Feb 12, 2013

The Simple Logic of The Need to Reform of Mathematics Education in Indonesia




By. Marsigit
Mixing from value beliefs and empirical evidences, there are currently demands in Indonesia, that any educational reform should handle the issues of: (a) how to promote interactive curriculum rather than instrumental curriculum, (b) how to promote student centered approach rather than teacher centered approach, (c) how to promote students’ initiation rather than teacher’s domination, and (d) how to promote simple and flexible curriculum rather than crowded and tight-structured curriculum. While in term of observable good practice, there were demands that teachers need to have a chance to reflect their teaching in such a way that they may move from older paradigm of teaching to the new one. Teachers may move from emphasizing the “teaching” to emphasizing the “learning”; they may move from the act of “transferring teacher’s knowledge” to “constructing students’ knowledge”.

59 comments:

  1. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Untuk mencapai sesuatu yang lebih baik maka dibutuhkan perubahan, begitu juga dengan pendidikan yang ada di Indonesia, kalau ingin pendidikan di Indonesia maju maka diperlukan perubahan, baik dari segi guru, maupun dari segi politik dan kurikulum. dari segi guru, guru harus bisa merubah pembelajaran yang selama ini dilakukan hanya sekedar mentransfer ilmu maka dirubah menjadi bagaimana mengkonstruk pemikiran siswa. Memang hal ini tidak mudah, bukan berarti tidak bisa dilakukan, namun dibutuhkan kerja keras dari tiap individu guru sehingga pendidikan di Indonesia semakin maju dari tahun ketahun.

    ReplyDelete
  2. Kombinasi yang hebat adalah antara manusia yang berkualitas dengan instrumen yang berkualitas pula. Manusia berkualitas tanpa instrumen berkualitas maka perlu tenaga yang ekstra untuk berhasil mencapai tujuan. Instrumen yang berkualitas tanpa manusia yang berkualitas menjadi tanpa arti. Sumber daya manusia Indonesia yang menjadi modal untuk perubahan pendidikan Indonesia. Guru-guru yang berkualitas dan bermutu yang akan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Guru-guru harus meningkatkan kompetensi dan profesionalnya dalam mengajar matematika.

    ReplyDelete
  3. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Demi perubahan yang lebih baik maka perlu ada pemikiran yang simpel tentang reformasi pendidikan matematika. Reformasi ini dapat berupa apa saja mulai dari reformasi kurikulum instrumental menuju kurikulum interaktif, reformasi dari pembelajaran berpusat pada guru menjadi pembelajaran berpusat pada siswa, hingga belajar untuk membangun pengetahuan atau mengkonstruk pengetahuan bukan mentransfer pengetahuan guru.

    ReplyDelete
  4. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Reformasi merupakan suatu perubahan terhadap suatu sistem yang telah ada sejak lama menuju arah perbaikan bagi masyarakat dan negara. Sama halnya dengan reformasi pada sistem pendidikan di Indonesia bertujuan untuk memperbaiki sistem pendidikan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia saat ini masih banyak guru atau pendidik profesional di Indonesia yang menerapkan metode pembelajaran tradisional. Pembelajaran yang baik adalah bagaimana siswa sendiri dapat membangun pengetahuannya sendiri dapat menemukan cara untuk mengatasi persoalan-persoalan matematika. oleh karena itu, hendaknya guru harus merefleksikan diri seperti apa ia melakukan kegiatan belajar dan mengubah paradiigma pembelajaran tradisional menjadi paradigm pembelajaran yang inovatif.

    ReplyDelete
  5. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Reformasi pendidikan memiliki dua karakteristik dasar yaitu terprogram dan sistemik. Reformasi pendidikan yang terprogram menunjuk pada kurikulum atau program suatu institusi pendidikan. Yang termasuk ke dalam reformasi terprogram ini adalah inovasi. Inovasi adalah memperkenalkan ide baru, metode baru atau sarana baru untuk meningkatkan beberapa aspek dalam proses pendidikan agar terjadi perubahan secara kontras dari sebelumnya dengan maksud-maksud tertentu yang ditetapkan. Sedangkan reformasi sistemik berkaitan dengan adanya hubungan kewenangan dan distribusi serta alokasi sumber daya yang mengontrol sistem pendidikan secara keseluruhan. Hal ini sering kali terjadi di luar sekolah dan berada pada kekuatan social dan politik. Karakteristik reformasi sistemik ini sulit sekali diwujudkan karena menyangkut struktur kekuasaan yang ada. Dalam hal ini Indonesia tentunya sedang mengalami reformasi pendidikan yaitu adanya perubahan sistem pembelajaran dari yang dulunya berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Jadi dalam hal ini guru tidak hanya berperan sebagai pengajar dan pendidik tetapi lebih mengarah sebagai fasilitator bagi siswa.

    ReplyDelete
  6. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Mengubah paradigma yang telah tertanam sekian lama diperkuat dengan pengalaman yang tak memiliki dampak begitu berarti terhadap peserta didik, bukanlah hal yang mudah. Paradigma tersebut harus diubah, dengan cara pelatihan – pelatihan yang menjadikan guru lebih kaya akan informasi belajar. Informasi yang didukung dengan hasil penelitian, bukti – bukti empiris, yang memunculkan motivasi guru untuk terus belajar dan berinovasi tanpa henti.

    ReplyDelete
  7. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Ketika kita melihat beberapa tahun kebelakang, memang pendidikan Indonesia telah mengalami kemelencengan, dimana pembelajaran masih bersifat berpusat pada guru, dan lain sebagainya. tetapi beberapa tahun ini, hal ini telah sedikit demi sedikit diperbaiki, walaupun masih ada beberapa hal yang masih melenceng atau bahkan perkembangan perbaikannya tidak seperti hal yang kita harapkan, tetapi tetap saja perubahan tersebut telah ada.

    ReplyDelete
  8. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Revolusi pendidikan yang sangat dibutuhkan ini memang tidak terlepas dari peran pemerintah yang mengeluarkan kurikulum 2013 dan mencanangkan metode scientific , inovative learning, dan sebagainya. walaupun pada akhirnya revolusi yang diharapkan sangat mendadak dan memiliki kekurangan disana-sini tetapi dengan berjalannya waktu kita dapat memperbaikinya setahap demi setahap

    ReplyDelete
  9. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Untuk membuat sebuah perubahan dalam dunia pendidikan sebenarnya susah-susah gampang. Hanya beberapa hal yang perlu diperhatikan dan hal tersebut terlihat sangat mudah. Tetapi yang sulit adalah mengubah mindset seseorang yang sudah mendarah daging selama bertahun-tahun. Apa saja itu? Yakni mengubah pembelajaran yang searah menjadi dua arah (interaktif), mengubah teacher center menjadi student center, guru yang mendominasi menjadi siswa yang aktif dan penuh inisiatif, kurikulum yang memiliki struktur rapat dan tebal atau rumit menjadi simpel dan fleksibel. Dan yang terakhir adalah dari guru yang mentransfer pengetahuan menjadi siswa yang mengkonstruk pengetahuan mereka sendiri.

    ReplyDelete
  10. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    pembelajaran yang merupakan proses pentransferan ilmu dari guru ke siswa dengan menggunakan metode yang bervariasi. semakin majunya zaman, maka diharapkan bahwa pembelajaran matematika memiliki inovasi yang tinggi sehingga dapat mengubah paradigma gru sebagai pusat perhatian siswa. sebagaimana sekarang yang sudah berlaku, yaitu dengan menggunakan K13.

    ReplyDelete
  11. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Pembelajaran abad 21 ini seharusnya tidak membiarkan siswa hanya diposisikan sebagai objek yang hanya mendengarkan ceramah dari gurunya saja sehingga siswa menjadi pasif. Oleh karena itu, perlu adanya suatu perubahan metode pembelajaran dari yang tradisional ke yang inovatif agar kegiatan pembelajaran tidak hanya berorientasi kepada guru namun lebih berorientasi pada siswa. Sehingga dari sini guru harus mampu mengubah paradigmanya. Selain itu, guru juga harus mampu melakukan perubahan yang mendasar baik dari segi pengetahuan maupun dari segi pengalaman agar metode pembelajaran dapat diubah menjadi metode pembelajaran inovatif.

    ReplyDelete
  12. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPS Pendidikan Matematika C 2016

    Saat ini, masih banyak guru atau pendidik profesional di Indonesia yang menerapkan metode pembelajaran tradisional. Metode ini kurang efektif jika diterapkan dalam kegiatan pembelajaran karena di sini yang aktif adalah gurunya. Siswa hanya diposisikan sebagai objek yang hanya mendengarkan ceramah dari gurunya saja sehingga siswa menjadi pasif. Oleh karena itu, perlu adanya suatu perubahan metode pembelajaran dari yang tradisional ke yang inovatif agar kegiatan pembelajaran tidak hanya berorientasi kepada guru namun lebih berorientasi pada siswa. Selain itu, penerapan metode pembelajaran inovatif ini juga diharapkan dapat mendorong siswa untuk menjadi lebih aktif.

    ReplyDelete
  13. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPS Pendidikan Matematika C 2016

    Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa metode pembelajaran tradisional ini sudah menjadi budaya di Indonesia, maka akan sulit untuk mengubahnya. Oleh karena itu, guru harus mampu mengubah paradigmanya. Selain itu, guru juga harus mampu melakukan perubahan yang mendasar baik dari segi pengetahuan maupun dari segi pengalaman agar metode pembelajaran tradisional dapat diubah menjadi metode pembelajaran inovatif.

    ReplyDelete
  14. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Reformasi merupakan suatu perubahan terhadap suatu sistem yang telah ada sejak lama menuju arah perbaikan bagi masyarakat dan negara. Sama halnya dengan reformasi pada sistem pendidikan di Indonesia bertujuan untuk memperbaiki sistem pendidikan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Namun gerakan perubahan itu memang sulit dilakukan pada suatu budaya yang sudah mengakar dalam masyarakat. Pemerintah telah berusaha untuk melakukan perubahan terhadap pendidikan di Indonesia, termasuk pada kurikulumnya. Disini peran guru adalah sebagai fasilitator dalam pengembangan kemampuan siswa dan membangun pengetahuan siswa itu sendiri. P

    ReplyDelete
  15. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika terutama di Indonesia maka diperlukan adanya perubahan. Perubahan yang dimaksud adalah perubahan kearah yang lebih baik. Reformasi di bidang pendidikan matematika diperlukan agar mampu menciptakan pendidikan matematika yang lebih baik dan lebih berkualitas. Guru berperan penting dalam proses perubahan yang terjadi. Oleh karena perlu guru yang kompeten untuk dapat mencapai perubahan ke arah yang lebih baik. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan mengadakan pelatihan dan sosialisasi guru.

    ReplyDelete
  16. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Pendidikan di Indonesia pada masa saat ini asih pada masa perkembangan. Memang pembelajaran saat ini haruslah mulai merubah model pembelajaran yang berpusat di guru menjadi berpusat di siswa, dengan membuat siswanya aktif dalam pembelajaran. Model pembelajaran yang membantu seorang siswa untuk membangun pengetahuan siswanya.

    ReplyDelete
  17. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Logika sederhana kebutuhan untuk reformasi pendidikan matematika di Indonesia. Untuk menghilangkan persepsi pada siswa bahwa matematika sulit, harus dimulai dari diri guru. Pertama guru harus merubah paradigma pembelajaran tradisional ke paradigma pembelajaran progresif atau kontruktif. Pada paradigma tradisional pembelajaran matematika disekolah cendrung didominasi oleh transfer pengetahuan. Materi yang banyak dan sulit, serta tuntutan untuk menyelesaikan materi pembelajaran telah membuat guru membelajarkan matematika dengan cepat tapi tidak mendalam. Pembelajaran matematika dilakukan dengan pola instruksi, bukan konstruksi dan rekonstruksi pengetahuan. Bahkan tanpa memberi kesempatan pada siswa untuk menentukan sendiri arah mana siswa ingin berekplorasidalam menemukan pengetahuan yang bermakna bagi dirinya.akibatnya pembelajaran matematika di sekolah hanya bersifat hafalan dan bukan melatih pola pikir. Kedua guru harus merubah paradigma tentang matematika. Matematika bukan sekedar alat bagi ilmu yang lain, tapi matematika juga merupakan aktivitas manusia.

    ReplyDelete
  18. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Belajar bukanlah “transfer of knowledge” tapi “bagaimana guru memfasilitasi siswa membangun pengetahuannya”. Kurikulum 2013 telah berlandaskan pada student centered dimana belajar merupakan kegiatan siswa membangun pengetahuannya dengan fasilitasi dari guru. Memang tidak mudah untuk memperbaiki pembelajaran dari “transfer of knowledge” ke “belajar dimana siswa membangun pengetahuannya dengan fasilitasi guru”. Karena pada kenyataannya masih banyak guru di kelas masih “transfer of knowledge” dalam pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama semua pihak. Diperlukan banyak pelatihan, diklat, sharing sesama rekan guru, dsb.

    ReplyDelete
  19. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016
    Demi perubahan kearah yang lebih baik maka reformasi pendidikan matematika perlu dilakukan. Seperti mulai dari kurikulum, guru, siswa, dan sebagainya. Harus ada penataan ulang . seirng dengan perkembangan zaman maka perlu dilakukan hal tersebut. Yang mana zaman kezaman semakain maju dan kemampuan kita juga harus semakain mengikitu hal itu.

    ReplyDelete
  20. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dalam bacaan diatas telah disebutkan bahwa setiap reformasi pendidikan harus menangani isu-isu. Dimana adanya perubahan mengenai dunia pendidikan misalnya dari keaktifan pembelajaran pada guru menjadi keaktifan pembelajaran pada siswa untuk mengkonstruk pengetahuan siswa, dari pendidikan yang hanya menjadi tanggung jawab sekolah menjadi tanggung jawab sekolah, masyarakat dan pemerintah sampai pendidikan yang dikelola secara otoriter menjadi pendidikan yang dikelola secara demokratis.

    ReplyDelete
  21. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    Pascasarjana Pendidikan Matematika 2016/ Kelas C

    Demi terciptanya perubahan yang lebih baik dalam dunia pendidikan diperlukan adanya sebuah reformasi dan kerjasama antara setiap kalangan masyarakat. Jika ingin pendidikan di Indonesia maju maka diperlukan perubahan, baik dari segi guru, orang yang memegang kebijakan dalam dunia pendidikan maupun dari para pejabat pemerintahan. Dari segi guru harus bisa merubah proses pembelajaran yang selama ini dilakukan hanya sekedar menyalurkan ilmu maka dirubah menjadi bagaimana memotivasi dan mengkonstruki pemikiran siswa. Jika ingin diciptakan perubahan yang lebih baik maka diperlukan kerjasama dari setiap kalangan agar dunia pendidikan di Indonesia menjadi tanggung jawab bersama demi mencerdaskan kehidupan bangsa.

    ReplyDelete
  22. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Reformasi pendidikan sangat diperlukan demi mengembangkan pendidikan yang lebih baik ke depannya. Pendidikan yang sekarang lain dari yang dulu. Sekarang sudah adanya transformasi dimana pembelajaran berpusat pada siswa, sehingga siswa dituntut untuk menemukan serta mengembangkan pengetahuannya sendiri. pembelajaran demikian dapat meningkatkan keaktifan serta menjadi berkesan.

    ReplyDelete
  23. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Perkembangan pendidikan diIndonesia terlihat dari perubahan perubahan yang telah diterapkan. reformasi pendidikan itu penting untuk mengembangkan pendidikan kearah yang lebih baik. Perubahan yang dilakukan mulai dari kurikulum yang diterapkan dan pendekatan pendekatan pembelajaran yang hendak digunakan, guru sebaiknya selalu mengikuti perkembangan pendidikan tersebut agar pendidikan dapat terarah lebih baik, eksekutor pendidikan yang paling utama adalah guru karena guru yang secara langsung berkomunikasi dengan siswa, sehingga sebaiknya ada pelatihan pelatihan yang teratur bagi guru agar pelakasanaan proses pembelajaran disekolah dapat lebih baik dan dapat mencapai tujuan pendidikan di Indonesia.

    ReplyDelete
  24. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Merubah sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan itu sangat sulit, hal itu juga berlaku pada pendidikan, untuk melakukan pembaharuan dan peningkatan pendidikan tidak semuda membalikan telapak tangan, perlu adanya koordinasi yang matang. proses pembelajaran yang berlangsung saat ini sudah mengalami peningkatan. Guru dapat beralih dari menekankan "pengajaran" untuk menekankan "pembelajaran". Mereka mungkin beralih dari tindakan "mentransfer pengetahuan guru" untuk "membangun pengetahuan siswa". Pengajaran yang "teacher center beralih menajadi student center. hal tersebut bagus untuk menciptakan proses pembelajaran yang nyaman bagi siswa.

    ReplyDelete
  25. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. permasalahan pendidikan akan selalu menarik untuk dibahas karena berkaitan dengan masa depan bangsa. dari artikel di atas kalimat yang menarik perhatian saya ialah ‘how to promote students’ initiation rather than teacher’s domination’ . Agar paradigma pembelajaran bergeser ke membangun pengetahuan siswa maka siswa perlu diberi kesempatan seluas-luasnya untuk menyatakan pendapat dan mengembangkan diri mereka. Dengan demikian dominasi guru dalam kegiatan pembelajaran sedikit demi sedikit akan berkurang. Guru mungkin telah memberikan kesempatan pada siswa untuk berkembang dan menyatakan pendapat, namun menurut saya pada kenyataannya sedikit susah untuk meningkatkan inisiatif siswa dalam belajar. Sebab siswa juga memiliki budaya untuk selalu patuh, diam dan mendengarkan apa kata gurunya. Budaya

    ReplyDelete
  26. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Pendidikan di Indonesia kini telah menggunakan kurikulum 2013, dengan pendekatan saintifik. Tetapi tidak sedikit yang masih menggunakan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Bahkan sekolah yang sudah menggunakan kurikulum 2013 tersebut juga masih terdapat guru guru yan masih bingung dengan proses pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan kurikulum 2013 tersebut, oleh karenanya pengarahan yang lebih diharapkan dapat dilakukan oleh pemerintah agar program pendidikan di Negeri ini dapat sesuai dengan apa yang diharapkan.

    ReplyDelete
  27. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Berdasarkan Logika Sederhana Perlu Reformasi Pendidikan Matematika di Indonesia ini, beberapa hal yang menjadi tuntutan bagi guru matematika dalam mengajarkan matematika disekolah. Menanggapi masalah ini, sedikit saya mengutif pernyataan salah satu dosen kita yaitu Ibu Dr. Djamilah Bondan Widjajanti yang menyatakan “Dengan adanya metode/kurikulum baru dalam proses pembelajaran, maka bukan berarti metode/kurikulum lama akan buruk dalam segala hal”. Dari pernyataan ini, maka pada hakekatnya guru memiliki kebebasan dalam memilih dan memilah metode apa yang akan digunakan dalam mengajarkan matematika didalam kelas tentunya dengan tidask melupakan aturan atau sistem pendidikan yang ada.

    ReplyDelete
  28. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Saya sangat setuju dengan teorinya Prof Marsigit tentang bagaimana kita mempromosikan perubahan paradigma pendidikan/ kurikulum pembelajaran di Indonesia saat ini. Salah satunya tentang bagaimana mempromosikan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Guru lama mungkin saja lebih pasif sehingga mereka kurang mengetahui keterbaharuan tentang pendidikan saat ini. Dengan demikian perlu usaha bagi kita guru muda yang lebih memahami tentang apa itu pembelajaran berpusat pada siswa memberikan pengertian kepada mereka guru yang lama. Selain itu sebagian guru juga ada yang sudah memahami apa itu pembelajaran berpusat pada siswa namun masih kesulitan dalam penerapannya. Maka mereka perlu acuan sehingga dalam mempromosikan kita harus menyiapkan bahan dan tentunya berusaha lebih memahami lagi tentang pembelajaran berpusat pada siswa.

    ReplyDelete
  29. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Isu yang sebaiknya ada mengenai pembelajaran seperti yang telah dipaparkan dari a sampai d, poin a, b, dan c sudah terlaksana meski baru dalam tahap usaha teori untuk guru, meski banyak guru yang belum melaksanakan. Kurikulum yang dilaksanakan pada saatini adalah kurikulum 2013, yaitu kurikulum yang mengedepankan pembelajaran berorientasi pada siswa, dengan pendekatan saintifik yang menuntut inovasi pembelajaran dan pembelajaran yang interaktif, menuntut guru bukan hanya mengajar namun juga ikut belajar. Jadi tuntutan dari kurikulum 2013 adalah guru sebagai fasilitator untuk peserta didik agar peserta didik dapat mengkonstruksi sendiri pengetahuannya, sehingga peserta didik harus berperan aktif dalam pembelajaran tak terlepas dari bimbingan guru.

    ReplyDelete
  30. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Logika sederhana untuk mereformasi pendidikan di Indonesia yaitu kita harus berpikir bagaimana cara untuk membuat kurikulum menjadi kurikulum yang interaktif, mengubah paradigma student centered ke teacher centered, membuat siswa mendominasi pembelajaran bukan guru, membuat kurikulum menjadi fleksibel dan sederhana (tidak padat dan terkesan memburu-buru pembelajaran padahal konsep belum sepenuhnya diajarkan).

    ReplyDelete
  31. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No 20/2003 menjadi dasar hukum penyelenggaraan dan reformasi sistem pendidikan nasional. UU tersebut memuat visi, misi, fungsi, dan tujuan pendidikan nasional, serta strategi untuk mewujudkan pendidikan bermutu agar relevan dengan masyarakat dan berdaya saing global. Melihat kondisi pendidikan Indonesia saat ini, saya setuju memang dibutuhkan suatu gerakan reformasi pendidikan.

    ReplyDelete
  32. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pada hakikatnya, reformasi merupakan gerakan atau usaha perubahan ke arah perbaikan sesuatu yang baru. Perubahan ini dapat meliputi segala hal, berupa sistem, mekanisme, aturan, kebijakan, tingkah laku, kebiasaan, cara-cara, atau praktik yang selama ini dinilai tidak baik kemudian diubah menjadi baik. Reformasi pendidikan pada dasarnya memiliki tujuan agar pendidikan dapat berjalan lebih etektif dan efisien mencapai tujuan pendidikan nasional. Untuk itu hal inilah yang menjadi tugas kita untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam pendidikan di Indonesia. Kita hendaknya mengubah paradigma dari pembelajaran tradisional menuju pembelajaran inovatif dimana proses pembelajaran berorientasi pada perkembangan kurikulum interaktif, belajar berpusat pada siswa (student center), siswa lebih berinisiatif, serta menggunakan kurikulum yang sederhana dan fleksibel.

    ReplyDelete
  33. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Yang membuat saya tertarik dari artikel di atas yaitu dalam proses pembelajaran guru tidak hanya mentransfer ilmu, melainkan memiliki tanggung jawab membangun dan mendidik siswa. Semoga dengan gerakan reformasi tersebut, pendidikan Indonesia dapat menjadi lebih baik dan tak kalah saing dengan negara lain. Amin.

    ReplyDelete
  34. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    pendidikan matematika di Indonesia saat ini masih terkesan mengekang siswa, sehingga siswa ketika mereka bertanya sesuatu tentang matematika mereka merasa takut. Oleh karena itu, Indonesia perlu mereformasi pendidikan matematika, mungkin salah satunya ke arah yang lebih inovatif sehingga siswa dapat belajar dengan gembira dan dapat lebih memahami tentang penggunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  35. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Salah satu isu pendidikan saat ini adalah “how to promote student centered approach rather than teacher centered approach”. Hal pertama yang harus dilakukan agar pembelajaran yang berpusat pada guru berubah menjadi pembelajaran yang berpusat kepada siswa adalah dengan mengubah cara pandang guru bahwa tugas guru bukanlah mentransfer pengetahuan kepada siswa namun menjadi fasilitator agar siswa dapat membangun pengetahuannya sendiri. Guru harus lebih percaya kepada siswa-siswanya dan tidak memaksakan pengetahuannya kepada siswa.

    ReplyDelete
  36. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari paparan pak Prof diatas, ada beberapa langkah yang harus dipertimbangkan dalam memperbaiki atau merubah pendidikan di Indonesia, terutama dalam bidang matematika. Ada 4 isu yang sebaiknya dipertimbangkan, diantaranya bagaimana mengembangkan kurikulum interaktif, pendekatsn student centered, inisiatif siswa, dan kurikulum yang fleksibel dan sederhana. Apabila hal ini dapat terpecahkan, guru mampu mengubah paradigma dan dapat memaknai bahwa pembelajaran adalah membangun pengetahuan siswa, bukan transfer pengetahuan

    ReplyDelete
  37. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pastilah sulit merubah sesuatu yang telah lama menjadi kebiasaan. Terutama perubahan dalam belajar dan mengajar. Paradigma pembelajaran berpusat pada guru salah satunya. Namun dengan berbagai kajian ilmiah, ternyata dengan pendekatan itu siswa kurang memaknai pembelajaran yang mereka lalui. Padahal siswa membutuhkan kemampuan dan pengetahuannya untuk menjadi bekalnya di kemudian hari. Maka dari itu diperlukan pembelajaran bermakna, dengan bantuan pembelajaran dengan pendekatan student centered, agar hal tersebut dapat tercapai dengan maksimal

    ReplyDelete
  38. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Menurut saya, sebelum menuju ke dalam kurikulum yang fleksibel, sebaiknya ditingkatkan dulu mutu dan profesionalisme pendidik untuk setiap daerah. Dengan demikian, apabila diterapkan kurikulum yang fleksibel, kita tidak perlu khawatir dengan mutu hasil pendidikan. Karena semua tenaga pendidik telah terstandar. Kemudian, kita juga memerlukan sebuah sistem yang dapat selalu melayani kebutuhan lembaga pendidik dari setiap daerah. Setiap daerah tentunya memerlukan hal-hal yang berbeda-beda. Tergantung dengan demografi, dan jenis kurikulum yang akan digunakannya.

    ReplyDelete
  39. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    Assalamualaikum.wr.wb
    Salah satu permasalahan pendidikan di Indonesia saat ini adalah bagaimana menggeser paradigma teacher center menjadi student center.
    Saat ini banyak guru yang masih menerapkan teacher center di dalam proses pembelajaran.
    Hal ini dikarenakan ketidakpercayaan guru terhadap kurikulum 2013 dimana metode student center dianjurkan dalam kurikulum tersebut.
    Pembelajaran dengan menggunakan kurikulum 2013 dianggap tidak efektif untuk menanamkan pengetahuan siswa, terutama saat akan menghadapi ujian nasional.

    ReplyDelete
  40. Salah satu kendala dalam perubahan dalam pendidikan matematika di Indonesia adalah materi pembelajaran yang digariskan kurikulum nasional dirasa terlalu padat sehingga guru seperti mengejar selesainya materi dengan menggunakan ceramah atau berpusat pada guru. Sedangkan penggunaan student center dirasa membutuhkan waktu yang terlalu lama. Meskipun banyak penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan paradigma student center dapat membantu siswa dalam mengkonstruk sendiri pengetahuannya, pembelajaran menjadi lebih bermakna, kemampuan pemecahan masalah, penalaran dan bukti, komunikasi, koneksi dan representasi siswa dapat lebih dikembangkan. Yang dilakukan adalah guru agar tidak mengejar materi maksudnya materi dapat diajarkan secara keseluruhan bukan bersifat drill dari subbab materi. Kreativitas dan inovasi guru sangat dibutuhkan untuk melaksanakan pembelajaran yang berkualitas.

    ReplyDelete
  41. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Secara umum reformasi pendidikan matematika bertujuan menggantikan ‘teaching by telling’ oleh students ‘constructing’ or ‘inventing’, menggantikan dari “apa yang guru lakukan” ke apa yang “siswa lakukan”. Untuk dapat melakukan hal ini maka pembelajaran matematika hendaknya memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan matematika dengan mengerjakannya, siswa mulai belajar matematika dengan konteks, dari pada hanya menggunakan rumus-rumus yang abstrak. Pembelajaran berbasis RME adalah reformasi kurikulum pembelajaran matematika yang bermaksud memberdayakan siswa untuk aktif dalam proses penemuan konsep-konsep dan prinsip-prinsip matematika. Kata-kata yang kritis dalam hal ini adalah “secara aktif” dan salah satu prinsip dalam RME adalah ‘interactivity’. Reformasi pendidikan dari pendekatan tradisional ke pendekatan yang berpusat pada siswa sangatlah lambat dan memerlukan pengembangan profesi guru untuk membantu mereka menerapkan kurikulum matematika yang inovatif di dalam kelasnya.

    ReplyDelete
  42. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Kurikulum, proses pembelajaran, dan penilaian pada pendidikan matematika harus diselaraskan dengan prinsip-prinsip pendidikan inklusif. Ketiganya merupakan tiga dimensi yang sangat penting dan saling berkait dalam praktek pendidikan. Kurikulum merupakan penjabaran tujuan pendidikan yang menjadi landasan program pembelajaran. Proses pembelajaran merupakan upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang dirumuskan dalam kurikulum. Penilaian merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengukur dan menilai tingkat pencapaian kurikulum serta berhasil tidaknya proses pembelajaran. Reformasi menuju pendidikan matematika inklusif tidak akan terjadi tanpa menyentuh ketiga aspek tersebut.
    Kurikulum pendidikan matematika harus direstrukturisasi agar lebih adaptif dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan inklusif. Kurikulum berbasis standarisasi perlu dirubah menuju kurikulum berwawasan keberagaman. Kegiatan pembelajaran matematika juga harus dirancang sesuai dengan kebutuhan, kemampuan dan karakteristik peserta didik. Pembelajaran sebagai bagian utama pendidikan perlu disesuaikan agar hak belajar peserta didik tidak ada yang terabaikan. Guru matematika, demi keberhasilan belajar siswa yang lebih baik, harus mau dan mampu memilih strategi pembelajaran yang bisa mengakomodasi kebutuhan belajar seluruh siswa.

    ReplyDelete
  43. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran Tradisional adalah preses pembelajaran yang berpusatkan pada guru dan bersifat satu arah atau dengan cara ceramah. Sehingga menyebabkan siswa akan bosan dalam pembelajaran. Namun masih banyak dijumpai sekolah-sekolah yang melakukan pembelajaran seperti ini. Sedangkan pembelajaran inovatif adalah pembelajaran yang berpusat kepada siswa, dan guru berperan sebagai fasilitator. Sehingga guru harus menyiapkan berbagai variasi metode, model, media, alat peraga, dan sebagainya demi menunjang kemampuan berpikir siswa. Sehingga siswa mampu merkonstruksi sendiri pengetahuannya dengan aktivitas yang telah direncanakan oleh guru yang beragam adanya. Memang hal ini baru diselenggarakan dalam pendidikan, dan hasilnya belum terlihat. Mungkin hal ini disebabkan oleh siswa masih berada pada peralihan antara kedua pembelajaran tersebut, dan guru belum optimal dalam memnvaatkan variasi program pembelajarannya.

    ReplyDelete
  44. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pada hakekatnya setiap manusia mengignkan kemajuan dalam setiap langkah kehidupannya. Begitu pula dengan pendidikan. Sejak dahaulu khusunya Indonesia lebih dominan menggunakan pendekatan bahwa pendidikan berpusat pada guru saja. Namun dengan berjalannya waktu, dari berbagai penelitian ternyata pendekatan tersebut kurang efektif untuk pembelajran di sekolahan. Sehingga diresmikannlah kurikulum 2013 yang lebih memposisikan guru sebagai fasilitator dan siswa sebagai pusatnya. Hal ini memang belum tentu mudah karena kondisi siswa yang belum siap. Sehingga untuk mempersiapkanya guru harus menyiapkan berbagai variasi metode agar siswa nyaman untuk menggali sendiri pengetahuannya.

    ReplyDelete
  45. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Mungkinlah tidak akan seratus persen siswa akan mendominasi kelas pada setiap pembelajaran. Karena guru juga memilik pengalamannya sendiri, makan guru mungkin akan mendominasi jika materinyasulit atau meteri menuju pengetahuan formal. Sehingga gurulah yang harus menyampaikannya, Karena jika guru tidak melakukannya dan hanya menyuruh siswa mencari bahan materi/sumnber materi tersebut. Maka, menurut saya, guru tersebut malas dan tidak bersikap sebagai fasilitator. Fasilitator menurut pandangan saya yaitu sikap guru saat siswa menanya sehingga guru cekap tanggap untuk menyiapkan variasi pembelajran agar siswa lebih nyaman membangun pengetahuannya.

    ReplyDelete
  46. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pada artikel yang pernah ditulis Pak Marsigit, menyebutkan bahwa kurikulum dapat mengacu kebada kebutuhan siswa. Sehingga kurikulum ini yang disebut felksibel atau lues atas kebutuhan siswa di kelas. Kurikulum hendaknya tidak mengekang dari proses pembelajran namun sebagai pedoman yang menganjurkan. Jika guru menemukan pendekatan yang lebih baih jika pada suatu materi untuk siswa atas permintaan siswa. Maka guru dapat segera langsung memberikan tugasnya sebagai fasilitator.

    ReplyDelete
  47. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Sejatinya, belajar adalah membangun. belajar bukan hanya perkara menyelesaikan tugas, berhasil menjawab pertanyaa, akan tetapi belajar adalah membangun pengetahuan. Hal inilah yang masih sering terjadi salah paham dalam memaknainya. Agar belajar dapat dimaknai sebagai suatu proses membangun atau mengonstruk pengetahuan, maka diperlukan pengembangan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Dengan begitu tidak lagi, siswa hanya menerima ilmu melainkan siswalah yang membangun ilmu itu.

    ReplyDelete
  48. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Guna mencapai pebelajaran yang kreatif dan inovatif perlu adanya pemikiran yang serius dalam hal penyusunan rencana pembelajaran, pendekatan yang diterapkan adalah student center dan menghindari adanya metode teacher center serta menumbuhkan inovasi, inisiatif siswa dan yang terakhir menerapkan pembelajaran yang sederhana namun bermakna.
    Menerapkan pembelajaran yang student center akan memfasilitasi siswa dalam megonstruk pengetahuannya sehingga dapat tercipta pembelajaran yang bermakna.

    ReplyDelete
  49. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Perubahan pendidikan dari paham tradisional menuju paham modern yang inovatif itu penting, pembelajaran tradisional tidak memberikan kebebasan siswa untuk mencoba mengkonstruk pengetahuannya, maka guru berperan sangat aktif memberikan penjabaran, penjelasan mengenai materi di depan kelas. Paradigma seperti ini perlu di rubah menjadi pembelajaran yang inovatif, dimana siswa mengkonstruk sendiri pengetahuan yang dimilikinya untuk mempelajari materi. Sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.

    ReplyDelete
  50. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Perubahan menuju pembelajaran yang inovatif diperlukan kesadaran diri gru, karena banyak ditemukan guru yang tidak percaya akan kemampuan siswanya untuk mengikuti pembelajaran saintifik yang inovatif. Mindset guru harus diubah, bukan banyak berbicara mengajarkan siswa di depan kelas namun memfasilitasi siswa untuk mengkonstruk pengetahuannya.

    ReplyDelete
  51. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Tidak hanya guru yang perlu siap akan perubahan menuju pendidikan yang lebih inovatif, namun juga bahan ajar, perangkat pembelajaran juga perlu dipersiapkan 100%, pskiologis siswa juga perlu dipersiapkan secara matang. Bahan ajar sangat mempengaruhi keberlangsungan pembelajaran yang inovatif, karena proses pembelajaran merupakan suatu penemuan ilmiah mandiri maka diperlukan bahan ajar yang lengkap agar siswa dapat mengumpulkan informasi yang banyak untuk mencapai tujuan pembelajarannya.

    ReplyDelete
  52. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendidikan di indonesia sedang beada pada proses merubah paradigma dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa, selain itu juga dari menstransfer ilmu menjadi membangun ilmu. Menurut saya ini sudah benar, dikarenakan hakikat belajar bagi siswa adalah kegiatan yang membantu mereka untuk mengonstruksi pengetahuan sendiri melalui pengalaman atau aktivitas yang ia lakukan di dalam kelas.

    ReplyDelete
  53. Fatmawati
    18709251071
    PM.D 2016
    Tulisan di atas menguraikan tentang permasalahan-permasalahan yang harus ditangani untuk mereformasi pendidikan matematika. Ada empat permasalahan yang disebutkan pada tulisan di atas, yaitu (1) bagaimana mempromosikan interactive kurikulum dibandingkan dengan instrumental kurikulum, (2) bagaimana mempromosikan student centered dibandingkan dengan teacher centered, (3) bagaimana mempromosikan inisiasi siswa daripada dominasi guru, (4) bagaimana mempromosikan kurikulum yang sederhana dan fleksibel dibandingkan dengan kurikulum yang rumit dan ketat. memang tidak mudah langsung untuk melakukan reformasi dan pembaharuan pada sistem yang sudah diterapkan. usaha-usaha kecil harus diawali terlebih dahulu, salah satunya melalui usaha guru pada setiap pertemuan mata pelajaran, yaitu untu meminimalisir permasalahan-permasalahan tersebut.

    ReplyDelete
  54. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Yang menjadi pondasi dalam pendidikan matematika ialah formalism, logicism, intuitionism, dan platonism. Salah satu yang menjadi pondasi ialah logika. Logika yang sederhana pun dibutuhkan dalam reformasi pendidikan matematika di Indonesia. Reformasi sangat dibutuhkan karena guru perlu adanya perubahan kearah yang lebih baik untuk dapat menciptakan generasi-generasi yang dapat berpikir kritis dalam menghadapi segala masalah yang ada. Logika mengalami perkembangan terus menerus, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Logika berkaitan dengan proses berpikir siswa, penalaran dan komunikasi siswa dalam pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  55. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia perlu adanya reformasi pendidikan. Reformasi ini berupa apa saja yang terkait dengan pendidikan, contohnya kualitas pengajaran yang dilakukan oleh guru dan kurikulum yang diterapkan di Indoensia, itu merupakan hal yang penting yang harus diperhatikan, guru adalah pelaksana pendidikan yang berkomunikasi langsung dengan siswa secara continue sehingga kualitas pengajaran guru sanagt diperlukan untuk keberhasilan pembelajaran, kemudian penerapan kurikulum juga harus sesuai dengan kebutuhan dan kondisi siswa dan lembaga pendiidkan di Indonesia, jangan sampai kurikulum yang ditetapkan malah memberatkan siswa dll.

    ReplyDelete
  56. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Reformasi merupakan suatu perubahan terhadap suatu sistem yang telah ada sejak lama menuju arah perbaikan demi kesejahteraan masyarakat dan negara. Sama halnya dengan reformasi pada sistem pendidikan di Indonesia bertujuan untuk memperbaiki sistem pendidikan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Namun gerakan perubahan itu memang tidak mudah dan membutuhkan waktu serta proses karena budaya yang telah mengakar dalam masyarakat.

    ReplyDelete
  57. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dalam artikel diatas telah disebutkan bahwa setiap reformasi pendidikan harus menangani isu-isu. Pertaman, bagaimana mempromosikan kurikulum interaktif dari kurikulum instrumental. Kedua bagaimana mempromosikan pendekatan berpusat pada siswa dari pendekatan yang terpusat pada guru. Ketiga bagaimana mempromosikan inisiasi siswa 'dari pembelajaran yang didominasi guru. Keempat bagaimana mempromosikan kurikulum sederhana dan fleksibel daripada kurikulum ramai dan ketat terstruktur.

    ReplyDelete
  58. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Reformasi pendidikan matematika berarti menginginkan adanya perubahan terhadap sistem pendidikan yang telah ada di Indonesia dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan matematika di Indonesia. Reformasi pendidikan matematika memerlukan terobosan pembelajaran terkait bagaimana pembelajaran matematika yang semestinya. Pembelajaran inovatif dan kreatif menjadi salah satu terobosan agar siswa mampu membangun dan memahami konsep matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  59. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Pembaharuan dan pergeseran paradigma-paradigma dalam pembelajaran matematika perlu untuk dilakukan. Pembaharuan yang dilakukan tentu haruslah menciptakan pembelajaran matematika yang lebih baik dan lebih efektif sesuai dengan perkembangan yang terjadi. Perubahan-perubahan yang mutlak perlu untuk dilakaukan dalam pembelajaran matematika diantaranya adalah lebih menekankan pada bagaimana siswa belajar bukan bagaimana guru mengajar, mengembangkan kurikulum yang sederhana dan fleksibel daripada kurikulum yang rumit dan membatasi, sehingga ruang gerak para praktisi pendidikan seakan terkekang oleh aturan-aturan yang rumit, pembelajaran yang lebih menekanakan peran aktif siswa daripada dominasi guru dan hal-hal lainnya yang dapat menunjang adanya pembaharuan pendidikan ke arah yang lebih baik.

    ReplyDelete