Feb 12, 2013

Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 6: Apakah Matematika itu Ilmu?




Oleh Marsigit

Berikut masih sangat terkait dengan Intuisi. Pertanyaan yang sangat terkenal diajukan oleh Immanuel Kant (1781) "Apakah matematika itu ilmu?". Dia menguaraikan jawabannya dalam bukunya yang berjudul "Critic of Pure Reason".

Menurut Kant, matematika bisa menjadi Ilmu tetapi bisa tidak. Matematika akan menjadi Ilmu jika dia dibangun di atas INTUISI. Menurut Kant, hakekat Intuisi tidak lain tidak bukan adalah Ruang dan Waktu.Jadi Matematika akan menjadi Ilmu jika dibangun di dalam kerangka Ruang dan Waktu.

Oleh karena Matematika sebagai Ilmu harus dibangun di dalam Intuisi Ruang dan Waktu maka pada akhirnya Kant menyimpulkan bahwa "Matematika akan menjadi Ilmu jika dia bersifat SINTETIK A PRIORI".

Pure Logic dipandang baru sebagai A Priori saja dan belum Sintetik, karena Pure Logic memang bersifat Analitik.

Dengan demikian menurut Kant, Pure Logic belumlah merupakan Ilmu. Karena Pure Logic bukan sebagai Ilmu maka dia tidak memberikan informasi apapun kecuali tentang KONSISTENSI yang ada pada dirinya.

Demikian terimakasih.

8 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Matematika akan menjadi ilmu jika dia dibangun di atas intuisi. Sedangkan intuisi dapat muncul karena adanya pengalaman dari siswa itu sendiri. Agar dapat mewujudkan hal tersebut, maka pembelajaran dikelas sebaiknya menggunakan metode pembelajaran yang berpusat pada siswa sehingga siswa dapat menemukan sendiri ilmu pengetahuannya dan dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Kant berpendapat bahwa matematika akan menjadi ilmu jika dibangun di atas intuisi. Jadi, jika matematika tidak dibangun di atas intuisi, maka matematika tidak dapat ilmu. Kant juga berpendapat bahwa intuisi berarti ruang dan waktu, sehingga matematika akan menjadi ilmu jika dibangun dalam kerangka ruang dan waktu. Dan dapat disimpulkan bahwa "Matematika akan menjadi ilmu jika matematika bersifat Sintetik a Priori".

    ReplyDelete
  2. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Dengan adanya kurikulum 2013 yang kita kenal dengan saintifik, diharapkan siswa akan mencari sendiri sehingga akan muncul intuisi dalam diri siswa. Begitu juga dengan matematika, siswa diharapkan mencari solusi dari permasalahan tersebut dan bisa diimplementasi dalam kehidupan, dengan berbekal pengalaman siswa maka akan muncul intuisi siswa yang merupakan cikal bakal ilmu, Sebagaimana Kant menyebutkan bahwa matematika itu bisa menjadi ilmu dan bisa tidak, sehingga kalau matematika itu diinginkan menjadi ilmu maka harus dibangun di atas intuisi, dan hakikat intuisi adalah ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  3. Ilmu diperoleh dari adanya sintesis antara rasio dan empiris. Suatu ilmu belum dapat dikatakn sebagai ilmu bila didasarkan hanya rasio belum dibuktikan secara empiris. Begitupun dengan pengalaman dapat hanya kebetulan bila belum disusun oleh rasio dengan sistematikanya. Sehingga matematika dapat dikatakan sebagai ilmu jika dipikirkan secara rasio dan dapat dibuktikan secara empiris yang oleh Kant disebut sebagai Sintetik a Priori.

    ReplyDelete
  4. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan jurnal yang saya baca yang ditulis oleh Pak Prof mengenai intuisi matematika. Kant mengatakan bahwa matematika dapat dipandang sebagai ilmu jika dibangun diatas intuisi. Kant mengatakan bahwa konsep matematika pertama-tama diperoleh secara a priori dan pengalaman dengan intuisi penginderaan, tetapi konsep yang diperoleh tidaklah bersifat empiris melainkan bersifat murni. Proses ini merupakan langkah pertama dalam penalaran matematika, kemudia proses berikutnya dengan menggunakan intuisi akal yang memungkinkan dikonstruksikannya konsep matematika yang bersifat sintetik dalam ruang dan waktu. Intuisi-intuisi ini memegang peranan penting dalam mengkonstruksi pengetahuan matematika sekaligus intuisi-intuisi dapat menyelidiki dan menjelaskan bagaimana matematika dapat dipahami sebagai ilmu.

    ReplyDelete
  5. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Menurut saya matematika itu ilmu. Sedanghkan menurut Kant, matematika bisa menjadi Ilmu tetapi bisa tidak. Matematika akan menjadi Ilmu jika dia dibangun di atas intuisi. Menurut Kant sendiri, hakekat Intuisi tidak lain tidak bukan adalah ruang dan waktu.Jadi Matematika akan menjadi Ilmu jika dibangun di dalam kerangka ruang dan waktu. Dengan begitu diharap guru dapat membantu siswa untuk mengembangkan intuisi dengan cara membiasakan siswa untuk berinteraksi dalam lingkungan sekitar saat proses pembelajaran berlangsung. sehingga matematika yang kita ajarkan nantinya akan berada dalam kerangka ruang dan waktu siswa.

    ReplyDelete
  6. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dari uraian elegi di atas tentang matematika akan menjadi ilmu jika dibangun di atas intuisi yang berkaitan erat dengan ruang dan waktu. Selain itu menurut hemat saya bahwa matematika itu sebagai konsep pengetahuan yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Namun matematika tidak lepas dari peranan intuisi karena intuisi ini sebagai sarana berfikir.

    ReplyDelete
  7. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Menurut Kant, matematika bisa menjadi Ilmu tetapi bisa tidak. Matematika akan menjadi Ilmu jika dia dibangun di atas INTUISI. Intuisi adalah kemampuan memberikan ide atau gagasan baru berdasarkan pada pengalaman-pengalaman yang telah dilalui dan dihubungkan dengan kejadian yang sedang dialami. Karena dasarnya adalah pengalaman, maka intuisi itu erat kaitannya dengan ruang dan waktu. Intuisi dalam matematika dapat memunculkan ide atau gagasan selama proses riset, yaitu pada saat pengamatan dan menuju sebuah kesimpulan.

    ReplyDelete
  8. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Matematika bisa disebut ilmu jika dibangun dari ruang dan waktu. suatu angka yang terletak di depan rumah tak dapat dikatakan sebuah angka, namun sebagai identitas rumah. Namun 35 untuk banyaknya sepatu di rumah adalah jumlah dari keseluruhan sepatu. Jelas terlihat dimana kita dapat memandang matematika berdasarkan ruang dan waktu. Begitu juga untuk matematika yang dapat disebut ilmu.

    ReplyDelete