Feb 12, 2013

Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 9: School Mathematics




Oleh Marsigit

Ebbutt and Straker (1995) mendefinisikan SCHOOL MATHEMATICS, yang kemudian disebut saja sebagai Hakekat Matematika Sekolah sebagai berikut:
1. Matematika adalah kegiatan penelusuran pola atau hubungan
2. Matematika adalah kegiatan problem solving
3. Matematika adalah kegiatan investigasi
4. Matematika adalah komunikasi


Itulah hakekat matematika yang selama ini di pandang sebagai alternatif agar matematika di sekolah tampak lebih ramah dan menyenangkan bagi diri siswa.

23 comments:

  1. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Ebbutt and Straker (1995) menjelaskan mengenai Hakekat matematika sekolah yaitu diantaranya matematika sebagai kegiatan penelusuran pola atau hubungaan, kegiatan penyelesaian masalah, kegiatan investigasi dan komunikasi.

    ReplyDelete
  2. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Keempat hakekat matematika sekolah yang disebutkan Ebbutt and Straker mendukung adanya pembelajaran inovatif yang berorientasikan pada siswa. Dalam hal ini siswa tidak hanya dijadikan sebagai sebuah objek pembelajaran, namun siswa juga dijadikan sebuah subjek dalam pembelajaran dan guru hanya sebagai fasilitator.

    ReplyDelete
  3. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Matematika yang dipahami sebagai matematika sekolah adalah hakikat dari belajar matematika. Matematika sekolah menjadi alternatif agar pembelajaran matematika menjadi menyenangkan dan bukan menjadi pelajaran yang menakutkan dan tidak disukai siswa. Matematika dipandang sebagai aktivitas menjadikan pembelajaran matematika dilakukan melalui aktivitas-aktivitas yang mana siswa aktif terlibat di dalamnya dalam rangka membangun dan membentuk pemahaman terhadap konsep matematika.

    ReplyDelete
  4. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)


    Dari elegi ini diketahui bahwa hakekat matematika sekolah adalah kegiatan yang meliputi pola atau hubungan, problem solving, investigasi, dan komunikasi. Hakekat matematika ini merupakan solusi alternatif dan sangat berguna dalam menciptakan pembelajaran matematika yang menyenangkan. Dalam hal ini, guru hendaknya dapat menciptakan situasi pembelajaran matematika yang ramah dan menyenangkan bagi siswa, sehingga siswa dengan sendirinya termotivasi untuk belajar dan mengikuti proses belajar.

    ReplyDelete
  5. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)

    Hakekat matematika terdiri dari kegiatan mencari pola atau hubungan, kegiatan problem solving, kegiatan investigasi dan komunikasi. Tanpa pola atau hubungan, siswa mungkin tidak dapat mengerti mengenai matematika dan dasar-dasarnya. Tanpa kegiatan problem solving, tidak akan ada kegiatan investigasi. Tanpa investigasi siswa tidak akan mengetahui pola atau hubungan dari setiap konsep matematika dan tidak dapat melakukan kegiata bernalar. Sedangkan tanpa komunikasi, matematika yang ada dalam diri siswa hanya akan tetap sebagai suatu konsep dasar dan tidak berkembang karena tidak ada hal baru yang dipelajari. Dengan demikian, hakekat matematika ini penting. guru berperan membuat matematika menjadi sesuatu yang mudah dan menyenangkan di mata siswa. Maka tugas kita sebagai guru agar membuat siswa menyukai matematika.

    ReplyDelete
  6. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Dari keempat definisi school mathematics yang dikemukakan oleh Ebbut and Straker (1995) yang kemudian disebut sebagai hakekat matematika sekolah hampir mirip dengan langkah pembelajaran denan pendekatansaintifik yang sekarang kita kenal. Di sini pembelajran matematika berpusat pada siswa dan bertujuan agar siswa mampu memahami materi dengan pemikirannya sendiri. Denan kata lain siswa mampu menemukan pengetahuannya sendiri melalui pengalaman dan pemikirannya. Matematika oleh siswa dan untuk siswa. Guru hanya berkewajiban memfasilitasi siswa.
    Saya akan mencoba menanggapi poin ketiga yang mendefinisikan matematika adalah kegiatan investigasi. Saya setuju dengan hal ini. Karena matematika erat hubungannya dengan permasalahan-permasalahan dan permasalahan ini muncul karena adanya pertanyaan di dalam pikiran, pertanyaan adalah awal mula dari suatu ilmu pengetahuan. Jadi matematika didefinisikan sebagai kegiatan investigasi itu merupakan hal yang masuk akal karena dengan siswa bertanya saat belajar matematika maka ia telah melakukan investigasi dalam rangka membangun pengetahuannya tentang mateatika itu sendiri.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  7. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Begitulah hakikat matematika sekolah secara idealisme yang kebanyakan luntur pada realitanya karena kondisi yang ada. Kebanyakan matematika hanya dipandang sebagai latihan soal-soal sehingga kita bisa mengerjakan dengan benar. Selain itu dengan hadirnya makhluk bernama UN, matematika seolah menjadi momok dengan kebiasaan drillnya. Mari kita sebagai guru dan calon guru bersama mengembalikan hakikat matematika sekolah sesuai dengan tempatnya.

    ReplyDelete
  8. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Terimakasih Prof atas postingan elegi ini

    Pada elegi ini ditampilkan definisi School mathematics menurut Ebbut and Strakker (1995), disebutkan hakekat matematika, yaitu: 1) matematika adalah kegiatan penelusuran pola atau hubungan; 2) matematika adalah kegiatan problem solving; 3) matematika adalah kegiatan investigasi; 4) matematika adalah komunikasi. Sungguh ini pengetahuan baru bagi saya. Keempat poin tersebut sudah sering saya dengar digaung-gaungkan di media masa. Tapi sungguh, baru saya ketahui jika keempatnya merupakan hakekat matematika menurut Ebbut and Strakker.

    Matematika adalah kegiatan pola hubungan. Pada poin ini saya melihat bahwa matematika bukanlah ilmu yang didapatkan secara “sekonyong-konyong”. Oleh karena itu saya kurang setuju jika guru-guru memberikan alternatif penyelesaian soal dengan tips cepat tanpa memperkenalkan pada siswa alur pemecahannya.

    Matematika adalah kegiatan problem solving. Sama seperti ilmu-ilmu lainnya, merupakan suatu problem solving.

    Matematika adalah kegiatan inverstigasi. Saya rasa hal ini ada kaitannya dengan “Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 5: Peran Intuisi dalam Mathematical Research”. Bahwa salah satu aktivitas matematika adalah investiasi. Maka pada aktivitasinilah diperlukan suatu intuisi.

    Matematika adalah komunikasi. Ini benar-benar baru bagi saya. Matematika yang sejak dahulu saya sukai, saya mainkan angka-angkanya, saya jadikan teman angka-angka tersebut. Ternyata salah satu hakekat matematika adalah komunikasi.

    Terimakasih Prof, elegi ini sangat menarik

    ReplyDelete
  9. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Kami setuju apabila pada pembelajaran matematika hendaknya harus berupa kegiatan bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman empiris yang kemudian akan membantu siswa dalam membangun pemahamannya terhadap konsep matematika, dan bisa dikatakan dalam pembelajaran matematika di sekolah, matematika dipelajari secara induktif. Akan tetapi Pak Prof. Marsigit, kami pernah mengalami ketika ada kunjungan mahasiswa S1 dari suatu universitas ke Unit Media Alat Peraga Matematika di PPPPTK Matematika, seorang dosen pendamping mengatakan bahwa dengan membelajarkan matematika secara induktif itu tidak pas, karena matematika itu harus dipelajari secara deduktif. Menurut dosen tersebut, seribu contoh benar tidak membuktikan kebenaran suatu konsep matematika. Maka kami pun menjawab bahwa di sini (PPPPTK Matematika) berpandangan bahwa dalam mempelajari matematika akan lebih bermakna bagi siswa apabila siswa mengalami dulu, melihat dulu fenomena atau contoh dari konsep matematika tersebut dengan harapan siswa mempunyai pemahaman sekilas terkait dengan konsep yang akan dipelajari setelah itu baru digeneralisir dan selanjutnya mempelajari knsep tersebut secara deduktif.

    ReplyDelete
  10. Gamarina Isti R
    17790251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Saat siswa memahami suatu matematika atau ilmu lain ketika siswa dapat mengemukakan ilmu tersebut dengan kalimatnya sendiri, di mana siswa dapat menyapaikan pemikiran hasil skema yang terabstraksi dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh orang lain. Hal tersbeut dapat tampak terlihat saat proses diskusi dalam pembelajaran, siswa akan merekonstruksi pemikirannya yang akan disampaikan kepada teman-teman lainnya saling menyampaikan pendapat, menganalisis setiapp pendapat siswa tersebut untuk mendapatkan kesipulan dan kesepakatan bersama mengenai materi tersebut.Kemudian saat proses diskusi tersebut telah selesai maka siswa akan menyampaikan di depan kelas hasil diskusi kelompok tersebut. Penggunaan bahasa dalam menyampaikan pemikiran siswa kepada orang akan melatih siswa merepresentasikan angka dalam materi menjadi bahasa matematika yang mudah dipahami agar siswa dapat melihat suatu permasalahan dari sudut pandang matematika.

    ReplyDelete
  11. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Matematika sekolah disesuaikan dengan perkembangan psikologi berpikir siswa. Hakekat matematika sekolah yang dikemukakan oleh Ebbutt dan Straker (1995) memiliki makna masing-masing. Matematika sebagai kegiatan penelusuran pola atau hubungan bermakna siswa diberikan kesempatan untuk menemukan pola dan menghubungkan pengertian yang satu dengan yang lainnya. Matematika sebagai kegiatan problem solving bermakna siswa dilatih untuk memecahkan masalah matematika sehingga siswa memperoleh pengetahuan sesuai dengan yang diperlukan. Matematika sebagai kegiatan investigasi bermakna mendorong siswa untuk melatih keingintahuannya terhadap suatu permasalahan khususnya matematika. Matematika sebagai kegiatan komunikasi bermakna melatih siswa untuk memahami suatu permasalahan matematika yang kemudian pengetahuannya tersebut dikomunikasikan baik secara lisan maupun tulisan.

    ReplyDelete
  12. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb.

    Terimakasih banyak Pak prof

    Untuk memahami sudut pandang antara siswa dan matematika dibutuhkan pemahaman dibutuhkan guru sebagai perantaranya.Pemahaman yang dimaksud sebagaimana menurut Ebbutt and Straker (1995) pada nomor empat bahwa matematika adalah komunikasi.Di dalam membangun pemahaman tersebut perlu adanya komunikasi sehingga siswa dapat berpikir dan merasa ternyata di dalam belajar matematika mereka menemukan banyak hal yang menyenangkan.Siswa dapat menjadikan matematika sebagai teman bicara dan bukan sebagai musuh.

    ReplyDelete
  13. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Terima kasih Prof, melihat dari definisi-definisi diatas, inti dari matematika adalah kegiatan. Salah satu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada kegiataan adalah pendekatan matematika realistik. Tema matematika realistik memang menjadi salah satu tema penelitian yang sangat populer sekarang ini karena matematika realistik lebih menekankan pada kegiatan.

    ReplyDelete
  14. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Matematika sejatinya bersifat abstrak sehingga sangat sulit untuk dijangkau oleh anak-anak. Sesuai dengan kodratnya, anak-anak berada di dalam ranah konkert. Maka agar matematika yang abstrak dapat dengan mudah bergaul dengan anak-anak, matematika harus dihadirkan dalam bentuk lain yang sesuai dengan perkembangannya. Matematika sekolah yang dicetuskan oleh Ebbutt dan Straker ini dapat menjadi salah satu solusinya, yaitu matematika sebagai kegiatan penelusuran pola atau hubungan, problem solving, investigasi, dan komunikasi. Hakekat matematika sekolah tersebut sebaiknya benar-benar diaplikasikan di dalam dunia pendidikan agar matematika bisa dipelajari oleh siswa.

    ReplyDelete
  15. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Pada elegi ini, dalam membelajarkan matematika kepada siswa harus dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Saya ingat saat perkuliahan filsafat, bapak Marsigit pernah berkata bahwa matematika untuk anak SD itu bukan ilmu tetapi aktivitas. Jadi maksudnya matematika itu harus dikaitkan dengan aktivitas sehari hari. Sehingga dengan menyajikan matematika dalam kehidupan sehari-hari siswa diharapkan akan menjadi lebih paham dan menambah motivasi siswa dalam belajar matematika.

    ReplyDelete
  16. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Matematika sekolah memuat 4 hal seperti yang telah disebutkan di atas.
    Sebagai seorang pendidik, alangkah baiknya jika kita dapat menerapkan matematika sekolah tersebut pada saat mengajar.
    Misalnya saja melatih siswa melihat suatu pola atau hubungan dari sebuah fenomena, membiasakan melakukan problem solving dan penyelidikan, serta mengkomunikasikan hasil diskusi dan hasil pemikirannya kepada orang lain. sehingga matematika dapat menjadi ratunya ilmu daam kehidupan untuk memperoleh gagasan dalam menyelesaikan masalah.

    ReplyDelete

  17. Anisa SafitriNovember 8, 2017 at 3:39 AM
    Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    pada hakikat matematika sebagai pola dan hubungan merupakan matematika merupakan ilmu yang membangun sikapmenjadi sistematis dalampemikiran sehingga permaslahan matematika dapat dilihat dengan melihat suatu pola yang menunjukkan kecenderungan terhadap sesuatu. pola -pola yang terbentuk dari suatu kegiatan akan dapat dilihat kearah kesimpulan atau kearah keputusan karena setiap pola mempunyai hubungan.
    pada hakekat kedua matematika sebagai kegaitan problem solving merupakan pembelajaran didalam kelas harus berorientasi pada pemecahan masalah, karena dengan pembelajaran yang berfokus pada pemecahan masalah akan membantuk siswa lebih kreatif dan inovatif serta tepat dalam mengambil keputusan atau menyelesaikan permasalahan matematika yang harapannya adalah pengetahuan yang didapat dapat diterapkan dalamkehidupan sehari-hari siswa.

    ReplyDelete
  18. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B 2017

    Assalamu'alaikum wr.wb

    matematika yang dianggap ramah menurut siswa, khususnya mereka yang senang dengan pelajaran matematika saat masih sekolah, sesungguhny ahanya sebagian kecil dari matematika yang sebenarnya, atau pure math. di sekolah mereka hanya mempelajari tentang pola, problem solving, investigaasi dan komunikasi. saay ingin membagi pengalaman ketika saya masih S1, saya mengambil jurusan matematika. di awal semester saya dan hampir semua teman sekelas agak sedikit shock. karena waktu masih sekolah, kami sangat senang dengan pelajaran matematika, itulah sebabnya kami mengambil jurusan matematika. tetapi ketika mempelajari matematika murni, ternyata banyak hal yang abstrak disana, terutama theorema2 yang bagi beberapa teman-teman saya merupakan hal yang mengerikan. ada beberapa teman yang menyerah dan memilih pindah jurusan. sedangkan yang lainnya yang masih bertahan, memilih konsentrasi statistik, karena menurut mereka lebih mudah daripada aljabar dan kawan-kawan lainnya yang abstrak. tapi disana lah saya melihat keindahan matematika, yang memerlukan intuisi sebagai bagian dari dirinya.

    ReplyDelete
  19. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Dari ke empat hakikat tersebut memberikan makna bahwa pelajaran matematika sangat penting dikuasai oleh peserta didik. Melalui pelajaran matematika siswa dilatih untuk menemukan masalah serta berusaha menyelesaikannya dengan pengetahuan dasar atau terapan yang telah dimilikinya. Dengan mempelajari matematika diharapkan siswa juga dapat menguasai seperangkat kompetensi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, penguasaan materi matematika bukanlah tujuan akhir dari pembelajaran matematika, akan tetapi penguasaan materi matematika hanyalah jalan untuk mencapai penguasaan kompetensi

    ReplyDelete
  20. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Terimakasih Bapak atas pengetahuannya, bahwa ternyata hakikat matematika sekolah adalah keempat hal ini yakni matematika adalah mengeksplorasi relasi atau hubungan, matematika adalah problem solving, matematika adalah kimunikasi, dan matematika adalah investigasi. Keempat hal ini dapat menjadi landasan bagi kita yang mengajar di sekolah agar matematika dapat tersampaikan dengan baik ke siswa. Hal ini mempertegas bahwa seyogyanya matematika sekolah diajarkan tidak dengan definisi dan teorema tetapi lebih kepada menginvestigasi dan mengeksplorasi kehidupan nyata menjadi ilmu matematika.

    ReplyDelete
  21. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya setuju dengan definisi matematika sekolah oleh Ebbut and Straker (1995) diatas, bahwa matematika itu diantaranya adalah kegiatan problem solving dan kegiatan investigasi, dengan adanya kegiatan-kegaiatan tersebut dapat menjadi bekal untuk siswa dalam menerapkannya ke dalam kehidupan sehari-harinya. Melatih kemampuan mereka dalam menyelesaikan masalah tidak hanya dalam matematika tetapi kehidupan sehari-hari. Selain itu kegiatan investigasi nantinya dapat bermanfaat untuk mereka sebagai peneliti dalam kehidupannya dan dalma lingkungan tempatnya bekerja.

    ReplyDelete
  22. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Saya baru mengetahui bahwa hakekat matematika bisa sebegita luasnya, digambarkan dalam 4 bentuk. Meskipun begitu, ke empat bentuk ini sebenarnya bisa kita rasakan jika kita mencoba merenungi matematika. Misalnya dalam pelajaran deret aritmatika maupun deret geometri, saat itu kita sedang belajar melihat pola melalui matematika. Dan saya kira masih banyak lagi contoh yang lain.

    ReplyDelete