Oct 10, 2012

Forum Tanya Jawab 14: Filsafat Pendidikan Matematika




Ass, untuk Mahasiswa S1 P. Matematika dan S2 P. Matematika:

Identifikasikan obyek formal dan obyek material dari Filsafat Pendidikan Matematika. Dapat menggunakan referensi.

Tulis jawaban anda sebagai komen pada posting ini.

Demikian, selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amin.

Marsigit

49 comments:

  1. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika I 2013


    Objek material filsafat meliputi segala sesuatu yang ada. Segala sesuatu itu adalah Tuhan, alam,dan manusia. Objek formal (sudut pandang pendekatan) filsafat adalah dari sudut pandang hakikatnya. Filsafat berusaha untuk membahas hakikat segala sesuatu. Hakikat artinya kebenaran yang sesungguhnya atau yang sejati, yang esensial,bukan yang bersifat kebetulan. Sebagai contoh manusia sebagai objek kajian ilmu dan filsafat dapat dikaji dari berbagai sudut pandang. Manusia dapat dikaji dari sudut interaksinya dalam hidup bermasyarakat. Hal ini merupakan salah satu contoh dari sudut pandang sosiologi. (Rukiyati & Purwastuti A, 2015)

    ReplyDelete
  2. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016


    Objek formal merupakan suatu sudut padang dari sang objek dalam memandang objek materialnya. Sehingga, objek formal lebih menekankan kepada hakikat dan esensi dari suatu ilmu pengetahuan. Sedangkan objek material merupakan objek yang dipelajari oleh ilmu pengetahuan yang berarti ilmu pengetahuan itu sendiri. Ilmu pengetahuan bersifat berstruktur dan berhierarkhi yang disusun dengan metode yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
    Misalkan, pada konten geometri. Objek material filsafat ilmu geometri adalah geometri itu sendiri. Geometri itu sendiri terdiri atas geometri euclides dan geometri non euclides. Sebagai objek formal filsafat, geometri dikaji hakikat atau esensinya. Pengkajian filsafat tentang geometri misalnya mengenai apa hakikat dari geometri itu, bagaimana merealisasikan konsep geometri yang abstrak menjadi riil atau nyata, bagaimana penggunaan geometri untuk penghitungan dan atau pengukuran.

    ReplyDelete
  3. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Filsafat adalah diri seeorang karena pikirannya. Pemikiran yang menghasilkan sintesis terhadap setiap pertanyaan dari setiap jawaban. Hingga menghasilkan bergam ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan yang bercabang dan berdimensi. Dalam ilmu pengetahuan ada sosial, ekonomi, budaya, matematika, bahasa, dan lainnya. Dimensinya adalah substansi darii setiap cabang ilmu yang selalu terus mengalami perkembangan. Termasuk di dalamnya perkembangan ilmu metematika dan konteks dan karakteristiknya.

    ReplyDelete
  4. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Objek material merupakan segala sesuatu yang dipelajari dalam kaitannya dengan matematika, baik strukturnya, sifatnya, dan dimensinya. Objek formal matematika adalah cara memandang dan berpikir terhadap objek material matematika dari sudut pandang ruang (karakteristiknya). Objek formal inilah yang membedakan matematika dengan ilmu yang lainnya. Dalam matematika selalu ditanyakan mengenai dimana itu terjadi dan mengapa tersebut terjadi. Matematika memiliki tahapan pendekatan dalam memahami fenomenaya.

    ReplyDelete
  5. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Matematika memiliki objek material dan objek formal. Matematika objek materi bersifat Abtrak, meskipun tidak setiap matematika adalah abtrak. Sebagian matematikawan menganggap bahwa objek materi matematika itu adalah konkret dalam pikiran. Maka dapat disebutkan bahwa objek materi matematika secara lebih tepat sebagai objek mental atau pikiran. Dalam objek material matematika memiliki objek kajian, yaitu; FAKTA, diungkapkan dengan simbol-simbol. KONSEP, ide abstrak atau klasifikasi sekumpulan objek. OPERASI, perhitungan, aljabar, penjumlahan, gabungan, irisan, dan unsur yang dioperasikan berupa abstrak. PRINSIP, objek kajian matematika berupa aksioma, teorema sifat dan sebagainya. Matematika berarti ilmu pengetahuan yang diiperoleh dengan bernalar, berfikir, dan berlogika.

    ReplyDelete
  6. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Objek material filsafat adalah segala sesuatu yang berwujud, yaitu segala sesuatu yang ada dan mungkin ada, baik materi konkret, fisik, maupun yang material abstrak, psikis. Sedangkan objek material filsafat pendidikan matematika adalah pengetahuan matematika itu sendiriyaitu bagaiamana pengetahuan dirancang dengan baik dan sistematis dengan metode ilmiah tertentu, sehingga apa yang telah kita rancang dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya. Objek formal filsafat pendidikan matematika yaitu hakekat pendidikan matematika itu sendiri. Matematika dipandang sebagai ilmmu pengetahuan yang menaruh perhatian pada sebuah konsep masalah, bagaiamana cara menyelesaikan masalah dengan benar sesuai kaidah pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  7. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Objek Material filsafat pendidikan matematika adalah matematika itu sendiri, yaitu pengetahuan yang telah disusun secara sistematis walau dengan abstrak, sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara umum. sedangkan Objek formal filsafat pendidikan matematika adalah sudut pandang dari mana sang subjek menelaah objek materialnya. Objek formal filsafat ilmu adalah hakikat pendidikan matematika itu sendiri artinya filsafat ilmu lebih menaruh perhatian terhadap problem mendasar ilmu matematika, seperti apa hakikat matematika, bagaimana cara memperoleh kebenaran ilmiah dari konsep matematika yang abstrak dan apa fungsi dan aplikasi matematika itu bagi manusia.

    ReplyDelete
  8. Nira Arsoetar
    16709251018
    PPS UNY Pendidikan Matematika
    Kelas A

    Dalam pendidikan matematika yang disebut dengan objek material adalah segala sesuatu yang dipelajari dalam matematika. Objek matematika sudah dikenal sebagai objek yang bersifat abstrak. Namun, banyak benda di alam ini yang mampu menggambarkan keabstrakan dari objek matematika tersebut. Inilah fungsi dari alat peraga matematika. Guru yang cerdas akan banyak memperkenalkan alat peraga matematika kepada siswanya, agar pengetahuan mereka lebih mudah diperoleh. Untuk objek formalnya, segala teorema, definisi, teorema akibat, ataupun postulat merupakan objek formal dari matematika.

    ReplyDelete
  9. Musa Marengke
    S3 PEP Kelas A, 2016

    Filsafat pendidikan matematika merupakan bidang ilmu khusus yang menggunakan paradigma positivistik sebagai logika pengetahuannya. Logika yang dimaksud adalah model ukuran ilmu ditentukan pada hasil observasi, fakta dan di uji secaraempirik.

    ReplyDelete
  10. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    filsafat pendidikan matematika yaitu suatu studi yang menelaah yang ada dan yang mungkin ada dalam dunia pendidikan dan khususnya pendidikan matematika. Salah satu hal yang terjadi dalam pendidikan adalah proses belajar mengajar (PBM) di sekolah. Jadi kegiatan belajar mengajar di sekolah dapat dikaji dan diterjemahkan dari sudut pandang filsafat. Dalam pendidikan matematika di Indonesia sistem yang mendominasi adalah sistem yang menganut paham Hilbert. Matematika menurut Hilbert bersifat formal, aksiomatis, dan pure mathematics. Filsafat pendidikan matematika yang sesuai atau mengarah pada terwujudnya kehidupan yang maju yakni filsafat yang konservatif yang didukung oleh sebuah idealisme, rasionalisme (kenyataan). Itu dikarenakan filsafat pendidikan matematika mengarah pada hasil pemikiran manusia mengenai realitas, pengetahuan, dan nilai.

    ReplyDelete
  11. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    aliran filsafat yang pas dan sesuai dengan pendidikan yang mengarah pada kehidupan yang maju yakni filsafat pendidikan progresivisme (berfokus pada siswanya). Tapi akan lebih baik lagi bila semua filsafat bisa saling melengkapi seperti konservatif dsb. Tanpa filsafat, Pendidikan Matematika menjadi lemah. Lemahnya pendidikan matematika di Indonesia merupakan akibat tidak diajarkannya filsafat atau latar belakang ilmu matematika. Dampaknya, siswa, bahkan mahasiswa, pandai mengerjakan soal, tetapi tidak bisa memberikan makna dari soal itu. Matematika hanya diartikan sebagai sebuah persoalan hitung-hitungan yang siap untuk diselesaikan atau dicari jawabannya. dan pemahaman inilah yang merupakan material dari pendidikan matematika tersebut.

    ReplyDelete
  12. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Obyek material dari matematika ini adalah matematika itu sendiri, ilmu matematika yang dituliskan dalam kertas. Sedangkan obyek formal dari matematik adalah segala pemikiran yang dihasilkan oleh manusia yang ada didalam pikiran manusia. Obyek formal matematika memang tidak mudah untuk diterima oleh banyak orang. Hanya orang-orang yang memiliki kemampuan abstraktif yang bagus yang dapat menerimanya dengan mudah. Guru matematika bertugas untuk membantu siswa dalam proses itu.

    ReplyDelete
  13. Obyek material adalah obyek yang di jadikan sasaran menyelidiki oleh suatu ilmu, atau obyek yang dipelajari oleh ilmu itu. Jadi obyek material dari filsafat pendidikan matematika adalah matematika itu sendiri sementara obyek formalnya adalah cara pendekatan yang dipakai atas obyek material tersebut, seperti pemikiran dan analisa atas soal matematika dan cara penyelesaiannya.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  14. Secara umum Obyek material merupakan sesuatu yang dijadikan sasaran pemikiran untuk diselidiki atau sesuatu yang dipelajari. Istilah obyek material sering disebut dengan pokok persoalan (subject metter). Obyek material dibedakan atas dua pengertian. pertama, obyek material dapat dimaksudkan sebagai bidang khusus dari penyelidikan secara faktual, misalnya penelitia tentang atom termasuk dalam bidang fisika kimia dan matematika. kedua, obyek material dimaksudkan sebagai kumpulan pertanyaan yang saling berhubungan.

    ReplyDelete
  15. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Objek formal matematika adalah segala sesuatu yang ada didalam pikiran yang meliputi yang ada dan mungkin ada yang diperoleh dari abstraksi benda-benda konkrit atau dapat dikatakan sebagai kegiatan berpikir dengan hanya mengkonkretkan objek yang dipikir di dalam pikiran sedangkan objek material matematika adalah benda-benda yang berada di lingkungan atau sekitar kita, yang dapat diamati secara kasat mata misalnya gambar atau model kubus, , lapangan sepakbola yang berbentuk persegi panjang, atap rumah berbentuk limas, roda motor yang berbentuk lingakaran, dan sebagainya. Sehingga objek formal matematika bersifat nyata dalam pikiran sedangkan objek material matematika bersifat nyata secara kasat mata atau dapat diamati secara langsung.

    ReplyDelete
  16. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Contoh objek material dari Pendidikan Matematika berupa guru, siswa, kurikulum, dan matematika. Adapun pendidikan matematika berupa struktur, fungsi, dan interaksi dari guru, siswa, kurikulum dan semua yang ada dalam pendidkan matematika tersebut. Objek dapat dibedakan menjadi objek material dan objek formal. Objek material merupakan objek yang dibahas, sedangkan objek formal merupakan cara memandang objek tersebut.

    ReplyDelete
  17. 16701251016
    PEP B S2

    segala disiplin ilnu mempunyai dimensinya masing masing, baik berupa material dan formalnya. Dalam suatu evaluasi terhadap program yang ada obyek memandang segala sesuatunya yang bersifat material adalah elemen elemen yang terstruktur membentuk dalam evaluasi itu sendiri. Maka dikatakan obyek formal adalah menurut dimensinya adalah lebih tinggi dari struktur material yang bisa dikatakan fondasinya, maka secara formal dalam bidang disiplin ilmu ada dapat berupa aturan yang semestinya dalam sebuah program yang terbentuk dari berbagai elemen yang ada tadi.

    ReplyDelete
  18. 16701251016
    PEP B S2

    segala disiplin ilnu mempunyai dimensinya masing masing, baik berupa material dan formalnya. Dalam suatu evaluasi terhadap program yang ada obyek memandang segala sesuatunya yang bersifat material adalah elemen elemen yang terstruktur membentuk dalam evaluasi itu sendiri. Maka dikatakan obyek formal adalah menurut dimensinya adalah lebih tinggi dari struktur material yang bisa dikatakan fondasinya, maka secara formal dalam bidang disiplin ilmu ada dapat berupa aturan yang semestinya dalam sebuah program yang terbentuk dari berbagai elemen yang ada tadi.

    ReplyDelete
  19. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Objek formal filsafat pendidikan matematika adalah pendidikan matematika itu sendiri yang terikat oleh aturan pendidikan, juga metode atau alat yang digunakan untuk filsafat pendidikan matematika yang diatur dan disepakati sesuai aturan. Sedangkan objek material filsafat pendidikan matematika adalah wadah yang digunakan untuk menjadikan formal. Materialnya dibawah formalnya, jadi objek material filsafat pendidikan matematika adalah matematika itu sendiri, jika dalam pembelajaran seperti mahasiswa, bangku dan prasarana lain yang tanpa diikat aturan.

    ReplyDelete
  20. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Dalam filsafat terdapapat obyek material dan obyek formal. Misalnya dalam dunia pendidikan matematika. Materialnya adalah buku paket matematika, formalnya adalah pemeblajaran di dalam kelas. Buku paket matematika digunakan oleh siswa dalam pembelajaran di dalam kelas. Contoh lain, materialnya cincin, formalnya adalah pernikahan. Cincin biasanya digunakan untuk dalam acara pernikahan.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  21. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Objek material filsafat adalah segala sesuatu yang berwujud, sedangkan objek formal filsafat adalah sudut pandang dari mana sang subjek menelaah objek materialnya. Filsafat pendidikan matematika juga memiliki objek material dan formal. Obyek material filsafat pendidikan matematika adalah matematika itu sendiri, yang terdiri dari bilangan-bilangan, simbol-simbol, teorema-teorema, dst. Kemudian obyek formal filsafat pendidikan matematika adalah pendidikan matematika itu sendiri yang terikat oleh aturan pendidikan, termasuk metode pembelajaran, media yang digunakan untuk membelajarkan matematika.

    ReplyDelete
  22. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Objek material adalah objek yang dijadikan sasaran menyelidiki suatu ilmu, atau objek yang dipelajari oleh ilmu itu. Objek formal adalah sudut pandang dari mana sang subjek menelaah objek materialnya. Misalkan pada konsep bilangan, oebjek materialnya itu adalah bilangan itu sendiri, sedangkan objek formalya adalah adalah operasi atau sedangkan objek formal yaitu penggunaan dari lambang bilangan untuk penghitungan dan pengukuran. Dalam pendidikan matematika objek materialnya bisa jadi adalah perangkat pembelajaran dari suatu materi, sedangkan objek formalnya dapat berupa penggunaan alat peraga untuk mempermudah penyampaian materi tersebut

    Waalaikum salam wr.wb

    ReplyDelete
  23. Muhlis Malaka
    16701269003
    S3 PEP A 2016

    Obyek formal suatu ilmu berkenaan dengan bidang yang menjadi keseluruhan wilayah garapan suatu ilmu, sedangkan obyek material berkenaan dengan aspek-aspek yang menjadi fokus penyelidikan langsung ilmu tersebut.

    ReplyDelete
  24. Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    Bertolak dari obyek formal dan material filsafat ilmu diatas, maka obyek formalnya filsafat pendidikan matematika adalah sesuatu yang ada pada filsafat pendidikan matematika yang terikat oleh aturan dan kesepakatan. Jadi obyek formal filsafat pendidikan matematika yaitu peroses belajar filsafat matematika dikelas, absensi belajar filsafat matematika dan jenis-jenis pengetahuan yang disamapaikan pada pembelajaran. Dengann kata lain, obyek formal filsafat pendidikan matematika adalah pendidikan matematika itu sendiri yang terikat oleh aturan pendidikan, juga metode atau alat yang digunakan untuk dalam filsafat matematika yang diatur dan disepakati sesuai aturan. Sedangkan obyek material filsafat pendidikan matematika adalah wadah yang digunakan untuk menjadikan formal. Jadi obyek material filsafat pendidikan matematika adalah matematika itu sendiri, jika dalam pembelajaran seperti mahasiswa, bangaku dan prasarana lainnya yang tanpa diikat aturan.

    ReplyDelete
  25. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Objek material menurut Koentowibisono (1997) adalah sesuatu yang dijadikan sasaran pemikiran. Sedangkan objek formal adalah pendekatan-pendekatan secara cermat dan bertahap menurut segi-segi yang dimiliki objek material, yang sedemikian khas sehingga mencirikan bidang kegiatan yang bersangkutan. Atau dengan kata lain objek formal merupakan wadah (metode) sedangkan objek material merupakan isi. Jika cara pendekatan itu logis, konsisten dan efisien, maka dihasilkanlah sistem filsafat. Dalam pendidikan matematika objek formalnya adalah metode, seperti research, problem solving, dll. Sedangkan objek materialnya adalah isi atau materi matematika itu sendiri. Dalam filsafat pendidikan matematika objek formalnya adalah filsafat itu sendiri sedangkan objek materialnya adalah pendidikan matematika.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  26. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Obyek material filsafat pendidikan matematika adalah segala sesuatu yang ada diluarnya yang bisa digunakan untuk mengembangkan pendidikan yaitu alam semesta dengan pola dan keteraturannya. Dan obyek formal dari filsafat pendidikan sains adalah apa yan gada dalam dirinya yang melahirkan ia sebagai filsafat pendidikan matematika, yaitu pikiran akan pola dan keteraturan-keteraturan yang melingkupi matematika.

    ReplyDelete
  27. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    Objek material filsafat pendidikan matematika adalah sesuatu yang ada dan mungkin ada, baik yg material maupun non material. objeknya dijadikan sasaran pembuktian terhadap aksioma-aksioma. Adapun objek formalnya adalah metode untuk memahami objek material tersebut, seperti pendekatan induktif dan deduktif dan hal ini erat hubungannya dengan masalah pendidikan.

    ReplyDelete
  28. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Mathematics is a very dif¿cult discipline. In addition to being hard and demanding,it is also intimidating. Everyone, from those who see themselves as refugees from mathematics to those who occupy the most distinguished positions in the mathematical community, all regard mathematics with a healthy respect tinged with not a little fear.

    ReplyDelete
  29. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Mathematics is a very dif¿cult discipline. In addition to being hard and demanding,it is also intimidating. Everyone, from those who see themselves as refugees from mathematics to those who occupy the most distinguished positions in the mathematical community, all regard mathematics with a healthy respect tinged with not a little fear.

    ReplyDelete
  30. Musa marengke
    S3 PEP Kelas a,2016

    Filsafat matematika adalah cabang dari filsafat yang mengkaji anggapan-anggapan filsafat, dasar-dasar, dan dampak-dampak matematika. Tujuan dari filsafat matematika adalah untuk memberikan rekaman sifat dan metodologi matematika dan untuk memahami kedudukan matematika di dalam kehidupan manusia.

    ReplyDelete
  31. Musa marengke
    S3 PEP Kelas a,2016

    Matematika dikenal sebagai ilmu deduktif, karena proses mencari kebenaran (generalisasi) dalam matematika berbeda dengan ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan yang lain. Metode yang pencarian kebenaran yang dipakai adalah metode deduktif, tidak dapat dengan cara induktif. Pada ilmu pengetahuan alam adalah metodeinduktif dan eksperimen.

    ReplyDelete
  32. Musa marengke
    S3 PEP Kelas a,2016
    Ciri utama matematika adalah penalaran deduktif tanpa mempersyaratkan penalaran induktif. Penalaran deduktif ini lahir melalui kebenaran suatu konsep yang diperoleh sebagai akibat logis dari pernyataan sebelumnya sehingga kaitan pernyataan yang dahulu dengan berikutnya di dalam matematika selalu konsisisten.

    ReplyDelete
  33. Defy Kusumaningrum
    13301241022
    Pendidikan Matematika A

    Objek material filsafat adalah segala sesuatu yang berwujud, yaitu segala sesuatu yang ada dan mungkin ada, baik materi konkret, fisik, maupun yang material abstrak, psikis. Termasuk pula pengertian abstrak-logis, konsepsional, spiritual, nilai-nilai. Dengan demikian obyek filsafat tak terbatas, yakni segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Objek material filsafat adalah segala yang ada. Segala yang ada mencakup ada yang tampak dan ada yang tidak tampak.

    ReplyDelete
  34. Defy Kusumaningrum
    13301241022
    Pendidikan Matematika A

    Sedangkan objek formal filsafat adalah sudut pandang dari mana sang subjek menelaah objek materialnya. Misalnya objeknya “manusia” yang dapat ditinjau dari berbagai sudut pandang, di antaranya psikologi, antropologi, sosiologi, dan sebagainya. Objek formal filsafat adalah hakikat ilmu pengetahuan, artinya filsafat ilmu lebih menaruh perhatian terhadap problem mendasar ilmu pengetahuan, seperti apa hakikat ilmu pengetahuan, bagaimana cara memperoleh kebenaran ilmiah dan apa fungsi ilmu itu bagi manusia. Sehingga obyek formal dalam pendidikan matematika adalah bagaimana mencari hakiktat kemudian bagaimana mengembangkan serta mengambil manfaat dari segala macam fenomena dalam dunia pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  35. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Obyek material dari filsafat pendidikan matematika adalah segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada, yang berwujud, baik materi konkret, fisik, maupun yang material abstrak, psikis di dalam matematika. Sedangkan obyek formal dari filsafat pendidikan matematika adalah hal yang terikat oleh aturan dan kesepakatan di dalam filsafat pendidikan matematika.
    Contoh objek material filsafat pendidikan matematika adalah : buku, meja, kursi, papan tulis, siswa, guru, perangkat pembelajaran, dan ilmu pengetahuan. Sedangkan objek formal filsafat pendidikan matematika contohnya adalah proses belajar mengajar, kegiatan ekstrakurikuler, dan sebagainya.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  36. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Objek materialnya filsafat pendikan matematika adalah segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada dari ilmu matematika itu sendiri baik yang abstrak maupun yang konkret sedangkan objek formalnya yaitu aturan-aturan/kaidah yang digunakan sebagai sebuah kesepakatan bersama dalam mempelajari objek materialnya matematika.

    ReplyDelete
  37. Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A

    Obyek material filsafat pendidikan matematikan adalah yang ada dan mungkin ada yang digunakan dalam pembelajaran matematika. Sesuatu yang ada dan mungkin ada, baik bersifat konkret maupun abstrak. Sedangkan obyek formal filsafat pendidikan matematika adalah hakekat dari pendidikan matematika itu sendiri. Baik secara ontologi, epistemologi maupun axiologi.

    ReplyDelete
  38. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Obyek formal filsafat pendidikan matematika adalah pendidikan matematika itu sendiri yang terikat oleh aturan pendidikan, juga metode atau alat yang digunakan untuk dalam filsafat matematika yang diatur dan disepakati sesuai aturan. Sedangkan obyek material filsafat pendidikan matematika adalah wadah yang digunakan untuk menjadikan formal. Materialnya dibawahnya formalnya, jadi obyek material filsafat pendidikan matematika adalah matematika itu sendiri, jika dalam pembelajaran seperti mahasiswa, bangaku dan prasarana lainnya yang tanpa diikat aturan (http://aminullah01.blogspot.co.id/2014/10/formal-dan-material-filsafat-pendidikan.html).

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

    ReplyDelete
  39. Nikma Husna
    13301244024
    Pendidikan Matematika C 2013
    Objek Material filsafat ilmu adalah pengetahuan itu sendiri, yaitu pengetahuan yang telah disusun secara sistematis dengan metode ilmiah tertentu, sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara umum. Dalam gejala ini jelas ada tiga hal menonjol, yaitu manusia, dunia, dan akhirat. Sehingga muncullah berbagai aliran filsafat di dunia.

    ReplyDelete
  40. Nikma Husna
    13301244024
    Pendidikan Matematika C 2013
    Objek formal filsafat pendidikan matematika adalah hakikat pendidikan matematika itu sendiri, artinya filsafat pendidikan matematika lebih menaruh perhatian terhadap masalah mendasar dalam pendidikan matematika, seperti apa hakikat pendidikan matematika, bagaimana cara memperoleh kebenaran dalam matematika dan apa pendidikan matematika itu bagi manusia.

    ReplyDelete
  41. AJI SANTOSO
    13301241034
    PMA13

    objek material dari filsafat adalah “segala sesuatu yang ada” yang meliputi Yang ada dalam kenyataan, Yang ada dalam pikiran, dan Yang ada dalam kemungkinan

    ReplyDelete
  42. AJI SANTOSO
    13301241034
    PMA13

    obyek formal filsafat pendidikan matematika adalah pendidikan matematika itu sendiri yang terikat oleh aturan pendidikan, juga metode atau alat yang digunakan untuk dalam filsafat matematika yang diatur dan disepakati sesuai aturan. Sedangkan obyek material filsafat pendidikan matematika adalah wadah yang digunakan untuk menjadikan formal. jadi obyek material filsafat pendidikan matematika adalah matematika itu sendiri, jika dalam pembelajaran seperti mahasiswa, bangku dan prasarana lainnya yang tanpa diikat aturan.
    Terimakasih..

    ReplyDelete
  43. Nur Dwi Laili Kurniawati
    13301241063
    Pendidikan Matematika C 2013

    Objek formal merupakan wadah atau metode sedangkan objek material merupakan isi. Maka dalam pendidikan matematika objek formalnya adalah metode pembelajaran seperti RME, problem solving, serta metode pembelajaran lainnya. Sedangkan objek materialnya yaitu materi matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  44. Musa marengke
    PEP Kelas A.2016
    Logika induktif dimana cara berpikir dilakukan dengan cara menarik suatu kesimpulan yang bersifat umum dari berbagai kasus yang bersifat individual. Untuk itu, penalaran secara induktif dimulai dengan mengemukakan pernyataan-pernyataan yang mempunyai ruang yang khas dan terbatas dalam menyusun argumentasi yang diakhiri dengan pernyataan yang bersifat umum. Penarikan kesimpulan secara induktif menghadapkan kita kepada sebuah permasalahan mengenai benyaknya kasus yang harus kita amati sampai kepada suatu kesimpulan yang bersifat umum.

    ReplyDelete
  45. Musa marengke
    PEP Kelas A.2016
    Matematika dibandingkan dengan disiplin-disiplin ilmu yang lain mempunyai karateristik tersendiri. Banyak para ahli menyebutkan bahwa matematika itu berhubungan dengan ide-ide atau konsep-konsep yang abstrak yang penalarannya bersifat deduktif, namun orang-orang sering menyebut matematika itu ilmu hitung.Ini adalah persepsi yang sah sah saja.

    ReplyDelete
  46. Musa marengke
    PEP Kelas a,2016
    Matematika merupakan alat yang dapat memperjelas dan menyederhanakan suatu keadaan atau situasi melalui abstraksi, idealisasi, atau generalisasi untuk suatu studi ataupun pemecahan masalah.Karena itu, pemikirean induktif sangat diperlukan.

    ReplyDelete
  47. Khomarudin Fahuzan
    16709251041
    PPs Pend. Matematika B

    Objek formal mencakup cara yang digunakan untuk mencapai tujuan dalam pendidikan matematika lebih khusus lagi dalam pembelajaran. Sedangkan objek material adalah materi yang disampaikan. Maka dalam hal ini objek material dan objek formal adalah hubungan wadah dan isi. Wadahnya adalah objek formal, isinya adalah objek material. Tiadalah berarti isi tanpa wadah, tiadalah berarti wadah tanpa isinya. Maka kedua objek tersebut saling melengkapi dan berkesinambungan untuk mencapai satu tujuan tertentu.

    ReplyDelete
  48. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Pada forum tanya jawab sebelumnya sudah dibahas juga mengenai obyek material dan obyek formal. Kalau obyek material merupakan bahan pembentukan pengetahuan dari hal yang konkret dan abstrak, maka obyek formal merupakan seluruh hakikatnya baik nyata maupun abstrak. Adapun contoh obyek material dalam pendidikan matematika adalah guru, siswa, perangkat pembelajaran (meliputi silabus, RPP, dan LKS), pendekatan dan metode pembelajaran yang digunakan, sistem penilaian dan kurikulum yang digunakan, dst. Sedangkan contoh obyek formal dalam pendidikan matematika contohnya adalah mencari hakikat mengapa pentingnya belajar matematika, model yang bagaimanakah yang seharusnya digunakan, dst.

    ReplyDelete
  49. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Objek material adalah objek yang dijadikan sasaran menyelidiki suatu ilmu, atau objek yang dipelajari oleh ilmu itu. Objek formal filsafat ilmu adalah hakikat (esensi) ilmu pengetahuan, artinya filsafat ilmu lebih menaruh perhatian terhadap problem mendasar ilmu pengetahuan, misalnya apa hakikat ilmu pengetahuan, bagaimana cara memperoleh kebenaran ilmiah, dan apa fungsi ilmu itu bagi manusia.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id