Feb 12, 2013

Pembelajaran Matematika Seperti Apa yang Kita Harapkan di SD?




Jika dikaitkan dengan pandangan tokoh Pendidikan Matematika Realistik (Realistic mathematics Education), Matematika merupakan kegiatan manusia (Freudenthal, 1977).


Menurut pandangannya Matematika harus dikaitkan dengan kenyataan, dekat dengan pengalaman anak dan relevan terhadap masyarakat, dengan tujuan menjadi bagian dari kegiatan kemanusiaan. Selain memandang matematika sebagai subyek yang ditransfer, Freudenthal menekankan ide matematika sebagai suatu kegiatan kemanusiaan. Pelajaran matematika harus memberikan kesempatan kepada pebelajar untuk “dibimbing” dan “menemukan kembali” matematika dengan melakukannya. Oleh karena itu seorang guru harus mengetahui langkah-langkah pembelajarannya agar penyampaian sistematis. Seperti yang disampaikan oleh Zulkardi, 2002) langkah-langkah pembelajaran matematika realistik:

1. Persiapan

Selain menyiapkan masalah kontekstual, guru harus benar-benar memahami masalah dan memiliki berabagai macam strategi yang mungkin akan ditempuh siswa dalam menyelesaikannya.

2. Pembukaan

Pada bagian ini siswa diperkenalkan dengan strategi pembelajaran yang dipakai dan diperkenalkan kepada masalah dari dunia nyata. Kemudian siswa diminta untuk memecahkan masalah tersebut dengan cara mereka sendiri.

3. Proses pembelajaran

Siswa mencoba berbagai strategi untuk menyelesaikan masalah sesuai dengan pengalamanya, dapat dilakukan secara perorangan maupun kelompok. Kemudian setiap siswa atau kelompok mempresentasikan hasil kerjanya didepan siswa atau kelompok lain dan siswa atau kelompok lain memberi tangggapan terhadap hasil kerja siswa atau kelompok penyaji. Guru mengamati jalannya diskusi kelas dan memberi tanggapan sambil mengarahkan siswa untuk mendapatkan strategi terbaik serta menemukan atauran atau prinsip yang bersifat lebih umum.

4. Penutup

Setelah mencapai kesepakatan tentang strategi terbaik melalui diskusi kelas, siswa diajak menarik kesimpulan dari pelajaran saat itu. Pada akhir pertemuan siswa harus mengerjakan soal evaluasi dalam bentuk matematika formal.

Sehingga menurut pendapat saya, dari beberapa uraian diatas menunjukkan bahwa tidak ada cara yang terbaik dalam membelajarkan matematika, kecuali kalau kita menjadi yang terbaik agak proses menjadi lebih baik. Seorang tak akan pernah berhenti belajar dan mencari mana yang akan menjadi pilihan bagi dirinya untuk melakukannya. Oleh karena tiu, marilah kita selalu siap dan peka terhadap segala perubahan yang ada dan mencintai profesi serta anaka didik seperti kita mencintai diri kita adanya.
( Sabina Ndiung SPd, Mahasiswa S2 Prodi DIKDAS UNY Angkatan 2007)

41 comments:

  1. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Sekolah Dasar adalah tingkatan yang paling awal didalam dunia pendidikan dan itu menjadi fondasi didalam mendapatkan ilmu. Fondasi harus dibuat sedemikian rupa agar kuat sehingga jika berada ditingakatn yang lebih tinggi akan lebih baik. Yang dimaksud kuat disini adalah sebisa mungkin konsep ilmu harus tertanam pada benak siswa salah satu caranya adalah dengan belajar sesuai dengan dunia nyata sehingga siswa dapat menyadari bahwa ilmu yang mereka pelajari sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari. Langkah-langkah pembelajaran diatas sangat runtut dan baik untuk dipraktekan di sekolah. Namun, saya masih meragukan untuk diskusi kelompok didalam tingkat SD sebab siswa pada tingkatan tersebut masih memiliki ego yang tinggi. Tetapi jika bisa dilaksanakan dengan baik, hal tersebut dapat menjadi poin plus karna dapat membentui kepribadian dan karakter anak menjadi lebih baik. Contohnya keberanian, berpikir kritis, mau mengungkapkan pendapat, dll.

    ReplyDelete
  2. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Kalimat yang begitu menarik dan menyimpan pesan yang dahsyat yakni “ cara yang terbaik membelajarkan matematika, kecuali kalau kita menjadi yang terbaik agar proses menjadi lebih baik”. Dari kalimat ini kami mencoba memaknai bahwa seseorang harus berbuat maksimal dalam segala hal agar yang dikerjakan dapat membuahkan hasil yang maksimal pula. Membahas pembelajaran di tingkat sekolah dasar memang menarik, oleh karena itu adanya RME (realistic mathematic education) merupakan salah satu sarana yang tepat untuk mengajarkan materi matematika dengan menggunakan pendekatan kontekstual. Para siswa diajak untuk belajar matematika yang dikontekstualkan dengan pengalaman yang pernah mereka alami dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya materi debit, mempelajari debit bisa menggunakan pendekatan siswa di minta untuk mengamati keran jika di buka dengan maksimal , setengah ataupun sedikit maka air yang dikeluarkan dalam keran pasti akan berbeda-beda. Oleh karena itu dalam menerapkan RME di jenjang Sekolah dasar diperlukan kreatifitas guru untuk menyiapkan konsep yang dibawakan kepada siswa. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  3. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Pembelajaran pada tingkat sekolah dasar adalah pembelajaran yang sangat bermakna khususnya pada pribadi saya sendiri, karena hasil pembelajaran saat sekolah dasar sangat membekas pada pikirian saya hingga saat ini. Pendidikan sekolah dasar adalah pendidikan yang sangat penting bagi anak, karena akan mempengaruhi hampir keseluruhan hidupnya. Pembelajaran yang diharapkan dari sekolah dasar bukanlah hal yang terlalu menekankan pada keilmuan semata, tetapi harus menekankan pada kehidupan sekitarnya, sehingga seluruh matapelajaran diajarkan pada tingkat ekolah dasar dan tidak boleh ada mata pembelajaran yang dihapuskan. Dalam pendidikan dasar, dedikasi guru sangat perlu diapresiasi dan diberi support.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  4. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Hal ini sejalan dengan judul skripsi saja pada saat itu. saya juga menerapkan RME di tingkatan SMA dan mendapatkan respon yang baik dari siswa. apalagi kalau diterapkan di SD? Ini akan lebih menyenagkan dan lebih mudah dalam mengenalkan siswa terhadap matematika. Karena menurut buku Lestari (2013) pembelajaran RME merupakan pembelajaran dimana siswa itu membawa pengetahuan dasar yag sudah pernah didapatkannya untuk dikembangkan lagi di tahap selanjutnya. Selain itu RME mengajarkan pembelajaran secara nyata tetapi tidak melupakan teori teori yang sudah ada.

    ReplyDelete
  5. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Bagi saya pribadi, dulu ketika belum belajar dengan prof., keinginan untuk mengajar di SD sangatlah tinggi. Karena menurut saya hal itu sangat mudah dalam menyampaikan materi yang bagi kita, sebagai paralogos siswa SD, mudah. Namun, setelah mnegetahui bagaimana cara yang benar agar siswa SD dapat memahami materi matematika yang bermakna, keinginan tersebut sedikit berkurang. Pada dasrnya memang benar kata prof, kita tidak seharusnya mengenalkan masalah yang nyata. Namunn, kebanyakan guru memberikan masalah yang sudah kompleks. Hal inilah yang membuat kesulitan matematika SD bertambah. Seyogyanya, kita sebagai pengejar mulai memberikan masalah-masalah yang real guna mempertajam pengetahuan mereka mengenai matematika dengan berbantuan apa yang ada di lingkungan mereka.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  6. Isoka Amanah Kurnia
    17709351051
    PPs Pend. Matematika C 2017

    Mengingat tingkat berpikir siswa SD yang masih dalam tahap berpikir konkret dan berkisar di dalam area berpikir aritmetika, guru dapat membuat setting pembelajaran dengan memberikan permasalahan kontekstual untuk mengembangkan problem solving skill siswa. Alangkah lebih baiknya jika permasalahan yang diberikan hanya bersifat general problem solving agar siswa tidak harus mempelajari konsep atau rumus tertentu untuk menjawabnya. Siswa SD sebaiknya dihadapkan pada open ended problem untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan meminimalisir persepsi siswa bahwa dalam matematika hanya ada benar dan salah. Minat belajar siswa SD dalam matematika sangat penting sebagai titik awal yang akan membentuk pola pikir dan persepsi siswa terhadap matematika di tingkatan selanjutnya.

    ReplyDelete
  7. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Pembelajaran matematika seperti apa yang kita harapkan di SD? Yaitu pemebelajaran yang menyenangkan dan berbasis kebutuhan anak kecil yang tidak menyakitkan di otak anak karena mereka masih butuh permainan. Selain itu anak SD juga masih membutuhkan suatu pembelajaran yang kreatif, dapat mengajak anak untuk terjun langsung di dunianya, sehingga anak termotivasi untuk terus belajar dan giat untuk mencoba hal-hal baru.

    ReplyDelete
  8. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Hakikat matematika di SD merupakan aktivitas. Karena itulah dalam pembelajaran matematika di SD seorang guru harus menciptakan aktivitas-aktivitas yang memberikan pengalaman- pengalaman sehingga matematika terasa dekat dengan kehidupan siswa. Selain itu guru harus berupaya untuk membuat pembelaran yang menyenangkan. Rasa senang ini akan muncul ketika seorang guru mencintai profesinya sebagai guru serta mencintai peserta didiknya. Dengan rasa cinta guru akan menjadi lebih peka terhadap kebutuhan peserta didik. Dengan rasa cinta guru akan selalu berusaha menjadi yang terbaik dalam memfasilitasi kegiatan belajar siswa.

    ReplyDelete
  9. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Saya setuju dengan postingan ini bahwa kegiatan mengajar dan belajar suatu tingkatan sekolah tentu saja berbeda. Seornag guru matematika SD tentu akan berbeda ketika mengajarkan di SMA. Hal ini dikarenakan pengalaman, prior knowledge, dan kosakata bahasa yang mereka sudah miliki juga berbeda. Untuk matematika di SD memang disarankan di mana siswa melihta langsung objek matematika agar siswa memiliki pengalamannya dalam konsep yang sedang diajarkan. Selain itu ketika siswa dihadapkan matematka dalm bentuk kenyataan juga akan lebih memudahkan siswa dalam mengetahui aplikasi dalam matematika. Hal yang mungkin menjadi kesulitan adalah bagaiamna guru dapat merepresentasikan objek nyata tersebut dalam simbolisasi matematika,yaitu dengan memberikan contoh terlebih dahulu kepada siswa.

    ReplyDelete
  10. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Menurut saya pembelajaran matematika seperti yang diuraikan tersebut sangat tepat sekali. Pembelajaran matematika dan matematika memang seharusnya berkaitan dan tidak terpisahkan dengan kehidupan siswa. Siswa juga harus dilatih untuk menemukan matematikanya melalui kegiatan yang aktif dan kolaboratif sehingga pembelajaran matematika menjadi menyenangkan, mudah, tidak menakutkan dan siswa terbiasa berpikir alternatif.

    ReplyDelete
  11. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Pendekatan Matematika Realistik adalah satu dari sekian banyak pendekatan dalam pembelajaran matematika. Secara pribadi, saya melihat pendekatan ini sebagai pendekatan yang mampu meyakinkan siswa bahwa pelajaran matematika itu penting dan menunjang kehidupan sehari-hari Siswa menjadi sadar bahwa banyak masalah yang harus diselesaikan dengan menggunakan matematika, dengan begitu kecintaan siswa terhadap matematika akan semakin bertambah. Pendekatan Matematika Realistik juga diperlukan upaya mengaktifkan siswa. Upaya tersebut dapat diwujudkan dengan cara (1) Mengoptimalkan keikutsertaan unsur-unsur proses belajar mengajar (2) Mengoptimalkan keikutsertaan seluruh sense peserta didik. Salah satu kemungkinannya adalah dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat menemukan atau mengkontruksi sendiri pengetahuan yang akan dikuasainya

    ReplyDelete
  12. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Yang membedakan langkah-langkah pembelajaran realistik dengan metode pembelajaran yang lainnya yaitu dalam proses pembelajarannya menggunakan pengalaman sehari-hari siswa. Melalui pengalamannya, siswa kemudian dapat menyelesaikan masalah matematika yang dihadapinya. Untuk itu guru harus pandai mengambil contoh soal-soal matematika dari kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan bab yang sedang dipelajari. Contoh ketika mengajarkan konsep kesebangunan, guru dapat memberikan soal latihan tentang mengukur lebar sungai atau mengukur tinggi pohon.

    ReplyDelete
  13. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Belajar matematika adalah berkegiatan yang melibatkan Matematika. Begitu yang Saya tangkap mengenai kontekstual belajar Matematika. Belajar berhitung dapat diawali dengan menaksir banyaknya kue dalam satu toples kecil, menduga jumlahnya, lalu menghitung. Buktikan kebenaran dugaannya. Setelah itu bisa lanjut penjumlahan, perkalian, pengurangan, pembagian, tergantung level anak. Saya membayangkan Matematika yang asyik dan mungkin mereka tidak perlu menyadari bahwa sedang Bermatematika. Itu aktivitas menyenangkan, sesuatu yang dekat, dan bermakna.
    Semoga Saya Dan para guru semakin menyadari Dan berusaha mengasah days kreatifitas dalam menggunakan media Dan metode matematika. Yang formal itu hasil dari pemahaman yang kontekstual, nyata.

    ReplyDelete
  14. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Banyak anggapan bawa matematika itu sulit. Oleh karena itu, Pembelajaran matematika di sekolah khususnya di SD lebih baik dikaitkan dengan kehidupan nyata. Kharakteristik siswa SD belum mampu memikirkan hal yang abstrak sehingga guru harus kreatif dan inovatif memilah/ memilih objek matematika yang ada disekitar untuk pembelajaran. Sehingga anak-anak dapat dengan mudah membayangkan apa yang sedang dipelajari di kelas.

    ReplyDelete
  15. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Matematika merupakan kegiatan manusia. Untuk anak SD hal itu sesuai dengan matematika SD karena anak SD ini tahap pemikirannya masih berada pada tahap pemikiran yang konkrit. Sehingga matematika yang ada di SD harus diajarkan melaui hal-hal yang konkrit, bukan melalui definisi-definisi dan teorema. Belajar definisi-definisi dan teorema justru akan merusak intuisi siswa. Oleh karena itu guru harus berubah menjadi lebih baik, hal itu dilakukan dengan selalui berinovasi dalam proses pembelajaran. Sehingga guru itu harus menjadi yang terbaik dalam membimbing siswa memahami mateamtika, agar pembelajaran dapat berlangsung menjadi lebih baik. Terimaksih

    ReplyDelete
  16. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Siswa SD masih berada pada masa-masa kanak-kanak dimana pola berfikirnya belum terllu berkembang, 100% dari cara berfikir mereka masih menggunakan intuisi. selain itu, anak-anak juga masih kesulitan untuk dapat berfikir abstrak dan menyelesaikan persoalan matematika hanya menggunakan imajinasi dan metode-metode yang kompleks. maka, sangat penting bagi guru untuk menghadirkan matematika sedekat mungkin dengan kehidupan sehari-hari anak. RME merupakan salah satu metode yang tepat untuk diterapkan kepada anak-anak di SD.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  17. Junianto
    PM C

    Guru juga harus mendekati siswa melalui dunia mereka. Dunia anak-anak adalah dunia bermain, sehingga guru bisa mengaitkan materi dengan benda-benda permainan mereka. Hal ini akan membuat siswa lebih senang ketika belajar karena mereka juga merasa seperti sambil bermain. Selain itu, siswa juga akan senang jika belajar dari dunia mereka, mereka yang mengalami sendiri dan bisa megetahui kegunaan matematika dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  18. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Pembelajaran matematika di tingkat dasar merupakan pembangunan pondamen atas matematika itu sendiri. Saya merasa tertarik saat melihat sebuah judul jurnal, Mathematics Growth in Early Elementary School: The Roles of Beginning Knowledge, Student Engagement, and Instruction. Bagaimana pemahaman dan ketertarikan anak pada matematika itu dibangun di sekolah dasar. Maka pembelajaran matematika di SD yang diharapkan adalah pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa oleh guru sehingga melahirkan minat dan pemahaman anak terhadap matematika. Jika anak memiliki dasar dan ketertarikan sejak dini dengan matematika maka pada jenjang SMP dan SMA kemampuan anak akan lebih mudah dikembangkan. Dengan demikian, hal dasar yang guru matematika SD pahami adalah perbedaan matematika desawa dan matematika anak-anak. Pembelajaran matematika SD dimulai dengan hal-hal sederhana yang didukung oleh benda-benda konkrit.

    ReplyDelete
  19. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Pembelajaran matematika yang harapkan di SD adalah pembelajaran matematika yang menyenangkan dan dapat membangun pemahaman konsep matematika, bukan hafalan. Ketika siswa mengalami pembelajaran matematika yang menyenangkan maka siswa tidak akan takut terhadap matematika dan kemungkinan siswa untuk tertarik untuk mempelajari matematika lebih tinggi. Ketika siswa belajar dengan pemahaman, mereka tidak akan menganggap matematika adalah hal yang abstrak. Salah satu pembelajaran yang cocok untuk digunakan di SD adalah pembelajaran matematika realistik yang menganggap matematika sebagai kegiatan. Matematika dekat dengan kehidupan real siswa. Pendekatan matematika realistik membangun matematika siswa melalui matematisasi horisontal yaitu dari konsep real ke simbol-simbol matematika, kemudian melalui matematisasi vertikal yaitu penalaran yang terjadi di dalam sistem matematika.

    ReplyDelete
  20. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Menurut saya pembelajaran matematika yang melibatkan unsur budaya dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran untuk siswa SD. Siswa SD biasanya akan tertarik jika pembelajaran matematika di sekolah dikaitkan dengan kebudayaan setempat karena mereka akan merasa dekat dengan lingkungan dan memiliki anggapan bahwa matematika memiliki manfaat dalam kehidupan nyata.

    ReplyDelete
  21. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Paham realistic mengemukakan bahwa matematika iala serangkaian kegiatan siswa dalam menemukan pengetahuan matematika dan membangun pengetahuannya sendiri di dalam pikirannya. Terdapat empat langkah dalam membelajarakan matematika melaui pendekatan realistik. Pertama yaitu melakukan persiapan dengan cara guru menyiapkan masalah kontekstual yang berkaitan dengan materi matematika yang akan diajarkan, selain itu perlunya guru dalam memahami masalah dan cara yang mungkin dugunakan siswa dalam menyelesaikannya. Kedua, melakukan pembukaan dengan memperkenalkan siswa pada strategi pembelajaran yang akan dipakai, memperkenalkan mereka dengan masalah yang berkaitan dengan dunia nyata dan meminta mereka menyelesaikan masalah tersebut dengan cara mereka sendiri. Ketiga ialah proses pembelajaran, yaitu proses dimana siswa mencoba berbagai strategi untuk memecahkan masalah tersebut dengan diskusi serta mempresentasikan jawabannya di depan kelas. Guru bertugas mengawasi jalannya diskusi kelas dan mengarahkan kegiatan yang dilakukan oleh siswa. Dan yang keempat penutup, yaitu guru mengajak siswa menarik kesimpulan dari kegiatan yang dilakukan saat itu.

    ReplyDelete
  22. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C


    Sebagai bentuk pengabdian sebagai seorang guru yang baik, haruslah serius dalam setiap proses pelajar dan mengajar. Suatu yang penting bagi guru untuk mempersiapkan perjalaran dan persiapan, membuka pelajaran, belajar dan penutupan pelajaran. Dengan mempersiapkan semua hal tersebut, dapat dikatakan bahwa para guru mencoba untuk mencintai profesi dan siswa seperti mereka mencintai diri sendiri.

    ReplyDelete
  23. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Langkah-langkah pembelajaran realistik (dikaitkan dengan lingkungan ) sangat bagus diterapkan. Pembelajaran di SD memang seharusnya dikaitkan dengan lingkungan sekitar, selain supaya siswa dapat dengan mudah memahami materi pelajaran siswa juga dapat mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu siswa tidak akan bosan dengan materi tersebut. Seorang guru juga harus mempelajari materi pelajaran dahulu sebelum menyampaikan materi kepada siswa. Para siswa juga harus diberikan waktu untuk memahami materi menurut pemikiran mereka sendiri. Pemikiran-pemikiran yang sudah ditemukan siswa nantinya dikumpulkan dan disimpulkan bersama-sama dengan siswa. Dengan begitu siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran karena memang sebenarnya siswa bukanlah menjadi objek , tetapi sebagai subjek dalam pembelajaran tersebut sedangkan guru hanya menjadi fasilitator dalam kegiatan tersebut.

    ReplyDelete

  24. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Pembelajaran matematika realistik tentunya akan menambah motivasi siswa untuk belajar matematika. Karena melalui pembelajaran ini, siswa akan merasakan seolah matematika itu adalah hal yang nyata, hal yang dapat mereka pikirkan dan bayangkan atau bahkan mereka sentuh. Hal ini mampu mereduksi anggapan bahwa matematika itu adalah sesuatu yang tidak dapat mereka gunakan pada kehidupan nyata. Dalam proses pembelajarannya, siswa diajak seolah dia menemukan konsep matematika yang dia pelajari. Hal ini diharapkan mampu memberikan pembelajaran yang bermakna bagi siswa itu sendiri. Karena dengan pembelajaran yang bermakna, apabila suatu saat konsep itu dipanggil kembali, maka dia akan cepat teringat pada benak siswa.

    ReplyDelete
  25. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Siswa SD masih menggunakan pengalaman konkritnya untuk belajar, termasuk juga dalam mempelajari matematika. siswa SD mempelajari matematika dari pengalam langsung yang kemudian diabstraksikan secara bertahap. Menurut saya tepat jika pembelajaran matematika di SD dilaksanakan menggunkan pendidikan matematika realistik, sebab pendidikan matematika relistik memanfaatkan pengalaman langsung yang dimiliki oleh siswa untuk mempelajari matematika.

    ReplyDelete
  26. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Pembelajaran matematika seperti apa yang kita harapkan di SD? Pembelajaran yang sekiranya tepat untuk diterapkan di SD adalah pembelajaran realistik yaitu yang berkaitan dengan dunia nyata. Dalam pelaksanaannya, guru menyesuaikan kemampuan awal yang siswa miliki karena pasti ketika kita mengajar SD tidak langsung mengajar mereka dari kelas 1 hinggakelas 6, sehingga perlu melakukan diskusi dengan guru yang sebelumnya pernah mengajar di kelas dahulu agar kita mengetahui kemampuan awal yang dimiliki siswa.

    ReplyDelete
  27. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Matematika realistic merupakan matematik yang termasuk didalamnya kegiatan manusia. Siswa SD dalam pembelajaran matematika perlu menggunakan pendekatan yang sesuai dengan kehidupannya sehari hari. Dengan begitu siswa tersebut mampu mengkonstruksi pemahaman matematika berdasarkan kejadian yang terjadi di kehidupannya sehari hari.

    ReplyDelete
  28. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Matematika memang memiliki image yang buruk di kalangan siswa. Matematika dikenal sulit. Tetapi jika pembelajaran matematika dilakukan dengan cara yang tepat maka matematika tak lagi menjadi hal asing bagi siswa. Untuk mengupayakannya, guru harus bisa memposisikan matematika sebagai subjek transfer yang mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Harus ada bentuk matematika konkret sebelum siswa dituntut untuk paham matematika formal. Upaya nyata yang dapat dilakukan guru adalah dengan menyampaikan materi secara sistematis dan runtut sesuai dengan pola pemikiran siswa. Langkah-langkah pembelajaran matematika realistik yang dipaparkan di atas bisa dijadikan sebagai referensi pola pembelajaran para guru agar tujuan memahami matematika dengan tanpa memaka dapat terwujud. Semakin banyak guru yang sadar dan mengaplikasikan pola pembelajaran yang sejenis ini maka optimistis bahwa dunia pendidikan Indonesia dapat lebih maju dan bermutu dari yang sekarang ini.

    ReplyDelete
  29. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Apabila seorang guru dapat mengkaitkan pembelajaran matematika dengan kehidupan siswa, hal-hal yang sering mereka jumpai, serta dikaitkan dengan kenyataan yang ada saat ini, maka tidak menutup kemungkinan untuk menjadikan matematika sebagai pelajaran yang digemari dan jauh dari kesan sulit. Maka dari itu, sebagai seorang guru hendaknya memiliki berbagai macam setrategi dalam memberikan pengajaran matematika agar siswa tidak mudah bosan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran, apalagi bagi siswa sekolah dasar, dunia mereka adalah dunia bermain jadi mereka pasti menginginkan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak monoton.

    ReplyDelete
  30. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Salah satu hal yang penting untuk dijadikan perhatian adalah peserta didik dapat mengerti dan paham terhadap materi yang diajarkan oleh guru. dengan demikian mereka mampu menerapkan ilmu-ilmu yang telah mereka dapat untuk menyelesaikan perrmasalahan-permasalahan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Karena sejatinya matematika merupakan kegiatan problem solving. Kemampuan problem solving ini perlu dilatihkan kepada siswa agar mereka terbiasa menghadapi sebuah permasalahan. Jadi mereka mampu berpikir secara bijak dalam menemukan solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi.

    ReplyDelete
  31. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Pembelajaran matematika untuk anak Sekolah Dasar perlu dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Mengingat perkembangan dan kemampuan matematika mereka yang masih berada di area konkret, sekiranya pembelajaran yang dilakukan harus disesuaikan dengan tingkatan ini. Langkah-langkah pembelajaran matematika realistik yang dipaparkan di atas dapat menjadi salah satu pembelajaran yang dapat diterapkan di SD.

    ReplyDelete
  32. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Pembelajaran matematika anak di SD merupakan dasar bagi pembalajaran matematika anak di SMP, SMA, di PT, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Karena merupakan dasar maka pembelajaran di SD harus kuat dan kokoh sehingga anak tidak akan mengalami kesulitan dalam belajar matematika di jenjang berikutnya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  33. Matematika adalah ilmu yang hierarkis, Sehingga Jika pembelajaran matematika di SD lemah, siswa akan mengalami kesulitan dalam belajar matematika di tingkat berikutnya. Dan kesulitan ini pun akan membuat guru-guru di jenjang sekolah lebih tinggi juga mengalami kesulitan dan keterlambatan dalam pbm matematikanya. Karena perlu menggali kemampuan prasyarat siswa yang sangat lemah itu.

    ReplyDelete
  34. Jika pendidikan matematika di sd dengan menggunakan strategi rme, maka hal ini bisa membuat siswa memahami dan membentuk engetahuannya tentang matematika formal yang di pelajari di sekolah, yang berasal dari pengalaman informal yang telah siswa alami, dengan cara ini mengangkat matematika dari alam pengalaman mereka maka akan lebih mudah untuk membimbing siswa untuk membangun pengetahuannya.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  35. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Problematika pembelajaran matematika di SD, dapat dimanfaatkan oleh guru untuk mempersiapkan pembelajaran dengan lebih baik lagi. Apabila guru kesulitan dalam mengatasi problematika matematika di SD, guru dapat membuat lesoon study terlebih dahulu sebelum memulai pembelajaran dan mendiskusikan antar sesama guru SD

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  36. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Pembelajaran matematika di SD hendaknya dapat mengenalkan matematika sedekat-dekatnya dengan siswa. Momok atau mitos bahwa matematika ialah pelajaran yang sulit salahs atunya disebabkan karena ada missing link yang berawal dari pembelajaran matematika di SD. Siswa SD masih dalam tahap operasional kongkrit, sehingga anak perlu dikenalkan matematika melalui hal yang dapat benar-benar merkea rasakan dan mereka temui di dalam kehidupan mereka. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  37. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Pada kenyataannya pembelajaran matematika di SD sudah sarat akan materi yang berjubel-jubel sehingga pengetahuan siswa dan minat siswa terhadap matematika menurun. Pembelajaran yang dilakukan masih berkisar antara menjelaskan-memahami-sontoh dan latihan soal. Oleh karena itu keterampilan guru dalam memilih metode pembelajaran patut untuk mendapatkan kritikan dari sekolah. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  38. Assalamualaikum wr wb,
    Terima kasih postingannya pak. Saya setuju dengan bapak cara terbaik dalam membelajarkan matematika tidak lain dan tidak bukan menjadi yang guru terbaik agar proses pembelajaran menjadi lebih baik. Pada pembelajaran mateatika di SD haruslah menyenangkan karena anak mulai mengenal pelajaran matematika di jenjang itu. Dan menurut saya, kesan pertama itu penting. Setiap guru harus betul-betul mempersiapkan segalanya dalam menyampaikan materi. Mulai dari, perangkat pembelajaran, instrumen, suasana kelas hingga strategi penyampaian materi harus bervariatif agar tercipta kesan mathematics is fun.

    ReplyDelete
  39. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Pembelajaran matematika merupakan suatu proses pembelajaran yang harus dilakukan dengan makna. Oleh karena itu, matematika di Sekolah Dasar sebaiknya dikaitkan dengan kehidupan nyata atau lebih bagus jika dikaitkan dengan dunia kehidupan siswa. Pembelajaran matematika yang diharapkan di sekolah dasar adalah pembelajaran matematika yang dekat dengan lingkungan siswa. Sehingga, siswa mengenal matematika sebagai sesuatu yang bermakna dan berarti, bukan matematika yang sulit.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  40. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Pembelajaran matematika yang sesuai untuk anak sekolah dasar yaitu pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan semua aspek kemampuan yang ada di diri siswa, baik dari segi kognitif, afektif maupun psikomotor. Aspek-aspek itu dapat dikembangkan dengan pembelajaran yang dekat dengan siswa dalam artian yang berhubungan dengan kehidupannya sehari, sesuatu yang bersifat kongkrit yang dapat mereka rasakan melalui panca indera mereka. Tentunya pembelajaran seperti itu akan terlaksana jika gurunya memiliki kesadaran untuk selalu dekat dengan dunia siswa.

    ReplyDelete
  41. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Menurut saya, apapun metode yang diterapkan dalam pembelajaran matematika, efisien dan efektifnya pembelajaran itu kembali kepada minat siswa dan kecapakan guru itu sendiri. Sebagai guru yang baik, tumbuhkanlah minat siswa dalam belajar, lakukan pendekatan kepada siswa karena saya masih percaya bahwa pelajaran akan disenangi siswa jika ia juga senang pada gurunya. Selain itu lakukan perubahan-perubahan kecil agar belajar di kelas tidak membosankan. Apalagi jika yang dihadapi adalah anak SD.

    ReplyDelete