Feb 12, 2013

The Scene of Primary Mathematics Teaching


In this scene we expose a qualitative research of mathematics teaching learning process by the students of Pre-service Mathematics Teacher Training.
Title: How to improve the competencies mathematical problems solving through cooperative teaching learning model type Student Thinks Achievement Division (STAD) for the Primary Student of SDN Ngabean Yogyakarta, Indonesia. By. Enny Widiyanti, Mathematics Education Department, Faculty of Mathematics and Science, Yogyakarta State University, Indonesia. Supervisor: Edi Prajitno and Murdanu, Examiner: Marsigit and Atmini Dh


Background: 1. Current condition of mathematics education in Indonesia, 2. Problems of students’ learn mathematics, 3. Problems of teaching methods by the teacher, 4. Problems of developing the model of teaching learning mathematics. Problem: How to implement cooperative teaching learning model type Student Thinks Achievement Division (STAD) to improve the competencies mathematical problems solving for the Primary Student of SDN Ngabean Yogyakarta, Indonesia. Aim: 1. to elaborate teaching learning through cooperative teaching learning model type Student Thinks Achievement Division (STAD) for the Primary Student of SDN Ngabean Yogyakarta, Indonesia. 2. to improve the competencies mathematical problems solving through cooperative teaching learning model type Student Thinks Achievement Division (STAD) for the Primary Student of SDN Ngabean Yogyakarta, Indonesia
The research was limited to be focused on the problem solving of finding perimeter and area of polygon at the 6th grade of primary school of SDN Ngabean Yogyakarta, Indonesia . Methodology of research is descriptive qualitative i.e. class room action research with its observation, questionnaire, documentation and check list and observation guide. The research was conducted by the following procedures: prerequisite research, conducting two cycles of action research, teacher’s and students’ reflection, analyzing data, prepare and publish the report.
Theoretical review of Student Thinks Achievement Division (STAD) consists the ideas of Slavin (1995) stated that there are 5 (five) components in STAD i.e. class presentation, quiz, individual improvement scores, and team recognition. According to Polya in Herman Suherman et.al,(2003), mathematical problem solving consist of 4 (four) steps: to understand mathematical problems, to plan the solutions, to solve the problems according the planning, and to check the results. This research investigated the students competencies in solving the problems based on the Polya’s notions above.
Planned Cycles:
Cycle 1:
1. The students are to identify the problems
2. The students are to plan to solve the problems
Cycle 2:
1. The students are to identify the problems
2. The students are to plan to solve the problems
3. The students are to solve the planned problems
4. The students are to recheck to solutions
Indicator
Indicators of research achievements is the students’ competences of problem solving indicated by the score test of mathematics, as the following: a) the student are competent to identify problems at last 60 % , b) the student are competent to plan to solve the problems at last 60 % , c) the student are competent to solve the planned problems at last 60 % , d) the student are competent to check the results at least 60 %.
Analyses Data:
Cycle 1:
a. The average of the score of students’ competences to identify problems is 63,43
b. The average of the score of students’ competences to plan to solve the problems is 63,11
c. The average of the total score of students’ competences is 78,93 %
Cycle 2:
d. The average of the score of students’ competence to solve the planned problems is 58,21
e. The average of the total score of students’ competences is 69,69
Conclusion:
1. The percentage of students’ competences to identify problems improves from 63,43 % to 78,93
2. The percentage of student competences in planning to solve the problems improves from 54,64% to 66,43%
3. The percentage of students competences to solve the planned problems improves from 57,71% to 67, 86%
4. The percentage of student competences to check the results improves from 34,28% to 60,71%

46 comments:

  1. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Dari hasil penelitian dalam wacana diatas yaitu penggunaan model kooperatif tipe STAD, dapat dilihat bahwa secara umum hasil yang diperoleh siswa meningkat, jadi kesimpulannya penggunaan model kooperatif tipe STAD baik digunakan dalam pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  2. Penelitian tindakan kelas digunakan untuk menjawab permasalahan yang ditemui oleh guru dalam kelas. Gurulah yang paling utama dalam melakukan penelitian tindakan kelas karena guru yang mengetahui permasalahannya. Menurut sependek pengetahuan saya, keberhasilan penelitian kelas dapat dilihat dari indikator keberhasilan penelitian bukan membandingkan hasil dari siklus pertama dengan siklus kedua. Indikator keberhasilan yang terdiri dari keterlaksanaan pembelajaran sesuai dengan sintak metode pembelajaran. jika metode pembelajaran telah dilaksanakan sesuai dengan sintaknya maka pembelajaran akan berkualitas. Kemudian skor keterlaksanaan pembelajaran juga dibuat dalam kategori tinggi atau sangat tinggi misal 85% atau 90%. Guru harus melakukan penelitian tindakan kelas.

    ReplyDelete
  3. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Selain pembelajaran peer teaching, ada juga metode pembelajaran lainnya yakni tipe STAD (Student Thinks Achievement Division). STAD merupakan salah satu pembelajaran kooperatif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika. Belajar kooperatif menekankan kerja sama saling membantu dan berdiskusi bersama untuk mempelajari suatu materi dalam matematika. Hasil penelitian yang dilakukan dalam penerapan Student Thinks Achievement Division (STAD) for the Primary Student of SDN Ngabean Yogyakarta, Indonesia menunjukan bahwa model ini dapat efektif digunakan jika para guru menginginkan pembelajaran yang kooperatif.

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  5. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    artikel ini memberikan gambaran tentang bagaimana meningkatkan kompetensi memecahkan masalah matematika melalui pembelajaran kooperatif model pembelajaran tipe Siswa Berpikir Achievement Division (STAD). Model pembelajaran kooperatif Mahasiswa belajar jenis Berpikir Divisi Prestasi (STAD) pantas untuk ditingkatkan setelah melihat hasilnya bahwa ternyata model pembelajaran ini mampu meningkatkan kompetensi siswa dalam mengidentifikasi masalah merencanakan untuk memecahkan masalah, dan memecahkan masalah yang direncanakan yang dapat ditinjau dari perolehan skor.

    ReplyDelete
  6. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Student Team Achievement Division (STAD) merupakan pembelajaran kooperatif yang cocok digunakan oleh guru yang baru mulai menggunakan pembelajaran kooperatif. Dimana model Pembelajaran Koperatif tipe STAD merupakan pendekatan Cooperative Learning yang menekankan pada aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal. Guru yang menggunakan STAD mengajukan informasi akademik baru kepada siswa setiap minggu mengunakan presentasi Verbal atau teks.Pada artikel di atas model pembelajaran kooperatif tipe STAD digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Dari hasil yang diperoleh terlihat bahwa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe STAD terdapat perubahan dari kemampuan matematis siswa, yaitu salah satunya adalah ada peningkatan dalam kemampuan pemecahan masalah siswa.

    ReplyDelete
  7. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Model pembelajaran kooperatif tipe STAD merupakan pembelajaran yang didesain untuk mengahadapi kemampuan siswa yang heterogen. Dalam pembelajaran ini didesain secara berkelompok dimana di dalamnya memiliki pengetahuan dan kemampuan yang berbeda – beda. Model pembelajaran yang dapat menumbuhkan kemampuan bekerja sama, kreatif, berfikir kritis dan saling membantu antar sesama.

    ReplyDelete
  8. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismilllaah....
    Pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) merupakan pembelajaran kooperatif yang paling sederhana, dan merupakan pembelajaran kooperatif yang cocok digunakan oleh guru yang baru mulai menggunakan pembelajaran kooperatif. Model Pembelajaran Koperatif tipe STAD merupakan pendekatan Cooperative Learning yang menekankan pada aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal. Guru yang menggunakan STAD mengajukan informasi akademik baru kepada siswa setiap minggu mengunakan presentasi Verbal atau teks.
    Lima komponen STAD :
    1. Penyajian kelas
    2. Menetapkan siswa dalam kelompok
    3. Tes dan Kuis
    4. Skor peningkatan individual
    5. Pengakuan kelompok
    Semoga bagi guru yang akan menerapkan model pembelajaran ini mendapatkan hasil yang maksimal.

    ReplyDelete
  9. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    Menurut Polya matematika dianggap sulit oleh siswa dikarenakan terlalu sering dihadapkan pada persoalan kaku yang hanya sebatas cara yng diajarkan oleh guru, siswa tidak ditekankan terlebih dahulu tentang pengalaman, rencana-rencana yang dilakukan agar dapat menyelesaikan soal, sehingga soal terlihat oleh siswa sebagai sesuatu yang mudah dan menimbulkan ketertarikan untuk menyelesaikannya. maka dengan langkah-langkah pembelajaran yang dirancangnya, semoga siswa dapat lebih mengerti dengan pelajaran yang diberikan.

    ReplyDelete
  10. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPS Pendidikan Matematika C 2016

    Berdasarkan pemaparan dari artikel di atas dapat diketahui bahwa penelitian kualitatif mengenai proses belajar mengajar matematika oleh mahasiswa Pra-layanan Pelatihan Guru matematika sangat bermanfaat guna meningkatkan kualitas dalam proses pembelajaran matematika. Pembelajaran kooperatif Mahasisiwa belajar jenis Berpikir Divisi Prestasi (STAD) dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika.

    ReplyDelete
  11. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    STAD di sini termasuk salah satu permbelajaran yang inovatif yang perlu diketahui oleh guru-guru kita di Indonesia ini. Karena dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa STAD dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam mengidentifikasi masalah, membuat perencanaan untuk memecahkan masalah, memecahkan masalah yang direncanakan, dan memeriksa hasil. Sehingga STAD ini layak untuk kita pertimbangkan dalam pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, dengan diterapkannya metode pembelajaran STAD dalam kegiatan pembelajaran maka tentunya akan jauh dari kesan tradisional.

    ReplyDelete
  12. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Berdasarkan artikel di atas dapat diketahui bahwa model pembelajaran kooperatif Mahasiswa belajar jenis Berpikir Divisi Prestasi (STAD) dapat digunakan untuk mengetahui kompetensi siswa dalam pemecahan masalah matematika. Menurut Polya (dalam Herman Suherman, 2003), terdapat 4 langkah pemecahan masalah matematika, yaitu: memahami masalah matematika, merencanakan solusi, memecahkan masalah sesuai dengan perencanaan, dan memeriksa hasil.

    Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penggunaan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam mengidentifikasi masalah, membuat perencanaan untuk memecahkan masalah, memecahkan masalah yang direncanakan, dan memeriksa hasil. Oleh karena itu, agar pembelajaran matematika menjadi lebih fleksibel dan inovatif maka metode pembelajaran STAD dapat diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Dengan begitu maka siswa menjadi terbiasa, lebih aktif dan mandiri dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan metematika oleh mereka sendiri. Selain itu, dengan diterapkannya metode pembelajaran STAD maka kegiatan pembelajaran akan jauh dari kesan tradisional.

    ReplyDelete
  13. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Pembelajaran kooperatif dengan tipe STAD dirasa tepat digunakan jika menginginkan pembelajaran yang kooperatif. Melalui pembelajaran ini siswa diberi kesempatan untuk belajar bersama dengan temannya melalu diskusi dengan kelompoknya. Interaksi yang terjadi antar siswa juga semakin baik dengan adanya STAD. Kemampuan matematis siswa juga diharapkan dapat berkembang dan siswa selalu mempersiapkan diri untuk mengikuti pembelajaran karena diadakan kuis dalam pertemuannya. Dengan menggunakan STAD diharapkan agar siswa dapat terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  14. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Penelitian kualitatif yang dilakukan oleh guru di SDN Ngabean tersebut adalah salah satu contoh yang sangat baik. Guru memang sebaiknya melakukan penelitian untuk mengembangkan kemampuan seorang guru dalam melakukan penelitian. Saat ini, ketika guru ingin mendapatkan kenaikan jabatan atau golongan maka diwajibkan untuk melakukan penelitian. Menurut saya, hal ini ada baiknya namun ada buruknya. Namun dipandang dari segi positif, penelitian yang telah dilakukan baik adanya.

    ReplyDelete
  15. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Pada postingan di atas, berisi tentang penelitian kualitatif tentang bagaimana meningkatkan kompetensi pemecahan masalah matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe mengajar STAD.
    Pembelajaran STAD memiliki beberapa keunggulan (Slavin, 1995) diantaranya ; siswa bekerja sama dalam mencapai tujuan dengan menjunjung tinggi norma-norma kelompok, siswa aktif membantu dan memotivasi semangat untuk berhasil bersama, aktif berperan sebagai tutor sebaya untuk lebih meningkatkan keberhasilan kelompok, interaksi antar siswa seiring dengan peningkatan kemampuan mereka dalam berpendapat. namun memiliki kelemahannya, yaitu ;
    a. Membutuhkan waktu yang lebih lama untuk siswa sehingga sulit mencapai target kurikulum.
    b. Membutuhkan waktu yang lebih lama untuk guru sehingga pada umumnya guru tidak mau menggunakan pembelajaran kooperatif.
    c. Membutuhkan kemampuan khusus guru sehingga tidak semua guru dapat melakukan pembelajaran kooperatif.
    d. Menuntut sifat tertentu dari siswa, misalnya sifat suka bekerja sama.

    ReplyDelete
  16. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya kenaikan skill sebelum dan sesudah. Dan hasil to identify problems improves from 63,43 % to 78,93 in planning to solve the problems improves from 54,64% to 66,43%to solve the planned problems improves from 57,71% to 67, 86%to check the results improves from 34,28% to 60,71%. Dimana terjadi kenaikan dari 54,64% menjadi 66,43% dalam hal perencanaann pemecahan masalah yang diberikan. Dan seterusnya.

    ReplyDelete
  17. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Disebutkan oleh Polya bahwa terdapat 4 langkah pemecahan masalah matematika. Langkah tersebut ialah memahami masalah matematika, merencanakan solusi, memecahkan masalah sesuai dengan perencanaan, dan memeriksa hasil. Pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif misalnya Student Thinks Achievement Division (STAD). Karena matematika merupakan studi yang dibangun berdasarkan kemampuan berpikir logis. Kondisi demikian membutuhkan penguasaan guru akan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kemampuan siswa untuk
    mengkolaborasikan berbagai pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki. Model pembelajaran kooperatif tipe STAD telah meningkatkan kompetensi siswa dalam memecahkan masalah matematika pada siswa SDN Ngabean Yogyakarta.

    ReplyDelete
  18. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    Pascasarjana Pendidikan Matematika 2016/ Kelas C

    Pada model pembelajaran STAD merupakan salah satu metode pembelajaran yang cocok diterapkan oleh seorang guru yang baru memulai menggunakan pembelajaran kooperatif karena STAD menekankan pada aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal. Pada artikel di atas model pembelajaran kooperatif tipe STAD digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Dari hasil yang diperoleh terlihat bahwa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe STAD terdapat perubahan dari kemampuan matematis siswa, yaitu salah satunya adalah ada peningkatan dalam kemampuan pemecahan masalah siswa.

    ReplyDelete
  19. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Dengan keragaman pengetahuan dan latar belakang siswa, maka pembelajaran dengan model cooperatif tipe STAD merupakan desain yang cocok untuk mengatasinya. Dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat menumbuhkan pembelajaran lebih kreatif, kritis, inovatif, dan tentunya bermakna. Dengan tingkat kemampuan pemecahan masalah masing-masing namun dapat menghasilkan solusi yang tepat meski cara mereka berbeda-beda.

    ReplyDelete
  20. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. artikel di atas mengenai penelitian pendidikan yang dilakukan oleh mahaisswa calon guru di SD Ngabean Yogyakarta mengenai luas dan keliling poligon pada siswa kelas 6 SD. Penelitian menggunkana pendekatan STAD dan metodek yang digunakan deskriptive kualitative. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan siswa dalam memecahkan masalah diatas 50%, kecuali pada tahap looking back dimana terdapat siswa yang memiliki kemampuan looking back di bawah 50%.

    ReplyDelete
  21. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Dari kesimpulan yang ada:
    1. Persentase kompetensi siswa untuk mengidentifikasi masalah meningkat dari 63,43% menjadi 78,932.
    2. Persentase kompetensi siswa dalam perencanaan pemecahan masalah meningkat dari 54,64% menjadi 66,43%3.
    3. Persentase kompetensi siswa untuk memecahkan masalah yang direncanakan meningkat dari 57,71% menjadi 67,86%4.
    4. Persentase kompetensi siswa untuk memeriksa hasilnya meningkat dari 34,28% menjadi 60,71%

    Dari presentase tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif model Student Thinks Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan kompetensi pemecahan masalah matematis Siswa SDN Ngabean Yogyakarta. Ini dapat dilihat dengan adanya peningkatan tiap-tiap komponen yang dinilai dengan indikator score penilian masing-masing komponen adalah 60%. Artinya tiap komponen memiliki peningkatan, bahkan memiliki peningkatan yang cukup signifikan. Misalnya pada point Persentase kompetensi siswa untuk memeriksa hasilnya meningkat dari 34,28% menjadi 60,71%

    ReplyDelete
  22. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Indonesia telah memasuki era MEA dan globalisasi abad 21, yang menuntut Indonesia lebih mengembangkan keterampilan masyarakatnya untuk bersaing mencari pekerjaan. Salah satu bidang yang paling memebrikan pengaruh adalah pendidikan. Pendidikan saat ini lebih menekankan pada usaha mengembangkan keterampilan tersebut termasuk pembelajaran matematika. Namun, kenyataannya masih banyak permasalahan seperti siswa yang masih belum aktif dalam pembelajaran, prestasi matematika siswa masih rendah dan masalah lainnya. Diperlukan pembelajaran dengan model yang memungkinkan sisw bisa aktif seperti STAD.

    ReplyDelete
  23. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Penelitian kualitatif dengan dua siklus tersebut menunjukkan keefektifannya. Kompetensi terkait identifikasi masalah, perencanaan pemecahan masalah, pemecahan masalah, dan evaluasi meningkat. Penelitian selain dilakukan oleh mahasiswa pendidikan, bisa juga dilakukan oleh guru. Sesungguhnya ada banyak penelitian yang bisa dilakukan oleh guru, bahkan saat ini guru wajib melakukan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) untuk syarat naik golongan. Guru dipandang sebagai peneliti yang terlibat langsung dalam pembelajaran sehingga bisa tau persis keadaan siswa. Jika banyak guru yang mampu melakukan PTK dengan sungguh-sungguh, maka masalah-masalah dalam pembelajaran diharapkan dapat terselesaikan.

    ReplyDelete
  24. Kemampuan Problem solving merupakan salah satu standar dalam NCTM. Sehingga dalam matematika diharapkan adanya koneksi antar konsep dan penggunaannya dalam pemecahan masalah. Melalui penelitian tersebut terbukti bahwa pembelajaran matematika dengan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan kemampuan problem solving siswa dilihat dari pemahaman siswa dalam masalah matematika, merencanakan solusi, menyelesasikan masalah berdasar perencanaan dan pengecekan jawaban akhir. Dan mungkin juga dapat diteliti kemapuan pemecahan masalah dengan menggunakan model pembelajaran yang lain

    ReplyDelete
  25. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Penelitian kualitatif mengenai proses belajar mengajar matematika oleh mahasiswa Pra-layanan Pelatihan Guru matematika ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan proses pembelajaran matematika. Pada penelitian tersebut, proses pembelajaran menerapkan metode STAD. Menurut Slavin (1995) terdapat beberapa komponen dalam metode STAD, antara lain presentasi kelas, ulangan atau ujian, score atau penilaian, dan kerja kelompok. Dalam penelitian tersebut dipusatkan pada proses pemecahan masalah dalam mencari keliling dan luas segi banyak. Siswa dibimbing untuk melakukan pengamatan dan guru berperan sebagai peneliti. Dengan menerapkan metode tersebut, ternyata presentasi hasil siswa pada SDN Ngabean Yogyakarta mengalami peningkatan. Hal ini ditandai dengan peningkatan hasil atau nilai ulangan matematika kelas.

    ReplyDelete
  26. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Disimpulkan bahwa siswa SDN Ngabean memiliki kompetensi dalam memahami atau mengidentifikasi permasalahan, merencanakan untuk memecahkan permasalahan, memecahkan permasalahan yang direncanakan atau menemukan solusi, dan meneliti kembali hasil solusi tersebut. Sehingga, pola pikir siswa dapat terbentuk dengan berbagai langkah pemecahan masalh tersebut. Siswa pun akan menjadi mandiri dan kreatif. Oleh karena itu, metode STAD ini memberikan inspirasi untuk diterapkan dalam proses pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  27. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Student Teams Achievement Division (STAD) merupakan salah satu metode atau pendekatan dalam pembelajaran kooperatif yang sederhana dan baik untuk guru yang baru mulai menggunakan pendekatan kooperatif dalam kelas, STAD juga merupakan suatu metode pembelajaran kooperatif yang efektif. Pembelajaran kooperatif tipe STAD terdiri dari lima komponen utama, yaitu penyajian kelas, belajar kelompok, kuis, skor pengembangan dan penghargaan kelompok. Selain itu STAD juga terdiri dari siklus kegiatan pengajaran yang teratur.

    ReplyDelete
  28. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Pembelajaran dengan menerapkan model belajar jenis STAD dapat meningkatkan pola pikir untuk memecahkan masalah matematika untuk SDN Ngabean Yogyakarta. Dari penelitian kualitatif tersebut, siswa SDN Ngabean Yogyakarta mengalami peningkatan tentang pemahaman masalah, perencanaan solusi, penerapan solusi dalam masalah, dan memeriksa hasilnya. Presentase keempat langkah tersebut mengalami peningkatan dari yang sebelumnya.

    ReplyDelete
  29. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pada postingan diatas, dijabarkan mengenai salah satu penelitian kualitatif mengenai proses pembelajaran matematika. Dalam penelitian tersebut memberikan solusi bagaimana meningkatkan kemampuan pemecahan masalah menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk siswa SD. Materi khusus yang difokuskan adalah pemecahan masalah untuk mencari keliling dan luas segi banyak pada kelas 6. Metode penelitian dilaksanakan kualitatif deskriptif dengan penelitian tindakan kelas, observasi, dan angket. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kemampuan pemecahan masalah siswa berdasarkan Polya

    ReplyDelete
  30. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kajian pustaka yang dibahas untuk penelitian tersebut adalah tentang STAD dan kemampuan pemecahan masalah. Ide ini ditemukan oleh Slavin pada tahun 1995, menerangkan bahwa ada 5 komponen pada STAD, yaitu presentasi kelas, nilai kenaikan tiap individu, dan skor tim. Kemampuan pemecahan masalah menurut Polya dalam buku Suherman, terdiri dari 4 langkah, yaitu memahami maslaah matematika, merencanakan solusi, menyelesaikan masalah berdasarkan rencana., dan mengecek kembali jawaban/solusi.

    ReplyDelete
  31. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pada penelitian kali ini didapatkan presentase siswa secara umum meningkat. Ini berarti penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas 6 SD. Hal tersebut dapat menjadi referensi bagi guru yang akan menyusun pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, khususnya kelas 6 SD.

    ReplyDelete
  32. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Untuk meningkatkan hasil belajar matematika bisa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif, yaitu dengan strategi pembelajaran dalam kelompok-kelompok kecil sehingga siswa dapat saling bantu-membantu antar anggota dalam kelompoknya untuk mencapai kemajuan kelompoknya. Model pembelajaran tipe STAD dapat membuat pembelajaran matematika menjadi lebih menyenangkan, sehingga siswa menjadi lebih aktif, inovatif, dan kreatif.

    ReplyDelete
  33. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    Assalamualaikum.wr.wb
    Postingan di atas berisi tentang siklus mengajar dalam proses pembelajaran.
    Siklus yang pertama yaitu mengidentifikasi masalah yang dialami siswa.
    Kemudian rencana untuk memecahkan masalah tersebut.
    Yang ketiga adalah memecahkan masalah tersebut dan yang terakhir adalah mengecek kembali solusinya.

    ReplyDelete
  34. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam artikel ini, disajikan artikel tentang penelitian tentang tindakan kelas dan disajikan skemanya. Dimana pembelajran yang diteliti bersettingkan STAD. Sehingga akan diteliti keefektifan dari pembelajran ini dalm kelas ditinjau dari sector kualitatifnya. Metode penelitian dilaksanakan kualitatif deskriptif dengan penelitian tindakan kelas, observasi, dan angket. Dan berpatokan atau ditinjau dengan indikator pemecahan masalah dengan strategi polya.

    ReplyDelete
  35. Problem solving menjadi salah satu standar dalam NCTM. Sehingga dalam matematika diharapkan adanya koneksi antar konsep dan penggunaannya dalam pemecahan masalah. Melalui penelitian tersebut terbukti bahwa pembelajaran matematika dengan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan kemampuan problem solving siswa dilihat dari pemahaman siswa dalam masalah matematika, merencanakan solusi, menyelesasikan maslaah berdasar perencanaan dan pengecekan jawaban akhir. Matematika tidak hanya melaksanakan atau mengaplikasikan suatu prosedur atau rumus. Matematika juga diharapkan dimulai dari merancang, melaksanakan, sampai memperoleh hasil yang kita sebut sebagai kegiatan pemecahan masalah.

    ReplyDelete
  36. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Dalam pembelajaran kooperatif dikembangkan diskusi dan komunikasi dengan tujuan agar siswa saling berbagi kemampuan, saling belajar berpikir kritis, saling menyampaikan pendapat, saling memberi kesempatan menyalurkan kemampuan, saling membantu belajar, saling menilai kemampuan dan peranan diri sendiri maupun teman lain. Model pembelajaran kooperatif merupakan suatu model pembelajaran yang mengutamakan adanya kelompok-kelompok. Setiap siswa yang ada dalam kelompok mempunyai tingkat kemampuan yang berbeda-beda (tinggi, sedang dan rendah) dan jika memungkinkan anggota kelompok berasal dari ras, budaya, suku yang berbeda serta memperhatikan kesetaraan jender. Model pembelajaran kooperatif mengutamakan kerja sama dalam menyelesaikan permasalahan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.

    ReplyDelete
  37. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pada tulisan ini, digunakan setting STAD yang diterapkan untuk siswa kelas 6 SD. Hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif ini efektif. Penelitian tersebut fokusnya adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa. Adapaun siklus yang dialami selama pembelajaran adalah mengidentifikasi masalah, merencanakan solusi, memecahkan masalah dan yang terakhir mengecek ulang solusi yang telah didapatkan.

    ReplyDelete
  38. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Proses pembelajaran dengan setting STAD memberikan keefektifan dalam meningkatkan pemecahan masalah, indikator pemecahan masalah yang dilakukan menggunakan indikator yang digagas oleh Polya, yaitu memahami masalah yang diberikan, kemudian merencanakan cara menyelesaikannya, selanjutnya melakukan penyelesaian masalah sesuai dengan rencana yang dibuat, terakhir setelah selesai dilakukan penyelesaian masalah maka mengecek ulang atau looking back terhadap hasil dari penyelesaian tersebut.

    ReplyDelete
  39. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Artikel ini mengungkapkan penelitian tindakan kelas mengenai implementasi pembelajaran kooeperatif tipe STAD untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dimana pada siklus pertama siswa mengidentifikasi masalah dan membuat perencanaan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pada siklus keduam siswa tidak hanya mengidentifikasi masalah dan membuat perencanaan, namun juga menyelesaikan masalah sesuai rencana dan melihat kembali solusi yang diperoleh. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan kooperatif tipe STAD dapat digunakan untuk menungkatkan kompetensi siswa untuk mengidentifikasi masalah, merencanakan, menyelesaikan masalah, dan mengecek solusi.

    ReplyDelete
  40. Fatmawati
    18709251071
    PM.D 2016
    Tulisan di atas berisi mengenai penelitian kualitatif tentang pengembangan kemampuan pemecahan masalah menggunakan cooperative learning tipe STAD. Penelitian di atas menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode tersebut mampu mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hal diatas merupakan salah satu contoh pengembangan kompetensi guru. Guru melakukan penelitian untuk melihat permasalahan yang terjadi dan mencoba mencari solusi yang sesuai dengan permasalahan yang ada.

    ReplyDelete
  41. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Yang melatarbelakangi penelitian kualitatif di atas yaitu kondisi pendidikan matematika di Indonesia saat ini, permasalahan siswa dalam belajar matematika, masalah metode pengajaran yang digunakan oleh guru, dan permasalahan dalam mengembangkan model pembelajaran matematika. Bisa jadi masalah-masalah di atas dikarenakan banyak guru yang tidak menginginkan adanya perubahan yang dapat membuat siswa lebih menyenangi pembelajaran berupa games, diskusi kelompok, tutor sebaya dan lain sebagainya. Sehingga siswa tidak hanya menghafal tetapi siswa ikut berpartisispasi dalam pebelajaran dan siswa akan lebih aktif dalam pembelajaran. Jika hal tersebut dilakukan oleh guru maka proses dan hasil pembelajaran yang akan dicapai siswa memuaskan.

    ReplyDelete
  42. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Melalui data hasil penilitan diatas, yaitu mengenai hasil belajar siswa dengan pengguanaan model pembelajaran kooperatif learning tipe STAD, menunjukkan peningkatan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif learning tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa

    ReplyDelete
  43. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Disebutkan oleh Polya (dalam Herman Suherman, 2003), bahwa terdapat 4 langkah pemecahan masalah matematika. Langkah tersebut ialah memahami masalah matematika, merencanakan solusi, memecahkan masalah sesuai dengan perencanaan, dan memeriksa hasil. Pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif misalnya Student Thinks Achievement Division (STAD).

    ReplyDelete
  44. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dalam arikel ini model pembelajaran kooperatif tipe STAD telah meningkatkan kompetensi siswa dalam memecahkan masalah matematika pada siswa SDN Ngabean Yogyakarta. Ini adalah salah satu contoh pembelajaran kooperatif yang memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemecahan masalah matematika. Cara ini dapat digunakan guru untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam pemecahan masalah matematika. Selain STAD masih terdapat banyak model pembelajaran kooperatif yang dapat memberikan kontribusi terhadap pembelajaran matematika. Maka seorang guru diharapkan dapat menguasai model-model pembelajaran kooperatif dan mampu memilih model pembelajaran yang sesuai dengan materi dan karakteristik siswa.

    ReplyDelete
  45. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Hasil penelitian kualitatif yang diperoleh dari proses belajar mengajar matematika di Sekolah Dasar menunjukkan bahwa pembelajaran matematika melalui model kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan kompetensi pemecahan masalah matematis yaitu mengidentifikasi masalah, merencanakan pemecahan masalah, memecahkan masalah yang telah direncanakan, mencek hasil.

    ReplyDelete
  46. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Praktik pembelajaran matematika di SD dapat dijadikan sarana bagi para guru maupun calon guru untuk melakukan penelitian terkait dengan permasalahan-permasalahan yang muncul dalam pembelajaran matematika. Salah satu jenis penelitian yang paling banyak diminati dan sering dilakukan oleh para guru SD adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Dengan PTK ini, guru yang memang sudah mengenal betul karakter dan kondisi kelas, tentu akan lebih leluasa dalam mencanangkan suatu pembelajaran yang lebih baik dalam meningkatkan kemampuan dan kompetensi para siswanya dalam mata pelajaran matematika. Adanya siklus yang berkelanjutan adalah guna memperbaiki pembelajaran yang dilaksanakan sehingga target hasil belajar yang telah ditentunkan dapat tercapai dengan baik.

    ReplyDelete