Feb 12, 2013

The Nature of Teaching Learning Resources




By Marsigit
Yogyakarta State University

John Munchak (2004) indicated that in order to provide lessons that are both engaging and challenging to each individual, it is necessary to know the students as people. Each individual will come to my class with their own set of abilities, motivations, attitudes, goals, and cultural background. Further he stated the following:


“Getting to know these various facets of my students will allow me to excel as a teacher because I can tap into their talents, resources, and knowledge to make the classroom more interesting, dynamic, and personal. Establishing a familiar bond and some trust between me and the students, as well as among the students themselves, contributes to a safe and caring learning environment. Learning their interests, the activities they enjoy, their academic strengths and weaknesses, their future plans and motivations informs how I will teach each individual. This personal information is important in order to differentiate learning in a classroom with students of various levels of motivation, career goals, and academic abilities. Caring for my students means I will "honor their humanity, hold them in high esteem, expect high performance from them, and use strategies to fulfill their expectations"

Related to the resources of teaching, Ernest (1991) suggested that due to the learning should be active, varied, socially engaged and self-regulating, the theory of resources has three main components :
(1)the provision of a wide variety of practical resources to facilitate the varied and active teaching approaches;
(2)the provision of authentic material, such as newspaper, official statistics, and so on for socially relevant and socially engaged study and investigation; and
(3) the facilitation of student self-regulated control and access to learning resources.


The nature of teaching learning resources can be perceived differently by different doer of teaching practice in their context of society; and they are closely related to their ideology and philosophy of education. The map created by Paul Ernest indicated how different perception of the nature of teaching learning resources as an implication of its ideology of teaching. The perception stretches from just to have chalk and paper, teaching aids, students' creativity, teachers' creativity, schools' environment, and its whole society.

References:
........., 2009, Nature of the Students, Going to a public school, New South Wales,
Department of Education and Training. Retrieved 2009

Brown, T., 1997, Mathematics Education and Language: Interpreting Hermeneutics and
Post-Structuralism. Kluwer Academic Publisher: Dordrecht

Cockroft, H. W., 1982, Mathematics counts : Report of the Committee of Inquiry into the Teaching of Mathematics in School under the Chairmanship of Dr. W H Cockroft, London : Her Majesty's Stationery Office.

Ebbutt, S. and Straker, A., 1995, Mathematics in Primary Schools Part I: Children and Mathematics. Collins Educational Publisher Ltd.: London

Ernest, P., 1994, Mathematics, Education and Philosophy: An International Perspective. The Falmer Press: London.

Ernest, P., 2002, What Is The Philosophy Of Mathematics Education?
Paul Ernest University of Exeter, United Kingdom. Retrieved

Ernest, P., 2007, Mathematics Education Ideologies And Globalization. Retrieved


Fullan, M., 2002, Leading and Learning for the 21stC Vol 1 No. 3 - January 2002

Furlong, J., 2002, Ideology and Reform in Teacher Education in England:
Some Reflections on Cochran-Smith and Fries. Retrieved

Glenn, A., 2009, Philosophy of Teaching and Learning "Your job as a teacher is to make every single student feel like a winner”. Retrieved

Grouws, A. D. and Cooney, J. T., 1988, Effective Mathematics Teaching : Volume 1, Virginia : The NCTM, Inc.

Hartman, 1945, Validity Studies Of The Hartman Profile Model, Ai, Axiometrics
International, Inc. Retrieved 2007< http://www.google.com>

Jaworski, B., 1994, Investigating Mathematics Teaching : A Constructivist Enquiry, London : The Falmer Press.

Orton, A. and Wain, G., 1994, Issues in Teaching Mathematics, London : Cassell.
Runes, D.D.,1942, Dictionary of Philosophy. Retrieved 2007

Swanson, R.A. and Holton III, E.F., 2009, Foundation of Human Resources Development
: Second Edition, Berrett-Kohler Publisher Inc.

42 comments:

  1. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    dari artikel ini dijelaskan bahwa dalam rangka memberikan pelajaran yang baik menarik dan menantang untuk setiap individu, perlu untuk mengetahui siswa sebagai orang. Setiap individu akan datang ke kelas saya dengan set mereka sendiri kemampuan, motivasi, sikap, tujuan, dan latar belakang budaya. Ini adalah hal yang penting untuk diperhatikan oleh guru untuk tercapainya tujuan pendidikan.

    ReplyDelete
  2. Siswa datang ke sekolah dengan kemampuan, motivasi, sikap, tujuan dan budaya yang berbeda. Karena perbedaan tersebut maka sumber belajar yang disediakan harus bervariasi untuk mendukung pendekatan pembelajaran yang bevariasi pula. Sumber belajar yang diperlukan, disiapkan, atau disediakan juga diperoleh dari realitas siswa atau dijumpai dalam kehidupan siswa dan tidak melulu berasal dari buku matematika.

    ReplyDelete
  3. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    memang dalam implementasinya kita membutuhkan latar belakang siswa yang akan kita ajar, bagaimana pendidikan sebelumnya, gaya belajar siswa, dan lain sebagainya memang membutuhkan proses yang tidaklah mudah.
    Berkaitan dengan sumber pengajaran, Ernest (1991) mengemukakan bahwa karena pembelajaran harus aktif, bervariasi, terlibat secara sosial dan mengatur sendiri. maka guru dituntut untuk lebih kreatif dalam mengembangkan metode pembelajaran. bukan lagi menggunakan pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. karena kita diminta untuk membuat siswa aktif, dengan aktif nya siswa, mereka bisa mengkonstruk pemikirannya dengan pengetahuan secara mandiri.

    ReplyDelete
  4. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Pembelajaran yang menggunakan metode itu – itu saja membuat siswa bosan. Cara mengatasi kebosanan itu adalah dengan pembelajaran yang didesain aktif, bervariasi dan interaksi social. Selain itu sumber belajar tidak hanya dari guru semata, namun dapat melalui koran, data statistic yang ada, pengalaman langsung yang dikerjakan oleh siswa dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  5. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Sumber belajar merupakan segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan proses belajar mengajar. Dengan memperhatikan komponen-komponen sumber belajar dengan cermat, maka akan menentukan dalam pemilihan sumber belajar yang tepat pakai. Karena semua sumber belajar itu baik, tapi belum tentu tepat diterapkan dalam memperlajari suatu mata pelajaran. Oleh karena itu memperhatikan ketepatan penggunaan sumber belajar, hal ini bisa dilakukan dengan memperhatikan komponen sumber belajar dengan seksama.

    ReplyDelete
  6. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Siswa ialah manusia, yang memiliki potensi akal dan pikiran sendiri-sendiri yang nantinya akan melahirkan kemampuan, bakat, kecerdasan, ketrampilan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, sebagai seorang guru haruslah menghargai adanya potensi tumbuh kembangnya kemampuan anak didiknya yang berbeda-beda tersebut. itulah yang disebut dengan sopan santun terhadap siswa, juga terhadap sifat, sikap, kemampuan, dan progress siswa. Peta dibuat oleh Paul Ernest menunjukkan betapa berbedanya persepsi sifat sumber belajar mengajar sebagai implikasi dari ideologi mengajar. Persepsi membentang dari hanya memiliki kapur dan kertas, alat bantu pengajaran, kreativitas, guru siswa kreativitas, lingkungan sekolah, dan seluruh masyarakatnya.

    ReplyDelete
  7. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Berkaitan dengan sumber pengajaran, Ernest (1991) mengemukakan bahwa karena pembelajaran harus aktif, bervariasi, terlibat secara sosial dan mengatur sendiri, teori sumber daya memiliki tiga komponen utama:
    (1) penyediaan berbagai macam sumber praktis untuk memfasilitasi pendekatan pengajaran yang bervariasi dan aktif;
    (2) penyediaan materi otentik, seperti surat kabar, statistik resmi, dan sebagainya untuk studi dan penyelidikan sosial yang relevan dan terlibat secara sosial; dan
    (3) fasilitasi kontrol mandiri siswa dan akses terhadap sumber belajar.

    Sifat sumber belajar mengajar dapat dirasakan berbeda oleh pelaku praktik pengajaran yang berbeda dalam konteks masyarakat mereka; Dan mereka terkait erat dengan ideologi dan filosofi pendidikan mereka. Peta yang dibuat oleh Paul Ernest menunjukkan bagaimana perbedaan persepsi tentang sifat sumber belajar mengajar sebagai implikasi dari ideologi pengajarannya. Persepsi terbentang dari hanya untuk memiliki kapur tulis dan kertas, alat bantu pengajaran, kreativitas siswa, kreativitas guru, lingkungan sekolah, dan keseluruhan masyarakatnya.

    ReplyDelete
  8. Syahlan Romadon
    PM C 2016/ 16709251047

    Berdasarkan artikel tersebut, maka agar pembelajaran membekas dalam diri siswa dan menantang untuk siswa maka siswa harus dipandang sebagai manusia. Hal ini dapat dilakukan dengan memperhatikan perbedaan siswa baik dari segi kemampuan, motivasi, sikap, tujua, dan kebudayaan. Dengan pengetahuan mengenai semua itu guru bisa membuat pembelajaran menjadi menyenangkan. Mempelajari apa yang mereka sukai, aktivitas yang mereka sukai, kelebihan dan kekurangan akademik mereka, rancangan masa depan dan motivasi akan memberikan info bagaimana cara mengajar mereka. Menurut Ernest, agar terjadi pembelajaran aktif, bervariasi dan mengikat secara sosial dan self regulated learning, maka sumber belajar harus memiliki 3 komponen: (1) tersedianya sumber sumber belaja yang bervariasi untuk memfasilitiasi pendekatan pembelajaran aktif dan bervariasi, (2) adanya materi yang otentik seperti surat kabar, data statistik, dsb agar/untuk studi dan penyelidikan yang relevan dan berkaitan secara sosial, (3) adanya fasilitas yang memungkinkan siswa untuk melakukan pengaturan diri dan mengakses sumber belajar

    ReplyDelete
  9. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Sumber daya dalam mengajar tiap-tiap daerah berbeda-beda. Jangankan daerah, tiap-tiap sekolah atau bahkan tiap-tiap guru atau tiap-tiap kelas atau bahkan tiap-tiap siswa berbeda. Hal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Seperti geografis daerah, kondisi sosial, kondisi psikologis dan sebagainya. Contoh di pedalaman resources atau sumber daya mengajar seperti LCD dan laptop tidak dibutuhkan di tempat tersebut. Hal ini dikarenakan terbatasnya listrik yang ada, motivasi belajar siswa dan sebagainya. Karenanya, wajar jiga kemampuan siswa di masing-masing daerah juga akan berbeda. Hal ini tidak dapat dibandingkan antara siswa yang memperoleh fasilitas pendidikan yang maksimal dengan siswa dengan fasilitas yang minim. Pemerataan pendidikan di Indonesia masih sangat jauh dari harapan. Yang perlu dilakukan oleh guru adalah mengajar siswa dengan tulus sesuai dengan konteks daerahnya artinya minimal mereka dapat menghadapi permasalahan yang ada disekitarnya.

    ReplyDelete
  10. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Sumber belajar pada hakkikatnya adalah segala sesuatu yang ada di sekitar lingkungan kegiatan belajar yang secara fungsional dapat digunakan untuk membantu optimalisasi hasil belajar. Jadi dalam hal ini sumber belajar bagi siswa tidak terbatas pada guru atau buku bahan bacaan saja, tetapi lebih sekedar itu sumber belajar dapat bersumber dari lingkungan sekitar, pengalaman, orang-orang di sekitar siswa, apalagi pada saat sekarang ini di dukung dengan perkembangan IT yang pesat, maka sumber belajar menjadi banyak dan dapat diakses dari seluruh dunia. Maka peran guru disini adalah memfalisitasi dan mengarahkan serta membimbing siswa dalam belajar atau mencari sumber pada media online. Sebab tanpa arahan dan bimbingan bisa menjerumuskan siswa dalam keterpurukan moral dan karakternya. Karena semua dapat diakses yang baik maupun yang buruk pada media online.

    ReplyDelete
  11. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPS Pendidikan Matematika C 2016

    Sumber belajar yang beraneka ragam disekitar kehidupan peserta didik, baik yang didesain maupun non desain belum dimanfaatkan secara optimal dalam pembelajaran. Sebagian besar guru kecenderungan dalam pembelajaran memanfaatkan buku teks dan guru sebagai sumber belajar utama.
    Dalam pemanfaatan sumber belajar, guru mempunyai tanggung jawab membantu peserta didik belajar agar belajar lebih mudah, lebih lancar, lebih terarah. Oleh sebab itu guru dituntut untuk memiliki kemampuan khusus yang berhubungan dengan pemanfaatan sumber belajar.

    ReplyDelete
  12. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Siswa mempunyai kemampuan sendiri – sendiri dan memiliki latar belakang asing – masing, maka dalam pembelajaran guru perlu memperhatikan hal tersebut agar siswanya dapat belajar dengan baik di kelas. Guru menghindari memaksakan kehendak pada siswa melainkan menyusun pembelajaran yang tepat dengan karakteristik siswa agar pembelajaran dapat berlangsung dengan maksimal. Pembelajaran yang disusun oleh guru juga sebaiknya bervariasi agar menghindari kebosanan siswa dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  13. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Proses belajar bersifat internal dan unik dalam diri individu siswa, sedang proses pembelajaran bersifat eksternal yang sengaja direncanakan dan bersifat rekayasa perilaku. Sesuai dengan pendapat Dumont, Istance, & Benavides (2010: 188) yang menyatakan,“instruction is the manipulation of the learner’s environment by the instructor(s) in order to foster learning. It thus involves: a) manipulating what the learner experiences, and b) intention to cause learning.”Maksud kalimat tersebut, pembelajaran merupakan manipulasi lingkungan belajar yang dilakukan oleh guru untuk membantu perkembangan pengetahuan siswa, meliputi: a) memanipulasi pengalaman yang telah dimiliki siswa, dan b) meciptakan keadaan supaya terjadi kegiatan belajar.

    ReplyDelete
  14. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Untuk membuat suatau pembelajaran itu menarik bagi ssiwa guru harus berupaya untuk membuat suasana pembelajarn yang meyenangkan. Dengan menggunakan berbagai macam model-model pembelajarn yang ada akan membuat variasi bagi proses pembelajaran. Dhal itu juga guru harus melihat siswa itu seperti apa. Dan guru juga harus bisa menilai seorang siswa itu. Spikologis siswa itu seperti apa.

    ReplyDelete
  15. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Pentingnya sumber daya pembelajaran dalam meningkatkan proses pembelajaran. Strategi pembelajaran merupakan rencana tindakan termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya atau kekuatan dalam pembelajaran yang disusun untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sehingga guru akan mengetahui strategi yang mana yang cocok untuk diterapkan pada peserta didik dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  16. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    There are three main components of the theory of resources:
    1. the provision of a wide variety of practical resources to facilitate the varied and active teaching approaches;
    2. the provision of authentic material, such as newspaper, official statistics, and so on for socially relevant and socially engaged study and investigation; and
    3. the facilitation of student self-regulated control and access to learning resources.

    ReplyDelete
  17. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam implementasi pembelajaran, perlu disadari bahwa humanisme dalam pembelajaran harus diperhatikan oleh guru. Hal ini berarti guru harus menyadari bahwa setiap siswa memiliki latar belakang, sosial dan kemampuan yang berbeda-beda dalam dirinya. Untuk itu, dalam pembelajaran guru juga perlu menyesuaikan sumber belajar yang relevan bagi setiap siswa, artinya memfasilitasi setiap siswa untuk belajar sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Tiga aspek penting dalam mengarahkan siswa untuk mencari sumber belajar diantaranya yang pertama yaitu dengan menggunakan berbagai sumber belajar yang bervariasi sehingga, kemudian keaslian dari sumber belajar seperti koran atau data statistik sehingga memungkinkan siswa untuk melakukan studi dan investigasi. Yang terakhir yaitu memfasilitasi siswa berupa kontrol untuk mengakses sumber belajar.

    ReplyDelete
  18. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan yang harus diimplementasi oleh setiap guru khususnya matematika yang full rumus dan full simbol. Dengan pembelajaran bermakna dan menyenangkan maka pembelajaran yang sulit pun akan menjadi mudah. Banyak variasi yang dapat dilakukan dalam pembelajaran, seperti sumber-sumber belajar yang bervariasi serta relevan, cara penyelesaian yang bervariasi, dll. Oleh karena itu, dengan mengimplementasikan apa yang mereka senangi, maka apa yang ia pelajari pun akan mudah masuk dalam benak mereka sehingga menjadikan pengalaman yang berkesan dan bermakna yang tidak akan pernah dilupakan.

    ReplyDelete
  19. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dari artikel diatas Ernest menyatakan bahwa karena belajar harus aktif, bervariasi, keterlibatan sosial dan dapat mengatur diri sendiri, teori sumber daya memiliki tiga komponen utama: (1) penyediaan berbagai sumber daya praktis untuk memfasilitasi pendekatan pengajaran yang bervariasi dan aktif; dari hal tersebut pembelajaran yang bervariasi memerlukan sumber daya sebagai fasilitas, seperti adanya media pembelajaran yang berbasis ICT, (2) pemberian materi otentik, seperti koran, statistik resmi, dan sebagainya untuk sosial yang relevan dan terlibat secara studi sosial dan investigasi; maksudnya dalah dengan materi yang relevan dengan karakteristik siswa tentu akan memberikan hasil pembelajaran yang optimal, (3) fasilitasi kontrol mandiri mahasiswa dan akses ke resources belajar, hal ini bagaimana orang tua juga memiliki tanggung jawab kontrol akan anaknya dalam dunia pendidikan melalui akses yang diberikan sekolah, dewasa ini dengan perkemabangan teknologi orangtua dapat memantau proses pembelajaran dan penilian anaknya melalui media tertentu yang di pakai di sekolah.

    ReplyDelete
  20. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Setiap manusia memiliki sifat dan karakter yang berbeda. Perbedaan ini membuat mereka memiliki kebutuhan yang berbeda pula, tak terkecuali dalam belajar. Mungkin saja siswa membutuhkan sumberbelajar yang berbeda. Masalah ini memerlukan perhatian yang khusus dari guru tentang bagaimana menghadapi siswa dan memberikan sumber belajar yang bagaimanakah yang tepat bagi mereka. Berkaitan dengan sumber pengajaran, Ernest (1991) mengemukakan bahwa karena pembelajaran harus aktif, bervariasi, terlibat secara sosial dan mengatur sendiri, teori sumber daya memiliki tiga komponen utama:
    (1) penyediaan berbagai macam sumber praktis untuk memfasilitasi pendekatan pengajaran yang bervariasi dan aktif;
    (2) penyediaan materi otentik, seperti surat kabar, statistik resmi, dan sebagainya untuk studi dan penyelidikan sosial yang relevan dan terlibat secara sosial; dan
    (3) fasilitasi kontrol mandiri siswa dan akses terhadap sumber belajar.

    ReplyDelete
  21. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Berbicara masalah masalah karakteristik siswa dalam belajar maka kita berbicara masalah (Identifikasi masalah psikologi belajar mengajar matematika), outputnya adalah seorang guru dapat mendiagnosis apa karakteristik dan kesulitan siswa dalam belajar matematika. Menjadi guru matematika tidaklah mudah, menguasai materi merupakan hanya syarat cukup dalam mengajarkan matematika. Maka ada syarat perlu yang harus terpenuhi untuk bisa menanamkan konsep. Sayarat perlu disini adalah guru harus sepenuh hati dalam mengajarkan matematika. Sebelum memulai proses belajar, maka guru terlebih dahulu mendiagnosis kondisi dan kebutuhan masing-masing siswa. Karakteristik tiap siswa itu berbeda-beda. Berkaitan dengan pendapat Ernest (1991) tentang sumber pengajaran yang mengemukakan bahwa pembelajaran harus aktif, bervariasi, terlibat secara sosial dan mengatur sendiri, tiga komponen utama teori sumber belajar yang dikemukakan yaitu:
    1. menyediakan berbagai macam sumber praktis untuk memfasilitasi pendekatan pengajaran yang bervariasi dan aktif;
    2. menyediakan materi otentik, seperti surat kabar, statistik resmi, dan sebagainya untuk studi dan penyelidikan sosial yang relevan dan terlibat secara sosial; dan
    3. memfasilitasi kontrol mandiri siswa dan akses terhadap sumber belajar.

    ReplyDelete
  22. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Untuk memberikan pelajaran yang menarik dan menantang bagi setiap individu, perlu untuk memahami siswa sebagai seorang individu. Ernest mengemukakan bahwa pembelajaran harus aktif, bervariasi, terlibat secara sosial dan mengatur sendiri, untuk itu perlu disiapkan sumber belajar yang baik. Sifat sumber belajar mengajar dapat dirasakan berbeda oleh pendidik yang berbeda dalam konteks masyarakat mereka; Dan mereka terkait erat dengan ideologi dan filosofi pendidikan mereka.

    ReplyDelete
  23. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pembelajaran yang aktif adalah pembelajaran yang mengaktifkan dua komponen utama dalam pembelajaranyaitu guru dan siswa. Jika keduanya aktif maka akan tercipta pembelajaran yang bermakna. Guru jangan hanya menggunakan satu metode pembelajaran yang itu itu saja agar siswa mau aktif dan berperan dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  24. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Hal yang harus diperhatikan dalam sebuah proses belajar mengajar adalah hakikat sumber belajar mengajar. Dalam pembelajaran dikelas, guru merupakan fasilitator untuk memfasilitasi siswa dalam membangun pengetahuannya. Sumber belajar pada dasarnya banyak sekali yang perlu dipahami dalam hal ini adalah masalah pemanfaatannya yang akan tergantung kepada kreativitas dan budaya mengajar guru atau pendidikan itu sendiri. Jadi sumber mengajar itu haruslah bervariasi dan memanfaatkan semua media yg ada. Sedangkan dalam media pembelajaran terdapat dua unsur yang terkandung, yaitu pesan atau bahan pengajaran yang akan disampaikan atau perangkat lunak dan alat penampil atau perangkat keras.

    ReplyDelete
  25. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Sumber daya dalam mengajar tentu mempengaruhi kualitas sebuah pendidikan. Di jaman yang teknologinya sudah maju ini, guru harus mampu memanfaatkan sumber apapun dalam mengajar, tidak hanya dari buku, guru bisa memanfaatkan laptop atau computer untuk menyajikan sebuah pembelajaran melalui PPT dan proyektor, guru bisa memanfaatkan internet untuk mencari-cari sesuatu yang dapat memotivasi siswa untuk belajar matematika, dsb, sehingga pembelajaran pun juga menjadi tidak membosankan.

    ReplyDelete
  26. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Banyaknya sumber belajar yang dapat digunakan tidak boleh dilihat secara parsial, namun hendaknya dipandang sebagai satu kesatuan yang utuh dalam sebuah proses pembelajaran. Semua jenis sumber belajar yang ada perlu diperhatikan dipertimbangkan kesesuaiannya dalam pembelajaran demi tercapainya tujuan pembelajaran. Hakikat sumber belajar-mengajar adalah segala sesuatu yang mampu memberikan informasi serta dapat digunakan sebagai wahana bagi peserta didik untuk melakukan proses belajar. Hakikat dari sumber belajar-mengajar kembali lagi bergantung pada ideologi dan filsafat pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  27. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Siswa memiliki kemampuan yang berbeda, latar belakang pendidikan yang berbeda, dan lingkungan sekitarnya yang berbeda. Sebagai guru yang baik, haruslah mengenali perbedaan masing-masing siswa didiknya. Dengan memahami siswa, guru akan lancar dalam merencanakan pembelajarannya, dan siswa akan merasa belajar bersama dan mencapai tujuan bersama. Siswa juga merasa memiliki motivasi untuk belajar, dan merasa diperhatikan oleh gurunya

    ReplyDelete
  28. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Agar pembelajaran berjalan optimal, memang guru harus memiliki kepekaan untuk mengenali karakter masing-masing siswa. Hal tersebut bukanlah perkara mudah bagi guru pemula. Namun guru yang sudah senior tentunya sudah sangat mengerti bagaimana cara mengenali karakter anak. Dengan mengenali karakter anak, guru menjadi lebih mudah mengenali kebutuhan anak dalam belajar. Dengan demikian, proses pembelajaran dan hasil belajar akan menjadi lebih optimal. Untuk itu, pentingnya diadakan komunikasi dan sharing dengan guru yang telah berpengalaman. Sekali lagi, Lesson Study bisa menjadi wadah sebagai tempat berbagi pengalaman dalam rangka untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar.

    ReplyDelete
  29. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    John Munchak menyebutkan bahwa setiap siswa memasuki kelas dengan setiap karakteristik mereka, dengan motivasi mereka masing-masing, dengan latar belakang masing-masing, dan lain-lain. Hal tersebut menjadi penting untuk diketahui oleh seorang guru karena dengan mengetahui hal tersebut guru dapat memanfaatkan karakteristik tersebut untuk menciptakan sebuah pembelajaran yang aktif dan kreatif dan dapat memfasilitasi setiap karakteristik siswa.

    ReplyDelete
  30. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Sifat sumber belajar mengajar dapat dirasakan berbeda oleh pelaku yang berbeda dari praktek mengajar dalam konteks dalam masyarakat; dan ha; ini terkait erat dengan ideologi dan filosofi pendidikan. Peta yang dibuat oleh Paul Ernest menunjukkan persepsi bagaimana sifat sumber belajar mengajar yang berbeda sebagai implikasi dari ideologi mengajar. Persepsi membentang dari hanya untuk memiliki kapur dan kertas, mengajar bantu, kreativitas guru, kreativitas siswa, lingkungan sekolah, seluruh masyarakatnya dan seterusnya.

    ReplyDelete
  31. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Menurut John Munchak (2004) dalam rangka memberikan pelajaran yang baik menarik dan menantang untuk setiap individu, maka perlu untuk mengetahui siswa sebagai munusia. Bahwa setiap siswa mempunyai kemampuan, motivasi, sikap, tujuan, dan latar belakang budaya yang berbeda-beda. Dengan mengenal berbagai aspek siswa, akan memungkinkan seorang guru dapat mengembangkan bakat siswa, sumber daya, dan pengetahuan untuk membuat kelas lebih menarik.

    ReplyDelete
  32. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dengan mengelola siswa-siswanya berarti seorang guru akan menghormati kemanusiaan mereka, menahan mereka di harga tinggi, mengharapkan kinerja tinggi dari mereka, dan menggunakan strategi untuk memenuhi harapan mereka. Terkait dengan sumber daya pengajaran, Ernest (1991) menyatakan bahwa karena pembelajaran harus aktif, bervariasi, terlibat secara sosial. Maka seorang guru hendaknya dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplor pengetahuannya, mendorong siswa aktif dalam pembelajaran dan menfasilitasi siswa.

    ReplyDelete
  33. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sebagai guru, wajib namanya mengenal bagaimana karakteristik siswa di kelas, setiap siswa memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, maka dari itu diperlukan kepekaan guru untuk memfasilitasi siswa agar siswa yang memiliki kemampuan rendah bisa menyeimbangkan dengan siwa yang memiliki kemampuan tinggi sehingga tidak terjadi ketertinggalan pengetahuan. sumber belajar yang tepat dan lengkap yang diberikan guru mendorong siswa termotivasi untuk mengkonstruk pengetahuannya secara mandiri

    ReplyDelete
  34. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Kegiatan dalam matematika merupakan kegiatan menemukan pola dan mencari hubungan antar materi yang sudah diketahui.

    ReplyDelete
  35. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Matematika merupakan kegiatan penemuan yang memerlukan kreativitas, imaginasi, intuisi, dan abstraksi. Sehingga belajar metematika adalah mengembangkan karakter berpikir yang dibutuhkan dalam nbermatematika.

    ReplyDelete
  36. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Matematika perlu untuk dikomunikasikan sehingga hasil penemuan menjadi tergambar dan menjadi bukti. Sehingga matematika mengembangkan karakter kemampuan berkomunikasi.

    ReplyDelete
  37. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Matematika merupakan kegiatan pemecahan masalah, artinya fungsi matematika sebetulnya adalah untuk memecahkan masalah. Karakter yang dikembangkan dalam hal ini adalah kemampuan pemecahan masalah.

    ReplyDelete
  38. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Untuk dapat menciptakan pembelajaran yang dapat mewujudkan tujuan yang ditetapkan, guru harus mengidentifikasi siswa terlebih dahulu mulai dari kemampuan siswa, cara memotivasi siswa, sikap siswa, tujuan pembelajaran yang akan dicapai, sampai latar belakang siswanya. Dan guru yang berprestasi ialah guru yang dapat yang mampu memanfaatkan kemampuan, bakat, sumber daya, pengetahuan dan pengalaman siswanya agar dapat mencapai pembelajaran ang menarik dan menyenangkan.guru harus selalu melakukan inovasi kearah depan sesuai dengan tuntutan zaman dan teknologi yang sekarang diterapkan.

    ReplyDelete
  39. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Dalam proses pembelajaran lebih baik jika sebelumnya kita bsa memahami karakteristik dari siswa yang akan kita ajar. Karena hal-hal seperti itu adalah hal yang bisa menentukan bagaimana proses pembelajaran yang akan kita lakukan. Karena memang setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga sebagai seorang guru bisa untuk menyesuaikan dengan karakteristik siswa agar dapat bisa berperilaku adil. Hal ini dilakukan agar siswa bisa merasa nyaman saat pembelajaran di kelas.

    ReplyDelete
  40. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Ernest menyatakan pembelajaran meliputi penyelidikan,penemuan, permainan, diskusi, dan kerja sama. Lingkungan di manapembelajaran yang ada harus kaya dan menantang, tapi harus aman,mengembangkan kepercayaan diri, sikap positif dan perasaan baik.Sehingga pembelajaran matematika adalah hal pertama dan pengembanganaktif, dengan anak belajar melalui permainan, aktivitas, penyelidikan,proyek, diskusi, penjelajahan, dan penemuan.

    ReplyDelete
  41. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Edgar Dale (1969) seorang ahli pendidikan mengemukakan sumber belajar adalah, ‘ segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi belajar seseorang.’ Pendapat lain dikemukakan oleh Association Educational Comunication and Tehnology AECT (1977) yaitu ‘ berbagai atau semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan siswa dalam belajar, baik secara terpisah maupun terkombinasi sehingga mempermudah siswa dalam mencapai tujuan belajar. Kedua pengertian tersebut menunjukkan bahwa pada hakikatnya sumber belajar begitu luas dan kompleks, lebih dari sekedar media pembelajaran. Segala hal yang sekiranya diprediksikan akan mendukung dan dapat dimanfaatkan untuk keberhasilan pembelajaran dapat dipertimbangkan menjadi sumber belajar. Dengan pemahaman ini maka guru bukanlah satu-satunya sumber tetapi hanya salah satu saja dari sekian sumber belajar lainnya. Dengan demikian dapat disimpulakan bahwa Sumber belajar (learning resources) adalah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh peserta didik dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah peserta didik dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu.

    ReplyDelete
  42. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Banyak orang beranggapan bahwa untuk menyediakan sumber belajar menuntut adanya biaya yang tinggi dan sulit untuk mendapatkannya, yang kadang-kadang ujung-ujungnya akan membebani orang tua siswa untuk mengeluarkan dana pendidikan yang lebih besar lagi. Padahal dengan berbekal kreativitas, guru dapat membuat dan menyediakan sumber belajar yang sederhana dan murah. Misalkan, bagaimana guru dan siswa dapat memanfaatkan bahan bekas. Bahan bekas, yang banyak berserakan di sekolah dan rumah, seperti kertas, mainan, kotak pembungkus, bekas kemasan sering luput dari perhatian kita. Dengan sentuhan kreativitas, bahan-bahan bekas yang biasanya dibuang secara percuma dapat dimodifikasi dan didaur-ulang menjadi sumber belajar yang sangat berharga. Demikian pula, dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar tidak perlu harus pergi jauh dengan biaya yang mahal, lingkungan yang berdekatan dengan sekolah dan rumah pun dapat dioptimalkan menjadi sumber belajar yang sangat bernilai bagi kepentingan belajar siswa. Tidak sedikit sekolah-sekolah di kita yang memiliki halaman atau pekarangan yang cukup luas, namun keberadaannya seringkali ditelantarkan dan tidak terurus. Jika saja lahan-lahan tersebut dioptimalkan tidak mustahil akan menjadi sumber belajar yang sangat berharga.

    ReplyDelete