Feb 12, 2013

Sekolah Bertaraf Internasional



Pengembangan Sekolah Menuju Sekolah Bertaraf Internasional (SBI)


Oleh Marsigit

Ass Wr Wb

Bersama ini kami sediakan Forum untuk diskusi mengenai aspek pengembangan sekolah menuju Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Kami mengharap agar forum ini dapat dimanfaatkan oleh semua pihak baik Guru, Mahasiswa maupun klhalayak umum.


Khusus untuk mahasiswa S1 Pendidikan Matematika yang menempuh kuliah Pychology of Mathematics Learning saya tugaskan untuk membuat Makalah Ilmiah bertemakan aspek pengembangan SBI dengan berdasar perkuliahan, pengalaman dan karya penulis (Marsigit).

Sedangkan untuk mahasiswa S2 yang menempuh mata kuliah saya Filsafat Ilmu saya beri kesempatan untuk menulis Artikel tentang pengebangan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) ditinjau dari aspek filsafatnya.

Adapun bagi para guru, maka Forum ini dapat digunakan untuk mengutarakan pendapat dan pertanyaan perihal aspek pengembangan sekolah menuju Sekolah Bertaraf Internasional.

Berikut saya sampaikan butir-butir pemikiran (sebagai prolog) dari hasil Supervisi Monitoring dan Evaluasi ke sekolah RSBI menuju SBI tahun 2011, sbb:

" Singkatnya agar sekolah RSBI bisa menjadi SBI harus mempunyai IKKT (Indikator Kinerja Kunci Tambahan) dari pencapaian 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan. Rumusnya adalah SBI = RSBI + X, dimana X adalah IKKTnya. Unsur X tidaklah dapat didefinisikan secara pasti karena hal ini tergantung konteks sekolah dan dimensi pencapaiannya. Namun dari bermacam-macam indikator tambahan yang mungkin, berikut saya sampaikan indikator tambahan yang menonjol. Perlu diingat, berdasarkan hasil supermonev yang saya lakukan, maka terdapat indikator yang seharusnya immanent dan imbeded dalam sekolah.

1. Sekolah SBI haruslah merupakan kebutuhan Daerah dan masyarakat setempat disamping sebagai program Pemerintah Pusat berdasarkan peraturan perundangan. Oleh karena itu dukungan stakeholder dan komitmen daerah sangat diperlukan, baik yang berupa kebijakan yang mendukung maupun berujud dukungan anggaran.

2. Untuk memperoleh dukungan dan komitmen stakeholder, harus terdapat interaksi yang sinergis diantara mereka; terutama sekolah harus terus melakukan sosialisasi dan komunikasi agar diperoleh pemahaman dan pengertian serta adanya rasa memiliki dari masyarakat akan perlu adanya SBI di daerahnya.

3. Sekolah SBI haruslah didukung oleh komponen-komponen yang juga bertaraf internasional. Delapan pilar Standar Pendidikan Nasional ditambah Indikator Kinerja Kunci Tambahan diharapkan memberikan panduan agar suatu RSBI mampu menuju atau menjadi SBI.

4. Tidaklah mudah mencapai IKKT. Kecenderungan secara nasional dan hasil monitoring saya di beberapa RSBI menunjukkan bahwa secara hakiki masih terdapat fakta bawaan yang bersifat tersembunyi yang menjadi kendala bagi suatu RSBI untuk bisa menjadi SBI. Fakta tersebut antara lain metode pembelajaran yang masih bersifat TRADISIONAL dengan ciri-ciri: a) teacher-centered, b) delivery-method, c) directed-teaching, d) dominasi guru (guru mendominasi inisiatif), e) guru masih menjadi satu-satunya sumber belajar, f) guru hanya menggunakan metode tunggal yaitu metode ekspositori (ceramah), g) guru tidak sabar dan merasa sangat terbebani dengan UNAS, h) guru aktif, siswa pasif, i) text-book dan UNAS oriented, dst.

5. Untuk menjadi SBI maka diperlukan metode pembelajaran bertaraf internasional (tentu Standar Proses dapat menjamin kesana). Kecenderungan metode bertaraf internasional adalah pembelajaran yang berorientasi kepada siswa dengan pendekatan konstruktivisme, dengan ciri-ciri sebagai berikut: a) berorientasi kepada siswa, b) hands-on activity, c) murid secara aktif membangun pengetahuannya dengan cara berdiskusi, mempresentasikannya dan mengambil kesimpulan secara mandiri, d) guru menggunakan metode dan media yang beraneka ragam, fleksibel dan dinamis, e) pengelolaan kelas yang melayani kebutuhan belajar beraneka kemampuan siswa, f) belajar melalui kerjasama dan diskusi, g) belajar sesuai dengan konteksnya, dst

6. Masih terdapat kekeliruan persepsi secara fundamental dalam hal: pengelolaan kelas bertaraf internasional, pemanfaatan media pembelajaran, dan pengembangan sumber belajar. Hampir di setiap RSBI, pengelolaan kelas masih merupakan persoalan, tetapi sebagian guru dan sekolah ybs kurang menyadarinya. Pengelolaan kelas cenderung stagnan, tidak dinamis dan belum berbasis kepada kebutuhan belajar siswa.

7. Terdapat suatu RSBI di mana setting kelas dipatenkan sedemikian rupa sehingga semua kelas mempunyai desain huruf U untuk menata kursi-kursinya. Dari awal pelajaran hingga akhir pelajaran, setting huruf U tetap dipertahankan bahkan dari hari kehari, minggu ke minggu. Ini adalah suatu contoh kurang pahamnya sekolah dalam hal pengembangan pengelolaan kelas oleh para guru-gurunya.

8. Terdapat banyak guru RSBI yang menganggap bahwa setiap penggunaan LCD atau presentasi Power Point telah menjamin bahwa pembelajaran telah menjadi baik. Yang terjadi adalah bahwa justru sebaliknya, yaitu bahwa dengan penggunaan LCD dan presentasi Power Point bahkan semakin memantapkan karakter pembelajaran tersebut yang bersifat teachered-centered.

9. Guru bertaraf internasional adalah guru yang mempunyai pengalaman mengembangkan sendiri berbagai macam sumber belajar, media, alat peraga dan Lembar Kerja Siswa. Dari beberapa sekolah bahkan RSBI masih terdapat sekolah dimana guru belum pernah membuat LKS. Mereka hanya membeli LKS dan memandang LKS hanya sebagai kumpulan soal. Hal ini sangatlah keliru. LKS bukanlah sekedar kumpulan soal, melainkan merupakan wahana bagi siswa untuk menemukan rumus, prinsip, dalil, atau kesimpulan lainnya. Keadaan demikian sedikit banyak juga karena ditentukan oleh kebijakan Kepala Sekolah.

10. Guru bertaraf internasional adalah mereka yang mampu mengomunikasikan pengalaman mengajarnya. Pengalam mengajar yang layak dikomunikasikan secara internasional adalah pengalaman mengajar sebagai KEGIATAN PENELITIAN. Dari hasil monitoring RSBI, saya belum menemukan satupun guru yang menerapkan bahwa mengajarnya sebagai kegiatan penelitian. Maka agar guru mampu menjadi guru bertaraf internasional, salah satu caranya adalah merubah paradigma dan menerapkan paradigma baru yaitu bahwa "MENGAJAR ADALAH KEGIATAN PENELITIAN".

11. Guru bertaraf internasional adalah guru yang mampu menjelaskan mengapa menggunakan metode tertentu, mengapa menggunakan media tertentu, mengapa melakukan kegiatan tertentu, dst. Artinya, guru bertaraf internasional adalah guru yang mampu berkomunikasi tentang konsep atau hakekat segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan mengajarnya. Untuk mencapai hal demikian, maka guru perlu terus menerus belajar dan memperharaui pengetahuannya dengan cara membaca, mengikuti seminar dan workshop. Bacaan guru ditingkatkan menjadi sama atau lebih dengan bacaan guru-guru di luar negeri.

12. Guru bertaraf internasional adalah guru yang AKUNTABEL. Akuntabel maksudnya adalah guru mampu mempertanggungjawabkan secara ilmiah perbuatan mengajarnya baik kepada diri siswa, kepada Kepala Sekolah, kepada masyarakat, negara, maupun kepada komunitas pendidik. Wahana yang sangat baik untuk mewujudkan akuntabilitas mengajar guru adalah Lesson Study.

13. Guru bertaraf internasional adalah guru yang SUSTAINABEL. Sustainabel artinya adalah membudayakan perubahan. Wahana yang sangat baik untuk membudayakan perubahan adalah Lesson Study.

14. Guru bertaraf internasional adalah guru yang profesional. Hakekat profesional adalah melakukan pengembangan kompetensi mengajarnya secara ilmiah berdasarkan hasil-hasil penelitian dan referensi tingkat internasional. Salah satu wahana untuk meningkatkan profesionalisme guru adalah Lesson Study.

15. Kepala Sekolah bertaraf internasional juga harus mampu mengomunikasikan segala macam kebijakan, pengembangan dan manajemen sekolahnya, secara hakikinya.

16. Kepala Sekolah bertaraf internasional adalah Kepala Sekolah yang AKUNTABEL. Kepala Sekolah yang akuntabel harus mampu mempertanggungjawabkan pengembangan dan implementasi program sekolah secara ilmiah kepada negara, masyarakat baik nasional maupun internasional.

17. Kepala Sekolah bertaraf internasional adalah Kepala Sekolah yang SUSTAINABEL. Kepala Sekolah yang sustainabel adalah Kepala Sekolah yang mampu membudayakan perubahan dan mempromosikan inovasi bertaraf internasional atas segenap unsur sekolahnya.

18. Siswa bertaraf internasional adalah siswa yang mampu mengomunikasikan dunia kesiswaanya ditataran internasional dengan tetap berpegang kepada jati diri atau nilai-nilai lokal dan mempunyai pengetahuan dan ketrampilan global.

19. Agar sekolah bisa menjadi SBI maka perlu mengembangkan JEJARING SISTEMIK mulai dari tingkat sekolah, masyarakat, daerah, nasional, ragional dan internasiona. Kerjasama internasional dan benchmarking perlu diimbangi dengan keteguhan jati diri yang kokoh dan kerampilan serta pengetahuan yang cukup. Jika tidak maka seorang Profesor dari MIT Melbourne bahkan pernah mengingatkan "HATI-HATI DENGAN BENCHMARKING, JIKA TIDAK WASPADA MAKA HABISLAH RIWAYAT SEKOLAHANMU". Ingat bahwa Dunia adalah hutan rimba yang bisa menjadi sangat kejam dan buruk walupun juga bisa menjanjikan.

20. Untuk menuju SBI maka saya menyarankan agar "terjemah dan diterjemahkanlah antar semua unsur di sekolahan, masyarakat, daerah, pemerintah pusat dan atau bahkan dunia internasional". Itulah hakekat sekolah yang hidup. SBI adalah hidup. Hidup adalah proses, berubah dan berkembang. Janganlah pernah mengatakan hanya "pernah memperoleh prestasi", tetapi katakanlah juga "insyaAllah sedang mengukir dan akan memperolah prestasi".

21. Persoalan tersembunyi lainnya yang belum tergali yang dapat menjadi kinerja tambahan adalah BAGAIMANA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN GURU SECARA ALAMI, HAKIKI DAN MEMBUDAYA dalam lingkung sekolah. Lesson Study merupakan salah satu jawaban untuk itu. Maka salah satu usaha agar sekolah bisa menjadi SBI adalah mengembangkan Lesson Study di lingkungan sekolah, MGMP atau daerah masing-masing.

22. SBI tidaklah mungkin dicapai secara mandiri. Kerjasama dengan universitas sangat diperlukan, karena universitas menyediakan stok nara sumber dan akses kerjasama luar negeri. SBI memerlukan expert dari universitas maupun dari luar negeri untuk mensupervisi sekolah dan praktik pembelajarannya.
...


Demikian sebahagian dari hasil monitoring saya ke RSBI. Semoga Forum ini merupakan bentuk komunikasi kongkrit dalam rangka memperolah gambaran dan solusi yang komprehensif dan mendasar mengenai penyelenggaraan Kelas atau Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).

Kontribusi mahasiswa dan khalayak ramai dapat ditulis dan dilihat melalui Comment yang tersedia.

Atas partisipasinya, kami menguapkan terimakasih.

Ws. Wr. Wb.

Marsigit

36 comments:

  1. Muh. Fachrullah Amal
    18709251036
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Seperti yang kita ketahui bahwa kondisi sekolah-sekolah yang ada di Indonesia setidaknya sedikit banyaknya terdapat beberapa sekolah yang berpotensi untuk meningkatkan kualitas taraf sekolahnya yang bertaraf nasional menjadi sekolah yang bertaraf internasional. Hal ini dapat menjadi sebuah pembaharuan dari sekolah-sekolah yang ada di daerah. Karena setiap daerah setidaknya ada sekolah-sekolah yang unggul dari segi akademk ekstrakurikuler maupun intrakurikuler. Inilah yang perlu ditingkatkan dan mendaptkan perhatian khusus bagi sekolah-sekolah yang unggulan, agar menjadi sekolah percontohan untuk sekolah-sekolah lain yang tentunya diharapkan semakin banyak sekolah-sekolah di Indonesia yang bertaraf internasional.

    ReplyDelete
  2. Muh. Fachrullah Amal
    18709251036
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Banyak hal yang menjadi karakter penilaian untuk mewujudkan sekolah bertaraf internasional, mulai dari sistem pendidikan yang ada di sekolah, komponen guru yang memadai sesuai dengan kualifikasi yang diinginkan, fasilitas sarana dan prasaran sekolah yang memadai, dan hal-hal lainnya. Dengan adanya kebijakan-kebijakan seperti menjadikan sekolah nasional menjadi bertaraf internasional merupakan sebuah perwujudan untuk meningkatkan daya saing pendidikan Indonesia di kancah dunia.

    ReplyDelete
  3. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    SBI yang sekarang ini sudah ditiadakan karena berbagai hal. Apabila SBI yang sebenarnya dijalankan sesuai dengan aspek-aspek seperti yang telah dijelaskan maka pendidikan di Indonesia akan semakin berkualitas. Namun, nyatanya Saya sebagai yang pernah menjadi murid di sekolah RSBI merasa bahwa dengan adanya kebijakan ini malah justru menyulitkan siswa dalam belajar. Penggunaan bahasa asing dalam pelajaran tidak dibarengi dengan peningkatan dalam belajar bahasa asing tersebut. Dampaknya siswa tidak paham dengan konsep-konsep yang diajarkan guru dengan menggunakan bahasa Inggris. Akibatnya prestasi belajar siswa menjadi menurun. Mungkin itu salah satu alasan SBI dihapuskan.

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  5. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb
    Untuk dapat mengembangkan sekolah menjadi sekolah bertaraf internasional memang tidak mudah. Ada hal-hal yang harus terpenuhi untuk dapat menjadi sekolah yang betaraf internasional. Salah satu hal yang harus terpenuhi untuk dapat mendirikan SBI yaitu dari segi siswanya. Siswa harus mempunyai standar internasional dimana siswa tersebut mampu mengomunikasikan dunia kesiswaannya ditataran internasional dengan tetap berpegang kepada jati diri atau nilai-nilai lokal serta mempunyai pengetahuan dan keterampilan global. Pengetahuan siswa harus terus diasah agar dapat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Jika dapat mengembangkan SBI maka dapat membuat kemajuan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Yang awalnya baru sebatas bertaraf nasinal dapat berkembang menjadi bertaraf internasional.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  6. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Dulu sempat bertanya-tanya mengapa RSBI sudah diganti meskipun penerapan pembelajarannya masih sama saat menyandang status RSBI. Sebenarnya, jika sekolah umum menerapkan sistem yang lebih bagus dari RSBI apakah bisa dikatakan bahwa sekolah tersebut juga termasuk kriteria RSBI? Lebih baik, memperbarui sistem pembelajaran dulu yang diterapkan kepada siswa dan guru kemudian berlanjut ke sistem sekolah tersebut bagaimana seharusnya bila mengadaptasi dari sistem luar Negeri tetapi masih bernuansa dalam Negeri. Jadi, perbaiki sistem belajar mengajar , sekolah baru bisa berkembang ke tingkat yang dianggap bisa setara dengan taraf Internasional.

    ReplyDelete
  7. Jefri Mailool
    PPs PEP 18701261002

    SBI telah dibubarkan. idealnya, menurut saya membangun pendidikan yang berkualitas tidak harus melabelkan institusi dengan istilah 'internasional'. apanya yang internasional? mestinya para pembuat kebijakan dan praktisi pendidikan bersama-sama memikirkan bagaimana meningkatkan mutu pendidikan lokal/nasional yang berkualitas internasional tanpa embel-embel 'internasional' pada nama institusinya. lebih memfokuskan pada perbaikan konten pembelajaran dan metode pengelolaan pendidikan yang baik dan bukan pada pelabelannya.

    ReplyDelete
  8. Eka Puspita Sari
    18709251035
    S2 PM B 2018

    Menuju SBI memang perlu usaha ekstra dari seluruh warga sekolah, baik guru, siswa ataupun kepala sekolah. Terlebih guru, sebelum menuntut siswa untuk menjadi lebih internasional seharusnya guru tersebut terlebih dahulu yang harus lebih internasional. Berat memang, guru harus mulai merubah kebiasaan lama, yang mungkin awalnya RPP dari tahun ketahun hanya tulisan tahunnya saja yang berubah kini harus mulai mengembangkan sendiri berbagai macam sumber belajar, media, alat peraga, dan LKS. Benar memang, seperti yang Bapak katakan bahwa guru juga harus memposisikan diri menjadi peneliti yang bertujuan menjadikan pbm lebih baik dari waktu kewaktu bukan begitu-begitu saja dari tahun ketahun hingga pensiun. Pada dasarnya usaha menjadi lebih baik tidak hanya dalam rangka menuju SBI saja, meskipun saat ini program SBI sudah tidak diberlakukan lagi semoga semangat guru Indonesia senantiasa berkobar setiap saat guna mencapai kualitas pendidikan bangsa yang lebih baik lagi.Aamiin

    ReplyDelete
  9. Tiara Cendekiawaty
    18709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Pada intinya untuk menjadikan sekolah menjadi sekolah yang bertaraf internasional adalah kualitas dan profesionalitas dari semua lini sekolah, yang meliputi kepala sekolah, guru, hingga sarana dan prasarana. Kualitas dan profesionalitas ini dapat tercermin dan mencerminkan siswanya. Walaupun sekolah bertaraf internasional sekarang sudah dihapus tetapi satu hal yang masih berlangsung hingga sekarang yaitu peningkatan kualiatas dan profesionalitas. Karena pada dasarnya tidak hanya sekolah bertaraf internasional saja yang perlu meningkatkan kualitas dan profesionalitas tetapi seluruh sekolah yang ada di Indonesia dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan Indonesia.

    ReplyDelete
  10. Nani Maryani
    18709251008
    S2 Pendidikan Matematika (A) 2018
    Assalamu'alaikum Wr.Wb

    Meskipun kini telah dibubarkan, berdasarkan pengertian dari sekolah SBI (Sekolah Berstandar Internasional), memang tidak mudah bagi sebuah sekolah untuk mendapat predikat SBI. Banyak sekali standar yang harus dicapai, selain standar nasional, sekolah juga harus berusaha mengusahakan sekolahya agar dapat memiliki standar internasional. Waktu itu DIKNAS belum secara jelas menetapkan standar untuk menuju ke level tersebut, akan tetapi pemerintah setidaknya telah menunjuk beberapa sekolah untuk melanjutkan program tersebut, walaupun terkesan dipaksakan.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb

    ReplyDelete
  11. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    SBI atau Sekolah Bertaraf Internasional kini mulai menjamur di Indonesia khususnya di Yogyakarta. Sekolah-sekolah semacam itu kini mulai banyak bermunculan dan banyak pula peminatnya. Terlebih lagi Yogyakarta merupakan kota pelajar sehingga pendidikan di Yogyakarta sangatlah maju. Namun tidak mudah pula dtandar pembelajaran yang ada disana. Baik guru maupun siswa harus siap menerima pembelajaran dengan taraf internasional sehingga penggunaan Bahasa Inggris harus lebih sering bahkan bisa dikatakan wajib. Hal tersebut memang baik tetapi yang saya khawatirkan adalah bagaimana nantinya karakter siswanya. Apakah bisa sesuai dengan karakter bangsa Indonesia?
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  12. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3


    Sebenarnya mengenai SBI ini ada sisi baik maupun tidak. Sisi baiknya adalah sekolah akan mempersiapkan dengan baik proses pembelajaran sesuai dengan indikator yang ditetapkan tetapi kurang baiknya terkadang hal ini menjadi bumerang. Dimulai dari guru yang kurang "internasional". Contohnya saja guru kurang bisa mengemabngkan sumber belajar.

    ReplyDelete
  13. Umi Arismawati
    18709251037
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamu'alaikum, wr, wb.
    8. Terdapat banyak guru RSBI yang menganggap bahwa setiap penggunaan LCD atau presentasi Power Point telah menjamin bahwa pembelajaran telah menjadi baik. Yang terjadi adalah bahwa justru sebaliknya, yaitu bahwa dengan penggunaan LCD dan presentasi Power Point bahkan semakin memantapkan karakter pembelajaran tersebut yang bersifat teachered-centered. Saya setuju dengan pernyataan nomor 8 bahwa dalam penerapannya penggunaan LCD malah menjadikan pembelajaran berpusat pada guru dan membuat siswa menjadi semakin bingung. Tidak semua pembelajaran dan materi cukup hanya dijelaskan dengan PPT. jika diperlukan guru tetap harus menulis dipapan tulis untuk menjelaskan yang lebih detail agar siswa tidak salah konsep.

    ReplyDelete
  14. Umi Arismawati
    18709251037
    S2 Pendidikan Matematika B 2018
    Assalamu'alaikum, wr, wb.
    9. Guru bertaraf internasional adalah guru yang mempunyai pengalaman mengembangkan sendiri berbagai macam sumber belajar, media, alat peraga dan Lembar Kerja Siswa. Saya sangat setuju dengan pernyataan nomer 9. Guru harus terus belajar untuk meningkatkan kualitasnya. Penggunaan bermacam-macam media, sumber belajar dll sangat diperlukan unntuk menunjang pembelajaran. Untuk itu guru perlu belajar untuk membuat pembelajaran semakin inovatif berbantukan media sumber belajar dan media yang bermacam-macam.

    ReplyDelete
  15. Dini Arrum Putri
    18709251003
    S2 P Math A 2018

    Sekolah bertaraf internasional menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa indonesia. Sudah ada beberapa sekolah yang berstandar internasional namun masih banyak sekali yang perlu diperhatikkan seperti kesiapan siswa, kesiapan guru untuk melaksanakannya. Fasilitas sekolah pun juga harus memadai untuk melaksanakan pembelajaran. Dan guru harus siap untuk menyiapkan pembelajaran yang terus berinovasi.

    ReplyDelete
  16. Anggoro Yugo Pamungkas
    18709251026
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Berdasarkan judul artikel diatas, menurut saya setiap sekolah di indonesia pasti ingin dianggap sekolah yang terbaik, apalagi di sebut sebagai sekolah bertaraf internasional. Namun, di Indonesia sekolah bertaraf internasional hanya sedikit, malahan saya memperhatikan ada sekolah yang dulunya standar internasional sekarang sudah dianggap sekolah biasa. Katanya sih untuk penyetaraan. Mungkin hal itu dilakukan agar siswa sekolah lain yang biasa-biasa saja tidak minder, yang berkaitan dengan psikologi siswa. Nah, namun sekarang banyak muncul sekolah-sekolah baru terutama di luar jawa, didirikan asal berdiri. Saya pernah masuk ke sekolah seperti itu, dan saya mendengar dari kepala sekolah, asal siswa sudah masuk sekolah, nilainya di beri KKM. Nah saya berpikir, kalo seperti ini sampai kapan sekolah bisa bertaraf internasional kalau kualitas di kesampingkan untuk mendapatkan kuantitas siswa yang banyak. Jadi menurut saya, jika ingin menjadikan sekolah yang bertaraf internasional, kejarlah juga kualitas bukan hanya kuantitas.

    ReplyDelete
  17. Sintha Sih Dewanti
    18701261013
    PPs S3 PEP UNY

    Salah satu indikator sekolah bertaraf internasional adalah Guru bertaraf internasional adalah guru yang mempunyai pengalaman mengembangkan sendiri berbagai macam sumber belajar, media, alat peraga dan Lembar Kerja Siswa. Ini merupakan tantangan bagi guru. Karena selama ini, guru mengalami kesulitan dalam mengembangkan berbagai sumber belajar bagi siswanya. Selain itu, guru memegang peranan penting terhadap perkembangan teknologi pendidikan sehingga harus berusaha mempelajari cara penggunaannya. Alat teknologi pendidikan modern bukanlah musuh guru akan tetapi sebagai alat pembantu guru untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses belajar mengajar.

    ReplyDelete
  18. Septia Ayu Pratiwi
    18709251029
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Beberapa tahun yang lalu fenomena RSBI dan SBI memang menjadi perdebatan karena pada implementasinya RSBI tidak sama dengan SBI. Untuk mencapai indicator yang ditetapkan oleh SBI, sekolah RSBI harus mencapai IKKT terlebih dahulu yang mana untuk mencapainya memang tidaklah mudah. Yang terjadi dalam sekolah RSBI yaitu proses pengajarannya belum terlihat berbeda dengan taraf sekolah nasional. Faktanya RSBI masih menganut pendekatan teacher centered, delivery method, directed teaching, serta guru masih mendominasi dalam pembelajaran. Selain itu penggunaan LCD dan proyektor malah memperkuat bahwa pembelajaran tersebut berpusat pada guru. Setalah melalu proses evaluasi yang ketat akhirnya sekolah RSBI dihapuskan. Menurut saya, daripada memperdebatkan pemberian nama pada suatu sekolah, memperbaiki metode pembelajaran lebih penting dan krusial untuk dilakukan.

    ReplyDelete
  19. Amalia Nur Rachman
    18709251042
    S2 Pendidikan Matematika B UNY 2018

    Untuk menjadi sekolah bertaraf internasional, sekolah rintisan harus memenuhi syarat dari berbagai aspek sesuai dengan rumusan sekolah SBI. Penyelenggaraan sekolah bertaraf internasional harus memenuhi delapan standar nasional pendidikan dimana rumusan unutk sekolah SBI merupakan perpaduan RSBI dengan penyempurnaan Indikator kinerja kunci tambahan.

    ReplyDelete
  20. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematik B

    Sekolah bertaraf internasional diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik. Dalam proses belajar mengajar di sekolah ini menekankan pengembangan daya kreasi, inovasi, dan eksperimentasi untuk memacu ide-ide baru yang belum pernah ada. Sehingga kualitas tenaga pendidiknya pun harus memiliki kreativitas dan juga daya inovatif yang tinggi dalam mengembangkan pembelajaran di sekolah.

    ReplyDelete
  21. Agnes Teresa Panjaitan
    S2 Pendidikan Matematika A 2018
    18709251013

    Sekolah bertaraf Internasional ataupun sekolah dengan rancangan bertaraf internasional adalah isu yang sempat hangat diperbincangkan dan sampai sekarang masih menarik untuk dibahas meski keberadaanya kini telah dihapuskan. Dalam merintis sekolah dengan taraf internasional tentu memiliki banyak pertimbangan. Persiapan dalam membangun sekolah bertaraf internasional juga harus ditinjau dari kesiapan guru, siswa dan fasilitas yang ada. Menurut saya, apabila sekolah ini benar-benar ada di Indonesia tentu dapat meningkatkan mutu pendidikan dan menjadi motivasi untuk peningkatan kualitas sekolah kedepannya.

    ReplyDelete
  22. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Untuk menjadi sekolah yang bertaraf internasional diperlukan usaha warga sekolah dan lingkungan sekitar sekolah. Dalam postingan tersebut, menjadi SBI diperlukan metode pembelajaran bertaraf internasional. Telah dijelaskan dalam postingan tersebut bahwa pendekatan yang digunakan adalah konstruktivisme yang mempunyai ciri-ciri tersendiri. Selain itu, SBI menggunakan kurikulumyang internasional dan hal tersebut berbeda dengan kurikulum local.

    ReplyDelete
  23. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Selain dari segi kurikulum untuk mendukung SBI yaitu guru yang akan mengajar di SBI. Kualitas dan kuantitas guru di sekolah SBI memiliki kreativitas dan inovasi yang bertaraf internasional. Misalnya guru yang bersifat akuntabel yang dapat dipertanggungjawabkan apa saja yang telah guru tersebut kerjakan untuk siswanya, sekolah, dll. Selan itu guru yang suitable yang dapat membudayakn perubahan. Karena dengan perubahan guru dan siswa akan berkembang ke arah yang lebih berinovasi.

    ReplyDelete
  24. Fany Isti Bigo
    18709251020
    PPs UNY PM A 2018

    Sekolah bertaraf internasional memang tidak mudah. Unsur unsur dalam sekolah mulai dari kepala sekolah, para guru dan siswa harus dituntut lebih. Harus ada sesuatu yang ditonjolkan. Para peserta didik setelah melakukan KBM maka para peserta didik harus mampu mengaktualisasikan diri bukan hanya diskala Nasional tetapi pada skala internasional juga. Guru juga harus melakukan penelitian lebih bukan hanya sebatas mengajar. Sekolah bertaraf internasional harus menjelaskan proses pembelajaran yang dilaksanakan meliputi KBM ( model dan metode yang dipakai), evaluasi akhir.

    ReplyDelete
  25. Fabri Hidayatullah
    18709251028
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Sekarang ini secara formal, Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf internasional (SBI) telah dihapuskan beberapa waktu yang lalu. RSBI dan SBI yang dipahami oleh khalayak umum ialah identik dengan bahasa yang digunakan di dalam proses pembelajaran. Kebanyakan masyarakat menganggap hal ini lah yang menjadi perbedaan utama dan sekaligus menjadi keunggulan sekolah RSBI. Namun, ternyata melalui elegi ini dapat dilihat bahwa banyak sekali hal-hal pokok yang menjadi syarat sekolah RSBI menjadi SBI.

    ReplyDelete
  26. Herlingga Putuwita Nanmumpuni
    18709251033
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Ternyata aspek-aspek terkait yang meliputi SBI (Sekolah Bertaraf Internasional) sungguh tidaklah sedikit. Tujuan dari diadakannya program SBI (Sekolah Bertaraf Internasional) adalah guna meningkatkan kualitas pendidikan melalui penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar yang dominan bahkan full dalam pembelajaran di kelas SBI. Penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar yang dominan itulah yang melekat pada tanggapan masyarakat terkait dengan SBI (Sekolah Bertaraf Internasional). Namun faktanya berselang beberapa tahun kemudian akhirnya SBI (Sekolah Bertaraf Internasional) ditiadakan yang konon alasannya adalah justru muncul terjadinya kesenjangan pendidikan terutama muncul tanggapan jika SBI (Sekolah Bertaraf Internasional) memicu adanya kesenjangan sosial dalam ranah pendidikan.

    ReplyDelete
  27. Nur Afni
    18709251027
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Sayangnya SBI sudah dihapuskan padahal baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Namun SBI dianggap seperti membuat perbedaan. SBI di kritisi karena dianggap terlalu mencolok dan sekolah lain yang SBI merasa rendah atau belum berkualitas. SBI dianggap menimbulkan gengsi. Padahal positifnya siswa juga merasakan manfaatnya. Gurupun semakin belajar mengasa kemampuannya dan ketrampilan. terimakasih

    ReplyDelete
  28. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Sekolah bertaraf internasional dapat terwujud pada jenjang pendidikan di Indonesia yaitu dengan adanya kerjasama antarkomponen yang terlibat didalamnya. . Proses belajar mengajar di sekolah ini menekankan pengembangan daya kreasi, inovasi, dan eksperimentasi untuk memacu ide-ide baru yang belum pernah ada. Tujuannya adalah untuk mencetak generasi penerus bangsa yang mampu bersaing secara sportif di dalam maupun di luar negeri.

    ReplyDelete
  29. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Namun, adanya Sekolah Bertaraf Internasional diwarnai dengan pro kontra, sehingga tidak ada lagi SBI, hal ini disebabkan karena Sekolah Bertaraf Internasional dinilai kurang memperhatikan potensi daerah. Seperti tidak adanya mata pelajaran bahasa daerah. Selain itu, hanya anak-anak dari keluarga yang mampu saja yang dapat bersekolah di SBI karena biayanya yang mahal, dikawatirkan Sekolah Berstandar Intternasional ini akan menggerus kepribadian bangsa dan menyebabkan kesenjangan sosial.

    ReplyDelete
  30. Yoga Prasetya
    18709251011
    S2 Pendidikan Matematika UNY 2018 A
    Banyak sekolah-sekolah Indonesia yang tujuan untuk menjadikan sekolahnya menjadi sekolah yang memiliki standar internasional. Sekolah bertaraf internasional memiliki kriteria dan syarat-syarat yang harus dipenuhi dan dilaksanakan. Selain itu guru dan siswa juga harus memiliki kemampuan yang standar dengan sekolah internasional. Seperti halnya kemampuan bahasa internasional yang harus dikuasai dan dipahami oleh warga sekolah. Selain itu juga keterampilan dan sarana prasarana yang setara dengan sekolah internasional. Semoga pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik dan tercapai untuk menjadi pendidikan yang bertaraf internasional.

    ReplyDelete
  31. Kartianom
    18701261001
    S3 PEP 2018

    Sekolah Bertaraf Internasional merupakan predikat yang dulu diberikan kepada sekolah yang memenuhi syarat tertentu. Sebagai sekolah berlabel SBI tentunya pembelajaran di kelas haruslah baik, salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran yang berpusat kepada siswa, tidak berpusat kepada guru (tradisional). Tidak beda jauh dengan kurikulum 2013 sekarang yang mengharuskan pembelajaran di dalam kelas menggunakan model student centered.

    ReplyDelete
  32. Erma Zelfiana Surni
    18709251009
    S2. P.Matematika A 2018

    Assalamualaikum Wr. Wb
    Untuk dapat mengembangkan sekolah menjadi sekolah bertaraf internasional memang tidak mudah. Ada hal-hal yang harus terpenuhi untuk dapat menjadi sekolah yang betaraf internasional. Salah satu hal yang harus terpenuhi untuk dapat mendirikan SBI yaitu dari segi siswanya. Selain itu, sistem pendidikan yang ada di sekolah, komponen guru yang memadai sesuai dengan kualifikasi yang diinginkan, fasilitas sarana dan prasaran sekolah yang memadai, dan hal-hal lainnya menjadi karakter penilaian untuk mewujudkan sekolah bertaraf internasional.

    ReplyDelete
  33. Ahmad Syajili
    19709251066
    S2 PM D 2019

    Membaca artikel ini, saya teringat kejadian yang terjadi di Indonesia beberapa tahun yang lalu dimana mulai bermunculan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) maupun Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Dengan hadirnya SBI atau RSBI di Indonesia, menunjukkan adanya kemauan dan usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Sekolah Berbasis Internasional (SBI) ini bertujuan untuk menjadikan siswa Indonesia lebih berkompeten dan mampu bersaing dengan siswa dari negara lain.
    Namun, seiring berjalannya waktu banyak timbul permasalahan terkait dengan penyelenggaran SBI maupun RSBI di negeri ini. Mulai dari biaya mahal yang membuat para orang tua sedikit khawatir, penggunaan bahasa bilingual yang terkadang menyulitkan para siswa untuk memahami materi pelajaran, hingga sarana prasarana yang belum cukup mendukung penyelenggaraan SBI. Dan hingga seperti yang kita dapati sekarang ini, SBI maupun RSBI telah dihapuskan.
    Menurut saya, penghapusan SBI ini terjadi karena masih ada pihak-pihak yang belum memahami manfaat dari pengembangan SBI dan manfaat yang akan diperoleh di masa mendatang. Seperti yang Pak Prof. sampaikan bahwa dalam 100 tahun bangsa kita masih kalah dengan Jepang, Cina dan Amerika, tetapi kita akan melihat kejayaan Indonesia setelah kurun lebih dari 100 tahun.

    ReplyDelete
  34. Dhamar Widya Safitri
    19701251009
    S2 PEP A 2019

    Assalamualaikum.
    Sekolah Bertaraf Internasional resmi dibubarkan beberapa tahun yang lalu dengan beberapa alasan. Mulai dari salah konsep hingga merusak bahasa dan mutu pendidikan, program SBI dianggap tidak cocok dan akhirnya ditinggalkan. Namun, sebenarnya SBI dapat berkembang dengan baik jika persiapan dilakukan lebih baik oleh berbagai pihak. Jika program SBI dilakukan dengan persiapan yang baik, maka kualitas pendidikan Indonesia dapat lebih meningkat.
    Terimakasih

    ReplyDelete
  35. Choirul Amri
    (19709251078 S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2019)

    Bismillah, Kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin tinggi terhadap pendidikan yang bermutu menunjukkan bahwa pendidikan telah menjadi salah satu pranata kehidupan sosial yang kuat dan berwibawa, serta memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan peradaban bangsa Indonesia. Pendidikan telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam membangun peradaban bangsa Indonesia dari satu masa ke masa yang lainnya, baik sebelum kemerdekaan maupun sesudah kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berbagai kajian dan pengalaman menunjukkan bahwa pendidikan memberi manfaat yang luas bagi kehidupan suatu bangsa. Pendidikan mampu melahirkan masyarakat terpelajar dan berakhlak mulia yang menjadi pilar utama dalam membangun masyarakat sejahtera. Pendidikan juga meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga mampu hidup harmoni dan toleran dalam kemajemukan, sekaligus memperkuat kohesi sosial dan memantapkan wawasan kebangsaan untuk mewujudkan masyarakat yang demokratis. Oleh karena itu berbicara mengenai sekolah bertaraf internasional tidaklah cukup, namun jauh lebih dari itu adalah Pendidikan yang bertaraf internasional sehingga Pendidikan kita menjadi baik dimata dunia. Terimakasih

    ReplyDelete
  36. Syaiful Syamsuddin
    19701261002
    S3 PEP 2019

    Assalamu alaikum wr.wb
    Menurut Permendiknas No 78 Tahun 2009, Sekolah Bertaraf Internasional adalah sekolah yang sudah memenuhi seluruh Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang diperkaya dengan keunggulan mutu tertentu yang berasal dari negara anggota OECD atau negara maju lainnya. Dengan konsep ini, SBI adalah sekolah yang sudah memenuhi dan melaksanakan standar nasional pendidikan yang meliputi: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian. Selanjutnya aspek-aspek SNP tersebut diperkaya, diperkuat, dikembangkan, diperdalam, diperluas melalui adaptasi atau adopsi standar pendidikan dari salah satu anggota OECD dan / atau negara maju lainnya yang mempunyai keunggulan tertentu dalam bidang pendidikan serta diyakini telah memiliki reputasi mutu yang diakui secara internasional, serta lulusannya memiliki kemampuan daya saing internasional. Dengan demikian diharapkan SBI harus mampu memberikan jaminan bahwa baik dalam penyelenggaraan maupun hasil-hasil pendidikannya lebih tinggi standarnya daripada SNP. Penjaminan ini dapat ditunjukkan kepada masyarakat nasional maupun internasional melalui berbagai strategi yang dapat dipertanggungjawabkan. Dari beberapa karaktertis SBI, terlihat bahwa SBI sangat menuntut keprofesionalan seorang guru. Seorang guru SBI sangat dituntut untuk menerapkan pembelajaran inovatif.

    ReplyDelete