Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 22: Tak Kusadari Bahwa Ternyata Aku Bisa Terbang




Ass, untuk semuanya:

Sintesiskan tesis-tesis dan anti-tesis anti-tesisnya untuk menemukan bahwa ternyata Aku Bisa Terbang Seperti Burung.

Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan sintesis anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin

Marsigit

33 comments:

  1. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Seseorang yang mampu terbang tinggi ialah seseorang yang memiliki kemerdekaan berpikir, kemandirian, keterampilan, daya kritis, dan keikhlasan dalam hati serta pikirannya tidak terbelenggu dan tidak merasa tertekan atas sesuatu apaun. Dengan semua itu maka seseorang akan mampu terbang melambung tinggi melampaui kecepatan seekor burung. Itu artinya bahwa seseorang dapat mengembangkan pola pikir, potensi, kreatifitas yang dimilikinya, dan menjadi seperti apa yang diinginkannya.

    ReplyDelete
  2. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Kebebasan seseorang untuk memiliki keinginan dan harapannya dalam mencapai sesuatu merupakan kebebasan yang murni tanpa ada gangguan pikiran orang lain. Karena dalam hati dan pikirannya sendiri bebas memiliki keinginan dan harapan yang seperti bagaimana. Jika mempunyai cita-cita ingin menjadi dosen, maka kita berusaha untuk mendapatkan kekuatan untuk bisa terbang. Dengan segala usaha yang maksimal dan doa serta kemampuan yang dimilikinya, maka percaya diri kita bisa terbang menjadi dosen.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Tesis: Ada beberapa faktor yang menjelaskan mengapa manusia tidak bisa terbang. Kerangka burung sangat ringan, sementara manusia memiliki kerangka yang sangat berat. burung memiliki bagian tubuh terpenting yang merupakan aset terbesarnya untuk terbang yang tidak dimiliki manusia, aset itu ialah sayap.

    Antitesis: Menurut fisika, agar manusia dapat terbang (melayang di udara), maka harus mampu menghasilkan gaya vertikal yang cukup untuk dapat mengangkat badan dan melawan berat badan. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan percepatan sebesar mungkin sehingga dapat mencapai gaya angkat aerodinamik untuk mengangkatnya ke udara. http://amateur-physics.blogspot.co.id/2014/11/bisakah-kita-terbang.html

    Perbedaan pandangan tersebut disintesiskan pada suatu usaha seorang ilmuan. Diawali oleh sejarah bahwa manusia mampu terbang seperti burung. Di perkenalkan pertama kali oleh Armen Firman, ilmuwan muslim yang hidup pada Pada tahun 852 Armen melakukan uji coba dengan cara terjun melayang menggunakan jubah dari menara di Cordoba dan uji coba itu berjalan mulus. Ibn Firnas sangat terkesan dengan aksi Armen, lalu mulai melakukan penelitian tentang dunia penerbangan. Pada tahun 875, Ibn Firnas menciptakan konsep pesawat terbangnya sendiri dan melakukan percobaan di menara di Cordoba. http://asal-usul-motivasi.blogspot.co.id/2010/10/asal-usul-pesawat.html

    Sifat suatu ilmu tentunya memiliki pondasi. Sebenar benar seseorang mendapatkan ilmu adalah malalui argumentasi, perkelahian, perdebatan, atau penolakan di antara pengetahuan-pengetahuannya itu sendiri. Metode berpikir SINTETIK merupakan perdebatan antara dua pengetahuan yang berbeda untuk menghasilkan pengetahuan baru.

    ReplyDelete
  5. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Filsafat adalah diri saya. Filsafat adalah pikiran saya. Filsafat adalah refleksi saya. Dalam berfilsafat, saya bebas memikirkan apapun, bebas merefleksikan apapun, bebas mengembarakan pikiran kemanapun layaknya seekor burung yang terbang tinggi melihat dunia. Memang diri ini tidak memiliki sayap, tapi dengan hati dan pikiran saya bisa terbang tinggi melihat segala apapun meliputi yang ada dan yang mungkin ada.

    ReplyDelete
  6. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Dunia dapat dilihat secara materi bahwa dia tampak. Namun dapat pula dibentuk dengan pikiran. Pembentukan dan penggambaran yang terjadi di dalam pikiran manusia. Secara rasional tidak mampu menjelaskan dengan logika karena keterbatasan dan ketidakmampuan manusia melakukan terbang seperti burung. Namun secara empirik, usaha terbang yang dilakukan tidak selalu dilakukan dengan tanpa bantuan alat. Sehingga kemampuan manusia untuk dapat mengudara adalah usaha manusia untuk menciptakan sesuatu, yang akhirnya menciptakan berbagai macam alat baik bentuk dan ukuran yang beragam. Semua diawali dengan proses yang melahirkan pengetahuan baru, disebut sintesis.

    ReplyDelete
  7. Nira Arsoetar
    16709251018
    PPS UNY Pendidikan Matematika
    Kelas A

    Burung dapat terbang dengan menggunakan sayap, dan melihat segala pemandangan dari angkasa. Walaupun pada hakikatnya manusia bukanlah burung, tapi kita dapat analogikan dari penggambaran burung di atas. Jika burung terbang menggunakan sayap, maka ilmu pengetahuanlah yang dijadikan sayap bagi manusia.. Semakin banyak ilmu yang dimiliki semakin banyak kita mengetahui sesuatu, sehingga kita dapat melihat banyak hal seperti halnya burung yang dapat terbang melihat seluruh isi dunia.

    ReplyDelete
  8. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Definisi terbang menurut KBBI yaitu: 1) bergerak atau melayang di udara dengan tenaga sayap atau dengan tenaga mesin 2) berhamburan atau melayang di udara. 3) kiasan hilang lenyap 4) kiasan berlari cepat 5) melarikan diri, dsb. Dari berbagai pengertian terbang ini sendiri, dapat kita simpulkan bahwa terbang tidak melulu menggunakan sayap. Dengan pikiran pun kita dapat terbang bebas ke mana pun. Kant menyatakan bahwa orang harus berpikir secara mandiri, bebas dari perintah otoritas eksternal. "Kebebasan berbicara dan menulis dapat diambil dari kita oleh orang-orang yang berkuasa, tapi kebebasan berpikir tidak akan pernah dapat diambil." Immanuel Kant, Critique of Practical Reason. Karena itu sebenar-benarnya kita dapat terbang sebebas-bebasnya ke mana pun dan kapan pun denganmenggunakan pikiran kita.


    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  9. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    tesis: manusia bisa melihat angkasa dan dunia yang luas dengan daya cipta yang dimiliki, maka dengan kemampuan daya cipta itu kita bisa pergi kemana saja dengan alat transportasi yang cepat.
    anti tesis: burung bisa menikmati alam semesta dengan terbang dan tanpa daya cipta dan pengetahuan serta teknologi yang dimilikinya, namun burung tetap bisa terbang dan melihat indahnya angkasa dan dunia ini, serta bisa pergi kemana saja dengan terbang.
    sintesisnya: bahwa setiap manusia yang menggunakan kecerdasannya dan mengembangkan kemampuannya untuk membuat alat transportassi seperti pesawat maka sebenarnya manusia yang tidak bisa terbang, sekarang bisa terbang karena pesawat yang diciptakannya, maka sebanrnya manusia juga seperti burung yang bisa terbang namun dengan teknologi dan daya cipta yang dimilikinya. dan itu di dapat dengan berfilsafat dengan mengamati gerak-gerik burung.

    ReplyDelete
  10. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Bila kita menalar lebih jauh maka akan terlihat secara fisik manusia tidak bisa terbang dan pergi kemana saja yang dia inginkan, walaupun dengan daya cipta dan teknologi yang dimiliki manusia tetap masih terbatas, karena tidak semua manusia bisa menikmati itu, sedangkan burung bisa pergi kemanapun tanpa batas. Namun bila kita sadari bahwa kita pun bisa pergikemana saja dengan pikiran yang kita miliki, kita bisa memikirkan mekah, inggris, monas dst tanpa harus kita pergi dan terbang kesana, sehingga kekuatan pemikiran kita bisa kemana saja sesuai yang kita harapakan, jadi tidak ada batasan dalam berpikir dan memikirkan apapun yang kita mau. dan pikiran kita bisa terbang bebas kamanapun kita mau, seperti halnya burung yang terbang kemana saja dia mau, maka hal itu bisa menjadi sintesis bahwa kita sama dengan burung dalam arti yang seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya.

    ReplyDelete
  11. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Dalam berfilsafat keadaan dimana kita bisa melakukan apa yang kita mau adalah keadaan dimana kita bebas menentukan hidup kita. filsafat yang bebas adalah kemerdakaan yang dimiliki oleh seseorang, yang mana bisa disebut sebagai manusia terbang. Manusia Terbang, suatu dalil yang menyatakan bahwa andaikata orang yang secara organik sempurna berada di angkasa dalam keadaan mata tertutup tidak mengetahui apa-apa, tidak merasakan sentuhan apapun – termasuk dengan anggota badan sendiri – ia tetap yakin terhadap eksistensi dirinya. Dalam keadaan seperti itu jika ia menghayalkan adanya tangan atau anggota tubuh lainnya, maka ia tidak akan menghayalkan sebagai bagian atau syarat bagi eksistensi dirinya. Ini membuktikan bahwa wujud nafsu itu berbeda dengan bahkan bukan jasad.

    ReplyDelete
  12. Dalil orang terbang misalnya, mirip dengan “cogito”, suatu dalil yang lahir dari renungan Descartes, sekalipun secara substansial terdapat perbedaan penting antara keduanya. Para ahli sejarah filsafat memang telah menunjukkan affinitas alasan Ibn Sina dengan cogito ergo sumnya Descartes. Dalam hal ini Rahman menjelaskan bahwa baik Ibn Sina maupun Descartes diilhami oleh pemikiran Plotinus tentang keterpisahan jiwa dari tubuh.

    ReplyDelete
  13. Khintoko Intan Permatasari
    13301244011
    Pendidikan Matematika C 2013

    Kondisi dimana manusia bisa terbang adalah dimana dia sadar bahwa dirinya adalah individu yang bebas. Bebas memilih, bebas berpikir, bebas mengemukakan pendapat, bebas berkreasi, bebas dalam melakukan segala hal. Kita bisa terbang kemana saja dengan akal, pikiran, dan ilmu pengetahuan yang kita miliki. Misalnya : Saya ingin menjadi dokter. Cukup dengan menghayalkan dan membayangkan apa yang diinginkan, dengan begitu munculah semangat dan tekad yang kuat untuk mewujudkan suatu impian. Karena pada dasarnya mimpi dan cita-cita yang membuat kita terbang untuk mendapatkannya.

    ReplyDelete
  14. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Aku bisa terbang seperti burung. Ya setiap harinya aku melihat pemandangan yang indah ataupun tak enak dipandang, setiap harinya terbang kemanapun yang diinginkan seperti burung yang selalu mengepakkan sayap kemana ia pergi ketika makan, ketika di rumah, ketikaa berkumpul dengan keluarga ataupun teman atau ketika tumbuh berkembang mewujudkan apa yang diinginkanna. Setiap hari dapat memandang kehidupan yang sangat luas seperti langit yang tak pernah ada ujung dan akhirnya.

    ReplyDelete
  15. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016



    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Aku bisa terbang seperti burung karena kita terus belajar. Dengan terus mengaji dan belajar, maka kita akan semakin mengetahui hal hal yang sebelumnya kita tidak tau.Pikiran akan semakin terbuka, sudut pandang pun akan melebar sehingga kita bisa terbang mengangkasa di dunia ini dengan terus belajar.
    Terimakasih.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  16. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Ketika mendengar kata terbang pikiran saya langsung membayangkan sebuah pesawat yang bisa terbang dengan gagahnya karena ia memiliki peralatan yang komplit seperti sayap, sistem kemudi, tenaga, maupun rangka yang kuat agar tidak jatuh di udara. Sementara manusia tidak memiliki semuanya itu sehingga sebarapapun usaha manusia untuk belajar terbang dia tidak akan mampu terbang jika tidak memiliki alat bantu. Sehingga yang saya pahami dari ‘tak kusadari ternyata aku bisa terbang’ adalah bukan terbang secara fisik tetapi terbang dalam pikiran dan itu terjadi dalam berfilsafat karena filsafat adalah olah pikir dan sebenar-benarnya filsafat adalah dirimu sendiri karena dalam filsafat kita memiliki kemerdekaan berpikir, kita bebas mengembarakan pikiran kita tapi sebaiknya harus dibatasi oleh hati yang bersih dan jernih agar kita tidak tersesat dalam pengembaraan pikiran. Jadi kita akan bisa terbang jika kita mau terus berpikir secara intensif dan ekstensif serta mampu berkarya terus menerus yang bebas intervensi dari dunia luar

    ReplyDelete
  17. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016




    Aku bisa terbang karena aku memiliki pemikiran yang luas, yang selalu memperhitungkan ruang dan waktu. Aku bisa terbang ketika aku menggabungkan pengetahuan dan pengalaman yang aku miliki untuk melihat yang ada dan yang mungkin ada di dalam kehidupan ini. Aku bisa terbang jika aku selalu memandang kehidupan dari berbagai konteks, tidak dari satu sudut pandang saja. Aku bisa terbang ketika aku selalu rendah hati dan berserah diri kepada Allah SWT untuk selalu mensyukuri segala ciptaan dan anugerahnya.

    ReplyDelete
  18. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    “Aku Bisa Terbang Seperti Burung” seperti ungkapan yang tidak masuk akal. Tetapi terbang seperti burung bisa kita analogikan dengan memiliki ilmu/pengetahuan/wawasan sehingga kita bisa melihat dunia lebih luas lagi. Atau, terbang seperti burung bisa kita artikan juga sebagai sebuah kebebasan, dimana kita bebas berkarya dan bebas berekspresi sesuai passion kita.

    ReplyDelete
  19. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Terbang seperti burung merupakan analogi bahwa manusia dapat meraih apapun yang mereka inginkan dengan cara berusaha, dengan ketentuan sesuai dengan kemampuannya. Dalam pandangan filsafat, dunia adalah diriku dan dunia adalah pikiranku. Segala keinginan yang ada di dunia, asalkan masih dalam batas kemampuan, maka manusia bisa meraihnya. Bagaikan burung yang sesuka hati terbang ke tempat-tempat yang indah dengan usaha mengepakkan sayapnya, memilih cuaca yang tepat untuk terbang berdasarkan pengalamannya. Begitu juga aku sebagai manusia, haruslah berencana, belajar, berusaha, berdoa (berserah diri kepada Allah). Berusaha menggunakan kekuatan fisik, pikiran, hati, pengalaman, dan juga potensi yang ada.

    ReplyDelete
  20. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Saya memahami makna “terbang” disini adalah mampu menjangkau yang sebelumnya terasa mustahil. Hidup ini adalah perjalanan panjang, dimana setiap perjalanannya tentu ada hal-hal yang kita harapkan, kita angankan dan kita cita-citakan namun semuanya seolah mustahil digapai.
    Namun bagi orang beriman, kita harus percaya bahwa ada Yang Maha Mengabulkan Doa, ada Dia tempat kita menggantungkan seluruh harapan kita. Ikhtiar, doa dan tawakal. Jangan pernah takut bermimpi besar, karena kita harus percaya bahwa ada Dia Yang Maha Besar, Allah subhana hu wa ta’ala.

    ReplyDelete
  21. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Kita bisa terbang seperti burung, dapat berarti bahwa kita mempunyai kebebasan kemanapun untuk menuntut ilmu, karena ilmu dapat ditemukan dimanapun dan kapanpun. Entah itu di tempat paling buruk sekalipun, pasti ada ilmu/hikmah yang dapat kita peroleh. Kita bisa terbang seperti burung, juga dapat berarti bahwa kemajuan teknologi sekarang membuat kita dapat berpindah lokasi kemanapun melalui pesawat terbang layaknya seorang burung yang terbang bebas.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  22. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu alaikum

    Burung dapat terbang tinggi dengan menggunakan sepasang sayapnya, dengan analogi tersebut manusia pun dapat terbang setinggi-tingginya. Pertanyaannya dengan apakah manusia dapat terbang? Sebelumnya menjawab tersebut, pertama kita lihat dulu makna kata terbang bagi manusia. Terbang dapat diartikan bagi manusia adalah mencapai sesuatu yang terlihat mustahil bagi kita, pepatahnya mungkin "bagaikan pungguk merindukan bulan", yang mempunyai arti mencita-citakan sesuatu yang mungkin mustahil untuk didapatkan. Namun apakah ada yang mustahil di dunia ini?. Menurut saya tidak ada yang mustahil di dunia ini. Dengan kerja keras, ikhtiar yang sungguh-sungguh dan dibarengi dengan doa yang ikhlas dan tulus kepada Allah SWT maka semua yang kita impikan dapat tercapai. Kembali ke pertanyaan dengan apa manusia dapat terbang. Menurut saya manusia dapat mencapai puncak kejayaannya (terbang) adalah manusia yang mempunyai ilmu yang tinggi tapi dengan ilmunya tersebut tidak menjadikan ia sombong tetapi malah mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga ilmu tersebut dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dengan demikian ilmu tersebut dapat berguna bagi sekitarnya.

    Waalaikum salam wr.wb

    ReplyDelete
  23. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Seseorang yang mampu terbang seperti burung adalah seseorang yang dengan pikirannya bisa menggapai apapun. Saat ini pun aku sedang terbang. Aku sedang terbang mengelilingi bumi, berputar-putar dalam angkasa. Kebebasan piikiranlah yang mampu membuat aku terbang seperti burung. Tanpa menggunakan sayap pun aku bisa terbang. Namun hal yang pasti yang bisa membuat aku betul-betul terbang adalah denganmengetahui bagaiamana mahkluk lain bisa terbang. Makhluk lain bisa terbang ternyata karena sayapnya. Maka akupun harus membuat sesuatu seperti sayap dan mengetahui cara kerjanya di dunia di luar pikiran sehingga Aku Bisa Terbang Seperti Burung. Jadi aku bisa terbang bukan karena sayapku namun karena pikiranku.

    ReplyDelete
  24. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend Matematika S2 Kelas B

    Burung mampu melanglang buana dengan cara terbang menggunakan sayapnya. Manusia mampu terbang dengan pikirannya. Pikiran manusia bisa kemanapun ia mau. Pikiran manusia bisa terbang ketika manusia berpikir kritis. Manusia yang berpikir kritis cenderung untuk bertanya. Pertanyaan ini tentu muncul dengan mengharapkan jawaban. Proses mencari jawaban ini yang menyebabkan pikiran manusia terbang.

    ReplyDelete
  25. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    "Terbang" disini merupakan kemampuan untuk berpikir secara luas seseorang memiliki ilmu pengetahuan sebagai sayapnya, ia akan mampu menjangkau semua wilayah atau semua bidang ilmu pengetahuan dan mengaitkannya, sehingga ia menemukan hal baru yang orang lain tidak dapat menemukannya.

    ReplyDelete
  26. Bayu Adhiwibowo
    S2 Pend. Matematika 16709251014
    Terbang seperti burung dalam hal ini adalah sebuah makna kiasan. Pada manusia makna kiasan itu artinya kita dengan pengetahuan yang kita miliki bisa melihat atau mengetahui terhadap suatu hal secara lebih luas. Tidak hanya sekedar pada satu bagian kecil saja, akan tetapi bisa melihat sisi yang lebih luas dan sudut pandang yg berbeda pula.

    ReplyDelete
  27. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Apanya yang bisa terbang. Iya kita bisa terbang memang karena kita memiliki ilmu untuk membuat pesawat. Untuk membelah langit biru. Meski kita tidak memiliki sayap untuk terbang.
    Jika kita bisa terbang, kita ibaratkan diri kita adalah burung. Burung itu bisa ke mana saja tanpa harus menggunakan biaya. Tentu sangat senang. Bisa menjelajah alam bebas. Meski dia tahu, banyak bahaya mengintai di luar sana. Namun, dia tetap ingin terbang untuk menikmati alam ciptaan Tuhan. Mungkin, seandainya kita bisa tahu pemikiran burung itu, dia pasti merasa bahagia bisa terbang bebas. Lebih baik mengambil risiko daripada hidup tergadai di dalam sangkar.
    Manusia juga dapat dianalogikan seperti burung. Dia bisa terbang bebas mengendarai ilmu pengetahuan untuk meluaskan pikirannya. Allah memberikan kaki untuk berjalan, tangan untuk menggapai, juga pikiran yang mempunyai memori sangat besar untuk menampung hasil-hasil perjalanan kita. Meski penuh dengan risiko dan jalan panjang tidak diketahui. Terkadang, untuk berhasil, kita harus mau mengambil risiko.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  28. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    TESIS-Manusia secara fisik tidak memilki sayap untuk terbang layaknya seekor burung namun manusia memilki alat canggih berupa kecerdasan fikiran melebihi kehebatan sayap burung. ANTI TESIS- Manusia bisa terbang kemana saja menggunakan pesawat hasil kecerdasan fikiran dari manusia dan didalam fikiran ternyata manusia bisa terbang kemana saja melebih kehebatan pesawat, seseorang dengan fikirannya bisa terbang kemasa lalu maupun kemasa depan, terbang kemanapun yang dia inginkan karena manusia dalam berfikir memilki kemerdekaan untuk berfikir tanpa ada intervensi dari siapapun. ANTI TESIS- Ternyata dirikupun bisa terbang kemana saja sesuai keinginanku dengan fikiranku.

    ReplyDelete
  29. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Sintesa dari artikel diatas adalah bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi manusia,asalkan manusia mau berfikir dan berusaha. Manusia adalah penguasa dunia. Ia punya power mind dan punya kemampuan yang tak terbatas. Kecerdasannya melebihi kecerdasan makluk apapun di muka bumi ini. Adapatasinya melebihi apapun dari yang bisa beradaptasi di dunia ini. Manusia bisa terbang dengan pesawat terbang. Manusia bisa berenang dengan kapal selam,manusia bisa melebihi makluk apapun sehingga manusia bisa ke luar angkasa..
    Jadi di dalam manusia tidak ada yang tidak mungkin. Manusia penuh dengan kemungkinan,dan manusia adalah makhluk yang paling tak terduga karena pikiran dan kreatifitasnya...

    ReplyDelete
  30. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016

    Kita bisa terbang. Terbang disini, bukan secara fisik melainkan terbang mempunyai arti bahwa setiap manusia mempunyai kemerdekaan, kebebasab berpikir, kemandirian, kritis, keikhlasan dalam hati yang tidak terbelenggu oleh perasaan dan tekanan dari manapun. Layaknya seperti parasut, maka semakin terbuka pikiran kita, maka akan semakin terbang dan semakin baik. Kita bisa terbang, melihat sesuatu dari sudut pandang tinggi, berbeda dengan sudut pandang lainnya. Kita bisa mengembangkan olah pikir, kreatifitas dan menjadi apa yang kita inginkan. Terbang bebas, lepas.


    Terimakasih.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh.

    ReplyDelete
  31. Khomarudin Fahuzan
    16709251041
    PPs Pend. Matematika B

    Objek filsafat itu dari yang ada dan yang mungkin ada, maka karena olah pikir dan meliuk-liuk, kita bebas memikirkan apapun dalam pikiran kita, tidak hanya terbang, menyelam ke dasar laut pun bisa, ke luar angkasa pun bisa saja. Tergantung apakah dipikiran kita ada bayangan itu semua atau tidak. Karena batas dari filsafat adalah apa yang ada di luar pikiran kita. Sehingga selama di pikiran kita ada yang berkaitan dengan apa yang akan kita pikirkan, maka sangat mungkin sekali kita melakukan apa yang kita mau.

    ReplyDelete
  32. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Dalam sisi filsafat manusia bisa terbang karena arti filsafat itu adalah refleksi terhadap semua yang ada dan yang mungkin ada. Dengan hati, akal, pikiran, dan imajinasi, manusia dapat terbang terbang bahkan lebih tinggi dari burung. Tetapi maksud terbang di sini bukanlah raga kita yang bisa terbang, tetapi terbang bebas dengan sedalam dalamnya dan seluas-luasnya dengan hati, akal, pikiran dan imajinasi kita.

    ReplyDelete
  33. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Tujuan kita belajar adalah kita ingin mengetahui tentang suatu hal yang pada akhirnya kita dapat mengaplikasikan hal tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kita belajar pastinya kita membutuhkan banyak sekali referensi yag harus kita gunakan untuk dapat memperoleh apa yang kita inginkan. Belajar dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, namun harus tetap disesuaikan dengan kondisi yang ada. Dengan kita dapat beradaptasi, kita memperoleh banyak manfaat. Selain belajar, kita juga juga harus berusaha dan tenu saja diiringi dengan berdoa agar usaha kita tidak sia-sia dan berhasil. Dengan akau belajar benyak hal yang aku peroleh dari belajar, maka aku akan banyak tahu dan dengan aku mempunyai banyak pengetahuan maka aku dapat berkeliling menyusuri indahnya dunia yang sebenarnya sangat luas dan besar untuk dapat melihat dan memahami apa yang sebenarnya ada di dalam dunia.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id