Feb 12, 2013

The Simple Logic of The Need to Reform of Mathematics Education in Indonesia




By. Marsigit
Mixing from value beliefs and empirical evidences, there are currently demands in Indonesia, that any educational reform should handle the issues of: (a) how to promote interactive curriculum rather than instrumental curriculum, (b) how to promote student centered approach rather than teacher centered approach, (c) how to promote students’ initiation rather than teacher’s domination, and (d) how to promote simple and flexible curriculum rather than crowded and tight-structured curriculum. While in term of observable good practice, there were demands that teachers need to have a chance to reflect their teaching in such a way that they may move from older paradigm of teaching to the new one. Teachers may move from emphasizing the “teaching” to emphasizing the “learning”; they may move from the act of “transferring teacher’s knowledge” to “constructing students’ knowledge”.

22 comments:

  1. Isoka Amanah Kurnia
    17709351051
    PPs Pend. Matematika C 2017

    From what I've seen, flexible curriculum is applied in some development countries such as UK. Teachers are free to modify the curriculum as long as it's still in the same boat. Here in Indonesia the curriculum is stiff that teachers cannot do a lot things to making improvement or even some innovation through their own teaching style. Indonesian curriculum tend to put too much materials and goals within the very limited time we have. Teachers are having pressure on finishing all the materials and ignoring some others responsibility such as scaffolding or remedial teaching. This should be a hot topic to be discussed among the Education Authorities. We can also add psychological side as one of the key reason why curriculum need to be more flexible.

    ReplyDelete
  2. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Tidak mudah memang mununtut sebuah reformasi di Indonesia ini, apalagi mengenai pendidikan yang tampaknya masih kebingungan mencari bentuk, sering berganti kurikulum yang dianggap hanya menyusahkan para pelaku pembelajaran dipandang dari berbagai sudut. Tapi selayaknya Indonesia segera menyadari bahwasanya kurikulum yang dianut selama ini masih memperlakukan murid sebagai obyek yang dengan kurikulum tersebut siswa akan dibentuk demikian rupa.
    Semoga Indonesia mampu merubah paradigma pebelajaran lama mereka ke yang lebih inovatif, yang terbukti mampu memenuhi kebutuhan siswa secara keseluruhan.

    ReplyDelete
  3. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Saya sangat setuju dengan logika pikir yang ada pada tulisan Bapak di atas. Mengenai simple curriculum yang flexibel bukan kurikulum yang ketat dan padat. Selain itu juga bukan dominasi guru melainkan keaktifan siswa, bukan teacher center melainkan student center. Selain itu kurikulum dibuat yang interaktif bukan hanya instrumentatif.

    ReplyDelete
  4. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Ketika kita melihat beberapa tahun kebelakang, memang pendidikan Indonesia telah mengalami kemelencengan, dimana pembelajaran masih bersifat berpusat pada guru, dan lain sebagainya. tetapi beberapa tahun ini, hal ini telah sedikit demi sedikit diperbaiki, walaupun masih ada beberapa hal yang masih melenceng atau bahkan perkembangan perbaikannya tidak seperti hal yang kita harapkan, tetapi tetap saja perubahan tersebut telah ada. Revolusi pendidikan yang sangat dibutuhkan ini memang tidak terlepas dari peran pemerintah yang mengeluarkan kurikulum 2013 dan mencanangkan metode scientific , inovative learning, dan sebagainya. walaupun pada akhirnya revolusi yang diharapkan sangat mendadak dan memiliki kekurangan disana-sini tetapi dengan berjalannya waktu kita dapat memperbaikinya setahap demi setahap

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  5. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Postingan ini menyampaikan beberapa kesulitan dan halangan dalam pelaksanaan pembelajaran di Indonesia, saa juga menyutujui poin-poin tersebut apalagi poin nomor d) how to promote simple and flexible curriculum rather than crowded and tight-structured curriculum. Menurut saya kurikulum matematika memang sangat padat tidak sebanding dengan waktu yang diberikan oleh kurikulum untuk pembelajaran apalagi, pada kurikulum 2013, lebih mengutamakan student center sehingga diperlukan waktu lebih untuk memaksimalkan potensi siswa dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Selain itu keadaan fasilitas sekolah juga kuran mendukung dalam pelaksanaan kurikulum sehingga masih banyak sekolah yang membuat siswa secara bergantian menggunakan alat dan hal ini juga semakin membuat waktu pembelajaran berkurang.

    ReplyDelete
  6. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Guru harus dapat membuat siswanya untuk membangun pengetahuan mereka. Reformasi pendidikan dapat dilakukan dengan mengubah kurikulum yang sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa. Dan mengubah metode guru dalam mengajar. Dari beberapa guru mungkin telah merasa nyaman dengan metode tradisional yang telah berjalan bertahun-tahun lamanya, namun metode tersebut dirasa kurang efektif. Dengan hanya memberlakukan siswa sebagai objek dalam pembelajaran, maka siswa menjadi kurang aktif, kreatif, dan mandiri, siswa juga tidak dapat menggali potensi-potensi yang ada pada diri mereka secara optimal.

    ReplyDelete
  7. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Salah satu isu pendidikan saat ini adalah “how to promote student centered approach rather than teacher centered approach”. Hal pertama yang harus dilakukan agar pembelajaran yang berpusat pada guru berubah menjadi pembelajaran yang berpusat kepada siswa adalah dengan mengubah cara pandang guru bahwa tugas guru bukanlah mentransfer pengetahuan kepada siswa namun menjadi fasilitator agar siswa dapat membangun pengetahuannya sendiri. Guru harus lebih percaya kepada siswa-siswanya dan tidak memaksakan pengetahuannya kepada siswa

    ReplyDelete
  8. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    kurikulum yang digunakan hendaknya bersifat interaktif dan ditentukan oleh sekolah masing-masing sesuai dengan kebutuhan dan kondisi siswa-siswanya. Sehingga akan memudahkan guru dalam memenuhi kebutuhan siswa yang beragam. Namun yang terjadi di Indonesia sekarang ini, kurikulum yang berlaku di Indonesia hanya ada satu dan berpusat pada pemerintah. Hal inilah yang perlu dibenahi agar pendidikan di Indonesia tidak terkesan egois dan otoriter. Secara keseluruhan, hendaknya semua pihak yang terkait dalam hal kependidikan saling bahu membahu untuk mengentaskan Indonesia dari permasalahan-permasalahan pendidikan yang terjadi sekarang ini agar Indonesia menjadi lebih baik dan ke depannya akan menjadi negara yang maju dan berkualitas.

    ReplyDelete
  9. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. permasalahan pendidikan akan selalu menarik untuk dibahas karena berkaitan dengan masa depan bangsa. dari artikel di atas kalimat yang menarik perhatian saya ialah ‘how to promote students’ initiation rather than teacher’s domination’ . Agar paradigma pembelajaran bergeser ke membangun pengetahuan siswa maka siswa perlu diberi kesempatan seluas-luasnya untuk menyatakan pendapat dan mengembangkan diri mereka. Dengan demikian dominasi guru dalam kegiatan pembelajaran sedikit demi sedikit akan berkurang. Guru mungkin telah memberikan kesempatan pada siswa untuk berkembang dan menyatakan pendapat, namun menurut saya pada kenyataannya sedikit susah untuk meningkatkan inisiatif siswa dalam belajar. Sebab siswa juga memiliki budaya untuk selalu patuh, diam dan mendengarkan apa kata gurunya. Budaya ini masih tertanam dalam masyarakat sehingga menurut saya sedikit sulit untuk mengubahnya.

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Saya setuju dengan pemikiran di atas bahwa perlu adanya pemikiran-pemikiran tersebut agar pendidikan matematika di Indonesia mengalami peningkatan. Salah satu yang menarik bagi saya ialah pendapat bahwa perlu mengganti paradigma guru yang tadinya bertujuan ‘mentransfer pengetahuan guru’ menjadi ‘membangun pengetahuan siswa’. Budaya yang ada di Indonesia dari zaman dulu ialah seorang guru bertugas mentransfer pengetahuan kepada siswanya, sehingga guru menjadi satu-satunya sumber ilmu. Bahkan pepatah jawa mengatakan guru itu kepanjangan dari digugu lan ditiru yang artinya guru itu diikuti perkataannya dan ditiru perilakunya. Pepatah tersebut memang benar adanya, hanya paradigm guru yang harus diubah. Yakni menjadi guru bertujuan untuk memfasilitasi siswa dalam membangun pengetahuannya. Artinya, guru menjadi salah satu (bukan satu-satunya) sumber ilmu bagi siswa dalam membangun pengetahuannya sendiri. guru diharapkan mampu menstimulasi siswa agar aktif berpikir serta memberi arahan agar siswa mampu mengolah sendiri informasi yang ia peroleh menjadi pengetahuan dengan caranya sendiri.

    ReplyDelete
  12. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Alasan logis yang telah dipaparkan diatas merupakan alasan yang perlu unutk dipertimbang. Sangan setuju bahwa perlu guru unutk merubah paradigm pembelajaran merekan yang awalnya dari pengajaran menjadi pembelarajan, dari proses mentransfer pengetahuan menjadi membangun pengetahuan siswa. Hal ini perlu unutk dillaksanakan karena dengan begitu siswa mampu membangun pengetahuan dari yang dimiliki sehingga akan berdampak kepada pemahaman materi yang maksimal.

    ReplyDelete
  13. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Pemikiran dan logika sederhana dalam tulisan ini sangat memberikan kontribusi yang luar biasa bagi paradikma pembelajaran. Mengubah dari menekankan "pengajaran" untuk "pembelajaran"; dan mengubah persepsi dari "mentransfer pengetahuan guru" untuk "membangun pengetahuan siswa". Dengan pemikiran seperti ini siswa dapat dipandang sebagai subyek pembelajaran sehinggan hubungan guru dan siswa dapat terjalin harmonis. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  14. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Pendidikan Indonesia tidak akan maju dan berkembang jika tidak dimulai dari atas, yaitu pemerintah. Pemerintah yang perlu memulai langkah awal reformasi itu dan agar reformasi itu ke arah yang lebih baik, yang sesuai dengan ideology bangsa, maka pemerintah harus melepaskan dari segala pengaruh luar dan kepentingan pribadi.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. Ilania Eka Andari
    17709251050
    s2 pmat c 2017

    Menurut saya, faktanya Indonesia memang perlu melakukan reformasi terhadap pendidikan matematika. Sebab Pendidikan Matematika di Indonesia saat ini cenderung masih mengekang siswa, hal tersebut salah satunya ditunjukkan oleh fakta bahwa siswa merasa takut, ragu-ragu, khawatir, maupun was-was saat harus mengajukan pertanyaan tentang matematika. Begitupula sebaliknya, ketika guru memberikan pertanyaan matematika, siswa merasa takut untuk menjawab. Hal-hal tersebut jelas membuktikan bahwa selama ini siswa tidak belajar matematika dengan bahagia.

    Oleh karena itu, Indonesia perlu mengubah pendidikan matematika menjadi pendidikan matematika yang lebih menyenangkan, lebih inovatif sehingga siswa dapat belajar dengan bahagia dan bisa lebih mengerti serta memahami tentang penggunaan/kaitan/implementasi matematika dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  17. Pendidikan di Indonesia memang perlu adanya reformasi. Guna untuk menciptakan generasi muda yang lebih kreatif dalam pembelajaran. Generasi muda yang didorong untuk kreatif bisa membuat berbagai inovasi kedepannya saat mereka telah menginjak dunia nyata, dengan demikian diharapkan bahwa generasi muda itulah yang akan membawa kemajuan dalam bangsa tercinta ini.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  18. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Saya pikir memang benar bahwa Indonesia perlu mereformasi pendidikan matematika mereka. Karena menurut saya, pendidikan matematika sekarang masih terkesan untuk mengekang siswa, sehingga siswa ketika mereka menanyakan sesuatu tentang matematika, kebanyakan dari mereka merasa takut dan tidak mau mendengar pertanyaan itu lagi. Ini membuktikan bahwa mereka tidak belajar matematika dengan bahagia. Oleh karena itu, Indonesia perlu mengubah pendidikan matematika menjadi pendidikan matematika yang lebih menyenangkan, lebih inovatif sehingga siswa dapat belajar dengan bahagia dan bisa lebih mengerti tentang penggunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  19. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Kurikulum merupakan konsepsi pendidikan yang digunakan sebagi acuan dalam pelaksanaannya di lapangan, kurikulum kita telah mengatur jalannya pendidikan dengan sangat ideal, baik dalam hal siswanya, guru, kesejahteraan guru, materi, pembelajaran, evaluasi, manajemen dan sebagainya. Namun dibalik kurikulum yang memuat kebijakan dan tujuan yang uhur tersebut banyak hal yang ternyata tidak sesuai dalam pelaksanaannya. Keidealan kurikulum yang disusun ternyata menyisakan ruang untuk terjadinya pelanggaran-pelanggarn yang pada ahirnya merugikan siswa,merugikan pendidikan dan merugikan bangsa pada akhirnya. Itulah ironi pendidikan yang ada di Indonesia, seingga bagi para calon guru diharapkan dapat memperbaiki hal tersebut minimal dalam dirinya sendiri. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  20. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C


    Lohika merupakan salah satu karakteristik matematika yang kental dan esensial. Namun pada kurikulum yang baru, pembelajaran logika diubah menjadi pembelajaran tidak langsung, dengan kata lain materi logika ditiadakan, padahal kita semua paham bahwa logika siswa biarpun dapat diasah seiring dengan pembelajaran yang dilakukan tetap saja pengetahuan akan lebih kokoh jika diberikan dasarnya secara tersurat dan bermakna. WAllahu a'lam

    ReplyDelete
  21. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Banyak permasalahan yang dihadapi dalam bidang pendidikan saat ini, sehingga reformasi sistem pendidikan di Indonesia perlu dilakukan. Salah Satunya dengan mengubah paradigma pembelajaran teacher center menjadi student center. Sehingga guru yang tadinya lebih mendominasi pembelajaran berganti menjadi siswa yang mendominasi. Dalam proses pembelajaran, guru berperan sebagai fasilitastor pembelajaran. Siswa mengkonstruksi pengetahuannya sendiri dengan cara aktif terlibat dalam permbelajaran. Dengan demikian siswa dapat lebih aktif dan pemikiran mereka semakin berkembang menjadi kritis dengan permasalahan yang ada, tanpa harus selalu menunggu guru menyampikan materi.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  22. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Pendidikan marupakan hal yang tidak pernah habis untuk dibicarakan, karena pendidikan merupakan aspek penting untuk mencapai masa depan yang gemilang. Namun dalam pendidikan ada unsur-unsur yang harus selalu mengalami perbaikan seperti kurikulum dan cara penyampaian/pengajaran guru di dalam kelas. Hal ini dimaksudkan agar guru lebih terarah dalam melakukan pembelajaran dan guru mampu membuat iklim belajar yang bersifat kolaborasi, mandiri, aktif dan kreatif.

    ReplyDelete