Feb 12, 2013

Pembelajaran Matematika Seperti Apa yang Kita Harapkan di SD?




Jika dikaitkan dengan pandangan tokoh Pendidikan Matematika Realistik (Realistic mathematics Education), Matematika merupakan kegiatan manusia (Freudenthal, 1977).


Menurut pandangannya Matematika harus dikaitkan dengan kenyataan, dekat dengan pengalaman anak dan relevan terhadap masyarakat, dengan tujuan menjadi bagian dari kegiatan kemanusiaan. Selain memandang matematika sebagai subyek yang ditransfer, Freudenthal menekankan ide matematika sebagai suatu kegiatan kemanusiaan. Pelajaran matematika harus memberikan kesempatan kepada pebelajar untuk “dibimbing” dan “menemukan kembali” matematika dengan melakukannya. Oleh karena itu seorang guru harus mengetahui langkah-langkah pembelajarannya agar penyampaian sistematis. Seperti yang disampaikan oleh Zulkardi, 2002) langkah-langkah pembelajaran matematika realistik:

1. Persiapan

Selain menyiapkan masalah kontekstual, guru harus benar-benar memahami masalah dan memiliki berabagai macam strategi yang mungkin akan ditempuh siswa dalam menyelesaikannya.

2. Pembukaan

Pada bagian ini siswa diperkenalkan dengan strategi pembelajaran yang dipakai dan diperkenalkan kepada masalah dari dunia nyata. Kemudian siswa diminta untuk memecahkan masalah tersebut dengan cara mereka sendiri.

3. Proses pembelajaran

Siswa mencoba berbagai strategi untuk menyelesaikan masalah sesuai dengan pengalamanya, dapat dilakukan secara perorangan maupun kelompok. Kemudian setiap siswa atau kelompok mempresentasikan hasil kerjanya didepan siswa atau kelompok lain dan siswa atau kelompok lain memberi tangggapan terhadap hasil kerja siswa atau kelompok penyaji. Guru mengamati jalannya diskusi kelas dan memberi tanggapan sambil mengarahkan siswa untuk mendapatkan strategi terbaik serta menemukan atauran atau prinsip yang bersifat lebih umum.

4. Penutup

Setelah mencapai kesepakatan tentang strategi terbaik melalui diskusi kelas, siswa diajak menarik kesimpulan dari pelajaran saat itu. Pada akhir pertemuan siswa harus mengerjakan soal evaluasi dalam bentuk matematika formal.

Sehingga menurut pendapat saya, dari beberapa uraian diatas menunjukkan bahwa tidak ada cara yang terbaik dalam membelajarkan matematika, kecuali kalau kita menjadi yang terbaik agak proses menjadi lebih baik. Seorang tak akan pernah berhenti belajar dan mencari mana yang akan menjadi pilihan bagi dirinya untuk melakukannya. Oleh karena tiu, marilah kita selalu siap dan peka terhadap segala perubahan yang ada dan mencintai profesi serta anaka didik seperti kita mencintai diri kita adanya.
( Sabina Ndiung SPd, Mahasiswa S2 Prodi DIKDAS UNY Angkatan 2007)

10 comments:

  1. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Saya sangat setuju jika dalam pembelajaran siswa SD lebih menggunakan pendekatan RME karena siswa akan mudah mengingat dan melogika permasalahan yang ada di lingungan sekitarnya bukan dengan penerapan konsep-konsep atau pemberian rumus secara langsung. Pembelajaran dengan RME membuat siswa lebih aktif dan guru hanya sebagai fasilitator. Pembelajaran dengan RME diawali dengan dunia nyata, agar dapat memudahkan siswa dalam belajar matematika, kemudian siswa dengan bantuan guru diberikan kesempatan untuk menemukan sendiri konsep-konsep matematika. Sehingga RME tepat diterapkan dalam pembelajaran di SD.

    ReplyDelete
  2. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Saya setuju bahwa dalam mengajar ataupun mengajarkan matematika tidak ada satu metode yang terbaik, namun tergantung pada guru yang mengajarkannya. Untuk pembelajaran matematika di SD memang sudah seharusnya menggunakan pendekatan realistik sehingga siswa mudah memahaminya karena ada dalam dunia nyata. Sebagaimana kita ketahui bahwa untuk level SD dan SMP pembelaran matematika lebih efektif menggunakan pendekatan realitik.

    ReplyDelete
  3. Hendra Erik Rudyanto
    S3 dikdas

    Salah satu yang menyebabkan matematika sulit adalah kita tidak memahami karakteristik siswa. Kadangkala kita mengajarkan matematika orang dewasa kepada anak. Dimana matematika orang dewasa adalah matematika formal, sementara matematika anak adalah matematika konkret. Sebagai guru kita harus bisa memfasilitasi siswa dalam belajar dalam rangka untuk membangun pengetahuannya sendiri supaya lebih bermakna bagi siswa. RME merupakan pendekatan dimana konsep utamanya adalah matematika merupakan aktivitas manusia. Karena aktivitas manusia maka berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, dan cocok jika diterapkan dalam pembelajaran matematika SD.

    ReplyDelete
  4. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Saya setuju dengan Prof bahwa dak ada cara yang terbaik dalam membelajarkan matematika, kecuali kalau kita menjadi yang terbaik agak proses menjadi lebih baik. Karena setiap kebutuhan siswa akan berbeda-beda maka dari itu seorang guru dituntut memberikan pembelajaran yang inovatif agar siswa tertarik dalam pembelajarannya dan tujuan pembelajaran dapat tercapai sesuai kebutuhan siswa.

    ReplyDelete
  5. Matematika di SD dilakukan dengan keadaan lingkungan yang nyata atau realistik. Jika siswa menghitung 10 maka ada sepuluh benda yang dihitungnya. Kemudian operasinya juga menggunakan benda yang benar-benar nyata. Dengan demikian siswa akan melakukan aktivitas atau terlibat secara fisik dalam belajar matematika. Matematika bukan sekedar simbol angka yang kadang menyulitkan siswa. Mengenai konsep-konsep praktis tentang menjumlah bertingkat atau mengali menggunakan angka diberikan setelah siswa memahami makna dari penjumlahan atau perkalian. Siswa dibimbing dari yang nyata ke yang abstrak tetapi siswa telah mempunyai pemahaman atau gambaran secara nyata.

    ReplyDelete
  6. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Menurut pendapat saya belajar matematika di SD itu haruslah belajar dengan menyenangkan dan bila mungkin melalui permainan. Misalkan anak SD mempelajari konsep luas dan keliling. Saya bisa meminta mereka berdiri membentuk lingkaran dan memberikan konsep luas dan keliling. Pembelajaran matematika di SD haruslah pembelajaran Penanaman Konsep Dasar, yaitu pembelajaran suatu konsep baru matematika, ketika siswa belum pernah mempelajari konsep tersebut, Pemahaman Konsep, yaitu pembelajaran lanjutan dari penanaman konsep, yang bertujuan agar siswa lebih memahami suatu konsep matematika., dan Pembinaan Keterampilan, yaitu pembelajaran lanjutan dari penanaman konsep dan pemahaman konsep. Pembelajaraan pembinaan keterampilan bertujuan agar siswa lebih terampil dalam menggunakan berbagai konsep matematika.


    ReplyDelete
  7. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Pembelajaran matematika seperti apa yang kita harapkan di SD?

    Pembelajaran matematika merupakan suatu proses pembelajaran yang harus dilakukan dengan makna. Oleh karena itu, matematika harus dikaitkan dengan kehidupan nyata. Kehidupan yang sangat dekat dengan siswa dan menjadi suatu yang relevan. Pembelajaran matematika juga merupakan kegiatan kemanusiaan. Pelajaran matematika harus memberikan kesempatan kepada siswa untuk dibimbing dan menemukan kembali matematikanya dengan cara melakukannya.

    ReplyDelete
  8. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2
    Dari tulisan di atas PRM mempunyai pandangan bahwa matematika harus dikaitkan dengan kenyataan, dekat dengan pengalaman anak dan relevan terhadap masyarakat, dengan tujuan menjadi bagian dari kegiatan kemanusiaan. Jadi dalam proses pembelajaran dari awal yaitu tahap persiapan sampai akhir atau penutup, singkatnya pembelajaran dikaitkan dengan hal-hal yang konkret, sehingga nantinya dalam proses evaluasi siswa dengan mudah mengerjakan masalah yang diberikan dalam bentuk matematika formal.

    ReplyDelete
  9. Saya sependapat dengan Sabina Ndiung SPd, Mahasiswa S2 Prodi DIKDAS UNY Angkatan 2007, bahwa tidaklah ada cara yang terbaik untuk membelajarkan matematika sehingga yang harus kita lakukan untuk membelajarkan matematika adalah melakukan yang terbaik yang bisa kita lakukan bukan malah sibuk memikirkan cara mana yang terbaik. Kita harus senantiasa belajar dan menambah pengalaman bagaimana membelajarkan matematika yang baik sehingga kita bisa memaksimalkan kemampuan yang kita punya sebagai fasilitator untuk siswa belajar matematika.

    'Aynun Fitri
    14301241016
    Pendidikan Matematika 2014 A

    ReplyDelete
  10. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Pendidikan Matematika Realistik dapat digunakan di jenjang pendidikan sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Hal ini dikarenakan pada kedua jenjang ini siswa masih menggunakan penalaran induktifnya. Dengan penalaran ini siswa diajak untuk berfikir secara umum kemudian dibawa ke dalam konteks yang khusus. Pendidikan Matematika Realistik merupakan pembelajaran yang mengenalkan siswa dengan hal – hal yang bersifat realistis baik itu dalam konteks nyata maupun dapat dibayangkan. Dari hal – hal tersebut guru mengarahkan siswa ke konsep yang menjadi menjadi tujuan pembelajaran pada pertemuan tersebut.

    ReplyDelete