Feb 12, 2013

Sekolah Bertaraf Internasional



Pengembangan Sekolah Menuju Sekolah Bertaraf Internasional (SBI)


Oleh Marsigit

Ass Wr Wb

Bersama ini kami sediakan Forum untuk diskusi mengenai aspek pengembangan sekolah menuju Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Kami mengharap agar forum ini dapat dimanfaatkan oleh semua pihak baik Guru, Mahasiswa maupun klhalayak umum.


Khusus untuk mahasiswa S1 Pendidikan Matematika yang menempuh kuliah Pychology of Mathematics Learning saya tugaskan untuk membuat Makalah Ilmiah bertemakan aspek pengembangan SBI dengan berdasar perkuliahan, pengalaman dan karya penulis (Marsigit).

Sedangkan untuk mahasiswa S2 yang menempuh mata kuliah saya Filsafat Ilmu saya beri kesempatan untuk menulis Artikel tentang pengebangan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) ditinjau dari aspek filsafatnya.

Adapun bagi para guru, maka Forum ini dapat digunakan untuk mengutarakan pendapat dan pertanyaan perihal aspek pengembangan sekolah menuju Sekolah Bertaraf Internasional.

Berikut saya sampaikan butir-butir pemikiran (sebagai prolog) dari hasil Supervisi Monitoring dan Evaluasi ke sekolah RSBI menuju SBI tahun 2011, sbb:

" Singkatnya agar sekolah RSBI bisa menjadi SBI harus mempunyai IKKT (Indikator Kinerja Kunci Tambahan) dari pencapaian 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan. Rumusnya adalah SBI = RSBI + X, dimana X adalah IKKTnya. Unsur X tidaklah dapat didefinisikan secara pasti karena hal ini tergantung konteks sekolah dan dimensi pencapaiannya. Namun dari bermacam-macam indikator tambahan yang mungkin, berikut saya sampaikan indikator tambahan yang menonjol. Perlu diingat, berdasarkan hasil supermonev yang saya lakukan, maka terdapat indikator yang seharusnya immanent dan imbeded dalam sekolah.

1. Sekolah SBI haruslah merupakan kebutuhan Daerah dan masyarakat setempat disamping sebagai program Pemerintah Pusat berdasarkan peraturan perundangan. Oleh karena itu dukungan stakeholder dan komitmen daerah sangat diperlukan, baik yang berupa kebijakan yang mendukung maupun berujud dukungan anggaran.

2. Untuk memperoleh dukungan dan komitmen stakeholder, harus terdapat interaksi yang sinergis diantara mereka; terutama sekolah harus terus melakukan sosialisasi dan komunikasi agar diperoleh pemahaman dan pengertian serta adanya rasa memiliki dari masyarakat akan perlu adanya SBI di daerahnya.

3. Sekolah SBI haruslah didukung oleh komponen-komponen yang juga bertaraf internasional. Delapan pilar Standar Pendidikan Nasional ditambah Indikator Kinerja Kunci Tambahan diharapkan memberikan panduan agar suatu RSBI mampu menuju atau menjadi SBI.

4. Tidaklah mudah mencapai IKKT. Kecenderungan secara nasional dan hasil monitoring saya di beberapa RSBI menunjukkan bahwa secara hakiki masih terdapat fakta bawaan yang bersifat tersembunyi yang menjadi kendala bagi suatu RSBI untuk bisa menjadi SBI. Fakta tersebut antara lain metode pembelajaran yang masih bersifat TRADISIONAL dengan ciri-ciri: a) teacher-centered, b) delivery-method, c) directed-teaching, d) dominasi guru (guru mendominasi inisiatif), e) guru masih menjadi satu-satunya sumber belajar, f) guru hanya menggunakan metode tunggal yaitu metode ekspositori (ceramah), g) guru tidak sabar dan merasa sangat terbebani dengan UNAS, h) guru aktif, siswa pasif, i) text-book dan UNAS oriented, dst.

5. Untuk menjadi SBI maka diperlukan metode pembelajaran bertaraf internasional (tentu Standar Proses dapat menjamin kesana). Kecenderungan metode bertaraf internasional adalah pembelajaran yang berorientasi kepada siswa dengan pendekatan konstruktivisme, dengan ciri-ciri sebagai berikut: a) berorientasi kepada siswa, b) hands-on activity, c) murid secara aktif membangun pengetahuannya dengan cara berdiskusi, mempresentasikannya dan mengambil kesimpulan secara mandiri, d) guru menggunakan metode dan media yang beraneka ragam, fleksibel dan dinamis, e) pengelolaan kelas yang melayani kebutuhan belajar beraneka kemampuan siswa, f) belajar melalui kerjasama dan diskusi, g) belajar sesuai dengan konteksnya, dst

6. Masih terdapat kekeliruan persepsi secara fundamental dalam hal: pengelolaan kelas bertaraf internasional, pemanfaatan media pembelajaran, dan pengembangan sumber belajar. Hampir di setiap RSBI, pengelolaan kelas masih merupakan persoalan, tetapi sebagian guru dan sekolah ybs kurang menyadarinya. Pengelolaan kelas cenderung stagnan, tidak dinamis dan belum berbasis kepada kebutuhan belajar siswa.

7. Terdapat suatu RSBI di mana setting kelas dipatenkan sedemikian rupa sehingga semua kelas mempunyai desain huruf U untuk menata kursi-kursinya. Dari awal pelajaran hingga akhir pelajaran, setting huruf U tetap dipertahankan bahkan dari hari kehari, minggu ke minggu. Ini adalah suatu contoh kurang pahamnya sekolah dalam hal pengembangan pengelolaan kelas oleh para guru-gurunya.

8. Terdapat banyak guru RSBI yang menganggap bahwa setiap penggunaan LCD atau presentasi Power Point telah menjamin bahwa pembelajaran telah menjadi baik. Yang terjadi adalah bahwa justru sebaliknya, yaitu bahwa dengan penggunaan LCD dan presentasi Power Point bahkan semakin memantapkan karakter pembelajaran tersebut yang bersifat teachered-centered.

9. Guru bertaraf internasional adalah guru yang mempunyai pengalaman mengembangkan sendiri berbagai macam sumber belajar, media, alat peraga dan Lembar Kerja Siswa. Dari beberapa sekolah bahkan RSBI masih terdapat sekolah dimana guru belum pernah membuat LKS. Mereka hanya membeli LKS dan memandang LKS hanya sebagai kumpulan soal. Hal ini sangatlah keliru. LKS bukanlah sekedar kumpulan soal, melainkan merupakan wahana bagi siswa untuk menemukan rumus, prinsip, dalil, atau kesimpulan lainnya. Keadaan demikian sedikit banyak juga karena ditentukan oleh kebijakan Kepala Sekolah.

10. Guru bertaraf internasional adalah mereka yang mampu mengomunikasikan pengalaman mengajarnya. Pengalam mengajar yang layak dikomunikasikan secara internasional adalah pengalaman mengajar sebagai KEGIATAN PENELITIAN. Dari hasil monitoring RSBI, saya belum menemukan satupun guru yang menerapkan bahwa mengajarnya sebagai kegiatan penelitian. Maka agar guru mampu menjadi guru bertaraf internasional, salah satu caranya adalah merubah paradigma dan menerapkan paradigma baru yaitu bahwa "MENGAJAR ADALAH KEGIATAN PENELITIAN".

11. Guru bertaraf internasional adalah guru yang mampu menjelaskan mengapa menggunakan metode tertentu, mengapa menggunakan media tertentu, mengapa melakukan kegiatan tertentu, dst. Artinya, guru bertaraf internasional adalah guru yang mampu berkomunikasi tentang konsep atau hakekat segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan mengajarnya. Untuk mencapai hal demikian, maka guru perlu terus menerus belajar dan memperharaui pengetahuannya dengan cara membaca, mengikuti seminar dan workshop. Bacaan guru ditingkatkan menjadi sama atau lebih dengan bacaan guru-guru di luar negeri.

12. Guru bertaraf internasional adalah guru yang AKUNTABEL. Akuntabel maksudnya adalah guru mampu mempertanggungjawabkan secara ilmiah perbuatan mengajarnya baik kepada diri siswa, kepada Kepala Sekolah, kepada masyarakat, negara, maupun kepada komunitas pendidik. Wahana yang sangat baik untuk mewujudkan akuntabilitas mengajar guru adalah Lesson Study.

13. Guru bertaraf internasional adalah guru yang SUSTAINABEL. Sustainabel artinya adalah membudayakan perubahan. Wahana yang sangat baik untuk membudayakan perubahan adalah Lesson Study.

14. Guru bertaraf internasional adalah guru yang profesional. Hakekat profesional adalah melakukan pengembangan kompetensi mengajarnya secara ilmiah berdasarkan hasil-hasil penelitian dan referensi tingkat internasional. Salah satu wahana untuk meningkatkan profesionalisme guru adalah Lesson Study.

15. Kepala Sekolah bertaraf internasional juga harus mampu mengomunikasikan segala macam kebijakan, pengembangan dan manajemen sekolahnya, secara hakikinya.

16. Kepala Sekolah bertaraf internasional adalah Kepala Sekolah yang AKUNTABEL. Kepala Sekolah yang akuntabel harus mampu mempertanggungjawabkan pengembangan dan implementasi program sekolah secara ilmiah kepada negara, masyarakat baik nasional maupun internasional.

17. Kepala Sekolah bertaraf internasional adalah Kepala Sekolah yang SUSTAINABEL. Kepala Sekolah yang sustainabel adalah Kepala Sekolah yang mampu membudayakan perubahan dan mempromosikan inovasi bertaraf internasional atas segenap unsur sekolahnya.

18. Siswa bertaraf internasional adalah siswa yang mampu mengomunikasikan dunia kesiswaanya ditataran internasional dengan tetap berpegang kepada jati diri atau nilai-nilai lokal dan mempunyai pengetahuan dan ketrampilan global.

19. Agar sekolah bisa menjadi SBI maka perlu mengembangkan JEJARING SISTEMIK mulai dari tingkat sekolah, masyarakat, daerah, nasional, ragional dan internasiona. Kerjasama internasional dan benchmarking perlu diimbangi dengan keteguhan jati diri yang kokoh dan kerampilan serta pengetahuan yang cukup. Jika tidak maka seorang Profesor dari MIT Melbourne bahkan pernah mengingatkan "HATI-HATI DENGAN BENCHMARKING, JIKA TIDAK WASPADA MAKA HABISLAH RIWAYAT SEKOLAHANMU". Ingat bahwa Dunia adalah hutan rimba yang bisa menjadi sangat kejam dan buruk walupun juga bisa menjanjikan.

20. Untuk menuju SBI maka saya menyarankan agar "terjemah dan diterjemahkanlah antar semua unsur di sekolahan, masyarakat, daerah, pemerintah pusat dan atau bahkan dunia internasional". Itulah hakekat sekolah yang hidup. SBI adalah hidup. Hidup adalah proses, berubah dan berkembang. Janganlah pernah mengatakan hanya "pernah memperoleh prestasi", tetapi katakanlah juga "insyaAllah sedang mengukir dan akan memperolah prestasi".

21. Persoalan tersembunyi lainnya yang belum tergali yang dapat menjadi kinerja tambahan adalah BAGAIMANA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN GURU SECARA ALAMI, HAKIKI DAN MEMBUDAYA dalam lingkung sekolah. Lesson Study merupakan salah satu jawaban untuk itu. Maka salah satu usaha agar sekolah bisa menjadi SBI adalah mengembangkan Lesson Study di lingkungan sekolah, MGMP atau daerah masing-masing.

22. SBI tidaklah mungkin dicapai secara mandiri. Kerjasama dengan universitas sangat diperlukan, karena universitas menyediakan stok nara sumber dan akses kerjasama luar negeri. SBI memerlukan expert dari universitas maupun dari luar negeri untuk mensupervisi sekolah dan praktik pembelajarannya.
...


Demikian sebahagian dari hasil monitoring saya ke RSBI. Semoga Forum ini merupakan bentuk komunikasi kongkrit dalam rangka memperolah gambaran dan solusi yang komprehensif dan mendasar mengenai penyelenggaraan Kelas atau Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).

Kontribusi mahasiswa dan khalayak ramai dapat ditulis dan dilihat melalui Comment yang tersedia.

Atas partisipasinya, kami menguapkan terimakasih.

Ws. Wr. Wb.

Marsigit

52 comments:

  1. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Dari artikel tentang Sekolah Bertaraf Internasional, ada beberapa point yang penting yaitu tentang Guru bertaraf internasional. Didalam sekolah bertaraf internasional maka harus ada guru yang bertaraf internasional juga, guru yang mampu berkomunikasi tentang konsep atau hakekat segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan mengajarnya. Untuk mencapai hal demikian, maka guru perlu terus menerus belajar dan memperharaui pengetahuannya serta mengembangakan keprofesiannya sebagai guru secara berkelanjutan.

    ReplyDelete
  2. Sekarang SBI telah dihapuskan karena mungkin terjadi kastanisasi dalam pendidikan. Orang tua yang mampu dengan sumber dayanya dapat memberi dukungan pada anaknya untuk menyediakan segala kebutuhan misal laptop. Kemudian siswa yang kurang mampu secara ekonomi akan merasa minder untuk masuk SBI walaupun mempunyai potensi. Penggunaan kata Internasional mungkin menjadi penyebab seakan-akan terjadi kastanisasi pendidikan. Standar pendidikan dapat dilaksanakan atau mungkin ditingkatkan sehingga berkualitas tanpa ada istilah Internasional. Indikator emonev untuk SBI sebaiknya terus dilakukan, tetap dilakukan di sekolah untuk peningkatan kualitas pendidikan.

    ReplyDelete
  3. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Sekolah Berstandar Internasional atau SBI merupakan sekolah yang dapat dikatakan sebagai sekolah unggulan dan menjadi favorit bagi sebagian masyarakat. Namun, sekolah yang bertaraf RSBI dengan sekolah reguler tidak memiliki perbedaan dalam kualitas yang di dapat. Perbedaan hanyalah terdapat pada biaya sekolah yang lebih mahal. Dengan biaya yang sangat tinggi ini namun tidak diikuti dengan sistem pembelajaran serta fasilitas yang memadai pula. Penghapusan SBI terjadi karena pihak-pihak yang terkait dalam pengembangan SBI belum memahami apa tujuan dan manfaat SBI sesungguhnya.

    ReplyDelete
  4. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Sebenarnya Sekolah Berstandar Internasional (SBI) memiliki tujuan yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia, tetapi lagi lagi terkendala pada masalah prakteknya. Kurangnya sosialisasi dan persiapan menyebabkan timbulnya berbagai masalah. SBI bukan hanya tentang fasilitas sekolah yang lengkap, atau bukan hanya sekedar pengembangan kemampuan komunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris. Akan tetapi juga termasuk kualitas guru dan kepala sekolah yang setara dengan kualitas guru internasional. Hal tersebut pastinya membutuhkan persiapan yang sangat matang. Pelatihan-pelatihan dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas guru dan kepala sekolah. Karena pada kenyataannya jika dilihat dari aspek belajar mengajar di dalam kelas, guru SBI masih mengajar dengan metode pembelajaran yang hampir sama dengan sekolah nasional pada umumnya. Guru cenderung tidak memanfaatkan ICT walaupun fasilitasnya sudah tersedia di setiap kelas. Bahasa pengantar juga menggunakan Bahasa Indonesia, hanya buku teks yang bilingual. Sehingga kenyataannya SBI tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

    ReplyDelete
  5. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    proses dalam mencapai sekolah bertaraf internasional tidak semudah itu, karena beberapa kendala yang ada di negara kita sering menjadi penghalang. seperti contoh pola pikir kita, jangankan untuk bertaraf internasional, untuk melaksanakan sekolah wajib 9 tahun saja belum bisa terlaksana secara merata di seluruh indonesia. kendala-kendala utama seperti fasilitas dan transportasi yang kurang memadai menjadi penyebab yang sangat krusial kenapa kita masih belum juga bisa maju dalam pendidikan, padahal jika ditelusuri sumber daya bangsa Indonesia itu berpotensi besar untuk maju, karena bangsa indonesia bukanlah bangsa yang bodoh, banyak diantara kita yang memiliki kepintaran, hanya saja terkendala fasilitas, dana dll.

    ReplyDelete
  6. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Pada akhirnya sekolah bertaraf internasional atau SBI ini ditiadakan. Hal ini karena menurut MA tidak sesuai dengan peraturan perundang-udangan dimana seluruh warga negara mendapat hak yang sama dalam mengenyam pendidikan. Berdasarkan pengalaman pribadi saya memang terdapat seperti kesenjangan antara kelas SBI dan reguler. Misal dari segi fasilitas LCD, pendingin ruangan, buku, SPP dan sebagainya terdapat perbedaan yang lumayan signifikan. Hal ini baik langsung maupun tak langsung seolah memunculkan kecemburaan. Sehingga tepat jika program ini ditiadakan. Selain itu upaya mencapai universal value ini tidak dilandasi dengan local genius yang matang. Dan akibatnya seperti ini.

    ReplyDelete
  7. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Pencabutan Permendiknas No. 78 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Sekolah Bertaraf Internasional pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, tentu memiliki alasan tersendiri. Didirikannya RSBI akan terlihat diskriminasi dalam dunia pendidikan. Namun kualitas dari sekolah yang terlabeli RSBI tidak dapat dikatakan menurun. Jelas sekolah – sekolah tersebut merupakan sekolah unggulan di daerah setempat.

    ReplyDelete
  8. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Menurut PP No. 17 Th. 2010 : Satuan Pendidikan Bertaraf Internasional merupakan satuan pendidikan yang telah memenuhi standar nasional pendidikan dan diperkaya dengan standar pendidikan negara maju
    (yang dimaksud “negara maju” adalah negara yang mempunyai keunggulan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni tertentu). Menurut Permendiknas No. 78 Th. 2009: Sekolah Bertaraf Internasional adalah Sekolah yang sudah memenuhi seluruh standar nasional pendidikan (SNP) yang diperkaya dengan keunggulan mutu tertentu yang berasal dari negara anggota Organisasi for Economic Co-operation and Development (OECD) atau negara maju lainnnya (satriadharma 2011).

    ReplyDelete
  9. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Memiliki standar yang tinggi dapat meningkatkan kualitas suatu sekolah. Untuk menjadi SBI maka diperlukan metode pembelajaran bertaraf internasional (tentu Standar Proses dapat menjamin kesana) dan tenaga pendidik yang juga bertarag internasional. Banyak lembaga atau instansi baik negeri dan swasta yang mengaku telah berstandar internasional dengan menyediakan kelas bertaraf internasional namun hal itu tidak didukung oleh metode dan tenaga pendidik yang sesuai, banyak dari mereka hanya berorientasi agak lembaga nya terkenal atau di gandrungi oleh calon pembelajar. Padahal untuk menjadi seseorng dengan standar international dibutuhkan banyak komponen internasional, bukan sekedar sebatas nama dan fasilitas saja.

    ReplyDelete
  10. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Ini adalah berita yang say abaca mengenai RSBI (tersedia di www.tempo.co)
    Sekolah tanpa kasta. Itu menjadi satu dari berbagai alasan Mahkamah Konstitusi membubarkan sekolah berkategori internasional dan rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI). Adanya kategori semacam itu dianggap sebagai potensi diskriminasi dan kastanisasi dalam bidang pendidikan.
    Majelis hakim konstitusi menganggap pengkotakan status sekolah yang satu dengan yang lain mengikis rasa bangga dan karakter nasional, dua hal yang harus ditingkatkan oleh pemerintah. Sehingga majelis memutuskan, pemberian label pada sekolah semacam itu bertentangan dengan konstitusi.
    “Membangun pendidikan setara dengan mutu internasional tidak harus mencantumkan label bertaraf internasional,” kata Hakim Konstitusi Anwar Usman dalam sidang putusan di gedung MK, Selasa, 8 Januari 2013.
    Keputusan itu dibuat Mahkamah Konstitusi menindaklanjuti gugatan dari sejumlah murid, dosen, pemerhati pendidikan, dan Indonesian Corruption Watch. Mereka menggugat pembentukan sekolah bertaraf internasional pada pasal 50 ayat 3 Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional. Dalil mereka, sekolah dengan embel-embel ‘bertaraf internasional’ sangat rentan dengan penyelewengan anggaran dan menimbulkan sikap diskriminatif dalam dunia pendidikan. Apalagi RSBI mau didirikan di setiap kabupaten dan kota. Majelis menyikapi, siswa berkemampuan lebih atau di atas rata-rata perlu perlakuan berbeda. Namun perlakuan tadi tak boleh diaplikasikan dalam bentuk pengelompokan, dengan membuat sekolah berciri tertentu. Sekolah berstatus RSBI dianggap lebih menunjukkan perlakuan berbeda dari pemerintah terhadap hak para siswa. “Rintisan sekolah ini diperuntukkan bagi siswa yang memiliki nilai tinggi. Sedangkan sekolah biasa atau bukan RSBI akan terus ketinggalan,” kata Anwar.

    ReplyDelete
  11. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Menurut Permendiknas No 78 Tahun 2009, Sekolah Bertaraf Internasional adalah sekolah yang sudah memenuhi seluruh Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang diperkaya dengan keunggulan mutu tertentu yang berasal dari negara anggota OECD atau negara maju lainnya. Dengan konsep ini, SBI adalah sekolah yang sudah memenuhi dan melaksanakan standar nasional pendidikan yang meliputi: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian. Selanjutnya aspek-aspek SNP tersebut diperkaya, diperkuat, dikembangkan, diperdalam, diperluas melalui adaptasi atau adopsi standar pendidikan dari salah satu anggota OECD dan / atau negara maju lainnya yang mempunyai keunggulan tertentu dalam bidang pendidikan serta diyakini telah memiliki reputasi mutu yang diakui secara internasional, serta lulusannya memiliki kemampuan daya saing internasional. Dengan demikian diharapkan SBI harus mampu memberikan jaminan bahwa baik dalam penyelenggaraan maupun hasil-hasil pendidikannya lebih tinggi standarnya daripada SNP. Penjaminan ini dapat ditunjukkan kepada masyarakat nasional maupun internasional melalui berbagai strategi yang dapat dipertanggungjawabkan. Dari beberapa karaktertis SBI, terlihat bahwa SBI sangat menuntut keprofesionalan seorang guru. Seorang guru SBI sangat dituntut untuk menerapkan pembelajaran inovatif.

    ReplyDelete
  12. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPS Pendidikan Matematika C 2016

    Penyelenggaraan RSBI didasarkan pada pasal 50 ayat (3) UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas (Sistem Pendidikan Nasional), yang berbunyi “Pemerintah dan/atau pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan pada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan yang bertaraf internasional”
    RSBI adalah bentuk sekolah unggulan yang biayanya lebih mahal dari biaya kuliah. Demi seorang anak, orang tua pasti akan berkorban, dipaksa secara kasar atau halus berjuang untuk menyekolahkan anaknya. Hal ini sadar atau tidak sebenarnya mereka (orang tua) tertindas.

    ReplyDelete
  13. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Sekolah bertaraf internasional memiliki tujuan yang baik, yaitu meningkatkan kemampuan para siswanya dalam berbahasa Inggris. Hal tersebut dilakukan agar para siswa kita bisa bersaing dalam dunia internasional. Namun hal ini dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah untuk mencari dana guna membangun sekolahnya. Namun jika sekolah tersebut berada di kota, maka kualitas sekolah bertaraf internasional pasti akan lebih baik jika dijalankan.

    ReplyDelete
  14. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Sekolah Bertaraf Internasional menurut saya berperan dalam perkembangan pendidikan di Indonesia. Dalam perkembangannya baik sekolah yang bertaraf internasional atau pun tidak pastinya mengalami kendala. Terutama kendala dari guru. Guru pada sekolah yang bertaraf internasional kiranya mempunyai kompetensi yang bagus dan mampu berkomunikasi yang baik dengan siswanya agar sekolah mampu mengembangkan kualitasnya dengan baik dan siswa dapat belajar dengan maksimal juga. Guru juga mampu mengembangkan segala hal yang terkait dengan pembelajaran misalnya saja LKS dan media belajar yang lainnya.

    ReplyDelete
  15. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Sekolah bertaraf internasional benar benar semua bukunya biingual,laboratorium juga bertaraf international. Tetapi jika berbasis international fasilitas yang dimiliki sekolah, sarana prasarana masih mencoba untuk bertaraf international.

    ReplyDelete
  16. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Tuntutan pada sekolah berstandar internasional adalah pembelajaran yang bertaraf internasional juga, yaitu pembelajaran yang inovatif, student centered, guru sebagai fasilitator. Guru yang menggapai kesempatan adalah membuat siswanya menggapai kesempatan juga. Guru harus bisa menjadi progressive educator dan public educator. Progresive Educator, pendidik adalah tidak sekedar pengajar, peserta didik tidak lagi sekedar menerima ilmu tetapi anak telah merasa membutuhkan ilmu sehingga mereka akan mengembangkan sendiri kemampuannya menjadi sesuatu yang kreatif. Public Educator, merupakan pembelajaran berbasis masalah yang ada dalam kehidupan. Matematika bukan lagi menjadi ilmu yang abstrak tetapi konkret. Apabila menjadi guru yang inovatif, maka dalam kondisi apapun, SBI ada atau SBI dihapuskan tetap akan berguna. Karena saat ini kurikulum 2013 pun jug menuntut pembelajaran yang inovatif.

    ReplyDelete
  17. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika 2014
    SBI adalah sekolah atau madrasah yang sudah memenuhi standar nasional pendidikan dan diperkaya dengan mengacu pada standar pendidikan salah satu anggota OECD (Organization for Economic Development) dan atau Negara tertentu yang mempunyai keunggulan tertentu dalam bidang pendidikan sehingga memiliki daya saing di forum internasional.Kurikulum SBI disusun berdasarkan standar isi dan standar kompetensi lulusan yang diperkaya dengan standar dari negara maju.

    ReplyDelete
  18. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Program SBI pada dasarnya merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk menghasilkan SDM yang berkualitas yaitu warga negara yang unggul secara intelektual, moral, kompeten dalam IPTEKS, produktif, dan memiliki komitmen yang tinggi dalam berbagai peran sosial, ekonomi dan kebudayaan, serta mampu bersaing dengan bangsa lain di era globalisasi. Untuk proses pembelajaran pada sekolah SBI menerapkan pembelajaran yang berbasis teknologi, aktif, kreatif, efektif, menyenangkan dan kontekstual dengan menggunakan bahasa pengantar bahasa inggris dan atau bahasa asing lainnya yang digunakan dalam forum internasional bagi mata pelajaran tertentu.

    ReplyDelete
  19. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Sekolah bertaraf international sekarang ini bsia menjadi sekolah yang terfavofit bagi prang tua yang ingin menyekolahkan anak-anak nya. Padahal kalau secara umum sekolah yang bisa dan bertaraf international Cuma memeiliki perbedaan dari segi bahasa. dimana pada taraf international hampir 50 % lebih menggunakan bahasa asing. Maka syarat untuk menajdi SBI adalah Sekolah SBI haruslah didukung oleh komponen-komponen yang juga bertaraf internasional. Delapan pilar Standar Pendidikan Nasional ditambah Indikator Kinerja Kunci Tambahan diharapkan memberikan panduan agar suatu RSBI mampu menuju atau menjadi SBI. Dan juga Untuk menjadi SBI maka diperlukan metode pembelajaran bertaraf internasional (tentu Standar Proses dapat menjamin kesana). Kecenderungan metode bertaraf internasional adalah pembelajaran yang berorientasi kepada siswa dengan pendekatan konstruktivisme, dengan ciri-ciri sebagai berikut: a) berorientasi kepada siswa, b) hands-on activity, c) murid secara aktif membangun pengetahuannya dengan cara berdiskusi, mempresentasikannya dan mengambil kesimpulan secara mandiri, d) guru menggunakan metode dan media yang beraneka ragam, fleksibel dan dinamis, e) pengelolaan kelas yang melayani kebutuhan belajar beraneka kemampuan siswa, f) belajar melalui kerjasama dan diskusi, g) belajar sesuai dengan konteksnya, dst. Itulah salah dua syaratnya yang saya kemukakan.

    ReplyDelete
  20. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Ketika suatu sekolah sebagai Sekolah Bertaraf Internasional , pentinglah peran pendidik yang bertaraf Internasional juga. Jika kita kaitkan dengan artikel “the role of lesson study” , dimana lesson study adalah yang diperlukan oleh pendidik untuk meningkatkan kualitasnya. Dimana guru saling berkolaboratif dalam upaya meningkatkan proses pembelajaran. Sehingga akan dalam pembelajarannya dari mulai strategi yang digunakan, media belajar, bahan ajar akan menghasilkan siswa yang bertaraf Internasional.

    ReplyDelete
  21. Anisa Wahyu Nur Khasanah
    14301241010
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Sekolah RSBI bisa menjadi sekolah SBI jika mempunyai IKKT (Indikator Kinerja Kunci Tambahan) dari pencapaian 8 standar nasional. Indikatornya meliputi: sekolah SBI haruslah merupakan kebutuhan daerah, harus terdapat interaksi yang sinergis antar stake holder pendidikan, harus didukung oleh komponen-komponen yang juga bertaraf internasional, diperlukan model bertaraf internasional, dll.

    ReplyDelete
  22. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Tertanya konflik pendididikan dan pengajaran terjadi menyeluruh di setiap jenis sekolah, termasuk di sekolah RSBI. RSBI merupakan sekolah bertaraf internasional, tetapi ini tidak menjamin bahwa mutu dan kualitasnya sudah sesuai dengan kebutuhan siswa dan mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Tidak sedikit guru yang salah persepsi bahwa setiap aspek dalam RSBI sudah sempurna, misalnya penggunaan LCD yang dianggap sebagai strategi yang paling efektif. Padahal, jika PPT atau media lain yang ditayangkan melalui LCD tidak mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan tidak melibatkan siswa pun, maka ini sifatnya adalah teacher-oriented. Maka, dalam RSBI perlu adanya aktivitas saling menerjemahkan antar individu dan komponen sekolah, yaitu antara guru, siswa, kepala sekolah, tenaga kependidikan dan fasilitas yang mendukung sehingga kolaborasi yang seimbang akan mencapai tujuan pembelajaran yang optimal.

    ReplyDelete
  23. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Sekolah bertaraf internasional merupakan sekolah dimana pendidikan, sarana dan prasarana dalam kegiatan belajar sesuai dengan standar nasional pendidikan. Baik itu dalam perangkat administrasi maupun profesionalnya para pengajar pendidikan. Oleh karena itu, kemampuan guru harus ditingkatkan pula dengan belajar agar dapat memenuhi standar yang ditetapkan.

    ReplyDelete
  24. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Untuk menjadi SBI, RSBI haruslah memiliki beberapa indikator yang telah disebutkan di atas. Walaupun RSBI sekarang tidak lagi marak bahkan ada beberapa RSBI yang tidak lagi menerapkan kelas rintisan berstandar internasional. Hal ini salahsatunya dikarenakan dana operasional kelas RSBI yang tidak murah dan support dari pemangku kepentingan relatif kurang. Oleh karena itu banyak yang sekolah yang tidak menerapkan RSBI.

    ReplyDelete
  25. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Idealnya Pembelajaran dalam kelas RSBI harusnya menggunakan aktivitas tangan (hands on activity) secara aktif oleh siswa untuk belajar konsep tertentu. Akan tetapi berdasarkan paparan dalam tulisan di atas masih terdapat praktik pembelajaran teacher centered. Ditunjukkan dengan penggunaan powerpoint sebagai media pembelajaran yang sebenarnya adalah eskspositori sehingga dapat dikatakan Pembelajaran nya tidak inovatif.

    ReplyDelete
  26. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    SBI adalah sekolah bertaraf Internasional, konsep sekolah ini adalah SNP + X. Terdapat banyak kekeliruan dalam program ini, misalnya:
    1. Konsepnya masih lemah, program ini jelas tidak didahului dengan riset yang mendalam dan konsepnya lemah. Dengan menyatakan bahwa SBI = SNP + X, maka sebenarnya konsep SBI ini tidak memiliki bentuk dan arah yang jelas. Tidak jelas apa yang diperkuat, diperkaya, dikembangkan, diperdalam, dll tersebut.
    2. SBI = Pembohongan Publik, dengan program SBI ini Depdiknas memberikan persepsi yang keliru kepada para orang tua, siswa, dan masyarakat bahwa sekolah-sekolah yang ditunjuknya menjadi sekolah Rintisan tersebut adalah sekolah yang ‘akan’ menjadi Sekolah Bertaraf Internasional dengan berbagai kelebihannya. Padahal kemungkinan tersebut tidak akan dapat dicapai atau bahkan akan menghancurkan kualitas sekolah yang ada.
    3. Menciptakan Kesenjangan Soasial, Program SBI menjadikan sekolah yang mengikutinya menjadi eksklusif dan menciptakan kastanisasi karena hanya bisa dimasuki oleh anak-anak kalangan menengah ke atas. Tingginya pembiayaan yang dikenakan pada orang tua siswa membuat sekolah-sekolah SBI ini tidak dapat dimasuki oleh anak-anak dari kalangan bawah.
    4. Bertaraf Internasional Ujiannya Nasional?, Sedikit Lucu.. Meski menyandang nama ‘bertaraf internasional’ tapi siswanya masih harus ikut ujian nasional. Alangkah membingungkannya jika sebuah sekolah yang bertaraf INTERNASIONAL tapi kemudian masih harus mengikuti sebuah UJIAN NASIONAL!
    Demikian menurut kami, mohon maaf jika salah kata..

    ReplyDelete
  27. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Sekolah Bertaraf Internasioal memiliki indikator yaitu sekolah SBI merupakan salah satu kebutuhan Daerah dan masyarakat adat disamping sebagai program Pemerintah Pusat menurut peraturan perundangan. Untuk kepentingan dan komitmen stakeholder, harus ada interaksi yang sinergis dari mereka. Sekolah SBI didukung oleh komponen-komponen yang juga bertaraf internasional. Dan masih banyak lagi indikator dari SBI. Dengan berbagai indikator tersebut dapat kita nyatakan bahwa SBI merupakan RSBI yang memenuhi indikator yang diberikan tersebut.

    ReplyDelete
  28. Ainun Fidyana Syafitri
    14301244006
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dari artikel di atas dapat saya simpulkan bahwa untuk mengembangkan sekolah bertaraf internasional (SBI) maka perlu kesiapan baik dari segi sekolah, guru, kepala sekolah, maupun siswa yang harus bertaraf internasional. Kegiatan pembelajaran juga perlu disiapkan agar bertaraf internasional yang berorientasi kepada siswa. Perlu juga adanya kerja sama dengan universitas agar praktisi pembelajaran dengan taraf internasional dapat terpenuhi.

    ReplyDelete
  29. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Menurut saya sekolah bertaraf internasional hendaknya lebih mengedepankan kualitas pendidikannya yang sesuai dengan standar internasional. Fasilitas penunjang dan kemampuan berbahasa asing memang penting, tapi lebih dari itu kualitas pendidikan saya rasa lebih penting lagi. Nyatanya beberapa negara memiliki pendidikan yang maju dengan tetap mempertahankan bahasa dan budaya negaranya. Guru-guru perlu di latih untk memenuhi kebutuhan siswa dan sekolah bertaraf internasional.

    ReplyDelete
  30. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Dalam pembelajaran di Sekolah bertaraf internasional pembelajarannya juga harus bertaraf internasional dengan pendekatan kontruktivisme yang berorientasi pada siswa, hand-on activity, murid membangun pengetahuan berdasarkan diskusi kelompok, mempresentasikan dan lain sebagainya. Jika terapkan pada kurikulum 2013 model pembelajarannya yang mirip dengan RSBI adalah scientifik. Dan yang paling menarik dalam wacana di atas ialah SBI menjalin hubungan dengan narasumber dan kerjasama dalam mensupervisi sekolahnya. Seandainya sekolah-sekolah di Indonesia semua bisa menjadi SBI pendidikan di Indonesia pasti akan semakin terpandang di dunia.

    ReplyDelete
  31. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Perkembangan pendidikan di dunia ini sangat pesat. Mau tidak mau negri ini harus mau untuk berkembang maju, dengan adanya sekolah bertaraf internasional ini diharapkan dapat mengimbangi pendidikan di kancah Internasional. menjadikan sekolah bertaraf internasional ini tidaklah mudah, diperlukan kesiapan yang matang dari kurikulum, guru, dan sistem pendidikan disekolah tersebut.

    ReplyDelete
  32. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Sekolah bertaraf internasional (SBI) merupakan sebuah jenjang sekolah nasional di Indonesia dengan standar mutu internasional. Proses belajar mengajar di sekolah ini menekankan pengembangan daya kreasi, inovasi, dan eksperimentasi untuk memacu ide-ide baru yang belum pernah ada dengan visi Sekolah Bertaraf Internasional adalah “Terwujudnya Insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif secara internasional”. Adapun untuk proses pembelajaran dari sekolah berbasis SBI mempunyai berapa ciri-ciri sebagai berikut.
    1.pro-perubahan;
    2.menerapkan model pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan;
    3.menerapkan proses pembelajaran berbasis TIK pada semua mata pelajaran;
    4.proses pembelajaran menggunakan bahasa Inggris, khususnya mata pelajaran sains, matematika, dan teknologi;
    5.proses penilaian dengan menggunakan model penilaian sekolah unggul dari negara anggota OECD dan/atau negara maju lainnya, dan
    6. dalam penyelenggaraan SBI harus menggunakan standar manajemen intenasional

    ReplyDelete
  33. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Sekolah bertaraf Internasional adalah sekolah yang mempunyai komponen tingkat internasional. Seperti kepala sekolahnya, gurunya, fasilitasnya, sekolahnya, siswanya. Percuma saja jika sekolah dan fasilitas sekolah sudah internasional namun guru, kepala sekolah dan siswanya pun juga tidak setingkat internasional. Guru harus mampu menjadi guru yang kreatif dan inovatif dengan fasilitas sekolah yang sudah ada, kepala sekolah pun juga harus mampu menyupervisi guru-gurunya dengan baik, agar sekolah tersebut dapat menghasilkan siswa-siswa yang bertaraf Internasional juga.

    ReplyDelete
  34. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Perjalanan dan perjuangan yang harus ditempuh oleh sekolah RSBI menjadi SBI cukup banyak. Dan memang syarat-syarat tersebut jika mampu dipenuhi maka layaklah ketika sekolah tersebut menyandang sekolah dengan taraf internasional. Karena ketika nama SBI telah disandang oleh suatu sekolah maka proses pembelajaran pun harus konsisten terdapat perubahan ke arah yang lebih baik. Budaya mengajar yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa semakin ditekankan agar tujuan pendidikan yang sesungguhnya tercapai.

    ReplyDelete
  35. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sekolah Berstandar Internasional kiranya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam bersaing dengan negara lain, dan digunakan sebagai sarana perbaikan kualitas pembelajaran agar dapat mengejar ketertinggalan dengan negara lain. Banyak aspek pada pelaksanaan SBI yang perlu diperhatikan sebelum dapat dijalankan, diantaranya kesiapan guru, siswa, sekolah, dan lingkungan dalam menerapkan SBI. Karena semua aspek dalam SBI pastilah mengarah ke pembelajaran inovatif. Itu berarti guru perlu mendesain pembelajaran inovatif, siswa perlu menyiapkan diri dalam belajar aktif dan mandiri, sekolah pun juga berperan untuk menyediakan fasilitas yang memadai dalam terselenggaranya pembelajaran inovatif

    ReplyDelete
  36. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pengembangan sekolah menuju SBI (Sekolah Bertaraf Internasional) merupakan pengembangan dari sekolah RSBI menuju SBI. Taraf atau standar internasional yang dimaksud yakni harus memenuhi dan mempunyai Indikator Kinerja Kunci Tambahan yang ditambah dengan pencapaian delapan Standar Nasional Pendidikan. Sekolah SBI harus dibentuk atas kebutuhan masyarakat dan di dalamnya harus didukung dengan komponen-komponen yang bertaraf internasional termasuk guru, siswa, kepala sekolah, metode pembelajaran, pengelolalan kelas yang serba bertaraf internasional.

    ReplyDelete
  37. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Alangkah baiknya jika guru sekolah bertaraf nasional juga memiliki kompetensi guru sekolah bertaraf internasional seperti yang dituliskan di atas. Contohnya akuntabel dan sustainabel, bukankah guru bertaraf nasional juga perlu memiliki kompetensi tersebut? Menurut saya, semua kompetensi yang dituliskan di atas harus dimiliki juga oleh guru bertaraf nasional. Kemudian saya ingin menambahkan juga, bahwa guru bertaraf internasional haruslah memiliki wawasan nasional, sehingga meskipun mengajar sekolah bertaraf internasinal, karakter bangsa tidak akan terlupakan untuk ditanamkan ke pada siswa-siswa sekolah bertaraf internasional.

    ReplyDelete
  38. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Berdasarkan tulisan di atas diketahui bahwa perubahan dari RSBI menjadi SBI bukanlah perkara yang mudah. Bukan hanya karena bahasa pengantarnya adalah bahasa asing maka sekolah tersebut adalah SBI. Tetapi sebelum beralih ke sekolah yang berstandar internasional alangkah baiknya jika pemerintah memfokuskan terhadap sekolah yang berstandar nasional terlebih dahulu. Diperbaiki dahulu sistem yang ada pada sekolah berstandar nasional.

    ReplyDelete
  39. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Sekolah Berstandar Internasional sempat booming beberapa tahun yang lalu dimana setiap sekolah beupaya mendapatkan predikat RSBI, namun RSBI yang ada tidak sesuai dengan kualitas standart internasional yang sesungguhnya, yang membedakan RSBI dan regular hanyalah perbedaan biaya nya, namun kualitas nya hampir sama hanya mungkin adanya perbedaan fasilitas antara RSBI dan regular, karna hal ini maka ditinjau kembali lah adanya RSBI tersebut sampai akhirnya karena memang tidak sesuai dengan kulitas Internasional dan adanya banyak complaint karna yang membedakan dengan regular hanyalah biaya nya maka RSBI dihapuskan oleh pemerintah

    ReplyDelete
  40. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Membicarakan mengenai sekolah bertaraf internasional bukanlah sekedar sekolah yang mempunyai fasilitas yang lengkap seperti ketersediaan teknologi yang utuh seperti terpasangnya computer di setiap kelas da nadanya proyektor untuk pembelajaran serta penggunaan bahasa inggris yang diunggulkan. Namun sekolah bertaraf internosional mengembangkan kepada pola pikir siswa agar lebih kritis atas masalah-masalah modern yang muncul sekarang. Sehingga siswa mampu merasakan keingin tahuannya itu untuk motivasi untuk belajar.

    ReplyDelete
  41. Dwi Kawuryani
    S1 Pend.Mat I 2014
    14301241049
    Salah satu hal yang disebut kan diatas adalah guru bertaraf international. Dalam praktiknya pada sekolah bertaraf internasional, guru pengajar tidak sepenuhnya bertaraf international. Hal itu menjadi tidak sesuai dengan persyararan diatas, sehingga sekolah bertaraf international menjadi tidak mutlak. Sebagai calon guru kita memiliki kewajiban dalam meningkatkan kualotas guru, sehingga guru bertaraf international dapat terwujud.

    ReplyDelete
  42. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sekolah bertaraf internasional atau yang disebut sebagai SBI, dulu masih banyak yang minat untuk bersekolah di sana. Dari kacamata orang lura, SBI adalah sekolah yang memiliki standar internasional dan pembelajaran menggunakan bahasa inggris atau bahasa internasional. Namun untuk mendapatkan status tersebut tidak mudah, perlunya kerjasama antar banyak pihak. Baik dari pihak siswa, orang tua, guru, dinas pendidikan serta masyarakat sekitar yang dapat membantu kelancaran SBI ini.

    ReplyDelete
  43. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Belum adanya pemahaman yang mendasar mengenai SBI, standart nya bagaimana, manfaatnya bagaimana dan tujuannya yang ingin dicapai seperti apa membuat pelaksanaan SBI ini tidak berprosepek bagus, tujuan yang awalnya untuk meningkatkan kualitas SDM namun pelaksananya terkendala oleh praktek real dilapangannya, mahalnya biaya yang dibayarkan tidak sesuai dengan kualitas pendidikan yang sesuai standart internasional.

    ReplyDelete
  44. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sekolah Bertaraf International diperlukan kesiapan guru yang matang, dalam artian, guru mampu mengajar dengan standar internasional, banyak dimaknai bahwa SBI itu hanya menekankan pembelajarannya berbahasa inggris, tetapi kualitas atau materi beserta media yang digunakan masih tidak sesuai standar internasional, maka SBI diharapkan memiliki guru yang kompetensi mengajar berstandar internasional juga, memiliki wawasan bagaimana pembelajaran yang berlangsung di negara-negara maju.

    ReplyDelete
  45. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Sesuai judul di atas, sekolah dengan taraf internasional merupakan sekolah yang menggunakan acuan yang berstandar internasional. ada kekurangan dan kelebihan dari perubahan ini. Dalam penerapan sekolah bertaraf internasional itu sendiri juga memerlukan persiapan yang sangat matang. tidak hanya dari fasilitasnya namun juga dari kualitas guru guruunya

    ReplyDelete
  46. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saat ini memanglah sekolah bertaraf internasional tidak ada gaungnya lagi. Namun secara inplisit kurikulum sekarang mengembangkan sekolah bertaraf internasional. Bukan sebutannya lagi yang digaungkan namun sifat-sifat yang didalamnya. Sehingga pikiran siswa sesuai dengan perkembangan secara internasional namun dengan karakter Indonesia yang tetap melekat. Sehingga dalam penerapannya mungkin akan cukup lama mendapatkan hasinya. Namun tetap tunggulah dan rancang proses yang matang sehingga pembelajaran yang lebih baik terus terjalin.

    ReplyDelete
  47. Eka Novi Setiawan
    14301241044
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    menanggapi poin no 8, mungkin penggunaan media yang kurang tepat sehingga menjadikan pembelajaran teacher-centered. padahal apabila didayagunakan dengan baik, media dapat mempermudah siswa mengkonstruksi pengetahuan.

    ReplyDelete
  48. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    salah satu penerapan dalam sekolah bertaraf internasional yaitu menggunakan sarana prasarana yang baik atau yang sudah canggih. kelemahannya ada terkadang beberapa guru salah memanfaatkan fasilitas tersebut. guru hanya mneggunakan fasilitas yang ada saja sehingga suasana kelas menjadi tidak aktif tau pasif

    ReplyDelete
  49. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) merupakan kelas standar nasional pendidikan yang ditujukan dengan penyelenggaraan pendidikan beserta segala aspek intensitas dan kualitas layanan yang ditata secara efektif, professional untuk mencapai keunggulan mutu pendidikan baik nasional maupun internasional dengan karakteristik seperti penggunaan bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya sebagai bahasa pengantar secara aktif dan penggunaan ICT (Information and Communication Technology) dalam pembelajaran. Banyak pemahaman yang harus diluruskan tentang SBI, karena sebagian sekolah sering Mengklaim bahwa sekolahnya telah SBI, tetapi pada kenyataannya yang dilaksanakan belum sepenuhnya merupakan SBI. Harus iluruskan pemahaman bahwa ada sekolah yang memiliki kelas Internasional, Sekolah Internasional atau Sekolah Bertaraf Internasional. Masing-masing kategori di atas jelas sangat berbeda dalam segi pelaksanaannya.

    ReplyDelete
  50. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Majelis hakim konstitusi menilai pembentukan sekolah bertaraf internasional berpotensi mengikis rasa bangga dan karakter nasional. Hal ini bertentangan dengan konstitusi yang menganjurkan pemerintah untuk semakin meningkatkan rasa bangga dan membina karater bangsa. Majelis menyatakan, siswa yang memiliki kemampuan lebih atau di atas rata-rata memang perlu diperlakukan secara berbeda. Akan tetapi, hal itu tidak berarti harus diaplikasikan dengan membentuk SBI. Pembentukan sekolah bertaraf internasional lebih menunjukkan perlakuan pemerintah yang berbeda. Sebab, nilai rata-rata yang tinggi hanya bagi siswa RSBI sedangkan sekolah biasa akan terus ketinggalan.
    Ia juga menyatakan, dengan pembentukan RSBI, pendidikan berkualitas menjadi mahal. RSBI hanya dapat dinikmati beberapa kalangan. Ini menunjukkan ketidakadilan terhadap siswa.

    ReplyDelete
  51. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16


    Pada artikel diatas diketahui bahwa salah satu cara untuk menjadi guru yang akuntabel, sustainabel, dan profesional adalah dengan dilakukannya Lesson Study. Lesson study adalah model pembinaan (pelatihan) profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegialitas dan mutual learning untuk membangun komunitas belajar (Sumar Hendayana, 2009)

    ReplyDelete
  52. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16


    Pada artikel diatas diketahui bahwa salah satu cara untuk menjadi guru yang akuntabel, sustainabel, dan profesional adalah dengan dilakukannya Lesson Study. Lesson study adalah model pembinaan (pelatihan) profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegialitas dan mutual learning untuk membangun komunitas belajar (Sumar Hendayana, 2009)

    ReplyDelete