Feb 12, 2013

Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 2: Intuisi dalam Matematika (2)




Oleh Marsigit

Thompson (1993) menyimpulkan bahwa intuisi matematika akan muncul setelah tahap olah pengalaman (experience) matematika. Bagi matematikawan, mathematical experiences adalah proses dan hasil-hasil riset matematika.

Sedangkan bagi siswa sekolah mathematical experiences dibangun diatas akumulasi keterampilan matematika (mathematical skills) yang didukung oleh pengetahuan atau pemahaman matematika (mathematical content). Semuanya itu tidak mungkin tercapai jika tidak didukung oleh sikap dan metode matematika (mathematical attitude and method) dan sikap pendukung (supporting attitude) serta internal motivation (rasa senang dan matematika yang menyenangkan). Kenyataannya memang bahwa Ujian Nasional telah memberikan tekanan (pressure) kepada guru sehingga guru cenderung melakukan lompatan-lompatan di dalam mendampingi siswanya yaitu langsung kepada mengolah mathematical experiences dengan cara melakukan drill atau latihan soal-soal (jalan pintas). Dengan demikian dampak pedagogik dari UN adalah bahwa guru kurang mampu mengolah proses yang mendahului (prasarat) bagi diperolehnya mathematical experiences. Dengan kondisi pembelajaran matematika yang demikian akan menyebabkan para siswa menjadi miskin mathematical intuition. Padahal mathematical intuition ini sangat penting untuk mengembangkan kreativitas pada umumnya.

110 comments:

  1. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Masing-masing siswa tentunya memiliki intuisi yang berbeda-beda, dikarenakan pengalaman matematika serta motivasi internal mereka yang tidak sama. Guru perlu memberi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas siswa guna memperkuat mathematical intuition mereka. Namun, tidak sedikit guru yang memilih jalan pintas dengan memberi rumus instan pada siswa dalam menghadapi UN khususnya. Padahal, pemberian rumus instan dapat membuat siswa akan terpatok pada suatu kasus yang dapat diselesaikan dengan rumus hafalannya. Akan tetapi jika konteks dirubah, bahkan sedikit saja, siswa akan mengalami kebingungan, rumus yang ia punya tidak bisa lagi diterapkan, itu akan terjadi jika intuisi siswa rendah, mereka tidak dapat memaknai ilmu yang mereka tau.

    ReplyDelete
  2. Anisa Wahyu Nur Khasanah
    14301241010
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pemilihan metode pembelajaran sangatlah penting. Pemilihan tersebut didasarkan oleh kondisi siswa, suasana kelas, tujuan pembelajaran, dll. Dalam pembelajaan matematika, mathematical experience dihasilkan dari pemahaman dan pengetahuan matematika dan didukung oleh sikap dan metode matematika yang digunakan oleh guru.

    ReplyDelete
  3. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Matematika memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Faktanya, matematika digunakan dalam kegiatan sehari-hari seperti dalam kegiatan perdagangan, ekonomi, teknologi dan lain sebagainya. Kegiatan dalam kehidupan sehari-hari tentu tidak akan terlepas dari masalah matematika, dalam masalah matematika ini maka diperlukannya suatu intuisi baik intuisi dalam memahami masalah, dan intuisi dalam merencanakan pemecahan masalah.

    ReplyDelete
  4. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Peran intuisi dalam matematika itu penting. hal tersebut juga mempunyai Karakteristik intuisi menurut Fischbein (1987) dicirikan oleh sifat-sifat berikut: (1) Self-evident (Jelas dengan sendirinya) dan Immediacy (tanpa media).Pemahaman intuitif hadir pada diri seseorang dapat diterima secara langsung tanpa memerlukan pertimbangan terlebih dahulu melalui proses formal maupun dukungan empiris.(2) Coerciveness dan Preseverence (Memaksa dan Ulet).Jika seseorang telah membangun intuisi tentang suatu hal, maka hal tersebut susah untuk dirubahnya.(3) Extrapolativeness (Peramalan).Seseorang yang memiliki intuisi dapat menduga secara langsung dari data terbatas yang diberikan.(4). Globality (Global)

    ReplyDelete
  5. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Seperti potensi, anak memiliki intuisi didalam dirinya dan akan terus berkembang. Tetapi cara mengajar guru yang kurang bermakna bagi siswa juga akan menghilangkan intuisi siswa. Seperti pembelajaran yang dimulai dengan definisi dan pemberian rumus langsung. Hal demikian akan menyebabkan intuisi siswa melemah dan akhirnya hilang, karena siswa tidak dibiasakan mengkonstruk pengetahuan yang dimilikinya.

    ReplyDelete
  6. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    Pascasarjana Pendidikan Matematika 2016/ Kelas C

    Dalam pembelajaran matematika siswa memerlukan suatu intuisi agar dapat memahami masalah dan merencanakan pemecahan masalah sehingga siswa memiliki pemikiran yang lebih kreatif. Desinilah peran seorang guru sangat diperlukan dalam proses pembelajaran matematika agar siswa dapat mengkonstruksi pemikirannya.

    ReplyDelete
  7. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Intuisi siswa yang terbentuk karena menemukan dan mengembangkan intuisinya sendiri akan jauh lebih bermakna daripada intuisi yang dibangun atas intuisi yang bukan berasal dari dirinya sendiri. intuisi yang tertanam dalam benak siswa akan bertahan lama jika terbentuk atas pemahamannya sendiri sehingga tidak akan mengalami kesulitan dalam pembelajaran maupun penyelesaian masalah matematika khususnya dalam uji kompetensi diri.

    ReplyDelete
  8. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Intuisi matematika akan muncul setelah melalui tahapan mengolah pengalaman matematika. Bagi siswa, pengalaman bermatematika dibangun berdasarkan ketrampilan-ketrampilan matematika yang didukung oleh pemahaman matematika. selain itu pengalaman matematika juga didukung oleh sikap terhadap matematika, metode pembelajaran matematika, motivasi dan pendukung lainnya. Jadi pembelajaran matematika di sekolah sangat berpengaruh terhadap intuisi matematika yang dimiliki siswa.

    ReplyDelete
  9. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Walaupun saat ini Ujian Nasional bukan menjadi syarat utama kelulusan para siswa, akan tetapi ujian tersebut masih menjadi ketakutan tersendiri, terutama bagi para siswa. Ini mengakibatkan mereka belajar hanya demi untuk mendapatkan nilai yang baik, bukan untuk benar-benar memahami kompetensi yang mereka pelajari. Padahal, belajar dengan tanpa memahami konsep serta tanpa mencobanya sendiri (melakukan kegiatan), intuisi matematika tidak akan muncul dalam diri siswa.

    ReplyDelete
  10. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pikiran manusia dipengaruhi oleh pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Sehingga pembelajaran haruslah bermakna, dimana proses lebih ditingkatkan kualitasnya tidak hanya mementingkan pada hasil saja. Dalam belajar matematika juga demikian, pengalaman matematika juga ditekankan dalam pembelajaran. Maka teori ini tidak mendukung adanya ujian nasional. Karena dengan adanya ujian nasional membuat pembelajaran lebih memikirkan hasil atau dengan kata lain yang penting siswa bisa menjawab dengan benar bukan tentang pengalaman belajar yang diperoleh oleh siswa.

    ReplyDelete
  11. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Setelah membaca elegi di atas, ternyata elegi tersebut berhubungan erat dengan kondisi pendidikan Matematika saat ini. Adanya anggapan bahwa keberhasilan suatu pembelajaran hanya dipandang dari segi hasil atau nilai saja. Bahkan mengesampingkan proses atau pemahaman siswa terhadap suatu materi pelajaran.

    ReplyDelete
  12. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam kehidupan sekolah, Ujian Nasional menjadi tolok ukur utama keberhasilan pembelajaran. Hal ini lah yang menjadi penyebab siswa menjadi tertekan atau merasa takut akan Ujian Nasional. Bahkan siswa yang pandai sekalipun tak jarang mengalami kegagalan dalam Ujian Nasional. Selain siswa, guru pun ikut terpengaruh dengan adanya UN tersebut. Guru cenderung memberikan soal yang banyak yang mampu dikerjakan siswanya dengan cepat dan benar. Tak heran, guru sering memberikan rumus praktis yang justru membuat siswa tak tahu atau tidak paham akan suatu materi tersebut dan hanya bersifat sebagai reseptor atau penerima saja. Selain itu, Ujian Nasional hanya berorientasi pada aspek kemampuan pengetahuan (kognitif saja), sedangkan aspek keterampilan (psikomotorik) dan sikap (afektif) dikesampingkan.

    ReplyDelete
  13. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya setuju dengan uraian di atas, bahwa dengan cara pembelajaran yang hanya mengandalkan output menyebabkan para siswa memiliki intuisi yang rendah yang berakibat fatal pada perkembangan kreativitas pemikiran siswa. Oleh karena itu, guru hendaknya tidak hanya berbekal pengetahuan saja namun dalam pengajarannya harus didukung adanya pengalaman, keterampilan, serta memberi motivasi kepada siswa.

    ReplyDelete
  14. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Intuisi berperan penting dalam pemecahan masalah matematika, karena dengan intuisi siswa mempunyai gagasan kreatif dalam memecahkan masalah matematika. Banyak siswa pandai dalam memecahkan soal matematika sering menggunakan cara-cara yang cerdas, sehingga memberikan jawaban yang singkat dan akurat. Pada siswa-siswa yang berkemampuan matematika sedang atau rendah, cara yang digunakan untuk memecahkan soal cenderung memberikan jawaban yang kurang akurat, bahkan siswa-siswa yang berkemampuan matematika sedang dan rendah tersebut kesulitan untuk menemukan cara dalam memecahkan masalah matematika.

    ReplyDelete
  15. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Intuisi berperan dalam pemahaman, konstruksi dan pemecahan masalah matematika. Intuisi tersebut diperoleh dari pengalaman seseorang dengan lingkungan. Jika dalam matematika, maka intuisi matematis siswa diperoleh dari pengalaman siswa berinteraksi dengan objek matematika dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini berimplikasi pada proses pembelajaran matematika. Untuk dapat mengembangkan intuisi dalam pembelajaran matematika maka konsep-konsep matematika tidak dapat diajarkan melalui definisi, tetapi melalui pengalaman siswa berinteraksi dengan objek matematika. Selain itu, guru hendaknya dapat membantu pemahaman suatu konsep dengan pemberian contoh-contoh yang dapat diterima kebenarannya secara intuitif. Artinya siswa dapat menerima kebenaran itu dengan pemikiran yang sejalan dengan pengalaman yang sudah dimilikinya.

    ReplyDelete
  16. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Intuisi adalah istilah untuk kemampuan memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas. Pemahaman tiba-tiba datang dari dunia lain dan keluar dari kesadaran. Intuisi dibangun melalui pengalaman, semakin banyak pengalaman siswa juga akan mengasah kemampuan intuisi siswa. Intuisi ini mampu mendukung tingkat kreativitas siswa dalam memecahkan suatu permasalahan matematika.

    ReplyDelete
  17. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014



    pembelajaran dikatakan berhasil tidak hanya dilihat dari output saja, namun yang terpenting adalah proses siswa memahami materi dan dapat menemukan konsep sendiri. kebanyakan guru hanya berorientasi pada hasil saja namun itu meruapakn suatu yang kurang tepat menurut saya, karena jika hanya berfokus pada hasil itu membuat siswa terkadang menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan hasil yang bagus bahkan dengan cara yang kurang terpuji misalnya mencontek dll, jadi yang perlu diperhatikan adalah bagaimana siswa mengikuti proses pembelajaran , bagaimana perkemabngan pemikiran siswa dan apakah siswa dapat mengkonstruk pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  18. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Pemahaman dalam belajar akan didapatkan dari ituisi. Menumbuhkan intuisi pada siswa itu dilakukan dengan cara perlahan yang artinya pengalaman dan pemahaman siswa pada materi matematika misalnya diberikan secara jelas serta dilatih secara tepat. Karna saat siswa diberikan tekanan untuk mengerjakan tugas ataupun latihan ujian matematika secara menerus dengan metode mengajar yang praktis, itu akan membuat siswa kehilangan intuisinya dalam mengerjakan soal

    ReplyDelete
  19. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Pembelajaran yang baik adalah dimana seorang guru dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa yang dimulai dengan masalah kontekstual. Dalam pembelajaran ini siswa digiring/dipandu untuk mengamati, bertanya, sampai pada menyimpulkan dan mengaitkan dengan konsep lain. Tentunya dalam pembelajaran ini melibatkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman siswa. Dari sini diharapkan intuisi siswa dapat terbangun sehingga siswa dapat mengembangkan kreativitasnya.

    ReplyDelete
  20. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Richard Skemp (1989) menjelaskan mengenai dua jenis kecerdasan dalam matematika, kecerdasan intuitif dan kecerdasan reflektif. Kecerdasan intuitif adalah kemampuan siswa untuk mengetahui jawaban yang benar dalam matematika namun belum mampu memberikan penjelasan yang logis mengenai asal usul jawaban tersebut. Kecerdasan ini jika diasah akan menghasilkan kecerdasan reflektif yang akan mendukung penalaran siswa. Namun, jika kecerdasan intuitif pun tidak dibangun dan dibentuk dengan baik, maka siswa tidak akan sampai pada kecerdasan reflektif mereka. Dengan demikian, sebagai guru hendaknya kita senantiasa merefleksikan diri apakah pembelajaran kita telah membangun kecerdasan intuitif siswa ataukah hanya sebatas drill yang kemudian mematikan kreativitas siswa.

    ReplyDelete
  21. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    Intuisi matematika sangat diperlukan bagi seorang siswa. Menurut Kant (Wilder, R. L. , 1952), matematika harus dipahamai dan dikonstruksi menggunakan intuisi murni, yaitu intuisi “ruang” dan “waktu”. Konsep dan keputusan matematika yang bersifat “synthetic a priori” akan menyebabkan ilmu pengetahuan alam pun menjadi tergantung kepada matematika dalam menjelaskan dan memprediksi fenomena alam. Menurutnya, matematika dapat dipahami melalui “intuisi penginderaan”, selama hasilnya dapat disesuaikan dengan intuisi murni kita. Bila siswa tidak terlatih untuk menggunakanintuisi matematika, maka kreativitasnya tidak akan berkembang dan sulit untuk menjelaskan atau memprediksi fenomena alam

    ReplyDelete
  22. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014



    dalam pembelajaran matematika intuisi dapat dilatih dengan tidak memanjakan pikiran siswa, guru berorientasi tidak pada hasil saja namun juga pada proses, jangan sampai guru menmberikan rumus dan cara secara instan namun harus melalui proses dimana siswa mengkosntruksi pengetahuannya sendiri, jika diberikan secara instan maka pemahaman siswa juga secara instan dan tidak bertahan lama dalam pikiran siswa.

    ReplyDelete
  23. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014



    menurut pendapat Khan bahwa matematika itu harus dipahami, untuk mendapatkan pemahaman yang sebenarnya maka guru dapat memberikan fasilitas kepada siswa berupa alur pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat mengkonstruk pengetahuannya sendiri. jika diberikan secara instan maka kreatifitas dan daya pikir siswa tidak berkembang, efeknya adalah misalkan dalam pemberian soal, siswa cenderung akan bingung ketika soal yang diberikan tidak sesuai dengan contoh yang diberikan guru, siswa akan bingung ketika soal nya dimodifikasi sedikit, jadi siswa cenderung mengahafal langkah dan cara sesuai yang diajarkan guru.

    ReplyDelete
  24. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Beberapa guru di indonesia masih menganggap bahwa nilai UN adalah tujuan pembelajaran, sehingga pembelajaran yang terjadi di kelasnya hanyalah berfokus pada latihan soal UN. Hal tersebut menyebabkan siswa tidak memiliki pengetahuan dasar yang baik mengenai materi pembelajaran sepenuhnya.

    ReplyDelete
  25. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Mathematical experiences siswa hanyalah tentang mengerjakan soal saja, tidak ada pengalaman siswa yang dibangun dengan keterampilan, pengetahuan dan pemahaman matematika,sikap, metode matematika, sikap pendukung, dan mathematical motivation. Tanpa adanya hal tersebut maka siswa tidak akan memiliki mathematical intuition. Karena siswa tidak memiliki mathematical experience yang prasyaratnya tidak terjadi pada pembelajaran dikelas akibat dari terlalu fokusnya guru pada persiapan menghadapi UN

    ReplyDelete
  26. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Intuisi matematika muncul setelah pengalaman matematika, dalam bentuk proses dan hasil riset matematika. Sedangkan bagi siswa, intuisi dibangun dari keterampilan matematika, yang didukung oleh pemahaman matematika, sikap dan metode matematika, serta motivasi atau kesenangan dalam matematika.Dengan melakukan tahapan-tahapan secara runtut, intuisi siswa akan terbangun dan terlatih sehingga matematika bukan lagi menjadi masalah sulit bagi mereka

    ReplyDelete
  27. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Namun pada kenyataan di lapangan, siswa dihadapkan pada UN, yang mengakibatkan orientasi pembelajaran matematika di sekolah menjadi berubah. Untuk mengejar nilai UN yang baik, umumnya guru memberikan pengalaman matematika kepada siswa tanpa melalui tahapan yang diharapkan dapat mengembangkan intuisi siswa, sehingga yang kita lihat, siswa belajar dengan intuisinya yang tidak berkembang, atau bisa kita sebut dengan miskin intuisi. Padahal, intuisi digunakan untuk mengembangkan kreativitas siswa

    ReplyDelete
  28. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Menurut Kant pemahaman maupun konstruksi matematika diperoleh dengan cara terlebih dulu menemukan intuisi murni pada akal atau pikiran kita. Matematika yang bersifat sintetik a priori dapat dikonstruksi melalui tahapan intuisi yaitu Intuisi penginderaan terkait dengan obyek matematika yang dapat diserap sebagai unsur a posteriori. Intuisi akal mensintetiskan hasil intuisi penginderan ke dalam intuisi ruang dan waktu yang kemudian rasio kita dihadapkan pada putusan-putusan argumentasi matematika.

    ReplyDelete
  29. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Intuisi memberikan peranan penting bagi siswa dalam mengembangkan kretivitas siswa. Intuisi diperoleh melalui pengalaman setelah belajar matematika dan pengalaman tersebut mebutuhkan waktu dan prose. Oleh karena itu untuk mendapatkan pengalaman tersebut , hendaknya guru memberikan kesempatan dan kebebasan kepada siswa untuk terlibat dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  30. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Intuisi dapat diperoleh dari pengalaman-pengalaman siswa. Intuisi yang dimiliki siswa dapat mengembangkan kreativitas siswa itu sendiri. Namun saat ini masih terdapat banyak siswa yang kehilangan intuisinya karena sistem pembelajaran yang kurang tepat. Metode tradisional atau ceramah dapat menghambat intuisi seorang siswa karena pembelajaran yang berpusat kepada guru.

    ReplyDelete
  31. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dengan pemberian rumus-rumus praktis dengan soal-soal yang pemecahan permasalahannya sudah di tentukan oleh guru tanpa disadari hal tersebut juga dapat membuat para siswa terhambat pada kreativitasnya dan sedikit demi sedikit kehilangan intuisinya.

    ReplyDelete
  32. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Intuisi matematika sangatlah penting bagi siswa untuk membantu menyelesaikan masalah matematis. Ketika proses berpikir dengan menggunakan logika mengalami kemacetan, maka sangat penting untuk mempertimbangkan intuisi matematika. Melalui intuisi matematika, siswa mampu menghasilkan ide-ide atau gagasan yang efektif dan efisien untuk menyelesaikan permasalahan matematika secara kreatif. Oleh karena itu, intuisi matematika berguna pula untuk mengembangkan dan mengasah daya kreativitas. Adapun pembelajaran matematika yang meletakkan intuisi matematika sebagai hal yang penting, melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan pembelajaran dan lebih menekankan kepada pengalaman matematika yang harus diperoleh siswa dalam setiap kegiatan.

    ReplyDelete
  33. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16
    Guru fokus untuk membahas UN dari pada membangun mathematical intuitionnya. Masalah ini merupakan hal yang dilema bagi seorang guru. Mereka tahu apa yang mereka lakukan itu tidak tepat namun apa boleh buat. Nilai UN dapat dikatakan sebagai kunci utama untuk masa depan siswa terutama siswa SMA. Nilai UN sekarang mungkin tidak menentukan dirinya lulus atau tidak, namun menentukan pendidikan ke jenjang berikutnya, ya berarti sama saja. Materi yang sulit dipahami oleh siswa dengan waktu yang terbatas menjadikan guru mengabaikan mathematical intuition dengan cara langsung saja pada pokok permasalahan atau latihan/contoh soal

    ReplyDelete
  34. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Matematika sering disebut pembelajaran yang sulit oleh para siswa sehingga sehingga menimbulkan rasa sungkan dalam diri siswa tersebut apalagi dalam pendidikan sekarang ini yang menuntut guru harus bersikap sekreatif mungkin dalam melakukan pembelajaran matematika membuat guru kewalahan apalagi jika ditambah dengan keadaan sekolah yang kurang memadai sehingga menimbulkan banyak tekanan bukan hanya kepada guru bahkan juga kepada diri siswa apalagi di tambah dengan tuntutan dari ujian nasional yang harus sebisa mungkin para siswanya mendapat nilai yang bagus agar dapat menjunjung nama sekolah sehingga guru terpaksa mencari pemecahan masalah dengan memberikan pembelajaran matematikan yang bertumpu kepada pembahasan soal-soal matematik saja yang menyebabkan kurangnya intuisi matematika pada diri siswa.

    ReplyDelete
  35. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Thompson (1993) menyimpulkan bahwa intuisi matematikaakan muncul setelah tahap olah pengalaman matematika. Saya setuju dengan hal ini, intuisis matematika, khussnya siswa, akan terbentuk ketika siswa tersebut memikirkan pengalaman-pengalaman matematika yang ia alami. Contohnya saat siswa SMA menyelesaikan soal sistem persamaan linear. Intuisinya berkembang ketika siswa mengaitkan pengalaman belajar sebelumnya tentang materi persamaan linear atau bahkan pengalamannya dalam kehidupan nyata dalam rangka mencari solusi dari soal sistem persamaan linear tersebut. Intuisinya berkembang dalam rangka memahami hal yang disrasa abstrak dengan bantuan pengalaman yang sesuai tetapi dirasa lebih masuk akal. Semakin banyak pengalam matematika seorang siswa semakin cepat intuisi matematikanya berkembanga.
    Kita tahu bahwa pengalaman matematika penting dalam pembentukan intuisi matematika. Tetapi kebanyakan guru tidak memberikan fasilitas kepada siswa untuk mendapatkan pengalaman matematika tersebut. Pengalaman matematika dapat diperoleh siswa ketika ia menjalani proses belajar mengajar sehingga pembelajaran itu menjadi bermakna untuk siswa. Hal ini sering dilewatkan guru dalam pembelajaran matematika karena guru memiliki beban kompetensi yang harus dicapai agar siswa mampu mengikuti UN. Beban ini secara tidak langsung menjadi beban siswa juga karena dengan waktu yang singkat dan materi yang banyak siswa menjadi kurang menjalaniproses bermatematika sehingga tidak cukup banyak pengalaman matematika yang didapat.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  36. Anisa Safitri
    PEP B
    17701251038

    Intuisi matematika sangat diperlukan bagi seorang siswa. Menurut Kant (Wilder, R. L. , 1952), matematika harus dipahamai dan dikonstruksi menggunakan intuisi murni, yaitu intuisi “ruang” dan “waktu”. Konsep dan keputusan matematika yang bersifat “synthetic a priori” akan menyebabkan ilmu pengetahuan alam pun menjadi tergantung kepada matematika dalam menjelaskan dan memprediksi fenomena alam. Menurutnya, matematika dapat dipahami melalui “intuisi penginderaan”, selama hasilnya dapat disesuaikan dengan intuisi murni kita. Bila siswa tidak terlatih untuk menggunakan intuisi matematika, maka kreativitasnya tidak akan berkembang dan sulit untuk menjelaskan atau memprediksi fenomena alam. intuasi dalam matematika sangat berguna untuk menyelesaikan maslah dalam kehidupan sehari-hari yang dialami siswa,sehingga intuisi sendiri haru dilatih dengan cara memberikan pengalaman (experience) belajar siswa untuk menemukan sesuatu dengan kreativitasnya. karena memecahkan masalah dalam kehidupan membutuhkan intuisi membaca keadaan dan memecahkan dengan kreativitasnya.

    ReplyDelete
  37. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Dalam membelajarkan dan mempelajari matematika diperlukan intuisi yang didapatkan dari pengalaman-pengalaman yang dimiliki oleh siswa. Dengan intuisi, maka siswa bisa lebih kreatif dan inovatif. Dengan intuisi siswa juga akan timbul rasa senang dan merasakan matematika itu merupakan suatu bahasan yang menarik yang dipelajari. Kebanyakan yang terjadi karena tekanan UN siswa menjadi hanya mementingkan drill untuk bisa mengejar nilai yang tinggi sehingga mereka merasa tertekan dan kreativitasnya tidak bisa berkembang.

    ReplyDelete
  38. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Kemampuan intuisi yang dibangun bersandar pada pengalaman akan membantu siswa untuk meningkatkan kreativitas mereka. Namun karena mengejar UN, kemampuan intuisi matematika yang seharusnya dilakukan malah berubah menjadi drill atau latihan-latihan soal matematika. Memang sungguh dilematis. Di satu sisi guru ingin membangun konsep matematika melalui pengalaman atau pembelajaran bermakna, namun di sisi lain ada tuntutan untuk meraih nilai UN Matematika yang baik. Karena persepsi masyarakat menyebutkan bahwa keberhasilan guru dinilai lewat hasil Ujian Nasional.

    ReplyDelete
  39. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Membahas masalah dampak Ujian Nasional, terkadang guru sering dihadapkan pada situasi yang dilematis. Di satu sisi guru dituntut untuk dapat memfasilitasi siswa belajar agar memperoleh nilai UN yang baik. Di sisi lain guru harus memberikan fasilitas kepada siswa agar siswa mampu berproses, menemukan pengalaman-pengalaman belajar matematikanya sendiri. Dalam pelaksanaannya pun terbatas oleh waktu. Sehingga terkadang guru lebih memperhatikan pencapaian nilai UN dibandingkan dengan proses dimana siswa dapat menemukan pengalaman belajarnya melalui intuisi karena keterbatasan waktu.

    ReplyDelete
  40. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Salah satu yang penting bagi seseorang dalam belajar matematika adalah Intuisi. Dengan intuisi seseorang dapat menyusun suatu pola dan konjektur. Intuisi ini dapat berkembang dan meningkat keakuratannya jika sering mengalami pengalaman-pengalaman yang sejenis secara berulang. Seorang guru sebenarnya memerlukan intuisi dalam usahanya memajukan proses pembelajaran di kelas. Dengan intuisi guru bisa menerka seberapa efektif pembelajaran yang dilakukan, langkah apa yang harus dia lakukan dan bagaimana seharusnya memulainya.

    ReplyDelete
  41. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Terimakasih Prof atas ilmu yang bermanfaat ini

    Dari elegy di atas, saya melihat adanya ketidaksesuain kondisi senyatanya dengan seharusnya. Tentu ini permasalahan, bukan? Pada elegi di atas, secara jelas disebutkan bahwa guru kurang mampu mengolah proses yang mendahului (prasarat) bagi diperolehnya mathematical experiences. Hal tersebut menyebabkan para siswa menjadi miskin mathematical intuition. Bukanlah keadaan yang sepele. Ini benar-benar berbahaya. Terlihat pembelajaran matematika saat ini membelakangi kebutuhan siswa yang sesungguhnya. Siswa belum ditempatkan sebagai subjek yang berhak memiliki mathematical intuiton yang mumpuni. Oleh karena itu, sudah selayaknya pembelajaran matematika dilakukan dengan metode baru, yaitu metode yang menyenangkan, metode yang spesifik langkah-langkahnya.

    ReplyDelete
  42. Gamarina Isti R
    17790251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Cara terbaik guru dalam mengembangkan intuisi siswa adalah dengan memfasilitasi intuisi siswa melalui strategi, model, metode, dan pendekatan yang dapat memaksimalkan intuisi siswa. Saya memiliki pengalaman saat siswa mengerjakan satu soal, ternyata siswa yang tidak tahu harus menggunakan rumus apa dalam mengerjakan memiliki cara tersebdiri yang berbeda dengan teman-teman lainnya dan jawaban yang dihasilkan juga benar, dan saat siswa ditanyakan bagaimana cara menemukan dengan logika seperti itu, tidak salah saat siswa menjawab tidak tahu bagaimana caranya, karena hal itu termasuk hasil intuisinya. Dari kasus tersebut dapat dipelajari bahwa dalam mengakomodasi intuisi siswa maka sebagai guru siswa dibebaskan dalam berpikir agar siswa tidak takut untuk berfikir menggunakan intuisinya karena tidak ada yang benar ataupun salah asalkan semua memiliki alasannya masing-masing dan alasan itu dapat dibenarkan, istilahnya banyak jalan menuju jawaban matematika.

    ReplyDelete
  43. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Proses pembelajaan matematika yang seharusnya diberikan kepada siswa dalah proses belajar yang menyenangkan dan konkrit, sehingga siswa mampu membangun ide-ide atau konsep-konsepnya sendiri. Melalu hal inilah, kemampuan berpikir matematika siswa dikembangkan, juga intuisi mereka dibangun. Tetapi pada kenyataannya dalam proses pembelajaran matematika sedikit sekali kebebasan bagi siswa untuk membangun ide-ide, sehingga kreatifitas siswa terhambat. Karena hal itu pula matematika masih menjadi pelajaran yang sulit dan menakutkan bagi mereka.

    ReplyDelete
  44. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb.

    Terimakasih banyak Pak prof.
    Pembelajaran matematika yang menyenangkan, hadir dari pemahaman dan pengalaman. Mungkin sepert itulah yang diharapkan oleh elegi tersebut terhadap guru.Mengupas kembali perihal Ujian Nasional, benar adanya sebagaimana yang diungkapkan oleh elegi tersebut bahwa Ujian Nasional menimbulkan tekanan dan ketegangan di antara guru dan siswa sehingga mengambil jalan kebut semalam tanpa mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang buat siwa dalam memahami matematika.Sekumpulan soal dipecahkan melalui trik-trik yang singkat dengan tidak dilandasi materi dasar sebelumnya.Ini adalah langkah yang kurang tepat dalam proses belajar mengajar.Sebab pengalaman tidak mampu diraih dalam waktu singkat melainkan butuh proses yang sangat lama dalam memahami matematika.

    ReplyDelete
  45. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    assalamualaikum prof,
    Karena intuisi diperoleh melalui pengalaman, maka guru harus bisa memberikan pengalaman pada siswa agar siswa dapat mengembangkan intuisinya. Memang guru-guru mengalami dilema, terlebih bagi guru-guru di tingkat akhir pada setiap jenjang pendidikan. Tekanan dari orang-orang sekitarnya agar siswanya dapat menghadapi UN membuat guru mengabaikan proses pembentukan pengetahuan pada diri siswa. Kebanyakan orang menginginkan hasil tanpa memperdulikan proses. Namun, walau bagaimanapun proses belajar tidak bisa diabaikan karena dapat menghilangkan intuisi siswa. Jika siswa sudah kehilangan intuisinya pada konsep yang mendasar, maka siswa akan semakin kesulitan dalam mempelajari konsep yang berikutnya.

    ReplyDelete
  46. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Semula saya berpandangan bahwa saat mengerjakan latihan soal-soal matematika dengan jalan yang singkat akan terlihat lebih efisien. Namun, ternyata itu dapat mempengaruhi kretivitas seseorang. Terbesit dalam benak saya, apakah matematika yang diperoleh melalui perhitungan yang begitu sistematis dapat membuat seseorang menjadi berpikir secara kreatif? Menurut saya sistematis membuat seseorang hanya perpatokan dengan satu cara saja. Nah, bagaimana Bapak menanggapi hal ini? Terima kasih sebelumnya Pak.

    ReplyDelete
  47. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Peran intuisi dalam pembelajaran matematika adalah mengembangkan kreativitas dan potensi-potensi yang dimiliki siswa. Namun yang terjadi sekarang ini, sebagian guru seringkali mengabaikan pentingnya intuisi bagi para siswanya. Guru cenderung memakai cara yang instan dan mengambil jalan pintas yang dirasa lebih cepat dalam memberikan matematika kepada siswanya. Misalnya saja dengan memberikan latihan soal yang begitu banyak tanpa melalui proses-proses yang harus dilalui. Saya sangat setuju dengan artikel diatas bahwa cara-cara cepat ini membuat siswa menjadi miskin intuisi.

    ReplyDelete
  48. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualalikum wr.wb,
    Berdasarkan postingan di atas, saya lebih mengkritisi tentang dampak dari pelaksanaan ujian nasional terhadap kualitas pembelajaran guru di kelas. Saya selalu bertanya-tanya dalam hati, mengapa harus ujian nasional yang menjadi tolak ukur susksesnya pendidikan kita di indonesia. Pemerintah berangapan bahwa semakin tinggi tingkat kelulusan di sekolah semakin baik sekolah itu. Pemerintah seolah-olah mengesampingkan kualitas pembelajaran yang sebenarnya dikelas sebagai penentu mutu pendidikan indonesi.

    ReplyDelete
  49. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Agar kita dapat menyelesaikan masalah matematika kita harus menggunakan intuisi kita. Intuisi meliputi kepekaan terhadap bagaimana cara yang kira-kira dapat dilakukan. Intuisi berkaitan dengan metakognisi dalam pemecahan masalah, memikirkan kemungkinan cara yang dapat dipakai kemudian menentukan apakah cara yang dilakukan sudah benar atau belum. Karna pada dasarnya intuisi membutuhkan pembiasaan seperti pengalaman, agar dapat menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Karena ketika siswa tidak terbiasa menggunakan intuisi, maka akan kesulitan baik guru dan siswa dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  50. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Ujian nasional dulunya merupakan momok bagi siswa kelas tiga yang telah hampir menyelesaikan studinya pada lembaga formal tertentu. Menurut saya Ujian nasional memiliki sisi positive jika hanya di jadikan sebagai parameter untuk melihat kemampuan siswa dalam belajar namun bukan dijadikan sebagi penentu kelulusan atau tidaknya siswa dalam menempuh pembelajaran disekolah. Karena ujian di akhir sekolah tidak bisa dijadikan alat ukur untuk melihat sejauh mana perkembangan kemampuan akademis yang dimiliki siswa namun penilain yang baik adalah melihat tahap perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotor siswa di setiap tahunnya dari awal masuk sekolah sampai diakhir sekolah.

    ReplyDelete
  51. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.mat B2017

    Assalamu'alaikum wr .wb

    sebenarnya siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas paradigma yang terjadi sekarang ini. kebanyakan guru secara otomatis akan melakukan hal tersebut, yaitu mengajarkan siswa cara cepat dalam mengerjakan soal-soal UN. apakah itu salah guru? guru tentu akan beralasan bahwa saat UN siswa berpacu dengan waktu, jika mengerjakan soal-soal dengan cara normal, biasanya siswa akan kekurangan waktu. tetapi hal tersebut memang benar akan mengurangi kreativitas siswa dan proses berkembangnya intuisi matematika mereka. jika sudah demikian, apa yang harus dilakukan?

    ReplyDelete
  52. Gina Sasmita Pratama
    1770921003
    S2 P.Mat A 2017

    Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa intuisi matematika akan muncul setelah ada pengalaman (experience) matematika. Bagi siswa sekolah, pengalaman matematika (mathematical experiences) dibangun diatas keterampilan matematika. Sedangkan intuisi matematika adalah hal yang penting dalam proses belajar matematika. Oleh karena itu, proses pembelajaran di sekolah baiknya mengasah keterampilan matematika siswa, sehingga dengan begitu pengalaman matematika siswa akan terbentuk dan intuisi matematika siswa akan muncul. Keterampilan matematika dapat dilatihkan dengan menerapkan berbagai metode pembelajaran yang berpusat pada siswa dan memancing siswa untuk melatih keterampilannya.

    ReplyDelete
  53. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs P.Mat A

    Mathematics intuition secara umum memang tidak dapat diperoleh dan dikuasai siswa dengan singkat. Siswa memerlukan prasyarat untuk memahami mathematics intuition. Selain melalui pengalaman pembelajaran menurut saya metode drill soal yang dilakukan guru juga ada perlunya. Hal ini guna melatih kemampuan menyelesaikan masalah yang siswa miliki. Baru kemudian setelah siswa dirasa mampu menyelesaikan berbagai masalah mathematika guru menjembatani pengetahuan siswa guna memahami mathematics intuition yang sebenarnya. Sehingga matematika bukan sebagai pelajaran prosedural saja.

    ReplyDelete
  54. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Mitos-mitos yang berkembang dalam dunia pendidikan seperti UN, matematika itu sulit, guru matematika galak diakui atau tidak memang menjadi beban yang dapat menghambat perkembangnya kreatifitas dan intuisi siswa. Siswa dalam belajar tidak lagi merasakan nikmatnya belajar, yang ia rasakan hanyalah ketakutan, bayang-bayang kegagalan, maupun tekanan agar lulus. Dengan kondisi demikian, siswa yang tidak merasakan nikmatnya belajar, tidak akan pernah termotivasi untuk belajar secara sadar. Ia tidak benar-benar mengalami perubahan cara berfikir, yang ia lakukan hanyalah berusaha untuk menggugurkan kewajiban

    ReplyDelete
  55. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Prof. Banyak hal yang membuat siswa merasa terpaksa belajar Matematika, salah satunya adalah UN. Tidak hanya itu, guru cenderung hanya memberika latihan soal serta cara cepat dalam menjawab soal UN. Sehingga siswa tidaklah menikmati atau tidak termotivasi mempelajari Matematika, melainkan hanya mempersiapkan UN.

    ReplyDelete
  56. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Siswa dengan kecerdasan intuitif (pada mapel matematika), biasanya punya latar belakang pengetahuan matematika yang lebih dibandingkan dengan teman-teman lain yang memiliki kecerdasan reflektif. Pengetahuan yang lebih, didapat dari pengalaman belajar matematika sebelumnya. Timbulnya pengetahuan lebih pada siswa bisa dipengaruhi berbagai macam faktor, baik faktor eksternal maupun faktor internal. Salah satu faktor ekstrnal adalah pujian dari guru ketika mendapat nilai bagus, pujian teman, pujian orang tua, dll. Meskipun ada faktor eksternal yang mempengaruhi siswa intuitif, namun faktor internal dalam diri siswalah yang bisa bertahan lama dalam proses mencari pengetahuan lebih.

    ReplyDelete
  57. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Secara sadar maupun tidak, aktivitas guru dalam membelajarkan siswa memang menjadi pengahalang kekuatan intuisi matematis itu muncul. Nyatanya selain disebabkan karena adanya UN yang mengakibatkan siswa harus di drill dan di beri rumus-rumus cepat, guru - guru yang usia nya sudah terbilang tidak produktif lagi, lebih suka meninggalkan siswa untuk mengerjakan tugas sendiri tanpa memfasilitasi siswa untuk mengeksplor ilmu matematika yang ia miliki. Pengalaman belajar matematika siswa yang sedikit, menjadi modal yang perlu perhatian, terlebih untuk masa depannya kelak. Proses pembelajaan matematika yang seharusnya diberikan kepada siswa dalah proses belajar yang menyenangkan dan konkrit, sehingga siswa mampu membangun ide-ide atau konsep-konsepnya sendiri. Melalu hal inilah, kemampuan berpikir matematika siswa dikembangkan, juga intuisi mereka dibangun. Selain itu, motivasi internal dan eksternal juga dibutuhkan siswa dalam hal ini, agar pengetahuan intuisi yang terbentuk bukan semata - mata karena paksaan atau tekanan dari siapapun. Wallahu 'alam bishowab.

    ReplyDelete
  58. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Pengalaman belajar memang membawa dampak yang sangat baik untuk proses belajar siswa. Pengalaman belajar membantu siswa memaknai pembelajaran secara lebih mendalam. Pengalaman itu akan terhenti jika guru mengajar sekedar mengejar nilai. Esesnsi utama pendidikan adalah memfasilitasi kebutuhan belajar siswa. Saya juga merasa Ujian Nasional terlalu menjadi beban. Pembelajaran yang banyak mengandung pengalaman belajar jadi digantikan dengan drill soal-soal yang sekiranya keluar di ujian nanti. Sayang sekali menghabiskan waktu untuk mempersiapkan sesuatu yang tak akan bertahan lama di ingatan siswa, karena tidak adanya pengalaman belajar dari mengerjakan soal yang itu-itu saja.

    ReplyDelete
  59. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Intuisi memang memegang peranan penting dalam pembelajaran matematika. Karena melalui intuisi siswa dapat mengembangkan kemampuannya terutama dapat melatih siswa berpikir kreatif. Namun, dengan adanya tuntutan Ujian Nasional, guru terkadang mengambil jalan untuk memperbanyak drill atau latihan soal-soal dengan menggunakan trik tanpa memperhatikan pengalaman penguasaan konsep siswanya. Secara tidak langsung ini akan berdampak pada rendahnya tingkat kemampuan intuisi matematika siswa. Untuk itu, pembelajaran berdasarkan pengalaman sangatlah dibutuhkan untuk membangun intuisi anak, sehingga dapat mengembankan kemampuan mereka.

    ReplyDelete
  60. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Ini pelajaran yang sangat penting bagi saya sebagai guru. Meneguhkan bahwa Proses bermatematika itu penting, matematika bukan masalah mengerjakan soal, namun lebih pada pengalaman belajar nya yang diolah, agar intuisi Matematika anak terbentuk.
    Semoga para guru Matematika semakin menyadari pentingnya intuisi ini, yg terbentuk dari pengalaman, yang harus didukung oleh sikap Dan metode matematika, Sikap pendukung, Dan matematika yang menyenangkan sehingga siswa pun senang Bermatematika.

    ReplyDelete
  61. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Memang benar pada kenyataan guru hanya menggunakam jalan pintas agar nilai siswa baik. Guru selali berfokus pada nilai didalam melihat hasil prestasi siswa. Hal ini disebabkan tuntutan dari pemerintah didalam mengukur hasil belajar dengan adanya UN. Selain itu, sekolah juga selalu menetapkan nilai KKM. Ini sangat memberatkan guru, karna belum tentu seluruh siswa dengan nilai aslinya dapat menyentuh nilai KKM. Sehingga guru mengabaikan proses dalam memperoleh ilmu dan menghilanhkam mathematical experiences maka kemampuan kreativitas siswa didalam memecahkan masalah kuran dan siswa kurang mampu untuk berpikir kritis.

    ReplyDelete
  62. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Menumbuhkan intuisi melalui proses pembelajaran yang inovatif dan membangun, serta mengedepankan pengalaman siswa memang sangat penting. Namun, pada kenyataannya karena terjebak dalam mitos “seng penting nejar dan menyampaikan materi”, serta dikejar-kejar target ataupun waktu. masih ada pendidik yang memberikan secara mentah rumus matematika dan latihan soal. Pembelajaran seperti ini lama-kelamaan akan mematikan intuisi siswa untuk berpikir kreatif, kritis serta inovatif. Oleh karena itu, perbaikan dari berbagai segi harus dilakukan yakni dari menejement waktu pembejaran, system permbelajaran serta isi dari proses pembejaran itu sendiri , dan yang tidak kalah penting adalah memahami tujuan dari pembelajaran itu sendiri sehingga ramcangan pembelajaran dapat fokus untuk meraih tujuan. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  63. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Intuisi akan muncul dengan sendiri setalh siswa mendapatkan atau melatih keterampilan matematika dengan cara berlatih berulang-ulang dengan soal matematika tersebut. Sehingga, secara tak sadar siswa itu akan memmunculkan intuisi matematika itu sendiri. Ya benar dan saya sangat setuju dengan elegi yang tertulis diatas. Dengan adanya sistem UN, banyak dari guru maupun dari kita calon pendidik yang memberikan lompatan atau sering disebut cara cepat tanpa mengajarkan asal usul (teori) yang sebelumnya digunakan dalam menurunkan rumus matematika. Hal ini juga menjadikan siswa belajar instan tanpa menggunakan intuisi.

    ReplyDelete
  64. indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B 2017

    Saya sangat setuju bahwasannya intuisi matematika sangat penting untuk mengembangkan kreativitas pada anak didik. Melalui intuisi matematika, siswa mampu menghasilkan ide-ide atau gagasan yang efektif dan efisien untuk menyelesaikan permasalahan matematika secara kreatif. Oleh karena itu, intuisi matematika berguna pula untuk mengembangkan dan mengasah daya kreativitas pada peserta didik.

    ReplyDelete
  65. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Banyak aspek yang harus diperhatikan untuk menumbuhkan intuisi pada peserta didik. Sedangkan pendidikan di Indonesia belum mampu menghadirkan setiap aspek tersebut dalam pembelajaran. Hal ini dikarenakan tolok ukur keberhasilan siswa hanya pada Ujian Nasional, sehingga para guru berfokus pada bagaimana membuat siswa mampu lulus Ujian Nasional. Sedangkan Ujian Nasional itu sendiri tidak mengukur intuisi siswa.

    ReplyDelete
  66. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  67. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Ujian nasional diselenggarakan dengan maksud dan tujuan yang baik pada awalnya. Ujian nasional mulai menjadi momok semenjak ujian nasional menjadi standar kelulusan siswa. Ujian nasional seakan menjadi tujuan pembelajaran yang harus dicapai dengan segala cara, sehingga banyak dari guru menggunakan metode drill. Metode drill dinilai cukup ampuh dan cepat dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan soal. Disisi lain siswa yang menggunakan metode drill akan kehilangan intuisi matematisnya, hal ini dikarenakan hilangnya pengalaman-pengalaman yang seharusnya hanya dapat diperoleh dengan pembelajaran yang bertahap.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  68. Seseorang siswa memulai dengan menambah berbagai keterampilan dalam matematika, yang kemudian akan memiliki pengalaman-pengalaman matematika yang dialamai oleh seorang siswa akan memunculkan intuisi matematika yang kemudian akan memunculkan kreativitas matematika dalam memecahkan berbagai permasalahan matematika. namun, terkadang di sekolah, seorang guru menjadi salah orientasi dengan langsung memberikan kosep, contoh soal, dan melakukan drill mengerjakan soal-soal matematika yang menjadi indikaindicatorar kelulusan ujian matematika. hal inilah yang akan berdampak buruk bagi kemampuan matematika siswa dalam kreativitas.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  69. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Intuisi matematika sangat diperlukan bagi seorang siswa. Menurut Kant (Wilder, R. L. , 1952), matematika harus dipahamai dan dikonstruksi menggunakan intuisi murni, yaitu intuisi “ruang” dan “waktu”. Konsep dan keputusan matematika yang bersifat “synthetic a priori” akan menyebabkan ilmu pengetahuan alam pun menjadi tergantung kepada matematika dalam menjelaskan dan memprediksi fenomena alam. Menurutnya, matematika dapat dipahami melalui “intuisi penginderaan”, selama hasilnya dapat disesuaikan dengan intuisi murni kita. Bila siswa tidak terlatih untuk menggunakan intuisi matematika, maka kreativitasnya tidak akan berkembang dan sulit untuk menjelaskan atau memprediksi fenomena alam. Bahkan jika tidak mengasah intuisi kita, makasiswa akan berkembang menjadi orang yang binggung, tidak tahu arah tidak paham arah bahkan terkadang tidak tahu bagaimana memulai suaatu pekerjaan untuk menyelesaikannya. sehingga intuisi matematika akan membimbing untuk bekerja kearah mana dalam kehidupan sehari-hari untuk menyelesaikan masalah.

    ReplyDelete
  70. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Intuisi siswa dalam berfikir matematika bisa dipertajam jika guru menerangkan dan memfasilitasi siswa sesuai dengan pemahaman mereka. Jika siswa masih belum faham, guru masih berkenan untuk menjelaskan apa yang siswa butuhkan. Namun, karena memang pada dasarnya guru sudah di tekan untuk memberikan hasil yang terbaik dalam ujian nasional, maka disini guru lebih condong untuk mengejar apa yang akan di bahas pada saat ujian nasional. Karena hl ini, banyak siswa yang hanya ikut pembelajaran namun tidak bisa memahami matematika secara benar, sehingga mengakibatkan intuisi matematika mereka tergolong rendah.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  71. Isoka Amanah Kurnia
    17709351051
    PPs Pend. Matematika C 2017

    Pengalaman belajar yang bermakna dapat meningkatkan ketajaman intuisi siswa terhadap permasalahan matematika yang diberikan. Kurangnya waktu untuk melakukan reinforcement dan scaffolding bagi guru karena harus menyelesaikan target kurikulum akan berdampak pada kurangnya pengalaman belajar siswa. Demi mengejar materi sebelum ujian, kebanyakan pembelajaran hanya fokus pada hasil akhir. Terlalu banyak proses dan pengalaman belajar yang tidak dimaksimalkan, sehingga siswa tidak dapat mempertajam intuisinya. Siswa juga mendapatkan tekanan yang sama apabila guru mengajar di bawah tekanan. Ketatnya kurikulum ternyata tidak hanya membuat guru linglung, namun juga berpengaruh terhadap siswa

    ReplyDelete
  72. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Pendidikan saat saat ini lebih terfokus pada bagaimana cara agar siswa dapat lulus UN dengan nilai yang memuaskan, diterima di sekolah favorit, di terima kuliah di jurusan favorit, dan dapat bekerja di perusahaan bonafit. Hal ini menjadikan dalam pembelajaran seringkali guru melupakan proses pembelajaran yang sebenarnya. Proses pembelajaran saat ini lebih terfokus bagaimana rumus disampaikan dan siswa dapat menyelesaikan suatu soal menggunakan rumus tersebut berdasarkan contoh yang telah diberikan. Hal ini menjadikan ada bagian yang hilang dari rel pengetahuan siswa sehingga nantinya perjalanan siswa menjadi tersendat. Siswa cenderung bingung ketika diberikan suatu permasalahan baru karena kurangnya intuisi matematika mereka.

    ReplyDelete
  73. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Mungkin hal inilah yang sangat disayangkan, keadaan dimana keberadaan intuisi diabaikan. Meski sesuai dengan pendapat Thompson yang menyimpulkan bahwa intuisi muncul setelah tahap olah pengalaman, akan sangat disayangkan jika mereka yang belajar matematika hanya tercukupi dengan pengalaman melalui drill soal dan penyelesaian yang instan. Hal ini tentu sangatlah berdampak buruk untuk kedepannya. Siswa hanya dekat dengan rumus dan jauh dari intuisi matematika yang diharapkan.

    ReplyDelete
  74. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033
    PPS PMB 2017

    Kapan sebuah intuisi muncul?
    Thompson (1993) menyimpulkan bahwa intuisi matematika akan muncul setelah tahap olah pengalaman (experience) matematika. Bagi matematikawan, pengalaman matematika adalah proses dan hasil-hasil riset matematika.

    ReplyDelete
  75. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033
    P. Mat B 2017 PPS

    Kebanyakan guru tidak memberikan fasilitas kepada siswa untuk mendapatkan pengalaman matematika tersebut. Pengalaman matematika dapat diperoleh siswa ketika ia menjalani proses belajar mengajar sehingga pembelajaran itu menjadi bermakna untuk siswa. Beban ini secara tidak langsung menjadi beban siswa juga karena dengan waktu yang singkat dan materi yang banyak siswa menjadi kurang menjalani proses bermatematika sehingga tidak cukup banyak pengalaman matematika yang didapat.

    ReplyDelete
  76. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Ujian Nasional, ada banyak pro dan kontra terkait pelaksanaannya. Disatu sisi, bermanfaat untuk mengukur tingkat kesetaran pendidikan di Indonesia. Namun, dengan adanya Ujian Nasional menimbulkan anggapan bahwa keberhasilan suatu pembelajaran hanya dipandang dari segi hasil atau nilai saja. Bahkan mengesampingkan proses atau pemahaman siswa terhadap suatu materi pelajaran. Hal ini lah yang menjadi penyebab siswa menjadi tertekan atau merasa takut akan Ujian Nasional. Bahkan siswa yang pandai sekalipun tak jarang mengalami kegagalan dalam Ujian Nasional. Selain siswa, guru pun ikut terpengaruh dengan adanya UN tersebut. Guru cenderung memberikan soal yang banyak yang mampu dikerjakan siswanya dengan cepat dan benar. Saya setuju dengan uraian di atas, bahwa dengan cara pembelajaran yang hanya mengandalkan output menyebabkan para siswa memiliki intuisi yang rendah yang berakibat fatal pada perkembangan kreativitas pemikiran siswa.

    ReplyDelete
  77. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.. Pengalaman matematika itu dapat dibangun dengan belajar matematika. Kemampuan matematika perlu didukung dengan memahami konsep matematika, sikap matematika dan motivasi dalam diri siswa. Hal inilah yang menjadikan intuisi dalam matematika itu penting. Matematika membutuhkan intuisi berfikir yang bersifat fleksibel dalam artian bisa dengan kehidupan sehari-hari karena salah satu intuisinya diperoleh melalui pengalaman dalam mempelajarinya. Dengan intuisi persepsi tentang matematika dapat berubah. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    ReplyDelete
  78. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    Intuisi sangatlah penting dalam pembelajaran matematika, dan intuisi tersebut didapat dari sebuah pengalaman. Kenyataan saat ini, pembelajaran banyak terfokus untuk mencapai hasil ke arah Ujian Nasional tanpa memperhatikan proses pembelajaran seperti apa. Sesungguhnya dalam pembelajaran, yang terpenting adalah proses mendapatkan ilmu pengetahuan dibandingkan hasil yang didapatkan.

    ReplyDelete
  79. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Intuisis muncul berdasarkan pengalaman seseorang . Bagi siswa, intuisi muncul berdasarkan keterampilan dan pemahaman siswa. Oleh karena itu, guru perlu menyiapkan pembelajaran yang baik melalui metode dan suasana kelas yang baik sehingga dapat membatu siswa untuk memunculakn intuisi mereka saat pembelajaran.

    ReplyDelete
  80. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Keegosian pihak sekolah untuk menjadikan sekolahnya mendapatkan siswa-siswa pencetak nilai UN tertinggi menyebabkan guru diwajibkan untuk membuat siswa mencapai tujuan tersebut. Sehingga banyak dari guru yang menggunakan metode drill soal, di mana siswa lebih banyak menghafalkan soal dari pada memaknai materi pembelajaran . Hal ini akan berdampak negatif di mana siswa tidak memiliki pengalaman dalam memaknai pembelajaran namun pengalaman menghafalkan soal sehingga dapat mempengaruhi intuisinya. Siswa akan memperoleh intuisi apabila hanya dengan metode menghafal. Dan anggapan siswa bahwa matematika pelajaran yang susah dan tidak menyenangkan tidak akan pernah hilang.

    ReplyDelete
  81. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Kebijakan terkait pelaksanaan UN memberikan banyak dampak. Sekolah-sekolah berlomba-lomba agar siswa mereka menjadi peraih tertinggi dalam UN. Hal ini secara tidak langsung akan melambung nama sekolah. Namun langkah-langkah menuju hal tersebut malah mengaibaikan proses-proses pembangunan pengetahuan siswa. Guru seakan merasa lebih nyaman dengan cara-cara cepat. Hal inilah yang menyebabkan lemahkan perkembangan intuisi anak. Padahal tujuan pembelajaran bukan berkenaan dengan hasil semata namun bagaimana anak memiliki pengalaman dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  82. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Dari elegi ini maka intuisi matematika akan muncul setelah ada pengalaman dari siswa dalam belajar matematika dan pengalaman itu membutuhkan proses dan juga membutuhkan waktu. Maka dari itu untuk mendapatkan pengalaman itu siswa harus banyak terlibat dalam pembelajaran dan sebaiknya guru haruslah dapat menempatkan diri sebagai fasilitator bagi siswa. Sehingga matematika akan menjadi ilmu bila dibangun di atas intuisi.

    ReplyDelete
  83. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Saya sangat setuju dengan pernyataan Thomson yang menyatakan bahwa intuisi dibangun berdasarkan pengalaman siswa. Kita sebagai mahasiswa juga bisa meningkatkan kemampuan intuisi kita dengan banyak melakukan penelitian-penelitian. Seperti yang dijelaskan dalam uraian di atas bahwa, Intuisi dipengaruhi oleh beberapa aspek antara lain sikap, metode, dan motivasi internal. Namun sayang keberadan Ujian Nasional menghambat siswa untuk membangun ketrampilan intuisinya. UN membuat pembelajaran hanya fokus pada test oriented, sehingga guru hanya mengejar target nilai UN dan mengabaikan pembelajaran matematika yang melibatkan intuisi.

    ReplyDelete
  84. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Berdasarkan pengamatan saya, dengan adanya ujian nasional, siswa seakan dipaksa untuk belajar matematika secara instan dengan cara menghapal konsep atau menghapal rumus tanpa tahu konsep atau rumus tersebut didapat dari mana semata-mata agar mendapat nilai ujian nasional setinggi mungkin. Target ini juga membuat guru mengajar dengan tergesa-gesa dan mengajarkan inti-intinya saja. Padahal pengalaman belajar yang hendaknya paling diperhatikan oleh guru, apalagi sekarang ujian nasional bukan merupakan syarat kelulusan, jadi guru bisa lebih memaksimalkan pemahaman konsep dibanding mengajarkan cara-cara instan.

    ReplyDelete
  85. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Saat siswa dihadapkan pada masalah matematika yang menuntut untuk segera ditemukan penyelesaiaanya, mungkin saja siswa dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan segera. Hal ini dapat terjadi apabila mereka telah memiliki pengetahuan dan pengalaman yang baik mengenai masalah tersebut. Sebaliknya ketika mereka mengalami kesulitan dalam penyelesaiaanya, tentu mereka akan cenderung berusaha menyajikannya dengan perantara/model agar secara intuitif masalah tersebut mudah diterima dan dipahami. Pada kondisi seperti itu kemampuan intuisi dipandang penting untuk dimiliki siswa, sebab intuisi akan membantu siswa dalam melakukan lompatan pikiran ke arah pemecahan masalah yang diinginkan. Argumen tersebut sesuai dengan pendapat Fischbein yang mengatakan bahwa intuisi dapat dijadikan sebagai kognisi antara mediating cognitive. Dalam pengertian ini, intuisi dapat dijadikan jembatan pemahaman seorang siswa sehingga dapat memudahkan dalam mengaitkan objek yang dibayangkan dengan alternatif solusi yang diinginkan. Dengan kata lain, intuisi mampu membantu menentukan strategi atau langkah yang harus dilakukan untuk mencapai solusi suatu permasalahan.

    ReplyDelete
  86. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PMA

    1. Mengembangkan intuisi untuk konsep-konsep matematika abstrak adalah keterampilan yang membutuhkan pengalaman dan latihan yang cukup. Definisi, teorema, dan bukti-bukti penting untuk representasi matematika, tetapi tidak sedikit pula matematikawan yangmengandalkan visualisasi dan mempertahankan contoh kunci dalam pikiran. Sementara hal tersebut tidak bisa diterapkan dalam matematika sekolah.

    ReplyDelete
  87. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    2. Intuisi matematika ibarat benih (bibit). Sedangkan pengalaman matematika ibarat pupuknya. Matematika sekolah sebagai tanah dan guru sebagai petani (perawat tanaman). Rasa ingin tahu peserta didik sebagai air yang membasahi tanah (matematika sekolah) agar tidak tandus dengan kata lain matematika tetap dianggap menyenangkan. Guru sebagai petani memfasilitasi pengalaman matematika peserta didik agar intuisi mereka tumbuh dan berkembang. Sementara sikap dan metode matematika adalah cahaya matahari bagi tanaman tersebut. walaupun tanaman diberi pupuk dan disirami dengan air apabila tidak terkena cahaya matahari (sikap dan metode matematika) maka tidak akan berkembang. Begitupun dengan intuisi matematika yang memerlukan sikap dan metode matematika sebagai penyeimbang tumbuh dan berkembang.

    ReplyDelete
  88. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Memang dilematis ketika tuntutan kurikulum yang tinggi sedangkan waktu terbatas maka jalan singkat yang ditempuh guru adalah memberikan materi matematika dengan langkah-langkah yang tidak memberikan pengalaman/aktivitas matematika kepada siswa. Tolak ukur keberhasilan siswa masih dilihat hanya berdasarkan nilai, salah satunya nilai UN. Menurut saya jika guru memahami betapa pentingnya intuisi dalam belajar matematika sehingga penting membelajarkan matematika dengan aktivitas yang memberikan pengalaman belajar matematika kepada siswa maka akan terciptalah pembelajaran matematika yang menyenangkan. Guru dituntut untuk selalu kreatif dalam mengelola kelas, karena berhasil atau tidaknya sebuah pembelajaran bergantung kepada gurunya.

    ReplyDelete
  89. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  90. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Adanya UN, membuat orientasi pendidikan menjadi berubah. Hal itu karena, hasil akhir hanya ditentukan oleh nilai UN saja. Hal itu membuat proses pembelajaran yang harusnya menbangun pengalamn belajar siswa sehingga menjadikan siswa dapat berpikir kreatifpun berubah. Pembelajaran menjadi terfokus hanya mengejar nilai akhir, sehingga pembelajaran hanya difokuskan bagaimana cara menyelesaikan soal dengan cepat dan tepat. Padahal tujuan utaman pembelajaran mateamtika bukan hanya mengerjakan soal, namun untuk membangun pengalaman belajar siswa dalam bermatematika sehingga siswa dapat berpikir kritis, logis dalam memecahkan masalah. Terimaksih

    ReplyDelete
  91. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Intuisi matematika akan muncul setelah tahap olah pengalaman (experience) matematika. Siswa akan memiliki intuisi dalam pelajaran matematika jika ia telah melewati tahap mathematical experiences, bisa berupa misalnya siswa berlatih mengerjakan soal-soal matematika secara teratur. Intuisi tidak mungkin tercapai jika tidak didukung oleh sikap dan metode matematika (mathematical attitude and method) dan sikap pendukung (supporting attitude) serta internal motivation (rasa senang dan matematika yang menyenangkan). Rasa senang pada pembelajaran matematika datang dari diri siswa sendiri. Pemikiran intuitif dapat dikembangkan dengan terus mengexplore masalah-masalah matematika dari berbagai sudut pandang tanpa batas. Guru dapat memberi ruang kepada siswa melalui forum diskusi untuk mengembangkan produktivitas intuisi siswa dalam bermatematika. Kompetensi-kompetensi yang ada dalam matematika hendaknya dapat terus dieksplorasi dalam rangka menumbuhkembangkan daya kreatifitas siswa untuk memunculkan ide-ide pemecahan masalah. Hal ini tentu akan bermanfaat bagi siswa karena belajar matematika akan menjadi lebih mudah apabila siswa telah produktif dalam berintuisi matematis.

    ReplyDelete
  92. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 Pmat C 2017

    Intuisi diperlukan dalam pembelajaran matematika sebab dengan adanya intuisi siswa akan lebih cepat dalam memahami pelajaran matematika. Intuisi dapat diperoleh setelah adanya pengalaman matematika. Saat ini, intuisi siswa cenderung miskin sebab saat ini guru tertekan oleh adanya Ujian Nasional. Ujian Nasional ini menyebabkan guru hanya menekankan pada siswa dapat lulus dengan nilai tinggi dan bukan menekankan pada bagaimana proses-proses siswa dalam menyelesaikan masalah atau soal matematika. Para guru memberikan trik atau rumus cepat yang cenderung mengurangi pemahaman dan ketrampilan matematika siswa yang berakibat pada berkurangnya intuisi siswa. Sering kita jumpai guru melakukan drill atau latihan soal-soal menjelang Ujian Nasional yang membuat siswa cenderung bosan dan penat. Tentu saja ini dapat membuat siswa menjadi kurang menyukai matematika sehingga intuisi siswa pun akan berkurang. Sebab salah satu hal yang mendukung pengalaman matematika siswa adalah motivasi atau rasa senang dari dalam diri siswa itu sendiri.

    ReplyDelete
  93. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Menurut Thompson intuisi matematika akan muncul setelah melalui tahapan mengolah pengalaman matematika. Untuk itu, guru sebagai fasilitator harus mengelola pengalaman matematika siswa-siswinya sebaik-baiknya agar intuisi matematika siswa dapat berkembang dengan baik. Suatu ilmu akan lebih mudah dipelajari ketika seseorang dengan ikhlas mempelajari ilmu tersebut. Pada dasarnya siswa akan lebih mudah memahami matematika secara intuisi daripada secara formal karena hal itu sesuai dengan tahap perkembangan psikologi mereka. Dengan membelajarkan matematika secara intuitif maka diharapkan siswa akan mempelajari matematika dengan ikhlas bukan hanya karena terpaksa dan hanya bertujuan untuk lulus UN.

    ReplyDelete

  94. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Dewasa ini, banyak terjadi fenomena-fenomena dimana sekolah-sekolah berlomba-lomba untuk mendapat peringkat atau nilai terbaik dalam pelakasanaan UN. Hal ini memberikan tekanan kepada semua guru untuk mengantarkan siswa-siswanya mendapat target tersebut. Namun, kendala waktu yang terbatas membuat banyak guru melewatkan prosesnya dan hanya melakukan drill latihan soal yang mungkin untuk muncul pada soal UN. Padahal diciptakan standar dari UN itu adalah dengan untuk arahan proses pembelajaran akan dibawa, namun yang terjadi dilapangna justru malah standar ini membuat proses menjadi ketersampingkan. Pada pembelajaran matematika, jika metode yang digunakan hanya drill maka siswa cenderung lebih menghapal rumus yang sering digunakan tanpa memahami hakekat sesungguhnya sehingga yang mereka dapat hanya sebuah mitos saja.

    ReplyDelete
  95. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Intuisi siswa menrut Thompson akan muncul setelah siswa mengalami banyak kegiatan matematika. kegiatan matematika ini dapat dibangun dari keterampilan matematika yang didukung oelh pengetahuan dan pemaham mateamtika serta terdapat sikap pendukung dan motivasi dari dalam diri siswa. Dengan demikian akan berkembanglah intuisi siswa. Namun prakteknya, guru hanya melakukan drilling soal yang mana hal tersebut kurang mampu mengolah proses pembentukan intusi mateamtika siswa.

    ReplyDelete
  96. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Dewasa ini memang masih banyak sekali ditemui pembelajaran matematika yang hanya mengejar kemampuan siswa dalam mengerjakan soal UN, bukan mengejar ketercapaian hakikat pembelajaran matematika yang sesungguhnya. Hal ini disebabkan karena banyaknya materi yang harus dikuasai untuk menghadapi UN, sehingga guru hanya menggunakan sistem drill soal-soal. Guru tidak memperhatikan lagi pengalaman-pengalaman matematika yang harus didapat siswa untuk mendapat intuisi matematika. Padahal intuisi matematika sangatlah penting untuk mengembangkan kreativitas siswa yang akan berguna di kehidupan sehari-hari.
    Tugas bagi guru/calon guru untuk menemukan desain pembelajaran yang efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan siswa, baik dalam hal menghadapi ujian maupun pengembangan intuisinya

    ReplyDelete
  97. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Dari postingan di atas, maka timbul tanggungjawab besar bagi guru untuk menyinkronkan antara melatih kemampuan berpikir siswa dengan memberikan pengalaman-pengalaman sehingga meningkatkan intuisi matematika siswa tanpa melupakan tujuan utama pendidikan, dengan fenomena saat ini yaitu mengejar nilai UN yang dianggap sebagai tujuan untuk memperoleh nilai bagus agar bisa masuk ke jenjang sekolah berikutnya. Maka untuk menanamkan siswa yang kurang akan intuisi yaitu menerapkan pembelajaran bermakna. Karena sesuatu yang bermakna akan berkesan bagi siswa, dan dapat diingat lama oleh mereka. Disini menjadi tugas guru sebagai pendidik untuk mempersiapakan strategi untuk menciptakan belajar bermakna

    ReplyDelete
  98. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Matematika dapat dipahamai dan dikonstruksi menggunakan intuisi murni, yaitu intuisi ruang dan waktu. Apabila peserta didik tidak terlatih untuk menggunakan intuisinya, maka kreativitasnya tidak akan berkembang dan sulit untuk menjelaskan atau memprediksi fenomena alam yang dapat membantu dalam memahami materi yang hendak diajarkan.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  99. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Ketika membaca postingan ini, terdapat masalah dalam meningkatkan intuisi matematika dengan beban kurikulum serta beban ujian nasional dengan pernyataan yang disampaikan oleh Thompson. Permasalahan ini bukanlah permasalahan yang baru muncul, namun permasalahan yang solusinya sulit untuk dicari. Intuisi yang berkembang dengan baik melalui eksperimen atau pengalaman-pengalaman langsung siswa terhadap apa yang dia pelajari. Namun, hal itu bertolak belakang dengan pendidikan di Indonesia yang dipacu untuk mengetahui banyak materi dalam kurun waktu yang singkat demi menyelesaikan jenjang pendidikan, sehingga pengalaman siswa mengenai pengetahuan yang dipelajarinya kurang mendalam. Saran saya mungkin untuk para pembuat kebijakan pendidikan, dalam menetapkan kebijakan ikut sertakan para pendidik atau penggerak pendidikan agar dapat lebih mengena kebijakan tersebut bagi setiap aspek pendidikan, sehingga tidak ada yang terzalimi, karena kebijakan tersebut.

    ReplyDelete
  100. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Dengan memberikan contoh - contoh bagaimana memecahkan suatu masalah matematika, tanpa memberikan arahan kepada siswa bagaimana memecahkan masalah matematika maka siswa cenderung diam,membosankan,dan kurangnya rasa percaya diri. Sehingga dengan cara demikian siswa kurang kreatif dalam memecahkan masalah.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  101. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Siswa hanya mampu memecahkan masalah matematika apabila caranya telah diberikan oleh guru. Dengan demikian, maka siswa seringkali dihadapkan pada beberapa kesulitan, misalnya tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan masalah yang diberikan. Dalam masalah matematika ini maka diperlukannya suatu intuisi baik intuisi siswa dalam memahami masalah, intuisi siswa dalam merencanakan pemecahan masalah, intuisi siswa dalam melaksanakan pemecahan masalah dan intuisi siswa dalam melihat kembali hasil pemecahan masalah.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  102. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Pengalaman matematika bagi orang dewasa ialah melalui penelitian-penelitian yang relevan atau temuan-temuan lain yang terkait dengan konsep matematika. Sednagkan bagi siswa, pengalaman matematika diperoleh jika siswa mendapatkan matematika dalam konsep yang terintegrasi dengan kehiduapn kesehariannya. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  103. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Siswa dapat dilibatkan secara langsung dalam pembelajaran matematika salah satunya dengan menggunakan metode pembelajaran proyek, terlebih lagi jika proyek yang diberikan kepada siswa ialah proyek yang emmang biasa ditangani oleh siswa, bukan proyek yang dibuat-buat. contoh misalkan siswa yang hidup di daerah pesisir, maka pembelajaran dapat dikaitkan dengan kekayaan alam kelautan yang ada di daerahnya. Misal dalam pembelajaran konsep nilai bilangan menggunakan kulit kerang, dan sebaginya. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  104. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Berdasarkan simpulan mengenai intuisi matematika menurut Thomson (1993) di atas, dapat kita ketahui bahwa intuisi matematika akan datang setelah pengalaman yang kita miliki diolah dengan baik. Pengalaman matematika tersebut dapat kita peroleh dengan melakukan riset atau penelitian. Sehingga semakin banyak penelitian yang kita lakukan maka intuisi matematika kita juga akan semakin meningkat.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  105. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Salah satu contoh intuisi matematika setelah adanya pengalaman yaitu sebagai berikut. Ketika siswa diberikan perintah untuk mengerjakan tugas ataupun latihan ujian matematika secara menerus dengan metode monoton dan soal yang diberikan juga tidak bervariasi maka akan membuat siswa kehilangan intuisinya dalam mengerjakan soal. Dengan kata lain, pengalaman dan pemahaman materi matematika yang dikerjakan dengan jelas dan tepat akan menjadikan pengalaman bagi siswa dan menumbuhkan intuisi pada diri siswa karena pda dasarnya intuisi akan membantu dalam pemahaman belajar.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  106. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Betapa intuisi dalam belajar matematika itu sangat penting. Intuisi matematika akan muncul setelah siswa mencoba sendiri soal-soal matematika yang diberikan. Dengan latihan dan pengalaman yang ia telah lakukan, maka intuisinya akan terasah. Sayangnya, banyak faktor yang tidak mendukung terasahnya intuisi seorang siswa. Bisa dari guru, minat dan motivasi siswa, atau bahkan kebijakan dari pemerintah yang memberatkan siswa.

    ReplyDelete
  107. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Seperti pepatah jawa "witing tresno jalaran saka kulina". Seringnya siswa belajar matematika dengan kesadarannya sendiri bisa menunjukkan bahwa siswa tersebut senang dengan matematika. Kesenangan dalam bermatematika bisa memunculkan pengalaman-pengalaman matematika. Hal ini bisa melatih intuisi siswa dalam bermatematika. Banyak faktor yang menyebabkan siswa senang dengan matematika. Kalau saya sendiri sangat menyukai matematika karena guru matematika saya smp sering memberikan motivasi-motivasi hidup dan sering memberi pujian bagi siswa yang nilainya bagus ataupun bisa menjawab pertanyaan di kelas.

    ReplyDelete
  108. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Seharusnya setiap guru matematika sampai pada tahap pengalaman (experience) matematika sehingga muncul dalam pribadinya intuisi matematika yang akan ditularkan kepada peserta didiknya. Akan tetapi, guru masih sangat minim dalam memperkaya mathematical intuition, para pndidik bahkan merasa cukup menjelaskan dan mengerjakan soal-soal di buku yang dijual oleh penerbit yang mengakibatkan peserta didik tidak memahami konsep dalam matematika. Dari tidak pahamnya konsep tersebut muncul rasa takut dalam diri peserta didik, apabila menemukan soal yang bentuknya berbeda dengan contoh yang diberikan gurunya. Sehingga hilang minat, semangat dan motivasi untuk mnyelesaikannya. Dari hal tersebut kita mengerti bahwa betapa pentingnya mahematical intuition untuk mengembangkan kreativitas peserta didik.

    ReplyDelete
  109. Siti Nur Fatimah
    15301241045
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Intuisi merupakan hal penting dalam matematika. Intuisi diperoleh melalui pengalaman. Dengan semakin banyaknya pengalaman yang mereka dapatkan maka intuisinya juga akan semakin terasah . Tetapi guru kurang memfasilitasi siswa dalam mengasah intuisinya. Hal ini dikarenakan banyak faktor salah satunya adalah adanya UN. Dengan adanya UN siswa dipaksa untuk banyak mengerjakan soal tanpa pemahaman yang mendalam.

    ReplyDelete
  110. Raudhah Nur Pratiwi (15301244009)
    S1- Pend. Matematika A 2015

    Memang benar, UN tidak hanya memberikan tekanan kepada siswa, namun juga memberikan tekanan yang besar kepada guru. Guru cenderung melakukan lompatan-lompatan dalam mengajar yaitu langsung memberikan banyak latihan soal dengan maksud agar siswa terampil dalam mengerjakan soal-soal UN. Alhasil, siswa hanya akan menghafal, “kalau ada soal model A, urutan cara mengerjakannya seperti ini”, “kalau modelnya soal B, menggunakan rumus tui”. Speerti yang telah Prof sebutkan, pebelajaran matematika yang seperti ini akan menyebabkan siswa menjadi miskin intuisi. Padahal, intuisi matematika sangatlah penting untuk mengembangkan kreativitas pada umumnya.

    ReplyDelete