Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 41: Anti Filsafat




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya bahwa ternyata Anti Filsafat itu ternyata adalah Filsafat juga.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

9 comments:

  1. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Kata anti dapat diartikan sebagai melawan, menentang, memusuhi, dan semuanya merujuk pada sebuah kontradiksi. Sebenarnya saya kurang memahami apa yang dimasud dengan anti filsafat secara filsafati. Saya dulu menganggap bahwa diri saya adalah anti filsafat. Hal itu dikarenakan saya belum mengetahui kajian yang sesbenarnya tentang filsafat. Karena saya menganggap bahwa filsafat itu berbahaya. Sebenarnya pemikiran saya tersebut tidak bijaksana. Karena menjudge sesuatu padahal belum tau apa yang sebenarnya dijudge tersebut. akan tetapi setelah mempelajari tentang filsafat, saya menjadi menyukainya. Dan saya bukan orang yang anti filsafat. Tidak ada alasan untuk menjadi anti filsafat, karena filsafat adalah diriku. Jika kita tidak mempelajarinya, berarti kita tidak akan mampu mengenal diri sendiri. Di samping itu bila kita bisa membuat suatu pernyataan anti filsafat, berarti kita sudah melakukan sintesis atas filsafat itu sendiri, kita sudah memikirkan tentang ilmu tersebut. Ketika kita memikirkan tentang ilmu tersebut sama hal nya dengan kita berfilsafat. Karena pada dasarnya filsafat merupakan olah pikir tentang diri sendiri. Maka inilah yang dikatakan anti filsafat itu ternyata adalah filsafat juga.

    ReplyDelete
  2. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Filsafat adalah dirimu sendiri. Ungkapan ini menggambarkan bahwa filsafat menentukan jati diri seseorang dan bagaimana pandangannya dalam menjalani hidup. Ketika seseorang anti terhadap filsafat, artinya menolak adanya filsafat dan segala pemikiran para filsuf, maka dia tidak mau mengenal dirinya sendiri. Oleh karenanya, seorang anti filsafat tidak akan mampu memaknai hidup. Karena dengan tidak adanya filsafat dalam hidupnya, dia tidak akan bisa memaknai ontologi hidup, yaitu apa hakekat dari kehidupannya, dia tidak bisa memaknai epistemologi hidup, yaitu bagaimana dia menjalankan kehidupannya, serta dia tdiak akan mampu memaknai aksiologi hidup, yaitu tujuan untuk apa dia hidup. Bergantung dari sudut pandang manusia, maka dia akan memilih menjadi seorang yang berfilsafat ataukah anti filsafat.

    ReplyDelete
  3. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Filsafat mempertanyakan dan merefleksikan realitas termasuk kesadaran manusia sendiri yang merefleksikan realitas tersebut. Dan ketika orang menjadi anti filsafat karena merasa bahwa filsafat belum atau tidak sesuai dengan apa yang mampu dipikirkannya maka sesungguhnya orang tersebut sedang berfilsafat, disaat ia berpikir dan mengolah pikirannya maka sesungguhnya ia sedang berfilsafat karena sesungguhnya filsafat adalah olah pikir yang mencakup segala yang ada dan yang mungkin ada. Orang yang mengaku anti filsafat berarti sebenarnya dia telah mendalami filsafat itu sendiri, bahkan lebih dari pemahaman seorang filsuf. Dia juga sudah terlibat dalam pemikiran yang mendalam terhadap filsafat, dan dari penikiran yang intensif dan ekstensif itulah dia memutuskan bahwa dirinya anti filsafat.

    ReplyDelete
  4. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Filsafat adalah kegiatan olah pikir dan juga hati. Filsafat berarti pemikiran-pemikiran para filsuf. Anti filsafat berarti hal-hal yang menghindari filsafat. Berarti bukan kegiatan olah pikir dan juga hati. Berarti bukan pemikiran-pemikiran para filsuf. Tetapi pastinya memiliki syarat-ssyarat agar dapat disebut sebagai anti filsafat. Sedangkan syatar-syarat pasti tercipta kerena adanya pemikiran atau landasan berupa pemikirano orang lain. Dengan kata lain untukmendeskripsikan anti filsafat sendiri aku telah berfilsafat. Ini berarti bahwa ternyata anti filsafat itu adalah filsafat juga.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  5. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Seorang filsuf yang melahirkan pemikiran-pemikiran baru, maka disebut ia berfilsafat. Filsuf sebagai orang yang dipandang ahli dalam filsafat, tentu saja sudah memahami banyak hal yang ada di dalam filsafat. Sesorang anti filsafat, yang menunjukkan adanya kontradiksi terhadap adanya filsafat itu sendiri. Ia dapat mengatakan bahwa anti filsafat berarti secara logika, ia sudah mempelajari filsafat sebelum mengatakan bahwa ia anti filsafat. Hal ini tidak jauh berbeda ketika mengatakan anti terhadap sesuatu artinya kontradiksi dari suatu pilihan dari yang ada dan yang mungkin ada. Sehingga, kontradiksi yang terjadi ini sudah ada sejak para filsuf terdahulu yang memilki pandangan berbeda untuk melahirkan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya yang merupakan anti dari pemahaman yang ada.

    ReplyDelete
  6. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Judul yang memicu adrenalin. “Anti Filsafat itu Ternyata adalah Filsafat Juga”. Saya setuju. Pendapat saya, ketika kita menjadi seseorang yang anti filsafat, maka kita memikirkan hal-hal yang anti filsafat. Bukankah memikirkan hal-hal anti filsafat merupakan bentuk anti tesis dari filsafat. Berarti sudah jelas bahwa sebelum sampai pada anti tesis tersebut, secara sadar atau tidak kita telah mengidentifikasi tesis-tesis. Maka, bukankah mengidentifikasi tesis, mengidentifikasi anti-tesis anti-tesisnya, kemudian mensintesiskannya merupakan metode berpikir kritis? Sudah terlihat bukan jika anti filsafat sesungguhnya adalah filsafat juga, karena berpikir kritis adalah aktivitas utama dalam filsafat.

    ReplyDelete
  7. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Anti filsafat itu adalah filsafat. Pernyataan ini benar, karena sesungguhnya anti filsafat ialah filsafat yang berderajat negatif. Misal 5 adalah lima, dan bukan5 adalah 5 yang yang berderajat negatif. Oleh sebab itu antitesis merupakan tesis yang berderajat negatif. Begitu juga dengan filsafat. Anti filsafat itu berarti filsafat, hanya saja derajatnya negatif. Terimakasih

    ReplyDelete
  8. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    "Ternyata Anti Filsafat itu ternyata adalah Filsafat juga."
    Ketika seseorang memutuskan menjadi "anti" atau dalam kata lain membenci sesuatu, maka ia akan mempertimbangkan banyak hal, melakukan refleksi, abstraksi, apakah yang ia pilih, menjadi seorang "anti" itu adalah sesuai dengan dirinya. Refleksi, abatraksi... hmmm, ia telah berfilsafat. Maka sebenar-benar anti filsafat adalah filsafat juga. Cukup menggelitik ketika orang membenci filsafat tapi ternyata malah melakukannya...

    ReplyDelete
  9. Kartika Pramudita
    17701251021
    S2 PEP B

    Anti filsafat terdiri dari dua kata yaitu anti dan filsafat. Untuk mengetahui anti filsafat ternyata harus tahu juga tentang filsafat. Ketika berfilsafat maka melakukan olah pikir tentang sesuatu dan berusaha untuk terjemah menerjemahkan. Sedangkan pada kondisi sebaliknya apabila berusaha untuk tidak memikirkan sesuatu hal maka usahanya tersebut adalah juga sebagai olah pikir tentang bagaimana tidak memikirkannya. Sehingga anti filsafat sebenarnya juga merupakan filsafat.

    ReplyDelete