Feb 12, 2013

The Nature of Teaching Learning Resources




By Marsigit
Yogyakarta State University

John Munchak (2004) indicated that in order to provide lessons that are both engaging and challenging to each individual, it is necessary to know the students as people. Each individual will come to my class with their own set of abilities, motivations, attitudes, goals, and cultural background. Further he stated the following:


“Getting to know these various facets of my students will allow me to excel as a teacher because I can tap into their talents, resources, and knowledge to make the classroom more interesting, dynamic, and personal. Establishing a familiar bond and some trust between me and the students, as well as among the students themselves, contributes to a safe and caring learning environment. Learning their interests, the activities they enjoy, their academic strengths and weaknesses, their future plans and motivations informs how I will teach each individual. This personal information is important in order to differentiate learning in a classroom with students of various levels of motivation, career goals, and academic abilities. Caring for my students means I will "honor their humanity, hold them in high esteem, expect high performance from them, and use strategies to fulfill their expectations"

Related to the resources of teaching, Ernest (1991) suggested that due to the learning should be active, varied, socially engaged and self-regulating, the theory of resources has three main components :
(1)the provision of a wide variety of practical resources to facilitate the varied and active teaching approaches;
(2)the provision of authentic material, such as newspaper, official statistics, and so on for socially relevant and socially engaged study and investigation; and
(3) the facilitation of student self-regulated control and access to learning resources.


The nature of teaching learning resources can be perceived differently by different doer of teaching practice in their context of society; and they are closely related to their ideology and philosophy of education. The map created by Paul Ernest indicated how different perception of the nature of teaching learning resources as an implication of its ideology of teaching. The perception stretches from just to have chalk and paper, teaching aids, students' creativity, teachers' creativity, schools' environment, and its whole society.

References:
........., 2009, Nature of the Students, Going to a public school, New South Wales,
Department of Education and Training. Retrieved 2009

Brown, T., 1997, Mathematics Education and Language: Interpreting Hermeneutics and
Post-Structuralism. Kluwer Academic Publisher: Dordrecht

Cockroft, H. W., 1982, Mathematics counts : Report of the Committee of Inquiry into the Teaching of Mathematics in School under the Chairmanship of Dr. W H Cockroft, London : Her Majesty's Stationery Office.

Ebbutt, S. and Straker, A., 1995, Mathematics in Primary Schools Part I: Children and Mathematics. Collins Educational Publisher Ltd.: London

Ernest, P., 1994, Mathematics, Education and Philosophy: An International Perspective. The Falmer Press: London.

Ernest, P., 2002, What Is The Philosophy Of Mathematics Education?
Paul Ernest University of Exeter, United Kingdom. Retrieved

Ernest, P., 2007, Mathematics Education Ideologies And Globalization. Retrieved


Fullan, M., 2002, Leading and Learning for the 21stC Vol 1 No. 3 - January 2002

Furlong, J., 2002, Ideology and Reform in Teacher Education in England:
Some Reflections on Cochran-Smith and Fries. Retrieved

Glenn, A., 2009, Philosophy of Teaching and Learning "Your job as a teacher is to make every single student feel like a winner”. Retrieved

Grouws, A. D. and Cooney, J. T., 1988, Effective Mathematics Teaching : Volume 1, Virginia : The NCTM, Inc.

Hartman, 1945, Validity Studies Of The Hartman Profile Model, Ai, Axiometrics
International, Inc. Retrieved 2007< http://www.google.com>

Jaworski, B., 1994, Investigating Mathematics Teaching : A Constructivist Enquiry, London : The Falmer Press.

Orton, A. and Wain, G., 1994, Issues in Teaching Mathematics, London : Cassell.
Runes, D.D.,1942, Dictionary of Philosophy. Retrieved 2007

Swanson, R.A. and Holton III, E.F., 2009, Foundation of Human Resources Development
: Second Edition, Berrett-Kohler Publisher Inc.

58 comments:

  1. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Siswa mempunyai kemampuan sendiri – sendiri dan memiliki latar belakang asing – masing, maka dalam pembelajaran guru perlu memperhatikan hal tersebut agar siswanya dapat belajar dengan baik di kelas. Guru menghindari memaksakan kehendak pada siswa melainkan menyusun pembelajaran yang tepat dengan karakteristik siswa agar pembelajaran dapat berlangsung dengan maksimal. Pembelajaran yang disusun oleh guru juga sebaiknya bervariasi agar menghindari kebosanan siswa dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  2. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Proses belajar bersifat internal dan unik dalam diri individu siswa, sedang proses pembelajaran bersifat eksternal yang sengaja direncanakan dan bersifat rekayasa perilaku. Sesuai dengan pendapat Dumont, Istance, & Benavides (2010: 188) yang menyatakan,“instruction is the manipulation of the learner’s environment by the instructor(s) in order to foster learning. It thus involves: a) manipulating what the learner experiences, and b) intention to cause learning.”Maksud kalimat tersebut, pembelajaran merupakan manipulasi lingkungan belajar yang dilakukan oleh guru untuk membantu perkembangan pengetahuan siswa, meliputi: a) memanipulasi pengalaman yang telah dimiliki siswa, dan b) meciptakan keadaan supaya terjadi kegiatan belajar.

    ReplyDelete
  3. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Untuk membuat suatau pembelajaran itu menarik bagi ssiwa guru harus berupaya untuk membuat suasana pembelajarn yang meyenangkan. Dengan menggunakan berbagai macam model-model pembelajarn yang ada akan membuat variasi bagi proses pembelajaran. Dhal itu juga guru harus melihat siswa itu seperti apa. Dan guru juga harus bisa menilai seorang siswa itu. Spikologis siswa itu seperti apa.

    ReplyDelete
  4. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Pentingnya sumber daya pembelajaran dalam meningkatkan proses pembelajaran. Strategi pembelajaran merupakan rencana tindakan termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya atau kekuatan dalam pembelajaran yang disusun untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sehingga guru akan mengetahui strategi yang mana yang cocok untuk diterapkan pada peserta didik dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  5. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    There are three main components of the theory of resources:
    1. the provision of a wide variety of practical resources to facilitate the varied and active teaching approaches;
    2. the provision of authentic material, such as newspaper, official statistics, and so on for socially relevant and socially engaged study and investigation; and
    3. the facilitation of student self-regulated control and access to learning resources.

    ReplyDelete
  6. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam implementasi pembelajaran, perlu disadari bahwa humanisme dalam pembelajaran harus diperhatikan oleh guru. Hal ini berarti guru harus menyadari bahwa setiap siswa memiliki latar belakang, sosial dan kemampuan yang berbeda-beda dalam dirinya. Untuk itu, dalam pembelajaran guru juga perlu menyesuaikan sumber belajar yang relevan bagi setiap siswa, artinya memfasilitasi setiap siswa untuk belajar sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Tiga aspek penting dalam mengarahkan siswa untuk mencari sumber belajar diantaranya yang pertama yaitu dengan menggunakan berbagai sumber belajar yang bervariasi sehingga, kemudian keaslian dari sumber belajar seperti koran atau data statistik sehingga memungkinkan siswa untuk melakukan studi dan investigasi. Yang terakhir yaitu memfasilitasi siswa berupa kontrol untuk mengakses sumber belajar.

    ReplyDelete
  7. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan yang harus diimplementasi oleh setiap guru khususnya matematika yang full rumus dan full simbol. Dengan pembelajaran bermakna dan menyenangkan maka pembelajaran yang sulit pun akan menjadi mudah. Banyak variasi yang dapat dilakukan dalam pembelajaran, seperti sumber-sumber belajar yang bervariasi serta relevan, cara penyelesaian yang bervariasi, dll. Oleh karena itu, dengan mengimplementasikan apa yang mereka senangi, maka apa yang ia pelajari pun akan mudah masuk dalam benak mereka sehingga menjadikan pengalaman yang berkesan dan bermakna yang tidak akan pernah dilupakan.

    ReplyDelete
  8. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dari artikel diatas Ernest menyatakan bahwa karena belajar harus aktif, bervariasi, keterlibatan sosial dan dapat mengatur diri sendiri, teori sumber daya memiliki tiga komponen utama: (1) penyediaan berbagai sumber daya praktis untuk memfasilitasi pendekatan pengajaran yang bervariasi dan aktif; dari hal tersebut pembelajaran yang bervariasi memerlukan sumber daya sebagai fasilitas, seperti adanya media pembelajaran yang berbasis ICT, (2) pemberian materi otentik, seperti koran, statistik resmi, dan sebagainya untuk sosial yang relevan dan terlibat secara studi sosial dan investigasi; maksudnya dalah dengan materi yang relevan dengan karakteristik siswa tentu akan memberikan hasil pembelajaran yang optimal, (3) fasilitasi kontrol mandiri mahasiswa dan akses ke resources belajar, hal ini bagaimana orang tua juga memiliki tanggung jawab kontrol akan anaknya dalam dunia pendidikan melalui akses yang diberikan sekolah, dewasa ini dengan perkemabangan teknologi orangtua dapat memantau proses pembelajaran dan penilian anaknya melalui media tertentu yang di pakai di sekolah.

    ReplyDelete
  9. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Setiap manusia memiliki sifat dan karakter yang berbeda. Perbedaan ini membuat mereka memiliki kebutuhan yang berbeda pula, tak terkecuali dalam belajar. Mungkin saja siswa membutuhkan sumberbelajar yang berbeda. Masalah ini memerlukan perhatian yang khusus dari guru tentang bagaimana menghadapi siswa dan memberikan sumber belajar yang bagaimanakah yang tepat bagi mereka. Berkaitan dengan sumber pengajaran, Ernest (1991) mengemukakan bahwa karena pembelajaran harus aktif, bervariasi, terlibat secara sosial dan mengatur sendiri, teori sumber daya memiliki tiga komponen utama:
    (1) penyediaan berbagai macam sumber praktis untuk memfasilitasi pendekatan pengajaran yang bervariasi dan aktif;
    (2) penyediaan materi otentik, seperti surat kabar, statistik resmi, dan sebagainya untuk studi dan penyelidikan sosial yang relevan dan terlibat secara sosial; dan
    (3) fasilitasi kontrol mandiri siswa dan akses terhadap sumber belajar.

    ReplyDelete
  10. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Berbicara masalah masalah karakteristik siswa dalam belajar maka kita berbicara masalah (Identifikasi masalah psikologi belajar mengajar matematika), outputnya adalah seorang guru dapat mendiagnosis apa karakteristik dan kesulitan siswa dalam belajar matematika. Menjadi guru matematika tidaklah mudah, menguasai materi merupakan hanya syarat cukup dalam mengajarkan matematika. Maka ada syarat perlu yang harus terpenuhi untuk bisa menanamkan konsep. Sayarat perlu disini adalah guru harus sepenuh hati dalam mengajarkan matematika. Sebelum memulai proses belajar, maka guru terlebih dahulu mendiagnosis kondisi dan kebutuhan masing-masing siswa. Karakteristik tiap siswa itu berbeda-beda. Berkaitan dengan pendapat Ernest (1991) tentang sumber pengajaran yang mengemukakan bahwa pembelajaran harus aktif, bervariasi, terlibat secara sosial dan mengatur sendiri, tiga komponen utama teori sumber belajar yang dikemukakan yaitu:
    1. menyediakan berbagai macam sumber praktis untuk memfasilitasi pendekatan pengajaran yang bervariasi dan aktif;
    2. menyediakan materi otentik, seperti surat kabar, statistik resmi, dan sebagainya untuk studi dan penyelidikan sosial yang relevan dan terlibat secara sosial; dan
    3. memfasilitasi kontrol mandiri siswa dan akses terhadap sumber belajar.

    ReplyDelete
  11. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Untuk memberikan pelajaran yang menarik dan menantang bagi setiap individu, perlu untuk memahami siswa sebagai seorang individu. Ernest mengemukakan bahwa pembelajaran harus aktif, bervariasi, terlibat secara sosial dan mengatur sendiri, untuk itu perlu disiapkan sumber belajar yang baik. Sifat sumber belajar mengajar dapat dirasakan berbeda oleh pendidik yang berbeda dalam konteks masyarakat mereka; Dan mereka terkait erat dengan ideologi dan filosofi pendidikan mereka.

    ReplyDelete
  12. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pembelajaran yang aktif adalah pembelajaran yang mengaktifkan dua komponen utama dalam pembelajaranyaitu guru dan siswa. Jika keduanya aktif maka akan tercipta pembelajaran yang bermakna. Guru jangan hanya menggunakan satu metode pembelajaran yang itu itu saja agar siswa mau aktif dan berperan dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  13. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Hal yang harus diperhatikan dalam sebuah proses belajar mengajar adalah hakikat sumber belajar mengajar. Dalam pembelajaran dikelas, guru merupakan fasilitator untuk memfasilitasi siswa dalam membangun pengetahuannya. Sumber belajar pada dasarnya banyak sekali yang perlu dipahami dalam hal ini adalah masalah pemanfaatannya yang akan tergantung kepada kreativitas dan budaya mengajar guru atau pendidikan itu sendiri. Jadi sumber mengajar itu haruslah bervariasi dan memanfaatkan semua media yg ada. Sedangkan dalam media pembelajaran terdapat dua unsur yang terkandung, yaitu pesan atau bahan pengajaran yang akan disampaikan atau perangkat lunak dan alat penampil atau perangkat keras.

    ReplyDelete
  14. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Sumber daya dalam mengajar tentu mempengaruhi kualitas sebuah pendidikan. Di jaman yang teknologinya sudah maju ini, guru harus mampu memanfaatkan sumber apapun dalam mengajar, tidak hanya dari buku, guru bisa memanfaatkan laptop atau computer untuk menyajikan sebuah pembelajaran melalui PPT dan proyektor, guru bisa memanfaatkan internet untuk mencari-cari sesuatu yang dapat memotivasi siswa untuk belajar matematika, dsb, sehingga pembelajaran pun juga menjadi tidak membosankan.

    ReplyDelete
  15. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Banyaknya sumber belajar yang dapat digunakan tidak boleh dilihat secara parsial, namun hendaknya dipandang sebagai satu kesatuan yang utuh dalam sebuah proses pembelajaran. Semua jenis sumber belajar yang ada perlu diperhatikan dipertimbangkan kesesuaiannya dalam pembelajaran demi tercapainya tujuan pembelajaran. Hakikat sumber belajar-mengajar adalah segala sesuatu yang mampu memberikan informasi serta dapat digunakan sebagai wahana bagi peserta didik untuk melakukan proses belajar. Hakikat dari sumber belajar-mengajar kembali lagi bergantung pada ideologi dan filsafat pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  16. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Siswa memiliki kemampuan yang berbeda, latar belakang pendidikan yang berbeda, dan lingkungan sekitarnya yang berbeda. Sebagai guru yang baik, haruslah mengenali perbedaan masing-masing siswa didiknya. Dengan memahami siswa, guru akan lancar dalam merencanakan pembelajarannya, dan siswa akan merasa belajar bersama dan mencapai tujuan bersama. Siswa juga merasa memiliki motivasi untuk belajar, dan merasa diperhatikan oleh gurunya

    ReplyDelete
  17. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Agar pembelajaran berjalan optimal, memang guru harus memiliki kepekaan untuk mengenali karakter masing-masing siswa. Hal tersebut bukanlah perkara mudah bagi guru pemula. Namun guru yang sudah senior tentunya sudah sangat mengerti bagaimana cara mengenali karakter anak. Dengan mengenali karakter anak, guru menjadi lebih mudah mengenali kebutuhan anak dalam belajar. Dengan demikian, proses pembelajaran dan hasil belajar akan menjadi lebih optimal. Untuk itu, pentingnya diadakan komunikasi dan sharing dengan guru yang telah berpengalaman. Sekali lagi, Lesson Study bisa menjadi wadah sebagai tempat berbagi pengalaman dalam rangka untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar.

    ReplyDelete
  18. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Untuk dapat menciptakan pembelajaran yang dapat mewujudkan tujuan yang ditetapkan, guru harus mengidentifikasi siswa terlebih dahulu mulai dari kemampuan siswa, cara memotivasi siswa, sikap siswa, tujuan pembelajaran yang akan dicapai, sampai latar belakang siswanya. Dan guru yang berprestasi ialah guru yang dapat yang mampu memanfaatkan kemampuan, bakat, sumber daya, pengetahuan dan pengalaman siswanya agar dapat mencapai pembelajaran ang menarik dan menyenangkan.guru harus selalu melakukan inovasi kearah depan sesuai dengan tuntutan zaman dan teknologi yang sekarang diterapkan.

    ReplyDelete
  19. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Dalam proses pembelajaran lebih baik jika sebelumnya kita bsa memahami karakteristik dari siswa yang akan kita ajar. Karena hal-hal seperti itu adalah hal yang bisa menentukan bagaimana proses pembelajaran yang akan kita lakukan. Karena memang setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga sebagai seorang guru bisa untuk menyesuaikan dengan karakteristik siswa agar dapat bisa berperilaku adil. Hal ini dilakukan agar siswa bisa merasa nyaman saat pembelajaran di kelas.

    ReplyDelete
  20. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Ernest menyatakan pembelajaran meliputi penyelidikan,penemuan, permainan, diskusi, dan kerja sama. Lingkungan di manapembelajaran yang ada harus kaya dan menantang, tapi harus aman,mengembangkan kepercayaan diri, sikap positif dan perasaan baik.Sehingga pembelajaran matematika adalah hal pertama dan pengembanganaktif, dengan anak belajar melalui permainan, aktivitas, penyelidikan,proyek, diskusi, penjelajahan, dan penemuan.

    ReplyDelete
  21. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Edgar Dale (1969) seorang ahli pendidikan mengemukakan sumber belajar adalah, ‘ segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi belajar seseorang.’ Pendapat lain dikemukakan oleh Association Educational Comunication and Tehnology AECT (1977) yaitu ‘ berbagai atau semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan siswa dalam belajar, baik secara terpisah maupun terkombinasi sehingga mempermudah siswa dalam mencapai tujuan belajar. Kedua pengertian tersebut menunjukkan bahwa pada hakikatnya sumber belajar begitu luas dan kompleks, lebih dari sekedar media pembelajaran. Segala hal yang sekiranya diprediksikan akan mendukung dan dapat dimanfaatkan untuk keberhasilan pembelajaran dapat dipertimbangkan menjadi sumber belajar. Dengan pemahaman ini maka guru bukanlah satu-satunya sumber tetapi hanya salah satu saja dari sekian sumber belajar lainnya. Dengan demikian dapat disimpulakan bahwa Sumber belajar (learning resources) adalah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh peserta didik dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah peserta didik dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu.

    ReplyDelete
  22. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Banyak orang beranggapan bahwa untuk menyediakan sumber belajar menuntut adanya biaya yang tinggi dan sulit untuk mendapatkannya, yang kadang-kadang ujung-ujungnya akan membebani orang tua siswa untuk mengeluarkan dana pendidikan yang lebih besar lagi. Padahal dengan berbekal kreativitas, guru dapat membuat dan menyediakan sumber belajar yang sederhana dan murah. Misalkan, bagaimana guru dan siswa dapat memanfaatkan bahan bekas. Bahan bekas, yang banyak berserakan di sekolah dan rumah, seperti kertas, mainan, kotak pembungkus, bekas kemasan sering luput dari perhatian kita. Dengan sentuhan kreativitas, bahan-bahan bekas yang biasanya dibuang secara percuma dapat dimodifikasi dan didaur-ulang menjadi sumber belajar yang sangat berharga. Demikian pula, dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar tidak perlu harus pergi jauh dengan biaya yang mahal, lingkungan yang berdekatan dengan sekolah dan rumah pun dapat dioptimalkan menjadi sumber belajar yang sangat bernilai bagi kepentingan belajar siswa. Tidak sedikit sekolah-sekolah di kita yang memiliki halaman atau pekarangan yang cukup luas, namun keberadaannya seringkali ditelantarkan dan tidak terurus. Jika saja lahan-lahan tersebut dioptimalkan tidak mustahil akan menjadi sumber belajar yang sangat berharga.

    ReplyDelete
  23. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Saya sangat sependapat dengan ulasan di atas yang mana salah satunya menekankan pada pemberdayaan metode belajar. Bagi saya saat seorang pendidik memiliki gaya yang khas/unik saat mendampingi siswanya dalam belajar maka siswa dengan sendirinya akan memberikan kesan yang baik. Selain itu, pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari menurut saya sebaiknya dapat lebih dikembangkan. Hal ini dikarenakan saat pembelajaran bersifat aplikatif maka akan mampu membentuk pemikiran yang kritis.

    ReplyDelete
  24. Gamarina Isti R
    17790251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Setiap individu akan datang ke kelas saya dengan set mereka sendiri kemampuan, motivasi, sikap, tujuan, dan latar belakang budaya. Perbedaan yang ada pada setiap anak dapat memanfaatkan bakat mereka, sumber daya, dan pengetahuan untuk membuat kelas lebih menarik, dinamis, dan pribadi. Pengadaan sumber pengajaran pun dibutuhkan untuk meunjang proses pembelajaran, sumber tersebut dapat memfasilitasi pendekatan pengajaran yang bervariasi dan aktif, pemberian materi otentik, dan fasilitasi kontrol mandiri. Sifat sumber belajar mengajar dapat dirasakan berbeda oleh pelaku praktik pengajaran yang berbeda dalam konteks masyarakat mereka; dan mereka terkait erat dengan ideologi dan filosofi pendidikan mereka. Peta yang dibuat oleh Paul Ernest menunjukkan bagaimana perbedaan persepsi tentang sifat sumber belajar mengajar sebagai implikasi dari ideologi pengajarannya. Persepsi terbentang dari hanya untuk memiliki kapur tulis dan kertas, alat bantu pengajaran, kreativitas siswa, kreativitas guru, lingkungan sekolah, dan keseluruhan masyarakatnya.

    ReplyDelete
  25. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sebagai pendidik, maka sebelum melaksanakan proses pembelajaran guru harus menyusun suatu rencana dan strategi pembelajaran. Dalam menyusun rencana dan strategi ini, guru harus senantiasa berusaha untuk mengetahui dan memahami karakter dari siswa yang akan belajar, dan berdasarkan karakteristik itulah rencana dan strategi serta materialnya disusun. Sudah pasti karakter siswa di kelas akan berbeda-beda, oleh karena itu dalam menyusun strategi pembelajaran, strategi yang digunakan hendaknya bisa melayani siswa dengan seadil mungkin agar hasil belajar yang dicapai semua siswa bisa seoptimal mungkin.

    ReplyDelete
  26. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb
    Sebagai seorang guru kita harus dapat mengenal setiap karakteristik yang dimiliki oleh siswa baik dari segi kognitif, afektif maupun psikomotor. Setiap siswa memiliki karakter yang berbeda-beda, maka seorang guru harus bisa menjadi mediator dan fasilitator yang baik untuk mengatasi perbedaan-perbedaan tersebut dan guru juga harus bisa merancang suatu sistem pembelajaran yang dapat mengembangkan setiap potensi yang dimiliki siswa salah satunya adalah sistem pembelajaran yang berpusat pada siswa (student center). Dengan sistem pembelajaran yang sesuai maka siswa akan merasa termotivasi untuk belajar sehingga perasaan cemas dalam belajar akan berkurang. Tanda siswa senang dan termotivasi dalam belajar salah satunya adalah mereka akan menikmati setiap proses yang dilalui dalam pencapaian pemahaman konsep dan mereka juga tidak segan-segan dalam memberikan kontribusi dan respon positif selama proses pembelajaran berlangsung.

    ReplyDelete
  27. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Terima kasih atas postingannya pak. Untuk menciptakan pembelajaran yang ideal di dalam kelas, sebaiknya guru terlebih dahulu harus memahami karakteristik siswa-siswa yang diajar. Pada hakekatnya, alam semsesta ini adalah sumber belajar bagi manusia sepanjang masa. Jadi, apapun yang ada di jagad raya ini bisa dijadikan sumber belajar sperti orang atau benda, dll. Yang harus kita pahami adalah guru hanya merupakan salah satu dari sekian banyak sumber belajar yang ada Oleh karena setiap anak merupakan individu yang unik (berbeda satu sama lain), maka sedapat mungkin guru memberikan perlakuan yang sesuai dengan karakteristik masing-masing siswa. Dengan begitu maka diharapkan kegiatan mengajar benar-benar membuahkan kegiatan belajar pada diri setiap siswa.

    ReplyDelete
  28. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Pembelajaran yang baik ialah pembelajaran yang menantang dan melibatkan seluruh siswa di dalam kelas. Seperti yang kita tahu, setiap siswa memiliki perbedaan karakteristik. Pemahaman tentang perbedaan karakteristik ini sangat penting bagi guru agar dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mampu mengembangkan potensi siswa. Untuk dapat memfasilitasi perbedaan individula tersebut, maka alangkah lebih baiknya bila sumber belajar yang digunakan di dalam pembelajaran matematika bervariasi. Bahan-bahan yang digunakan sebgai sumber belajar pun beragam, tidak hanya berupa buku atau LKS, tetapi merupakan bahan yang otentik yang relevan dengan kehidupan siswa. Bahkan siswa bisa diberikan kebebasan dalam memilih sumber belajarnya. Kemudian dalam proses belajar, guru perlu memastikan bahwa siswa mampu meregulasi diri dan mengontrol proses belajarnya melalui sumber-sumber belajar yang digunakan.

    ReplyDelete
  29. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs P.Mat A

    Dalam belajar siswa tidak hanya berinteraksi dengan guru, tetapi juga dengan segala sumber belajar yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Sumber belajar yang dapat digunakan tentu saja dapat diperoleh dari berbagai macam hal. Tidak hanya secara tekstual (buku), namun sumber belajar bisa diperoleh melalui lingkungan sekitar yang dapat dijangkau siswa. sehingga apa yang menjadi topik pembelajaran bisa dikembangkan dan memberikan pandangan berbeda bagi setiap siswa.

    ReplyDelete
  30. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Berdasarkan penjelasan pada tulisan di atas, selain menentukan sumber belajar yang relevan, memahami berbagai karakteristik siswa adalah hal yang sangat penting dilakukan oleh guru. Seperti yang kita ketahui, setiap individu yang datang ke kelas pasti memiliki kemampuan, motivasi, sikap, tujuan, dan latar belakang yang berbeda-beda. Mengenal karaketristik berbagai siswa ini memungkinkan untuk menjadikan guru sebagai guru yang berhasil karena guru dapat memanfaatkan bakat, sumber daya, dan pengetahuan siswa untuk membuat kelas lebih menarik, dinamis, dan pribadi (menimbulkan rasa diperhatikan). Mempelajari karakteristik siswa juga akan membentuk ikatan yang akrab dan kepercayaan antara guru dengan siswa dan juga antara siswa itu sendiri, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan penuh perhatian. Mempelajari minat siswa, aktivitas yang siswa nikmati, kekuatan akademis dan kelemahan siswa, rencana dan motivasi masa depan siswa memberi tahu bagaimana guru akan mengajar setiap individu. Informasi pribadi ini penting untuk membedakan pembelajaran di kelas dengan siswa dari berbagai tingkat motivasi, tujuan karir, dan kemampuan akademis. Dengan memperhatikan siwa-siswa berarti guru menghormati mereka, menghargai mereka, mengharapkan kinerja yang tinggi dari mereka, dan menggunakan strategi untuk memenuhi harapan mereka. Betapa mulianya seorang guru jika ia dapat memperlakukan siswanya seperti yang telah dijelaskan dalam tulisan ini.

    ReplyDelete
  31. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Sebagai seorang guru yang professional sebelum mengajar hendaklah menyiapkan strategi-strategi pembelajaran yang dianggap tepat untuk di aplikasikan di kelas. Setiap anak tentunya memilki karakter yang berbeda-beda maka guru harus adil dalam pembelajaran. Guru tidak boleh terfokus pada beberapa anak saja namun semua anak berhak untuk mendapatkan pembelajaran yang baik.

    ReplyDelete
  32. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Setiap anak dilahirkan dengan keunikannya masing-masing. setiap siswa memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. semua siswa dengan segala sifatnya yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya memiliki hak untuk diakui akan keberadaan sifatnya masing-masing. membentuk siswa dalam bentuk yang dikehendaki guru dan menyeragamkan siswa itu merupakan perbuatan yang dapat membunuh keunikan sifat masing-masing siswa. Membaca ini menyadarkan kepada saya bahwa menjadi seorang guru bukanlah hal yang mudah. Sebagai seorang guru hendak berhati-hati dalam bersikap. Selalu belajar tentang perkembangan pendidikan dan hal-hal yang diperlukan untuk melayani setiap siswa agar kreativitas dan idenya berkembang merupakan kewajiban bagi seorang guru.

    ReplyDelete
  33. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Thank you for sharing this, Sir. Learning resources refer to the tools that helps students to learn. These tools have to facilitate the varied learning approaches, have to use as many as possible material from the real world so that students can easily relate. Aside of that, teacher have to realize the heterogenity of students in their classroom so that they can facilitate a social but, at the same time, personal cassroom

    ReplyDelete
  34. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B 2017

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Thank you so much for the article, sir. in this first semester, we are studying Psychology of Learning Mathematics. This subject is very useful, because we (as a teacher) not only have a skill on teaching math, but we can learn about pupil's psychology of how they learn. the point is, we have to keep learning about how pupils learn. it will make us have more experiences and skill to handle the class and master the methods about how to teaching math well

    ReplyDelete
  35. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Postingan ini membawa saya pada topik-topik pembahasan tentang pendidikan multikultural. Kebanyakan oarang berpikir jika pendidikan multikultural ialah pendidikan yang menerima semua peserta didik dari semua latar belakang agama dan budaya. Akan tetapi pendidikan multikultural sesungguhnya memiliki makna lebih dalam dari itu semua. Pendidikan multikultural ialah pendidikan yang menerima seluruh peserta didika dari berbagai mcam latar belakang (agama, budaya, kemampuan intelektual, profesi orangtua, dan berbagai heterogenitas lainnya). Maka karena inilah pendidikan menjadi hal yang sangat utama untuk dibicarakan. Bagaimana pendidikan mampu memfasilitasi segala perbedaan yang dibawa oleh siswa. Adalah hal wajar bukan jika siswa pun ikut terlibat mengembangkan kurikulum pendidikan. Keberagaman siswa menuntut variasi metode pembelajaran maupun media pembelajaran. Akan tetapi, kita harus percaya bahwa media pembelajaran terbaik bukan seberapa canggih teknologi yang digunakan, akan tetapi seberapa tinggi kreativitas guru.

    ReplyDelete
  36. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Setiap individu itu “unik”. Setiap siswa itu peunya karakternya masing-masing. Pembelajaran akan dapat diterima oleh siswa jika disampaikan dengan baik oleh guru. Guru dapat menyampaikan materi dengan baik jika guru benar-benar menyadari bahwa setiap individu itu”unik” dan setiap siswa memiliki kebutuhan perlakuan yang berbeda-beda. Berdasarkan dari hal tersebut, sebelum diadakannya pembelajaran, sebaiknya guru merancangnya terlebih dahulu dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi setiap siswa. Inovasi dalam pembelajaran, pengetahuan tentang banyak model, metode dan pendekatan diperlukan untuk merancancang proses pembelajaran yang sesuai.

    ReplyDelete
  37. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Saya sependapat John Munchak di atas bahwa dalam memberikan pelajaran yang baik, menarik dan menantang untuk setiap individu, maka perlu untuk mengetahui siswa sebagai manusia. Karena pada dasarnya setiap manusia memiliki keunikannya masing-masing, memiliki kemampuan, bakat, motivasi, sikap, tujuan, dan latar belakang budaya yang berbeda satu dengan lainnya. Dengan mengetahui ataupun memahami karakteristik setiap siswa tersebut, kita bisa mempertimbangkan untuk memberikan pembelajaran yang seperti apa yang cocok untuknya. Dengan penyesuaian tersebut, maka tentu saja pembelajaran yang tercipta akan lebih menarik dan menantang baginya sekaligus memungkinkan juga guru yang menerapkan hal demikian menjadi lebih unggul dari guru yang lainnya.

    ReplyDelete
  38. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Before doing teaching activity, teachers should know better the students’ characteristics. It helps teachers to determine the right teaching method. Teachers could receive students’ information from interview to parents, academic record of previous grade, etc. Teachers should to know the students as people. Don’t give them too much homeworks and don’t give them severe punishment.

    ReplyDelete
  39. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Terima kasih atas postingan tulisan ini Pak Prof. Sumber belajar merupakan sarana yang dapat membantu siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Dari postingan diatas saya mendapatkan point berdasarkan pendapat John Munchak bahwa dalam memberikan pembelajaran yang menarik kepada siswa, hendaklah sebagai guru terlebih dahulu memahami kemampuan, motivasi, sikap, serta cara belajar mereka. Dengan kata lain hendaklah guru memahami karakteristik siswanya sehingga pembelajaran yang dilaksanakan memang sesuai dengan kebutuhan siswa. Maka jika pembelajaran telah seusia dengan kebutuhan siswa, pembelajaran yang dilaksanakan akan menarik.

    ReplyDelete
  40. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Sifat sumber belajar mengajar dirasakan berbeda oleh orang yang berbeda. Dalam praktek mengajar dalam konteks masyarakat; hal ini terkait erat dengan ideologi dan filosofi pendidikan. Peta yang dibuat oleh Paul Ernest menunjukkan persepsi bagaimana yang berbeda dari sifat sumber belajar mengajar sebagai implikasi dari ideologi mengajar.

    ReplyDelete
  41. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  42. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Pada peta yang dibuat oleh Paul Ernest menunjukan adanya perbedaan presepsi mengenai sifat sumber belajar mengajar sebagai implikasi dari ideologi mengajar. Sebagai contoh presepsi membentang dari hanya saat memiliki kapur dan kertas, alat bantu pengajaran, kreativitas, guru siswa kreativitas, lingkungan sekolah hingga seluruh masyarakat.

    ReplyDelete
  43. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Setiap individu akan datang ke kelas saya dengan set mereka sendiri kemampuan, motivasi, sikap, tujuan, dan latar belakang budaya. Perbedaan yang ada pada setiap anak dapat memanfaatkan bakat mereka, sumber daya, dan pengetahuan untuk membuat kelas lebih menarik, dinamis, dan pribadi. Pengadaan sumber pengajaran pun dibutuhkan untuk menunjang proses pembelajaran, sumber tersebut dapat memfasilitasi pendekatan pengajaran yang bervariasi dan aktif, pemberian materi otentik, dan fasilitas kontrol mandiri

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  44. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Berdasarkan artikel tersebut, maka agar pembelajaran membekas dalam diri siswa dan menantang untuk siswa maka siswa harus dipandang sebagai manusia. Hal ini dapat dilakukan dengan memperhatikan perbedaan siswa baik dari segi kemampuan, motivasi, sikap, tujua, dan kebudayaan. Dengan pengetahuan mengenai semua itu guru bisa membuat pembelajaran menjadi menyenangkan. Mempelajari apa yang mereka sukai, aktivitas yang mereka sukai, kelebihan dan kekurangan akademik mereka, rancangan masa depan dan motivasi akan memberikan info bagaimana cara mengajar mereka. Menurut Ernest, agar terjadi pembelajaran aktif, bervariasi dan mengikat secara sosial dan self regulated learning, maka sumber belajar harus memiliki 3 komponen: (1) tersedianya sumber sumber belaja yang bervariasi untuk memfasilitiasi pendekatan pembelajaran aktif dan bervariasi, (2) adanya materi yang otentik seperti surat kabar, data statistik, dsb agar/untuk studi dan penyelidikan yang relevan dan berkaitan secara sosial, (3) adanya fasilitas yang memungkinkan siswa untuk melakukan pengaturan diri dan mengakses sumber belajar

    ReplyDelete
  45. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Pengenalan karakteristik individu merupakan salah satu cara guru dapat mengidentifikasi pendekatan, model, dan straegi yang tepat untuk siswa. Saat guru mengenali karakteristik siswa tersebut diharapkan pembelajaran akan benar-benar terpusat pada siswa karena guru telah memfasilitasi kegiatan siswa. Cara untuk mengenali karakteristik siswa dapat dengan melakukan diagnosis awal seperti melakukan pre test terlebih dahulu untuk mengetahui dasar matematika yang maish kurang, selain itu dapat juga dengan melakukan diskusi pembelajaran sehingga akan nampak siswa yang aktif dan komunikatif serta perilaku siswa selama pembelajari dapat diamati.

    ReplyDelete
  46. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Menurut Paul Ernest, sumber belajar memiliki 3 komponen utama yaitu:
    (1) penyediaan berbagai sumber belajar yang praktis untuk memfasilitasi pendekatan pengajaran yang bervariasi dan aktif;
    (2) pemberian materi otentik, seperti koran, statistik resmi, dan seterusnya untuk studi dan penyelidikan sosial yang relevan dan terlibat secara sosial, dan
    (3) memfasilitasi siswa untuk belajar dan akses ke sumber belajar secara mandiri.

    ReplyDelete
  47. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Saya salut dengan pendapat di atas bahwa kita sebagai guru hendaknya berdedikasi penuh dalam mencerdaskan siswanya. Hal tersebut dilakukan dengan cara memfasilitasi siswa sebaik mungkin agar dapat memaksimalkan kegiatan pembelajarannya. Beberapa cara yang dilaukan ialah dengan mengenal siswanya. Artinya guru harus paham apa yang diminati oleh siswanya, aktivitas yang mereka sukai, kekuatan ademis dan kelemahan mereka, serta rencana dan motivasi mereka dalam belajar. Artinya guru berusaha memenuhi harapan siswanya tersebut sehingga siswa merasa disayang oleh guru dan merasa nyaman belajar bersama guru. Hal ini disebut juga sikap humanistik, yaitu memanusiakan maniusia. Dalam hal ini, guru memenusiakan siswanya dengan berusaha memenuhi harapan siswanya, bukan dengan mengatur siswanya seperti robot.

    ReplyDelete
  48. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan bagi siswa berarti harus mempertimbangkan segala aspek. Guru yang profesional seperti dikatakan pada artikel ini, adalah guru yang memahami bahwa setiap siswa yang hadir di kelasnya berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, baik dari segi talent, skill, future goals, careen goals, aktivitas yang disenangi, gaya belajar, dan tentunya kemampuan akademik. Namun pandangan bahwa guru matematika hanya mempedulikan kemampuan akademik dan kognitif dalam matematika harus dihapuskan karena mindset seperti itu akan menyesatkan siswa yang tidak memiliki kepercayaan yang tinggi dalam belajar matematika. Pembelajaran inovatif memberikan ruang bagi guru untuk mengeksplor setiap kelebihan dan potensi yang dimiliki siswa. Inilah salah satu alasan mengapa terlalu banyak siswa di dalam kelas menjadi tidak efisien, karena guru tidak mampu menghandle 40 siswa dengan latar belakang berbeda di dalam 2x40 menit pembelajaran di kelas sehingga banyak siswa yang merasa diabaikan dan merasa 'tidak penting' di kelas.

    ReplyDelete
  49. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Untuk memberikan pelajaran yang menarik dan menantang bagi setiap individu, perlu untuk memahami siswa sebagai seorang individu. Ernest mengemukakan bahwa pembelajaran harus aktif, bervariasi, terlibat secara sosial dan mengatur sendiri, untuk itu perlu disiapkan sumber belajar yang baik. Sifat sumber belajar mengajar dapat dirasakan berbeda oleh pendidik yang berbeda dalam konteks masyarakat mereka; Dan mereka terkait erat dengan ideologi dan filosofi pendidikan mereka.

    ReplyDelete
  50. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Dalam merencanakan pembelajaran guru sangat perlu mengenal karakteristik siswanya terlebih dahulu, karena yang akan melakukan pembelajaran adalah siswa. Setelah mengenali karakteristik siswa dan kebutuhannya lah maka guru akan mampu merancang pembelajaran inovatif seperti pendapat Paul Ernest.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  51. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Sifat dari pembelajaran dalam kelas adalha harus aktif, bervariasi, terlibat secara sosial dan mengatus sendiri. dengn demikina terdapat tiga komponen utama dalam sumber daya yaitu penyedia berbagai macam sumber praktis unutk memfasilitasi pendekatan pengajaran yang bervariasi dan aktif, penyediaan materi otentik, seperti surat kabar, statistik resmi, dan sebagainya untuk studi dan investigasi sosial yang relevan dan terlibat secara sosial, dan fasilitasi kontrol mandiri siswa dan akses terhadap sumber belajar.

    ReplyDelete
  52. Manusia memililiki karakteristik yang berbeda. Siswa merupakan manusia. Manusia memiliki kemampuan, motivasi, sikap, tujuaan, latarbelakang budaya, dll yang berbeda. Yang kesemuanya akan mempengaruhi cara siswa dalam belajar. Pembelajaran dengan menggunakan sumber belajar yang bermacam-macam maka akan memicu pembelajaran yang aktif, bervariasi dan manfaat lainnya.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  53. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Dalam proses pembelajaran guru harus mampu memahami setiap karakteristik yang ada pada diri siswa baik secara intelektual, verbal, maupun kemampuan dalam berkomunikasi dengan sesama siswa, guru, ataupun matematika itu sendiri. Maka dari guru harus memilih pendekatan yang tepat dalam pembelajaran agar mampu mengeksplor segala kompetensi yang dimiliki oleh siswa. Guru yang hebat adalah guru yang mampu membuat skema pembelajaran yang dapat membantu siswa menggunakan ide-ide kreatif mereka dalam memecahkan suatu permasalahan matematika.

    ReplyDelete
  54. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PMC

    Mempelajari karakteristik masing-masing siswa secara individu dalam proses pembelajaran merupakan salah satu hal penting. Dengan mengenal karakteristik siswa guru dapat mengembangkan pembelajaran yang dapat memfasilitasi berbagai karakteristik tersebut. Seorang guru perlu menyadari bahwa siswa juga manusia yang memiliki perbedaan minat, bakat, latar belakang yang berbeda-beda. Meskipun mempelajari individu siswa bukanlah hal mudah. Apalagi dengan jumlah siswa dalam satu kelas yang seringkali berkisar antara 30-40 siswa. Meskipun begitu guru perlu untuk terus berusaha mengenal siswa sehingga antara guru dan siswa terdapat rasa saling menghargai dan mengerti.

    ReplyDelete
  55. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Hal yang harus diperhatikan dalam sebuah proses belajar mengajar adalah hakikat sumber belajar mengajar. Yang menurut Ernest, ada 3 komponen utama sebagai basisnya, yaitu seperti yang terpublikasi sebagai teorinya berikut ini; the provision of a wide variety of practical resources to facilitate the varied and active teaching approaches; the provision of authentic material, such as newspaper, official statistics, and so on for socially relevant and socially engaged study and investigation; and the facilitation of student self-regulated control and access to learning resources. Sumber yang mencakup fasilitas pembelajaran yang aktif dan bervariasi, sumber autentik,dan sumber untuk perkembangan siswa per individu

    ReplyDelete
  56. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Mengenal ragam karakteristik yang dimiliki siswa merupakan hal yang cukup krusial dalam proses pembelajaran. Dengan mengetahui karakter siswa baik dari segi prilaku maupun dari kecerdasan maka dapat membantu guru agar lebih mudah untuk mencapai tujuan dari pembelajaran yang diharapkan. Guru lebih mudah mengetahui sisi atau aspek apa saja yang masih kurang terlaksana sehingga dapat menghambat perkembangan kognitif maupun afektif siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

    ReplyDelete