Feb 12, 2013

The Simple Logic of The Need to Reform of Mathematics Education in Indonesia




By. Marsigit
Mixing from value beliefs and empirical evidences, there are currently demands in Indonesia, that any educational reform should handle the issues of: (a) how to promote interactive curriculum rather than instrumental curriculum, (b) how to promote student centered approach rather than teacher centered approach, (c) how to promote students’ initiation rather than teacher’s domination, and (d) how to promote simple and flexible curriculum rather than crowded and tight-structured curriculum. While in term of observable good practice, there were demands that teachers need to have a chance to reflect their teaching in such a way that they may move from older paradigm of teaching to the new one. Teachers may move from emphasizing the “teaching” to emphasizing the “learning”; they may move from the act of “transferring teacher’s knowledge” to “constructing students’ knowledge”.

13 comments:

  1. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Reformasi merupakan suatu perubahan terhadap suatu sistem yang telah ada sejak lama menuju arah perbaikan demi kesejahteraan masyarakat dan negara. Sama halnya dengan reformasi pada sistem pendidikan di Indonesia bertujuan untuk memperbaiki sistem pendidikan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Namun gerakan perubahan itu memang tidak mudah dan membutuhkan waktu serta proses karena budaya yang telah mengakar dalam masyarakat.

    ReplyDelete
  2. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dalam artikel diatas telah disebutkan bahwa setiap reformasi pendidikan harus menangani isu-isu. Pertaman, bagaimana mempromosikan kurikulum interaktif dari kurikulum instrumental. Kedua bagaimana mempromosikan pendekatan berpusat pada siswa dari pendekatan yang terpusat pada guru. Ketiga bagaimana mempromosikan inisiasi siswa 'dari pembelajaran yang didominasi guru. Keempat bagaimana mempromosikan kurikulum sederhana dan fleksibel daripada kurikulum ramai dan ketat terstruktur.

    ReplyDelete
  3. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Reformasi pendidikan matematika berarti menginginkan adanya perubahan terhadap sistem pendidikan yang telah ada di Indonesia dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan matematika di Indonesia. Reformasi pendidikan matematika memerlukan terobosan pembelajaran terkait bagaimana pembelajaran matematika yang semestinya. Pembelajaran inovatif dan kreatif menjadi salah satu terobosan agar siswa mampu membangun dan memahami konsep matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  4. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Pembaharuan dan pergeseran paradigma-paradigma dalam pembelajaran matematika perlu untuk dilakukan. Pembaharuan yang dilakukan tentu haruslah menciptakan pembelajaran matematika yang lebih baik dan lebih efektif sesuai dengan perkembangan yang terjadi. Perubahan-perubahan yang mutlak perlu untuk dilakaukan dalam pembelajaran matematika diantaranya adalah lebih menekankan pada bagaimana siswa belajar bukan bagaimana guru mengajar, mengembangkan kurikulum yang sederhana dan fleksibel daripada kurikulum yang rumit dan membatasi, sehingga ruang gerak para praktisi pendidikan seakan terkekang oleh aturan-aturan yang rumit, pembelajaran yang lebih menekanakan peran aktif siswa daripada dominasi guru dan hal-hal lainnya yang dapat menunjang adanya pembaharuan pendidikan ke arah yang lebih baik.

    ReplyDelete
  5. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Reformasi Pendidikan di Indonesia, adalah hal yang saat ini sangatlah dibutuhkan. tetapi diperlukan adanya perjuangan yang besar untuk dapat melaksanakannya. karena paham-paham tersebut belum banyak dipahami oleh guru-guru yang ada saat ini. selain itu, sangatlah sulit untuk mengubah paradigma para pendidik yang telah memiliki cara-cara mereka sendiri dalam mengajar, sangatlah sulit untuk mengubah kebiasaan guru yang telah dijalankan selama puluhan tahun.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  6. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Saat ini, dunia pendidikan di Indonesia sedang berkembang, bahkan pada dasarnya dunia pendidikan senantiasa berkembang. Saat ini dengan sejak mulai berlakunya kurikulum KTSP dan saat ini sudah berlaku kurikulum 2013, sudah ada upaya untuk merubah paradigma pembelajaran dari pembelajaran berpusat pada guru menjadi pembelajaran berpusat pada siswa, dari paradigma guru memberikan informasi dan pemahaman siswa menjadi guru membantu siswa dalam membangun pemahamannya sendiri. Semoga hal ini bisa segera diterapkan di seluruh bagian Indonesia.

    ReplyDelete
  7. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Jika kita melihat praktik pembelajaran di lapangan, reformasi pendidikan matematika dari teacher centered menuju student centered, dari dominasi guru menuju insiatif siswa sebenarnya telah banyak diupayakan. Namun, dalam pelaksanaannya, masih terdapat berbagai kendala dan ketidaksesuaian. Hal ini berkaitan dengan budaya kelas yang sulit untuk dibangun agar menjadi lebih kondusif dalam mempraktikan student centered. Selain itu juga disebabkan oleh kurangnya kompetensi yang dimiliki oleh guru dalam mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada siswa.

    ReplyDelete
  8. Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Indonesia is currently trying to improve the quality of education. This is demonstrated by the curriculum revision and improvement of teaching resources. I believe that if Indonesia will apply the rules of teachers should have a minimum of master's education, surely we can further improve the quality of teachers in Indonesia.

    ReplyDelete
  9. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalmualalikum wr.wb
    Dalam pendidikan indonesia saat ini, pembelajaran di kelas masih menggunakan paradigma lama yaitu pembelajaran berpusat para guru. Sebagian besar guru-guru di indonesia menganggap bahwa pembelajaran dikatakan sukses jika dalam kelas anak-anak mengikuti pelajaran dengan tenang, tidak ribut, diam memperhatikan, dan lain-lain. Paradigma tersebut harus diubah dimana, pembelajaran harus berpusat pada siswa, dengan demikian diharapkan dapat mendorong siswa untuk terlibat secara aktif dalam membangun pengetahuan, sikap dan perilaku sehingga mereka akan memperoleh pemahaman yang mendalam dan pada akhirnya dapat memingkatkan kualitas belajar siswa.

    ReplyDelete
  10. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Kurikulum 2013 menjadikan pendidikan di Indonesia dari teacher center menjadi student center. Telah lama Indonesia menganut teacher center apalagi matematika. Banyak guru yang kurang percaya kepada students center, mulai dari waktu yang diperlukan, ketidak percayaan pada siswa, apalagi waktu yang diperlukan untuk mengajar dengan materi yang banyak dikhawatirkan tidak dapat memenuhi kriteria Ujian Nasional. Segala sesuatu memang tidak ada yang instan, sebagai seorang guru yang baru tidak ada salahnya kita yang mencobanya dan ketika kita berhasil maka akan menjadi bukti bahwa student center memang lebih baik dari teacher center

    ReplyDelete
  11. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.mat B 2017

    Assalamu'alaikum wr.wb

    This simple logic is right to the target. every point has connection to each others. for example, to promote student centered approach rather than teacher centered approach of course we need to promote simple and flexible curriculum rather than crowded and tight-structured curriculum. and also on the other points. every element must work together to make it done.

    ReplyDelete
  12. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Salah satu permasalahan pendidikan di Indonesia saat ini adalah bagaimana menggeser paradigma teacher center menjadi student center.
    Saat ini banyak guru yang masih menerapkan teacher center di dalam proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan ketidakpercayaan guru terhadap kurikulum 2013 dimana metode student center dianjurkan dalam kurikulum tersebut. kurangnya penerapan dalam kelas menyebabkan siswa belum terbiasa dengan sistem pembelajaran kurikulum 2013, Pembelajaran dengan menggunakan kurikulum 2013 dianggap tidak efektif untuk menanamkan pengetahuan siswa, terutama saat akan menghadapi ujian nasional. sehingga menjadi seorang guru harus terbuka dengan perkembangan dan dinamis dalam menempatkan diri untuk selalu berkembang dan berkembang dalam mempelajari inovasi pembealajaran.

    ReplyDelete
  13. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Education today is not just to meet the targets of the curriculum alone, but requires an understanding to learners. One of the subjects that requires students' understanding is mathematics. Understanding is not an understanding in the narrow sense of memorizing the subject matter, but understanding in the broad sense that is more likely to emphasize the activities of learning process that includes finding concepts, interpreting and so on and learners are required to be able to apply it in everyday life. That way, in addition to teacher-centered learning can be realized optimally, then the teacher can also achieve the expected learning objectives both from the curriculum and from the government.

    ReplyDelete