Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 42: Filsuf Tak Mampu Melarikan Diri




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya bahwa ternyata Tidak Seorang Filsufpun Mampu Melarikan Diri dari Filsafat, apalagi Diriku.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

3 comments:

  1. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Seorang filsuf yang ahli dalam mencari kebenaran yang berdasarkan pikiran, mempunyai konsep dasar mengenai apa yang dicita- citakannya. semua pemikiran kita mengenai keberadaan Tuhan. Alam semesta dan isinya ini. Itulah mengapa seorang filsuf tak mampu melarikan diri dari filsafat, apalagi diriku. Karena dalam hidup ini kita tidak bisa terlepas dari pikiran dan pandangan hidup masing- masing.

    ReplyDelete
  2. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Filsafat adalah olah pikir, berpikir reflektif. Setiap manusia dapat dikatakan sebagai seorang filsuf karena selama manusia hidup di dunia ini maka selama itu pula ia pasti berpikir. Sebelum tidur atau bangun tidur manusia berpikir. Sambil duduk manusia berpikir. Saat diam pun manusia berpikir. Tidak ada satupun manusia yang hidup tanpa berpikir. Jadi sesungguhnya tidak seorang filsufpun mampu melarikan diri dari filsafat, apalagi diriku.

    ReplyDelete
  3. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Manusia adalah makhluk paling sempurna dari pada makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Manusia diciptakan dengan kelebihan yaitu memiliki otak yang mampu berlogika/berpikir. Sedangkan filsafat adalah olah pikir. Setiap manusia adalah filsuf karena kita adalah orang yang berfilsafat. Pikiran kita tidak pernah berhenti dan pikirannya pun menembus ruang dan waktu. Tidak ada manusia yang tidak berpikir. Jadi benar sekali bahwa tidak ada seorang filsifpun yang dapat melarikan diri dari filsafat, apalagi diriku.

    ReplyDelete