Feb 12, 2013

Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 9: School Mathematics




Oleh Marsigit

Ebbutt and Straker (1995) mendefinisikan SCHOOL MATHEMATICS, yang kemudian disebut saja sebagai Hakekat Matematika Sekolah sebagai berikut:
1. Matematika adalah kegiatan penelusuran pola atau hubungan
2. Matematika adalah kegiatan problem solving
3. Matematika adalah kegiatan investigasi
4. Matematika adalah komunikasi


Itulah hakekat matematika yang selama ini di pandang sebagai alternatif agar matematika di sekolah tampak lebih ramah dan menyenangkan bagi diri siswa.

67 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Berdasarkan artikel, jelas bahwa matematika sekolah cocok untuk diterapkan pada pelajar muda. Hal ini karena hakikat matematika sekolah dipandang sebagai alternatif bahwa matematika sekolah tampaknya lebih ramah dan menyenangkan bagi siswa. Matematika sekolah juga berbeda dengan matematika formal karena matematika formal hanya untuk tingkat universitas, sehingga matematika formal akan menjadi sia-sia dan tidak berarti bagi siswa SD. Itu sebabnya orang dewasa atau guru tidak bisa mengajar matematika formal untuk siswa SD.

    ReplyDelete
  2. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Saya setuju dengan wacana diatas, dan saya yakin kalau hal itu bisa diterapkan guru dalam pembelajaran matematika maka matematika itu akan menjadi pelajaran yang disenangi oleh siswa. Namun kenyataan dilapangan jauh berbeda dengan hakikat matematika itu sendiri, sehingga menyebabkan matematika menjadi pelajaran yang menakutkan, membosankan dan tidak mempunyai manfaat.

    ReplyDelete
  3. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dari elegi ini, hakekat matematika sekolah menurut Ebbut lebih menekankan atau memperhatikan pada segi psikologis siswa. Dimana matematika sekolah memang seharusnya menyenangkan agar dapat menarik minat siswa terhadap matematika dan tidak membuat siswa takut terhadap matematika.

    ReplyDelete
  4. Matematika sekolah diajarkan disetiap jenjang pendidikan. Matematika mempunyai manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Pendapat Straker tentang matematika sekolah dapat dijadikan pedoman dalam mengajar matematika di sekolah. Ada standar lain atau pedoman lain yang juga dapat digunakan untuk pembelajarn di sekolah misal NCTM. Atau kita juga dapat membuat standar atau pedoman sendiri dengan memilih atau menambah yang disesuaikan dengan karaktersitik siswa dan manusia Indonesia. Semoga ada ahli Indonesia atau lembaga Matematika atau MGMP matematika yang dapat membuat standar dan pedoman Matematika untuk Indonesia.

    ReplyDelete
  5. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Dalam pelaksanaan pembelajaran matematika di sekolah harus memperhatikan ruang lingkup matematika sekolah, yang dilihat dari segi penyajian, pola pikir, semesta pembicaraan dan tingkat keabstrakan. Penyajian matematika sekolah tidak harus diawali dengan teorema maupun definisi, tetapi haruslah disesuaikan dengan perkembangan intelektual siswa. Misalkan ketika menyajikan topik teori peluang tentang kejadia, ruang sampel, kejadian bebas dan lain-lain tidak langsung kepada definisi atau teorema tetapi melalui pendekatan konkret atau induktif dengan melakukan percobaan sederhana misalnya melantunkan dadu yang dapat dilakukan sebagai awal pembelajaran. Pola Pikir matematika sekolah dapat menggunakan pola pikir deduktif maupun pola pikir induktif. Hal ini harus disesuaikan dengan topik bahasan dan tingkat intelektual siswa. Sebagai kriteria umum, biasanya di SD menggunakan pendekatan induktif lebih dulu karena hal ini lebih memungkinkan siswa menangkap pengertian yang dimaksud sedangkan untuk siswa SMP dan SMA lebih menekankan pola pikir deduktif. Selanjutnya semesta pembicaraan matematika sekolah perlu memperhatikan tingkat perkembangan intelektual siswa, maka matematika yang disajikan dalam jenjang pendidikan juga menyesuaikan dalam kekompleksan semestanya. Semakin meningkat tahap perkembangan intelektual siswa, maka semesta matematikanya semakin diperluas. Contohnya operasi bilangan bulat pada Kurikulum 2004 di SD dibatasi pada operasi penjumlahan dan pengurangan saja. Operasi yang berlaku pada bilangan bulat lainnya seperti perkalian, pembagian dan perpangkatan tidak diberikan. Tingkat keabstrakan matematika sekolah juga harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan intelektual siswa. Di SD dimungkinkan untuk “mengkonkretkan” objek-objek matematika agar siswa lebih memahami pelajaran. Namun, semakin tinggi jenjang sekolah, tingkat keabstrakan objek semakin diperjelas. Contohnya dalam pembelajaran bilangan di SD, siswa tidak langsung diperkenalkan simbol “2” ataupun “3” beserta sifat urutannya, tetapi dimulai dengan menggunakan benda-benda konkret dan menyuguhkan sifat urutan/relasi sebagai sifat “lebih banyak” atau “lebih kurang”.

    ReplyDelete
  6. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Matematika sekolah dirancang agar siswa menjadi aktif, kreatif dan senang dalam mempelajari matematika. Sedangkan jika matematika formal yang diberikan kepada siswa, hal tersebut akan menyebabkan banyak siswa yang merasa tertekan dan frustasi saat belajar matematika. Oleh karena itu guru harus mengubah cara pandang mereka tentang matematika yang seharusnya di ajarkan di sekolah. Matematika yang ramah dan menyenangkan bagi siswa. Sesuai dengan definisi matematika sekolah, yaitu matematika merupakan kegiatan. Oleh karena itu, pembelajaran matematika seharusnya di rancang sebagai kegiatan-kegiatan yang melibatkan siswa dan menstimulasi siswa untuk lebih aktif, kreatif, senang dan antusias dalam mengikuti pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  7. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dari keempat poin diatas tentunya memiliki hubungan yang saling keterkaitan antara poin yang satu dengan yang lainnya. Keempat poin tersebut tentu sebuah proses menuju pembelajaran yang inovatif. Matematika sebagai pola merupakan sebagai penelitian pola dari struktur, perubahan dan ruang.
    Di lain sisi kadang kala kegiatan problem solving menjadi momok menakutkan untuk siswa belajar matematika, karena kegiatan problem solving kadang kala tidak dikemas dalam kegiatan yang menyenangkan sehingga cenderung dihindari oleh siswa. Oleh karena itu untuk menjalani hakekat matematika ini adalah suatu tantangan buat saya sendiri sebagai calon pendidik dimasa yang akan datang.

    ReplyDelete
  8. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dunia anak merupakan masa pengenalan yang penuh dengan kegembiraan tanpa beban pemikiran yang mendalam. Dan dunia anak ini adalah dunia yang realistik maka semestinya matematika disajikan dengan penuh kegembiraan dan realistik dalam pembelajarannya di sekolah. Karena begitu pentingnya matematika dalam kehidupan manusia. Matematika sekolah khususnya bagi anak tentunya dikemas dan disesuaikan dengan perkembangan anak. Salah satu hakekat matematika sekolah adalah Matematika adalah kegiatan problem solving. Dalam hal ini tentunya guru harus menyediakan lingkungan belajar matematika yang merangsang timbulnya persoalan matematika, membantu siswa memecahhkan persoalan, matematika menggunakan caranya sendiri, membantu siswa mengetahui informasi yang diperlukan untuk memecahkan persoalan matematika, mendorong siswa untuk berpikir logis, konsisten, sistematis dan mengembangkan sistem dokumentasi/catatan, mengembangkan kemampuan dan ketrampilan untuk memecahkan persoalan, membantu siswa mengetahui bagaimana dan kapan menggunakan berbagai alat peraga/media pendidikan matematika seperti : jangka, kalkulator, dll.

    ReplyDelete
  9. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Dalam tulisan ini, hakekat Matematika Sekolah sebagai berikut: 1. Matematika adalah kegiatan penelusuran pola atau hubungan, 2. Matematika adalah kegiatan problem solving, 3. Matematika adalah kegiatan investigasi, 4. Matematika adalah komunikasi. Matematika adalah kegiatan penelusuran pola atau hubngan yang artinya bahwa matemtika itu mencari hubungan antara suatu kejadian dengan kejadian lain, menghubungkan konsep dengna konsep lain atau bahkan menghubungkan konsep matemtika dengan kehidupan sehari-hari. Matematika adalah kediatan problem solving yang artinya adalah matemtika itu suatu kegiatan memecahkan masalah dengan menggunakan ilmu atau konsep yang telah dimiliki. Dan untuk point ketiga dan keempat dapat dijadikan sebagai asas pragrmatis dari matematika yaitu melakukan investigasi untuk menyelesaikan masalah dan selanjutnya akan terjalin komunikasi di dalamnya, baik itu antara guru dengan siswa, siswa dengan guru, siswa dengan siswa ataupun siswa dengan orang lain disekitarnya.

    ReplyDelete
  10. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Matematika adalah kegiatan penelusuran pola atau hubungan
    Saya pernah membaca sebuah artikel yang menyatakan bahwa matematika itu indah. Matematika penuh dengan keteraturan yang dapat dikatakan sebagai pola. Di dalam matematika sekolah keteraturan dan pola tersebut dapat dimunculkan, salah satunya dengan alat peraga. Alat peraga tersebut berguna untuk siswa dalam mempelajari bagaimana keteraturan dan pola struktur yang terdapat dalam benda yang sedang diperhatikannya itu. Keteraturan tersebut kemudian oleh siswa dihubungkan dengan intuitif yang telah melekat pada dirinya.

    ReplyDelete
  11. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Pada elegi pemberontakan pendidikan matematika ke-8, terdapat sebuah pertanyaan tentang apa itu matematika sekolah?
    Elegi ini menjelaskan tentang matematika sekolah menurut Ebbutt and Straker. Dari definisi di atas, yakni matematika merupakan kegiatan penelusuran pola atau hubungan, kegiatan problem solving, kegiatan investigasi, dan kegiatan komunikasi. Dengan demikian, dengan kata lain, matematika sekolah dipandang sebagai sebuah kegiatan sosial. Tentunya dalam kegiatan tersebut terjadi interaksi baik antar siswa maupun siswa dengan guru, bahkan interaksi siswa dengan benda-benda mati seperti alat peraga matematika. kita ketahui bahwa anak-anak sangat suka dengan kegiatan sosial atau berinteraksi, bermain, dan lain sebagainya. Definisi matematika sekolah tersebut sangatlah cocok untuk anak-anak, sehingga anak-anak tidak ada alasan lagi untuk tidak menyukai matematika. akan sangat berbeda jika image yang dibangun tentang matematika kepada anak-anak merupakan rumus-rumus, definisi-definisi. Hal itu tidak sesuai dengan tahapan perkembangan intelektual mereka.

    ReplyDelete
  12. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Matematika adalah kegiatan problem solving
    Di dalam kehidupan sehari – hari tidak jarang ditemukan masalah matematika. Jadi merupakan salah besar apabila matematika hanya ada di dalam teori. Matematika banyak digunakan di berbagai bidang, misalkan dunia teknologi seperti grafis, IT dan sebagainya, dunia ekonomi yang tidak jauh dari perhitungan, dan bidang – bidang lainnya. Jadi dalam proses pembelajaran pun siswa hendaknya dibiasakan terlatih untuk memecahkan masalah – masalah kontekstual. Diawali dari masalah yang kecil, untuk menanamkan penalaran yang tajam untuk siswa, hingga ke depannya dapat menyelesaikan masalah yang lebih spesifik dan lebih besar.

    ReplyDelete
  13. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    hakikat matematika yang diambil berdasarkan ontologi matematika, berdasarkan artikel ini terbgai menjadi matematika sebagai kegiatan penelusuran, problem solving, investigasi dan komunikasi memang merupakan matematika yang dapat dikembangkan di sekolah untuk para siswa.
    pemabagian ini tentu berasal dari definisi kegunaan dari matematika itu sendiri yang mengacu pada objek kajiannya.

    ReplyDelete
  14. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)

    Dalam NCTM 2000, di Amerika, disebutkan bahwa terdapat lima kemampuan dasar matematika yang merupakan standar yakni pemecahan masalah (problem solving), penalaran dan bukti (reasoning and proof), komunikasi (communication), koneksi (connections), dan representasi (representation). Dengan mengacu pada lima standar kemampuan NCTM di atas, maka dalam tujuan pembelajaran matematika yang ditetapkan dalam Kurikulum 2006 yang dikeluarkan Depdiknas pada hakekatnya meliputi (1) koneksi antar konsep dalam matematika dan penggunaannya dalam memecahkan masalah, (2) penalaran, (3) pemecahan masalah, (4) komunikasi dan representasi, dan (5) faktor afektif. Dalam kedua dokumen tersebut, kemampuan koneksi matematik merupakan kemampuan yang strategis yang menjadi tujuan pembelajaran matematika. Standar Kurikulum di China tahun 2006 untuk sekolah dasar dan menengah juga menekankan pentingnya koneksi matematik dalam bentuk aplikasi matematika, koneksi antara matematika dengan kehidupan nyata, dan penyinergian matematika dengan pelajaran lain (http://www.apecneted.org).

    ReplyDelete
  15. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Hakekat matematika menurut Ebbutt dan Straker hampir sama dengan NCTM yang menyatakan kemammpuan matematis siswa meliputi pemecahan masalah, penalaran, komunikasi matematis, koneksi matematis, dan representasi matematis. Semua kompetensi baik dari Ebbut dan Straker maupun dari NCTM harus dapat dikembangkan oleh guru melalui beberapa model atau pendekatan yang digunakan dalam proses belajar. Sehingga guru harus benar-benar mengetahui karakteristik siswa sebelum dapat mengembangkan semua hakikat matematika tersebut. Yang kesemua hakikat saling berhubungan satu dengan yang lainnya.

    ReplyDelete
  16. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Hakekat matematika yang dibuat agar lebih ramah bagi para siswanya saat di sekolah sudah diuraikan sebagaimana dalam artikel ini, matematika adaah kegiatan penelusuran pola atau hubungan yang tidak terlalu membutuhkan pemikiran ekstra dalam proses belajarnya. Matematika adalah kegiatan problem solving yang sangat bermanfaat dalam penerapannya dalam kehidupan sehari-hari serta membantu para siswanya agar terlatih dalam memecahkan masalah. Matematika adalah kegiatan investigasi yang masih erat hubugan dengan problem solving menurut saya. Tak ketinggalan matematika adalah komunikasi, karena dengan matematika kita dapat berkomunikasi dengan masyarakat luas walaupun berbeda negara sekali pun.

    ReplyDelete
  17. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari beberapa hal yang disampaikan di atas, matematika mempunyai peranan penting dalam pendidikan di sekolah. Matematika sebagai kegiatan dan komunikasi hendaknya dapat diterapkan dengan tepat di sekolah – sekolah. Jika ke empat hakekat matematika sekolah tersebut dapat diterapkan seluruhnya di sekolah maka tujuan dari pembelajaran matematika sekolah dapat terwujud. Penyampaian matematika dengan berbagai metode dapat menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan guru untuk menyampaikan matematika sekolah. Semoga kedepannya semua guru menyadari pentingnya ke empat hal tersebut dan menerapkan matematika sekolah dengan baik dan benar.

    ReplyDelete
  18. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Hakekat matematika menururt Ebbutt and Straker yaitu matematika adalah kegiatan penelusuran pola atau hubungan, problem solving, investigasi, dan komunikasi. Sehingga, matematika itu dekat dengan kehidupan kita. Hal ini lah yang seharusnya lebih ditonjolkan pada matematika sekolah. Sehingga, dengan matematika, dapat mengolah pola pikir siswa. Pola pikir matematika ini lah yang nantinya akan berguna untuk menghadapi permasalahan di kehidupan sehari-hari ataupun di lingkungan kerja nantinya.

    ReplyDelete
  19. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Saya lebih tertarik pada "Matematika adalah komunikasi"
    karen dalam pemebelajaran matematika, siswa dibiarkan untuk mengungkapkan hasil dari olah pikir mereka, sehingga akan ada komunikasi antar siswa dengan siswa dan siswa dengan guru sehingga akan didapat kesimpulan pembelajaran yang tidak hanya berasal dari guru saja.

    ReplyDelete
  20. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Adanya keempat hal ini 1. Matematika adalah kegiatan penelusuran pola atau hubungan
    2. Matematika adalah kegiatan problem solving 3. Matematika adalah kegiatan investigasi
    4. Matematika adalah komunikasi. Yanag mana keempat hal itu adalah salah satu bagian dari suatau kemapauan metamatika. Dengan adanya keempat hal itu maka kita bisa mengerti apa itu matematika. Adanya kegiatan penelusuran pola, adanay problem solving, investigasi dan komunikasi di dalam matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  21. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Terdapat 4 hakekat matematika berdasarkan elegi pemberontakan pendidikan matematika 9. Yang pertama yaitu studi pola dan hubungan (study of patterns and relationships) dengan demikian masing-masing topik itu akan saling berjalinan satu dengan yang lain yang membentuknya. Kedua yaitu sebagai alat (a tool) pemecahan masalah (problem solving) yang dipergunakan oleh setiap orang dalam menghadapi kehidupan sehari-hari. Ketiga sebagai proses penyelidikan yang dilakukan seseorang, dan selanjutnya keempat yaitu orang tersebut mengkomunikasikan hasil perolehannya. Sehingga dapat membandingkannya dengan perolehan orang lain, karena dalam suatu investigasi dapat diperoleh satu atau lebih hasil.

    ReplyDelete
  22. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Saya sependapat bahwa matematika sekolah merupakan serangkaian kegiatan interaksi, investigasi, penelusuran, serta pemecahan masalah dalam matematika. Meski memiliki perbedaan dengan matematika muni namun keduanya saling berkaitan satu sama lain serta saling melengkapi.

    ReplyDelete
  23. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Saya setuju dengan apa yang disebutkan diatas, pada hakikatnya matematika adalah ilmu yang sangat penting itu dipelajari karena sejak zaman dahulu matematika terus dipakai dan digunakan untuk perkembangan teknologi dan komunikasi. serangkaian kegiatan pembelajaran matematika dari mulai penulusuran, investigasi, pemecahan maslaah dan interaksi merupakan tahap yang bagus untuk membantu siswa mempelajari matematika.

    ReplyDelete
  24. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Matematika erat kaitannya dengan pemecahan masalah, bahkan ada yang menyebut bahwa problem solving merupakan jantungnya matematika, dengan pemecahan masalah dapat melatih siswa untuk berfikir logis, kritis dan matematis

    ReplyDelete
  25. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Matematika sekolah berkaitan erat dengan aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Ketika guru menginginkan kelas yang menyenangkan bagi siswa, maka salah satu upaya yang dapat dilakukan guru adalah memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan kegiatan pelusuran pola atau hubungan. Tugas guru adalah sebagai fasilitator, sehingga intuisi siswa berkembang dalam proses penelusuran ini. Kemudian guru juga harus membiasakan siswa untuk menyelesaikan problem, yang meruapakan masalah non rutin bagi siswa. Dalam pembelajaran, komunikasi matematika juga sangat dibutuhkan baik secara tertulis (berupa diskusi atau portofolio) maupun secara lisan (oral presentation).

    ReplyDelete
  26. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Hakekat matematika sekolah yaitu Matematika sebagai struktur yang terorganisasi. Agak berbeda dengan beberapa ilmu pengetahuan lain, matematika merupakan suatu bangunan struktur yang terorganisir. Sebagai sebuah struktur, ia terdiri atas beberapa komponen yang antara lain meliputi aksioma/postulat, pengertian pangkal/primitif, dan dalil/teorema. Kemudian matematika adalah kegiatan problem solving, Matematika sebagai seni yang kreatif. Dimana penalaran yang logis dan efisien serta perbendaharaan ide-ide dan pola-pola yang kreatif dan menakjubkan, maka matematika sering pula disebut sebagai seni, khususnya merupakan seni yang kretif.

    ReplyDelete
  27. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. matematika merupakan ilmu yan terstruktur, tiap-tiap bagian dalam matematika saling berhubungan. Untuk mempelajari matematika di sekolah siswa melakukan berbagai kegiatan untuk menambah pengalaman matematikanya. Kegiatan penelususran pola dapat mengasah intuisi siswa. Jika intuisi siswa terasah maka siswa akan semakin mudah mnyelesaikan berbagai persoalan matematika.

    ReplyDelete
  28. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Matematika sekolah berbeda dengan matematika formal. Di SD, matapelajaran matematika yang dimaksud ialah Matematika Sekolah. Berdasarkan penjabaran Ebbutt dan Straker di atas, mereka mendiskripsikan matematika sekolah adalah kegiatan penelusuran pola atau hubungan, kegiatan problem solving, kegiatan investigasi, dan kegiatan komunikasi. Ini sejalan dengan kebutuhan matematika yang ada di sekolah dasar, dimana mereka belum mampu untuk belajar matematika secara formal, dan masih perlu belajar dari kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan, yang tentunya akan lebih melekat pada benak siswa.

    ReplyDelete
  29. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Hakekat Matematika Sekolah yang telah disebutkan di atas membantu proses pembelajaran Matematika menjadi lebih efektif dan efisien. Matematika Sekolah meliputi kegiatan penelusuran pula atau hubungan, problem solving, investigasi, dan komunikasi. Saya setuju, jika keempat point tersebut merupakan alternatif agar Matematika di sekolah menjadi lebih ramah dan menyenangkan bagi diri siswa.

    ReplyDelete
  30. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya tertarik dengan point kedua, yaitu Matematika adalah kegiatan problem solving (pemecahan masalah). Dalam hal ini, siswa belajar merumuskan dan memecahkan masalah, sehingga dengan cara tersebut siswa mampu memberikan respon terhadap suatu masalah pembelajaran. Siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan kesulitan maupun keraguan dalam proses pembelajaran yang diharapkan mereka mampu berlatih mencari jalan keluarnya. Sehingga, ketergantungan siswa terhadap guru pun berkurang.

    ReplyDelete
  31. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Matematika sekolah adalah matematika yang telah dipilah-pilah dan disesuaikan dengan tahap perkembangan intelektual siswa, serta digunakan sebagai salah satu sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir bagi para siswa. Dengan demikian guru hendaknya memahami dengan baik apa itu matematika sekolah, agar tidak terjadi kekeliruan dalam mengajarkan matematika sekolah kepada siswa.

    ReplyDelete
  32. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Tantangan masa depan yang selalu berubah sekaligus persaingan yang semakin ketat memerlukan keluaran pendidikan yang tidak hanya trampil dalam suatu bidang tetapi juga kreatif dalam mengembangkan bidang yang ditekuni. Hal tersebut perlu dimanifestasikan dalam setiap mata pelajaran di sekolah, termasuk matematika.

    ReplyDelete
  33. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Hakekat matematika sekolah ada 4, yaitu : matematika sebagai kegiatan mencari pola, matematika sebagai kegiatan pemecahan masalah, matematika sebagai kegiatan investigasi, dan matematika sebagai komunikasi. Dari dasar ini, guru dapat menerapkannya dalam pembelajaran sehingga matematika di sekolah dipandang menyenangkan bagi siswa, dan siswa mendapatkan pengalaman matematikanya, dan lebih jauh, dapat mengembangkan intuisinya

    ReplyDelete
  34. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Penerapan keempat hakekat matematika sekolah mampu memberi gambaran kepada guru tentang penyusunan dan rencana pembelajaran di kelas. Dengan variasi metode dan media, diharapkan siswa dapat belajar dengan aktif dan mandiri, serta mendapatkan fasilitas untuk belajar secara bermakna

    ReplyDelete
  35. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Jika melihat dari pengertian matematika menurut Ebbutt dan Straker tersebut, saya seperti bisa menebak pandangannya adalah konstruktivis sosial. Pendapat tersebut boleh-boleh saja. Dan bisa digunakan untuk mempromosikan matematika sekolah. Karena bentuknya yang terlihat sederhana. Namun, kenyataannya dalam kurikulum kita saat ini, ada bagian matematika yang sulit untuk dihubungkan dengan penelusuran pola atau hubungan, ada juga yang tidak tampak jelas bentuk komunikasinya, apabila sudah menuju kepada materi yang abstrak. Mungkin perlu dirumuskan kembali materi matematika yang masuk ke dalam matematika sekolah.

    ReplyDelete
  36. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014



    Hakikat matematika sekolah salah satunya adalah matematika adalah kegiatan penulusuran pola atau hubungan, matematika merupakan ilmu sebab akibat, dalam pembelajarannya materi matematika berkaitan satu dengan yang lain, pembelajaran matematika di sekolah materinya telahdiatur sedemikian sehingga materi nya runtut dan sesuai dengan daya pikir siswa.

    ReplyDelete
  37. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Selain itu hakekat matematika adalah kegiatan problem solving, problem solving merupakan jantung nya matematika dimana kegiatan matematika sebagian besar mengenai problem solving, siswa diberi kesempatan untuk berkreasi dalam melakukan problem soving. Problem solving sendiri dapat membantu siswa dalam meningkatakan kemampuan anlisisnya, kemampuan kreatifitasnya, kemampuan berpikir sistematis nya dll.

    ReplyDelete
  38. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    Assalamualaikum.wr.wb
    Matematika sekolah memuat 4 hal seperti yang telah disebutkan di atas.
    Sebagai seorang pendidik, alangkah baiknya jika kita dapat menerapkan matematika sekolah tersebut pada saat mengajar.
    Misalnya saja melatih siswa melihat suatu pola atau hubungan dari sebuah fenomena, membiasakan melakukan problem solving dan penyelidikan, serta mengkomunikasikan hasil diskusi dan hasil pemikirannya kepada orang lain.

    ReplyDelete
  39. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    Assalamualaikum.wr.wb
    Matematika sekolah memuat 4 hal seperti yang telah disebutkan di atas.
    Sebagai seorang pendidik, alangkah baiknya jika kita dapat menerapkan matematika sekolah tersebut pada saat mengajar.
    Misalnya saja melatih siswa melihat suatu pola atau hubungan dari sebuah fenomena, membiasakan melakukan problem solving dan penyelidikan, serta mengkomunikasikan hasil diskusi dan hasil pemikirannya kepada orang lain.

    ReplyDelete
  40. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Guru haruslah mampu membedakan matematika perguruan tinggi dengan matematik sekolah. Matematika sekolah. Guru perlu untuk memahami pola pikir dan sejauh mana kemampuan mereka. Matematika sekolah adalah kegiatan penelusuran pola atau hubungan, sehingga mengarahkan siswa untuk melakukan kegiatan penyelidikan untuk menemukan suatu pola atau leteraturan, sehingga siswa mampu melakukan percobaan dan membuat kesimpulan. Matematika sekolah adalah problem solving, atau penyelesaian maalah, di sini guru berperan sebagai fasilitator dan mampu menggugah siswa untuk memunculkan masalah dan dengan kemampuan yang dimiliki siswa, mereka diberi kesempatan untuk mmcahkan sendiri masalah tersebut dengan langkah yang sesuai.Matematika sekolah adalah kegiatan investigasi, dimana siswa diharapkan ampu untuk melakukan penyelidikan dan menemukan pengetahuannya melalui proses tersebut.Matematika sekolah adalah komunikasi dimana terjadi proses interaksi antara komponen dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  41. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Hakekat matematika sekolah tersebut sangat menekankan peran aktif siswa dalam pembbelajaran. Perlu dipahami juga bahwa matemtika meruapakan suatu aktivitas manusia, sehingga melibatkan peran siswa dalam pembelajaran tentu akan lebih menyenangkan bagi diri siswa. Karena itulah peran guru sangat penting dalam membuat metode inovatif yang sesuai agar siswa dapat tertarik dan tidak cepat bosan di kelas.

    ReplyDelete
  42. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Menurut Branca, N. A (dalam Sumardyono) Problem solving dalam pembelajaran matematika merupakan (1) problem solving sebagai tujuan (as a goal), (2) problem solving sebagai proses (as a process),dan (3) problem solving sebagai keterampilan dasar (as a basic skill).
    1. Problem solving sebagai tujuan
    Problem solving ditetapkan atau dianggap sebagai tujuan pengajaran maka ia tidak tergantung pada soal atau masalah yang khusus, prosedur, atau metode, dan juga isi matematika. Anggapan yang penting dalam hal ini adalah bahwa pembelajaran tentang bagaimana menyelesaikan masalah (solve problems) merupakan “alasan utama” (primary reason) belajar matematika.
    2. Problem solving sebagai proses
    Problem solving adalah sebagai sebuah proses yang dinamis. Dalam aspek ini, problem solving dapat diartikan sebagai proses mengaplikasikan segala pengetahuan yang dimiliki pada situasi yang baru dan tidak biasa. Dalam interpretasi ini, yang perlu diperhatikan adalah metode, prosedur, strategi dan heuristik yang digunakan siswa dalam menyelesaikan suatu masalah. Masalah proses ini sangat penting dalam belajar matematika dan yang demikian ini sering menjadi fokus dalam kurikulum matematika.
    3. Problem solving sebagai keterampilan dasar
    Pengertian problem solving sebagai keterampilan dasar lebih dari sekedar menjawab tentang pertanyaan: apa itu problem solving? Ada banyak anggapan tentang apa keterampilan dasar dalam matematika. Beberapa yang dikemukakan antara lain keterampilan berhitung, keterampilan aritmetika, keterampilan logika, keterampilan “matematika”, dan lainnya. Satu lagi yang baik secara implisit maupun eksplisit sering diungkapkan adalah keterampilan problem solving.


    Menanamkan konsep matematika haruslah dilakukan di sekolah, selanjutnya untuk pendalaman tentang soal abstraknya itulah diwujudkan dengan memberi PR (Pekerjaan Rumah). Misalnya dengan pembelajaran koseptual siswa ditanamkan konsep materi ajar yang langsung dikaji siswa ditemukan oleh siswam diolah oleh siswa bisa menggunakan alat peraga atau memanfaatkan lingkungan sekitar sehingga konsep itu tertanam. Dengan adanya konsep tertanam di benak siswa akan lebih mudah dalam mengerjakan soal-soal yang abstrak karena konsepnya telah diketahui dan ditemukan sendiri oleh siswa.

    ReplyDelete
  43. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Matematika sekolah berorientasi terhadap kepentingan pendidikan yang disesuaikan dengan perkembangan intelektual dan kognitif yang dimiliki siswa. Dalam proses pembelajaran matematika disekolah terdapat empat hakikat matematika disekolah yang dikemukakan oleh Ebbutt dan Straker (1995) yaitu pola, problem solving (pemecahan masalah), investigasi dan komunikasi matematika.

    ReplyDelete
  44. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Hakikat matematika sebagi pola memiliki arti bahwa siswa diberi kesempatan untuk menemukan, menyelediki pola , serta melakukan percobaan untuk menentukan hubungan atau keterkaitan konsep yang satu dengan yang lainnya. Hakikat matematika sebagai problem solving atau pemecahan masalah dapat merangsang siswa untuk memperoleh pengetahuan dan memecahkan masalah , sehingga mampu meningkatkan kemampuan atau keterampilan siswa dalam proses pemecahan masalah matematis.

    ReplyDelete
  45. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Hakikat matematika sebagai kegiatan investigasi memiliki makna mendorong siswa untuk mencari solusi dan mendorong keingintahuan siswa ketika disajikan suatu permasalahan matematis. Hakikat matematika sebagai komunikasi memiliki arti mendorong siswa untuk dapat mengenal, menjelaskan permasalahan matematika.

    ReplyDelete
  46. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014



    hakekat matematika sekolah adalah kegiatan penelusuran pola, kegiatan problem solving, kegiatan investigasi dan komunikasi. Keempat kegiatan tersebut jika dapat diterapkan dalam pembelajaran, maka akan tercipta kondisi matematika yang ramah kepada siswa. Misalnya, dalam melatih siswa melihat suatu pola atau hubungan dari sebuah fenomena, membiasakan melakukan problem solving dan penyelidikan, serta mengkomunikasikan hasil diskusi dan hasil pemikirannya kepada orang lain.

    ReplyDelete
  47. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Matematika dipelajari bukan untuk keperluan praktis saja, tetapi juga untuk perkembangan matematika itu sendiri. Jika matematika tidak diajarkan di sekolah maka sangat mungkin matematika akan punah. Selain itu, sesuai dengan karakteristiknya yang bersifat hirarkis, untuk mempelajari matematika lebih lanjut harus mempelajari matematika level sebelumnya. Seseorang yang ingin menjadi ilmuawan dalam bidang matematika, maka harus belajar dulu matematika mulai dari yang paling dasar. Jelas bahwa matematika sekolah mempunyai peranan yang sangat penting baik bagi siswa supaya punya bekal pengetahuan dan untuk pembentukan sikap serta pola pikirnya, warga negara pada umumnya supaya dapat hidup layak, untuk kemajuan negaranya, dan untuk matematika itu sendiri dalam rangka melestarikan dan mengembangkannya.

    ReplyDelete
  48. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Siswa diberi pengalaman menggunakan matematika sebagai alat untuk memahami atau menyampaikan suatu informasi misalnya melalui persamaan-persamaan, atau tabel-tabel dalam model-model matematika yang merupakan penyederhanaan dari soal-soal cerita atau soal-soal uraian matematika lainnya. Bila seorang siswa dapat melakukan perhitungan, tetapi tidak tahu alasannya, maka tentunya ada yang salah dalam pembelajarannya atau ada sesuatu yang belum dipahami. Belajar matematika juga merupakan pembentukan pola pikir dalam pemahaman suatu pengertian maupun dalam penalaran suatu hubungan di antara pengertian-pengertian itu. Dalam pembelajaran matematika, para siswa dibiasakan untuk memperoleh pemahaman melalui pengalaman tentang sifat-sifat yang dimiliki dan yang tidak dimiliki dari sekumpulan objek (abstraksi). Dengan pengamatan terhadap contoh-contoh diharapkan siswa mampu menangkap pengertian suatu konsep. Selanjutnya dengan abstraksi ini, siswa dilatih untuk membuat perkiraan, terkaan, atau kecenderungan berdasarkan kepada pengalaman atau pengetahuan yang dikembangkan melalui contoh-contoh khusus (generalisasi). Di dalam proses penalarannya dikembangkan pola pikir induktif maupun deduktif. Namun tentu kesemuanya itu harus disesuaikan dengan perkembangan kemampuan siswa, sehingga pada akhirnya akan sangat membantu kelancaran proses pembelajaran matematika di sekolah.

    ReplyDelete
  49. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya setuju dengan pendapat bapak Marsigit dalam tulisannya yang berjudul Pengembangan Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika, yaitu kutiapan beliau atas Ebbutt and Straker tentang matematika merupakan kegiatan penelusuran pola dan hubungaan. Karena memberi kesempatan untuk siswa melakukan kegiatan penemuan dan penyelidikan pola-pola serta hubungannya, memberi kesempatan kepada siswa melakukan percobaan denga berbagai variasi cara, mendorong siswa untuk menemukan adanya urutan, mendorong siswa menarik kesimpulan umum, membantu siswa memahami dan menemukan hubungan antara pengertian satu dengan yang lainnya. Sehingga siswa mampu merekonstruksi pengetahuannya sender dan menjadi ilmu yang utuh pada pikiran siswa dan tidak akan pudar karena matematika tersebut bukanlah hapalan.

    ReplyDelete
  50. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya setuju dengan pendapat bapak Marsigit dalam tulisannya yang berjudul Pengembangan Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika, yaitu kutiapan beliau atas Ebbutt and Straker tentang matematika adalah kegiatan problem solving. Sehingga dalam pembejarannya akan muncul karakteristik yaitu (1) menyediakan situasi daan kondisi belajar matematika yang merangsang timbulnya persoalan matematika. (2) memfasilitasi siswa memecahkan persoalan matematika menggunakan caranya sendiri. (3) mendorong siswa untuk berpikir logis, konsisten, sistematis. (5) mengembangkan kemampuan dan ketrampilan untuk memecahkan persoalan. Sehingga dengan problem solving ini munculah pembelajaran dengan pendekatan problem based learning yang membantu siswa untuk merekonstruksi pengetahuan matematika.

    ReplyDelete
  51. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya setuju dengan pendapat bapak Marsigit dalam tulisan ini yaitu kutiapan beliau atas Ebbutt and Straker tentang matematika adalah kegiatan investigasi. Sehingga dalam pembelajarannya akan memiliki sifat seperti berikut: (1) siswa mempunyai rasa ingin tahu, menanya dan menyanggah atas pemikirannya dan orang lain. (2) Menghargai penemuan yang diluar pengetahuannya sebagai hal yang bermanfaat bagi dirinya di masa depan. (3) Reflektif atas penemuannya sehingga dapat menjustify kebenaran penemuannya. (4) Variatif dalam menggunakan metode penyelasaian dalam suatu permasalahan. Sehingga muncullah pendekatan dalam pembelajran matematika yaitu pendekatan saintific.

    ReplyDelete
  52. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendapat keempat yaitu matematika adalah komunikasi. Matematika sebagai bahasa maka hal ini tidak dapat ditolak kebenarannya. Serata dalam tulisan bapak Marsigit yang berjudul Pengembangan Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika, yaitu kutiapan beliau atas Ebbutt and Straker tentang hal tersebut di atas juga. Dalam pembelajaran matematika akan muncul sifat-sifat seperti berikut: mendorong siswa mengenal sifat matemaika, membuat contoh sifat matematika. menjelaskan sifat matematika, memberikan alasan perlunya kegiatan matematika, membicarakan persoalan matematika dengan bahasanya sendiri.Sehingga ilmu matematika melekat pada pikiran siswa karena yang mereka tahu itu berasal dari bahasanya sendiri.

    ReplyDelete
  53. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Selain itu hakekat matematika juga sebagai kegiatan investigasi , pembelajaran saat ini difokuskan pada student center dimana siswa diberi kesempatan untuk mengkonstruk pengetahuannya sendiri, dalam mengkonstruk pengetahuannya siswa melalui tahap investigasi, mengamati apa yang terjadi lalu mengumpulkan informasi jika dalam pendekatan saintifi termasuk kedalam 5 M, mengamati, menanya, mencoba, mengasosiai dan mengkomnikasi, iverstigasi permasalahan dilakukan untuk menemukan konsep materi matematika.

    ReplyDelete
  54. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Matematika adalah komunikasi, komunikasi itu penting dalam menyampaikan ilmu matematika, jika tidak ada komunikasi maka matematika tidak akan berkembang. Dari keempat haekakat matematika oleh Ebbut and Straker semuanya saling berhubungan satu sama lain, jika salah satunya tidak ada maka akan terjadi ketidakseimbangan didalamnya, maka perlu adanya kegiatan proses pembelajaran yang sesuai dengan hakekat matematika sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang sebenarnya.

    ReplyDelete
  55. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Pandangan Ebbutt and Straker tersebut memang bisa membuat matematika menjadi lebih ramah untuk siswa sekolah dasar dan menengah. Oleh karena itu guru hendaknya menjadi fasilitator yang baik agar siswa dapat melakukan kegiatan penelusuran pola atau hubungan, kegiatan problem solving, kegiatan investigasi, dan komunikasi dalam pembelajaran matematika yang tentunya disesuaikan dengan materi dan kemampuan kognitif siswa.

    ReplyDelete
  56. Dwi Kawuryani
    S1 Pend.Mat I 2014
    14301241049
    Hakekat Matematika sekolah yang telah dijabarjan diatas bisa menjadi dasar bagi guru untuk membuat pembelajaran yang lebih manusiawi bagi siswa. Namun sayang nya tidak banyak guru yang dapat memanfaatkan definisi dan penjelasab seperti diatas sehingga pembelajaran Matematika yang Ber langsung hanya secara formal. Hal ini dapat menimbulkan perasaan takut siswa pada Matematika dan hanya berujung pada tidak dapat dicapainya kompetensi yang telah ditentukan.

    ReplyDelete
  57. Fatmawati
    18709251071
    PM.D 2016
    School mathematics atau matematika sekolah merupakan matematika yang diperuntukkan siswa tingkat sekolah, baik dasar maupun menengah. Pada tulisan di atas disebutkan bahwa menurut Ebbutt and Straker (1995) school mathematics atau yang dikenal dengan hakekat matematika sekolah ada empat hal. Empat hal tersebut merupakan beberapa kemampuan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu yang menjadi tugas guru adalah bagaimana menghadirkan matematika menjadi menarik dan menyenangkan untuk dipelajari.

    ReplyDelete
  58. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Telah disebutkan dalam artikel di atas bahwa hakekat matematika sekolah itu meliputi kegiatan penulusuran pola/ hubungan, kegiatan problem solving, kegiatan investigasi, dan kegiatan komunikasi. Hakekat tersebut dapat membuat matematika menjadi lebih menyenangkan bagi siswa karena siswa dapat melakukan berbagai aktivitas matematika secara lebih mandiri.

    ReplyDelete
  59. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Melalui kegiatan penulusuran pola/ hubungan, siswa diberi kesempatan oleh guru untuk menemukan dan mendeskripsikan hubungan antara dua atau lebih konsep matematika. Kemudian apabila terdapat persoalan-persoalan matematika, mereka dapat mencari solusi atau pemecahan masalahnya sendiri. Namun di sini guru juga dapat membantu siswa dengan mengidentifikasi informasi-informasi apa saja yang dapat siswa gunakan untuk memecahkan masalah tersebut.

    ReplyDelete
  60. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Setelah melakukan kegiatan pemecahan masalah, siswa diberi kesempatan untuk melakukan investigasi. Kegiatan investigasi ini dapat mendorong siswa untuk senantiasa mencari sesuatu yang baru. Keingintahuan siswa akan bertambah seiring dengan seringnya siswa melakukan investigasi. Dalam pembelajaran matematika sudah pasti ada komunikasi. Baik itu komunikasi antara guru dan siswa atau antarsiswa. Dalam menyampaikan pendapat secara langsung dalam kelas, siswa pasti menggunakan bahasa sebagai alat komunikasinya. Begitu pula dengan guru, guru menggunakan bahasa untuk menjelaskan, menanggapi atau pun memberi koreksi terhadap pendapat yang disampaikan siswa tersebut. Oleh karena itu, hakekat matematika sekolah dapat dijadikan alternatif agar kegiatan pembelajaran matematika menjadi lebih menyenangkan.

    ReplyDelete
  61. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Matematika sekolah memberikan kesempatan siswa untuk mengkonstruk pengetahuannya dengan cara menginvestigasi atau mengamati masalah kemudian menemukan pola atau hubungannya kemudian melakukan pemecahan maslahnya dan terkahir yaitu mengomunikasikan. Dari kondisi tersebut jelas bahwa pengenalan matematika formal tidak cocok bagi siswa karena mereka belum siap untuk memahami materi secara abstrak.

    ReplyDelete
  62. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dewasa ini matematika masih menjadi mata pelajaran yang banyak ditakuti oleh siswa. Mereka menganggap sebagai pelajaran yang “tak jelas” dan tidak penting. Hal itu terjadi karena matematika yang diajarkan masih dalam bentuk abstrak. Tidak ada hubungan dengan kehidupan sehari-hari. Mereka beranggapan bahwa “ngapain belajar matematika, toh gak dipakai juga di kehidupan”. Maka dari itulah Ebbut dan Straker mendefinisikan hakikat matematika sekolah itu sebagai kegiatan penelusuran pola atau hubungan, kegiatan problem solving, kegiatan investigasi dan komunikasi.

    ReplyDelete
  63. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Ebbutt and Straker (1995) menjelaskan mengenai Hakekat matematika sekolah yaitu diantaranya matematika sebagai kegiatan penelusuran pola atau hubungaan, kegiatan penyelesaian masalah, kegiatan investigasi dan komunikasi.

    ReplyDelete
  64. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Keempat hakekat matematika sekolah yang disebutkan Ebbutt and Straker mendukung adanya pembelajaran inovatif yang berorientasikan pada siswa. Dalam hal ini siswa tidak hanya dijadikan sebagai sebuah objek pembelajaran, namun siswa juga dijadikan sebuah subjek dalam pembelajaran dan guru hanya sebagai fasilitator.

    ReplyDelete
  65. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Matematika yang dipahami sebagai matematika sekolah adalah hakikat dari belajar matematika. Matematika sekolah menjadi alternatif agar pembelajaran matematika menjadi menyenangkan dan bukan menjadi pelajaran yang menakutkan dan tidak disukai siswa. Matematika dipandang sebagai aktivitas menjadikan pembelajaran matematika dilakukan melalui aktivitas-aktivitas yang mana siswa aktif terlibat di dalamnya dalam rangka membangun dan membentuk pemahaman terhadap konsep matematika.

    ReplyDelete
  66. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)


    Dari elegi ini diketahui bahwa hakekat matematika sekolah adalah kegiatan yang meliputi pola atau hubungan, problem solving, investigasi, dan komunikasi. Hakekat matematika ini merupakan solusi alternatif dan sangat berguna dalam menciptakan pembelajaran matematika yang menyenangkan. Dalam hal ini, guru hendaknya dapat menciptakan situasi pembelajaran matematika yang ramah dan menyenangkan bagi siswa, sehingga siswa dengan sendirinya termotivasi untuk belajar dan mengikuti proses belajar.

    ReplyDelete
  67. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)

    Hakekat matematika terdiri dari kegiatan mencari pola atau hubungan, kegiatan problem solving, kegiatan investigasi dan komunikasi. Tanpa pola atau hubungan, siswa mungkin tidak dapat mengerti mengenai matematika dan dasar-dasarnya. Tanpa kegiatan problem solving, tidak akan ada kegiatan investigasi. Tanpa investigasi siswa tidak akan mengetahui pola atau hubungan dari setiap konsep matematika dan tidak dapat melakukan kegiata bernalar. Sedangkan tanpa komunikasi, matematika yang ada dalam diri siswa hanya akan tetap sebagai suatu konsep dasar dan tidak berkembang karena tidak ada hal baru yang dipelajari. Dengan demikian, hakekat matematika ini penting. guru berperan membuat matematika menjadi sesuatu yang mudah dan menyenangkan di mata siswa. Maka tugas kita sebagai guru agar membuat siswa menyukai matematika.

    ReplyDelete