Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 32: Ilmu Tentang Semua Hukum-hukum




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya bahwa ditengah-tengah yang semuanya tampak seperti tidak teratur, ternyata aku menemukan bahwa Filsafat adalah Ilmu yang Mempelajari Tentang Segala Aturan-aturan atau Hukum-hukum

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

3 comments:

  1. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016


    Segala yang ada di alam semesta ini tentunya ada filsafatnya. Seperti bagaimana alam semesta tercipta? Siapa yang menciptakannya? Dimana para ahli sains berlomba untuk membuktikan siapa sebenarnya yang menciptakannya. Padahal dalam islam, bagaimana alam semesta diciptkan telah dijawab dalam Firman Allah SWT “Dan dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. dan benarlah perkataan-Nya di waktu dia mengatakan: "Jadilah, lalu terjadilah", dan di tangan-Nyalah segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. dan dialah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui”. Karena yang ada dalam alam semesta ini seperti manusia, tumbuhan, hewan, benda mati, berarti filsafat mempelajari tentang itu semua. Unsur filsafat meliputi struktur ilmu pengetahuan dan metodologi, nilai yang ada pada agama, etika, ideologi dan lainnya. Dan semua itu tidak lepas dari pemikiran serta pengalaman para filsuf terdahulu. Sehingga dapat dikatakan, filsafat merupakan ilmu yang mempelajari tentang segala aturan-aturan dan hukum-hukum.

    ReplyDelete
  2. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dalam filsafat kita mengenal dua hukum yang menjadi fokus pembicaraan, yaitu hukum identitas dan kontradiksi. Segala objek pikir yang telah ditulis atau diucapkan, objek penerapan dan material pasti berlaku hukum kontradiksi, A ≠ A. Hal ini dikarenakan tidak akan pernah engkau temui satu benda pun yang sama di dunia ini, karena mereka terikat dengan ruang dan waktu. Sedangkan segala objek pikir yang masih ada di dalam pikiran, objek hati dan spiritual berlaku hukum identitas, A = A. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa objek filsafat terdiri atas segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Maka segala sesuatu yang ada dan segala yang mungkin ada tersebut terikat dengan hukum identitas dan hukum kontradiksi. Filsafat mengatur semua hukum-hukum dalam kehidupan. Dan dapat saya katakan bahwa Filsafat adalah ilmu tentang semua hukum-hukum.

    ReplyDelete
  3. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Filsafat adalah ilmu tentang fenomena kehidupan. Berfilsafat artinya berpikir intensif (sedalam-dalamnya) dan ekstensif (seluas-luasnya). Ada tiga dasar pada filsafat yaitu ontologi, epistimologi, dan aksiologi. Ontologis adalah hakikat dan objek, epistimologis adalah proses, dan aksiologis adalah manfaat. Maka filsafat memiliki berbagai objek. Salah satu objek filsafat adalah objek yang bersifat normatif. Normatif adalah aturan. Seperti aturan sesuai dengan agama kita masing-masing atau negara kita masing-masing. Di negara kita ada auran perundangan yang mermuat berbagai hukum-hukum yang harus kita patuhi. Maka filsafat juga ilmu tentang aturan-aturan atau hukum-hukum.

    ReplyDelete