Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 27: Sebagian Besar Dosaku karena Determinisku




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata Sebagian Besar Dosaku dikarenakan Determinisku.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

10 comments:

  1. Nira Arsoetar
    16709251018
    PPS UNY Pendidikan Matematika
    Kelas A

    Determinis yang menimbulkan dosa disini adalah menentukan hal dengan paksaan. Sebagai contoh, sebagai seorang Ibu kita memaksa anak kita untuk menjadi guru. Padahal anak memiliki keinginan untuk menjadi dokter. Ibu menentukan masa depan anak tanpa mengetahui apa yang sebenarnya diinginkan oleh anak, disini yang disebut dengan determinis yangdapat menimbulkan dosa, karena kita menentukan dengan unsure paksaan sehingga anaktidak dapat menumbuhkan bahkan dan mewujudkan impian.

    ReplyDelete
  2. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Determinisme dapat diartikan sebagai seseorang yang menentukan kehidupan orang lain. Itu artinya bahwa seseorang yang melakukan determinis adalah orang yang telah melampaui batas atau kodrat yang seharusnya ia lakukan. Sesungguhnya hanya Allah yang mengatur dan menenukan hidup seluruh manusia. Sungguh tak mungkin manusia itu menentukan hidupnya karena manusia itu bersifat relatif, namun kita sebagai manusia terkadang kita melampaui batas dengan determinis dan terkadang semena-mena dengan hidup orang lain. Contoh yang sering terjadi adalah guru yang membuat RPP tidak sesuai dengan karakter siswa kemudian tidak menerapkan metode belajar yang dapat mengembangkan pola pikir siswa. Pemikiran seperti itu seringkali dianggap sebagai hal yang wajar dilakukan dan tidak menjadi masalah atau dosa. Maka secara tidak langsung dan tidak disadari bahwa seorang guru sering melakukan perbuatan dosa seperti itu yang tidak lain dan tidak bukan berasala dari determinis itu.

    ReplyDelete
  3. Khintoko Intan Permatasari
    13301244011
    Pendidikan Matematika C 2013

    Determinise menurut wikipedia adalah keyakinan filosofis bahwa semua peristiwa terjadi sebagai akibat dari adanya beberapa keharusan dan karenanya tak terelakkan. Secara singkat, orang yang suka memaksakan dan menentukan kedendak pada orang lain. Contoh dari orang yang suka memaksakan kehendak pada oang lain misalnya ada seorang guru yang memberikan tugas yang sangat banyak dan berat kepada siswa, dan dikumpulkan 2 jam setelah pemberian tugas. Sesungguhnya niat dari guru tersebut adalah baik, hanya ingin membuat siswanya lebih paham tentang materi yang tadi dibahas di sekolah. Baik menurut guru, belum tentu baik menurut siswanya. Orang yang suka memaksakan kehendaknya pada orang lain, maka dia sudah melakukan suatu dosa karena membuat orang lain mengikuti kehendaknya secara terpaksa.

    ReplyDelete
  4. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Salah satu indikasi bahwa kita sudah berlaku determinis yaitu selalu berani menentukan sesuatu sesuai kehendaknya. Ini adalah sikap yang berbahaya karena ini berarti kita tidak mau menerima pendapat orang lain. Segala keputusannya harus diikuti oleh orang lain. Perilaku determin ini merupakan dosa besar, terutama jika dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kuasa atau wewenang. Karena orang-orang yang dimensinya lebih rendah akan semakin sulit mengungkapkan pendapatnya, apalagi membantahnya. Semoga kita terhindar dari sikap determinist.

    ReplyDelete
  5. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Setiap manusia yang hidup di bumi memiliki potensi untuk terancam melakukan reduksionisme. Manusia yang melakukan reduksi (pengurangan) terhadap suatu makna dari segala yang ada dan yang mungkin ada, dikarenakan penyimpulan yang tergesa-gesa tanpa menimbang-nimbang dengan seksama. Sebelum menyimpulkan sesuatu sebaiknya melakukan kajian referensi, sehingga dapat menyimpulkan dengan tepat. Ilmuwan yang sudah melakukan kajian referensi pun bisa melakukan reduksionisme karena kemampuan pikir tiap individu berbeda-beda. Orang yang melakukan reduksionisme secara besar-besaran cenderung akan bersifat determinis, dengan seenaknya menentukan sesuatu tanpa sumber yang jelas. Reduksi saja sudah salah, apalagi reduksi besar-besaran hingga menimbulkan sikap determinis. Kebanyakan orang sudah biasa melakukan klaim tanpa alasan (determinis), padahal itu hal yang sangat salah, karena determinis mutlak hanya milik Allah.

    ReplyDelete
  6. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu alaikum

    Determinis, atau dalam filsafat dikenal determinisme adalah pandangan bahwa setiap peristiwa atau kejadian ditentukan. Artinya tidak bisa terjadi apabila tidak ditentukan. Dari pengertian determinis tersebut dapat dililhat di kehidupan, determinis identik dengan kesenang-wengangan atau suka memaksakan kehendak pada orang lain. Contohnya dalam politik internasional, kasus Cina Selatan kemarin di mana pihak pemerintah Cina secara sepihak memutuskan dan menentukan bahwa kawasan laut Cina Selatan yang sebenarnya sah berdasarkan keputusan Internasional adalah wilayah teritorial Filipina. Ini tentunya menggambarkan adanya kesenagwenangan terhadap negara lain. Hal ini muncul karena adanya sikap yang memandang remeh dan rendah suatu bangsa. Dalam konteks beragama sifat kesenangwenangan terhadap orang lain tentunya adalah satu bagian dari sifat aniaya yang dosanya cukup besar.

    Waalaikum salam wr.wb

    ReplyDelete
  7. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Dari sumber yang saya dapatkan, determinis secara sederhana dapat diartikan sebagai paksaan dan kehendak sendiri. Namun saya mengartikan deerminis sebagai keegoisan. Manusia yang determenis, melakukan segala sesuatu hanya berdasarkan kehendaknya, tanpa memikirkan orang lain maupun lingkungan sekitarnya.

    Tidak menaati aturan, tidak perduli pada orang lain adalah ciri determinis. Maka, ketika manusia sudah tidak memiliki pedoman dan aturan hidup, ini sangat berbahaya. Sebagai umat beragama, tentu kita memiliki aturan yang mengatur agar kita benar-benar menjadi manusia. Namun ketika kita melupakan aturan dan menjadikan egoisme kita sebagai satu-satunya alasan, maka inilah mengapa dosa kita bersumber karena determinis kita sendiri.

    ReplyDelete
  8. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Secara kebahasaan determinisme dapat dimaknai sebagai pandangan yang menganggap setiap kejadian merupakan konsekuensi kejadian sebelumnya dan ada di luar kemauan. Dengan kata lain, segala sesuatu di dunia ini ditentukan oleh hukum sebab akibat. Ketika kita melakukan kesalahan, kita akan cenderung membela diri dengan kalimat "Segala yang terjadi adalah kehendak Tuhan". Padahal kita diberikan pilihan oleh Tuhan untuk berbuat baik atau buruk. Tuhan memberikan ruang untuk kita merenung dan mengintropeksi diri mengapa kita mendapat masalah. Tuhan pun menyediakan kesempatan agar kita berusaha, berdoa, dan memperbaiki diri dengan cara bertaubat dalam menjalani hidup. Dengan demikian maka sejatinya sebagian besar dosa kita dikarenakan determinis kita sendiri. Wallahua’lam..

    ReplyDelete
  9. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    Determinisme merupakan paham atau aliran pemikiran yang menolak adanya kebebasan dalam diri manusia. Menurut paham ini hanya nampaknya saja manusia itu bebas, karena sesungguhnya manusia dalam bertindak selalu ditentukan oleh berbagai macam faktor baik dalam kondidi fisik dan psikis dirinya sendiri maupun dalam dunia sekitarnya. Berdoalah kepada Allah agar selalu berada di jalan yang benar dan selalu diberikan keberkahan.

    ReplyDelete
  10. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Determinis : Orang yang menganut paham determinisme, yaitu paham yang menganggap suatu kejadian atau tindakan, baik yang menyangkut jasmani maupun rohani merupakan konsekwensi kejadian alam sebelumnya dan ada diluar kemauan.
    Sumber : https://glosarid.com/index.php/term/pengetahuan,determinis-adalah.xhtml
    Banyak kejadian atau tindakan yang terjadi pada seseorang dikarenakan perbuatannya sendiri. Bukan karena kejadian alam. Saking banyaknya, tidak akan cukup dituliskan di sini. Namun kebanyakan kita sering mencari kambing hitam. Meski kita sudah diketahui bereputasi jelek. Setidaknya, ada sedikit usaha menutupi. Mungkin pemikirannya begitu.
    Contoh : karena kegiatan alam dapat mengubah atau menjadikan seseorang tersebut menjadi lain. Contohnya adalah bencana alam yang menyebabkan hilang spiritual jika kita tidak kuat dan raga kita akan melemah.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id