Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 28: Kegiatanku Tak Mampu Mengikuti Tulisanku




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata Kegiatanku Tidak Mampu Mengikuti Tulisan-tulisanku.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

9 comments:

  1. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Di dalam perkuliahan, Bapak telah menjelaskan keadaan yang demikian, yaitu kegiatanku tidak mampu mengikuti tulisanku. Jelas sekali pernyataan tersebut. ketika kita belum selesai melakukan sesuatu, maka tulisanku sudah selesai. Ketika ada seseorang yang menuliskan nama kita pada suatu forum yang kita tidak berada di dalamnya, kita tidak mampu langsung berada di sana. Dalam tulisan, kita dapat mendeskripsikan segala hal yang mungkin hanya dengan selembar kertas dapat kita lakukan selama satu menit. Tetapi kegiatan kita tidak mampu melakukan semua yang kita tulis hanya dlaam satu menit. Itulah mengapa kegiatanku tidak mampu mengikuti tulisanku.

    ReplyDelete
  2. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Kegiatanku Tak Mampu Melampaui Tulisanku. Analogi ini sama dengan ucapanku tak mampu melampaui pikiranku. Segala sesuatu yang kita tulis, kita mendeskripsikan segala sesuatu dalam suatu tulisan atau karya. Namun kegiatan kita tidak akan melampaui nya. Ketika kita menulis suatu kegiatan dalam 1 jam, maka kita tidak bisa melakukan kegiatan itu dalam satu jam. Ketika kita memulai kegiatan dalam sebuah tulisan, tidaklah sama dengan kegiatan memulai yang sebenarnya kita lakukan. Begitu juga dengan analogi lainnya.

    ReplyDelete
  3. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Berikut sintesis dari tesis saya:
    Saya menuliskan setiap apa yang ingin saya lakukan atau capai misalnya ketika saya menulis 100 hal yang akan saya lakukan sebagai berikut: 1. Selalu tersenyum saat bertemu eman, 2. Hindari makan makanan instan, 3. Selalau mencuci tangan sebelum makan, 4. Minum air putih minimal 8 gelas per hari, 5. Mengurangi penggunaan sepeda motor, 6. Selalu sarapan sebelum berangkat kuliah, 7. Gosok gigi sebelum tidur, 8. Datang tepat waktu saat kuliah, 9. Dan seterusnya sampai seratus. Kemudian setiap hari saya melakukan apa yang saya tuliskan tersebut.
    Berikut anti-tesis darit tesis di atas:
    Tiga hari pertama saya sukses melakukan semua kegiatan yang saya tuliskan sebelumnya. Tetapi di hari keempat tiba-tiba saja saya jadi badmood sehingga seharian saya cemberut dan hanya sedikit tersenyum. Lalu pada hari kelima, saya diajak sahabat saya untuk makan-makan di restoran cepat saji karena hari ini dia ulang tahun jadi semua yang hadir dibayari oleh sahabat saya itu. Pada hari keenam, saya sudah sangat lapar ketika pesanan makan siang saya datang dan saya langsung memakannya tanpa cuci tangan terlebih dahulu. Pada hari ketujuh dan kebetulan weekend, saya berlibur bersama keluarga ke daera puncak, saking asiknya berlibur saya sampai tidak merasa haus sehingga pada hari itu saya hanya minum 5 gelas air putih. Kemudian saya sadar bahwa dalam satu minggu ini saja saya tidak mampu melakukan kegiatan yang saya tulis di kertas. Ternyata kegiatanku tak mampu mengikuti tulisanku.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  4. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualikum Wr. Wb.
    kegiatan yang tak mampu mengikuti tulisan(ku) sebenarnya adalah problem konsistensi. Problem tersebut biasanya terjadi ketika idealisme telah runtuh pada kenyataan yang pahit. Suatu kontradiksi yang sangat sulit untuk dihindari. Apakah bisa tercipta harmoni? Iya, bisa, tapi memerlukan pengorbanan yang besar. Sebagaimana pengorbanan para Rasul yang mempwrjuangkan kaumnya. Atau sebagaimana pengorbanan Socrates yang memperjuangkan kebijaksanaan dan akbirnya dihukum mati.

    ReplyDelete
  5. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Melakukan hal yang sesuai tidak sesai rencana memang merupakan suatu kesenjangan. Hal ini bisa terjadi kepada setiap manusia. Ekspektasi yang dituangkan dalam bentuk tulisan tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi. Apa yang ada di dalam pikiran kemudian dituliskan namun kenyataan yang dilakukan tidak sesuai. Kejadian tersebut bisa dikarenakan faktor dari dalam diri manusia itu sendiri atau bisa juga dikarenakan oleh takdir Allah SWT.

    ReplyDelete
  6. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Ketika aku menuliskan aku pergi ke Jakarta. Maka aku sudah selesai menuliskannya tetapi aku belum mampu ke Jakarta. Ketika aku menuliskan aku tidur. Maka aku sudah selesai menuliskannya dan aku baru akan tidur. Ketika aku menuliskan aku mengerjakan tugas maka aku sudah selesai menuliskannya tetapi aku belum selesai mengerjakan tugas. Ketika aku menuliskan aku di kampus dan aku dirumah maka aku tidak mampu berada di kampus sekaligus dirumah. Sehingga ternyata kegiatanku tidak mampu mengikuti tulisanku.

    ReplyDelete
  7. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Tulisan adalah kumpulan huruf atau angka yang ditulis dalam suatu bahasa tertentu. Adanya tulisan karena adanya bahasa. Akan tetapi banyak suatu kegiatan yang tidak bisa dituangkan kedalam bentuk tulisan. Karena sesungguhnya kegiatanku yang tah mampu mengikuti tulisanku berarti seindah apapun rencana yang kita tuliskan, pada kenyataannya tidak semua dapat terrealisasikan. Mungkin hanya sebagian atau bahkan hanya 1 dari 10 hal yang kita tuliskan.

    ReplyDelete
  8. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Sungguh terimakasih saya sucapkan kepada anda, Prof
    Postingan ini, forum tanya jawab ini berhasil membuat saya seakan-akan kembali ke ruang 200B beberapa minggu lalu. Bagaimana tidak? di ruang tersebut, Prof Marsigit pernah menyampaikan topik diskusi berkaitan dengan "kegiatanku tidak akan mampu mengikuti tulisanku". Anda memberikan contoh, jika pada waktu itu, bersamaan dengan perkuliahan itu, "nama" anda tercantum pada daftar hadir sebuah rapat yang belum anda hadiri dikarenakan tugas mengampu mata kuliah kelas kami. Sungguh, pemberian contoh tersebut sangat nyaman berada pada memori saya.
    Maka, saat ini, setelah perkuliahan tersebut, saya selalu membayangkan (berimajinasi mungkin lebih tepatnya. Tidak. Tepatnya mencoba permainan. Entahlah apa nama dari kegiatan ku ini), jadi begini, setelah disampaikannya materi itu, saya berupaya mencari kebenarannya. Saya menuliskan hal-hal yang saya sukai, hal-hal yang sangat sepele menurut saya, seperti "jangan lupa membeli isi pensil mekanik". Tapi, ternyata memang benar, tulisan tersebut telah selesai ku tuliskan, dan apa yang terjadi? Yang terjadi adalah saat tulisan itu sudah selesai, tidak ada atau belumlah ada tindakan yang saya lakukan terkait dengan apa yang saya tuliskan. Sungguh luar biasa

    ReplyDelete
  9. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Kegiatanku tak mampu mengikuti tulisanku. Hal ini sesuatu yang wajar. Tulisan merupakan turunan dari pikiran. Setiap manusia sering berandai andai, sehingga pengandaian itu masuk kedalam pikiran. Dari pikiran tersebutlah turun menjadi sebuat tulisan atau planning yang terstruktur menjadi sebuah rencana yang terkonsep. Namun, segala sesuatu yang sudah direncanakan dengan mudah tidak mampu semuanya dilakukan, karena kembali lagi pada hakekatnya bahwa manusia yang merencanakan namun Allah yang menentukan. Allah menentukan apakah kegiatan yang sudah kita buat akan terlaksana atau tidak, dan dengan keterbatasanpun, kita tidak akan mampu melakukan semua hal yang kita andai andaikan tadinya.

    ReplyDelete