Oct 17, 2012

Elegi Kail Bermata Durja

Oleh Marsigit

Cantraka:
Wahai sang Bagawat kelihatannya engkau ingin menyampaikan sesuatu kepadaku?



Bagawat:
Begini Cantraka...yang namanya krisis multidimensi itu ...tidak habis-habisnya untuk dibahas.

Cantraka:
Wah saya sudah mulai jenuh...nih...apa tidak ada topik lain?

Bagawat:
Tunggu dulu...apa kamu tahu apa itu yang namanya Kail Bermata Durja?

Cantraka:
Oh...baru kali ini aku mendengarnya. Kalau yang namanya Kail, aku sudah biasa. Tetapi apa anehnya sebuah Kail mesti engkau persoalkan?

Bagawat:
Bukan Kailnya yang menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah orang yang menggunakan Kail atau Pengail. Dan Ikan tangkapannya.

Cantraka:
Apa pula masalahnya dengan mereka?

Bagawat:
Saya ingin bertanya kepadamu. Adakah kesalahan seorang Pengail itu?

Cantraka:
Menurutku tidak ada kesalahan.

Bagawat:
Itulah gunanya filsafat, yaitu mencoba memikirkan hal sedalam mungkin, bahkan yang tidak pernah dipikirkan oleh orang pada umumnya sekalipun. Kesalahan Pengail adalah karena dia telah menipu Ikan. Dia pura-pura memberi umpan, padahal di dalam umpannya itu terdapat senjata untuk membunuh ikan itu.

Cantraka:
Hahaha...haha...haha....wahai sang Bagawat....kali ini ijinkan aku untuk tertawa lebar-lebar. Apalah gunanya engkau persoalankan hal sepele seperti itu? Apakah berpikir filsafat kemudian akan menjadi orang aneh?

Bagawat:
Sebenar-benar tangisan dan tawa seseorang itu menunjuk kepada dimensinya.

Cantraka:
Oh...maaf Bagawat. Kalau begitu...lantas...dimensiku itu seperti apa?

Bagawat:
Dimensimu adalah seorang Cantraka yang belum mengetahui apa itu Kail Bermata Durja.

Cantraka:
Oh..maafkan diriku sang Bagawat. Mohon ampunlah...diriku itu. Bolehkah aku mengetahui apa yang dimaksud Kail Bermata Durja?. Kenapa diberinama Bermata Durja?. Apa itu Durja?

Bagawat:
Jika Durja aku konotasikan dengan sesuatu yang tidak baik, padahal Durja itu menjadi mata pancing; maka Kail Bermata Durja adalah segala alat yang digunakan untuk memperoleh manfaat secara tidak jujur dengan cara mengelabuhi obyek yang dipancing. Segala alat yang kemudian dikonotasikan sebagai Pancing itu bisa bersifat fisik, kongkrit, abstrak, maya, individu, kelompok, sistemik, lembaga, institusi, masyarakat, bangsa, negara, bangsa-bangsa...dst. Sedangkan obyek yang dipancing dapat pula berupa fisik, kongkrit, abstrak, maya, individu, kelompok, sistemik, lembaga, institusi, masyarakat, bangsa, negara, bangsa-bangsa...dst.

Cantraka:
Lantas...seperti apa contohnya Kail Bermata Durja itu?

Bagawat:
Kail Bermata Durja itu adalah Kail Keburukan, Kail Kedholiman, Kail Maksiat, Kail Korupsi, Kail Nepotisme, Kail Kolusi, Kail Penjajahan, Kail Eksploitasi, Kail Kooptasi, Kail Explorasi, Kail Persekongkolan, Kail Powernow, Kail Neokapitalis, Kail Neopragmatis, Kail Posmo, Kail Utilitarian, Kail Hedonisme, Kail Mencari Untung Tanpa Peduli Kepentingan yang Lebih Besar, Kail Ego Diri atau Kelompok yang Ingin Menang Sendiri, Kail Yang Penting Proyek Tanpa Peduli Dampaknya, Kail Feodalisme, Kail Politiking, Kail Markus, Kail Manipulasi, Kail Paternalistik, Kail Syaitoniah...dst.

Cantraka:
Wuoh....wuoh...wuoh....baru sadar aku. Ternyata di dunia ini terdapat banyak sekali ragam Kail itu? Tetapi saya belum begitu paham bagaimana mereka mampu menggunakan Kail Bermata Durja itu?

Bagawat:
Kita dapat menyaksikan perilaku mereka. Bagi seorang Pemancing Ikan maka sebuah Kail telah digunakan untuk menipu Ikan kemudian membunuhnya. Bagai seorang Murid tidak jujur, maka Kail Bermata Durja digunakan untuk mengambil kesempatan agar bisa mencontek. Bagi seorang Guru tidak jujur, maka Kail Bermata Durja dapat digunakan untuk memalsu PAK. Bagi seorang Calo Penumpang, maka Kail Bermata Durja dapat digunakan untuk menipu penumpang dan memperoleh keuntungan. Bagi Para bankir nakal maka Kail Bermata Durja digunakan untuk menipu nasabah. Bagi Petugas Pajak, maka Kail Bermata Durja digunakan untuk manipulasi pembayaran pajak. Bagi negara super power maka Kail Bermata Durja digunakan untuk ekspansi kekuasaannya.

Cantraka:
Wahai sang Bagawat...bilamana dan bagaimana kita terbebas dari Kail Bermata Durja?

Bagawat:
Bagi Syaitan...maka Kail Bermata Durja digunakan untuk menggelincirkan manusia agar ingkar kepada Tuhan. Maka Kail Bermata Durja ini juga salah satu sebab mengapa kita masih dilanda krisis multidimensi.

43 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Elegi Mengail dengan durja bagaikan membunuh dengan kebahagiaan sementara. Sungguh munafik orang-orang yang mengail dengan durja tersebut. Sumber segala problematika yang menimpa kehidupan bangsa ini dari berbagai aspek kehidupan adalah kemunafikan para subyeknya. Baik itu subyek pendidikan, pemerintahan, atau lainnya. Jiwa ksatria jauh dari realitas para pelaku penggerak kehidupan bangsa. Ironi memang. Karena ketidakprofesionalan seorang pemegang amanah akan sangat berdampak pada seluk beluk kehidupan bangsa ini. Maka oleh sebab itu mari kita hindari sifat yang tercela ini agar masa depan Indonesia semakin cerah.

    ReplyDelete
  3. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)


    Pelajaran yang dapat dipetik dari Elegi di atas:
    1. Filsafat : mencoba memikirkan hal sedalam mungkin, bahkan yang tidak pernah dipikirkan oleh orang pada umumnya sekalipun
    2. Respon kita terhadap segala sesuatu menunjukkan letak dimensi kita
    3. mata Kail Bermata Durja adalah gamabaran bagi segala alat yang digunakan untuk memperoleh manfaat secara tidak jujur dengan cara mengelabuhi obyek yang dipancing. Segala alat yang kemudian dikonotasikan sebagai Pancing itu bisa bersifat fisik, kongkrit, abstrak, maya, individu, kelompok, sistemik, lembaga, institusi, masyarakat, bangsa, negara, bangsa-bangsa...dst. Sedangkan obyek yang dipancing dapat pula berupa fisik, kongkrit, abstrak, maya, individu, kelompok, sistemik, lembaga, institusi, masyarakat, bangsa, negara, bangsa-bangsa...dst.
    4. semua orang berpotensi terperangkap dalam Kail bermata Durja
    5. Hanya Tuhan Yang dapat membebaskan manusia dari Kail Bermata Durja.

    ReplyDelete
  4. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Kail bermata durja menggambarkan bagaimana seseorang mengelabui orang lain dengan menggunakan tipu muslihat, ketidakjujuran untuk memperoleh manfaat bagi diri sendiri. Begitu banyak contoh kail bermata durja dalam kehidupan kita. Kita juga seringkali terlibat dalam menggunakan kail bermata durja, seperti pada contoh dalam elegi ini . Kita pun pernah terpancing oleh kail bermata durja layaknya ikan, dikelabui oleh orang yang hanya mau mengambil keuntungan dari diri kita. Jika hal demikian terjadi, maka kita sebaiknya lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt sehingga terhindar dari penggunaan dan jeratan kail bermata durja.

    ReplyDelete
  5. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Dengan sebuah kail dapat memperoleh apa yang diinginkan, tidak peduli dengan cara yang buruk sekalipun. Elegi tersebut menggambarkan hal yang terjadi di bangsa ini. Dengan cara apa pun untuk menggampai ambisi yang tak terontrol seseorang dapat melakukan hal apa saja. Seperti ia berambisi untuk memperoleh kekuasaan, cara yang akan dilaluinya adalah mendapatkan kursi jabatan dengan cara – cara yang licik, tentunya tidak lepas dari KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme). Itu hanya contoh kecil yang dapat mengakibatkan krisis mlti dimensional. Krisis multi dimensional adalah suatu situasi dimana bangsa dan negeri kita dewasa ini sedang dilanda oleh beraneka-ragam pertentangan besar maupun kecil dan berbagai keruwetan di bidang politik, ekonomi, sosial, dan juga kebobrokan moral. Krisis ini telah dan sedang terus memporak-porandakan berbagai sendi-sendi penting kehidupan bangsa.

    ReplyDelete
  6. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika 2016

    Menurut pendapat saya sebenarnya apapun yang ada didunia ini semuanya baik, namun manusialah yang menjadikan itu baik atau buruk. Jadi pada intinya manusialah yang merupakan segala penggerak kebaikan atau keburukan. Kalau saya memberikan contoh gelap diibaratkan kejahatan sementara cahaya adalah kebaikan, maka gelap tidak akan pernah ada kalau ada cahaya. Sehingga karena ketidakadaan cahayalah dalam diri manusia sehingga dia akan berbuat kejahatan.

    ReplyDelete
  7. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    Kail Bermata Durja adalah ungkapan untuk menggambarkan perilaku menipu sesuatu. Seperti kita ketahui, kail digunakan oleh pemancing untuk menaruh umpan yang akan digunakan untuk mengelabui ikan. Contoh kait mata yang bersemangat dalam kehidupan, seperti: kait keburukan, kail amoral, kait korupsi, kait nepotisme, kail kolusi, kail penjajahan, kail eksploitasi, hook hedonisme, kaitan mencari keuntungan tanpa memperhatikan kepentingan yang lebih besar, ego atau kelompok ego diri sendiri Yang ingin menang sendiri, kail proyek tanpa peduli dampak signifikan, syaitoniah hook, dll. Kail Bermata Durja adalah cara untuk menjauhkan orang dari Allah yang dilakukan oleh setan.

    ReplyDelete
  8. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Itulah filsafat, memilkirkan segala hal dengan intensif dan ekstensif, bahkan kail pun dapat untuk merefleksikan diri ke kehidupan sehari-hari. Kail bermata durja ada pemancing untuk mengumpan mangsa dlam hal keburukan. Pada kehidupan sehari-hari kita biasa menyebutnya sebagai tindak kecurangna atau bahkan sampai kepada tindakan KKN. Bagaiman kita menghindarinya adalah selalu mengingat bahwa Allah selalu melihat apa yang kita lakukan.

    ReplyDelete
  9. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Krisis multidimensi yang melanda negeri ini tak lepas karena pengaruh Power Now. Power Now menebarkan segala hal yang erat kaitannya dengan berbagai macam kesenangan duniawi ibarat kail bermata durja sehingga lupa akan makna dan esensi sebenarnya dari mengapa kita hidup dan ada di dunia ini, dalam arti tujuan hidup.

    ReplyDelete
  10. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Melihat definisi Kail bermata durja yang dikatakan oleh Begawat bahwa "Kail Bermata Durja adalah segala alat yang digunakan untuk memperoleh manfaat secara tidak jujur dengan cara mengelabuhi obyek yang dipancing. Segala alat yang kemudian dikonotasikan sebagai Pancing itu bisa bersifat fisik, kongkrit, abstrak, maya, individu, kelompok, sistemik, lembaga, institusi, masyarakat, bangsa, negara, bangsa-bangsa...dst. Sedangkan obyek yang dipancing dapat pula berupa fisik, kongkrit, abstrak, maya, individu, kelompok, sistemik, lembaga, institusi, masyarakat, bangsa, negara, bangsa-bangsa...dst."
    Jika kita implikasikan pada dunia pendidikan, masih banyak kita temukan berbagai macam kail. Seperti halnya bagai seorang murid tidak jujur, maka Kail Bermata Durja digunakan untuk mengambil kesempatan agar bisa mencontek. Bagi seorang guru tidak jujur, maka Kail Bermata Durja dapat digunakan untuk memalsu PAK. Seharusnya kita menghindari hal-hal seperti ini karena sangat merugikan diri sendiri dan orang lain.

    ReplyDelete
  11. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Kail bermata durja merupakan suatu analogi mengenai kejahatan atau perilaku yang tidak baik yaitu ditutupi dengan perilaku kebaikan. Hal tersebut bisa juga disebut dengan kemunafikan. Begitu banyak contoh perilaku bermuka dua yang telah membudaya di Indonesia, seperti mencontek saat ujian, plagiasi, dan korupsi. Mereka melakukan kejahatan di balik tindakan yang baik. Hal tersebut tentulah amat sangat berbahaya. Pencegahan atau cara mengatasinya adalah peningkatan kualitas manusia secara spiritual.

    ReplyDelete
  12. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Saya merasa elegi diatas menggambarkan apa yang terjadi di dunia saat ini. Orang-orang terlena dengan kenikmatan dan kebahagiaan sesaat. Kebahagiaan yang tidak sejati yang pada akhirnya akan menghancurkan hiidup seseorang. Misalnya saja, orang diminta untuk mengikuti kajian, tapi pada saat yang sama temannya menawarkan untuk nonton di bioskop, dan ia memilih nonton. Padahal kalau dipikir lagi kebahagiaan nonton film itu hanya sesaat,tapi mengikuti kajian yang dirasa berat itu akan membawa kebahgiaan baik di dunia maupun akhirat.

    ReplyDelete
  13. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Semua hal di dunia ini bisa menjadi kail bermata durja. Misal media pembelajaran yang digunakan untuk memancing siswa mengkonstruk pengetahuannya sendiri kurang efektif untuk digunakan. Jika guru tidak memperbaiki atau mengevaluasi media pembelajaran yang dia gunakan, maka media pembelajaran yang dia gunakan akan menjadi kail bermata durja, memaksa siswa untuk memahami konsep yang dipelajari padahal siswa belum tentu bisa paham. Siswa akan melakukan segala cara termasuk menyontek untuk memenuhi tuntutan dari orang tua, guru, maupun pihak sekolah. Oleh karenanya sebagai guru kita harus terus belajar dengan cara selalu memperbaiki dan mengevaluasi media pembelajaran yang kita gunakan.

    ReplyDelete
  14. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Orang yang berniat buruk atau memilliki rencana yang busuk, pasti akan mencapai tujuannya dengan berbagai macam cara agar tujuannya itu dapat tercapai. Orang yang tidak jujur dan licik seringkali memperdayai objek yang menjadi sasarannya agar sesuai dengan kehendaknya. Dalam memperdayai objek atau sasaran inilah yang seringkali mereka mengiming-imingi atau memancing mangsanya agar dapat dengan mudah dibujuk dan didekati sehingga tujuannya dapat tercapai. Bahkan cara-cara yang ditempuhpun seakan-akan merupakan cara-cara yang baik tetapi sebenarnya di dalamya terselubung rencana jahat yang dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi dirinya sendiri yang tidak sesuai dengan norma-norma atau aturan-aturan yang berlaku. Oleh karena itu, hendaklah kita waspada terhadap kail-kali bermata durja yang disebarkan oleh orang-orang yang ingin mencari keuntungan sendiri dengan tidak mengindahkan aturan-aturan atau prinsip-prinsip yang berlaku.

    ReplyDelete
  15. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Kail bermata durja. Kita mengetahui kail digunakan untuk memancing. Durja berarti keburukan. Maka kail bermata durja pada elegi ini dimaksudkan untuk menggambarkan tentang alat yang digunakan untuk melakukan keburukan. Seperti siswa yang menggunakan suatu alat untuk mencari kesempatan supaya bisa mencontek. Orang yang mencari cara untuk mendapatkan keuntungan dengan cara tidak baik. Dan lain sebagainya. Banyak sekali orang yang melakukan dan menggunakan kail bermata durja pada zaman sekarang ini.

    ReplyDelete
  16. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Filsafat mengajarkan untuk memikirkan hal sedalam mungkin. Melalui filsafat segala hal yang ingin kita ketahui dapat kita pikirkan sedalam mungkin. Dalam elegi diatas, dijelaskan bahwa dimensi setiap orang merupakan seorang Cantraka yang belum mengetahui apa itu Kail Bermata Durja. Kail Bermata Durja menggambarkan sebagai hal – hal yang tidak baik seperti keburukan, maksiat, korupsi, nepotisme, eksploitasi, ego diri, dan lain sebagainya. Setan menggunakan Kail Bermata Durja atau hal – hal negatif ini untuk mempengaruhi manusia agar manusia terjerumus ke dalam dosa. Maka sebaiknya kita memperkuat iman kepada Tuhan dan menjauhi hal – hal buruk agar tidak terpengaruh godaan setan dan terjerumus ke dalam perbuatan – perbuatan yang negatif.

    ReplyDelete
  17. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Manusia sebagai makhluk ciptaanNya perlu memaknai apa maksud spiritual dalam dirinya, apa makna ibadah bagi dirinya.
    Spiritual dan ibadah yang mungkin sebenarnya bukan untuk mencari pahala dalam meraih surga melainkan melindungi manusia dari sisi buruk yang sudah ada dalam dirinya.
    Dengan spiritual dan ibadah maka dalam hidup maka hidup akan lebih terarah ke jalan yang benar.

    ReplyDelete
  18. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Kail bermata durja diilustrasikan sebagai alat yang digunakan untuk memperoleh keuntungan dan manfaat dari cara-cara yang kurang baik ataupun tidak jujur. Kail bermata durja dapat menggambarkan perilaku-perilaku buruk yang dilakukan tetapi sengaja ditutup-tutupi dengan perilaku yang tampaknya baik. Dalam hal agama perilaku yang demikian disebut dengan kemunafikan. Dalam ranah agama sifat munafik termasuk salah satu penyakit hati. Kaum munafik adalah sumber segala bahaya yang sering mengancam berbagai bangsa di kawasan negara. Sebab utamanya adalah karena mereka berpura-pura bersikap baik terhadap musuh, tetapi di dalam hati mereka sedang mencari kelemahan lawan. Dan yang menjadi tujuan utamanya adalah mencari keuntungan bagi mereka sendiri, walaupun kelakuan itu harus mengorbankan bangsanya. Orang-orang munafik dapat digolongkan sebagai pengkhianat.

    ReplyDelete
  19. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Ya filsafat membantu kita berpikir secara intensif dan ekstensif, berpikir secara mendalam dan berpikir seluas-luasnya. Jikatulisan diatas mengungkapkan kesalahan pengail, maka saya ingin mengungkapkan kesalahan ikan. Kesalahan ikan adalah dia mau tertipu secara berulang-ulang. Misalkan ada dua ikan sedang berjalan-jalan menikmati derasnya arus air, lalu kemudian ikan yang satu memakan makanan yang kemudian ia tahu bahwa itu ialah umpan dari pengail, kemudian karena tidak berdaya akhirnya ia pun rela ditangkap. Lalu ikan yang satunya melanjutkan perjalanannya dan memakan makanan yang kemudian ia tahu kalau makanan itu ialah umpan dari pengail, jika demikian ia hanya bisa menyesali kenapa dia mau memakan umpan tersebut. Jika melihat dari kacamata iman, Tuhan sendiri berkata bahwa ia memberikan manusia kekuasaan untuk menguasai ikan-ikan dilaut, burung-burung di udara, maka dari itu gunakanlah kekuasaan dengan sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  20. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Kemunafikan adalah ketika hal yang dibicarakan dan ditunjukkan tidak sesuai dengan kenyataannya. Begitulah sifat dari kail yang memanipulasi keadaan sehingga dapat mengelabuhi obyeknya demi keuntungannya sendiri. Sifat mengelabuhi ini dapat merugikan orang lain. Terlebih, yang dirugikan adalah diri sendiri. Sifat egois mampu melahirkan sifat-sifat buruk lainnya seperti mendominasi, mengekang, menguasai dan berakhir pada tindakan semena-mena. Semoga kuta dijauhkan dari sifat munafik dan sombong.

    ReplyDelete
  21. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Ketika kita tengah belajar filsafat, terkadang kita akan memikirkan sesuatu yang tidak kita pikirkan sebelumnya. Seperti halnya pada elegi tersebut, Prof Marsigit menganalogkan kail sebagai senjata dalam melakukan keburukan. Dewasa ini banyak ditemukan fenomena dimana orang-orang menggunakan “kail” untuk memancing keuntungan pribadi dan menyengsarakan orang lain. Banyak yang terjadi dalam masyarakat dimana orang yang mempunyai kepentingan tertentu memberikan iming-iming yang dijadikan kail untuk memancing keuntungan, mereka menipu orang lain demi meraup banyak uang. Begitulah cara orang serakah yang tidak mau kerja keras dengan cara halal untuk mendapatkan rejeki dari-Nya. Mereka hanya mau instan mendapatkan uang untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya tanpa mau kerja keras.

    ReplyDelete
  22. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Elegi ini menceritakan bahwa kita jangan lah hidup seperti orang yang munafik. Di depan orang kita bilang seperti ini akan tetapi di balakang orang itu kita malah mengumpat.sesuai dengan hadis riwayat : Bukhari “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga. jika berbicara ia berbohong, jika berjanji ia ingkar, dan jika dipercaya ia berkhianat. (HR Bukhari)” Sifat-Sifat / Ciri ciri Munafik Manusia : (1) Apabila berkata maka dia akan berkata bohong / dusta.(2) Jika membuat suatu janji atau kesepakatan dia akan mengingkari janjinya.(3) Bila diberi kepercayaan / amanat maka dia akan mengkhianatinya.

    ReplyDelete
  23. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Hati akan mengendalikan manusia dalam berfikir dan bertindak. Kail bermata durja dapat diibaratkan sebagai bentuk godaan iblis yang menjerumuskan manusia untuk menggunakannya sebagai alat pemenuhan keinginan dengan menghalalkan berbagai macam cara yang tidak benar.
    Digambarkan juga bahwa saat ini suah banyak yang terjerumus didalamnya, dan semoga kita adalah orang-orang yang mampu menghindari hal-hal yang tidak sesuai agama untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

    ReplyDelete
  24. Anisa Wahyu Nur Khasanah
    14301241010
    S1 Pendidikan Matematika A 2014.

    Kail bermata durja adalah alat yang digunakan untuk memperoleh manfaat secara tidak jujur dengan cara mengelabuhi objek. Bagai seorang murid yang tidak jujur, maka kail bermata durja digunakan untuk mengambil kesempatan untuk mencontek. Bagi guru tidak jujur, dapat sigunakan untuk memalsu PAK. Bagi syaitan, maka kail bermata durja digunakan untuk menggelincirkan manusia agar ingkar kepada tuhan. Maka kail bermata durja ini juga salah satu sebab mengapa kita masih dilanda krisi multidimensi.

    ReplyDelete
  25. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Kail ialah alat yang digunakan untuk memancing ikan. Jika durja diibaratkan dengan sesuatu yang tidak baik maka makna dari kail mata durja ialah alat yang digunakan untuk memperoleh manfaat secara tidak jujur dengan cara mengelabuhi objek yang akan dipancing. Alat adalah sesuatu yang nyata, objek yang dijadikan dalam elegi ini dapat berupa fisik, kongkrit, abstrak, idnividu, lembaga, dan lain sebagainya. Kail ini digunakan untuk segala sesuatu yang buruk dan dilarang oleh Allah SWT. Seperti contohnya seseorang yang mengadu domba orang lain agar ketika bertemu selalu berkelahi atau selalu tidak setuju dengan apa yang diutarakan temannya.

    ReplyDelete
  26. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Kail bermata durja dalam elegi ini adalah orang yang suka memanfaatkan, memperdaya bahkan menipu orang lain, alat yang digunakan untuk memperoleh manfaat secara tidak jujur dengan cara mengelabuhi obyek yang dituju. Bisa bersifat fisik, kongkrit, abstrak, maya, individu, kelompok, sistemik, lembaga, institusi, masyarakat, bangsa, negara, bangsa-bangsa.
    Dalam kehidupan ini banyak berbagai macam kail. Seperti halnya bagai seorang murid tidak jujur, maka Kail Bermata Durja digunakan untuk mengambil kesempatan agar bisa mencontek. Bagi seorang guru tidak jujur, maka Kail Bermata Durja dapat digunakan untuk memalsu PAK. Bagi seorang penguasa maka kail bermata durja digunakan uuntuk koruptor.

    ReplyDelete
  27. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Kail bermata durja menganalogikan kejahatan dalam kebaikan, seperti musang berbulu domba. Banyak sekali perilaku kejahatan yang telah membudaya di Indonesia yang sangat berbahaya. Langkah untuk mengatasinya dengan peningkatan pendidikan karakter serta spiritual dalam menghadapi era globalisasi.

    ReplyDelete
  28. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Syaitan dapat membutakan atau menggoda manusia dengan hal-hal yang baik, anmun dilakukan dengan cara yang salah. Manusia sering terhanyutkan oleh godaan yang satu ini. Sehingga cepatlah berdoa dan minta mmpun atas hal-hal yang engkau dapatkan dengan cara yang salah. Semoga Tuhan mengampuni segala khilaf yang telah diperbuat.

    ReplyDelete
  29. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)

    Elegi ini memberikan nasehat bahwa jangan sampai dalam mencapai suatu tujuan yang kita inginkan menggunakan cara-cara yang tidak baik misalnya dengan memanfaatkan orang lain, berpura-pura baik kepada orang lain namun sebenarnya menusuk dari belakang, dan sebagainya. Misalnya bagi seorang murid yang tidak jujur yang menginginkan hasil ujiannya bagus maka ditempuh cara yang instan yaitu dengan menyontek. Sehingga sebisa mugkin hindari menjadi manusia kail bermata durja.

    ReplyDelete
  30. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)

    Elegi ini menggambarkan pentingnya filsafat dalam kehidupan. filsafat pada dasarnya merupakan refleksi secara luas dan mendalam. Seberapa banyak dari kita yang pernah menjadi pemancing yang pernah menggunakan kail bermata durja. Seberapa banyak dari kita yang melakukan segala hal hanya untuk mencapai hal yang kita inginkan. Seberapa banyak dari kita yang karena puas dengan pengetahuan yang dimiliki akhirnya tidak belajar lagi sehingga malah terperangkap dalam kail bermata durja dan akhirnya dibunuh? Menetapkan hati menjadi pemimpin pikiran kita merupakan cara untuk dapat terhindar dari kail bermata durja. Bersyukur, melakukan yang terbaik sesuai dengan apa yang diperintahkanNya, dan berserah penuh kepada Tuhan niscaya akan baik hidup ini.

    ReplyDelete
  31. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Terkadang dalam hidup ini, untuk memperoleh keuntungan (manfaat) bagi dirinya pribadi, manusia sering berprilaku tidak jujur kepada yang lain. Hal tersebut dapat kita gambarkan dengan kail bermata durja pada elegi ini. Kail bermata durja merupakan segala hal yang digunakan untuk memperoleh manfaat secara tidak jujur dengan mengelabuhi objek yang dipancing. Tindakan curang ini terjadi pada semua level kehidupan manusia, tak terkecuali pada dunia pendidikan. Bagai seorang murid yang tidak jujur, maka kail bermata durja dapat digunakan untuk untuk mengambil kesempatan agar bisa mencontek. Bagai seorang guru tidak jujur, maka kail bermata durja dapat digunakan untuk memalsukan PAK. Bagai seorang kepala sekolah yang tidak jujur, maka kail bermata durja dapat digunakan untuk mennggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk kepentingan pribadi. Atau bagai seorang pedagang yang tidak jujur, maka kail bermata durja dapat digunakan untuk memalsukan hitungan pada timbangan. Hal ini seolah telah mengakar dan membudaya pada hampir setiap manusia di setiap kesempatan yang ada. Saya setuju jika perbaikan kualitas manusia sangat diperlukan dan merupakan kebutuhan yang sangat mendesak.

    ReplyDelete
  32. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Gamabaran dari elegi sungguh sangat banyak dijumpai sekarang ini. Terutama dalam ranah politik, kita banyak menemui oknum yang mengatasnamakan rakyat dengan segala tipu daya menghasut agar memilih dia lalu kemudian setelah terpilih mulai terlihatlat peringai-peringai mereka yang ternyata tidak sesuai dari gambaran awal. Hal ini analog dengan kiisah pengail yang menggunakan umpan untuk menutupi kail yang sesungguhnya buruk bagi ikan tersebut akan tetapi menguntungkan si pengail tersebut

    ReplyDelete
  33. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sungguh memang syaitan merupakan kail-bermata durja yang menghasut manusia untuk terjerumus ke dalam ke-sesatan. Maka sebaik-baik pelindung adalah memohon dan bermunanjat pada-Nya semoga kita semua termasuk golongan yang selalu di lindungi dari godaan syaitan yang terkutuk. Amiin

    ReplyDelete
  34. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi kail-bermata-durja ini merupakan elegi yang menggambarkan orang-orang yang munafik yang memanfaatkan sesuatu hanya untuk kebaikannya sendiri padahal apa yang dia lakukan bertolak belakang dengan dirinya sendiri. Dan sungguh Allah tidak suka dengan orang yang memiliki sifat munafik dalam dirinya.

    ReplyDelete
  35. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Kail merupakan pancing yang digunakan untuk menangkap atau menjebak sesuatu, misalnya ikan. Dalam elegi ini kail bermata durja menggamabarkan bagaimana seseorang mengelabui orang lain dengan menggunakan tipu muslihat, ketidakjujuran untuk memperoleh manfaat bagi diri sendiri. Dalam era sekarang ini mislanya, Powernow dengan kekuasannya berupaya untuk membujuk dan menyesatkan yang lainnya. Dalam pembelajaran pun ini bisa saja terjadi, jika seorang guru memaksakan kehendaknya dalam mengajar dan bersifat otoriter untuk menguasai siswa.

    ReplyDelete
  36. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi ini secara tersirat memberikan pesan untuk tidak menjadi orang yang munafik karena hakikatnya hal tersebut merupakan tipu daya syaitan. Inilah yang sering menyebabkan perpecahan dan terjadinya konflik multidimensi baik dalam ranah kecil ataupun besar.

    ReplyDelete
  37. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  38. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Kail Bermata Durja adalah kesempatan buruk yang diambil seseorang dalam berbuat jelek, munafik dan tentunya tidak baik. syaitan mengambil kesempatan ini sangat besar oleh karenanya kuatkan iman agar tidak tergoda dengan hal yang kurang baik di atas. belajar menjadi orang jujur memang tidak mudah tetapi itu sangat mulia.

    ReplyDelete
  39. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Sifat buruk yang dimiliki manusia pasti ada aja, karena syaitan selalu mencoba menggoda manusia dengan godaan yang sangat dahsyat. iman manusia harus tetap terjaga dan kuat tentunya demi menghindari kail bermata durja.

    ReplyDelete
  40. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Kail bermata durja menggambarkan berbagai keburukan-keburukan yang terjadi saat ini seperti maksiat, korupsi, kolusi, nepotisme, penjajahan, eksploitasi kooptasi, neopragmatis, neokapitalis, posmo, utilitarian, hedonism, dst yang bisa dilakukan oleh seseorang, sekelompok orang, lembaga, institusi, masyarakat, bangsa, negara, dsb. Kail ini berusaha memancing ikan kecil yakni manusia. Hal ini merupakan iklim dunia yang terjadi di era power now. Seperti pada elegi-elegi sebelumnya, maka yang perlu kita lakukan adalah membentengi diri dengan keimanan yang lebih dipertebal lagi. Dan selalu menghindarkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat. Biasanya perbuatan yang tidak bermanfaat akan menjerumuskan kita ke dalam hal-hal yang didambakan oleh power now.

    ReplyDelete
  41. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Elegi ini membahas tentang kejujuran. Imam Ibnu al-Qayyim rahimahullah menempatkan sifat jujur dengan perkataannya sebagai berikut, “Jujur adalah predikat bangsa besar. Berangkat dari sifat jujur inilah terbangun semua kedudukan agung dan jalan lurus bagi para pelakunya. Barangsiapa yang tidak menempuh jalan ini, niscaya ia akan gagal dan binasa. Dengan sifat jujur inilah, akan terbedakan antara orang-orang munafik dengan orang-orang beriman dan akan terbedakan antara penghuni surga dengan penghuni neraka.”

    ReplyDelete
  42. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Syaitan menggunakan Kail Bermata Durja untuk menggelincirkan manusia agar ingkar kepada Allah. Maka mintalah pertolongan kepada Allah agar terhindar dari godaan syaitan yang terkutuk. Tingkatkan Iman dan takwa kita kepada Allah, agar kita tidak menjadi Kail Bermata Durja. Jika kita beriman kepada Allah, maka kita akan selalu merasa diawasi oleh Allah. Sehingga dengan demikian tidak ada lagi murid yang tidak jujur, guru yang tidak jujur, calo penumpang, para bankir nakal, para petugas pajak yang korupsi.

    ReplyDelete
  43. Manusia harus mewaspadai adanya jebakan yang dibuat. Jebakan yang menjerat manusia pada penderitaan dan kesengsaraan. Hal-hal yang menyenangkan, membahagiakan kadang merupakan umpan untuk mencelakakan manusia. Jebakan harta, wanita, kedudukan, jabatan. Kita harus belajar dari cerita nabi Adam yang dibujuk oleh iblis untuk memakan sesuatu yang dilarang. Iblis membujuk bahwa yang dilarang itu adalah kenikmatan dan keabadian. Begitupun manusia sekarang, jika ingin harta maka carilah dengan usaha yang benar dan halal. Buka dengan menggunakan bantuan setan atau menggunakan cara-cara yang buruk. Yang akan menjerumuskan manusia.

    ReplyDelete