggi, berbeda dengan sudut pandang lainnya. Kita bisa mengembangkan olah pikir, kreatifitas dan menjadi apa yang kita inginkan.dengan adanya gagasan atau ide yang diberikan oleh Allah maka yang dulu tidak bisa sekarang menjadi mudah dan mungkin untk=uk diwujudkan.

    ReplyDelete
  25. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Saat ini kita tak perlu mengandaikan lagi kita bisa terbang diudara seperti burung, sebab sudah ada teknologi yang diciptakan untuk merasakan hal itu. Namun sejatinya, bila terbang yang dimaksud bukanlah yang seperti itu, tetapi lebih kepada diri sendiri maka yang terbayangkan dan terpikirkan bahwa saya ternyata bisa terbang kemanapun melalui pemikiran saya. Seperti saat ini saya sedang berada di kos namun saya membayangkan saya sedang dirumah orang tua saya.

    ReplyDelete
  26. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Manusia memiliki dua potensi, yaitu potensi takdir dan potensi ikhtiar. Kedua potensi ini harus diolah sebaik mungkin. Manusia harus mempercai takdir namun tidak boleh pasrah terhadap takdir. Oleh karena itu manusia harus berikhtiar karena sesungguhnya Allah SWT akan mengubah nasib suatu kamu jika kaum tersebut mengubah nasibnya sendiri. Artinya kita mempunyai potensi untuk berkembang. Selagi kita mau berikhtiar maka sang maha kuasa akan memberikan sayap untuk bisa terban menggapai impian. Di mana ada kemauan di situ ada jalan.

    ReplyDelete