Feb 12, 2013

Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 3: Budaya Matematika Menghasilkan Mathematical Intuition




Oleh Marsigit

Masih melanjutkan pentingnya membudayakan matematika.Thompson, P.,1993, mengatakan bahwa:

" if intuition in mathematics is properly characterized as a living growing element of our intellect, an intellectual versatility with our present concepts about abstract structures and the relations between these structures, we must recognize that its content is variable and subject to cultural forces in much the same way as any other cultural element. Even the symbols designed for the expression and development of mathematics have variable meanings, it must therefore remain an important strategy to aim to develop an increasingly versatile and expressive medium for the representation of familiar ideas"


Jadi intuisi matematika itu adalah subject to cultural forces (budaya bermatematika); dan intuisi matematika sangat penting untuk menghasilkan ide-ide/gagasan matematika. Pelajaran yang dapat kita ambil adalah bahwa membudayakan matematika itu merupakan tanggungjawab semua pihak, sekolah, guru, dan masyarakat (orang tua).


Referensi:
Thompson, P.,1993, The Nature And Role Of Intuition In Mathematical Epistemology, University College, Oxford University, U.K.

1 comment:

  1. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Intuisi matematika itu adalah budaya bermatematika. Intuisi matematika sangat penting untuk menghasilkan ide-ide atau gagasan matematika. Budaya adalah kebiasaan yang dlakukan seseorang, dalam hal ini budaya matematika adalah perilaku atau sikap seseorang dalam bermatematika. Intuisi adalah pola pikir seseorang, dalam hal ini intuisi matematika adalah bagaimana manusia itu berpikir agar dapat mengolah pengalaman bermatematika ke dalam pikiran agar menghasilkan ilmu pengetahuan matematika. Pengalaman yang dilakukan secara terus-menerus dan relatif konstan bisa isebut sebagai budaya. Budaya matematika inilah yang penting dalam menghasilkan intuisi matematika.
    Karena pentingnya membudayakan matematika dalam membentuk intuisi matematika, maka semua pihak bertanggung jawab dalam hal ini. Sekolah, guru, dan masyarakat atau orangtua memiliki tanggung jawab untuk membudayakan matematika pada siswa agar terbentuk intuisi matematika yang baik. Peran sekolah adalah menjadi lingkungan sebaik-sebaiknya sebagai tempat belajar siswa yang pokok. Peran guru menjadi wadah sekaligus memfasilitasi siswa berbudaya matematika. Sedangkan peran orangtua sebaai kontrol di rumah agar budaya matematika tidak hanya diterapkan di sekolah tetapi juga di kehidupan bermasyarakat. Dari kehidupan bermasyarakat ini lah pokok dari budaya matematika yang nantinya membentuk intuisi matematika siswa saat pelajaran di sekolah.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete