Feb 12, 2013

The anxiety of Mathematics Teachers and Their Problems




By Marsigit
The respondent teachers indicated that their anxieties were related closely to their problems of teaching. Furthermore, the teachers expressed that the following reflects their difficulties and expected problems in conducting teaching learning of mathematics at secondary school:
1. Some teachers do not expect to produce the text book by themselves. From the available text-books the teachers want to have criteria how to choose them appropriately.
2. Some teachers have questioned about the effectiveness of the component of innovative teaching e.g. they expressed their experiences that group discussion has not contributed quickly to the achievement on national examination.
3. There was a teacher wish to in-depth study on how to develop Lesson Plan for Team Teaching. However, some teachers acknowledged that they had not a clear the picture of the implementation of the team teaching yet.
4. Some teachers acknowledged that their styles of mathematics teaching were much influenced by their obligation to prepare their students to get high achievement on national examination.
5. Some teachers felt still to have difficulties on determining time allocation. They felt to have more time for teaching mathematics.
6. There are more teachers expected to be able to develop more practical and more effective students’ worksheet. How about their structure, their form, and the minimum requirement should be put on them.
.....to be continued........

8 comments:

  1. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Saya setuju dengan beberapa pendapat guru bahwa gaya guru mengajar dipengaruhi oleh kewajiban mereka untuk mempersiapkan ujian nasional. Memang kenyataan itulah yang terjadi dilapangan, guru banyak lebih fokus menyampaikan materi yang berhubungan dengan ujian nasional sehingga pembelajaran tidak terbuka. Malahan terkadang adanya oknum kepala sekolah yang menuntut pembelajaran mengacu pada ujian nasional, karena kalau ujian nasional siswanya rendah menjadikan sekolah tersebut hilang popularitas, dengan demikian guru-guru lebih banyak mengejar terget diatas rata-rata nanti ujian nasional sekolah tersebut.

    ReplyDelete
  2. Kecemasan juga terjadi pada guru matematika dalam melakukan pembelajaran. Bahwa guru-guru kurang percaya diri untuk membuat bahan ajar yang sesuai dengan gayanya mengajar atau karakteristik dari siswa yang dihadapinya. Guru lebih memilih buku yang dijual di toko walaupun kadang materi yang ada dalam buku tersebut lebih bersifat mekanistis ada contoh kemudian latihan belum memberikan pemahaman. Sehingga pembelajaran guru di kelas menjadi motonon atau berpusat pada guru. Permasalahan ini harus dicari pemecahannya yaitu ada keinginan dari dalam diri guru untuk membuat diktat atau modul atau buku yang sesuai dengan pemikirannya. Dengan demikian kualitas pembelajaran akan sesuai dengan keinginan guru, sesuai dengan perencanaan guru.

    ReplyDelete
  3. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Tulisan ini membahas tentang beberapa masalah-masalah yang dihadapi guru yang membuat para guru merasa cemas. Kecemasan-kecemasan ini terkait dengan masalah-masalah yang dihadapi dalam mengajar. Banyak kendala yang dihadapi oleh para guru yang mengakibatkan mpara guru merasa cemas dalam mengajar seperti, para guru tidak mengharapkan menghasilkan buku atau modul pribadi, cemas dalam memilih metode pembelajaran yang tepat, cemas dalam menyusun rencana pembelajara, cemas dalam memberikan penilaian dan lain sebagainya. Semoga dengan bekerja sambil berdoa segala perasaan kecemasan ini dapat segera memudar.

    ReplyDelete
  4. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Kecemasan matematika adalah hal yang sulit untuk ditaklukkan karena tidak seperti bentuk kecemasan lainnya, seorang guru tidak bisa mengajarkan seseorang untuk sepenuhnya menghindari kecemasan jika mereka berjuang untuk memecahkan masalah dalam pembelajaran mereka selalu dibayang-bayangi tuntutan Ujian Nasional yang mengharuskan siswanya mendapatkan hasil yang memaskan serta dapat lulus dan diterima di sekaloah yang favorit dijenjang yang lebih tinggi. Sehingga terjadi kesulitan bagi seorang guru untuk mengembangkan materi, mengadakan diskusi-diskusi kelompok, dan inovasi-inovasi pembelajaran.

    ReplyDelete
  5. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dari elegi di atas, Some teachers felt still to have difficulties on determining time allocation. They felt to have more time for teaching mathematics. Salah satu kecemasan yang dihadapi guru matematika adalah mengenai alokasi waktu. Di satu sisi guru ingin menerapkan pembelajaran yang sifatnya berpusat kepada siswa tetapi memerlukan waktu yang banyak, tetapi di sisi lain mengingat banyaknya materi yang harus dicapai dalam satu semester. Hal ini tentunya akan mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran dan pencapaian pembelajaran yang akan dituju. Oleh karena itu perlu persiapan yang yang matang dari guru sebelum melaksanakan pembelajaran agar menerapkan metode yang tepat bagi siswa dan sesuai dengan waktu yang tersedia sehingga apa yang menjadi tujuan dari pembelajaran dapat tercapai dengan baik. maka dari itu manajemen kelas juga sangat penting dalam proses pembelajaran sehingga waktu dapat digunakan seefesien mungkin.

    ReplyDelete
  6. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Alokasi waktu yang menjadi salah satu masalah yang masih sulit diatasi oleh guru. Mengapa demikian? Materi yang harus diajarkan kepada siswa begitu banyak, subbab yang harus diajarkan sangat banyak, pengenalanan, penanaman konsep, serta penyelesaian dari contohh – contoh soal harus diberikan oleh guru. Oleh karena itu untuk mengatasi hal tersebut dalam satu pertemuan guru membuat seintensif mungkin mengaitkan suatu konsep dengan konsep lain, agar materi yangharus dipelajari tidak terpisah dengan materi yang terkait dengan materi tersebut, dan memaksimalkan waktu yang ada.

    ReplyDelete
  7. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Kekuatiran yang dirasakan guru saat ini kebanyakan berasal dari tanggungan yang dibebankan kepada guru yang berasal 2 macam hal yang sampai saat ini masih sulit bagi guru untuk mengoptimalkan keduanya. yang pertama yaitu tanggungan yang dibebankan pemerintah, dan tanggungan untuk menciptakan pembelajaran inovatif yang berasal dari guru itu sendiri. seperti yang pertama buku, guru memiliki tanggungan metode pembelajaran yang telah mereka fikirkan dan bangun dengan matang, tetapi pemerintah disini membebankan buku wajib dimana isinya mungkin tidak sejalan denagn metode rpp yang telah dibuat oleh guru.

    ReplyDelete
  8. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    untuk nomor 5, metode yang guru buat belum dapat diefisiensikan sehingga masih memakan banyak waktu sedangkan jam yang diberikan terbatas. sedangkan yang nomor 4 berkaitan dengan masalah nomor 5, waktu yang sedikit itu masih harus dibagi dengan persiapan ujian nasional yang diselenggarakan pemerintah. Sedangkan untuk masalah-masalah lainnya lebih kepada guru yang belum terlalu terbiasa menjalankan inovatif learning itu sendiri. jadi hal ini dapat diatasi dengan pembiasaan dan pelatihan-pelatihan lebih lanjut.

    ReplyDelete