Feb 12, 2013

Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 2: Intuisi dalam Matematika (2)




Oleh Marsigit

Thompson (1993) menyimpulkan bahwa intuisi matematika akan muncul setelah tahap olah pengalaman (experience) matematika. Bagi matematikawan, mathematical experiences adalah proses dan hasil-hasil riset matematika.

Sedangkan bagi siswa sekolah mathematical experiences dibangun diatas akumulasi keterampilan matematika (mathematical skills) yang didukung oleh pengetahuan atau pemahaman matematika (mathematical content). Semuanya itu tidak mungkin tercapai jika tidak didukung oleh sikap dan metode matematika (mathematical attitude and method) dan sikap pendukung (supporting attitude) serta internal motivation (rasa senang dan matematika yang menyenangkan). Kenyataannya memang bahwa Ujian Nasional telah memberikan tekanan (pressure) kepada guru sehingga guru cenderung melakukan lompatan-lompatan di dalam mendampingi siswanya yaitu langsung kepada mengolah mathematical experiences dengan cara melakukan drill atau latihan soal-soal (jalan pintas). Dengan demikian dampak pedagogik dari UN adalah bahwa guru kurang mampu mengolah proses yang mendahului (prasarat) bagi diperolehnya mathematical experiences. Dengan kondisi pembelajaran matematika yang demikian akan menyebabkan para siswa menjadi miskin mathematical intuition. Padahal mathematical intuition ini sangat penting untuk mengembangkan kreativitas pada umumnya.

69 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Keadaan pendidikan Matematika saat ini memang dapat dikatakan memprihatinkan. Masih banyak guru yang hanya mementingkan hasil atau nilai dari Ujian Nasional tanpa memperhatikan proses untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dari Matematika itu sendiri. Untuk mendapatkan hasil yang baik, siswa diajarkan untuk menghafalkan rumus-rumus yang telah diberikan guru. Padahal seharusnya siswa dapat memahami materi yang diajarkan agar siswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupannya. Sehingga siswa mengetahui dan mengerti manfaat belajar Matematika. Sekarang, siswa berpikir bahwa matematika itu sulit dan menakutkan karena mereka merasa tertekan dengan situasi di kelas. Para siswa merasa tertekan karena guru hanya mengaitkan matematika dengan nilai-nilai, hanya peduli dengan hasil yang akan diperoleh tanpa proses pemberitahuan bahwa siswa diminta untuk belajar dan memahami materi matematika. Semua yang terjadi dapat diakibatkan karena guru yang juga merasa tertekan oleh Ujian Nasional, sehingga mereka lebih memilih untuk mengolah pengalaman matematika dengan cara latihan soal secara terus-menerus (sebagai jalan pintas) agar nilai-nilai yang diperoleh dapat membanggakan nama sekolah. Dan hal itu menyebabkan siswa memiliki intuisi matematika yang miskin. Padahal, intuisi matematika sangat penting untuk mengembangkan kreativitas pada umumnya.

    ReplyDelete
  2. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Diakui memang banyak kendala yang dihadapi guru untuk memunculkan intuisi siswa dalam matematika, diantaranya adalah banyaknya beban materi yang harus diajarkan kepada siswa sehingga guru lebih fokus pada bagaimana materi selesai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. juga dampak adanya ujian nasional yang begitu hebat, tidak hanya siswa yang kawatir namun guru juga ikut kawatir sehingga dalam proses pembelajaran guru sering memberikan materi yang melibatkan soal-soal yang menyangkut ujian nasional sehingga menjadikan guru maupun siswa miskin dalam intuisi matematika.

    ReplyDelete
  3. Ujian Nasional telah mengesampingkan penyampaian konsep yang harus benar-benar dipahami oleh siswa. Guru menjadi berfokus pada soal-soal UN. Peran matematika menjadi terreduksi dari proses berpikir untuk pemecahan masalah, koneksi, representasi dan komunikasi menjadi hanya hapalan atau ingatan semata. Sering ditemukan siswa yang mempunyai nilai tinggi dalam UN tetapi dalam keseharian pembelajarannya tidak dapat mengikuti pembelajaran. Intusi dapat berkembang dari proses-proses pembelajaran yang dilakukan dalam keseharian. Intuisi dengan adanya praktik latihan soal secara drill.

    ReplyDelete
  4. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Para guru lebih mempertimbangkan hasil daripada proses dengan memberikan cara cepat dalam penyelesaian matematika. Padahal Kant sendiri berpendapat bahwa konsep matematika pertama-tama diperoleh secara a priori melalui pengalaman dengan intuisi penginderaan. Proses ini merupakan langkah pertama dalam mempelajari konsep-konsep matematika. Proses berikutnya adalah proses intuisi akal yang memungkinkan dikonstruksikanyya pendidikan matematikadalam ruang dan waktu. Sebelum diambil keputusan atau solusi masalah matematika menggunakan intuisi budi terlebih dahulu obyek-obyek matematika disintesiskan kedalam beberapa kategori seperti kuantitas, kualitas, contoh, bukan contoh. Sehingga intuisi menjadi landasan bagi matematika dan kebenaran matematika. Intuisi-intuisi ini diterapkan guru sebagai sebuah proses mengkonstruk pemahaman siswa, melalui penginderaan, akal dan budi.

    ReplyDelete
  5. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Sekolah mathematical experiences dibangun diatas akumulasi keterampilan matematika yang didukung oleh pengetahuan atau pemahaman matematika. Semua itu tidak mungkin tercapai jika tidak didukung oleh sikap dan metode matematika dan sikap pendukung serta rasa senang dalam belajar matematika. Sementara itu, dampak pedagogik dari UN adalah bahwa guru kurang mampu mengolah proses yang mendahului (prasarat) bagi diperolehnya mathematical experiences. Oleh karena itu sekarang membuat indonesia sendiri miskin akan mathematical Exsperience, yang menyebabkan kurangnya kemampuan kretif siswa di indonesia. dalam hal ini peran kita sebagai calon pendidikan untuk menanamkan intuisi yang baik ke siswa dan meluruskan matematical exsperiences siswa ke arah yang lebih baik, sehingga matematical intuition mereka dapat berkembang.

    ReplyDelete
  6. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Berdasarkan elegi di atas, yang ditekankan adalah kaitan antara intuisi dan pengalaman. Dalam hal matematika intuisi matematika tentunya dapat dibangun melalui pengalaman matematika. Untuk siswa sekolah untuk membangun pengalaman matematika yang baik dan bermakna, maka dibutuhkan beberapa hal, seperti: kemampuan atau keterampilan matematis anak, sikap anak terhadap matematika, disposisi matematis anak, motivasi anak terhadap matematika. Untuk itu intuisi sangat penting untuk meningkatkan kreativitas matematika kanak dan kreativitas-kreativitas lain pada umumnya. Intuisi sebagai pengetahuan dasar siswa dalam pembelajaran matematika karena mendorong mereka untuk berpikir mendalam serta berbuat/ bertindak.

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  8. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Matematika merupakan salah satu mata pelajaran wajib yang masuk ke dalam Ujian Nasional. Namun demikian, dampak yang ditimbulkan terdahap pembelajaran matematika itu sendiri sangat serius. Dengan adanya ujian nasional, goal dari pembelajaran matematika yakni agar supaya siswa lulus dengan nilai yang memuaskan. Sehingga pembelajaran yang berlangsung hanya mengutamakan hasil akhirnya, bukanlah prosesnya. Hal ini sangat berbahaya bagi pengetahuan siswa tentang matematika. karena akan menghambat perkembangan intuisi siswa terhadap matematika yang diperoleh ketika sebuah proses penyelesaian masalah berlangsung. intuisi diperoleh setelah siswa mengalami atau mempunyai pengalaman dalam menyelesaikan masalah.

    ReplyDelete
  9. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Intuisi matematika siswa sangat penting dalam proses pembelajaran, Karena dengna intuisi, siswa mampu menghubungkan pengalaman-pengalaman matematikanya untuk mengontruksi pengetahuan baru dan memahami bahasa matematika dengan baik. Namun pada zaman sekarang ini, banyak terjadi fenomena-fenomena dimana sekolah-sekolah berlomba-lomba untuk mendapat peringkat atau nilai terbaik dalam pelakasanaan UN. Hal ini memberikan tekanan kepada semua guru untuk mengantarkan siswa-siswanya mendapat target tersebut. Namun, kendala waktu yang terbatas membuat banyak guru melewatkan prosesnya dan hanya melakukan drill latihan soal yang mungkin untuk muncul pada soal UN.

    ReplyDelete
  10. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Ujian nasional sebagian besar embuat ruang gerak guru dibatasi dalam mengajar. Terlalu banyak target yang akan dicapai. Padahal target utama hanyalah memenuhi kompetensi dasar. Namun kebimbangan – kebimbangan ketidaklulusan yang akan dialami siswa yang menjadi beban tersendiri bagi guru dalam mengajar.

    ReplyDelete
  11. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Intuisi sangat penting dalam belajar matematika. Intuisi sangat penting untuk menghasilkan ide-ide/gagasan matematika. Oleh karena itu, peran guru disini sangat penting dalam memfasilitasi siswa mengembangkan intuisinya melalui pengalaman (experience) matematika. Tapi kenyataannya, guru sering kali terkendala dalam memfasilitasi siswa mengembangkan intuisinya. Banyaknya materi pelajaran matematika yang tidak sebanding dengan alokasi waktu pembelajaran menjadikan pembelajaran terkesan terburu-buru dan tidak adanya pengalaman (experience) matematika siswa. Ataupun Ujian Nasional telah memberikan tekanan (pressure) kepada guru sehingga guru cenderung melakukan lompatan-lompatan di dalam mendampingi siswanya yaitu langsung kepada mengolah mathematical experiences dengan cara melakukan drill atau latihan soal-soal (jalan pintas) sehingga akan menyebabkan para siswa menjadi miskin mathematical intuition. Padahal mathematical intuition ini sangat penting untuk mengembangkan kreativitas pada umumnya.

    ReplyDelete
  12. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    saya setuju dengan pendapat bapak, bahwa ternyata Ujian Nasional memiliki andil yang cukup besar dalam perkembangan intuisi matematika siswa. berdasarkan endapat bapak bahwa dengan adanya UN, guru jadi berpusat pada hasil bagaimana siswa dapat lulus, sehingga tidak berorientasi lagi pada proses yang diharapkan. sehingga menyebabkan siswa kurang mengalami pengalaman untuk mengasah intuisi matematika tersebut.

    ReplyDelete
  13. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Intuisi matematika menurut Thompson muncul setelah tahap pengalaman matematika guru dan siswa. Akan tetapi yang terjadi pada siswa-siswa yang menempuh UN hal ini tidak terjadi dikarenakan guru beserta siswa menggunakan cara-cara instan atau dengan drill sehingga matematisasi secara horizontal dan matematisasi secara vertikal tidak terjadi. Siswa hanya menggunakan kemampuan menghafal soal dan penyelesaiannya tanpa dapat menganalisisnya. Walaupun UN sekarang bukan syarat kelulusan tetapi tradisi dalam pemberian soal secara drill masih dilakukan oleh beberapa guru.

    ReplyDelete
  14. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Intuisi diperlukan dalam pembelajaran matematika. Intuisi dapat diperoleh setelah adanya pengalaman matematika. Namun dengan adanya UN, para guru cenderung memberikan trik atau rumus cepat yang akan mengurangi pemahaman dan ketrampilan matematika siswa. Hal ini berakibat pada berkurangnya intuisi siswa.

    ReplyDelete
  15. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Berdasarkan elegi ini maka intuisi matematika akan muncul setelah ada pengalaman dari siswa dalam belajar matematika dan pengalaman itu membutuhkan proses dan waktu. Maka untuk mendapatkan pengalaman itu siswa harus banyak terlibat dalam pembelajaran. Dan guru haruslah dapat menempatkan diri sebagai fasilitator bagi siswa. Sehingga matematika akan menjadi ilmu bila dibangun di atas intuisi.
    Peran intuisi dalam matematika sangat penting. Intuisi yang dimiliki oleh siswa dapat mengembangkan kreativitas siswa. Intuisi diperoleh setelah pengalaman belajar matematika dimana pengalaman tersebut merupakan akumulasi dari keterampilan matematika yang diperoleh melalui pengetahuan matematika dan didukung oleh metode, sikap, dan motivasi dari dalam siswa itu sendiri.

    ReplyDelete
  16. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dalam penjelasan diatas dijelaskan bahwa intuisi dalam matematika memegang peranan penting dalam mengembangkan kreatifitas. Maka hal yang mesti dilakukan guru yaitu memfasilitasi siswa melalui kegiatan pembelajaran agar siswa mampu mengembangkan kreatifitasnya. Pembelajaran matematika yang menyenangkan akan membuat siswa semangat dan termotivasi untuk belajar matematika. Oleh karena itu guru harus mampu memilih metode pembelajaran yang tepat digunakan agar siswa mampu menggunakan intuisinya dalam matematika dan mengembangkan kreatifitasnya.

    ReplyDelete
  17. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Seperti pada artikel elegi pemberontakan pendidikan 1, intuisi matematika adalah hal yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Intuisi akan selalu berkembang dari pengalaman yang selalu berulang dan menambah pengalaman tersebut. Intuisi seorang guru khususnya dalam hal ini guru matematika pasti akan berpengaruh besar dalam usaha untuk memajukan pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  18. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Masing-masing siswa tentunya memiliki intuisi yang berbeda-beda, dikarenakan pengalaman matematika serta motivasi internal mereka yang tidak sama. Guru perlu memberi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas siswa guna memperkuat mathematical intuition mereka. Namun, tidak sedikit guru yang memilih jalan pintas dengan memberi rumus instan pada siswa dalam menghadapi UN khususnya. Padahal, pemberian rumus instan dapat membuat siswa akan terpatok pada suatu kasus yang dapat diselesaikan dengan rumus hafalannya. Akan tetapi jika konteks dirubah, bahkan sedikit saja, siswa akan mengalami kebingungan, rumus yang ia punya tidak bisa lagi diterapkan, itu akan terjadi jika intuisi siswa rendah, mereka tidak dapat memaknai ilmu yang mereka tau.

    ReplyDelete
  19. Anisa Wahyu Nur Khasanah
    14301241010
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pemilihan metode pembelajaran sangatlah penting. Pemilihan tersebut didasarkan oleh kondisi siswa, suasana kelas, tujuan pembelajaran, dll. Dalam pembelajaan matematika, mathematical experience dihasilkan dari pemahaman dan pengetahuan matematika dan didukung oleh sikap dan metode matematika yang digunakan oleh guru.

    ReplyDelete
  20. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Matematika memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Faktanya, matematika digunakan dalam kegiatan sehari-hari seperti dalam kegiatan perdagangan, ekonomi, teknologi dan lain sebagainya. Kegiatan dalam kehidupan sehari-hari tentu tidak akan terlepas dari masalah matematika, dalam masalah matematika ini maka diperlukannya suatu intuisi baik intuisi dalam memahami masalah, dan intuisi dalam merencanakan pemecahan masalah.

    ReplyDelete
  21. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Peran intuisi dalam matematika itu penting. hal tersebut juga mempunyai Karakteristik intuisi menurut Fischbein (1987) dicirikan oleh sifat-sifat berikut: (1) Self-evident (Jelas dengan sendirinya) dan Immediacy (tanpa media).Pemahaman intuitif hadir pada diri seseorang dapat diterima secara langsung tanpa memerlukan pertimbangan terlebih dahulu melalui proses formal maupun dukungan empiris.(2) Coerciveness dan Preseverence (Memaksa dan Ulet).Jika seseorang telah membangun intuisi tentang suatu hal, maka hal tersebut susah untuk dirubahnya.(3) Extrapolativeness (Peramalan).Seseorang yang memiliki intuisi dapat menduga secara langsung dari data terbatas yang diberikan.(4). Globality (Global)

    ReplyDelete
  22. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Seperti potensi, anak memiliki intuisi didalam dirinya dan akan terus berkembang. Tetapi cara mengajar guru yang kurang bermakna bagi siswa juga akan menghilangkan intuisi siswa. Seperti pembelajaran yang dimulai dengan definisi dan pemberian rumus langsung. Hal demikian akan menyebabkan intuisi siswa melemah dan akhirnya hilang, karena siswa tidak dibiasakan mengkonstruk pengetahuan yang dimilikinya.

    ReplyDelete
  23. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    Pascasarjana Pendidikan Matematika 2016/ Kelas C

    Dalam pembelajaran matematika siswa memerlukan suatu intuisi agar dapat memahami masalah dan merencanakan pemecahan masalah sehingga siswa memiliki pemikiran yang lebih kreatif. Desinilah peran seorang guru sangat diperlukan dalam proses pembelajaran matematika agar siswa dapat mengkonstruksi pemikirannya.

    ReplyDelete
  24. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Intuisi siswa yang terbentuk karena menemukan dan mengembangkan intuisinya sendiri akan jauh lebih bermakna daripada intuisi yang dibangun atas intuisi yang bukan berasal dari dirinya sendiri. intuisi yang tertanam dalam benak siswa akan bertahan lama jika terbentuk atas pemahamannya sendiri sehingga tidak akan mengalami kesulitan dalam pembelajaran maupun penyelesaian masalah matematika khususnya dalam uji kompetensi diri.

    ReplyDelete
  25. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Intuisi matematika akan muncul setelah melalui tahapan mengolah pengalaman matematika. Bagi siswa, pengalaman bermatematika dibangun berdasarkan ketrampilan-ketrampilan matematika yang didukung oleh pemahaman matematika. selain itu pengalaman matematika juga didukung oleh sikap terhadap matematika, metode pembelajaran matematika, motivasi dan pendukung lainnya. Jadi pembelajaran matematika di sekolah sangat berpengaruh terhadap intuisi matematika yang dimiliki siswa.

    ReplyDelete
  26. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Walaupun saat ini Ujian Nasional bukan menjadi syarat utama kelulusan para siswa, akan tetapi ujian tersebut masih menjadi ketakutan tersendiri, terutama bagi para siswa. Ini mengakibatkan mereka belajar hanya demi untuk mendapatkan nilai yang baik, bukan untuk benar-benar memahami kompetensi yang mereka pelajari. Padahal, belajar dengan tanpa memahami konsep serta tanpa mencobanya sendiri (melakukan kegiatan), intuisi matematika tidak akan muncul dalam diri siswa.

    ReplyDelete
  27. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pikiran manusia dipengaruhi oleh pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Sehingga pembelajaran haruslah bermakna, dimana proses lebih ditingkatkan kualitasnya tidak hanya mementingkan pada hasil saja. Dalam belajar matematika juga demikian, pengalaman matematika juga ditekankan dalam pembelajaran. Maka teori ini tidak mendukung adanya ujian nasional. Karena dengan adanya ujian nasional membuat pembelajaran lebih memikirkan hasil atau dengan kata lain yang penting siswa bisa menjawab dengan benar bukan tentang pengalaman belajar yang diperoleh oleh siswa.

    ReplyDelete
  28. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Setelah membaca elegi di atas, ternyata elegi tersebut berhubungan erat dengan kondisi pendidikan Matematika saat ini. Adanya anggapan bahwa keberhasilan suatu pembelajaran hanya dipandang dari segi hasil atau nilai saja. Bahkan mengesampingkan proses atau pemahaman siswa terhadap suatu materi pelajaran.

    ReplyDelete
  29. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam kehidupan sekolah, Ujian Nasional menjadi tolok ukur utama keberhasilan pembelajaran. Hal ini lah yang menjadi penyebab siswa menjadi tertekan atau merasa takut akan Ujian Nasional. Bahkan siswa yang pandai sekalipun tak jarang mengalami kegagalan dalam Ujian Nasional. Selain siswa, guru pun ikut terpengaruh dengan adanya UN tersebut. Guru cenderung memberikan soal yang banyak yang mampu dikerjakan siswanya dengan cepat dan benar. Tak heran, guru sering memberikan rumus praktis yang justru membuat siswa tak tahu atau tidak paham akan suatu materi tersebut dan hanya bersifat sebagai reseptor atau penerima saja. Selain itu, Ujian Nasional hanya berorientasi pada aspek kemampuan pengetahuan (kognitif saja), sedangkan aspek keterampilan (psikomotorik) dan sikap (afektif) dikesampingkan.

    ReplyDelete
  30. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya setuju dengan uraian di atas, bahwa dengan cara pembelajaran yang hanya mengandalkan output menyebabkan para siswa memiliki intuisi yang rendah yang berakibat fatal pada perkembangan kreativitas pemikiran siswa. Oleh karena itu, guru hendaknya tidak hanya berbekal pengetahuan saja namun dalam pengajarannya harus didukung adanya pengalaman, keterampilan, serta memberi motivasi kepada siswa.

    ReplyDelete
  31. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Intuisi berperan penting dalam pemecahan masalah matematika, karena dengan intuisi siswa mempunyai gagasan kreatif dalam memecahkan masalah matematika. Banyak siswa pandai dalam memecahkan soal matematika sering menggunakan cara-cara yang cerdas, sehingga memberikan jawaban yang singkat dan akurat. Pada siswa-siswa yang berkemampuan matematika sedang atau rendah, cara yang digunakan untuk memecahkan soal cenderung memberikan jawaban yang kurang akurat, bahkan siswa-siswa yang berkemampuan matematika sedang dan rendah tersebut kesulitan untuk menemukan cara dalam memecahkan masalah matematika.

    ReplyDelete
  32. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Intuisi berperan dalam pemahaman, konstruksi dan pemecahan masalah matematika. Intuisi tersebut diperoleh dari pengalaman seseorang dengan lingkungan. Jika dalam matematika, maka intuisi matematis siswa diperoleh dari pengalaman siswa berinteraksi dengan objek matematika dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini berimplikasi pada proses pembelajaran matematika. Untuk dapat mengembangkan intuisi dalam pembelajaran matematika maka konsep-konsep matematika tidak dapat diajarkan melalui definisi, tetapi melalui pengalaman siswa berinteraksi dengan objek matematika. Selain itu, guru hendaknya dapat membantu pemahaman suatu konsep dengan pemberian contoh-contoh yang dapat diterima kebenarannya secara intuitif. Artinya siswa dapat menerima kebenaran itu dengan pemikiran yang sejalan dengan pengalaman yang sudah dimilikinya.

    ReplyDelete
  33. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Intuisi adalah istilah untuk kemampuan memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas. Pemahaman tiba-tiba datang dari dunia lain dan keluar dari kesadaran. Intuisi dibangun melalui pengalaman, semakin banyak pengalaman siswa juga akan mengasah kemampuan intuisi siswa. Intuisi ini mampu mendukung tingkat kreativitas siswa dalam memecahkan suatu permasalahan matematika.

    ReplyDelete
  34. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014



    pembelajaran dikatakan berhasil tidak hanya dilihat dari output saja, namun yang terpenting adalah proses siswa memahami materi dan dapat menemukan konsep sendiri. kebanyakan guru hanya berorientasi pada hasil saja namun itu meruapakn suatu yang kurang tepat menurut saya, karena jika hanya berfokus pada hasil itu membuat siswa terkadang menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan hasil yang bagus bahkan dengan cara yang kurang terpuji misalnya mencontek dll, jadi yang perlu diperhatikan adalah bagaimana siswa mengikuti proses pembelajaran , bagaimana perkemabngan pemikiran siswa dan apakah siswa dapat mengkonstruk pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  35. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Pemahaman dalam belajar akan didapatkan dari ituisi. Menumbuhkan intuisi pada siswa itu dilakukan dengan cara perlahan yang artinya pengalaman dan pemahaman siswa pada materi matematika misalnya diberikan secara jelas serta dilatih secara tepat. Karna saat siswa diberikan tekanan untuk mengerjakan tugas ataupun latihan ujian matematika secara menerus dengan metode mengajar yang praktis, itu akan membuat siswa kehilangan intuisinya dalam mengerjakan soal

    ReplyDelete
  36. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Pembelajaran yang baik adalah dimana seorang guru dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa yang dimulai dengan masalah kontekstual. Dalam pembelajaran ini siswa digiring/dipandu untuk mengamati, bertanya, sampai pada menyimpulkan dan mengaitkan dengan konsep lain. Tentunya dalam pembelajaran ini melibatkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman siswa. Dari sini diharapkan intuisi siswa dapat terbangun sehingga siswa dapat mengembangkan kreativitasnya.

    ReplyDelete
  37. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Richard Skemp (1989) menjelaskan mengenai dua jenis kecerdasan dalam matematika, kecerdasan intuitif dan kecerdasan reflektif. Kecerdasan intuitif adalah kemampuan siswa untuk mengetahui jawaban yang benar dalam matematika namun belum mampu memberikan penjelasan yang logis mengenai asal usul jawaban tersebut. Kecerdasan ini jika diasah akan menghasilkan kecerdasan reflektif yang akan mendukung penalaran siswa. Namun, jika kecerdasan intuitif pun tidak dibangun dan dibentuk dengan baik, maka siswa tidak akan sampai pada kecerdasan reflektif mereka. Dengan demikian, sebagai guru hendaknya kita senantiasa merefleksikan diri apakah pembelajaran kita telah membangun kecerdasan intuitif siswa ataukah hanya sebatas drill yang kemudian mematikan kreativitas siswa.

    ReplyDelete
  38. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    Intuisi matematika sangat diperlukan bagi seorang siswa. Menurut Kant (Wilder, R. L. , 1952), matematika harus dipahamai dan dikonstruksi menggunakan intuisi murni, yaitu intuisi “ruang” dan “waktu”. Konsep dan keputusan matematika yang bersifat “synthetic a priori” akan menyebabkan ilmu pengetahuan alam pun menjadi tergantung kepada matematika dalam menjelaskan dan memprediksi fenomena alam. Menurutnya, matematika dapat dipahami melalui “intuisi penginderaan”, selama hasilnya dapat disesuaikan dengan intuisi murni kita. Bila siswa tidak terlatih untuk menggunakanintuisi matematika, maka kreativitasnya tidak akan berkembang dan sulit untuk menjelaskan atau memprediksi fenomena alam

    ReplyDelete
  39. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014



    dalam pembelajaran matematika intuisi dapat dilatih dengan tidak memanjakan pikiran siswa, guru berorientasi tidak pada hasil saja namun juga pada proses, jangan sampai guru menmberikan rumus dan cara secara instan namun harus melalui proses dimana siswa mengkosntruksi pengetahuannya sendiri, jika diberikan secara instan maka pemahaman siswa juga secara instan dan tidak bertahan lama dalam pikiran siswa.

    ReplyDelete
  40. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014



    menurut pendapat Khan bahwa matematika itu harus dipahami, untuk mendapatkan pemahaman yang sebenarnya maka guru dapat memberikan fasilitas kepada siswa berupa alur pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat mengkonstruk pengetahuannya sendiri. jika diberikan secara instan maka kreatifitas dan daya pikir siswa tidak berkembang, efeknya adalah misalkan dalam pemberian soal, siswa cenderung akan bingung ketika soal yang diberikan tidak sesuai dengan contoh yang diberikan guru, siswa akan bingung ketika soal nya dimodifikasi sedikit, jadi siswa cenderung mengahafal langkah dan cara sesuai yang diajarkan guru.

    ReplyDelete
  41. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Beberapa guru di indonesia masih menganggap bahwa nilai UN adalah tujuan pembelajaran, sehingga pembelajaran yang terjadi di kelasnya hanyalah berfokus pada latihan soal UN. Hal tersebut menyebabkan siswa tidak memiliki pengetahuan dasar yang baik mengenai materi pembelajaran sepenuhnya.

    ReplyDelete
  42. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Mathematical experiences siswa hanyalah tentang mengerjakan soal saja, tidak ada pengalaman siswa yang dibangun dengan keterampilan, pengetahuan dan pemahaman matematika,sikap, metode matematika, sikap pendukung, dan mathematical motivation. Tanpa adanya hal tersebut maka siswa tidak akan memiliki mathematical intuition. Karena siswa tidak memiliki mathematical experience yang prasyaratnya tidak terjadi pada pembelajaran dikelas akibat dari terlalu fokusnya guru pada persiapan menghadapi UN

    ReplyDelete
  43. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Intuisi matematika muncul setelah pengalaman matematika, dalam bentuk proses dan hasil riset matematika. Sedangkan bagi siswa, intuisi dibangun dari keterampilan matematika, yang didukung oleh pemahaman matematika, sikap dan metode matematika, serta motivasi atau kesenangan dalam matematika.Dengan melakukan tahapan-tahapan secara runtut, intuisi siswa akan terbangun dan terlatih sehingga matematika bukan lagi menjadi masalah sulit bagi mereka

    ReplyDelete
  44. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Namun pada kenyataan di lapangan, siswa dihadapkan pada UN, yang mengakibatkan orientasi pembelajaran matematika di sekolah menjadi berubah. Untuk mengejar nilai UN yang baik, umumnya guru memberikan pengalaman matematika kepada siswa tanpa melalui tahapan yang diharapkan dapat mengembangkan intuisi siswa, sehingga yang kita lihat, siswa belajar dengan intuisinya yang tidak berkembang, atau bisa kita sebut dengan miskin intuisi. Padahal, intuisi digunakan untuk mengembangkan kreativitas siswa

    ReplyDelete
  45. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Menurut Kant pemahaman maupun konstruksi matematika diperoleh dengan cara terlebih dulu menemukan intuisi murni pada akal atau pikiran kita. Matematika yang bersifat sintetik a priori dapat dikonstruksi melalui tahapan intuisi yaitu Intuisi penginderaan terkait dengan obyek matematika yang dapat diserap sebagai unsur a posteriori. Intuisi akal mensintetiskan hasil intuisi penginderan ke dalam intuisi ruang dan waktu yang kemudian rasio kita dihadapkan pada putusan-putusan argumentasi matematika.

    ReplyDelete
  46. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Intuisi memberikan peranan penting bagi siswa dalam mengembangkan kretivitas siswa. Intuisi diperoleh melalui pengalaman setelah belajar matematika dan pengalaman tersebut mebutuhkan waktu dan prose. Oleh karena itu untuk mendapatkan pengalaman tersebut , hendaknya guru memberikan kesempatan dan kebebasan kepada siswa untuk terlibat dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  47. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Intuisi matematikan dapat diperoleh dengan banyak membaca sumber-sumber yang relevan dan yang terpenting didapatkan dari pengalaman matematika. Dalam proses pembelajaran, guru lah yang memberikan fsailitas pengalaman kepada siswa. Perlu adanya inovasi dalam pembelajaran baik dari metode, strategi, bahan ajar yang digunakan guru agar siswa terlibat dalam pembelajaran atau dengan kata lain siswa memperoleh pengalaman belajar sehingga terbentuk intuisi dalam diri siswa.

    ReplyDelete
  48. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut Kant, matematika harus dipahamai dan dikonstruksi menggunakan intuisi murni, yaitu intuisi ruang dan waktu. Konsep dan keputusan matematika yang bersifat synthetic a priori akan menyebabkan ilmu pengetahuan alam pun menjadi tergantung kepada matematika dalam menjelaskan dan memprediksi fenomena alam. Oleh sebab itu, agar siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif dan mudah dalam menjelaskan fenomena alam, siswa harus terlatih untuk menggunakan intuisi matematika.

    ReplyDelete
  49. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Intuisi matematika yang dimiliki siswa akan muncul setelah pengalaman yang diperoleh siswa. Bagi siswa pengalamn dapat dibangun daripengetahuan dan keterampilan matematika yang didukung dengan pemahaman matematika dan didukung juga oleh sikap, metode dan rasa nyaman dalam belajar matematika. Intuisi yang dimiliki soswa sangat penting untuk mengemabngkan kreativitas siswa .

    ReplyDelete
  50. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Peran intuisi dalam pembelajaran matematika sangat diperlukan karena dengan adanya intuisi maka siswa akan dapat mengembangkan kreativitas dan potensi-potensi yang dimilikinya. Namun yang terjadi sekarang ini, guru seringkali mengabaikan pentingnya intuisi bagi para siswanya. Guru cenderung memakai cara yang instan dan mengambil jalan pintas dalam memberikan matematika kepada siswanya. Misalnya saja dengan memberikan latihan soal yang begitu banyak tanpa melalui proses-proses yang harus dilalui. Sehingga siswa kehilangan intuisi. Intuisi diperoleh setelah pengalaman dimana pengalaman tersebut berasal dari keterampilan matematika yang diperoleh dari pengetahuan matematika dan didukung oleh metode, sikap, dan motivasi yang ada pada diri siswa itu sendiri. Apabila siswa kehilangan intuisi maka siswa akan kesulitan menemukan ide-idenya. Sehingga siswa memiliki ketergantungan kepada gurunya. Maka dari itu pembelajaran yang inovatif sangat diperlukan karena pembelajaran inovatif berpusat pada siswa dan guru memfasilitasi siswa-siswanya untuk mengembangkan segala potensi yang dimiliki siswanya. Sehingga dengan pembelajaran yang inovatif diharapkan siswa tidak lagi kehilangan intuisi karena intuisi sangat diperlukan dalam belajar matematika.

    ReplyDelete
  51. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Intuisi merupakan produk dari pengalaman dan penalaran sebelumnya. Intuisi dapat muncul dari pengalaman sebelumnya yang berupa latihan intelektual yang dinamakan intuisi sekunder, dan juga dapat berkembang dalam diri manusia secara alami, bukan diperoleh dari proses pembelajaran, dinamakan intuisi primer. Intuisi dihasilkan dari bayangan konsep individu. Sejalan dengan perkembangan pengalaman siswa, intuisi akan membawa siswa dari berpikir praformal ke berpikir formal. Jadi intuisi merupakan kognisi yang dimiliki seseorang sebelum adanya pembenaran secara eksplisit, yang dapat muncul karena pengalaman dan penalaran sebelumnya.

    ReplyDelete
  52. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Seperti yang dipaparkan dalam artikel di atas. Intuisi Matematika menurut Thomson itu berasal dari pengetahuan yang sebelumnya. Bagi para siswa pengetahuan matematika itu berasal dari seluruh aktivitas yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dalam pengetahuan tentang matematika tidak akan lepas dengan objek-objek nyata dalam dunia ini. Sehingga dengan hal ini pula, yang menyebabkan matematikawan yang bergerak di bidang pendidikan membuat pendikatan yang sebenarnya sudah muncul jauh dari sekarang yaitu matematika yang kontekstual atau realistic. Yang membuat siswa merokonstruksi pengetahuan matematika siswa dari objek nyata didunia dan di abstraksikan dan di idealisasikan sebagai objek matematika.

    ReplyDelete
  53. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari artikel ini juga saya mendapatkan, bahwa intuisi manusia dipengaruhi oleh prasangka. Dalam hal ini matematika sebagai ilmu dapat menggunakan berbagai metode untuk membuatnya menyenangkan bagi siswa. Namun system di Indonesia yang sedikit menggelitik, yaitu Ujian Nasional yang menjadi tekanan bagi siswa. Setiap penentu kelulusan mereka itu adalah hasil UN. Dan imbasnya matematika sebagai salah satu mata pelajaran yang di ujikan dalam Ujian Nasional mendapatkan tanggapan yang buruk sehingga siswa yang belum mengenal kesenangan amtematika akan berprasangka buruk terhadap matematika

    ReplyDelete
  54. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sebenarnya bukan hanya tugas guru yang memberikan prasangka baik untuk matematika. Namun pengalaman dari agen-agen alumni matematika yang memberikan dampak yang besar, sehingga dalam membenahi prasangka buruk tentang matematika bukan tugas guru saja namun seluruh lapisan di masyarakat. Sehingga siswa sekarang belajar matematika tidak di tekan oleh Ujian Nasional lagi. Salah satu cara yang dapat dilakukan guru adalah memberikan berbagai variasi dalam pembelajarannya sehingga siswa tidak cepat bosan dan lebih senang membangun pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  55. Dwi Kawuryani
    14301241049 (Pendidikan Matematika I 2014)
    Keadaan Pendidikan Matematika saat ini memang membutuhkan banyak perhatian. Sebagian besar siswa menganggap Matematika sebagai pelajaran yang sulit dan hanya Ber orientasi pada hasil yang ingin dicapai. Matematika menjadi monster dan tidak menyenangkan bagi mereka. anggapan yang seperti ini semakin membuat Matematika jauh dari kehidupan anak.

    ReplyDelete
  56. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Menurut Thompson intuisi matematika akan muncul setelah melalui tahapan mengolah pengalaman matematika. Untuk itu, guru sebagai fasilitator harus mengelola pengalaman matematika siswa-siswinya sebaik-baiknya agar intuisi matematika siswa dapat berkembang dengan baik. Suatu ilmu akan lebih mudah dipelajari ketika seseorang dengan ikhlas mempelajari ilmu tersebut. Pada dasarnya siswa akan lebih mudah memahami matematika secara intuisi daripada secara formal karena hal itu sesuai dengan tahap perkembangan psikologi mereka. Dengan membelajarkan matematika secara intuitif maka diharapkan siswa akan mempelajari matematika dengan ikhlas bukan hanya karena terpaksa dan hanya bertujuan untuk lulus UN.

    ReplyDelete
  57. Fatmawati
    18709251071
    PM.D 2016
    Sebagaimana yang telah dinyatakan oleh Thompson pada elegi sebelumnya, bahwa intuisi matematika merupakan hasil dari sebuah pengalaman. Pengalaman antara seorang matematikawan murni dan pengalaman siswa itu adalah dua hal yang sangat berbeda. Pengalaman dalam matematika sekolah merupakan akumulasi ketrampilan matematika yang didukung oleh pemahaman pengetahuan sebelumnya. Untuk mendapatkan pengalaman matematika yang baik maka guru harus mempersiapkan dengan baik, tetapi terkadang banyak permasalahan yang terjadi. Maka bagaimana tugas guru mampu membuat siswa tetap aktif dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  58. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran di sekolah-sekolah masih banyak yang menekankan pada aspek kognitifnya saja. Hal ini terjadi karena adanya anggapan bahwa aspek afektif dan psikomotor dapat anak peroleh di lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Selain itu, juga adanya anggapan lain bahwa jika nilai anak-anak bagus maka kualitas sekolah itu juga bagus. Hal itu secara tidak langsung membuat nama guru di sekolah tersebut menjadi terangkat. Karena adanya anggapan-anggapan tersebut maka guru berusaha keras untuk mencerdaskan anak didiknya. Dalam prosesnya guru terkadang tidak sadar bahwa mereka hanya memberikan pendidikan pada aspek kognitifnya saja.

    ReplyDelete
  59. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Intuisi dapat muncul setelah adanya pengalaman. Sedangkan pengalaman tidak akan muncul jika tidak didukung oleh keterampilan dan pengetahuan. Oleh karena itu, ketiga aspek tersebut (kognitif, afektif, dan psikomotor) saling berkaitan dengan munculnya intuisi matematika. Jadi, jika saat ini guru lebih menekankan aspek kognitif dalam kegiatan pembelajarannya maka tidak heran jika siswa juga mulai kehilangan intuisinya. Oleh karena itu, selain memberikan pengetahuan, guru juga harus mampu memberikan pengalaman dan keterampilan kepada siswa dalam kegiatan pembelajaran agar siswa tidak kehilangan intuisinya.

    ReplyDelete
  60. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Intuisi memiliki keterkaitan dengan pengalaman, jika pengalamannya banyak maka kemampuan intuisi siswa dalam menduga penyelesaian suatu masalah akan luas juga, maka dari itu penanaman konsep sangat diperlukan bagi siswa, karena jika siswa mengerti konsep dasarnya biasanya akan langsung masuk ke long term memory siswa berakibat bahwa siswa akan ingat mengenai konsep tersebut. Kemampuan intuisinya akan semakin baik.

    ReplyDelete
  61. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ujian Nasional membuat intuisi siswa menjadi sempit, dalam mengenyam pendidikannya, siswa berorientasi kepada UN, sehingga mereka hanya memahami soal UN saja, mereka berlomba-lomba mencari cara cepat tanpa mengetahui konsep dasarnya, sehingga jika diberikan masalah yang berbeda dimana membutuhkan konsep dasar yang baik maka siswa tidak dapat menjawabnya, berdampak pada intusi siswa tidak berkembang.

    ReplyDelete
  62. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Guru fokus untuk membahas UN dari pada membangun mathematical intuitionnya. Masalah ini merupakan hal yang dilema bagi seorang guru. Mereka tahu apa yang mereka lakukan itu tidak tepat namun apa boleh buat. Nilai UN dapat dikatakan sebagai kunci utama untuk masa depan siswa terutama siswa SMA. Nilai UN sekarang mungkin tidak menentukan dirinya lulus atau tidak, namun menentukan pendidikan ke jenjang berikutnya, ya berarti sama saja. Materi yang sulit dipahami oleh siswa dengan waktu yang terbatas menjadikan guru mengabaikan mathematical intuition dengan cara langsung saja pada pokok permasalahan atau latihan/contoh soal.

    ReplyDelete
  63. Eka Novi Setiawan
    14301241044
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    mathematics intuition kacau akibat pembelajaran guru yang memaksakan kemampuan siswa seperti di paksa mengerjakan latihan terus menerus dan akhirnya siswa disuruh menghafal rumus dalam menghadapi ujian akhir.

    ReplyDelete
  64. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kendala guru dalam melatih intuisi siswa adalah salah satunya beban kognitif siswa, berdasarkan teori beban kognitif terdapat 3 komponen penting yang berkaitan dengan kognitif salah satu nya adalah working memory, dimana working memory ini berkiatan dengan prior knowledge yang ada pada siswa, namun working memory itu sifatnya terbatas dan durasinya juga terbatas, sehingga perlu adanya metode ataupun pendekatakan yang meminimalkan beban kognitif siswa salah satunya adlah memebri petunjuk saat siswa mengerjakan penyelesaian maslaah, salah satu pendekatakannya adalah worked example.

    ReplyDelete
  65. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Intuisi dapat diperoleh dari pengalaman-pengalaman siswa. Intuisi yang dimiliki siswa dapat mengembangkan kreativitas siswa itu sendiri. Namun saat ini masih terdapat banyak siswa yang kehilangan intuisinya karena sistem pembelajaran yang kurang tepat. Metode tradisional atau ceramah dapat menghambat intuisi seorang siswa karena pembelajaran yang berpusat kepada guru.

    ReplyDelete
  66. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dengan pemberian rumus-rumus praktis dengan soal-soal yang pemecahan permasalahannya sudah di tentukan oleh guru tanpa disadari hal tersebut juga dapat membuat para siswa terhambat pada kreativitasnya dan sedikit demi sedikit kehilangan intuisinya.

    ReplyDelete
  67. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Intuisi matematika sangatlah penting bagi siswa untuk membantu menyelesaikan masalah matematis. Ketika proses berpikir dengan menggunakan logika mengalami kemacetan, maka sangat penting untuk mempertimbangkan intuisi matematika. Melalui intuisi matematika, siswa mampu menghasilkan ide-ide atau gagasan yang efektif dan efisien untuk menyelesaikan permasalahan matematika secara kreatif. Oleh karena itu, intuisi matematika berguna pula untuk mengembangkan dan mengasah daya kreativitas. Adapun pembelajaran matematika yang meletakkan intuisi matematika sebagai hal yang penting, melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan pembelajaran dan lebih menekankan kepada pengalaman matematika yang harus diperoleh siswa dalam setiap kegiatan.

    ReplyDelete
  68. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16
    Guru fokus untuk membahas UN dari pada membangun mathematical intuitionnya. Masalah ini merupakan hal yang dilema bagi seorang guru. Mereka tahu apa yang mereka lakukan itu tidak tepat namun apa boleh buat. Nilai UN dapat dikatakan sebagai kunci utama untuk masa depan siswa terutama siswa SMA. Nilai UN sekarang mungkin tidak menentukan dirinya lulus atau tidak, namun menentukan pendidikan ke jenjang berikutnya, ya berarti sama saja. Materi yang sulit dipahami oleh siswa dengan waktu yang terbatas menjadikan guru mengabaikan mathematical intuition dengan cara langsung saja pada pokok permasalahan atau latihan/contoh soal

    ReplyDelete
  69. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Matematika sering disebut pembelajaran yang sulit oleh para siswa sehingga sehingga menimbulkan rasa sungkan dalam diri siswa tersebut apalagi dalam pendidikan sekarang ini yang menuntut guru harus bersikap sekreatif mungkin dalam melakukan pembelajaran matematika membuat guru kewalahan apalagi jika ditambah dengan keadaan sekolah yang kurang memadai sehingga menimbulkan banyak tekanan bukan hanya kepada guru bahkan juga kepada diri siswa apalagi di tambah dengan tuntutan dari ujian nasional yang harus sebisa mungkin para siswanya mendapat nilai yang bagus agar dapat menjunjung nama sekolah sehingga guru terpaksa mencari pemecahan masalah dengan memberikan pembelajaran matematikan yang bertumpu kepada pembahasan soal-soal matematik saja yang menyebabkan kurangnya intuisi matematika pada diri siswa.

    ReplyDelete