Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 50: Permohonan Maaf Atas Kesombongan Filsafatku




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk memahami bahwa ternyata untuk yang kesekian kalinya saya harus minta maaf atas Kesombongan Filsafatku terhadap Subyek Penguasaku.

Salah satu bentuk Kesombongan Filsafatku adalah aku Selalu Merasa Berfilsafat ketika berhadapan denganmu; sementara aku mengetahui bahwa jika aku melakukan hal demikian maka Dirimu tidak merasa Nyaman.

Aku menyadari bahwa jikalau dikarenakan oleh Filsafatku engkau merasa kurang nyaman, maka aku kemudian juga menyadari bahwa ternyata aku belum Berfilsafat.

Tetapi anehnya, ketika aku mengetahui bahwa ketidaknyamanan dirimu tidak santun terhadap Ruang dan Waktu; maka semakin mantaplah aku Berfilsafat di depanmu.

Sehingga akupun menjadi ragu atas permohonan maafku.


Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.
Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

9 comments:

  1. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat Kelas B 2016
    Filsafat adalah olah pikir. Semakin banyak yang kita pikirkan maka akan semakin banyak juga apa yang tidak kita ketahui. Oleh Karena itu membaca, bertanya adalah salah satu metode dalam berfilsafat. Membaca elegi, sumber informasi tentang filsuf dari buku, internet dan media lain yang ada sedangkan bertanya kepada orang lain atau penuturan orang lain yang lebih dahulu belajar tentang filsafat. Kesombongan dosen adalah untuk meluruhkan dan meruntuhkan ego dan kesombongan mahasiswa. Kesombongan guru adalah untuk meluruhkan dan meruntuhkan ego atau kesombongan siswa. Karena Kunci dari belajar adalah kerendahan hati dan keikhlasan. Maka untuk menghancurkan kesombongan diperlukan kesombongan juga. Belajar dengan kesombongan adalah sebenar-benarnya terjebak dalam ruang dan waktu yang gelap.

    ReplyDelete
  2. Nira Arsoetar
    16709251018
    PPS UNY Pendidikan Matematika
    Kelas A

    Kesombongan muncul karean kita mersa lebih baik dari orang lain. Akan tetapi orang yang merasa dirinya sombong dan memohon maaf atas kesombongannya itulah salah satu contoh orang yang baik. Kesombongan dalam hal ini seharusnya bisa menjadi motivasi kita sebagai mahasiswa agar bisa menjadi pribadi yang membangun filsafat dengan baik. Karena itu menandakan kita masih sedikit sekali ilmu yang dipelajari dalam berfilsafat dan sedikit yang dipelajari malah menjadikan kita terlena sehingga mucullah kesombongan dalam diri kita dan membuat ragu orang yang inin memohon maaf. Sehingga membaca banyak diperlukan agar dalam perkuliahan kita tidak hanya datang dengan tidak tahu apa-apa dan hanya sebagai pelengkap atas kehadiran kita.

    ReplyDelete
  3. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Seseorang dianggap sombong ketika ia merasa bahwa dirinya lebih hebat dari yang lain atau bahkan merasa dirinyalah yang paling hebat. Secara filsafat, sombong bisa dikatakan tidak santun terhadap ruang dan waktu. Kita harus menanamkan dalam hati kita bahwa masih ada orang lain yang lebih dari kita dan sesungguhnya Allah yang paling hebat. Tidaklah pantas bagi kita untuk bersikap sombong.

    ReplyDelete
  4. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Sombong adalah saerah paling rawan yang paling banyak menyebabkan seseorang tergelincir di dalamnya. Bahkan seringkali kita tidak sadar bahwa telah melakukan “kesombongan” yang tak seharusnya. Ketika aku mengetahui bahwa ketidaknyamanan dirimu tidak santun terhadap ruang dan waktu, maka semakin mantaplah aku berfilsafat di depanmu. Ini memang aneh, tapi secara pribadi menurut saya dengan segala kerumitan filsafat, membuat kita justru semakin ingin mempelajarinya. Sikap ini juga mungkin merupakan salah satu “kesombongan filsafat”. Maka, mohon maaf atas kesombongan filsafatku.

    ReplyDelete
  5. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Manusia sifatnya terbatas dan tidak sempurna, oleh karena itu manusia tidak mampu memikirkan semua sifat dan hanya bisa memikirkan sebagian sifat saja, sebagian sifat yang dipikirkan saja sehingga bersifat reduksi yaitu untuk tujuan tertentu, tujuannya ialah membangun dunia, dunia pengetahuan. Berdasarkan kalimat "Salah satu bentuk Kesombongan Filsafatku adalah aku Selalu Merasa Berfilsafat ketika berhadapan denganmu; sementara aku mengetahui bahwa jika aku melakukan hal demikian maka Dirimu tidak merasa Nyaman" maka permohonan maaf seharusnya tidak perlu dilakukan. Berfilsafat adalah untuk ilmu pengetahuan, dalam berfilsafat kita harus mengatakan yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah, dan itu tidak akan mungkin dapat membuat semua orang nyaman, pasti ada pihak yang dibuat tidak nyaman. Katakanlah kebenaran meski menyakitkan.

    ReplyDelete
  6. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu alaikum

    Salah satu sifat yang sering kali menghinggapi hati manusia adalah sifat kesombongan. Kesombongan muncul karena adanya sifat yang menganggap diri kita lebih baik dari diri orang lain, sehingga kita memandang remeh, memandang rendah orang tersebut. Sama halnya dalam berfilsafat, sering kali muncul kesombongan atas pemikiran kita karena kita merasa filsafat kita lebih baik, lebih benar dibandingkan pemikiran orang lain. Hal ini tentunya dapat membuat orang lain menjadi tidak nyaman bahkan marah. Namun demikian hal tersebut tidak semestinya ditanggapi dengan kemarahan, karena akan menjadi lebih tidak baik. Ibarat kata api ketemu api maka akan semakin membesar. Maka dari itu sikap saling menghormati dan menghargai satu sama lain adalah perilaku yang sangat tepat.

    Waalaikum salam wr.wb

    ReplyDelete
  7. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    Menolak kebenaran dan meremehkan manusia, itulah sombong. Ketika ada rasa ingin menonjolkan dan membanggakan diri, ketika hati kita keras menerima nasihat terlebih dari yang lebih junior, ketika pendapat kita enggan untuk dibantah bahkan tidak jarang dipertahankan dengan dalil yang dipaksakan, ketika kita tersinggung tidak diberi ucapan salam terlebih dahulu, ketika kita berharap tempat khusus dalam sebuah majlis, ketika kita tersinggung gelar dan jabatan yang dimiliki tidak disebut, maka jangan-jangan virus takabbur telah meracuni diri kita. Maafkanlah segala kekhilafan dan kesalahanku dalam mempelajari filsafat.

    ReplyDelete
  8. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Berfilsafat secara benar adalah mengikuti pikiran para filsuf. Yang dapat kita lakukan adalah merefleksikan, namun menurut saya tidak dapat 100% semua benar karena pemikiran orang yang satu dengan orang yang lain sudah berbeda. Aku dan aku saja sudah berbeda. Bagaimana pemikiran orang lain dengan berbagai dimensi dan pengalaman hidup yang berbeda?Tentu lebih berbeda lagi. Dan kita hanya berusaha yang terbaik untuk hidup kita agar selalu bermanfaat dan tidak ada waktu yang sia-sia.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  9. Bayu Adhiwibowo
    S2 Pend. Matematika 16709251014
    Sombong adalah tindakan mengajukan bahawa aku lebih dari yang lain. Hal ini sangat tidak baik, karena setinggi-tingginya langit masih ada langit lagi. Selain itu sombong dalam filsafat artinya bahwa seseorang tidak dapat menempatkan dirinya pada ruang dan waktu yang tepat. Ketika kita menghadapi orang yang sombong itu kita harus tetap menjaga sikap kita jangan terpancing ikut sombong.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id