Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 32: Ilmu Tentang Semua Hukum-hukum




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya bahwa ditengah-tengah yang semuanya tampak seperti tidak teratur, ternyata aku menemukan bahwa Filsafat adalah Ilmu yang Mempelajari Tentang Segala Aturan-aturan atau Hukum-hukum

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

12 comments:

  1. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015

    Filsafat merupakan studi mengenai fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis. Fenomena-fenomena kehidupan termasuk diantaranya dalam bidang politik, sosial, ekonomi, hukum, dan lain-lain. Semua bidang ini dapat dijabarkan dalam konsep filsafat. Contohnya saja ilmu tentang semua hukum-hukum. Dalam suatu negara terdapat undang-undang, aturan-aturan, semua itu bersifat relatif karena diciptakan manusia. Maka kadang ada yang kurang pas, sehingga di amandemen, diperbaiki. Hal itu jelas membuktikan bahwa hukum-hukum yang ada yang diciptakan manusia itu relatif, bisa berubah-ubah. Tetapi memang ada hukum-hukum tentang kehidupan manusia yang tidak akan pernah berubah dan bersifat mutlak yaitu firman Tuhan. Tidak ada yang berani membantahnya. Sudah dijelaskan tentang bagaimana aturan dalam menjalani kehidupan ini, mana yang baik, mana yang buruk supaya semua makhluk dapat hidup secara teratur.

    ReplyDelete
  2. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Ketika aku melihat sebuah aturan di tengah masyarakat, aku mendengar ada diantara mereka mengatakan sebuah aturan ada untuk dilanggar. Ketika aku melihat sebuah aturan di tengah masyarakat lainnya, aku melihat mereka hidup tanpa menggunakan aturan yang dibuat, dimana hukum rimba justru diterapkan, siapa yang berkuasa ialah yang menang. Ketika aku melihat sebuah aturan di tengah masyarakat, aku melihat sang pembuat aturanlah yang justru melanggar. Maka ketika aku kembali melihat, ternyata di berbagai sudut, semua nampak tidak teratur meski memiliki aturan. Maka ternyata itu karena semua hanya ingin menerjemahkan tetapi tidak mau diterjemahkan. Dan tenyata terjemah dan diterjemahkan ialah berhermenetika. Dimana aku mempelajarinya dalam filsafat. Ketika yang kaya dan yang miskin saling bersilaturahmi. Antara sang pembuat aturan dengan yang dibuatkan aturan saling bersilaturahim. Antara sang pembuat aturan dengan aturan saling berhermenetika. Ketika itulah aku melihat masyarakat yang lebih teratur.

    ReplyDelete
  3. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    hukum merupakan ekspresi dari kehendak sosial masyarakat, ia akan selalu fluktuatif berdasarkan dengan nilai-nilai, kaidah-kaidah dan prilaku sosial masyarakat. Keadilan sosial akan menjadi pintu terakhir dari cita-cita hukum setiap bangsa, atau rumusan yang lebih konkret adalah yang dikatakan oleh Gustav Radbruch; yaitu hukum adalah kehendak untuk bersikap adil. Sisanya hanya adil untuk siapa? dan untuk apa?. Ahli hukum bisa bekerja dengan tenang, kalau hukum yang mereka gunakan itu banyak mengandung ketidakpastian. Dengan demikian, menurut Sampford, kepastian hukum itu lebih merupakan keyakinan yang dipaksakan daripada keadaan yang sebenarnya. Ternyata peraturan bukan satu-satunya faktor yang menyebabkan munculnya kepastian tersebut, melainkan juga faktor lain, seperti tradisi dan perilaku.

    ReplyDelete
  4. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Filsafat adalah olah pikir. Filsafat memikirkan segala yang ada dan yang mungkin ada, termasuk aturan-aturan atau hukum-hukum yang ada di dunia ini. Filsafat menelaah segala aturan-aturan yang ada dari berbagai sudut pandang, sehingga dapat memberikan hasil yang intensif dan ekstensif. Sebagai contoh, para filsuf mempelajari adanya hukum sebab akibat, hukum terbentuknya jagad raya ini, aturan pengambilan keputusan, dan sebagainya

    ReplyDelete
  5. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Hukum ialah salah satu dari norma dalam masyarakat. Berbeda dari tiga norma lainnya, norma hukum memiliki sanksi yang lebih tegas. Hukum sulit didefinisikan karena kompleks dan beragamnya sudut pandang yang hendak dikaji. Kita sulit mendefinisikan secara lengkap. Hal itu dikarenakan hukum memiliki pengertian yang luas.

    ReplyDelete
  6. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Hukum merupakan suatu ketetapan, dimana hukum bersifat tegas dan mengikat. Hukum memiliki dasar dan perumusan dalam menentukan ketetapan itu. Ketetapan yang berdasarkan fakta-fakta, dan pemikiran para ahli. Pemikiran adalah wujud dari filsafat. Sebagaimana dalam filsafat kita melakukan olah pikir, sehingga hukum sebagai wujud dari olah pikir maka dalam filsafat kita mengkaji mengenai hukum-hukum.

    ReplyDelete
  7. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    menurut saya, filsafat adalah olah pikir, olah pikir menghasilkan suatu aturan, aturan digunakan dan dikolaborasikan dengan aturan lainnya menjadi suatu hukum. jadi filsafat juga termasuk dalam ilmu yang mempelajari suatu aturan atau hukum.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  8. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Dari segala yang terlihat begitu bebas dan tidak teratur dikehidupan kita, ternyata disebalik itu semua memiliki aturan yang mengikatnya. Hanya saja kita tidak menyadarinya karena ketidaktahuan kita pada ilmu yang mempelajari segala hal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari kita. Tidak lain dan tidak bukan, ilmu yang mengatur hukum-hukum alam, hukum-hukum bersosialisasi, hukum-hukum etika, dan lain sebagainya adalah ilmu filsafat. Mengapa demikianr? Karena objek filsafat sangatlah luas, mencakup semua hal yang ada dalam kehidupan sehari-hari kita, semuanya itu terikat oleh aung dan waktu. Tetapi hukum pada ilmu filsafat hanyalah bersifat sementara, sedangkan hukum yang bersifat absolut adalah hukumnya Allah SWT.

    ReplyDelete
  9. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Hukum harus dilaksanakan dan ditegakkan, karena hukum berfungsi sebagai pelindung kepentingan manusia. Hukum dan manusia memiliki kedekatan yang khas dan tidak dapat dipisahkan, artinya tanpa manusia hukum tidak dapat disebut sebagai hukum. Ini berarti bahwa memahami hukum berarti memahami manusia. Sebenar-benar cara untuk memahami manusia yakni dengan filsafat, karena filsafat adalah olah pikir manusia. Maka filsafat adalah ilmu yang mempelajari tentang segala aturan-aturan atau hukum-hukum.

    ReplyDelete
  10. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Teratur atau tidaknya segala hal di dunia ini semua telah diatur oleh sang Maha pengatur. Di dalam air yang keruh tetap terdapat bakteri yang bermanfaat. Begitu sebaliknya di dalam susu pasti terdapat bakteri. Dunia ini penuh akan kontradiksi-kontradiksi. Begitu juga di dalam hal yang paling tidak teratur seperti bintang-bintang yang menghiasi langit malam tetap memiliki keteraturan sehingga mereka tetap teratur. Itulah hukum yang berlaku. Hukum yang dimiliki-Nya. Dan hal itu dipelajari oleh filsafat. Hukum ketidakteraturan merupakan teratur.

    ReplyDelete
  11. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Filsafat adalah ilmu olah pikir. Pemikiran yang ada pada manusia memiliki potensi untuk meraba hukum-hukum yang berlaku di dunia. Filsafat adalah ilmu yang mendorong kita untuk senantiasa berpikir, mendorong kita menemukan hukum-hukum yang berlaku. Mungkin apa yang terjadi, yang ada dan yang dapat kita amati ini terlihat tidak teratur. Akan tetapi dengan potensi pikiran yang kita punya, kita menjadi tahu bahwa sebenarnya terdapat pola-pola dan struktur yang teratur dari apa yang ada (dan yang mungkin ada). Filsafat adalah proses mempelajari keteraturan dalam ketidakteraturan dunia. Dari potensi pikir kita, kita menemukan hukum-hukum alam dan hukum kehidupan manusia. Dari potensi pikir kita, kita mengetahui bahwa dengan olah pikir yang tepat, kita dapat menggapai pengetahuan akan hukum-hukum yang ada (dan yang mungkin ada).

    ReplyDelete
  12. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Kehidupan tidak selamanya berjalan mulus, sering kali kelakuan manusia tidak mmencerminkan sikap baik sehingga dibutuhkan sesuatu untuk mengatur jalannya kehidupan. Agama, hukum dan norma-norma menjadi batasan seseorang dalam berperilaku, bertutur kata dan bersikap. Tentu ketiganya memiliki aturan main masing-masing yang jika tidak dilaksanakan akan ada akibat yang ditimbulkan.

    ReplyDelete