Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 25: Ilmuku adalah Kontradiksi itu




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata Ilmuku adalah sebuah Kontradiksi.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

17 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Sebagaimana perkembangan ilmu, pasti ada kontradiksi antar ilmuwan. Terkadang suatu temuan baru mematahkan temuan sebelumnya atau temuan baru menyempurnakan temuan lama. Jadi tidak langsung secara otomatis, temuan tersebut diterima. Begitu juga pada ilmuku. Dalam menuntut ilmu, aku tidak langsung begitu saja menerima sesuatu yang baru. Aku terlebih dahulu berusaha memahami, apakah sesuai dengan pemikiranku atau malah bertentangan. Aku berusaha berpikir seluas-luasnya dan sedalamnya, disitulah terkadang muncul kontradiksi. Kontradiksi itu muncul karena aku berusaha mengembangkan ilmuku. Kontradiksi muncul karena aku berpikir. Jadi ilmuku adalah kontradiksi itu sendiri.

    ReplyDelete
  3. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Ilmuku adalah kontradiksi. Kontradiksi artinya ada yang bertentangan dengan ilmu yang ada saat ini. Maka dengan adanya kontradiksi kita mencari tahu lagi atau melakukan revisi sehingga memperoleh pengetahuan lain. Seperti yang dilakukan oleh para falibilis dalam menemukan kesalahan pendapat para absolutis. Dengan kontradiksi kita dapat mengetahui kekeliruan pada pendapat atau pengetahuan kita. Dengan kontradiksi juga kita dapat membuktikan kebenaran pengetahuan kita. Seperti membuktikan bahwa akar dua adalah bilangan irrasional. Kita dapat membuktikan dengan menggunakan kontradiksi yaitu mengandaikan bahwa akar dua adalah rasional.

    ReplyDelete
  4. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Ilmu akan selalu berkembang sesuai dengan jamannya. Ilmu akan selalu mengalami kemajuan. Ilmu adalah kontradiksi. Ilmu baru adalah kontradiksi dari ilmu yang lama. Ilmu yang baru akan menjadi kontradiksi ilmu yang lama karena perbedaan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  5. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Ilmu itu sesuai dengan yang dipikirkan oleh masing-masing orang. Maka tidak heran kalau ilmu itu sebuah kontradiksi. Semakin kita mendalami suatu ilmu, akan semakin muncul pertanyaan-pertanyaan. Kita juga semakin merasa bahwa ada yang tidak sesuai dengan kehidupan kita. Maka dari itu, kita janganlah mudah berputus asa dalam menuntut ilmu.

    ReplyDelete
  6. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Kontradiksi juga merupaan bagian dari berfilsafat, dengan adanya kontradiksi, maka tesis-tesis akan memperoleh anti tesi anti tesisnya sehingga dapat membangun sintesis. Ilmu juga dapat menjadi kontradiksi karena sesungguhnya berfilsafat itu adalah berpikir seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya dan tetap meriver pada pendapat-pendapat atau pemikiran-pemikiran para filsuf. Ilmu merupakan pengetahuan baru tentang sesuatu yang baru yang dapat dikolaborasi dengan pengalaman. Sehingga ilmuku adalah kontradiksi itu merupakan mengkolaborasian antara pemikiran-pemikiran dan mengambil kesimpulan sesuai dengan pemikiran masing-masing untuk mendapatkan konsep yang tepat.

    ReplyDelete
  7. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dalam matematika, kontradiksi sering digunakan untuk membuktikan suatu teorema. Kontradiksi mempunyai pengertian bertentangan dengan apa yang seharusnya terjadi. Dan segala sesuatu yang ada di dalam dunia ini adalah sifatnya kontradiksi termasuk ilmu itu sendiri. Ilmu itu sendiri berasal dari hasil olah pikir atau pemikiran manusia .Di dunia ini, yaitu dunia pengalaman, dunia ruang dan waktu adalah hukum kontradiksi yang kebenarannya bersifat korespondensi.Itulah kontradiksi. Jadi, di dalam berfilsafat kita harus siap untuk melakukan kontradiksi di dalam pikiran. Namun janganlah berkontradiksi dengan menggunakan hati. Karena apabila terjadi satu kontradiksi di dalam hati, maka di situlah sesosok syaitan akan menghinggapi diri manusia. Oleh karena itu pada hakekatnya semakin kita mendalami suatu ilmu maka semakin banyak kontradiksi yang akan terjadi di dalam pikiran kita.

    ReplyDelete
  8. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Ilmuku adalah kontradiksi itu. Kontradiksi merupakan bertentangan. Suatu ilmu yang kebenarannya telah diterima secara umum atau bersifat objektif, ketika diteliti dan dikaji lebih dalam lagi terkadang menimbulkan pertentangan antara ilmuwan. Dari pertentangan itu pada akhirnya dikembangkanlah suatu ilmu baru.
    Sehingga seringkali diperoleh ilmu baru bukan karena ada hal yang benar-benar baru akan tetapi ada hal kontradiksi dari hal yang lama.

    ReplyDelete
  9. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Kontradiksi dapat ada karena ilmu seseorang yang menjadikannya ada. Berpikir secara kontradiktif dengan membuat asumsi kemudian harus dibuktikan bahwa asumsi tersebut salah. Seseorang yang berpikir secara kontradiktif akan mendapat sebuah kesimpulan dengan membuat sebuah asumsi atau memanipulasi persoalan. Sekali lagi karena ilmu seseorang maka ada kontradiksi.

    ReplyDelete
  10. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Perkembangan ilmu diawali dari pertentangan ilmu yang terdahulu. Hal ini berarti bahwa ilmu yang kita terima tidak begitu saja bisa langsung diterima oleh akal pikiran kita. Itu membutuhkan suatu proses yaitu proses berpikir. Sama halnya dengan para ilmuwan. Seorang ilmuwan juga tidak begitu saja bisa menerima ilmu yang dia peroleh sebelumnya. Mereka pasti terus berusaha untuk mengembangkan ilmu tersebut. Jadi dengan demikian ilmu adalah kontradiksi.

    ReplyDelete
  11. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Seperti halnya matematika yang kontradiktif. Ilmu yang kita peljari pun juga kontradiktif. Kontradiktif itu ada pada tahapan yang formal sehingga tidak terlalu menghilangkan subtansi keilmuan. Karena dalam belajar mengenai sesuatu hal maka kita haruslah tahu akan kontradiksinya. Hal itu bertujuan agar kita bisa mengetahui mana yang menjadi kebenaran.

    ReplyDelete
  12. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Kita mempelajari ilmu dari hal-hal yang sederhana menuju kearah yang lebih kompleks. Semakin tinggi tingkat pendidikan ilmu seseorang semakin kompleks pula ilmu yang akan dipelajari. Ilmu dipelajari karena ketidaktahuan kita. Dari rasa ingin tahu, kita berusaha untuk menggapai ilmu. Dari yang kurang mengerti menjadi lebih mengerti, dari bodoh menjadi pintar, dari memahami sebagian kecil menjadi memahami banyak hal, dati tidak tahu menjadi tahu. Ilmu pun muncul dari pemikiran-pemikiran kita yang bertentangan dengan orang lain sehingga muncul berbagai pertanyaan dari kita. Pertanyaan dari perbedaan pemikiran dan pemahaman tersebut yang dapat kita cari solusinya di saat kita memperdalam ilmu kita. Jadi, ilmu kita adalah sebuah kontradiksi yang timbul dan menimbulkan segala sesuatu yg bersifat kontradiktif.

    ReplyDelete
  13. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Apa yang kita ketahui hanyalah sebagian kecil dari ilmu yang kita pelajari. Saat kita menemukan sifat suatu benda, tenyata bahwa ada sifat yang lain yang belum kita temukan. Suatu hal dilihat dari sudut pandang yang berbeda menghasiilkan penafsiran yang berbeda pula. Seperti cerita tiga orang buta yang disuruh menggambarkan gajah. Yang seorang, karena memegang hidung gajah berkata bahwa gajah adalah binatang yang kecil dan panjang, yang seorang karena memegang telinganya mengatakan bahwa gajah adalah binatang yang gepeng dan lebar sedangkan yang lain karena memegangkaki gajah mendeskripiskan gaah seperti itu. hal yang sama digambarkan sebagai hal yang berbeda. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa ilmu yang kita punyai adalah sebuah kontradiksi.

    ReplyDelete
  14. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Ilmu berawal dari pertanyaan. Pertanyaan muncul karena adanya kontradiksi. Ketika tidak ada kontradiksi, maka tidak akan muncul pertanyaan. Sehingga awal dari ilmu adalah kontradiksi. Ketika kita berhenti berpikir, berhenti menemukan kontradiksi, maka ilmu akan menjadi mitos, itulah sebabnya ilmu adalah sebuah kontradiksi.

    ReplyDelete
  15. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Ilmu berawal dari pertanyaan. Pertanyaan muncul karena adanya kontradiksi. Ketika tidak ada kontradiksi, maka tidak akan muncul pertanyaan. Sehingga awal dari ilmu adalah kontradiksi. Ketika kita berhenti berpikir, berhenti menemukan kontradiksi, maka ilmu akan menjadi mitos, itulah sebabnya ilmu adalah sebuah kontradiksi.

    ReplyDelete
  16. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Ilmu merupakan sebuah pengetahuan yang telah dibuktikan kebenarannya secara ilmiah. Semakin kita mencari ilmu maka kita akan semakin bodoh. Semakin banyak ilmu semakin banyak pengetahuan kita. semakin luas ilmu, semakin luaslah pandangan kita tentang dunia. semakin dalam ilmu, maka semakin dalam kita memaknai kehidupan. Semakin tinggi ilmu, maka semakin tinggi cita-cita kita. semakin mempelajari ilmu, maka semakin banyak pertanyaan. Semakin kita memahami ilmu, maka semakin terlihat jelas kontradiksi-kontradiksi di dalamnya. karena ilmu adalah kontradiksi itu sendiri. namun, janganlah sekali-kali kita sombong karena keilmuan yang kita miliki. Tirulah filsafat ilmu padi, semakin tua semakin merunduk.

    ReplyDelete
  17. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Munculnya sebuah kontradiksi itu merupakan awal dari proses berpikir. Adanya kontradiksi dikarenakan manusia berpikir kritis dan kreatif, sehingga menemukan antitesis dari pengetahuan yang sedang dipelajari. Jadi, kontradiksi bukan merupakan suatu kesalahan, melainkan suatu proses asimilasi dan akomodasi yang kemudian akan membentuk skema baru yang nantinya akan melahirkan sebuah pengetahuan baru.

    ReplyDelete