Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 39: Infinit Regress




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya bahwa Hidupku itu ternyata adalah Infinite Regress.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

3 comments:

  1. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dalam kegiatan belajar mengajar, seorang guru haruslah mempunyai inovasi dalam mengajar. Tidak berhenti dengan satu metode pembelajaran saja, namun terus berlanjut dengan metode lainnya, agar pembelajaran lebih bermakna. Karena sesungguhnya tujuan kita hidup yaitu untuk terus maju tanpa batas, bukan untuk terus mundur tanpa batas. Itulah sebenar- benarnya manusia tidak pernah berhenti berusaha dalam menggapai hal yang baik.

    ReplyDelete
  2. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Hidupku adalah infinite regress. Untuk meningkatkan kompetensi dan ilmuku, aku akan selalu belajar dari berbagai sumber, aku akan meningkatkan bacaanku sebagaimana yang selalu Prof sampaikan “Baca baca baca”, aku akan berusaha menjadikan ilmuku bermanfaat bagi orang lain, aku akan terbuka terhadap saran, kritikan, pembaruan, inovasi, teguran, dsb. Selama aku hidup di dunia ini, maka selama itu pula aku akan berusaha meningkatkan dimensi hidupku. Selama aku hidup di dunia ini, maka selama itu pula aku akan terus meningkatkan kompetensi dan ilmuku. Dan pastinya selama aku hidup di dunia ini, maka selama itu pula aku akan terus meningkatkan iman dan taqwaku kepada Allah SWT. Hal itu semua karena hidupku adalah infinite regress.

    ReplyDelete
  3. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Hidup itu cenderung biner. Hidup di dunia bersifat terus maju dan tidak bisa berhenti serta terus berputar. Ini salah satu kodrat. Begitu pun dunia selalu maju dan berkembang. Kita manusia juga demikian, berusaha meningkatkan kualitas diri dengan berbagai cara dan pada segala aspek. Dan sebenarnya usaha menuju hal itu adalah belajar. Sebenarnya belajar adalah membeca. Tapi perlu diingat bahwa kita dapat melakukannya dengan maksimal jika dengan hati yang ikhlas dan pikiran yang jernih. Maka dari itu untuk saya sendiri dan teman-teman Pendidikan Matematika ayo kita membaca, baca, baca, dan baca.

    ReplyDelete