Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 39: Infinit Regress




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya bahwa Hidupku itu ternyata adalah Infinite Regress.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

9 comments:

  1. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Sebelumnya saya pernah membaca tentang infinite regress pada salah satu postingan di blog ini. tetapi saya tetap belum begitu memahami apa itu sebenarnya infinite regress. Pada postingan tersebut dibahas tentang guru yang tidak mau berinovasi. Dia selalu beralasan ini itu jika ditanya tentang mengapa dia tidak malkukan inovasi. Infinite regress memiliki arti tidak mau berhenti. Dalam kehidupan, infinite regress dapat dicontohkan misalkan pada debat kusir. Debat kusir merupakan debat yang tidak akan bisa mencapai akhir dan tidak memiliki solusi yang dapat di sepakati bersama. Maka seseorang yang bertindak demikian dapat dikatakan hidupnya ternyata infinite regress. Namun dari pengertian tersebut, saya masih belum memahami hubungan antara infinite regress dengan postingan yang pernah saya baca sebelumnya.

    ReplyDelete
  2. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Infinit Regress berarti kemunduran yang tak berhingga. Kehidupan kita adalah infinit regress, mengapa demikian? Ketika manusia berhenti berpikir, maka pikirannya menjadi mandheg bahkan mengalami kemunduran. Jika dikaitkan dalam dunia pendidikan, maka peran guru menentukan apakah akan maju atau mundur. Kualitas pembelajaran tentu tidak sedikit bergantung kepada peran guru. Ketika dia tidak melakukan inovasi dalam pembelajaran, maka inilah sebanr-benarnya kemunduran bagi dirinya dan juga bagi siswa. Maka kita sebagai manusia, harus menghindari infinit regress dengan cara terus berpikir secara kreatif dan kritis.

    ReplyDelete
  3. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Dalam membangun pengetahuan atau ilmu pengetahuan terdapat obyek di dalam pikiran kita maupun obyek di luar pikiran kita. obyek yang ada di dalam pikiran kita antara lain mempunyai sifat berpotensi sebagai unsur-unsurnya logika, rasio atau pikiran. Sedangkan obyek yang ada di luar pikiran, mereka itu meliputi yang ada dan yang mungkin ada termasuk pengalaman atau benda-benda.
    Yang ada itu bersifat tetap dan yang mungkin ada itu bersifat berubah ubah. Diperlukan keduanya dalam membangun pengetahuan atau ilmu pengetahuan. Yang tetap itu adalah pengalaman atau takdir yang sudah terjadi. Sedangkan yang berubah-ubah adalah pikiran atau usaha kita. Yang mungkin ada menguatkan yang ada, dan yang ada pun merupakan hasil dari yang mungkin ada.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  4. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Infinit dalam bahasa indonesia dapat diartikan sebagai tidak terbatas atau tidak terhingga. Sedangkan regress artinya mundur atau kemunduran. Menurut saya memang benar bahwa hidupku itu ternyata adalah Infinite Regress. Manusia diberikan akal untuk berpikir. Hasil olah pemikiran manusia tersebut akan menghasilkan suatu pengetahuan. Dari pengetahuan tersebut akan muncul pengetahuan yang lainnya lagi. Jadi, ilmu yang ditemukan akan menjadi dasar munculnya ilmu yang lainnya namun tidak meninggalkan dasar dari ilmu awalnya. Begitulah siklus yang selanjutnya. Hal ini dapat dianalogikan pada kehidupan, jika manusia memiliki suatu keinginan, biasanya akan muncul keinginan lainnya. Namun, selalu diingat bahwa segala hal di dunia ini memang tidak ada batasannya kecuali Allah SWT yang Maha segalanya.

    ReplyDelete
  5. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Infinit regress adalah terus menerus, terus berlanjut, tiada habisnya. Hidup ini adalah infinit regress. Manusia yang selalu berfikir adalah manusia yang selalu berusaha membangun eksistensinya secara terus-menerus. Manusia yang berfikir akan terus berinovasi dan menemukan sesuatu yang baru, baik berupa metode, teknologi, dan lain-lain yang berguna untuk khalayak. Manusia yang berfikirpun dapat menuangkan ide-idenya dalam bentuk karya tulis, buku, artikel, dan lainnya yang berguna pula bagi khalayak. Sehingga manusia berfikir itu tidak akan pernah ‘mati’, karena karyanya akan selalu berguna bagi kehidupan masyarakat. Dalam dimensi spiritualitas, ini tergolong amal jariyah dan ilmu yang bermanfaat.

    ReplyDelete
  6. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Jika saya menengok komentar saya pada elegi si tertuduh infinitive regress, kala itu saya membuka kamus dan mencari makna dari infinitive regress, dan saya memperoleh makna kata tersebut did ala kamus dan google tranlater sebagai hal yang tak terbatas, tak pernah selesai. Maka dalam hal ini diperlukan metode berpikir yang ada dan yang mungkin ada, bukan? Karena pada infinitive regress tentu nilai benar suatu kebenaran tidak pernah selesai, tidak ada batasannya. Maksutnya, kebenaran 1 akan membutuhkan kebenaran 1a, kebenaran 1a akan membutuhkan dukungan kebenaran 1a1 dan seterusnya.

    Melalui upaya mensintesiskan judul di atas, puji syukur saya kembali teringat jika di dunia ini bisa saja saya menemui berbagai kebenaran dengan versi kebenaran masing-masing. Maka hanya ada satu tempat berlindung ketika kita dikelilingin banyak kebenaran dari berbagai sisi yang akan memunculkan sisi kontradiktif pada diri ini. Satu tempat berlindung, Dial ah yang memiliki kebenaran yang absolute, adalaha Alloh SWT.

    ReplyDelete
  7. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Infinit Regress adalah kemunduran tak terbatas, artinya terus terus tanpa henti, berkelanjutan terus tanpa batas. Dalam hidup infinit regress juga sering terjadi, hanya saja manusia tidak menyadarinya. Contohnya dalam kehidupan, ketika seseorang menyicil suatu barang, maka orang tersebut berarti telah melakukan infinit tegress, pengurangan terus tak terbatas. Masih banyak hal yang menyatakan infinit regress.

    ReplyDelete
  8. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Ketika aku belajar tentang suatu hal maka aku menemukan hal lain yang harus aku pelajari, ketika hal lain aku pelajari aku menemukan bahwa ada hal-hal lain yang perlu aku pelajari, sampai seterus-seterusnya,
    Ketika aku berpikir tentang suatu hal, ada hal lain yang muncul dalam pikiranku, ketika aku berpikir tentang hal lain maka akan muncul hal-hal lain yang aku pikirkan, sampai seterusnya
    Ketika aku mengerjakan suatu hal, ada hal lain yang belum aku kerjakan, ketika aku mengerjakan hal lain maka akan muncul hal-hal yang belum aku kerjakan, sampai seterusnya
    Ternyata hidupku tak terbatas. Ternyata hidupku adalah infinit regress.

    ReplyDelete
  9. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Infinit regress.. saya mengetikkan kata-kata tersebut di kolom pencarian di internet. Saya berhenti pada kata-kata "a sequence of reasoning or justification that can never come to an end".
    Rangkaian penalaran yang tak pernah berakhir. Wah, ternyata seperti itulah hidup manusia. Seberapapun kita berusaha memahaminya, tak akan pernah berakhir prosesnya. Saat kita berusaha memahami detik ini, detik selanjutnya telah terjadi dan menuntut untuk dipahami. Sungguh hidupku adalah infinite regress...

    ReplyDelete