Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 40: Reduksi




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata Hidupku itu adalah Reduksi.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

12 comments:

  1. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Sebenar-benar manusia adalah makhluk yang lemah dan penuh dengan kekurangan. Salah satu kekurangan manusia ialah bahwa manusia tiada akan mampu melihat sesuatu secara keseluruhan. Sebagai contoh, ketika aku melihat meja dari atas, yang mampu aku lihat hanya bahwa meja tersebut berbentuk segi empat. Maka sebenarnya aku telah melakukan reduki. Menyederhanakan apa yang aku lihat. Dan sebenar-benar aku hanya mampu melihat segala sesuatu dari satu sisi. Maka sebenar-benar aku dalam hidup senantiasa melakukan reduksi.

    ReplyDelete
  2. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Hidup adalah reduksi. Reduksi adalah penyederhanaan. Setiap perkataan yang akan dilontarkan termasuk juga reduksi. Karena, di dalam pikiran terdapat banyak sekali kata, namun demi penyederhanaan dalam berbicara, maka kita menyederhanakan / mereduksinya. Sehingga, hidup adalah reduksi.

    ReplyDelete
  3. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Tanpa kita sadari, setiap saat dan setiap waktu, kita terus melakukan reduksi. Reduksi dialkukan karena pikiran kita terbatas. Reduksi akan memperumudah kita untuk berfokus pada suatu objek tertentu. Namun, dalam melakukan reduksi, kita tidak boleh menghilangkan sifat-sifat aslinya. Salah satu contoh reduksi yang kita lakukan, adalah sebagai berikut: ketika memikirkan baju, sebagian besar orang tidak memikirkan kainnya terbuat dari apa, siapa yang membuatnya, dan bagaimana membuatnya, yang dipirkan adalah cocok tidaknya baju tersebut untuk dipakai. Saat kita berkata, menulis, dan berpikirpun, kita selalu melakukan reduksi. Sehingga hidupku adalah reduksi

    ReplyDelete
  4. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Objek filsafat itu yang ada dan yang mungkin ada. Jikalau harus menyebutkan, bermilyar pangkat bermilyar maka kamu tidak akan mampu untuk menyebutkannya. Sifat itu berstruktur dan juga berdimensi. Manusia bersifat terbatas, tidak sempurna yang tidak mampu memikirkan semua sifat tetapi hanya mampu memikirkan sebagian sifat saja. Dari sebagian sifat itu maka dipakailah unsur reduksi untuk tujuan tertentu yaitu untuk membangun dunia pengetahuan. Kita sendiri mempunyai sifat yang tetap dan yang mungkin ada mempunyai sifat berubah selama perjalanan hidup ini.

    ReplyDelete
  5. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    menurut saya, hidupku itu adalah reduksi karena reduksi itu sendiri merupakan pengerucutan, penyempita suatu hal yang dikhususkan. dan hidupku merupakan penngkhususan dari kakek-nenekku, orang tuaku lalu aku. aku adalah hidupku jadi hidupku adalah reduksi.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  6. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Menurut saya reduksi adalah pengurangan, dimana kita akan mengurangi atau menghilangkan hal yang dianggap tidak baik dan tidak perlu didalam kehidupan kita. Kita memiliki banyak informasi, namun otak mereduksinya menjadi informasi yang kita pikirkan, dan hal lain yang tidak kita perlu disingkirkan terlebih dahulu masuk kedalam epoche. Pereduksian ini tidak hanya dalam pikiran namun dalam hati kita yang menimbulkan perilaku kita yang berbeda dimana perilaku yang timbul adalah hasil reduksi dalam pikiran dan hati kita, ini adalah contoh dimana hidup kita adalah reduksi.

    ReplyDelete
  7. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Begitu banyaknya sifat, karakter, ucapan, pikiran, kegiatan,dan lainn-lainnya yang ada dalam hidup seorang manusia. Begitu banyak hal yang dipikirkan manusia, ketika dirinya telah mengungkap apa yang dipikirkannya sampai seribu kali seribu pangat seribu pun, belum tentu ia dapat mengungkapkan semuanya, karena apa yang diungkapkan adalah pilihan dari sekian banyak yang ia pikirkan, kemudian ia memutuskan untuk mengungkapkan satu atau beberapa hal dari sekian banyak tersebut. Itulah reduksi yang dilakukannya dalam pilihan yang begitu banyak. Begitu juga sifat yang ada dala dirinya, sebenarnya setiap manusia memiliki banyak sifat, tetapi karena ia mampu mereduksi, jadilah hanya beberapa sifat saja yang menjadi ciri khasnya.

    ReplyDelete
  8. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Istilah pendekatan reduksi diperkenalkan oleh Husserl. Reduksi dapat diartikan sebagai penyaringan atau pengecilan. Reduksi juga dapat diartikan sebagai penundaan segala ilmu pengetahuan yang ada tentang objek sebelum pengamatan intuitif dilakukan. Penundaan atau melupakan pengertian-pengertian tentang objek untuk sementara, dan berusaha melihat objek secara langsung dengan intuisi tanpa bantuan pengertian-pengertian yang ada sebelumnya. Agar seseorang dapat memahami keadaannya, ia harus memusatkan perhatian suatu fenomena tanpa prasangka dan tanpa memberi teori sama sekali, akan tetapi tertuju pada sesuatu hal itu sendiri, sehingga hakikat hal tersebut dapat mengungkapkan dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  9. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P.Mat A 2017

    Assalamualaium Wr. Wr. Cinta yang direduksi akan menghilangkanhakikat dari cinta itu sendiri. Bahagia yang direduksi akan menghilangkan kesempurnaan dari kebahagiaan itu. Persahabatan yang direduksi akan menghilangkan kesejatian dari persahabatan itu sendiri. Dengan kata lain, dalam satu sisi, reduksi adalah laku yang tidak terpuji. Ia menghilangkan universalitas daru suatu kompleksitas dan menjadikannya megubahkan menjadi fragmen yang nyaris tak bermakna.

    ReplyDelete
  10. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Reduksi itu sendiri merupakan suatu pengurangan. Kaitannya dalam proses hiidup, jika saya boleh menganalisis. Maka suatu proses kehidupan mengalami suatu keadaan dimana kita merasa tinggi dan dimana kita merasa dibawah. Ada pengalaman baik dan juga ada pengalaman buruk. Suatu pengalaman yang baik tentu akan membawa dampak baik pula dalam kehidupan, namun bukan berarti pengalaman buruk membawa dampak buruk bagi kehidupan. Disinilah diperlukannya suatu reduksi, dimana pengalaman buruk itu dijadikan pembelajaran yang berharga untuk tidak mengulanginya lagi, lupakan dan ambil hikmah dari semua yang terjadi untuk menuju proses perbaikan hidup kearah yang lebih baik.

    ReplyDelete
  11. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Reduksi menurut pemahaman saya adalah memilih, dan terpilih. Segala sesuatu yang ada pada hidupku adalah terpilih. Aku terpilih menjadi seorang perempuan, aku terpilih menjadi seorang mahasiswa uny, aku terpilih untuk tidur jam 12 malam, aku terpilih untuk bangun pada saat hujan, dsb. Kita sebagai manusia pun juga diberikan kesempatan untuk memilih mengikuti kodratku menjadi seorang perempuan, aku memilih menjadi mahasiswa uny, aku memilih untuk memejamkan mata jam 12 malam, aku memilih untuk mengatur alarm pada jam 4, dsb. Kejadian dalam hidupku adalah himpunan peristiwa-peristiwa yang tereduksi, peristiwa-peristiwa yang tereliminasi dan peristiwa pembunuhan sifat (yang kuharap sifat burukku yang terbunuh). Hidupku adalah reduksi yang terstruktur. Jika tidak ada reduksi; jika tidak ada memilih dan terpilih, maka tidak ada kehidupan, karena dengan adanya reduksi kehidupan akan terus berubah dan berjalan.

    ReplyDelete
  12. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Tidak semua hal harus terus dirasakan. Ada kalanya, beberapa dari hal tersebut hendaknya dapat disingkirkan. Hidup dipenuhi oleh banyak hal seperti kebagaiaan, kesedihan, memori dan sebagainya. Beban yang dirasa seringkali terasa begitu berat. NAmun itu tidaklah menjadi keharusan untuk selalu menanggungnya atau terus dirasakan. Ada kebebasan untuk berhenti sejenak, meletakkan di sutu tempat beberapa hal yang dianggap dapat mengganggu perasaan dan hidup. Ini perlu dilakukan, karena hidup bukan cuma tentang masa lalu dan saat ini saja. Masa depan masih menunggu untuk dijamah.

    ReplyDelete