Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 42: Filsuf Tak Mampu Melarikan Diri




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya bahwa ternyata Tidak Seorang Filsufpun Mampu Melarikan Diri dari Filsafat, apalagi Diriku.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

11 comments:

  1. Nira Arsoetar
    16709251018
    PPS UNY Pendidikan Matematika
    Kelas A

    Menururt Imanuel Kant filsafat adalah ilmu pengetahuan yang menjadi pokok dan pangkal dari segala pengetahuan. Filsafat mengandung empat persoalan pokok yaitu; Apakah yang dapat kita kerjakan ?(metafisika); Apakah yang seharusnya kita kerjakan (Etika); Sampai dimanakah harapan kita ?(Agama); Apakah yang dinamakan manusia ? (Antropologi). Dari pengertian di atas, maka filsafat adalah olah pikir. Olah pikir tidak bisa lepas dari kehidupan manusia.Ternyata benar, bahwa tidak seorang filsufpun mampu melarikan diri dari filsafat, apalagi diriku.

    ReplyDelete
  2. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat Kelas B 2016
    Filsafat adalah olah pikir untuk mencari kebenaran dan keadilan. Maka setiap yang ingin mencari kebenaran dan keadilan haruslah berfilsafat, begitupun para filsfuf yang tak lepas dari filsafat. Tingkatan ilmu tertinggi adalah filsafat dan yang lebih tinggi dari filsafat adalah ilmu spiritual. Menurut Al Kindi filsafat dan agama tidak bisa dipisahkan. Al-Kindi menegaskan bahwa filsafat yang paling tinggi tingkatannya adalah filsafat yang berupaya mengetahui kebenaran yang pertama, kausa dari semua kebenaran, yaitu filsafat pertama. Menurutnya kalau ada kebenaran-kebenaran atau hakekat-hakekat maka mesti ada kebenaran atau hakekat pertama (al-Haqq al-Awwal). Hakekat pertama itu adalah Tuhan.

    ReplyDelete
  3. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Kita tidak akan bisa lepas apalagi melarikan diri dari filsafat, begitu pula bagi seorang filsuf. Salah satunya karena filsafat adalah olah pikir. Setiap manusia yang dalam keadaan sadar, mereka selalu berpikir tentang suatu hal. Artinya mereka sedang berfilsafat, meskipun dalam ruang lingkup kecil, yaitu untuk dirinya sendiri. Sehingga Filsafat itu dekat dengan kehidupan kita, sangat dekat, bahkan dapat dikatakan bahwa filsalat itu pikiran kita sendiri, bahkan diri kita sendiri.

    ReplyDelete
  4. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Seperti halnya manusia yang merupakan pelakon utama di dunia, ia tak akan mampu melarikan diri dari dunia. Seperti halnya seorang guru, yang mungkin kadang “jengah” dengan sikap muridnya, namun ia tak akan mampu melepaskan muridnya karena ia “guru”. Seperti kita mahasiswa yang mungkin lelah karena tugas yang seolah tak ada akhirnya, tapi itulah kewajiban yang menjadikan kita mahasiswa sebenarnya. Begitupun filsup, tak akan mampu melarikan diri dari filsafatnya. Kita bertanggung jawab atas kehidupan masing-masing, dan tidak akan mampu lari dari keputusan yang telah kita ambil.

    ReplyDelete
  5. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Obyek filsafat itu adalah yang ada dan yang mungkin ada, yang mempunyai sifat bermilyar-milyar pangkat bermilyar pun belum cukup untuk menyebutkannya karena sifat itu berstruktur dan berdimensi. Tidak seorang pun filsuf mampu melarikan diri dari filsafat karena filsafat adalah diri kita sendiri. Filsafat adalah melakukan apa yang kita pikirkan dan memikirkan pengalaman kita. Kita tidak akan bisa lepas dengan filsafat, bahkan ketika kita belum mengenal istilah filsafat pun, kita sudah berfilsafat.

    ReplyDelete
  6. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu alaikum

    Filsafat adalah dasar atau pangkal dari setiap ilmu pengetahuan, filsafat itu adalah olah pikir, filsafat itu adalah ilmu reflektif, dan sebebar-benarnya orang yang berfilsafat adalah orang mengacu atau berlandaskan pada pemikiran para filsuf. Filsafat sebagai olah pikir tidak akan terlepas dari kehidupan manusia termasuk para filsuf itu sendiri. Pemikiran-pemikiran filsuf itu sendiri terbentuk dari pengamatan-pengamatan dan kritikan mereka terhadap di sekitarnya. Jadi selama seseorang berpikir dan peka terhadap terhadap sekitarnya maka sesungguhnya ia sedang berfilsafat, maka dari itu para filsuf pun tidak akan mampu melarikan diri dari filsafat.

    Waalaikum salam wr.wb

    ReplyDelete
  7. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    kehidupan kita tidak pernah terlepas dari filsafat, karena filsafat berada di hati dan pikiran yang ditengahi oleh spiritual. Para filsuf sangat senang menenangkan pikiran di tempat yang sepi, karena ilmu akan cepat diterima. Sehingga, filsuf akan sangat mudah membuat sintesis dan anti tesis terhadap ilmu pengetahuan yang di dapat dengan menggunakan hati dan pikirannya yang kritis.

    ReplyDelete
  8. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Filsuf tidak mampu melarikan diri dari filsafat. Namanya saja sudah filsuf. Sehebat apapun filsuf, tetap memerlukan filsafat. Jika seorang filsuf saja tidak mampu melarikan diri dari apa yang dia punyai sebagai seorang filsuf, saya sebagai orang yang mempelajari pemikiran para filsuf juga tidak mungkin bisa. Karena pikiran saya berfilsafat berdasarkan pikiran para filsuf.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  9. Bayu Adhiwibowo
    S2 Pend. Matematika 16709251014
    Filsafat artinya adalah berolah pikir. Secara filsafat orang yang tidak bisa berpikir adalah dikatakan mati dalam filsafat. Oleh karena itu kita sebagai manusia sampai kita mati kita akan tetap dikatakan berfilsafat. Tidak mungkin dalam hidup kita tidak melalukan olah pikir. Sehingga filsafatpun tidak dapat melarikan diri dari filsafat itu sendiri.

    ReplyDelete
  10. Nikma Husna
    13301244024
    Pendidikan Matematika C 2013
    Seorang filsuf adalah seseorang yang banyak melakukan refleksi dan observasi dengan memanfaatkan setiap pengalaman dalam mencari suatu pengertian. Para filsuf tidak hanya mengobrol dan berpendapat tanpa suatu arti. Mereka membutuhkan olah pikir untuk mempertahankan argumen yang mereka miliki. Oleh karena itu, para filsuf tidak dapat dipisahkan dari filsafat, karena filsafat merupakan olah pikir.

    ReplyDelete
  11. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Filsuf maupun orang awan sekalipun seperti diriku sebenarnya selalu berhubungan dengan filsafat. Filsafat sangat dekat dengan hidup kita. Filsafat adalah olah pikir. Sejatinya, manusia tidak bisa lepas dari yang namanya berpikir, mencari hakekat dari sesuatu di kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id