Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 27: Sebagian Besar Dosaku karena Determinisku




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata Sebagian Besar Dosaku dikarenakan Determinisku.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

1 comment:

  1. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Sintesis dari tesisnya sebagai berikut:
    Determinis adalah membatasi perilaku manusia sesuai dengan yang sudah ditentukan sebelumnya. Sebagai seseorang ang memiliki spiritual saya takut berbuat dosa. Oleh karena itu untuk menghindari dosa saya telah menentukan batas-batas perilaku saya. Menurut kebiasaan orangtua saya berdosa jika membantah perkataan orangtua. Maka saya membatasi perilaku saya agar apapun yang terjadi say tidak boleh membantah perkataan orangtua. Di kampung tetangga ada seorang dukun yang terkenal musrik karena praktek perdukunannya. Untuk menghindari dosa saya menetapkan batas perilaku saya agar tidak pernah mendekati rumah dukun tersebut bahkan tidak akan menyapanya jika bertemu di jalan.
    Berikut anti-tesis dari tesis saya:
    Beberapa minggu kemudian ibu menyuruh saya untuk membeli garam ke warung sebelah rumah, beliau menyuruh untuk cepat karena terburu-buru akan digunakan untuk memasak sarapan. Sebenarnya saya ingin menolak karena saat itu saya hanya mengenkan baju tidur dan rok pendek. Tetapi saya ingat dengan determinasi saya bahwa agar tidak dosa saya harus menuruti perkataan orangtua saya. Akhirnya saya pergi ke warung dan di sana akebetulan ada banyak sekali cowok-cowok sedang nongkrong. Saya malu sekali karena saya tidak menutup aurat saya. Saya pasti telah melakukan dosa karena bepergian tidak berhijab. Lalu siang harinya saat pulang kuliah saya tidak sengaja berpaspasan dengan dukun musrik di gang kedua sebelum rumah saya. Tiba-tiba dukun itu memanggil saya dan menyuruh untuk mendekatinya. Karena saya telah menetapkan determinasi saya bahwa saya tidak boleh berbicara degan dukun itu maka saya acuhkan dan langsung bergegas pulang meninggalkannya. dua hari kemudian saya dengar dukun itu masuk rumah sakit karena demam berdarah. Menurut kabar burung, dukun itu sempat minta tolong kepada tetangga-tetangga untuk mengantarkan pergi ke dokter untuk memeriksakan demamnya yang berhari-hari tak kunjung sembuh. Tetapi tidak ada satu pun tetangga yang mau menolongnya karena takut terkena ilmu hita. Ah saya merasa berdosa karena waktu itu tidak mendekatinya. Ternyata dukun itu hendak minta tolong. Saya menyadari bahwa sebagian besar dosaku karena determinasiku.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete