Oct 17, 2012

Intuisi Bukanlah Intuitionism




Oleh Marsigit

Ass, seperti penjelasan saya sebelumnya bahwa Logika bukanlah Logicism. Maka saya menemukan bahwa saya perlu menjelaskan bahwa INTUISI bukanlah INTUITIONISM. Hal ini bermula dari pernyataan Ibu Sutiningsih sebagai berikut " Ketika mengajar matematika, saya mengkaitkannya dengan benda-benda konkret yang ada di sekitar kita, dan berkaitan dengan kemampuan penginderaan maka dalam filsafat itu bersifat intuitif".



Tetapi karena belum kesampaian Ruang dan Waktunya maka penjelasannya sementara saya tunda dulu. Tetapi tetap terbuka jika ingin segera dikomentari.

Untuk penjelasan sementara tentang Intuitionism, saya nukilkan dari hasil penelusuran Ibu Nurel (saya menghargainya walaupun beliau dari PSn) sebagai berikut:

Nurel Amelya PSn Kalsel 2010 said...
"Intuitionism adalah paham yang berlandaskan pikiran, aliran ini (Intusionis) mengklaim bahwa matematika berasal dan berkembang di dalam pikiran manusia, Ketepatan dalil-dalil matematika tidak terletak pada simbol-simbol di atas kertas, tetapi terletak dalam akal pikiran manusia. Hukum-hukum matematika tidak ditemukan melalui pengamatan terhadap alam, tetapi mereka ditemukan dalam pikiran manusia., dan sebagai aktifitas berpikir secara bebas, namun eksak,suatu aktivitas yang ditemukan dari intuisi pada suatu saat tertentu. Dalam pandangan intuisionisme tidak ada realisme terhadap objek-objek dan tidak ada bahasa yang menjembatani, sehingga bisa dikatakan tidak ada penentu kebenaran matematika diluar aktivitas berpikir. Proposisi hanya berlaku ketika subjek dapat dibuktikan kebenarannya (dibawa keluar dari kerangka pemikiran). dan salah satu tokoh ini Brouwer mengungkapkan bahwa “tidak ada kebenaran tanpa dilakukan pembuktian”. Namun paham intusionis tidak memberikan gambaran yang jelas bagaimana matematika sebagai pengetahuan intuitif bekerja dalam pikiran. Sehingga menjadi pertanyaan apakah masing-masing pemikiran mempunyai pandangan intuitif persis sama tentang sesuatu"

Sayangnya Ibu Nurel belum memberikan Sumber atau Referensinya. Mohon Ibu, bisa disebutkan sumbernya supaya terhindar dari Plagiarisme.


Demikian semoga bermanfaat.

Amin

19 comments:

  1. Perbedaan antara kata dasar dengan kata tersebut setelah menjadi kata berimbuhan ism (isme) memang menarik. Salah satu penyebab perbedaan itu adalah karena sementara kata dasar bisa bermakna mandiri, untuk kata yang sudah diberi tambahan imbuhan isme maka kemandirian itu sudah berbentuk konsep. Sementara konsep sendiri tak tercegah dari formulasi yang bisa menarik banyak hal di luar dirinya ke dalam konsep tersebut. demikian menurut pendapat saya. Terima kasih.

    Dwi Margo Yuwono
    S3 PEP A

    ReplyDelete
  2. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Suatu kata dipadankan dengan kata yang lain maka akan menimbulkan makna yang berbeda. Seperti intuisi yang memiliki arti kemampuan memahami tanpa melalui penalaran ataupun rasionalistas. Kemudian ketika kata berubah menjadi intuisme maka maka memiliki arti yang bertolak belakang dengan makna aslinya yaitu paham yang berlandaskan pikiran.
    Namun, yang saya ingin tanggapi adalah pendapat bouwer yang menyatakan bahwa;
    ““tidak ada kebenaran tanpa dilakukan pembuktian”.

    Manusia memiliki keterbatasan dalam alat indera, sehingga tidak semua hal dapat diindera manusia. Jika hal tersebut tidak dapat diindera, bukan berarti hal tersebut tidak ada. Melainkan hal itu sudah menjadi rahasia dari-Nya. Begitupula keimanan seorang muslim, ia diperintahkan untuk percaya adanya malaikat tetapi di sisi lain manusia tidak dapat melihatnya. Bukan berarti hal itu dikatakan bahwa malaikat itu tidak ada. Maka segala kebenaran belum tentu harus dibuktikan, melainkan ia dapat dipercaya kebenarannya berdasarkan wahyu.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  3. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    An intuition is not an individual concept. (p. 9) An example intuition, from the field of ethics, is this proposition: "Everyone has a duty to keep promises". But, on the other hand we have intuitionism which means a theory that explains the source of intuitions, the limits of intuitions, and the relationship of intuitions to other elements of knowledge. Intuitionists disagree with each other about the details.

    ReplyDelete
  4. Muhlis malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Intuisi adalah suatu istilah untuk kemampuan memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas. Sepertinya pemahaman itu tiba-tiba saja datangnya di luar kesadaran.

    ReplyDelete
  5. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    sebenarnya intuisi adalah bakat alami, tetapi tidak ada salahnya kita mencoba melatihnya.

    ReplyDelete
  6. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Intuisi adala kemampuan yang ada pada diri manusia yang berupa proses kejiawaan dengan tanpa suatu rangsangan atau stimulus untuk membuat pernyataan yang berupa pengetahuan.

    ReplyDelete
  7. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A2016

    Pengetahuan yang diperoleh melalui intuisi tidak dapat dibuktikan seketika atau melalui kenyataan karena pengetahuan ini muncul tanpa adanya pengetahuan lebih dulu.

    ReplyDelete
  8. Muhlis Malaka
    1670126003
    PEP A2016

    Dengan demikian maka sesungguhnya peran intuisi sebagai sumber pengetahuan, karena intuisi merupakan suatu kemampuan yang ada di dalam diri manusia yang mampu melahirkan pernyataan-pernyataan yang berupa pengetahuan.

    ReplyDelete
  9. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Hal-hal penting intuisi yang perluu diperhatikan, yakni :

    Pertama;
    Intuisi harus terus di kernbangkan, kita semua memiliki kemampuan yang intuisi. intuitif unik adalah salah satu potensi yang kita miliki dan harus disengaja di kernbangkan.

    ReplyDelete
  10. Muhlis malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Kedua;
    Intuisi dan alasan logis adalah dua hal saling melengkapi, kombinasi alasan, pengalaman, informasi, dan intuisi mengemudi dan kekuatan yang kuat.

    ReplyDelete
  11. Muhlis malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Ketiga;
    Intuisi tindakan, permintaan untuk mengikuti dan melakukan apa Yang ada di perasaan, intuisi adalah kunci sukses dalam berbagai bidang, termasuk dalam urusan bisnis, tapi di sini dalam prakteknya perlu tahu lebih dalam intuisi.

    ReplyDelete
  12. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Keempat;
    Intuisi dan alasan logis, adalah dua hal saling melengkapi, kombinasi alasan, pengalaman, informasi, dan intuisi mengemudi mislanya akanmenjadi kekuatan yang lebih kuat.

    ReplyDelete
  13. Muhlis malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Kelima;
    Intuisi bukanlah intuisis emosional, yang tuntutan jelas memperhatikan berbagai pilihan.

    ReplyDelete
  14. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Dengan Intuisi maka kita akan bebas dari kesalahan, jika intuisi disertai alasan yang logis.

    ReplyDelete
  15. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Intuisi dapat melemah, bahkan juga bisa hilang jika kita dalam kondisi stres yang berlebihan atau kecemasan. Untuk itu, setiap kali ingin mengambil keputusan, hal pertama yang harus dilakukan adalah bersantai.

    ReplyDelete
  16. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Dalam keadaan santai, kita bisa mendengar lebih jelas intuisi kita karena dalam kondisi ini otak dalam gelombang alpha yang mengaktifkan fungsi otak kanan.

    ReplyDelete
  17. Muhlis malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Ketika bingung memilih atau membuat keputusan, menenangkan pikiran dan mendengarkan jawaban pertama yang datang ke pikiran. Demikian pula, ketika bertemu seseorang, kita bisa ‘merasakan’ apakah orang tersebut mampu bekerja sama atau tidak, melalui kesan pertama. Penilaian spontan biasanya akan lebih jujur ​​karena berasal dari hati nurani (intuisi).

    ReplyDelete
  18. Muhlis malaka
    16701269003
    PEP A2016

    Intuisi juga dapat ditangkap melalui perasaan atau emosi. Mislanya Ketika merasa curiga kepada sesorang, biasanya kita cepat menghilangkan perasaan itu, mungkin ini hanya perasaan saya saja. dan lain-lain.

    ReplyDelete
  19. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Intuisi adalah suatu produk dari pengalaman dan penalaran ketika berhadapan dengan sebuah masalah. Intuisi akan muncul untuk menjadi solusi saat permasalahan atau kesulitan juga muncul berdasarkan pengalaman dan penalaran yang sebelumnya telah dialami. Intuisi ini juga bisa menjadi salah satu pondasi yang bisa digunakan untuk menciptakan dan membangun sebuah ilmu.

    ReplyDelete


Note: Only a member of this blog may post a comment.