Feb 12, 2013

Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 2: Intuisi dalam Matematika (2)




Oleh Marsigit

Thompson (1993) menyimpulkan bahwa intuisi matematika akan muncul setelah tahap olah pengalaman (experience) matematika. Bagi matematikawan, mathematical experiences adalah proses dan hasil-hasil riset matematika.

Sedangkan bagi siswa sekolah mathematical experiences dibangun diatas akumulasi keterampilan matematika (mathematical skills) yang didukung oleh pengetahuan atau pemahaman matematika (mathematical content). Semuanya itu tidak mungkin tercapai jika tidak didukung oleh sikap dan metode matematika (mathematical attitude and method) dan sikap pendukung (supporting attitude) serta internal motivation (rasa senang dan matematika yang menyenangkan). Kenyataannya memang bahwa Ujian Nasional telah memberikan tekanan (pressure) kepada guru sehingga guru cenderung melakukan lompatan-lompatan di dalam mendampingi siswanya yaitu langsung kepada mengolah mathematical experiences dengan cara melakukan drill atau latihan soal-soal (jalan pintas). Dengan demikian dampak pedagogik dari UN adalah bahwa guru kurang mampu mengolah proses yang mendahului (prasarat) bagi diperolehnya mathematical experiences. Dengan kondisi pembelajaran matematika yang demikian akan menyebabkan para siswa menjadi miskin mathematical intuition. Padahal mathematical intuition ini sangat penting untuk mengembangkan kreativitas pada umumnya.

11 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Keadaan pendidikan Matematika saat ini memang dapat dikatakan memprihatinkan. Masih banyak guru yang hanya mementingkan hasil atau nilai dari Ujian Nasional tanpa memperhatikan proses untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dari Matematika itu sendiri. Untuk mendapatkan hasil yang baik, siswa diajarkan untuk menghafalkan rumus-rumus yang telah diberikan guru. Padahal seharusnya siswa dapat memahami materi yang diajarkan agar siswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupannya. Sehingga siswa mengetahui dan mengerti manfaat belajar Matematika. Sekarang, siswa berpikir bahwa matematika itu sulit dan menakutkan karena mereka merasa tertekan dengan situasi di kelas. Para siswa merasa tertekan karena guru hanya mengaitkan matematika dengan nilai-nilai, hanya peduli dengan hasil yang akan diperoleh tanpa proses pemberitahuan bahwa siswa diminta untuk belajar dan memahami materi matematika. Semua yang terjadi dapat diakibatkan karena guru yang juga merasa tertekan oleh Ujian Nasional, sehingga mereka lebih memilih untuk mengolah pengalaman matematika dengan cara latihan soal secara terus-menerus (sebagai jalan pintas) agar nilai-nilai yang diperoleh dapat membanggakan nama sekolah. Dan hal itu menyebabkan siswa memiliki intuisi matematika yang miskin. Padahal, intuisi matematika sangat penting untuk mengembangkan kreativitas pada umumnya.

    ReplyDelete
  2. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Diakui memang banyak kendala yang dihadapi guru untuk memunculkan intuisi siswa dalam matematika, diantaranya adalah banyaknya beban materi yang harus diajarkan kepada siswa sehingga guru lebih fokus pada bagaimana materi selesai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. juga dampak adanya ujian nasional yang begitu hebat, tidak hanya siswa yang kawatir namun guru juga ikut kawatir sehingga dalam proses pembelajaran guru sering memberikan materi yang melibatkan soal-soal yang menyangkut ujian nasional sehingga menjadikan guru maupun siswa miskin dalam intuisi matematika.

    ReplyDelete
  3. Ujian Nasional telah mengesampingkan penyampaian konsep yang harus benar-benar dipahami oleh siswa. Guru menjadi berfokus pada soal-soal UN. Peran matematika menjadi terreduksi dari proses berpikir untuk pemecahan masalah, koneksi, representasi dan komunikasi menjadi hanya hapalan atau ingatan semata. Sering ditemukan siswa yang mempunyai nilai tinggi dalam UN tetapi dalam keseharian pembelajarannya tidak dapat mengikuti pembelajaran. Intusi dapat berkembang dari proses-proses pembelajaran yang dilakukan dalam keseharian. Intuisi dengan adanya praktik latihan soal secara drill.

    ReplyDelete
  4. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Para guru lebih mempertimbangkan hasil daripada proses dengan memberikan cara cepat dalam penyelesaian matematika. Padahal Kant sendiri berpendapat bahwa konsep matematika pertama-tama diperoleh secara a priori melalui pengalaman dengan intuisi penginderaan. Proses ini merupakan langkah pertama dalam mempelajari konsep-konsep matematika. Proses berikutnya adalah proses intuisi akal yang memungkinkan dikonstruksikanyya pendidikan matematikadalam ruang dan waktu. Sebelum diambil keputusan atau solusi masalah matematika menggunakan intuisi budi terlebih dahulu obyek-obyek matematika disintesiskan kedalam beberapa kategori seperti kuantitas, kualitas, contoh, bukan contoh. Sehingga intuisi menjadi landasan bagi matematika dan kebenaran matematika. Intuisi-intuisi ini diterapkan guru sebagai sebuah proses mengkonstruk pemahaman siswa, melalui penginderaan, akal dan budi.

    ReplyDelete
  5. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Sekolah mathematical experiences dibangun diatas akumulasi keterampilan matematika yang didukung oleh pengetahuan atau pemahaman matematika. Semua itu tidak mungkin tercapai jika tidak didukung oleh sikap dan metode matematika dan sikap pendukung serta rasa senang dalam belajar matematika. Sementara itu, dampak pedagogik dari UN adalah bahwa guru kurang mampu mengolah proses yang mendahului (prasarat) bagi diperolehnya mathematical experiences. Oleh karena itu sekarang membuat indonesia sendiri miskin akan mathematical Exsperience, yang menyebabkan kurangnya kemampuan kretif siswa di indonesia. dalam hal ini peran kita sebagai calon pendidikan untuk menanamkan intuisi yang baik ke siswa dan meluruskan matematical exsperiences siswa ke arah yang lebih baik, sehingga matematical intuition mereka dapat berkembang.

    ReplyDelete
  6. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Berdasarkan elegi di atas, yang ditekankan adalah kaitan antara intuisi dan pengalaman. Dalam hal matematika intuisi matematika tentunya dapat dibangun melalui pengalaman matematika. Untuk siswa sekolah untuk membangun pengalaman matematika yang baik dan bermakna, maka dibutuhkan beberapa hal, seperti: kemampuan atau keterampilan matematis anak, sikap anak terhadap matematika, disposisi matematis anak, motivasi anak terhadap matematika. Untuk itu intuisi sangat penting untuk meningkatkan kreativitas matematika kanak dan kreativitas-kreativitas lain pada umumnya. Intuisi sebagai pengetahuan dasar siswa dalam pembelajaran matematika karena mendorong mereka untuk berpikir mendalam serta berbuat/ bertindak.

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  8. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Matematika merupakan salah satu mata pelajaran wajib yang masuk ke dalam Ujian Nasional. Namun demikian, dampak yang ditimbulkan terdahap pembelajaran matematika itu sendiri sangat serius. Dengan adanya ujian nasional, goal dari pembelajaran matematika yakni agar supaya siswa lulus dengan nilai yang memuaskan. Sehingga pembelajaran yang berlangsung hanya mengutamakan hasil akhirnya, bukanlah prosesnya. Hal ini sangat berbahaya bagi pengetahuan siswa tentang matematika. karena akan menghambat perkembangan intuisi siswa terhadap matematika yang diperoleh ketika sebuah proses penyelesaian masalah berlangsung. intuisi diperoleh setelah siswa mengalami atau mempunyai pengalaman dalam menyelesaikan masalah.

    ReplyDelete
  9. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Intuisi matematika siswa sangat penting dalam proses pembelajaran, Karena dengna intuisi, siswa mampu menghubungkan pengalaman-pengalaman matematikanya untuk mengontruksi pengetahuan baru dan memahami bahasa matematika dengan baik. Namun pada zaman sekarang ini, banyak terjadi fenomena-fenomena dimana sekolah-sekolah berlomba-lomba untuk mendapat peringkat atau nilai terbaik dalam pelakasanaan UN. Hal ini memberikan tekanan kepada semua guru untuk mengantarkan siswa-siswanya mendapat target tersebut. Namun, kendala waktu yang terbatas membuat banyak guru melewatkan prosesnya dan hanya melakukan drill latihan soal yang mungkin untuk muncul pada soal UN.

    ReplyDelete
  10. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Ujian nasional sebagian besar embuat ruang gerak guru dibatasi dalam mengajar. Terlalu banyak target yang akan dicapai. Padahal target utama hanyalah memenuhi kompetensi dasar. Namun kebimbangan – kebimbangan ketidaklulusan yang akan dialami siswa yang menjadi beban tersendiri bagi guru dalam mengajar.

    ReplyDelete
  11. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Intuisi sangat penting dalam belajar matematika. Intuisi sangat penting untuk menghasilkan ide-ide/gagasan matematika. Oleh karena itu, peran guru disini sangat penting dalam memfasilitasi siswa mengembangkan intuisinya melalui pengalaman (experience) matematika. Tapi kenyataannya, guru sering kali terkendala dalam memfasilitasi siswa mengembangkan intuisinya. Banyaknya materi pelajaran matematika yang tidak sebanding dengan alokasi waktu pembelajaran menjadikan pembelajaran terkesan terburu-buru dan tidak adanya pengalaman (experience) matematika siswa. Ataupun Ujian Nasional telah memberikan tekanan (pressure) kepada guru sehingga guru cenderung melakukan lompatan-lompatan di dalam mendampingi siswanya yaitu langsung kepada mengolah mathematical experiences dengan cara melakukan drill atau latihan soal-soal (jalan pintas) sehingga akan menyebabkan para siswa menjadi miskin mathematical intuition. Padahal mathematical intuition ini sangat penting untuk mengembangkan kreativitas pada umumnya.

    ReplyDelete