Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 9: Memanipulasikan Ruang dan Waktu 2




Ass, khusus untuk Mahasiswa S2 P. Sain dan S2 P Matematika:

Manipulasikan Ruang dan Waktu sehingga anda bisa mendefinisikan Awal dan Akhir Dunia. Dapat menggunakan referensi.

Tuliskan uraian anda sebagai komen mengikuti posting ini.

Demikian selamat mencoba, semoga bermanfaat. Amin.

Marsigit

37 comments:

  1. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Awal dan akhir akhir dunia yang masih dengan penuh tanda tanya. Banyak yang beranggapan bahwa awal dari dunia itu ketika munculnya Nabi Adam. Sementara untuk akhir dunia sudah jelas dan telah dicantumkan dalam Al-Qur’an yaitu hari kiamat dan menjadi salah satu rukun islam. Kajian terbaru fisikawan menyatakan bahwa dunia tidak mengenal awal dan akhir. Masih perlu dikaji lebih mendalam untuk mengetahui ini. Karena semuanya sudah diatur oleh Allah dan kita sebagai manusia biasa hanya bisa berusaha dan memohon ampun kepada-Nya.

    ReplyDelete
  2. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Memanipulasi ruang dan waktu 2, tentang awal dan akhir. Dalam kehidupan yang di jalani olegh manusia, semuanya berkontradiksi. Ada awal pasti ada akhir. Ada kehidupan awal pasti ada kehidupan akhir. Namun, hidup di dunia ini sebenar-benarnya adalah awal dari akhirnya besok kita di akhirat. Kehidupan kita di akhirat ditentukan kehidupan kita di dunia ini. Jadi untuk mendapatkan awal yang baik di akhirat besok, maka hiduplah dengan benar dan selalu di jalan Allah. Dan, persiapkanlah dengan matang untuk mengahadapi hari akhir. Karena di hari awal kita lahir di dunia ini, sudah di janji oleh Allah untuk mengabdi dan menyembahnya. Sehingga kita berkhianat kepada Allah jika tidak melaksanakan janjinya

    ReplyDelete
  3. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Seperti yang pernah dikemukakan sebelumnya bahwa ruang dan waktu saling terkait satu sama lain layaknya wadah dengan isi. Seperti halnya dalam membangun dunia, adanya ruang, misalnya alam semesta, menjadi laboratorium terbesar umat manusia dalam membangun peradaban dunia. Adanya waktu, menjadi acuan bahwa adanya perubahan dalam pikiran manusia dalam membangun dunia.

    ReplyDelete
  4. YUNDA VICTORINA TOBONDO
    16709251015
    P.MAT A 2016

    Berbicara mengenai awal dan akhir dunia, maka hal ini menurut saya tidak akan lepas dari segi spiritual kita. Hal ini dikarenakan, tidak ada seorang pun yang tahu secara detil bagaiaman awal kehidupan di dunia ini, dan juga bagaimana akhir dari dunia ini. itu semua adalah rahasia dari sang pencipta. Walaupun ada banyak teori-teori mengenai kehidupan manusia, salah satuya teori evolusi, namun hal ini tidak dapat disatukan dengan spiritual kita yang meyakini bahwa awal kehidupan adalah ketika Tuhan menciptakan manusia dan alam semesta. Ilmu pengetahuan akan terus mencari kebenaran, tetapi janganlah kita lupakan keberadaan sang kebenaran yang hakiki yang tidak dapat dibuktikan menggunakan akal kita.

    ReplyDelete
  5. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Menurut saya maksud dari memanipulasikan ruang dan waktu berarti menembus ruang dan waktu dalam mendefinisikan tentang awal dan akhir dunia. Awal merupakan suatu kata yang saya analogikan dengan hidup dan akhir saya anlogikan dengan mati. Awal dunia adalah mulai hidupnya struktur yang berada pada dunia tersebut. Struktur yang berada di dunia tersebut “bergerak” dan berfungsi sebagaimana mestinya. Sebaliknya, ahkir dunia merupakan matinya struktur yang berada pada dunia tersebut dikarenakan tidak adanya aktivitas maupun disfungsi antara wadah dan isi.

    ReplyDelete
  6. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Sebenarnya manusia tidak akan pernah mengetahui kapankah itu awal dan kapankah itu akhir. Awal dan akhir ini relatif, tergantung bagaimana sudut pandang kita dan bagaimana cara kita menyikapinya. Misalnya “kelulusan”,kelulusan bisa dikatakan sebagai akhir dari suatu studi, tetapi kelulusan dapat pula dikatakan sebagai awal untuk memasuki dunia kerja. Bahkan sebuah “kelahiran” tidak selalu dikatakan sebagai awal, kelahiran bisa saja dianggap sebagi akhir, misalnya untuk seorang ibu yang mengandung. Dan “kematian” tidak selalu menjadi akhir, karena kematian justru awal kehidupan kita yang kekal.

    ReplyDelete
  7. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Mendefinisikan awal dan akhir dunia adalah sebagai kejadian yang tunggal, dan itu hanya dipahami oleh Allah SWT yang memahami ruang dan waktu. karena Allah SWT tidak terikat dengan ruang dan waktu seperti kita. Maka awalnya kita belum bisa dikatakan awal. Dan akhirnya dunia belum tentu bisa dikatakan akhir. Karna bahkan sebuah awal dan akhir pun tetap terikat pada ruang dan waktu karena adanya di dunia.

    ReplyDelete
  8. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016



    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Immanuel Kant mengatakan bahwa dunia itu tidak awal dan tidak punya awal. Punya akhir dan tidak punya akhir Awal dan akhir menjadi tidak bisa dibedakan. Namanya saja olah pikir. Maka berfilsafatlah dengan baik. Berbicara tentang ruang dan waktu maka tidak bisa dipisahkan. Untuk mengetahui waktu kita butuh ruang, untuk mengetahui ruang kita membutuhkan waktu.

    Terimakasih.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  9. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013


    Awal dan akhir dunia bergantung dari ruang dan waktu yang dilihat dari subjeknya. Awal bisa menjadi suatu akhir dari seseorang begitu juga sebaliknya akhir merupakan sebuah awal untuk memulai kehidupan yang baru. Contohnya Mahasiswa yang sudah selesai menempuh studi S1 adalah suatu akhir dalam menempuh masa studi s1, tetapi juga sebuah awal untuk membuka perjalanan hidup baru dari mahasiswa yg telah lulus tersebut, entah mau bekerja atau memulai studi lagi di s2.

    ReplyDelete
  10. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Secara umum awal adalah permulaan, dan akhir adalah perpisahan. Dapat juga dalam dimensi lainnya, bahwa awal adalah akhir dari seseuatu menuju awalnya sesuatu. Begitu juga tentang akhir, bahwa ia adalah perpisahannya sesuatu menuju sesuatu awal yang baru. Begitupun dunia yang masih misterius tentang awal dan akhirnya.

    ReplyDelete
  11. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Awal dan akhir yang dialami secara emprik merupakan pengetahuan dari pengalaman. Proses pengalaman tersebut membentuk konsep awal dan akhir, indrawi. Secara analitik apriori awal adalah berakhirnya sesuatu. Sedangkan akhir adalah munculnya awal baru.

    ReplyDelete
  12. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Ruang dan waktu dipahami secara empirik adalah bentuk ruang yang memiliki ukuran panjang dan lebar serta berbagai variannya. Sedangkan waktu adalah aktifitas lampau yang telah terjadi dan tidak kembali lagi. Secara analogi dan filsafati, ruang merupakan rangkaian bentuk secara abstraktif, tidak mampu dilihat secara indrawi namun ada dalam pikiran. Sedangkan waktu secara filsafati, merupakan pengetahuan keadaan yang bisa tetap sama, disebabkan subjek pikir secara abstraksi menempatkan objek pada kondisi yang sama.

    ReplyDelete
  13. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    TEORI Albert Einstein, mengatakan bahwa dalam perhitungan-perhitungan ilmiah, manusia tidak hanya berurusan dengan tinggi, lebar dan panjang; melainkan juga dengan satu dimensi lain, yaitu waktu. Hidup ini terasa lama karena manusia terikat oleh ruang dan waktu dan terikat pada pola Logika Manusia. Menurut ajaran Einstein, ruang dan waktu bersifat relatif. Ruang tergantung pada pengamatnya. Ruang merupakan semacam hubungan antara benda-benda yang diukur dengan cara-cara tertentu. Dengan demikian apabila pengukurannya dilakukan dengan cara yang berbeda, maka hasilnyapun akan berbeda. Waktu juga bersifat relatif karena hasil pengukuran terhadap hubungan-hubungan yang menyangkut waktu tergantung pada pengertian keserampakan (simultaneity); karena apabila sesuatu terjadi, misalnya ledakan, maka kuatnya bunyi ledakan akan berbeda di berbagai tempat. sehingga mendefinisikan awal dan akhir sangatlah sulit karena menentukan mana awal dan bukan awal, serta mana akhir dan bukan akhir itu terikat dalam ruang dan waktu yang luas seluas-luasnya, dalam sedalam-dalamnya.

    ReplyDelete
  14. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Menurut Alexander, jika kita berusaha memehami ruang dan waktu dalam keadaan apa adanya, maka yang terjadi ialah bahwa kita berusaha memahami benda-benda serta kejadian-kejadian dalam keadaannya yang paling sederhana serta paling mendasar dalam ruang (extension) serta bertahan dalam waktu (enduring), dengan segenap sifat-sifat yang dipunyai oleh kedua macam ciri tersebut. Baik ruang maupun waktu tidak berada sendiri-sendiri secara terpisah, dan kedua-duanya tampil di depan kita secara empiris. Jika tidak ada waktu, maka tidak mungkin ada bagian dari ruang, bahkan yang ada hanyalah kehampaan belaka; dan demikian pula halnya dengan ruang, dalam hubungannya dengan waktu. sehingga untuk melihat awal dunia dan akhir dunia sangat tergantung dari mana memandangnya. karena siapa saja bisa mengatakan awal dan akhir, namun kebenarannya tidak dapat dibuktikan karena ia terikat seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya, sesuai dengan keadaannya. sehingga para ilmuan pernah mengatakan bahwa segala sesuatu itu memiliki awal dan memiliki akhir, namun dimana awal dan dimana akhir tidak ada yang tahu. Wallahu A'lam.

    ReplyDelete
  15. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, maka mereka meyakini, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat berpaling daripadanya.(QS. Al Kahfi, 18: 53). Terlihat bahwa peristiwa yang akan terjadi setelah kematian kita (dari sudut pandang manusia) dibicarakan dalam Al Quran sebagai peristiwa yang sudah selesai dan telah lama berlalu. Allah tidak terbatasi kerangka waktu relatif yang membatasi kita. Allah menghendaki semua ini dalam ketiadaan waktu; manusia sudah selesai melakukannya, seluruh peristiwa telah dilalui dan telah berakhir. (http://id.harunyahya.com/id/Buku/3014/fakta-fakta-yang-mengungkap-hakikat/chapter/10491)

    ReplyDelete
  16. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Menurut pemahaman saya awal dan akhir tidak akan pernah bisa definisikan dalam konteks yang berhubungan dengan kehidupan meskipun seumpama bisa memanipulasikan ruang waktu karena awal dan akhir sangat tergantung dari ruang dan waktu sebagaimana kita hidup dalam kawasan didalam ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  17. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Menurut saya awal dan akhir dunia bersifat subjektif yang tergantung pada ruang dan waktu, awal dari duniaku adalah ketika saya tahu dan sadar bahwa saya bernapas dan hidup yang terikat pada ruang dimana tempat saya meyadari itu terjadi dan terikat oleh waktu dimana ketika saya sadar kapan itu terjadi. Sedangkan akhir dari duniaku adalah ketika saya berhenti untuk hidup atau saya menghembuskan nafas saya yang terakhir itulah akhir dari duniaku yang juga terikat oleh ruang dan waktu karena kita semua mempunyai awal dan akhir dunia yang berbeda yang memiliki ruang dan waktunya masing-masing

    ReplyDelete
  18. Nama : Muhammad Abdul Kholiq Arfani
    NIM : 13301241064
    Kelas : Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Kelahiran selalu ditandai dengan senyum kegembiran sebab ia adalah mula dari hidup, sedangkan kematian selalu ditandai dengan tangis, sebab ia adalah akhir dari kehidupan manusia di dunia. Konsepsi awal dan akhir lahir dalam hidup, sebab manusia hendak mendefiniskan waktu menjadi materi. Sehingga kini konsepsi awal dan akhir tahun menjadi epistimologi yang jamak diterima oleh semua manusia lintas negara.

    ReplyDelete
  19. Nama : Muhammad Abdul Kholiq Arfani
    NIM : 13301241064
    Kelas : Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Waktu adalah kebadian yang tidak akan bisa dimaterialisasi oleh manusia. Aristoteles menyebut waktu sebagai kontinum, yang selalu dikaitkan dengan gerakan. Dengan demikian waktu tidak memiliki batas (awal atau akhir), dan setiap saat adalah awal dari waktu masa depan dan akhir dari masa lalu (Lettinck, 1994). Hanya manusia yang selalu bergerak memaknai jalan hidup yang tidak akan merasa risau dan sedih menghadapi kenyataan apapun berkaitan dengan waktu. Sebab waktu sejatinya adalah sama.

    ReplyDelete
  20. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016



    Kita sebagai manusia tidak mengetahui awal dan akhir dari dunia. Untuk memahami makna awal dan akhir dari dunia, kita harus memahami bagaimana konsep ruang dan waktu digunakan dalam kehidupan kita. Kita tahu bahwa ruang dan waktu saling terkait. Ruang tanpa waktu tidak akan berarti, begitupun waktu tanpa ruang, juga tidak akan berarti. Seperti awal dan akhir. Awal tanpa akhir juga tidak akan bermakna, begitupun akhir tanpa awal juga tidak bermakna.

    ReplyDelete
  21. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Apabila dikaitkan dengan Kant’s Theory of Knowledge, Kant mengatakan bahwa ruang dan waktu adalah apriori sensibilitas. Maksud Kant, ruang dan waktu sudah berakar di dalam struktur subjek. Ruang bukanlah ruang kosong, ke dalamnya suatu benda bisa ditempatkan; ruang bukan merupakan “ruang pada dirinya sendiri”. Dan waktu bukanlah arus tetap, dimana pengindraan-pengindraan berlangsung, tetapi ia merupakan kondisi formal dari fenomena apapun, dan bersifat a priori yang bisa diamati dan diselidiki.

    Maka memanipulasi ruang dan waktu sehingga mendefenisikan awal dan akhir dunia hanyalah fenomena-fenomena atau penampakan-penampakannya saja, yang tak lain merupakan sintesis antara unsur-unsur yang datang dari luar sebagai materi dengan bentuk-bentuk apriori ruang dan waktu di dalam struktur pemikiran manusia.

    ReplyDelete
  22. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Berbicara mengenai ruang dan waktu dalam konteks awal dan akhir dunia merupakan hal yang sulit untuk dijangkau oleh pikiran manusia. Meskipun dengan menggunakan teknologi yang canggih pun, sperti saat sekarang ini, manusia hanya bisa memprediksinya namun masih penuh dengan keterbatasan, hal ini dikarenakan ruang dan waktu dalam konteks awal dan akhir dunia merupakan rahasia Tuhan. Secara sains banyak teori-teori ataupun pendapat ahli yang menjelaskan mengenai konsep ruang dan waktu. Misalkan pada konsep ruang dan waktu mutlak fisika klasik, menurut Newton ruang mutlak adalah ruang d imana setiap tempat dapat dibagi menjadi tiga koordinat lepas dari adanya benda sebagai acuan atau tidak. Ruang angkasa dibayangkan memiliki sumbu-sumbu matematis yang menentukan kedudukan setiap titik dan waktu pun mengalir tanpa mengacu pada peristiwa tertentu. Dalam konsep agama khususnya dalam Al Qur'an banyak dijelaskan mengenai konsep ruang dan waktu antara lain: Ajal, untuk menunjukkan waktu berakhirnya sesuatu, seperti berakhirnya usia manusia atau masyarakat. Dan hal ini pun menjadi rahasia Tuhan di mana setiap manusia tidak akan bisa mengetahui kapan dan di mana dia akan menemui ajalnya. Ini memberikan pelajaran bahwa setiap waktu dan di mana pun kita berada sebisa mungkin kita selalu istiqomah di jalan Allah SWT, sehingga kita bisa meninggal dalam khusnul Khotimah. Yang kedua adalah Dahr digunakan untuk saat berkepanjangan yang dilalui alam raya dalam kehidupan dunia ini, yaitu sejak diciptakan-Nya sampai punahnya alam. sementara ini

    Waalaikum salam wr.wb

    ReplyDelete
  23. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Filsafat adalah olah pikir. Namun dalam mengembarakan pikiran tentunya dibatasi oleh nilai spiritual. Begitu juga dalam mengartikan awal dan akhir dunia dengan memanipulasi ruang waktu. Dunia ini memiliki awal dan akhir karena kehendak Allah SWT. Oleh karena itu selama masih memiliki kesempatan terikat dengan ruang dan waktu, hendaknya ruang dan waktu yang kita miliki kita pergunakan sebaik-baiknya untuk beribadah dan selalu mohon ampun kepada Allah SWT.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  24. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Awal dari saya sholat adalah mengucapkan takbir, akhir dari saya sholat adalah mengucapkan salam. Awal dari saya membaca buku adalah membuka buku, akhir dari saya membaca buku adalah menutup buku. Awal dari pembelajaran filsafat adalah jam 15.30 dan akhir dari pembelajaran filsafat adalah jam 17.10. Tetapi ternyata, awal dan akhir yang tadi saya ssbutkan hanya brerlaku bagi ruang dan waktu saat itu saja. Karena pada ruang dan waktu yang lain, maka saya akan memulai mangawali dan mengakhiri kegiatan-kegiatan tadi. Jadi awal dan akhir dunia itu tidak kita pernah tahu bagaimana awal dan akhir sebenarnya. kita beranggapan bahwa lahir adalah awal dunia, dan mati adalah akhir dunia. Tapi ternyata sebelum lahir kita sudah hidup, dan setelah mati, kita akan dihupkan kembali. Maka tiadalah awal dan akhir dunia yang absolut karena sifat absolut hanya milik Allah.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  25. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Sudah menjadi sebuah keniscayaan bahwa setiap yang berawal pasti akan berakhir. Awal dan akhir merupakan sesuatu yang pasti berlaku untuk semua makhluk Tuhan di dunia. Semua yang tercipta terbatasi oleh ruang dan lekang oleh waktu. Hal itu lah salah satu yang membedakan Pencipta dan yang diciptakanNya. Ketika kita di dunia, kita telah melewati sebuah fase yang disebut ''awal", dimana kita dirancang Tuhan untuk menjadi lakon di dunia. Setelah berlalu fase awal tersebut, tak lama lagi kita akan memasuki fase baru, yaitu "akhir". Fase dimana segala sesuatu yang telah mengalami fase "awal" akan musnah. Ketika fase akhir terjadi, maka berakhirlah episode di dunia. Dua fase tersebut akan selalu beriringan, jika ada awal pasti ada akhir. Semoga kita berawal dari kebaikan dan akan berakhir dengan kebaikan pula.

    ReplyDelete
  26. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Everybody knows that human life lasts for only a few decades. It begins with the birth of a baby when the mother delivers the new life in a certain year and month, on a certain day and at a certain time; and that life will end with the death of that person. For anyone's death, we also know the year, month, day and time. Finally, we always hear people say, "So and so has passed away," which means that someone has died.

    Now, let's take a little time to think about the following questions: If our lives start from the moment of birth, then what was there before our birth? If our lives end at the moment of death, then what will be after our death? Does life go on after the death of this body, or does life end at the moment of the death of this body?

    ReplyDelete
  27. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    Awal dari dunia adalah diri kita yang masuk dalam ruang dan waktunya, pada saat itu kita mulai belajar dengan banyak bertanya karena rasa ingin tahu yang begitu tinggi, perilaku seperti ini sama dengan berfilsafat, walaupun tidak sadar tetapi bertanya dan berpikir terus terjadi sampai akhir hayat manusia dan itu merupakan akhir dari dunia.

    ReplyDelete
  28. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Pertama-tama kita hanya bisa memanipulasi ruang dan waktu dalam pikiran. Ibaratkan ada dua titik. Ketika dua titik dihubungkan, maka akan terbentuk sebuah garis. Terserah garis itu ingin dibuat melengkung, lurus, berkelok-kelok, yang namanya garis itu pasti memiliki dua ujung. Terserah garis yang terbentuk itu awalnya ditarik dari titik yg terakhir kali terbentuk kmudian dihubungkan ke titik yang pertama dibuat. Yang terbentuk tetaplah garis. Dua titik itulah awal dan akhir. Intinya kita berada ditengah-tengah awal dan akhir waktu itu sendiri.

    ReplyDelete
  29. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Segala puji bagi Allah yang memberi petunjuk kepada kami. Shalawat dan salam kepada Muhammad kekasih Allah, keluarga dan sahabatnya, sampai akhir zaman.
    Allah sudah memberikan tanda-tanda akhir zaman, bisa sering kita akses di internet. Agar manusia tidak lalai.
    Awal zaman menurut manusia adalah awal Nabi Adam diturunkan ke dunia. Dimulailah ruang dan waktu. Ke sepersekian detik.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  30. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Pada literatur kebudayaan Yunani (bangsa yang dianggap memiliki peradaban cukup purba), terdapat juga istilah sebagaimana dimaksud dengan cara yang sama pula yakni mengacu pada struktur huruf Alpha (Α / α ) sebagai hal awal dan juga huruf Omega ( Ω ) sebagai hal akhir. Kelangsungan perjalanan hidup baru dapat dipahami jika ditinjau dari tujuan terakhirnya. Perjalanan kehidupan manusia menuju titik yang menyebabkan dirinya disebut sebagai ‘makhluk berbudaya’ melewati beberapa fase yang kemudian terus bergerak dan berkembang seiring dengan perjalanan semesta itu sendiri. Ketertarikan pada inti pusatnya sendiri adalah Cinta. Pengharapan atas pemenuhan cita-cita atau tujuan akhir kebahagiaan adalah Cinta.

    ReplyDelete
  31. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Menurut ajaran Newton ruang dan waktu adalah objektif, mutlak dan bersifat universal. Ruang mempunyai tiga matra, yaitu atas-bawah, depan belakang, kiri kanan. Sedangkan waktu hanya bermatra depan belakang.

    ReplyDelete
  32. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Newton mengemukakan hukum gerakan yang hakiki dari fisika kuno dalam rangka menjelaskan kemutlakan ruang dan waktu, seperti ;”Suatu benda terus berada dalam keadaan diam atau bergerak, kecuali apabila mendapat pengaruh dari suatu keadaan yang terdapat di luar dirinya (HK. I Newton). Jika sesuatu benda dalam keadaan bergerak, maka ia akan tetap bergerak, kecuali jika ada sesuatu – sesuatu kekuatan – yang mengubah gerakan tersebut. Gerakan merupakan akibat suatu kekuatan yang mempengaruhi massa”. Jadi di sini gerakan bersifat mutlak yang terjadi di dalam ruang dan waktu; dengan demikian ruang dan waktu juga bersifat mutlak. Hukum ini kemudian dikenal dengan hukum inersia (kelembaman)

    ReplyDelete
  33. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Einstein memandang Ruan dan Waktu adalah Relatif. sebagai gambaran, Misalkan Seseorang berada di dalam mobil yang sedang bergerak dengan kecepatan tertentu dan seorang yang lain berada (berdiri) di tepi jalan. Dari kejadian ini terdapat dua prespektif dalm pengamatan; pertama, menurut seorang yang berdiri di tepi jalan orang yang berada di dalam mobil bergerak bersama dengan mobil kearah tertentu dengan kecepatan tertentu pula, dan sebaliknya orang yang berada di dalam mobil memandang seorang berdiri di tepi jalan bergerak dengan arah yang berlawanan. Kedua, terhadap orang yang berdiri di tepi janan, orang yang di mobil bergerak tetapi terhadap supir, bangku dan lain-lain di dalam mobil orang yang di mobil tidak bergerak sama sekali (diam). Perbedaan sudut pandang ini berada pada kerangka acuan. Oleh karena itu ruang tidak mungkin bersifat mutlak dan obyektif, melainkan senantiasa berhubungan dengan kerangka acuan pengamatnya.

    ReplyDelete
  34. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Menurut Alexander, jika kita berusaha memehami ruang dan waktu dalam keadaan apa adanya, maka yang terjadi ialah bahwa kita berusaha memahami benda-benda serta kejadian-kejadian dalam keadaannya yang paling sederhana serta paling mendasar dalam ruang (extension) serta bertahan dalam waktu (enduring), dengan segenap sifat-sifat yang dipunyai oleh kedua macam ciri tersebut. Baik ruang maupun waktu tidak berada sendiri-sendiri secara terpisah, dan kedua-duanya tampil di depan kita secara empiris. Jika tidak ada waktu, maka tidak mungkin ada bagian dari ruang, bahkan yang ada hanyalah kehampaan belaka; dan demikian pula halnya dengan ruang, dalam hubungannya dengan waktu.

    ReplyDelete
  35. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Menurut Khant, latar belakang munculnya gagasan Ruang dan waktu bersumber dari pengetahuan mengenai suatu obyek senantiasa didasarkan atas indrawi dan pemahaman akali. Tiadalah suatu obyek yang diketahui sekedar melalui alat-lat indrawi semata, tetapi akal juga berperan aktif di dalamnya.

    ReplyDelete
  36. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Ruang dan Waktu menurut Khan adalah bersifar Subyektif dan juga Obyektif.
    Bersifat Subyektif; dalam arti bahwa keduanya (Ruang dan Waktu) terdapat di dalam diri manusia. Sedangkan bersifat Obyektif; dalam arti bahwa kedua hal tersebut tidak dapat diubah dan berlaku bagi semua obyek yang sekiranya dapat tampil untuk ditangkap oleh alat-alt indrawi kita.

    ReplyDelete
  37. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Misalkan kita hilangkan ruang maka kita bisa melihat segalanya tanpa batasan artinya disana sama dengan di sini. Misalkan kita hilangkan waktu. Dulu, sekarang, besok akan menjadi sama. Lahirnya tadi, hidupnya tadi, matinya juga tadi. Dalam kehidupan manusia di dunia yang bersifat tidak kekal, ada yang disebut sebagai awal dan akhir. Awalnya ketika manusia dilahirkan, dan akhirnya ketika manusia meninggal lalu dibangkitkan pada hari kiamat dan inilah sebenar-benar awal dari kehidupan akhirat yang kekal.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id