Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 37: Lingkaran Berjari-jari Tak Berhingga Panjangnya




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk mengetahui apa makna yang diperoleh jika Lingkaran mempunyai panjang Jari-jari Tak Berhingga.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

12 comments:

  1. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Jari-jari lingkaran adalah garis dari titik pusat lingkaran ke lengkungan lingkaran. Semakin panjang jari-jari maka luas daerah lingkaranpun akan semakin besar dan keliling lingkaranpun akan semakin panjang. Bila sebuah lingkaran memiliki jari-jari yang tak terhingga, maka luas dan kelilingnya pun akan semakin tak berhingga. Bila lingkaran dengan jari-jari tak terrhingga dibawa ke dalam kehidupan, ini seperti kekuasaan dan nikmat Allah SWT yang tidak terhingga, sangat luas cakupannya. Maka selalulah bersyukur atas segala nikmat-Nya.

    ReplyDelete
  2. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Lingkaran berjari-jari tak berhingga panjangnya merupakan gambaran yang ada dalam kehidupan ini, bahwa pengetahuan dan nikmat dari Allah SWT ini tak berhingga banyaknya dan berpusat pada satu titik, yaitu pelaku kehidupan (manusia). Lingkaran ini memiliki titik pusat, jari-jari, keliling dan luas. Sejauh mana manusia mengambil jari-jari itu, maka sebesar dan seluas itulah pengetahuan yang kita usahakan atau kita berusaha cari, sedangkan sebenarnya masih ada pengetahuan lain yang tak terpikirkan manusia. Sejauh mana manusia mengambil jari-jari itu, maka sebesar dan seluas itulah rasa syukur kita terhadap nikmat yang diberikan Allah SWT. Maka kita sebagai manusia haruslah bersyukur atas tak berhingga banyaknya kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  3. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Jika dilihat dari judulnya, terdapat daya tarik sendiri. Karena sejauh definisi lingkaran adalah memiliki jari-jari yang berhingga. Sehingga elegi ini menghasilkan kontradiksi bagi yang mencoba memikirkannya. Jelas yang ditulis sebagai lingkaran disini merupakan bahasa kiasan. Dimana untuk mengartikannya, sangat terbuka untuk dikatakan menjadi apa, tidak terikat oleh ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  4. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Sebagai contoh pada kesempatan ini saya artikan bahwa lingkaran, setara dengan kemampuan manusia dalam mendayagunakan pikirannya. Titik pusatnya adalah otak manusia, yang berjarak sama terhadap titik-titik terjauh yang dapat dicapainya. Dan seberapa jauh jarak tersebut terhadap pusat pikiran manusia, tidak dapat dinyatakan dalam satuan panjang. Tidak dapat dikira-kira pula.

    ReplyDelete
  5. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Lingkaran yang berjari-jari tak terbatas bisa diandaikan dengan kuasa Tuhan yang tak terbatas oleh apapun juga. Tidak ada satupun yang dapat membatasi gerak dan karya Tuhan semesta alam. Manusia hanya dapat menyaksikan perbuatan tangan Tuhan tanpa bisa menjangkau kemahakuasaanNya.

    ReplyDelete
  6. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Makna filsafat dari lingkaran yang jari-jarinya tak terhingga adalah jika lingkaran jari-jarinya tak berhingga, maka pusatnya ada di mana-mana. Itulah bahasa analog sebagai alat agar kita mampu memahami kekuasaan Tuhan yang tak berhingga, sehingga Tuhan yang Esa, walaupun satu tetapi berada di mana-mana. ‘berada di mana-mana’ di sini memiliki arti yang seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya. Kita tidak boleh mengartikannya secara logika, tetapi harus secara hati. Yang dimaksud Tuhan yang Esa ada di mana-mana adalah Tuhan itu hanya ada stu. Tetapi hadir di setiap hati hamba-hambanya dan selalu dipikirkan oleh hamba-hambanya.
    Tidak ada cara cepat mempelajari filsafat karena filsafat tidak dapat dipelajari secara instan. Satu-satunya cara adalah dengan terus membaca. Yang dibaca adalah sumber-sumber yang berupa pemikiran-pemikiran para filsuf yang merentang dari waktu ke waktu. Pemikiran-pemikiran inilah yang nantinya menjadikan seseorang mampu berfilsafat. Oleh karena itu jika kita ingin belajar filsafat, maka kita harus mempelajari pemikiran beberapa filsuf dan bukan hanya pemikiran satu filsuf. Adalah omong kosong jika kita ingin mempelajari filsafat tetapi tidak mempelajari pemikiranpara filsuf. Jika dalam psesi tanya jawab mahasiswa masih mendapatkan nilai rendah bahkan nol berarti tandanya mahasiswa tersebut masih kurang ilmunya. Dengan kata lain masih harus lebih banyak membaca dan membaca.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  7. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Lingkaran merupakan himpunan semua titik pada bidang dalam jarak tertentu, yang disebut jari-jari, dari suatu titik tertentu, yang disebut pusat lingkaran. Jika diibaratkan dalam peristiwa kehidupan, dapat diambil contoh ketika ada sebuah batu yang dijatuhkan ke kolam, maka akan menimbulkan sebuah gelombang. Pada awalnya gelombang akan terlihat besar kemudian akan mengecil dan pada akhirnya menghilang. Dapat saya ambil analogi jika kita di ciptakan sang khalik hakikatnya sama. Titik pusat adalah Allah dan lingkaran adalah manusia. Hubungan antara sang khalik dengan setiap insan tentu berbeda-beda, semakin kita dekat maka hubungan kita semakin kuat dan semakin kita jauh maka hubungan kita akan semakin lemah. Ini memberi pengertian kepada kita jika ingin dekat dengan pencipta kita maka perbaiki lah semua sifat, ibadah, kebiasaan, hubungan dengan sesama makhluk, dll.

    ReplyDelete
  8. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    “Lingkaran berjari-jari tak berhingga panjangnya”. Saya sedikit kebingungan dan kurang percaya diri untuk menuliskan pendapat saya. Bingung, akan memulai dari mana. Tapi bismillah saya akan berusaha.

    Dikatakan bahwa jari-jari tak berhingga panjangnya, bukan tak berhingga banyaknya. Akan tetapi, mari kita bercerita, jika dikatakan lingkanrang berjari-jari tak terhingga banyaknya, memanglah benar. Meskipun banyaknya jari-jari tak terhingga tetapi panjangnya tetap sama, dan titik pusatnya juga sama. Jika diartikan, maka analogi yang seperti itu menggambarkan pluralisme dalam kehidupan yang berkerucut pada monoisme. Di mana pada manusia terdapat segala sesuatu yang plural (salah satunya adalah kebenaran), akan tetapi kita harus menyadari secara hati dan pikiran bahwa hanya terdapat satu kebenaran yang mutlak, yaitu kebenaran dari Sang Maha Kuasa.

    Akan tetapi, judul yang ditulis adalah “Lingkaran berjari-jari tak berhingga panjangnya”. Yang tidak berhingga adalah panjangnya. Jika panjang jari-jarinya tak berhingga, maka lingkarannya akan memiliki luas tak terhingga juga, bukan? Jadi jika berusaha saya gambarkan ada satu titik pusat lingkaran, jari-jarinya tak terhingga, lingkarannya juga memiliki luas tak terhingga, sehingga akal pikir kita tidak bisa mengejar bentuk lingkaran tersebut seberapa besarnya, karena memang tak terhingga. Berarti satu-satunya yang bisa kita ketahui adalah titik pusat lingkaran itu sendiri.

    Maka saya mencoba menyimpulkan bahwa (1) di dunia ini, kita bisa berpikir seluas-luasnya, asal hati kita tetap ada dan mengiringi. Jadi, di dalam hidup kita tidak boleh menginggalkan aspek “hari”, karena itulah pengontrol dan pengendali hidup kita. (2) di dunia ini, kita sebagai manusia akan sangat mudah berkelana ke mana saja, akan tetapi ke manapun kita berlari, dalam keadaan apapun kita, tetap ada Tuhan yang mengawasi, tetap ada Tuhan yang menjadi pelarian terakhir kala kita lelah. Hanyalah Tuhan tempat kita kembali.

    ReplyDelete
  9. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Lingkaran memiliki satu titik pusat. Lingkaran berjari-jari tak berhingga panjangnya berarti lingkaran tersebut memiliki jari-jari yang panjangnya tak terbatas tetapi titik pusatnya tetap tunggal. Segala sesuatu yang tak terbatas berarti berhubungan dengan Kuasa Tuhan. Pusat lingkaran pasti tunggal itu berarti bahwa Kuasa Tuhan itu tunggal. Karena panjang jari-jari tak berhingga berarti bahwa kuasa Tuhan dapat menjangkau seluruh makhluk-Nya tanpa batas. Tuhan memberikan nikmat yang tak terbatas kepada seluruh makhluk-Nya. Tuhan juga berkuasa atas segala yang ada dan yang mungkin ada. Kuasa Tuhan atasnya tak terbatas. Sehingga sebagai makhluk Tuhan, hendaknya selalu mawas diri bahwa segala sesuatu yang dilakukan tidak akan lepas dari pengawasan dari Tuhan. Hal tersebut menjadi rambu-rambu agar kita berhati-hati dalam berbuat. Selain itu, juga dapat menjadikan manusia bersyukur karena nikmat yang diberikan Tuhan.

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Lingkaran berjari-jari tak berhingga panjangnya maksudnya disini, lingkaran adalah kumpulan titik yang memiliki jarak yang sama terhadap titik pusat. jarak antara titik pusat dengan titik lingkaran itulah yang dinamakan jari-jari. Mau sepanjang apapun jari-jarinya maka tetaplah membentuk lingkaran. Oleh sebab itu, dengan jari jari yang tak berhinggapun akan membentuk sebuah lingkaran. Hanya saja semakin pendek jari-jari maka semakin kecil bentuk lingkaran, dan sebaliknya semakin panjang jari-jari maka lingkaran yang terbentuk semakin besar.
    Begitu pula dalam kehidupan, semakin besar wadah, maka semakin banyak pula isinya, semakin kecil wadah, semakin kecil pula isinya. Namun dalam mengisi wadah yang besar haruslah dengan yang positif-positif.

    ReplyDelete
  12. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Lingkaran adalah bangun datar yang tak memiliki sudut, membuat lingkaran terlihat luwes dan tak kaku. Jari-jari adalah patokan mencari luas lingakaran, yang merupakan tarikan garis lurus dari titik pusat ke tepi lingkaran. Setiap tarikan garis lurus dari titik pusat ke tepu lingkaran adalah jari-jari, tak peduli tarikan garisnya ke kiri, ke atas maupun ke bawah. Ketika lingkaran memiliki panjang jari-jari tak terhingga maka semua jari-jarinya memiliki panjanh tak terhingga, tak peduli tarikan garis dari pusat ke tepi bagian atas, serong kanan, serong kiri. Saya memaknai "Lingkaran mempunyai panjang Jari-jari Tak Berhingga" sebagai relasi kita ke semua arah. Membangun relasi tak akan ada habisnya. Bagaimana membangun relasi dengan Tuhan dan sesama tak kan pernah mendapati ujung karena siapalah kita yang memiliki banyak keterbatasan dalam hidup. Ini memacu saya untuk selalu mengembangkan relasi saya dengan Tuhan, tapi tidak melupakan relasi saya dengan sesama juga dan tentunya juga dengan bumi.

    ReplyDelete