Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 40: Reduksi




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata Hidupku itu adalah Reduksi.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

9 comments:

  1. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Reduksi sering diartikan dengan mengurangi. Mereduksi yang dimaksud ada dua kemungkinan. Pertama dengan cara benar-benar mengurangi. Misalkan terdapat 10 aksioma, kemudian kita mengurangi satu aksioma menjadi suatu teori baru dengan 9 aksioma. Kedua, mereduksi dengan cara menggabungkan. Misalnya terdapat 10 aksioma tadi. Kemudian aksioma satu dan dua kita jadikan satu sehingga tersisalah 9 aksioma yang sebenarnya maknanya sama.

    ReplyDelete
  2. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas c 2016

    Manusia dikaruniai kemampuan oleh SWT berupa kemampuan reduksi karena keterbatasan pikiran manusia. Pengetahuan yang diperoleh manusia juga merupakan hasil dari reduksi. Manusia hanya akan memikirkan apa yang dia butuhkan. Kemudian, dalam ilmu matematika juga ada istilah reduksi. Salah satu contohnya yaitu munculnya geometri non-Euclid yang merupakan hasil dari reduksi aksioma kelima Euclid. Masih banyak contoh lain yang menunjukkan bahwa sesungguhnya kehidupan manusia ini adalah proses reduksi.

    ReplyDelete
  3. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Dalam praktek hidup sehari-hari,kita tidak memperhatikan penampakan itu. Apa yang kita lihat secara spontan sudah cukup meyakinkan kita bahwa obyek yang kita lihat adalah riil atau nyata. Kita telah meyakini sebagai realitas di luar kita. Akan tetapi, karena yang di tuju oleh fenomenologi adalah realitas dalam arti yang ada di luar dirinya dan ini hanya dapat di capai dengan”mengalami“ secara intuitif, maka apa yang kita anggap sebagai realitas dalam pandangan biasa itu untuk sementara harus ditinggalkan atau di buat dalam kurung. Segala subjektivitas di singkirkan. Termasuk di dalam hal ini teori-teori, kebiasaan-kebiasaan dan pandangan-pandangan yang telah membentuk pikiran kita memandang sesuatu (fenomena) sehingga yang timbul di dalam kesadaran adalah fenomena itu sendiri. Karena itulah reduksi ini di sebut fenomenologis. Reduksi pertama ini merupakan “pembersihan diri” dari segala subjektifitas yang dapat mengganggu perjalanan mencapai realitas itu.

    ReplyDelete
  4. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Hakikat (realitas) yang dicari dalam hal ini adalah struktur dasar yang meliputi isi fundamental dan semua sifat hakiki. Untuk menentukan sifat-sifat tertentu adalah hakikat atau bukan, Husserl memakai prosedur mengubah contoh-contoh. Ia menggambarkan contoh-contoh tertentu yang representstif melukiskan fenomena. Kemudian di kurangi atau di tambah salah satu sifat. Pengurangan atau penambahan yang tidak mengurangi atau menambah makna fenomena dianggap sebagai sifat-sifat yang hakiki. Reduksi ini menunjukan bahwa dalam fenomenologi kriteria kohesi berlaku. Artinya, pengamatan-pengamatan yang beruntun terhadap objek harus dapat di satukan dalam suatu horizon yang konsisten. Setiap pengamatan memberi harapan akan tindakan-tindakan yang sesuai dengan yang pertama atau yang selanjutnya.

    ReplyDelete
  5. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Reduksionism dalam setiap langkahnya mengandung eliminasi sifat-sifat yang tereduksi. Di dalam reduksi terkandung abstrasi yaitu suatu metode berpikir yang sangat tajam tetapi sekaligus sangat berbahaya. Tidak ada aspek hidup ini yang terbebas dari reduksi dan abstasi. Dengan kata lain hidup ini adalah reduksi dan abstrasi.
    Tetapi reduksi juga dapat menjadi bahaya jika dilakukan dalam proses belajar filsafat. Filsafat itu ilmu yan tidak bisa dipelajari secara instan. Juga tidak tepat apabila dijawab hanya dengan simbolisasi saja. Jika pertanyaan filsafat benar-benar butuh dijawab maka jawabannya tak akan habis sampai pergantian masa jabatan presiden. Memberikan penjelasan filsafat secara singkat itu berbahaya karea yang demikian itu berarti telah melakukan reduksi yang luar biasa. Maka sebenar-benar jawaban dari pertanyaan filsafat itu membutuhan penjelasan. Akan sangat berbahaya jika belajar filsafat dengan cara mereduksi penjelasan-penjelasannya.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  6. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    “Hidupku itu adalah reduksi”. Bagaimana tidak? Kita menyadari hidup kita seseungguhnya adalah penuh dengan keterbatasan. Sedangkan hal-hal yang ada pada hidup kita adalah “yang ada” dan “yang mungkin ada”, “fisik” dan “metafisik”. Sangat mustahil jika kita akan memiliki kemampuan menggapai segalanya. Oleh karena itu, apa yang kita pikirkan saat ini adalah hasil reduksi yang dilakukan oleh pikiran kita. Sejauh apapun kita mencoba berpikir “yang ada” dan “yang mungkin ada”, sungguh, tidak akan mampu kita mengejarnya.

    ReplyDelete
  7. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Reduksi tidak akan terlepas dari kehidupan manusia. Manusia dipilih oleh Allah dan manusia diberikan pilihan oleh Allah untuk memilih jalan hidup masing-masing. Di dalam memilih jalan hidup manusia menyingkirkan hal yang tidak dipilih sehingga manusia melakukan reduksi. Reduksi tidak berarti selalu merugikan karena dengan reduksi kita bisa berdiskusi tentang suatu topik tertentu dengan mengabaikan sejenak tentang hal yang tidak relevan dengan topik diskusi. Namun, harus berhati-hati dalam melakukan reduksi agar tidak menghilangkan sifat dari semua yang ada dan yang mungkin ada. Untuk melakukan reduksi harus sesuai dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  8. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Reduksi selalu ada dalam kehidupan manusia. Manusia secara tanpa sadar telah dan sering mereduksi sesuatu. Reduksi menurut KBBI yaitu pengurangan. Menurut filsafat reduksi adalah sesuatu proses ada yang dihilangkan, atau dikurangkan. Misal dalam banyak pilihan, seseorang akan hanya memilih 1 pilihan, berarti pilihan yang lain telah direduksinya. Namun dalam mereduksi sesuatu kita harus hati hati, ketika kita salah untuk mereduksi maka hasilnya akan fatal.

    ReplyDelete
  9. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Kehidupan manusia sungguh mencakup terlalu banyak hal untuk dipahami. Tak semua hal dapat ditangkap mata, telinga dan semua indera kita. "Hidupku itu adalah reduksi". Secara tidak sadar apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, apa yang kita rasa merupakan reduksi. Karena sungguhlah keterbatasan manusia takkan bisa menggapai semuanya, maka seluruh hidup kita adalah reduksi.

    ReplyDelete