Feb 12, 2013

Some Problems in the Effort of Promoting Innovations of Teaching Learning of Mathematics and Sciences in Indonesia




By Marsigit

The identification of the problems comes from some cases: pre-service teacher training programs, teacher certification program through training, teacher certification program trough course.

The main problem is how to promote innovative teaching learning of Mathematics and Sciences.

The promotion means to move from teacher centered of teaching be a students centered.

In the implementation to peer teaching, the identified problems are as follows:
1) how to involve the students from the very early of teaching learning processes,
2) how to facilitate all students with all their different characteristics, 3) how to develop students work sheet,
4) how to develop the structure of teaching learning,
5) how to develop the schema for interaction,
6) how to develop the scheme for achieving students' competencies,
7) how to develop supporting teaching aids,
8) how to develop teaching material,
9) how to develop Lesson Plan, and
10) how to develop Practical Work?

It was indicated that the teacher has difficulty how to encourage the engagement of their students.

Usually, from the start of their teaching the teachers employ greatly on their expository to introduce, to inform, to consolidate and to explain.

So from the beginning of the lesson the students are always in the passive position.

The affects of the situation is then clearly to identified that the teachers are characterized as to dominate the initiation, to dominate the activities, end even to dominate the creativity.

For the higher achievement students the teacher suggests them to wait the others; and for the lower achievement students the teacher tend to encourage them un-proportionally.

The teacher develops students work sheet in a single form and it mostly as a collection of problems.

Group discussions to be promoted are usually characterized as pseudo-group means that while the teacher let the students work in the groups, the teachers are still delivering their explanation to the whole class.

The most clear structure of teaching is in the schema of introduction, content and closing remark.

However, the teachers have not had a clear schema how to achieve students' competencies and how to develop the schema of interaction as well.

The reference for developing teaching aids and teaching material is still limited so that the teachers seemed to have difficulties to develop them.

The most crucial thing is that teachers' perception not to pay seriously on Lesson Plan preparation.

Most of the teachers prepare a very simple form of Lesson Plan that mostly they are expected by the supervisor, head teachers as well as the local government of education.

Yogyakarta, October 2010

63 comments:

  1. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Melibatkan siswa dalam pembelajaran dapat membuat siswa menjadi aktif. Guru sedemikian rupa hendaknya harus mampu berinovasi agar siswa semakin aktif dalam pembelajaran. Hal tersebut dapat dilakukan melalui berbagai cara misalnya mengembangkan perangkat pembelajaran. Oleh karena itu saat ini memang diperlukan usaha dan dukungan untuk dapat mengubah pembelajaran dari yang berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa.

    ReplyDelete
  2. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Metode ceramah yang sering diterapakan oleh sebagian besar guru di Indonesia secara tidak langssung membuat siswa pasif, karena pada metode ini siswa hanya dijadikan sebagai suatu objek pembelajaran dan guru terkesan bersikap otoriter. Namun, mengubah sesuatu yang sudah membudaya itu memang sulit, butuh waktu yang tidak sedikit dan proses yang bertahap. Tetapi tetap perlu adanya perubahan metode pembelajaran tradisional ke metode pembelajaran yang inovatif. Metode inovatif ini haruslah dinamis dan fleksibel, sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga dapat mengembangkan kemampuan dan potensi yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  3. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Selama ini sering dijelaskan bahwa pembelajaran akan lebih bermakna jika pembelajran berpusat pada siswa. Untuk membuat pembelajaran berpusat pada siswa diperlukan inovasi dalam pembelajaran, perubahan dari pembelajaran ekspositori yang sering digunakan guru menuju pembelajaran konstruktif dengan metode yang membelajarkan siswa. Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun perangkat pembelajaran yang berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, dan memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif. Sehingga dibutuhkan keinginan dan kesungguhan guru untuk itu.

    ReplyDelete
  4. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam elegi “some problems in the effort of promoting innovations of teaching learning of mathematics and sciences in indonesia”, tentang permasalahan dan inovasi pembelajaran matematika dan ilmu pengetahuan alam d Indonesia. Salah satu bentuk dari inovasi dari permasalahan pendidikan di Indonesia adalah dengan megupayakan diadakannya pengembangan potensi guru melalui pelatihan, sertifikasi, PLPG dan kegiatan-kegiatan lainnya merupakan salah satu bukti nyata bahwa upaya menigkatkan mutu pendidikan indonesia terus dilakukan, yaitu agar guru di Indonesia bisa profesional.

    ReplyDelete
  5. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Adanya inovasi dalam pembelajaran matematika itu sanagt penting dan sangat di anjurkan menurut saya dengan adanya inovasi pembelajaran matematika kita sebagai guru dan siswa kita sendiri dapat dengan mudah akan lebih mamahamai apa itu matematika.

    ReplyDelete
  6. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Belajar bukanlah “transfer of knowledge” tapi “bagaimana siswa membangun pengetahuannya dengan fasilitasi dari guru”. Oleh karena itu, dalam pembelajaran matematika, siswa harus aktif melakukan penelusuran pola dan hubungan, melakukan problem solving, melakukan investigasi, bertanya, berdiskusi, dsb. Untuk memfasilitasi siswa membangun pengetahuannya, guru dituntut kreatif dan inovatif dalam mengelola pembelajaran melalui penggunaan metode, media, sumber, dan interaksi pembelajaran yang bervariasi, mengembangkan RPP, LKS, bahan ajar, melakukan penelitian tindakan kelas, mengikuti pelatihan, dsb.

    ReplyDelete
  7. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Masalah utama yang dihadapi dalam proses pembelajaran di Indonesia adalah strategi yang dipakai oleh para guru. Untuk menghasilkan siswa yang berkompeten, guru harus mengubah cara pembelajarannya. Mengubah sesuatu yang sudah melekat itu memang sulit, butuh waktu yang tidak sedikit dan proses yang bertahap. Inovasi pembelajaran yang efektif dan inovatif akan mengembangkan pemikiran siswa yang tidak selalu terikat dengan gurunya karena guru hanya sebagai fasilitator.

    ReplyDelete
  8. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Inovasi pembelajaran sangat penting dalam menyelesaikan permasalahan, interaksi, investigasi, dan penelusuran pola. Dengan adanya inovasi dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang dapat menunjang pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.

    ReplyDelete
  9. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Pengembangan pendidikan menjadi sangat penting dalam rangka menghasilkan pendidikan yang optimal khususnya pada pelajaran matematika. Tujuan dari pengembangan pada hakekatnya adalah agar mendapatkan inovasi-inovasi baru dalam dunia pendidikan. Inovasi-inovasi ini tentunya memiliki dampak untuk bagaimana perbaikan pendidikan, khususnya dalam pelajaran matematika. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pedoman dan refrensi dalam mengajarkan matematika disekolah. Menjadi guru tidaklah perkara yang mudah, menjadi guru bukan hanya sekedar mengajar saja, melaikan banyak hal yang dipikirkan selain dari proses mengajar. Salah satu misalnya yang paling berat ketika menjadi guru adalah menyiapkan dan mengembangkan RPP sebelum proses PBM di laksanakan didalam kelas. Hal ini sebagai modal dalam kita mengajar dikelas, sebagai panduan dan pedoman dalam mengajar. Sehingga RPP ataupun LKS tidaklah mudah untuk dibuat, jadi harus disesuaikan dengan kebutuhan siswa sesuai dengan tuntutan sistem pendidikan Indonesia yaitu “Student Centre”.

    ReplyDelete
  10. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPS Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Model atau metode pembelajaran yang inovatif dalam pendidikan matematika dan science memang tidak mudah diimplementasikan. Saya menyoroti salahs satu upaya yang harus ditempuh yaitu melalui usaha untuk mengembangkan lesson plan, yaitu perencanaan pembelajaran yang tertuang dalam RPP. Sayangnya, tidak sedikit guru yang amsih enggan dalam menyusun RPP yang benar-benar disusun sendiri dengan menyesuaikan keadaan siswa. Kebanyakan dari mereka hanya "copy""paste" saja atau bahkan hanya mengandalkan MGMP di daerahnya. Ini yang perlu dikembangkan oleh guru, sehingga perencanaan pembelajaran untuk pendidikan matematika yang efektif dan efisien bisa terwujud.

    ReplyDelete
  11. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Masalah dalam Upaya Mempromosikan Inovasi Pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan di Indonesia. Identifikasi masalah berasal dari beberapa kasus: program pelatihan guru pra-jabatan, program sertifikasi guru melalui pelatihan, program sertifikasi guru melalui kursus. Promosi berarti berpindah dari guru yang berpusat mengajar menjadi siswa yang terpusat. Dalam pelaksanaannya untuk peer teaching, masalah yang teridentifikasi seperti bagaimana melibatkan siswa sejak awal proses belajar mengajar. Kemudian para guru belum memiliki skema yang jelas bagaimana mencapai kompetensi siswa dan bagaimana mengembangkan skema interaksi juga. Referensi untuk mengembangkan alat bantu pengajaran dan materi ajar juga masih terbatas sehingga para guru sepertinya mengalami kesulitan untuk mengembangkannya.

    ReplyDelete
  12. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Perubahan paradigma pendidikan dari berpusat pada guru menjadi guru sbegai fasilitator belajar siswa menuntut guru untuk melakuka inovasi pada kegiatan belajar mengajar. Sebagai fasilitator, guru perlu melakukan inovasi pada LKS, kegiatan belajar, dan alat peraga pembelajaran. Semua inovasi tersebut perlu dilakukan untuk membantu siswa lebih mandiri dalam belajarnya.

    ReplyDelete
  13. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Guru harus harus profesional dengan kondisi global hadir di dunia pendidikan. Karena siswa setiap hari memiliki jiwa yang berbeda dengan siswa kuno. Siswa sekarang cenderung mengharapkan sebuah sistem yang inovatif yang dapat membuat mereka bekerja secara langsung dalam masalah matematika dunia bahwa mereka dapat memecahkan intuitif mereka. intuisi dapat dikembangkan melalui pendidikan yang mereka mengambil didampingi oleh pendidik (guru).

    ReplyDelete
  14. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Inovasi dalam pembelajaran bukan hanya berupa metode atau model pembelajaran yang beragam. Inovasi bisa berupa sumber belajar. Misalnya inovasi sumber belajar tidak lagi beebentuk handsbook atau print out tetapi bisa berasal dari blog seperti yang prof miliki saat ini.

    ReplyDelete
  15. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang inovatif. Memang bukan suatu hal yang mudah untuk mengubah metode tradisional yang sudah menjadi kebiasaan menjadi metode inovatif. Pembelajaran yang inovatif memerlukan segala komponen secara inovatif, terutama guru. Guru harus menciptakan perangkat pembelajaran yang sedemikian rupa agar siswa tidak merasa bosan dan konsep yang diperoleh siswa tidak mudah hilang. Guru harus melibatkan siswa dalam pembelajaran. Guru hanya menjadi fasilitator saja. Guru yang inovatif tentu akan menciptakan pembelajaran yang inovatif sehingga siswanya juga akan menjadi siswa yang inovatif.

    ReplyDelete
  16. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Masalah utama yang dihadapi saat ini adalah bagaimana mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran inovatif untuk matematika dan ilmu pengetahuan alam. Masalah tersebut muncul karena adanya perubahan paradigma, dimana pembelajaran berpusat pada siswa, bukan lagi berpusat pada guru

    ReplyDelete
  17. Munaya Nikma Rosyada
    1430141002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari beberapa kali peer teaching, didapatkan beberaa masalah yang teridentifikasi, diantaranya adalah bagaimana melibatkan siswa dari awal pembelajaran, bagaimana memfasilitasi semua siswa dengan berbagai karakteristik, bagaimana mengembangkan LKS, dan sebagainya. Sebagai guru, diharapkan mampu mengaplikasikan hasil peer teaching agar didapatkan pembelajaran yang inovatif

    ReplyDelete
  18. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Beberapa permasalahan yang muncul dalam upaya mengembangkan pembelajaran yang inovatif di Indonesia meliputi kesulitan guru dalam bagaimana cara melibatkan siswa agar berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, cara memfasilitasi karakteristik siswa yang berbeda, cara mengembangkan desain pembelajaran yang inovatif. Tidak mudahnya bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif menjadi kendala yang tengah dihadapi sehingga perlu dilakukan pelatihan berkelanjutan didukung dengan referensi (sumber, alat, bahan) mengajar yang memadai untuk membantu guru dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif.

    ReplyDelete
  19. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Menurut saya, pertanyaan-pertanyaan seperti di atas muncul disebabkan oleh para pelaksana pendidikan di lapangan tidak memperbaharui wawasannya mengenai pendidikan terkini. Sehingga, solusi umum untuk menjawab semua masalah tersebut adalah melakukan pelatihan atau penambahan wawasan pelaksana pendidikan di lapangan. Lebih lanjut perlu dilakukan penilaian mengenai hasil pelatihan tersebut. Dan mau tidak mau, yang tidak dapat mencukupi kriteria kelulusan harus dialih fungsi dan diganti dengan yang dapat mengikuti perkembangan pendidikan saat ini.

    ReplyDelete
  20. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Dalam beberapa program pelatihan memang selalu memiliki permasalahannya sendiri-sendiri. Banyak permasalahan yang teridentifikasi saat proses pelatihan dalam peer-teaching. Misalnya saja bagaimana membuat dan melibatkan siswa aktif dalam proses pembelajaran. Karena hal ini yang selalu menjadi perhatian bagi para guru dan bahkan para calon guru sekalipun. dengan melibatkan siswa dalam proses pembelajaran maka kita sudah membuat pembelajaran yang inovatif.

    ReplyDelete
  21. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Inovasi pembelajaran adalah suatu perubahan yang baru dan kualitatif dari hal yang sudah ada sebelumnya, serta sengaja diusahakan untuk meningkatkan kemampuan guna mencapai tujuan tertentu dalam pembelajaran. Pembelajaran adalah suatu sistem, maka inovasi pembelajaran harus mencakup hal-hal yang berhubungan dengan komponen sistem tersebut, baik dalam artian kurikulum, media, metode, kebijakan, maupun hal lain yang berhubungan dengan pembelajaran. Kondisi riil dalam pelaksanaannya latihan yang diberikan tidak sepenuhnya dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menerapkan konsep matematika. Rendahnya mutu pembelajaran dapat diartikan kurang efektifnya proses pembelajaran. Penyebabnya dapat berasal dari siswa, guru maupun sarana dan prasarana, minat dan motivasi siswa yang rendah, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai akan menyebabkan pembelajaran menjadi kurang efektif.

    ReplyDelete
  22. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Inovasi pembelajaran adalah suatu perubahan yang baru dan kualitatif dari hal yang sudah ada sebelumnya, serta sengaja diusahakan untuk meningkatkan kemampuan guna mencapai tujuan tertentu dalam pembelajaran. Pembelajaran adalah suatu sistem, maka inovasi pembelajaran harus mencakup hal-hal yang berhubungan dengan komponen sistem tersebut, baik dalam artian kurikulum, media, metode, kebijakan, maupun hal lain yang berhubungan dengan pembelajaran. Kondisi riil dalam pelaksanaannya latihan yang diberikan tidak sepenuhnya dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menerapkan konsep matematika. Rendahnya mutu pembelajaran dapat diartikan kurang efektifnya proses pembelajaran. Penyebabnya dapat berasal dari siswa, guru maupun sarana dan prasarana, minat dan motivasi siswa yang rendah, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai akan menyebabkan pembelajaran menjadi kurang efektif.

    ReplyDelete
  23. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16


    Inovasi dalam pembelajaran dibutuhkan pada saat sekarang ini. Dengan adanya inovasi, kita banyak memeberikan perubahan pada sistem pendidikan terkhusus pada peserta didik. Dengan adanya inovasi dalam pembelajaran menjadikan pendidikan kita bisa bersaing dan tidak tergerus oleh pesatnya globalisasi. Namun merubah sesuatu yang telah membudaya tidaklah mudah. Bagi guru yang kurang wawasannya mengenai inovasi menjadikan pendidikan lebih cenderung masih tradisional. Maka perlu adanya pelatihan-pelatihan bagi para guru untuk memberikan pengetahuan mengenai pendidikan yang dibutuhkan sekarang ini.

    ReplyDelete
  24. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16


    Inovasi dalam pembelajaran dibutuhkan pada saat sekarang ini. Dengan adanya inovasi, kita banyak memeberikan perubahan pada sistem pendidikan terkhusus pada peserta didik. Dengan adanya inovasi dalam pembelajaran menjadikan pendidikan kita bisa bersaing dan tidak tergerus oleh pesatnya globalisasi. Namun merubah sesuatu yang telah membudaya tidaklah mudah. Bagi guru yang kurang wawasannya mengenai inovasi menjadikan pendidikan lebih cenderung masih tradisional. Maka perlu adanya pelatihan-pelatihan bagi para guru untuk memberikan pengetahuan mengenai pendidikan yang dibutuhkan sekarang ini.

    ReplyDelete
  25. Gamarina Isti R
    17790251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Pembelajaran yang inovatif merupakan hal yang dibutuhkan apalagi pada kurikulum 2013. Inovatif berarti pembelajaran yang membuat siswa dapat berpikir kreatif, bebas berpikir, kritis. Pembelajaran tersebut dapat melibatkan siswa dalam proses belajar, memfasilitasi siswa, mengembangkan struktur pembelajaran, mengembangkan skema, dll. Oleh karena itu saat merencanakan dan melaksanakan pembelajaran guru harus aktif, bervariasi, kreatif dalam mengatur proses belajar siswa agar terfasilitasi saat proses pembelajaran. Harapannya guru dapat mengaplikasikan setiap rencana dalam pembelajaan tersebut agar impian untuk mewujudkan pembelajaran inovatif dapat terwujud.

    ReplyDelete
  26. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Saat ini, lebih tepatnya sejak diberlakukannya kurikulum KTSP dan sekarang kurikulum 2013, sebenarnya dari segi kurikulum arah pendidikan Indonesia paradaigma-nya mulai berubah yaitu dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Akan tetapi pada prakteknya, permasalahan utama dalam pembelajaran adalah banyak guru yang kesulitan (bahkan mungkin ada yang enggan) untuk mengubah paradigma tersebut. Sebagai seorang guru hendaknya memperhatikan kemampuan dan kondisi siswanya dan melakukan proses pembelajaran yang adil tidak hanya memprioritaskan pada siswa yang pandai saja atau sebaliknya, melainkan sebisa mungkin melibatkan seluruh anggota kelas. Sebelum melaksanakan pembelajaran hendaknya guru membuat RPP dengan baik dengan memperhatikan hal-hal tersebut dengan baik, serta melaksanakannya dengan penuh komitmen dengan harapan pembelajaran dapat berjalan dengan optimal.

    ReplyDelete
  27. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum, wr.wb
    Terima kasih atas postingannya pak. Begitu banyak hal yang menjadi problematika dalam pendidikan kita terutama dalam pelatihan inovasi pembelajaran matematika di Indonesia. Memang kondisi saat ini masih dalam masa peralihan kurikulum. Pemerintah harus lebih keras memberikan penyadaran kepada guru dan sekolah tentang terjadinya dualime implementasi dua kurikulum. Hal tersebut menimbulkan kegelisahan terutama bagi guru yang berperan sebagai pelaksana kebijakan pemerintah.

    ReplyDelete
  28. Dimas Candra SAputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Perubahan paradigma dari pembelajaran tradisional menuju pembelajaran yang inovatif tidak dapat ditawar lagi. Perubahan zaman telah memberikan tantangan untuk dapat menciptakan SDM yang berkualitas. Diantaranya mampu berpikir logis, kritis, dan kreatif. Sementara itu, pembelajaran tradisional lebih banyak membuat siswa pasif dan akan berdampak pada kehidupannya. Memang perubahan tidaklah mudah untuk dilaksanakan. Hal ini ditunjukkan oleh banyaknya permasalahan yang masih ditemui dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif. Maka perubahan paradigma ini memerlukan usaha yang sungguh-sungguh dari guru untuk menciptakan pembelajaran yang benar-benar mampu membelajarkan siswa. Guru-guru perlu berkolaborasi dan berdiskusi dalam menyelesaikan berbagai kendala yang ditemui.

    ReplyDelete
  29. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B 2017

    Lesson plan is one of the important things that teachers must prepare by their own, not only by expecting the supervisors. The identification of the problems above is pointing out stuffs that we need to develop so we can have a better education system.

    ReplyDelete
  30. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Perubahan kurikulum di Indonesia saat ini sudah menunjukkan usaha pemerintah untuk merubah paradigma pendidikan kita dari yang dulunya berpusat ke guru menjadi berpusat ke siswa. Namun hal ini tidak serta merta berjlan dengan baik karena kurangnya training yang diberikan oleh guru dalam menjalan kan perubahan ini. Guru masih sangat kurang dalam pelatihan yang memadai sehingga perubahan ini masih sekedar wacana dalam pengaplikasiannya.

    ReplyDelete
  31. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Inovasi pembelajaran matematika (perubahan dari pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa) sangat gencar dilakukan sekarang-sekarang ini guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas siswa. Akan tetapi, masih banyak beberapa hambatan yang ditemui untuk melakukan inovasi ini. Hambatan-hambatan tersebut antara lain bagaimana melibatkan siswa sejak awal proses belajar mengajar, agaimana mengembangkan alat bantu pengajaran yang mendukung, bagaimana mengembangkan materi ajar, dan lain-lainnya. Oleh karena itu, seyogyanya kita sebagai yang berkecimpung di dunia pendidikan agar bisa meminimalisasi hambatan-hamabatan tersebut agar inovasi pembelajaran dapat dengan baik diterapkan.

    ReplyDelete
  32. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Problematika pendidikan yang masih ada hingga saat ini yaitu belum maksimalnya inovasi dalam pembelajaran. Bahkan sejak tulisan ini diposting (tahun 2013) pada saat ini tahun 2017 pun masih terjadi hal yang sama, meskipun tidak sebanyak dulu. Berbagai upaya telah diusahakan para pemimpin dalam bidang pendidikan untuk memberikan pelatihan-pelatihan bagi guru. Paradigma pembelajaran yang berpusat pada guru kini telah berubah menjadi berpusat pada siswa. Berbekal perubahan paradigma tersebut, seyogyanya guru akan merupah pula sistem pembelajarannya di kelas. Dimulai dari penyusunan RPP yang berbeda dari sebelumnya, sampai pada membuat siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran. Inovasi pembelajaran yang dirancang melalui RPP diharapkan dapat mengeksplore kemampuan siswa sehingga segala aktivitas tidak didominasi oleh guru.

    ReplyDelete
  33. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Dalam praktik pendidikan masalah sering muncul. Masalah merupakan tantangan bagi seorang guru untuk berjuang menemukan solusinya. Dalam rangka melakukan perubahan dari pembelajaran berpusat pada guru menjadi pembelajaran berpusat pada siswa ternyata terdapat berbagai kendala. Kendala tersebut meliputi pemahaman guru tentang cara menyusun lembar kerja, membuat perencanaan mengajar, melibatkan siswa secara aktif, serta mampu mengelola kelas sehingga pembelajaran berpusat pada siswa. Karena selama ini pembelajaran yang dilakukan mayoritas berpusat pada guru maka pembelajaran tersebut sudah membudaya. Sehingga kendala-kendala tersebut memang wajar dirasakan oleh guru. Berbagai kendala yang muncul dalam rangka praktik pendidikan dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa ini, ketika guru tidak menemukan solusinya hendaknya mengkomunikasikan dengan pihak lain yang dapat membantu mencari solusi dalam rangka mewujudkan pembelajaran yang inovatif.

    ReplyDelete
  34. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Gejala masalah yang timbul di dalam pendidikan senantiasa menghantui setiap saat.Letak titik perseolannya bagaimana guru berinovasi di dalam pembelajaran.Dari setiap persoalan yang terjadi di setiap pembelajaran guru dapat mengidentifikasi masalahnya kemudian memberikan masukan atau tambahan dari pembelajaran tersebut sehingga cara mengajar atau metode yang digunakan dapat dikembangkan guna meningkatkan kualitas pengajaran.Guru yang yang kreatif merupakan guru yang dapat memanfaatkan keadaan di lingkungan sekitar untuk merangsang kegiatan proses belajar siswa.

    ReplyDelete
  35. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Promoting innovative teaching learning mathematics and science is a good step for the quality of education in Indonesia. Every educator wants a change in learning in school, from traditional to innovative. There should be some things to think about how to engage students in PBM, provide adequate facilities, develop LKS, develop learning structures, develop schemes for interaction and achieve student competence, develop teaching aids, materials, lesson plans, and work practices. This issue is a fundamental issue for all teachers. Due to being innovative, they have to think hard and creatively over all that. Apart from them, we who can only as observers of course not only able to comment without appreciating the efforts of teachers. Because we all should be responsible for the intellectual life of the Indonesian nation. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  36. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  37. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Inovasi. Inovasi dalam pembelajaran. Guru diwajibkan berinovatif dalam pembelajaran. Adanya inovasi dari guru akan lebih memudahkan peserta didik mengerti materi yang diberikan. Inovasi yang dimaksudkan berkaitan dengan materi yang diberikan, waktu yang tersedia, kondisi peserta didik, kondisi lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana, dll. Dengan guru melakukan inovasi pembelajaran siswa lebih dapat berpikir kritif, berpikir logis, kreatif, aktif, dll. Sehingga kiranya inovasi dalam pembelajaran oleh guru sangat diperlukan.

    ReplyDelete
  38. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Permasalahan utama inovasi belajar mengajar matematika dan ilmu pengetahuan di Indonesia adalah tentang bagaimana mengubah pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Dari paparan di atas masalah tersebut diidentifikasi melalui proses pembelajaran yakni bahwa pada awal pembelajaran guru lebih menginisiasi dan mendominasi pembelajaran untuk memperkenalkan, menginformasikan, dan menjelaskan materi yang dipelajari, pada situasi ini siswa menjadi pasif. Selanjutnya pada kegiatan initi berupa diskusi kelompok, guru belum memiliki skema yang jelas bagaimana mencapai kompetensi siswa dan bagaimana mengembangkan skema interaksi. Selain itu referensi untuk pengembangan sarana bantu mengajar dan mengajar materi masih terbatas sehingga guru sulit mengembangkannya.

    ReplyDelete
  39. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  40. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Dalam rangka perbaikan pendidikan menuju ke arah yang lebih baik, tentunya para stakeholder bidang pendidikan telah mengupayakan berbagai cara, salah satunya adalah dengan mengupayakan berbagai inovasi pembelajaran. Melalui inovasi pembelajaran, memang diharapkan kegiatan belajar mengajar akan menjadi lebih baik. Dan melalui inovasi pembelajaran ini juga diharapkan siswa akan dengan mudah memahami materi pelajaran. Namun pada pelaksanaannya seringkali menemui berbagai masalah, mulai dari masalah teknis di dalam kelas seperti bagaimana melibatkan siswa sejak awal proses pembelajaran hingga permasalahan yang ditemui oleh guru dalam hal persiapan pembelajaran seperti bagaimana mengembangkan RPP hingga mengembangkan lembar kerja siswa.

    ReplyDelete
  41. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Paradigma pembelajaran tradisional di Indonesia perlu diubah menjadi pembelajaran yang inovatif, terutama pada pembelajaran matematika dan IPA. Namun, dalam upaya mengubah cara mengajar tradisional menuju pembelajaran yang inovatif tersebut tentu tidak mudah. Guru masih dihadapkan dengan beberapa masalah seperti dalam mengembangkan rencana pembelajaran, mengembangkan bahan ajar, dan mengembangkan LKS. Selain itu, guru harus mampu melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran, di mana siswa yang menjadi subjek belajar dan lebih berperan aktif, serta siswa dapat mengetahui sejauh mana kemampuannya menguasai materi yang diberikan gurunya. Dengan identifikasi masalah tersebut, diharapkan guru dapat meningkatkan kemampuan mengajarnya, sehingga tujuan pembelajaran efektif dan inovatif dapat tercapai.

    ReplyDelete
  42. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Pengajaran yang inovatif memang dibutuhkan dalam proses pembelajaran pada kurikulum 2013. Proses pembelajaran yang sebelumnya Teacher Center menjadikan pendidikan mengalami
    Kesulitan dalam menerapkan pembelajaran inovatif. Tetapi hal tersebut bukanlah alasan yang tepat, apalagi dengan dampak positif dari pembelajaran inovatif seperti siswa akan lebih kreatif, bebas menyampaikan pendapat, mengembangkan aspek pengetahuan dan sikap. Oleh karena itu guru harus mengubah paradigma yang sebelumnya dengan menambah referensi mengajar, mengikuti pelatihan, dan selalu mencoba hal-hal yang baru agar pembelajaran inovatif dapat terlaksana dengan baik

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  43. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Guna menjadikan siswa menjadi siswa yang baik, para guru harus mampu merubah cara pembelajarannya. Kurangnya referensi dan pengalaman, membuat guru merasa sulit untuk mengembangkan kreatifitas siswa mereka. Dengan mau dan mampu merubahnya paradigma pembelajaran dari guru ke siswa, hal ini diharapkan mampu memberikan pembelajaran yang efektif serta inovatif. Sehingga perlu diadakan pelatihan untuk para guru agar semua guru mampu memberikan yang terbaik didalam sebuah pembelajaran.

    ReplyDelete
  44. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Dalam usaha mengembangkan inovasi pembelajaran matematika dan sains di Indonesia tentunya banyak sekali tantangan dan masalahnya. Namun tantangan-tantangan itu harus dihadapi untuk menggapai inovasi yang ditujukan. Salah satu masalahnya adalah bagaimana mengembangkan lesson plan/rencana pelaksanaan pembelajara. RPP dikembangkan berdasarkan kurikulum dan silabus. RPP harus sudah rampung sebelum dimulainya tahun ajaran baru dan di dalamnya terdapat prosedur lengkap terkait proses pembelajaran. Pengguanaan metode dan media pembelajaran juga harus diperhatikan karena jika kedua hal itu dipersiapkan dengan baik, maka pembelajaran matematika akan lebih bermakna.

    ReplyDelete
  45. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Menurut saya hal yang menjadi faktor utama dalam masalah usaha pembelajaran yang inovasi adalah keinginan guru dalam mewujudkan pembelajaran inovasi. Menurut saya apabila seorang guru telah memiliki keinginan yang kuat dalam melakukan pembelajaran inovatif maka idetifikasi masalah yang telah disebutkan dalam blog ini seperu alat bantu, rencana, LKS, karakteristik bukanlah penghalang guru dalam mewujudkan pembelajaran inovatif terssebut. Apalagi telah muncul fasilitas seperti internet yang dapat membuat guru dapat mencari caranya dalam melaksanakan pembelajaran inovatif. Selanutnya guru juga dapat sering mengikuti pelatihan-pelatihan yang telah diberikan dalam komunitas MGMP , dengan memanfaatkn hal tersebut guru sebenarnya mampu melakukan pembelajran inovatif.

    ReplyDelete
  46. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Mengubah sesuatu yang sudah membudaya itu memang sulit, butuh waktu yang tidak sedikit dan proses yang bertahap. Sama halnya seperti pada metode pembelajaran di Indonesia, khususnya pada pembelajaran matematika, selama ini guru di Indonesia masih menggunakan metode tradisional yaitu metode ceramah. Metode tersebut sudah mengakar sejak dahulu, untuk mengubahnya pun tak semudah membalik telapak tangan, banyak kendala-kendala yang dialami oleh sebagian besar guru dalam merubah metode pembelajaran yang lebih inovatif. Pada artikel Bapak ini, tampak bahwa banyak permasalahan mengenai bagaimana mempromosikan mengajar yang inovatif pada pembelajaran matematika dan ilmu pengetahuan alam di Indonesia. Mulai dari metode hingga media dan sumber pembelajaran, metode ceramah yang sering diterapakan oleh sebagian besar guru di Indonesia secara tidak langssung membuat siswa pasif, karena pada metode ini siswa hanya dijadikan sebagai suatu objek pembelajaran dan guru terkesan bersikap otoriter, sehingga mereka tidak dapat mengembangkan kemampuan dan potensi mereka. Namun, saat ini guru mulai merubah metode ceramah menjadi metode diskusi agar siswa menjadi aktif dan kreatif, namun kenyataannya pada metode diskusi guru masih saja mendominasi pembelajaran dengan berbagai ceramah, sehingga hal tersebut menyebabkan mereka tidak dapat mengeksplor kemampuannya dan tidak dapat membangun pengetahuanya sendiri sesuai dengan pemahamannya, hal tersebut menyebabkan siswa menjadi tidak mandiri, karena mereka masih ketergantungan dengan apa yang disampaikan oleh guru.

    ReplyDelete
  47. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Bagi saya dari sekian banyak problem di atas, yang paling sulit adalah bagaimana memfasilitasi semua siswa dengan perbedaan-perbedaan karakteristik yang mereka miliki. Tidak mungkin seorang guru bisa mengakomodasi kepentingan semua siswa. Guru harus melakukan strategi-strategi pembelajaran agar dapat mengakomodasi siswa baik yang berkemampuan tinngi dan kemampuan rendah. Salah satunya adalah dengan membuat LKS yang bervariasi, LKS untuk siswa yang berkemampuan tinggi dibuat setingkat lebih kompleks dibandingkan LKS untuk siswa berkemampuan rendah.

    ReplyDelete
  48. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Dalam proses pembelajaran, guru bertugas sebagai pendamping dan fasilitator saja yang bertujan untuk mengarahkan siswa dalam memevahkan suatu permasalahan. Metode pembelajaran tradisional yaitu dengan ceramah harus dirubah menjadi pembelajaran yang inovatif. Hal tersebut didukung dengan adanya kurikulum 2013 dimana bukan guru yang menjadi pusat pembelajaran tetapi siswalah yang menjadi pusat pembelajaran. Tetapi di Indonesia masih banyak yang menggunakan metode pembelajaran tradisional sehingga akan sulit untuk mengubah sesuatu yang sudah membudaya ini. Akan dibutuh waktu dan proses yang bertahap sehingga dapat berubah dan berjalan dengan lancar. Oleh karena itu sebaiknya guru berperan untuk mengembangkan kemampuan dan potensi siswa dengan menggunakan pembelajaran yang inovatif.

    ReplyDelete
  49. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Without an intention to underestimate the teachers, but have to say that most of Lesson Plan used by teacher these days are similar. Whatever model, method, and strategy they choose, the lesson plan will come out just like before. Since K13 has become one of the 'monster' among the teachers in the last 4 years, teachers are still confuse about scientific learning that make it so hard for them to developing instruments for teaching. K13 has claimed to be very flexible for teachers to choose and pick the model/method that suitable with their materials. But in fact, the instruments are still not enough to be called VALID as a requirements of K13 is up for.

    ReplyDelete
  50. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Meskipun isu pembelajaran inovatif telah lama bergaung di dunia pemndidikan matematika di Indonesia. Namun pelaksanaannya masih mengalami kendala. Kendala yang dialahmi berasal dari budaya pendidikan yang telah mengakar selama ini. Bahwa guru bertujuan metransfer ilmu ke siswanya. Sehingga ketika muncul paradigma guru sebagai fasilitator agarv siswa membangun pengetahuan matematikanya sendiri, maka terjadi kebingungan dalam menerapkannya. Salah satu kendala dalam menerapkan pembelajaran inovatif ialah kurangnya pengatahuan dan kemampuan guru dalam mengembangkan RPP. Guru cenderung menggunakan satu bentuk RPP yang sama untuk setiap materi serta kelas yang berbeda. Tentu hal ini tidak mampu memfasilitasi keberagaman yang ada. Oleh sebab itu, sebaiknya seorang guru yang inovatif mengembangkan berbagai macam RPP sesuai dengan materi dan kebutuhan siswa di kelasnya masing-masing.

    ReplyDelete
  51. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Perubahan paradigma pendidikan dari berpusat pada guru menjadi guru sbegai fasilitator belajar siswa menuntut guru untuk melakuka inovasi pada kegiatan belajar mengajar. Sebagai fasilitator, guru perlu melakukan inovasi pada LKS, kegiatan belajar, dan alat peraga pembelajaran. Semua inovasi tersebut perlu dilakukan untuk membantu siswa lebih mandiri dalam belajarnya.

    ReplyDelete
  52. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    RPP merupakan salah satu komponen penting untuk mensukseskan pembelajaran. Dengan adanya RPP guru akan memiliki perkiraan waktu pembelajaran serta gambaran secara rinci kegiatan pembelejaran yang diinginkan. Oleh karena itu, setiap guru perlu mengembangkan RPP. Selain itu sebisa mungkin guru mengembangkan perangkat pembelajaran sendiri (atau secara berkelompok), karena perangkat pembelajaran yang dikembangkan harus sesuai dengan kondisi siswa, dan guru sendirilah yang dapat memahami kondisi siswa-siswanya

    ReplyDelete
  53. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Inovasi pembelajaran mipa di Indonesia masih merupakan hal yng baru unutuk guru. Taka ayal hal tersebut memiliki banyak problem dalam implementasinya di Indonesia. namun walaupun banyak yang mengalami masalah dalam implementasinya, guru perlu berusaha belajar memperbaiki dengan mengaplikasikan pembelajran inovatis tersebut ke siswanya.

    ReplyDelete
  54. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Pengupayaan inovasi pembelajaran dan promosinya saat ini tetap dilakukan oleh pemerintah. mungkin saja cakupnya belum meluas . Mengevaluasi proses pembelajaran yg sudah ada bahwa giri belum maksimal merencanakan dan mempersipkan bahan yang digunakan dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat memberikan hambatan dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Namun, jika guru itu kreatif hal ini dapat diatasi oleh guru melalui inovasi penggunaan alat pembelajaran seadanya. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  55. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  56. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Masih sulitnya Indonesia mengubah pembelajaran matematika tradisional menjadi pembelajaran matematika yang inovatif, salah satunya disebabkan oleh gurunya sendiri mengalami kesulitan dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran mtk yang benar-benar inovatif.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  57. Assalamualaikum, wr.wb.
    Karena kesulitan-kusulitan seperti yang telah dipaparkan pada postingan ini, membuat guru yang seharusnya pembelajarannya menuju ke pbm yang inovatif namun ternyata secara sadar/tidak disadari secara langsung oleh guru, masih tidak berubah, yaitu masih tradisional. Sehingga siswa-siswa masih kesulitan membangun pengetahuannya sendiri sesuai dengan kemampuannya masing-masing.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  58. Dalam setiap dimensi bidang kehidupan pasti akan selalu ada masalah di dalamnya, namun tergantung pada bagaimana kita mengatasinya. Begitu pula dalam inovasi pembelajaran matematika. para ahli dan pakar pendidikan, selalu menambah pengalaman, mencari masalah, dan berdiskusi memikirkan cara untuk mengatasi masalah tersebut. Setingi-tinggi nya hasil yang didapatkan dalam prestasi siswa kelak, pasti akan selalu masalah di dimensi lainnya.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  59. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs PMAT C

    Uppaya mempromosikan pembelajaran yang berpusat kepada siswa bukanlah hal mudah. Seorang guru perlu belajar belajar dan belajar bagaimana merancang pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa, bagaimana merancang lembar kegiatan siswa yang dapat memfasilitasi beranekaragam kemampuan siswa. Dan dengan perencanaan yang baik belum menjamin kesuksesan pemeblajaran di kelas. Siswa yang terbiasa pasif seringkali merasa kesulitan ketika guru menerapkan pemeblajaran inovatif. Selain itu waktu yang terbatas seringkali juga mnejadi kendala guru. Tetapi guru harus tetap belajar dan belajar memperbaiki kekurangan pada pemeblajaran sebelumnya.

    ReplyDelete
  60. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Adanya perubahan paradigma pendidikan menjadi K13, dinilai dapat menjawab harapan pendidikan yang ada di Indonesia. Pembelajaran yang inovasi yang diharapkan diterapkan dan dikembangkan oleh guru juga tidak bwrjalan secara merata. Hal utama yang menjadi kendala menurut saya adalah keingin dan kesadaran tersendiri dari dalam diri guru. Karena sebagus dan semenarik apapun metode, pendekatan dan strategi yang ada, namun jika tidak ada keinginan dari guru untuk melakukannya maka hal tersebut tidak akan terlaksana.

    ReplyDelete
  61. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Mengembangkan bahan ajar bagi siswa bukanlah pekerjaan yang mudah. Dalam proses mengembangkan bahan ajar yang layak dan sesuai bagi siswa harus melalui proses yang panjang dan berliku. Muali dari analisis kurikulum, kemudian analisis kebutuhan siswa, analisis karakter siswa, analisis suasana dan budaya belajar serta analisis kemampuan guru yang bersangkutan perlu juga untuk dilakukan. Belum lagi guru juga harus mendesain bahan ajar, mengumpulkan sumber yang bersesuaian serta bahan ajar yang dikembangkan harus divalidasi dan masih melalui tahap revisi. Proses panjang tersebut diharapkan tidak menyusutkan semangat guru untuk menyusun bahan ajarnya sendiri berdasrkan karakteristik siswa sehingga siswa dapat berkembang maksimal. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  62. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Pendekatan pembelajaran yang dicanangkan oleh pemerintah dan ahrus dilakukan oleh guru ialah pendekatan saintif. Dengan adanya konsepsi ini, banyak guru merasa kseulitan untuk memilih metode pembelajaran yang dilakukan di kelas, karena pembelajaran yang biasa dilakukan ialah pembelajaran ceramah dan penugasan yang telah mendarah dagig, sehingga saat ada aturan untuk menggunakan pembelajaran saintifik guru tentu saja kelabakan. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  63. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    How to facilitate lower achievement students without making the higher achievement students feel bored in their learning process? I think this is one of the most frequent problems in learning and teaching mathematics. And discussion is said to be one of the solutions to solve this problem. Discussion facilitates students to exchange knowledge. However, sometimes those shy students hesitate to speak up their minds, and when that happens, the effect is even worse. I ever read in some literature that there are teachers (overseas) who use classroom display to manage the students. When some students have done task given by teacher, the teacher ask them to take a kind of lottery or just pick up a task which assign them to do another tasks, like helping their friends who have difficulty in solving the problems, doing another tasks with the same materials, etc. There are many innovative teaching strategies using classroom display. So, as teachers, we have to be creative. Use any kind of simple materials to plan an innovative and creative teaching. Further, I think an excellent plan makes an excellent teaching. Teachers should plan their actions first, precisely, before conducting the lesson. It is perhaps difficult for some teachers, but at least we have tried. Hard work betrays none, they say.

    ReplyDelete