Oct 17, 2012

KANT’S THEORY OF KNOWLEDGE AND THE EPISTEMOLOGICAL FOUNDATION OF MATHEMATICS




By Marsigit

Kant’s view comes to dominate West European philosophy and his theory of knowledge plays a crucial role in the foundation of mathematics.



A clear understanding of his notions of would do much to elucidate his epistemological approach. Kant’s theory of knowledge seems, hitherto, to have been analyzed by post modern philosophers, and some mathematicians, and it even seems directly to rage their conjectures through incontestably certain in the ultimate concern of its consequences.

Perry R.B. retrieves that Kant’s contributions to epistemological foundation of mathematics consisted in his discovery of categories and the form of thought as the universal prerequisites of mathematical knowledge.

According to Perry , in his Prolegomena to any Future Meta¬physics, Kant exposed a question "How Is Pure Mathematics Possible?".

While Philip Kitcher in Hersh R. shows that all three foundationist gurus Frege, Hilbert, and Brouwer were Kantians; that was a consequence of the influences of Kant’s philosophy in their early milieus, and the usual tendency of research mathematicians toward an idealist vewpoint.

The publication of Kant’s great works did not put an end to the crisis in the foundation of philosophy.

On the contrary, they raged about it more furiously than ever.

As two main schools found in the philosophy of mathematics, before and after Kant, the latent elements of them were discovered and brought to the higher level.

One school considered as the sceptical promoting of the new analysis, and proceeded to build its dome furnished by its material; the other took advantage of the positions gained by the ultimate champion and developed its lines forward in the direction of transcendental claim.

Kant lays the foundations of philosophy; however, he built no structure.

He did not put one stone upon another; he declared it to be beyond the power of man to put one stone upon another.

Kant attempts to erect a temple on his foundation he repudiated.

The existence of an external world of substantial entities corresponding to our conceptions could not be demonstrated, but only logically affirmed.

References:
1 Perry, R.B., 1912, “Present Philosophical Tendencies: A Critical Survey of Naturalism Idealism Pragmatism and Realism Together with a Synopsis of the Pilosophy of William James”, New York: Longmans Green and Co. p. 139
2 Hersh, R., 1997, “What is Mathematics, Really?”, London: Jonathan Cape, p.132
3 Ibid. p. 129
4 ….., “Immanuel Kant, 1724–1804”, Retrieved 2004
5 Ibid

31 comments:

  1. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)

    Munculnya Teori Pengetahuan dari Immanuel Kant, sebagai landasan epistemologis dari pengetahuan , dipengaruhi paling tidak oleh pengaruh dua aliran epistemologi yang masing-masing berakar pada pondasi empiris dan pondasi rasionalis. Menurut kaum pondasionalis empiris , terdapat unsur dasar pengetahuan dalam mana nilai kebenarannya lebih dihasilkan oleh hukum sebab-akibat dari pada dihasilkan oleh argumen-argumennya; mereka percaya bahwa keberadaan dari kebenaran tersebut disebabkan oleh asumsi bahwa obyek dari pernyataannyalah yang membawa nilai kebenaran itu. Kaum pondasionalis empiris mempunyai dua asumsi: (a) terdapat nilai kebenaran, jika kita mengetahuinya, yang memungkinkan kita dapat menjabarkan semua pengetahuan tentang ada; (b) nilai kebenaran itu diterima sebagai benar tanpa prasyarat.
    Untuk menemukan konsep dan putusan yang mana yang mendasari pengetahuan kita, kaum pondasionalis rasionalis berusaha mencari sumber dari kegiatan berpikir, yaitu kegiatan dimana kita dapat menemukan ide dasar dan kebenaran . Kegiatan dimaksud merupakan kegiatan intelektual yang memerlukan premis-premis yang dapat berupa kegiatan intuisi atau semacam refleksi diri seperti yang terjadi pada Cogito nya Cartesius. Kegiatan tersebut tidak hanya menghasilkan pondasi yang dicari dari pengehuan tetapi juga memberikan kepastian epistemologis, yaitu suatu keadaan yang pasti dan dengan sendirinya benar. Dasar dari ide dan putusan bersifat pasti karena mereka dihasilkan dari suatu aktivitas yang terang dan jelas sebagai prasyarat diperolehnya putusan yang dapat diturunkan menjadi putusan-putusan yang lainnya.
    Kaum rasionalis seperti Plato, Descartes, Leibniz, atau Spinoza, percaya bahwa semua pengetahuan telah ada pada akal budi sebelum aktivitas kognisi dimulai; namun, mereka dianggap belum mampu meletakkan dasar-dasar pengetahuan yang menjamin nilai kebenaran suatu proposisi. Di lain pihak, usaha meletakkan dasar kognisi dan pengetahuan tidak berarti bahwa seorang Immanuel Kant memadukan begitu saja apa yang dikerjakan oleh kaum empiris maupun kaum rasionalis. Kant berusaha untuk menjawab pertanyaan bagaimana kegiatan kognisi mungkin terjadi dalam kaitannya dengan hubungan antara subjek dan objek atau bagaimana representasi sintetik dan obyeknya dapat terjadi dan bagaimana hubungan antara keduanya?
    Berkaitan dengan masalah tersebut, di dalam Teori Pengetahuannya, Immanuel Kant berusaha meletakkan dasar epistemologis bagi matematika untuk menjamin bahwa matematika memang benar dapat dipandang sebagai ilmu. Kant menyatakan bahwa metode yang benar untuk memperoleh kebenaran matematika adalah memperlakukan matematika sebagai pengetahuan a priori. Menurut Kant, secara spesifik, validitas obyektif dari pengetahuan matematika diperoleh melalui bentuk a priori dari sensibilitas kita yang memungkinkan diperolehnya pengalaman inderawi. Namun, perkembangan matematika pada dua abad terakhir telah memberikan tantangan yang cukup signifikan terhadap pandangan Immanuel Kant ini.

    References:
    Epistemologi Matematika oleh Marsigit http://marsigitphilosophy.blogspot.co.id/2008/12/epistemologi-matematika.html

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Artikel ini menjelaskan pandangan Kant mengenai teori pengetahuan dan dasar epistemologi matematika. Teori pengetahuan Kant berperan penting dalam dasar epistemologi Matematika, di mana teori pengetahuan dapat menjamin bahwa matematika memang benar dapat dipandang sebagai ilmu. Kontribusi Kant untuk dasar epistemologis matematika terdiri dari penemuan kategori dan bentuk pemikiran sebagai prasyarat universal pengetahuan matematika.

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Landasan epistemologi ilmu disebut metode ilmiah, yaitu cara yang dilakukan ilmu dalam menyusun pengetahuan yang benar. Metode ilmiah tersebut antara lain metode induktif, deduktif, positivisme, kontemplatif dan dialektis. Immanuel Kant berusaha meletakkan dasar epistemologis bagi matematika untuk menjamin bahwa matematika memang benar dapat dipandang sebagai ilmu. Kant menyatakan bahwa metode yang benar untuk memperoleh kebenaran matematika adalah memperlakukan matematika sebagai pengetahuan a priori. Menurut Kant, secara spesifik, validitas obyektif dari pengetahuan matematika diperoleh melalui bentuk a priori dari sensibilitas kita yang memungkinkan diperolehnya pengalaman inderawi.

    ReplyDelete
  4. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    dari artikel di atas, Perry R.B. mengambil bahwa kontribusi Kant terhadap dasar epistemologis matematika terdiri dari penemuan kategori dan bentuk pemikiran sebagai prasyarat universal untuk pengetahuan matematika. Sementara Philip Kitcher di Hersh R. menunjukkan bahwa ketiga ahli dasar Frege, Hilbert, dan Brouwer adalah orang Kantia; Itu adalah konsekuensi dari pengaruh filsafat Kant di milieus awal mereka, dan kecenderungan penelitian matematikawan yang biasa mengarah ke arah yang idealis.

    ReplyDelete
  5. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Teori pengetahuan Kant dikenal karena peran dan kontribusinya terhadap pondasi epistemologis matematika yang terdiri dari penemuan kategori dan bentuk pemikiran sebagai prasyarat universal dari pengetahuan matematika. Dalam matematika, Kant meletakkan pondasi filsafatnya meski bukan membangun struktur.

    ReplyDelete
  6. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Pandangan Kant datang untuk mendominasi filsafat Eropa Barat dan teori pengetahuan memainkan peran penting dalam matematika Sebuah pemahaman yang jelas tentang pengertian nya akan berbuat banyak untuk menjelaskan pendekatan epistemologis nya . Teori Pengetahuan Kant pengetahuan tampaknya, sampai sekarang, telah dianalisis oleh filsuf post-modern, dan beberapa ahli matematika, bahkan tampaknya langsung mengamuk konjectur mereka melalui pemikiran yang tak diragukan lagi konsekuensinya.

    ReplyDelete
  7. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Kant berpendapat penalaran saja tidak akan memberikan kita pengetahuan apapun. Kant berpendapat bahwa pengetahuan manusia pada dasarnya dibatasi oleh kategori-kategori tentang pemahaman manusia, yang antara lain: konsep sebab akibat, dan ketidak mampuan kita untuk mengalami apapun di luar kondisi ruang dan waktu tertentu. Dengan demikian, pengetahuan adalah produk dari konsep-konsep dan pengalaman di memiliki perantara ruang–waktu yang keduanya datang secara bersama-sama.

    ReplyDelete
  8. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Kant memulai filosofi matematika dengan fokus pada pengetahuan matematika dan hubungan epistemik mereka untuk teorema dan bukti yaitu epistemologi matematika. Kant membangun teori pengetahuan baru untuk menjembatani perbedaan pandangan antara rasionalisme dan empirisme yang dikenal dengan sintetik apriori. Munculnya teori pengetahuan dari Kant, sebagai landasan epistemologis dari pengetahuan, dipengaruhi paling tidak oleh dua aliran epistemologi yang masing-masing berakar pada pondasi empiris dan pondasi rasionalis. Menurut kaum pondasi empiris, terdapat unsur dasar pengetahuan dimana nilai kebenarannya lebih dihasilkan oleh hukum sebab-akibat dari pada dihasilkan oleh argumen-argumennya. Sedangkan kaum pondasionalis rasionalis berusaha mencari sumber dari kegiatan berpikir, yaitu kegiatan dimana kita dapat menemukan ide dasar dan kebenaran. Peran teori Kant dalam menyiapkan pengetahuan dasar epistemologis matematika muncul dari upaya Kant untuk mengatur epistemologis dasar matematika yang didasarkan pada prinsip-prinsip sintetis apriori.

    ReplyDelete
  9. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Kant meletakkan fondasi filsafat; Namun, dia tidak membangun struktur. Dia tidak menaruh satu batu ke batu lain; Dia menyatakan bahwa hal tersebut berada di luar kemampuan manusia untuk menempatkan satu batu ke batu lain. Kant mencoba mendirikan sebuah kuil di atas fondasinya yang dia tolak. Keberadaan dunia luar dari entitas substansial yang sesuai dengan konsepsi kita tidak dapat ditunjukkan, namun hanya ditegaskan secara logis.

    ReplyDelete
  10. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pandangan Kant mendominasi filsafat Eropa Barat dan teorinya tentang pengetahuan memainkan peran penting dalam dasar matematika. Perry R.B. mengambil bahwa kontribusi Kant terhadap dasar epistemologis matematika terdiri dari penemuan kategori dan bentuk pemikiran sebagai prasyarat universal untuk pengetahuan matematika. Menurut Kant filsafat adalah dasar dalam matematika.
    Sementara Philip Kitcher di Hersh R. menunjukkan bahwa ketiga ahli dasar Frege, Hilbert, dan Brouwer adalah orang Kantia; Itu adalah konsekuensi dari pengaruh filsafat Kant di milieus awal mereka, dan kecenderungan penelitian matematikawan yang biasa mengarah ke arah yang idealis. Kant meletakkan fondasi filsafat; Namun, dia tidak membangun struktur.

    ReplyDelete
  11. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari hal tersebut dapat ditunjukkan bahwa Kant meletakkan fondasi filsafat namun tidak membangung strukturnya. Dia tidak menaruh satu batu ke batu lain; Dia menyatakan bahwa berada di luar kemampuan manusia untuk menempatkan satu batu ke batu lain. Kant mencoba mendirikan sebuah kuil di atas fondasinya yang dia tolak. Keberadaan dunia luar dari entitas substansial yang sesuai dengan konsepsi kita tidak dapat ditunjukkan, namun hanya ditegaskan secara logis. Penerbitan karya besar Kant tidak mengakhiri krisis di dasar filsafat.

    ReplyDelete
  12. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Kant mencoba untuk mensinergikan antara rasionalisme dan empirisme. Hal ini bertujuan untuk membuktikan bahwa sumber pengetahuan diperoleh tidak hanya dari satu unsur saja melainkan dari dua unsur yaitu pengalaman inderawi dan akal budi.
    Sehingga terjadi keseimbangan diantara keduanya. Antara pengalaman secara inderawi yang kemudian diproses dalam akal manusia.

    ReplyDelete
  13. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Matematika menurut Widgestein, tak lain adalah metode berpikir logis. berdasarkan perkembangannya maka masalah yang dihadapi logika makin lama makin rumit dan membutuhkan struktur analisis yang lebih sempurna. Dalam perspektif inilah maka logika berkembang menjadi matematika, seperti disimpulkan oleh Bertrand Russell “ matematika adalah masa kedewasaan logika, sedangkan logika adalah masa kecil matematika.” Matematika pada garis besarnya merupakan pengetahuan yang disusun secara konsisten berdasarkan logika deduktif. Betrand Russel dan whitead dalam karyanya yang berjudul Principia Matematica mencoba membuktikan bahwa dalil-dalil matematika pada dasarnya adalah pernyataan logika . Meskipun tidak seluruhnya berhasil Pierre de Fermat (1601-1665)mewariskan teorema yang terakhir yang merupakan teka-teki (enigma) yang menentang pemikir-pemikir matematika dan belum terpecahkan.


    ReplyDelete
  14. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Kant berpendapat bahwa ada dua jenis pengetahuan. Sementara sebagian besar pengetahuan berasal dari pengalaman, sebagian pengetahuan kita bersifat apriori, dan tidak berasal dari pengalaman. Menurut Kant, kita hanya bisa mengetahui apa yang diberikan kepada kita dalam pengalaman indra. Menurutnya pengetahuan yang benar bersumber rasio dan empiris yang sekaligus bersifat a priori dan a posteriori. Sebagai gambaran, kita melihat suatu benda dikarenakan mata kita melihat ke arah benda tersebut (rasionalisme) dan benda tersebut memantulkan sinar ke mata kita (empirisme).

    ReplyDelete
  15. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Teori pengetahuan dari Kant terkait dengan epistemology matematika, dianggap relevan dengan keadaan filsafat kontemporer dimana teori tersebut sesuai dengan pandangan bahwa pemahaman matematika dapat diperkuat dengan kemampuan persepsi. Selain itu juga teori Kant mengakui akan peran intuisi dalam matematika. Intuisi tersebut merupakan dasar dari berbagai penalaran dan keputusan matematika. Tanpa adanya intuisi tersebut, maka tidak ada penalaran dan kita tidak dapat mengambil keputusan matematika.

    ReplyDelete
  16. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Epistemologi atau teori pengetahuan berhubungan dengan hakikat ilmu pengetahuan, pengandaian-pengandaian, dasar-dasarnya serta pertanggung jawaban atas pernyataan mengenai pengetahuan yang dimiliki oleh setiap manusia yang diperoleh melalui akal dan panca indera dengan berbagai metode, diantaranya; metode induktif, metode deduktif, metode positivisme, metode kontemplatis dan metode dialektis. Kant menganggap kondisi tertentu dalam pikiran manusia ikut menentukan konsepsi. Apa yang kita lihat dianggap sebagai fenomena dalam ruang dan waktu yang disebut bentuk intuisi, mendahului setiap pengalaman. Untuk pengenalan, Kant berargumen bahwa obyek mengarahkan diri ke subyek. Tidak seperti filsuf sebelumnya yang mencoba mengerti pengenalan dengan mengandaikan bahwa subyek mengarahkan diri ke obyek.
    Menurut Kant meskipun seluruh ide dan konsep manusia bersifat apriori sehingga ada kebenaran apriori, namun ide dan konsep hanya dapat diaplikasikan apabila ada pengalaman. Tanpa pengalaman, seluruh ide dan konsep serta kebenaran tidak akan pernah bisa diaplikasikan. Akal budi manusia hanya bisa berfungsi bila dihubungkan dengan pengalaman. Oleh karena itu akal budi dan pengalaman inderawi, tidak dapat dianggap sebagai dasar menyatakan keberadaan Tuhan. Bagi Kant, eksistensi Tuhan diperlukan sebagai postulat bagi kehidupan moralitas (Hick, 1979). Pembahasan epistemologi Kant dikaitkan dengan dua karyanya Kritik atas Rasio Murni dan Kritik Rasio Praktis.

    ReplyDelete
  17. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Filsafat Kant menyebutkan bahwa pengetahuan merupakan gabungan (sintesis) antara empirime dan rasionalisme. Yang selanjutnya diaplikasikan dalam matematika.
    Pengetahuan a-priori merupakan jenis pengetahuan yang datang lebih dulu sebelum dialami, seperti misalnya pengetahuan akan bahaya, sedangkan a-posteriori sebaliknya yaitu dialami dulu baru mengerti misalnya dalam menyelesaikan Rubix Cube.
    Kalau salah satunya saja yang dipakai misalnya hanya empirisme saja atau rasionalisme saja maka pengetahuan yang diperoleh tidaklah sempurna bahkan bisa berlawanan.

    ReplyDelete
  18. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Pemikiran Kant datang untuk mendominasi filsafat Eropa Barat dan teori pengetahuan memegang peran penting dalam dasar matematika. Sebuah pemahaman yang jelas tentang pengertian akan berpengaruh untuk menjelaskan pendekatan epistemologisnya. Teori pengetahuan Kant tampaknya sampai sekarang telah dianalisis oleh para filsuf post modern dan beberapa matematikawan. Perry RB menyatakan bahwa kontribusi Kant terhadap epistemologis dasar matematika terdiri dari penemuan kategori dan bentuk pikiran sebagai prasyarat universal pengetahuan matematika. Philip Kitcher di Hersh R menunjukkan bahwa ketiga guru foundationist Frege, Hilbert, dan Brouwer adalah pengikut Kant, yang cenderung menuju titik idealis.

    ReplyDelete
  19. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Penelaahan tentang konsep dari pembenaran terhadap asas-asas yang dipergunakan dalam matematika, landasan matematika kadang dipersamakan pengertiannya dengan filsafat matematika. Foundations of matematics khususnya bersangkutpaut dengan konsep dan asas fundamental yang dipergunakan dalam matematika. Dengan adanya perluasan pokok soal dan permasalahan yang ditelaah itu dapatlah dimengerti bilamana foundations of mathematics seolah-olah identik dengan philosophy of mathematics tetapi seperti telah dinyatakan di muka landasan matematika sesungguhnya kalah luas dibandingkan dengan filsafat matematika.

    ReplyDelete
  20. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Ilmu logika yang merupakan alat berpikir manusia dan ilmu yang berkaitan dengan cara berpikir yang benar, diletakkan sebagai pendahuluan dalam filsafat dan setiap ilmu-ilmu lain, maka dari itu ia bisa ditempatkan sebagai dasar dan asas bagi seluruh pengetahuan manusia. Namun, epistemologi (teori pengetahuan), karena mengkaji seluruh tolok ukur ilmu-ilmu manusia, termasuk ilmu logika dan ilmu-ilmu manusia yang bersifat gamblang, merupakan dasar dan pondasi segala ilmu dan pengetahuan. Walaupun ilmu logika dalam beberapa bagian memiliki kesamaan dengan epistemologi, akan tetapi, ilmu logika merupakan ilmu tentang metode berpikir dan berargumentasi yang benar, diletakkan setelah epistemologi.

    ReplyDelete
  21. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dalam kaitannya dengan matematika, epistemologi memandang matematika sebagai sebuah ilmu pengetahuan yang objek kajiannya merupakan ide yang terdapat dalam pikiran manusia yang sifatnya abstrak. Menurut Immanuel Kant awal dari pengetahuan matematika adalah kesadaran tentang matematika.

    ReplyDelete
  22. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Menurut Kant pengetahuan tidak murni berasal dari akal, sebagaimana yang diungkapkan kaum rasionalis, namun pengetahuan juga tidak selalu berdasarkan pengalaman inderawi. Tetapi pengetahuan berdasarkan proposisi kedua hal tersebut. Teori pengetahuan Kant berperan penting dalam dasar epistemologi matematika. Pengetahuan matematika diklasifikasikan sebagai pengetahuan apriori. Di mana teori pengetahuan dapat menjamin bahwa matematika memang benar dapat dipandang sebagai ilmu.

    ReplyDelete
  23. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  24. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Kant lebih mendominasi dasar pengetahuan dalam matematika. Pemikiran dari Kant telah dianalisis oleh para filsuf di post modern sampai pada sekarang. Pemikiran Kant banyak digunakan dalam mencapai pengetahuan pembelajaran matematika sampai saat ini dan sudah dianalisis oleh banyak filsuf lainnya.

    ReplyDelete
  25. Menurut Kant, matematika diperoleh dengan menggeneralisasi dari pengalaman. Matematika awalnya adalah dunia empiris, tetapi biasanya metode untuk menyampaikan pengetahuan yang tergantung, bukan pada kebutuhan seperti yang matematika murni berikan pada kita. Kant ingin pengetahuan penting dengan pengetahuan empiris, dapat mengkonfirmasi bahwa objek dalam dunia empiris adalah penampilan atau kejadian dan oleh karena itu kita dapat tahu kedua pengetahuan itu melalui pengalaman. Berdasarkan Kant, dalam rangka untuk mengetahui kekayaan objek matematika kita perlu untuk membangun pikiran kita dalam dua bentuk yaitu intuisi dan persepsi. Persepsi yang timbul dari pengalaman akan meningkatkan pemikiran atau memunculkan pemikiran kreatif. Pengalaman yang terkumpul menjadi pondasi dengan cara menganggabungkan pengalaman tersebut atau menganalisis dan memodifikasi.

    ReplyDelete
  26. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)

    Kant mulai filosofi matematika dengan fokus pada pengetahuan matematika dan hubungan epistemik mereka untuk teorema dan bukti yaitu epistemologi matematika. peran teori Kant dalam menyiapkan pengetahuan dasar epistemologi matematika muncul dari upaya Kant untuk mengatur epistemologis dasar matematika yang didasarkan pada prispin-prinsip sintetis a priori bahwa penilaian matematika adalah contoh asli pengetahuan. Dalam kecenderungan filsafat teori matematika saat ini, teori Kant ini sejalan dengan persepsi bahwa pemahaman tentang matematika dapat didukung oleh sifat fakultas persepsi. Setidaknya ada dua garis filsafat dimana mereka memiliki posisi yang berbeda dari masalah-masalah epistemologis dalam epistemologis dasar matematika

    ReplyDelete
  27. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Pandangan Kant mendominasi filsafat Eropa Barat dan teorinya tentang pengetahuan memainkan peran penting dalam dasar matematika. Perry R.B. mengambil bahwa kontribusi Kant terhadap dasar epistemologis matematika terdiri dari penemuan kategori dan bentuk pemikiran sebagai prasyarat universal untuk pengetahuan matematika. Kant meletakkan fondasi filsafat; Namun, dia tidak membangun struktur. Dia tidak menaruh satu batu ke batu lain; Dia menyatakan bahwa berada di luar kemampuan manusia untuk menempatkan satu batu ke batu lain. Kant mencoba mendirikan sebuah kuil di atas fondasinya yang dia tolak. Keberadaan dunia luar dari entitas substansial yang sesuai dengan konsepsi kita tidak dapat ditunjukkan, namun hanya ditegaskan secara logis.

    ReplyDelete
  28. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Teori Kant tentang pengetahuan telah dianalisis oleh filsuf post modern, dan beberapa ahli matematika. Selanjutnya, Perry mengambil bahwa kontribusi Kant untuk yayasan epistemologis matematika terdiri dalam penemuan kategori dan bentuk pikiran sebagai prasyarat universal mengenai pengetahuan tnntang matematika.

    ReplyDelete
  29. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Kant merupakan salah seorang filsuf yang teori nya banyak digunakan dalam pengetahuan filsafat, termasuk filsafat pendidikan matematika. Dalam epistemologi pengetahuan menurut Kant dia menggunakan penemuan dan bentuk pikiran yang tertuang dalam sintetik a priori. Teori Pengetahuan Kant pengetahuan tampaknya, sampai sekarang, telah dianalisis oleh filsuf post-modern, dan beberapa ahli matematika.

    ReplyDelete
  30. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Teori yang dikemukakan oleh Kant memang sangat berpengaruh pada filsafat pengetahuan matematika. teorinya yang terkenal yakni bahwa pengetahuan matematika merupakan pengetahuan sintetik a priori. Pada eranya, teori ini belum pernah ada, yang kemudian setelah era Kant banyak filsuf yang mengikuti aliran Kant.

    ReplyDelete
  31. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Kant memandang pengetahuan menjadi dua unsur, yaitu unsur materi dan bentuk pengetahuan. Materi pengetahuan adalah sensasi-sensasi yang diterjemahkan oleh indera kita dari alam fenomena. Sedangkan bentuk pengetahuan adalah ikatan-ikatan pemikiran yang memberikan otoritas bagi pembentukan sensasi-sensasi sekaligus membuat penilaian.

    ReplyDelete