Feb 12, 2013

Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 25: Kompromi antar Pure Mathematics dgn School Mathemastics (Jawaban untuk Prof Sutarto Bgn Keempat)




Oleh Marsigit

Prof Sutarto,dan yang lain

Sangat Indah dan bermakna sangat mendalam apa yang dirumuskan oleh PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia), yaitu adanya Horizontal Mathematics dan Vertical Mathematics.

Itulah yang dikerjakan oleh PMRI menurut saya merupakan contoh School Mathematics. Dalam pemikiran PMRI maka sejak usia dinipun, sudah bisa dikenalkan adanya Vertical Mathematics walaupun masih sangat terbatas.

Dari sini saya akan mengembangkan pemahaman atau pemikiran secara kreatif misalnya adanya Pure Horizontal Mathematics, dan Pure Vertical Mathematics. Pure Vertical Mathematics inilah yang kemudian menjadi Pure Mathematics yang sering saya sebut-sebut sebagai produk dari Logicist-Formal-Foundationalist.

Maka saya mengajukan satu lagi istilah sebagai Quasi-Mathematics, yaitu daerah yang berada diantara Pure Horizontal Mathematics dan Pure Vertical Mathematics. Dengan Quasi-Mathematics kita dapat mempertemukan Pure Mathematics dan School Mathematics.

Dalam Quasi-Mathematics itulah maka saya dapat mengatakan bahwa di SD kita perlu mengintrodusir konsep "3+4=7" sebagai benar pada umumnya. Sedangkan 3pensil +4 buku merupakan contoh persoalan yang dapat digunakan untuk mengembangkan Subjective Mathematics bagi diri siswa (tanpa memblow-up nya sebagai hal yang kontradiktif).

Demikian terimakasih

37 comments:

  1. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Untuk menyatukan perbedaan antara matematika murni dan matematika sekolah, maka dapat dilihat dengan adannya quisi mathematics, yang berarti menyembunyikan sebutan ;kontradiksi dalam matematika, namun sebenarnya tetap terjadi didalam suatu konsep. Seperti pada conto 3+4=7 yang telah dijelaskan diatas. Sehingga apapun perbedaannya, intinya matematika harus mampu diterima oleh siswa dengan baik.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  2. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Saya sangat bersyukur, dari elegy ini membuka pikiran kita mengenai jalan tengah antara pure mathematics dan school mathematics, yaitu yang disebut dengan Quasi Mathematics. Dengan adanya Quasi-Mathematics berarti kita dapat mempertemukan Pure Mathematics dan School Mathematics. Sejauh ini kita tak bisa memaksakan untuk menerapkan Pure Mathematics di sekolah, karena mungkin akan berakibat matematika tidak disukai dan dibenci atau bahkan ditakuti oleh anak-anak setingkat SD dan SMP. Namun dengan Quasi Mathematics kita mampu memperkenalkan matematka menjadi lebeih sederhana terlebih dahulu, baru ketika semakin dewasa dan tinggi jenjang pendidikan yang ditempuh anak, perlahan akan menjadi hal yang abstrak atau lebih rumit lagi. Wallahu’alam bishowab.

    ReplyDelete
  3. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Elegi ini seperti menyuruh saya untuk melihat kembali isi dari skripsi saya mengambil judul RME atau PMRI dalam bahasa Indonesia. Sungguh metode yang sangat apik untuk diterapkan di kalangan peserta didik saat ini. Ternyata masih ada lagi yang bisa menggabungkan 2 kubu itu yaitu Quasi Mathematics. Hal ini membuat saya tertarik untuk lebih dalam memiliki pengetahuan tersbeut. Karena dengan adanya Quasi Matehmatics kita dituntut untuk memberika pembelajaran sesuai karakter siswa. benar 3+4=7 di siswa SD, tetapi bisa menjadi kontradiktif ketika kita bisa terbebas dari ruang dan waktu dengan tingkatan pengetahuan yang jauh lebih tinggi lagi.

    ReplyDelete
  4. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Terima Kasih Prof. Melalui elegi ini kami belajar tentang apa itu Quasi Mathematics. Quasi mathematic sebagai jalan tengah, perpaduan dan titik temu antara pure mathematics dan school mathematics, sehingga pembelajaran matematika tidak monoton ataupun terisolasi sendirian. Perpaduan pure mathematics dan school mathematic melahirkan kelengkapan dalam materi pembelajaran yang berusaha memfasilitasi subyek belajar agar pembelajaran dapat bermakna, matematika sebagai kegiatan sehari-hari dan mudah dipahami oleh sisw.Semoga para guru dapat mengmbangkan quasi mathematics ini Terima Kasih

    ReplyDelete
  5. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Jalan tengah dari dua sudut pandang yaitu antara pure mathematics dengan math education adalah quasi-mathematics berdasarkan artikel di atas. Sepakat dengan Pendidikan Mateamtika Relaistik Indonesia (PMRI), bahwa pendidikan matematika bisa diterapkan kepada anak dengan sedini mungkin meskipun masih terbatas pada beberapa konsep sederhana. Kemudian 3+4=7 bernilai benar dan bisa diajarkan kepada siswa sekolah dasar dengan jalan mengabaikan aspek kontradiktifnya.

    ReplyDelete
  6. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Dari elegi ini saya kembali menemukan istilah baru yaitu “quasi-mathematics”. Disini saya memahami bahwa quasi-mathematics merupakan jembatan penghubung antara matematika murni dan matematika sekolah, dimana hal ini dapat diterapkan ketika melaksanakan pembelajaran matematika di sekolah.

    ReplyDelete
  7. Junianto
    PM C
    17709251065

    PMRI merupakan salah satu cara mengajarkan matematika kepada siswa di sekolah dasar dan menengah yang mengaitkan masalah matematika dengan kehidupan siswa. Harapannya, dengan cara ini siswa menjadi lebih paham dan pembelajaran menjadi lebih bermakna dalam hati siswa. Menurut saya langkah ini juga cukup efektif dimana menurut beberapa penelitian, PMRI memang efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam matematika.

    ReplyDelete
  8. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Saling melengkapi antara Pure Mathemathics dan School Mathematics adalah hal tepat yang perlu dibiasakan. Apa yang baik dari keduanya sekiranya bisa dipadukan, akan semakin tepat apabila perpaduan tersebut mampu menutupi kekurangan yang ada pada keduanya.

    ReplyDelete
  9. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Pemikiran yang diberikan oleh prof Marsigit disini menginspirasi saya bahwa memang benar PMRI itu di desain untuk memfasilitasi peserta didik agar memiliki kemampuan matematika yang seimbang antara penerapan dengan dunia nyata dengan yang abstrak. Hal ini akan menjembatani siswa untuk tidak selalu berfikir bahwa matematika itu sulit karena lewat PMRI mereka mengetahui matematika berdasarkan pada pemahaman mereka
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  10. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Dalam belajar matmatika, siswa belajar untuk mengkonstruksi pengetahuannya dan berusaha memahami pengetahuan matematika itu secara relasional, tidak cukup instrumental. Quasi-Mathematics, yaitu daerah yang berada diantara Pure Horizontal Mathematics dan Pure Vertical Mathematics. Dengan Quasi-Mathematics kita dapat mempertemukan Pure Mathematics dan School Mathematics. Dengan demikian PMRI merupakan gerakan yang memperdayakan siswa dalam bidang matematika yang diperlukan untuk masa depan.

    ReplyDelete
  11. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Quasui mathematics adalah penghubung antara pure mathematics dan school mathematics. Quasi mathematics adalah jembatan di antara matematika horizontal dan matematika vertical. Matematika horizontal lebih kepada matematika sesuai dengan pengalaman siswa, kehidupan sehari-hari, atau hal-hal yang kongkrit. Sementara matematika vertika menuju ke arah matematika yang sangat pure mathematics. Quasi mathematics akan mengambil jalan tengah dengan mengkombinasikan keduanya.

    ReplyDelete
  12. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    PMRI memberikan solusi dimana matematika dibagi menjadi 2 yaitu vertical Mathematics dan horizontal Mathematics. Dengan begitu siswa ilmu dasar dapat mempelajari vertical math walau hanya sedikit demi sedikit. Efeknya pada siswa akan membuat siswa tidak overloaf karena tidak diberikan secara mentah tentang pure math.

    ReplyDelete
  13. Elegi diatas juga memberikan istilah baru, yaitu Quasi-Mathematics. Apalagi fungsinya yang dapat mempertemukan Pure Mathematics dan School Mathematics. Agar dapat diterapkan dengan baik di hadapan para siswa, maka Quasi-Mathematics haruslah tidak bersifat kontradiktif karena akan membingungkan para siswa. Guru harus mengajarkan matematika secara subjektif dalam pembelajarannya agar siswa lebih dapat memahami suatu persoalan dengan baik.

    ReplyDelete
  14. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Quasi Matematis adalah daerah yang berada antara pure horisontal mathematics dan pure vertical mathematics. Pada daerah ini matematika sekolah bisa termasuk didalamnya. Matematika yang nanggung istilahnya. Bukan bergitu juga, namun yang saya makssud adalah matematika yang sesuai dengan kebutuhan anak pada usia tersebut.

    ReplyDelete
  15. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia merumuskan Horizontal Mathematics dan Vertical Mathematics. Vertical Mathematics inilah yang kemudian kita kenal sebagai pure mathematics. Sebenarnya sedini mungkin siswa sebenarnya perlu untuk dikenalkan dengan vertical mathematics. Tentunya disesuaikan dengan kadarnya. Siswa SD perlu dikenalkan bahwa 2+3=5 adalah benar pada umumnya. Kasus 2 pensil+3 buku merupakan bagian lain yang perlu dijelaskan tanpa mengurangi kebenaran 2+3=5. Karena itulah guru harus dapat memilah bagaimana pure mathematics yang sesuai untuk siswa sesuai tingkatannya.

    ReplyDelete
  16. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C


    Agar dapat hidup berkesinambungan maka seharusnya matematika Horizontal dan Vertical matematika itu dapat bekerja sama dengan baik. Pendekatan dengan analitik saja akan menjauhkan matematika dengan anak dan mengenalkan matematika pada anak dengan cara mendekatkan matematika itu sendiri dengan pengalaman, maka anak akan menjadikan matematika itu lebih bermakna dan menyenangkan.

    ReplyDelete
  17. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Hal yang dapat saya refleksikan dari postingan tersebut adalah perbedaan dua kubu dapat mengahsilkan suatu teori dengan mencampurkan dua pendapat tersebut. Dalam postingan ini diberikan contoh penggabungan Horizontal Mathematics dan Vertical Mathematics. Sama halnya dengan analogi 3 buah cabe dengan 4 gram garam. Mungkin saat mereka berdiri sendiri cabe akan terasa pedas sekali dan rasanya juga tidka terlalu nyaman di lidah begitu pula dengan 4 gram garam yang akan membuat lidah kita terasa asin. Namun ketika keduanya dipersatukanakan menjadi sambal yang dapat membuat kita merasakan enaknya penggabungan dua macam bahan makanan tersebut. Sehingga saya dapat menyimpulkan bekerja sama lebih baik dari pada berdiri sendiri.

    ReplyDelete
  18. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Elegi ini menjelaskan bahwa PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia), yaitu adanya Horizontal Mathematics dan Vertical Mathematics. PMRI dapat diaplikasikan dari usia dini sampai dewasa karena PMRI merupakan pembelajaran yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  19. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Seperti yang telah dirumuskan PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia) bahwa terdapat Horizontal Mathematics dan Vertical Mathematics. Namun sejak usia dini sudah dapat dikenalkan adanya Vertical Mathematics . Dalam Pure Horizontal Mathematics dan Pure Vertical Mathematics terdapat istilah Quasi-Mathematics, yaitu di tengah-tengah antara keduanya. Dan bagi seorang guru harus dapat mengajarkan yang qusi-mathematics tersebut untuk pembelajaran di SD. Sehingga siswa hanya mempelajari matematika konkrit, bukan matematika abstrak yang masih membingungkan bagi siswa SD.

    ReplyDelete
  20. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017
    Alhamdulillah saya telah merampungkan 25 elegi pemberontakan pendidikan. Semoga apa yang telah saya baca menambah ilmu yang bermanfaat bagi saya dan dapat saya aplikasikan. Menarik sekali yang dibahas dari elegi ini, sebagai penutup ditekankan bahw guru walaupun tau terdapat kontradiksi dalam matematika namun jangan sampai membuat siswanya bingung. Guru matematika yang baik adalah yang mampu mecinptakan pembelajaran matematika yang efektif dan efisien, menyenangkan bagi siswa. Semoga semakin maju zaman semakin banyak guru yang berkualitas..aamiin

    ReplyDelete
  21. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Konsitensi dalam pure mathematics dijadikan acuan untuk hasil akhir namun kontradiksi dalam matematika sekolah dijadikan sebagai landasan berpikir agar logis dan konsisten. Sehingga pada elegi tersebut dicontohkan bahwa 3+4 =7 itu benar. Sedangkan 3 pensil + 4 buku itu dijadikan sebagai matematika subjektif bagi peserta didik agar mampu bernalar (berpikir) dan menemukan pengetahuan baru bagi mengapa dan bagaimana 3+4 = 7.

    ReplyDelete
  22. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  23. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Quasi mathematics perlu disosialisasikan sebagai model sintesis antara pure horizontal mathematics dan pure vertical mathematics. Jika 3+4=7 adalah hal yang menunjukkan kebenaran formal, maka 3 buku + 4 pensil adalah kondisi dimana matematika bisa berada dalam kondisi selain yang formal. Implikasinya dalam pendidikan matematika, sebaiknya matematika secara subjektif sudah diajarkan untuk anak usia dini. Sebab dengan cara tersebut, peserta didik tidak lagi bingung dalam memahami suatu persoalan atau masalah. Selain itu, tidak akan terjadi kebingungan (kotradiktif) dalam diri peserta didik sehingga dalam pendidikan sekolah dasar pun seyogyanya sudah ada materi tersebut. misalnya 2+3=5 benar pada umumnya, sedangkan 5 apel +2 permen merupakan contoh subjektif bagi diri peserta didik.

    ReplyDelete
  24. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 PMat C 2017

    Sangat menarik mengetahui istilah baru yaitu Quasi-Mathematics. Apalagi fungsinya yang dapat mempertemukan Pure Mathematics dan School Mathematics. Agar dapat diterapkan dengan baik di hadapan para siswa, maka Quasi-Mathematics haruslah tidak bersifat kontradiktif karena akan membingungkan para siswa. Guru harus mengajarkan matematika secara subjektif dalam pembelajarannya agar siswa lebih dapat memahami suatu persoalan dengan baik

    ReplyDelete
  25. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 Pmat C 2017

    Sebagai tambahan dari komentar saya di atas, Dari elegi ini saya juga menjadi tahu adanya Pure Horizontal Mathematics, dan Pure Vertical Mathematics, dan juga Pure Vertical Mathematics yang kemudian menjadi Pure Mathematics yang sering kita sebut-sebut sebagai produk dari Logicist-Formal-Foundationalist. Ada juga istilah baru yaitu Quasi-Mathematics, yaitu daerah yang berada diantara Pure Horizontal Mathematics dan Pure Vertical Mathematics. Dengan Quasi-Mathematics kita dapat mempertemukan Pure Mathematics dan School Mathematics. Quasi Mathematics mungkin bisa diartikan memberikan pemahaman tentang konsep sejak dini.

    ReplyDelete
  26. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Pemikiran yang bagus, pak. Memperdebatkan antara pure mathematics dan matematika sekolah akan tiada habisnya. Jalan terbaik adalah menemukan jembatan antara keduanya sehingga keduanya dapat saling berkontribusi dengan baik dalam pendidikan. Dengan adanya Quasi-Mathematics sebagai penengah antara keduanya tentu akan mempermudah pemahaman terhadap matematika itu sendiri.

    ReplyDelete

  27. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Setelah membaca seluruh artikel tentang matematika kontradiktif, saya menyadari bahwa matematika itu sangat luas, dan bukan sekedar operasi bilangan-bilangan saja, tetapi juga tentang hakekat matematika itu sendiri. Oleh karena itu, untuk menjadi matematikawan yang sebenar-benarnya, kita harus mempalajari hakekat matematika denga sedalam-dalamnya dan dengan seluas-luasnya. Pada istilah baru yang disebut sebagai quasi mathematics telah menjawab pertanyaan saya pada tanggapan saya di artikel sebelumnya. Lalu seperti apakah school mathematics itu, kenapa seolah yang saya pelajari dulu adalah pure mathematics tetapi juga school mathematics, ternyata quasi mathematics inilah yang saya temui.

    ReplyDelete
  28. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas

    Sebaiknya memang disediakan jembatan yang menghubungkan antara pure math dengan school math atau math edu, karena apabila masing-masing mengandalkan egonya maka siswa yang akan menjadi korban. Alasan mengapa fakultas matematika murni dan pendidikan matematika dipisah adalah bukan karena ketidaksengajaan, melainkan ada maksud tertentu karena ranah kajian keduanya berbeda. Apabila para pure mathematicians mengklaim bahwa mereka mampu membawahi kurikulum maka sebenarnya sama saja dengan tidak mengakui keberadaan para pakar math edu.

    ReplyDelete
  29. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. PMRI merupakan jalan tengah untuk mengajarkan matematika vertikal dan matematika horizontal secara bersamaan. Matematika vertikal yang lebih mengarah ke matematika murni diajarkan secara terbatas kepada siswa melalui PMRI. Dengan PMRI siswa belajar mengabtraksi matematika berdasarkan hal-hal yang ada di sekitar siswa.

    ReplyDelete
  30. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Pendidikan matematika realistik memang sesuai dengan kemampuan kognitif siswa. Dengan pembelajaran matematika dengan pendekatan realistik, siswa akan merasa bahwa matematika yang dipelajarinya tidak terlalu abstrak dan benar-benar memiliki kaitan dengan apa yang mereka lakukan di dunia mereka. Proses matematisasi horisontal dan vertikal akan memmbimbing siswa utnuk membangun matematikanya

    ReplyDelete
  31. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Artikel diatas membahas tentnang contoh pelaksanaan mathetmaics school yaitu menggunakan PMRI (pendidikan matematika relaisis Indonesia). dalam PMRI terdapat rumusan horizontal dan vertical mathematics. Dengan adanya PMRI ini matematika dapat dikenalkan kepada anak SD dan SMP melalui kejadian yang ada dikehudpan sehari hari mereka.

    ReplyDelete
  32. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    istilah-istilah pure Horizontal mathematic, Quasi mathematic, dan pure vertikal mathematic masih asing bagi saya, sebelumnya saya hanya mengenal istilah vertika dan horizontal yang saya pahami sebagai "arah", dimana vertikal dalah "arah" tegak lurus dari bawah ke atas atau kebalikannya, dan horizontal adalah "arah" mendatar atau terletak pada garis atau bidang yang sejajar dengan horizon atau garis datar.

    ReplyDelete
  33. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Dikarenakan adanya perbedaan antara pure mathematics dengan school mathematics, maka Quasi-mathematics dinilai dapat dijadikan sebagai jembatan penghunbung antar kedua kubu. PMRI atau RME yang selama ini sering digunakan penerapannya dalam pembelajaran, dinilai dapat dengan baik menjelaskan matematika murni. Maka diperlukan adanya hubungan antara vertikal dan horizontal dari matematika.

    ReplyDelete
  34. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Terimakasi pak atas pengetahuannya lagi mengenai quasi matematika. Aliran ini memandang matematika sebagai apa yang ahli matematika lakukan dan dengan semua kekurangan yang melekat pada aktifitas atau ciptaan manusia. Empirisme kuasi menampilkan “arah baru dalam filsafat matematika

    ReplyDelete
  35. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    PMRI merupakan pembelajaran ynag mengharuskan materi disajikan dalam konteks yang dapat dilihat, dipahami mikimahl dibayangkan oleh siswa. Pembelajaran matematika realistik mengembangkan matematika berdasarkan apa yang ada dalam kehidupan keseharin siswa dan hal tersebut benar-benar nyata sehingga sisw akan merasa dekat dengan matematika. Konsep matematika horizontal masih perlu diperkuat pondasinya sehingga akan mudah bagi guru di jenjang selanjutnya untuk mengembangkannya. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  36. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Konsep quasi matematika merupakan konsep baru bagi beberapa pembaca termasuk saya pribadi. Pada dasarnya matematika horizontal yang melambangkan dan kental dengan matematika sekolah akan terus ditingkatkan abstraksinya sesuai dengan kompleksitas materi dan kondisi atau tingkat psikologi siswa. Perlu diingat bahwa PMRI tidak lagi cocok diterapkan di SMA, karena psikologi siswa SMA bukan lagi berada pada operasional kongkrit namun telah beranjak ke operasional formal, sehingga pembelajaran matematika haruslah sedikit demi sedikit diberikan secara abstrak. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  37. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Pure Mathematics dan School Mathematics idelanya memang berbeda. Tetapi perbedaan tidak membatasi konsep dari keduanya yang sama-sama memiliki tujuan untuk mengajarkan matematika dengan cara yang sama-sama baik pula. Hanya saja di sini, antara Pure Mathematics dan School Mathematics memang tidak bisa dipakai atau diterapkan di tempat yang tidak selayaknya. Salah satu produk dalam perkembangan pendekatan pembelajaran yang cukup masuk akal jika disandingkan dengan Pure Mathematics dengan School Mathematics adalah Realistic of Mathematics Education (RME) atau di Indonesia lebih dikenal sebagai PMRI. Konsep PMRI dapat dipadupadankan dengan Pure Mathematics dan School Mathematics, sehingga diharapkan pemahaman siswa terhadap matematika dapat semakin meningkat.

    ReplyDelete