Feb 12, 2013

Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 14: Apakah Matematika Kontradiktif? (Bagian Keempat)




Oleh Marsigit

Apakah ciri-ciri dari Dunia Seutuhnya atau Dunia Hakekat yang relevan dengan kerja saya ini? Ciri-cirinya adalah bahwa di dalam Dunia Seutuhnya terdapat Dua Saja Prinsip Hakekat atau Prinsip Ontologis, yaitu PRINSIP IDENTITAS dan PRINSIP KONTRADIKSI.

Bukan Identitas berarti Kontradiksi; dan bukan Kontradiksi berarti Identitas. Itulah Cara Berpikir Hakekat sebagai satu-satunya cara untuk memahami Dunia Hakekat.

Jadi Hakekat Kontradiksi dalam Dunia Hakekat itu berbeda dengan Hakekat Kontradiksi pada Dunia yang terbebas oleh Ruang dan Waktu (mengalami ekstensi).

Jelasnya, Kontradiksi nya filsafat itu beda dengan Kontradiksi nya matematika (jika saya menggunakan kalimat sehari-hari).

Kontradiksinya kaun Logicist-Formalist-Foundationalis itu berarti Tidak Konsisten pada Sistem Matematikanya; sedangkan Kontradiksinya Dunia Hakekat itu Bukan Identitasnya Unsur-unsur Matematikanya.

Bagaimana contoh kongkritnya? Dan bagaimana menemukan kontradiksinya?

Akan saya uraikan pada Bagian Kelima.

82 comments:

  1. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Pengertian kontradiksi dalam filsafat dan matematika pastilah berbeda. Kontradiksi dalam matematika itu adalah sesuatu yang berbeda secara mutlak, namun kontradiktif dalam filsafat bisa saja merupakan hal yang sama namun berbeda dalam ruang dan waktunya. Sehingga jika dilihat dari dua hal tersebut, bisa dilihat jika matematika merupakan hal kecil dari filsafat itu sendiri.

    ReplyDelete
  2. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari hal yang disampaikan pada elegi di atas saya dapat mengambil kesimpulan bahwa mengaplikasikan sistem amtematika itu harus konsisten agar tidak terjadi kontradiksi dan perlu memperhatikan hakekat serta ruang dan waktu yang menjadi fokusnya, karena dalam elegi tersebut disampaikan bahwa kaum logicist, formalist, dan foundationalist tidak konsisten pada sistem matematikanya. Oleh karena itu perlu memperhatikan banyak aspek agar sesuatu hal yang konsisten tidak menjadi kontradiktif.

    ReplyDelete
  3. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Untuk lebih memahami tentang hal ini, perlu memahami prinsip identitas dan prinsip komtradiksi. Kontradiksinya kaun Logicist-Formalist-Foundationalis itu berarti tidak konsisten pada sistem matematikanya; sedangkan kontradiksinya dunia hakekat itu bukan identitasnya unsur-unsur matematikanya. Untuk pembahasan kali ini memang masih terasa membingungkan, maka perlu dikaji lebih lanjut terkait contoh konkritnya dan bagaimana menemukan kontradiksinya.

    ReplyDelete
  4. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam artikel diatas juga dijelaskan mengenai dunia hakekat yaitu dunia yang seutuhnya. Apakah ciri-ciri dari dunia seutunya atau dunia hakekat yang relevan dengan kerja saya ini? Ciri-cirinya adalah bahwa di dalam dunia seutuhnya terdapat dua saj prinsip hakekat atau prinsip hakekat atau prinsip ontologis, yaitu prinsip indentitas dan prinsip Kontradiksi.
    Matekamtika juga merupakan objek filsafat yang ada di dunia hakekat yang juga mau tidak mau dikenai dua prinsip yaitu hakekar dan ontologis yang bersifat identitas dan kontradiksi.

    ReplyDelete
  5. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dua prinsip yang mana kedua itu adalah prinsip identitas dan prinsip kontradiktif. Sehingga dalam dunia juga berlaku hal demikian.identitas dan kotakdiktif adalah hal mendasar yangada dalam mamtematika. Yang mana Kontradiksinya kaun Logicist-Formalist-Foundationalis itu berarti Tidak Konsisten pada Sistem Matematikanya; sedangkan Kontradiksinya Dunia Hakekat itu Bukan Identitasnya Unsur-unsur Matematikanya.

    ReplyDelete
  6. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dunia seutuhnya terdapat dua prinsip yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Sedangkan dunia seutuhnya itu meliputi dimensi ruang dan waktu. Pada hakekatnya kontradiksi filsafat yang bebas dari ruang dan waktu berbeda dengan kontradiksi dalam kehidupan sehari hari yang terikat dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  7. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Membangun dunia seutuhnya yang di dalamnya terdapat dua prinsip yaitu prinsif kontradiktif dan prinsip identitas. Prinsip kontradiktif dalam filsafat berbeda dengan prinsip kontradiktif matematika. Yang demikian karena dibatasi oleh ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  8. Anisa Wahyu Nur Khasanah
    14301241010
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terdapat dua prinsip hakekat atau prinsip ontologis yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Identitas bukan berarti kontradiksi dan kontradiksi bukanlah identitas. Jadi hakekat kontradiksi dalam dunia hakekat berbeda dengan hakekat kontradiksi pada dunia yang terbebas oleh ruang dan waktu. Kontradiksi kaum Logicist-Formalist-Foundationalis berarti ketidakkonsistenan dalam system matematika, sedangkan kontradiksi dunia hakekat bukan merupakan indentitas dari unsur-unsur matematika.

    ReplyDelete
  9. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pandangan dari Dunia Hakikat dengan Dunia kaum formalism logicism memang berbeda. Dunia hakikat merupakan dunia seutuhnya yang memandang matematika atas dua unsur ontologi dasar, yaitu identitas dan bukan identitas. Sebenar-benar kontradiksi adalah bukan identitas. Kontradiksi matematika bagi kaum dunia yang berada di dunia hakikat merupaka n bukan identitas dari unsur-unsur matematika, sedangkan bagi kaum formalism-logicism yang mempertahankan kekonsistenannya memandang kontradiksi sebagai ketidakkonsistenan dalam matematika. Inilah yang mendasari pertanyaan selanjutnya bagaimana contoh kongkrit dari kontradiksi itu?

    ReplyDelete
  10. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Identitas atau Kontradiksi. Identitas memiliki sifat tertutup karena menanggap dirinya sudah tepat dan tidak memiliki kekeliruan. Sedangkan kontradiksi bersifat terbuka. Karena menerima ketika ada kekeliruan atau tidak ada kekonsistensian. Sumber di atas menyebutkan bahwa jika buka identitas berarti kontradiksi dan sebaliknya jika buka kontradiksi berarti identitas. Inilah cara berpikir hakekat tentang dunia hakekat. Dimana hakekat kontradiksi dalam dunia hakekat berbeda dengan hakekat pada dunia. Objek yang dibahas pada keduanya akan jelas berbeda.

    ReplyDelete
  11. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Terimakasih Prof. Marsigit atas ilmu yang dibagikan. Dari artikel di atas saya akan mencoba untuk merfleksi bahwa dunia seutuhnya disebut juga dunia hakekat yang memiliki ciri berdasarkan prinsip identitas dan prinsip kontradiksi.

    ReplyDelete
  12. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Di seluruh dunia ada dua prinsip alam, yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Filosofis bertentangan defferent dengan kontradiksi matematika. contoh konkret akan dijelaskan surat. Mari kita datang ke artikel selanjutnya

    ReplyDelete
  13. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Di dalam dunia seutuhnya terdapat dua prinsip hakekat yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Prinsip identitas merupakan dasar dari semua pemikiran. Artinya pengakuan bahwa benda ini adalah benda ini, bukan benda lain. Disimbolkan dengan A=A. Prinsip kontradiksi merupakan rumusan negatif dari prinsip identitas. Yaitu suatu prnyataan tidak mungkin mempuyai nilai benar dan tidak benar pada saat yag sama. Disimbolkan dengan A tidak sama dengan A.

    ReplyDelete
  14. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ciri-ciri dunia hakekat atau dunia seutuhnya adalah adanya prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Hakekat kontradiksi dalam dunia sepenuhnya dengan hakekat kontradiksi dalam dunia yang terbebas oleh ruang dan waktu itu berbeda. Secara awam bisa dijelaskan bahwa kontradiksi filsafat dengan kontradiksi matematika itu berbeda.
    Kontradiksi dari sistem matematika yang dibangun kaum logicist-formalist-foundationalist adalah ketidak konsistenan dari sistem itu sendiri. Sedangkan kontradiksi dari dunia seutuhnya adalah bukan identitas unsur-unsur matematikanya.

    ReplyDelete
  15. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    Assalamualaikum.wr.wb
    Seperti apakah kontradiksi dalam dunia filsafat yang dimaksud pada postingan di atas?
    Apakah kontradiksi dalam dunia filsafat tersebut mempengaruhi sesuatu yang ada dalam kehidupan kita?

    ReplyDelete
  16. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Ada dua hukum di dunia ini yang mendasar yakni hukum identitas dan kontradiksi. Hukum identitas yakni dimana sesuatu (subjek) itu sama dengan dirinya sendiri, misalnya dalam matematika sering disimbolkan A=A . akan tetapi hukum tersebut tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Dalam matematika sendiri, hukum identitas ini bersifat apriori, yakni dapat memikirkan yang belum dilihat, karena hanya berdasar pada identitas saja.

    ReplyDelete
  17. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Dari tulisan ini saya mendapatkan bahwa kontradiksi dalam matematika itu adalah ketika terjadi ketidakkonsistenan dalam sistemnya. Hal ini seperti yang biasa dilakukan dalam langkah pembuktian matematika. Sedangkan dalam filsafat, kontradiksi adalah ketika yang terjadi adalah bukan identitas dari unsur-unsur matematika, maka itulah yang disebut kontradiksi dalam filsafat. Maka dapat kita simpulkan bahwa kontradiksi matematika belum tentu kontradiksi filsafat. Kita perlu mengkaji hakekatnya terlebih dahulu. Apakah merupakan unsur identitas atau bukan.

    ReplyDelete
  18. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dunia seutuhnya terdapat dua prinsip yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Dari pernyataan ini dapat diambil kesimpulan bahwa hakekat kontradiksi dalam dunia hakekat itu berbeda dengan hakekat kontradiksi pada dunia yang terbebas oleh ruang dan waktu yang mengalami ekstensi.

    ReplyDelete
  19. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Di dalam dunia ini semua adalah kekontradiksian atau bersifat kontradiksi yang tiada henti. Jadi, Kontradiksinya kaum logicist-formalist itu berarti tidak konsisten pada sistem matematikanya, sedangkan kontradiksinya dunia hakekat itu bukan identitasnya unsur-unsur matematikanya.

    ReplyDelete
  20. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam sistem matematika terdapat kontradiksi, hal ini dapat dibuktikan bahwa sistem matematika yang selama ini dibangun kaum logicist-formalist-foundationalist hanyalah mempertahankan kekonsistenan yang seharusnya dihilangkan dari dalam sistem tersebut. Oleh karenanya, kontradiksi dalam matematika dapat ditemukan. Dengan menemukan adanya kontradiksi dalam unsur dari sistem matematika, maka mewujudkan keinginan untuk membangun dunia bukan menjadi suatu mitos.

    ReplyDelete
  21. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Ciri-ciri dunia seutuhnya atau dunia hakekat adalah bahwa terdapat dua prinsip yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Bukan indentitas berarti kontradiksi dan bukan kontradiksi berarti identitas, hal ini merupakan cara berpikir hakekat sebagai satu-satunya cara untuk memahami dunia hakekat. Jadi hakekat kontradiksi dalam dunia hakekat itu berbeda dengan hakekat kontradiksi pada dunia yang terbebas oleh ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  22. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Dunia Hakekat dan Dunia yang terbebas Ruang dan Waktu, mempunyai perbedaan yang terletak pada Hakekat Kontradiksinya. Jelasnya, Kontradiksi nya filsafat itu beda dengan Kontradiksi nya matematika. Sehingga ada berbagai macam kontradiksi sesuai dengan konteks pembahasannya. Tanpa adanya kontradiksi maka tak ada makna kehidupan. Jadi hidup manusia memang suatu kontradiksi.Oleh karena itu manusia selalu diwarnai oleh kontradiksi-kontradiksi hidupnya.

    ReplyDelete
  23. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16


    Kontradiksi nya filsafat itu beda dengan Kontradiksi nya matematika (jika kita menggunakan kalimat sehari-hari). Kontradiksinya filsafat menggunakan metode berpikir secara intensif dan ekstensif. Intensif artinya sedalam-dalamnya dan tidak ada yang lebih dalam (Radix); Ekstensif artinya seluar-luasnya dan tidak ada yang lebih luas lagi. Perpaduan Berpikir Intensif dan Ekstensif akan menghasilkan cara Berpikir Ontologis yaitu Berpikir Hakekat

    ReplyDelete
  24. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16


    Kontradiksi nya filsafat itu beda dengan Kontradiksi nya matematika (jika kita menggunakan kalimat sehari-hari). Kontradiksinya filsafat menggunakan metode berpikir secara intensif dan ekstensif. Intensif artinya sedalam-dalamnya dan tidak ada yang lebih dalam (Radix); Ekstensif artinya seluar-luasnya dan tidak ada yang lebih luas lagi. Perpaduan Berpikir Intensif dan Ekstensif akan menghasilkan cara Berpikir Ontologis yaitu Berpikir Hakekat

    ReplyDelete
  25. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Terimakasih Prof atas ilmu yang dibagikan
    Elegi ini sepertinya menyadarkan saya bahwa pertanyaan saya pada kolom komentar Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 13: Apakah Matematika Kontradiktif? (Bagian Ketiga) benar-benar terlalu menghakimi. Hal tersebut karena saya menyamakan prinsip hakikat matematika dengan hakikat secara filsafat. Sedang saya sendiri masih awam pada keduanya. Oleh karena itu, saya benar-benar tidak sabar berjumpa pada elegi selanjutnya. Saya benar-benar ingin mengetahui apa yang menjadi pembeda antara kontradiksi nya filsafat dengan kontradiksi nya matematika.

    ReplyDelete
  26. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami antara filsafat dan matematika itu merupakan hal yang berbeda, dalam artian matematika itu ada dalam filsafat, dan hanya sebagian kecil filsafat saja yang ada pada matematika. Hal ini tentunya definisi kontradiksi dalam filsafat dan matematika tentunya berbeda dengan artian kontradiksi pada matematika lebih sempit dari pada dengan kontradiksi pada filsafat.

    ReplyDelete
  27. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Pada hakekatnya kontradiksi dari filsafat dan kontradiksi matematika itu berbeda. Kontradiksinya filsafat ridak termakan ruang dan waktu, tetapi kontradiksinya matematika masih terikat ruang dan waktu, karena matematika mencakup segala hal yang ada dalam kehidupan sehari-hari kita. Itulah kontradiktifnya matematika. Jika tidak salah, sesuai pandangan filsafat bahwa saya bisa dikatakan identitas jika itu sisi positif, tetapi saya juga bisa dikatakan kontradiksi jika itu sisi negatif saya, dengan melihat pemaknaan matematika hanya konsisten saja, sepertinya matematika belum lengkap, karena mengabaikan dimensi kekonsistenan itu sendiri.

    ReplyDelete
  28. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb.
    Terimakasih banyak Pak prof, setiap saya membaca elegi- elegi yang ada seolah-olah saya dibuat penasaran dengan kehadiran elegi selanjutnya.Ibarat sebuah film yang memiliki episode-episode selanjutnya.Dan untuk mengetahui endingnya sacara utuh harus menonton sampai akhir.Begitulah yang saya rasakan saat ini.
    Bukan Identitas berarti Kontradiks dan bukan Kontradiksi berarti Identitas.Perihal kalimat tersebut,maaf saya ingin bertanya,apakah makna dibalik kalimat tersebut?Mohon pencerahannya Pak prof.Terimaksih banyak sebelumnya.

    ReplyDelete
  29. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Prinsip Hakekat dan prinsip kontradiksi merupakan dua prinsip hakekat dunia. Sedangkan dunia seutuhnya itu meliputi dimensi ruang dan waktu. Jadi, kontradiksi di dalam dunia yang terbebas dari ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  30. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Prinsip dari kontradiktif adalah mencari tahu kebenaran dari sesuatu menggunakan pola berpikir kontradiktif. Apabila saya refleksikan dalam diri manusia, sering manusia menjadikan kontradiktif sebagai pemikiran yang lebih mengedepankan pikiran mereka sendiri. Maksudnya saat mereka berpikir bahwa matematika itu sulit hal itu menggambarkan bahwa mereka mengkatifkan sinyal kontradiktifnya dengan berpikir matematika itu sukar. Harusnya mereka menggunakan kontradiktifnya untuk memikirkan bagaimana agar matematika itu yang dianggap susah menjadi mudah. Apabila mereka berpikir kontradiktif dan dijadikan hal yang positif maka kekontradiktifan tersebut akan menjadi positif berbeda dengan apabila pemikiran mereka tentang kekontrdiiktifannya menjadi negatif maka hasillnya akan menjadi kontradiktif negatif.

    ReplyDelete
  31. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Berdasarkan elegi ini, kontradiksi dalam filsafat ternyata berbeda dengan kontradiksi dalam matematika. Kontradiksinya filsafat merupakan “bukan identitas”. Maka dapat dikatakan bahwa matematika dari sudut pandang filsafat ialah bersifat kontradiksi karena di dalam matematika sifat identitas hanyalah satu dari diantara sifat yang lain. Seperti pada matematika di dunia anak-anak, bahwa matematika tersebut terikat oleh ruang dan waktu sehingga 1 tidak sama dengan 1. Itulah gunanya belajar filsafat, agar kita dapat mengetahui perbedaannya.

    ReplyDelete
  32. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Dalam elegi ini, saya menangkap bahwasanya kontradiksi matematika dan kontradiksi filsafat itu berbeda. pada kontradiksi matematika mempunyai nilai yang salah. seperti halnya pembuktian bahwa yang salah yaitu seperti 0 tidaksama dengan 0. pada matematika merupakan suatu yangvsalah, sehingga mempelajari suatu filsafat berkaitan dengan kontradiksi dan penggunaan bahawa untuk dapat menjelaskan suatu kotradiksi itusendiri. saya mengakui belum terlalu paham berkaiatan dengan kontradiksi matematika dan filsafat sendiri, semoga semakin membaca elegi ini nantinya semakin paham. Aminn

    ReplyDelete
  33. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP B (S2)

    Pada elegi ini saya belajar tentang hakekat, kontradiksi dalam hakekat dan kontradiksi dalam matematika. Kontradiksi dalam hakekat artinya bukan identitas sedangkan tidak kontradiksi dalam hakekat adalah identitas. Sehingga berdasarkan hal tersebut, semua yang bukan identitas adalah kontradiksi, di dunia ini yang ada dan yang mungkin ada pastilah kontradiksi, diriku pun juga kontradiksi karena diriku yang sekarang berbeda dengan diriku yang tadi, yang tidak kontradiksi hanyalah yang bersifat tunggal yaitu Kuasa Tuhan. sedangkan kontradiksi dalam matematika adalah ketidakkonsistenan dan tidak kontradiksi dalam matematika adalah kekonsistenan. Konsisten hanya ada dalam pikiran.

    ReplyDelete
  34. Shelly Lubis
    1770925040
    S2 P.Mat B 2017

    Setelah membaca tulisan bapak bagian yang ke empat, ternyata semua itu adalah perbedaan persepsi. tentang bagaimana Matematika memandang kontradiksi dan tentang bagaimana filsafat memandang kontradiksi.

    ReplyDelete
  35. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Matematika sebagai ilmu sesungguhnya memiliki interpretasi yang sedemikian beragam. Oleh karena itu, berbagai karakteristik dan interpretasi matematika dari berbagai sudut pandang juga memainkan peranan penting dalam pembelajaran matematika di sekolah. Dengan memahami karakter matematika, guru diharapkan dapat mengambil sikap yang tepat dan akurat di dalam pembelajaran matematika yang dilaksanakan. Lebih jauh lagi, guru seharusnya memahami batasan sifat dari matematika yang diajarkan kepada peserta didik. Jangan sampai guru memandang matematika hanya sebagai kumpulan rumus belaka, namun harus dipandang sebagai proses berpikir matematis.

    ReplyDelete
  36. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Berdasarkan ulasan bapak di atas, terkait dengan aktivitas berpikir kita tidak boleh melupakan patokan logika yaitu asas pemikiran. Asas pemikiran dibedakan menjadi dua yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Menurut prinsip identitas bahwa sesuatu itu adalah dia sendiri dan bukan lainnya. Jika kita mengetahui bahwa sesuatu itu maka ia adalah A bukan B atau C. Sedangkan prinsip kontradiksi mengatakan bahwa sesuatu itu bukan A maka tidak mungkin pada saat itu ia adalah A.

    ReplyDelete
  37. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Telah dijelaskan di atas bahwa prinsip hakikat itu ada dua yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Prinsip kontradiksi dalam dunia nyata berarti A tidak sama dengan A atau 1 tidak sama dengan 1. Misalnya lagi, aku yang sekrang berbeda dengan aku sattu detik yang lalu atau 1 buku berbeda dengan 1 pena. Sedangkan prinsip kontradiksi dalam matematika yang dicetuskan oleh Logicist-Formalist-Foundationalis ialah hal yang tidak konsisten dalam sistem.Bagaimana contohnya? Semoga saya bisa memahami di elegi berikutnya.

    ReplyDelete
  38. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Pada elegi ini, bahwa dalam dunia ini berlaku dua prinsip, yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Identitas ketika satu sama dengan satu, kontradiksi ketika satu tidak sama dengan satu. Sehingga, jika bukan identitas maka kontradiksi, dan jika bukan kontradiksi maka identitas. Sedangkan, kontradiksi menurut Logicist-Formalist-Fundamentalist adalah kontradiksi yang ada dalam matematika, sedangkan kontradiksi dalam dunia hekakat terdapat pada unsur-unsurnya.

    ReplyDelete
  39. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Saya masih mengalami kebingungan pada istilah dunia yang terbebas oleh ruang dan waktunya. Apa maknanya, bagaimana contoh-contohnya, dan oleh dasar apa dunia itu dibangun jika tidak dengan ruang dan waktunya

    ReplyDelete
  40. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Prof. Dari elegi di atas yang dapat saya simpulkan bahwa kontradiksi dalam filsafat berbeda dengan kontradiksi dalam matematikanya, namun lebih rincinya, saya masih butuh penjelasan, semoga terjawab di bagian selanjutnya.

    ReplyDelete
  41. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Membahas dua hal yang berbeda dengan definisi yang berbeda. Yang bukan kontradiksi adalah identitas dan yang kontradiksi bukan identitas. Kekonsistenan dalam matematika menurut saya merupakan buah pikir yang perlu kita syukuri. Pada masa saat ini kekonsistenan digunakan di berbagai belahan dunia untuk mengembangkan kemampuan manusia agar mampu memahami yang Maha Tunggal pada dunia hakekat yaitu sang Kholik sang Maha Kuasa. Dunia yang terbatas ruang dan waktu membuat kita menjadi jauh dengan sang pencipta.

    ReplyDelete
  42. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    "Di dalam Dunia Seutuhnya terdapat Dua Saja Prinsip Hakekat atau Prinsip Ontologis, yaitu PRINSIP IDENTITAS dan PRINSIP KONTRADIKSI"
    Saya memahami ini sebagai prinsip matematika yang berisi kesamaan dan ketidaksamaan. Identitas mengungkapkan prinsip kesamaan yang dilambangkan dengan tanda sama dengan. Sedangkan kontradiksi melambangkan ketidaksamaan yanh dilambangkan dengan tanda tidak sama dengan. Hanya sampai sini pemahaman saya, semoga saya dapat mendalaminya lagi untuk mendapatkan faedah yang lebih lagi.

    ReplyDelete
  43. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Pada bagian keempat ini, saya kembali menemukan hal yang mencengangkan, yaitu antara kontradiksi filsafat dan kontradiksi matematika merupakan hal yang berbeda. Dimana kontradiksi matematika berarti tidak konsisten pada sistem matematikanya, sedangkan kontardiksi hakekat adalah bukan identitasnya unsur-unsur matematika. Disini saya semakin penasaran bagaimana contoh konkrit dari hal ini. Semoga akan tercerahkan pada bagian berikutnya.

    ReplyDelete
  44. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa prinsip hakekat itu dua, yaitu identitas dan kontradiksi. Dalam matematika sering kita dengar istilah identitas, sedangkan dalam filsafat sering kita dengar istilah kontradiksi. Namun yang harus diingat bahwa kontradiksinya filsafat berbeda dengan kontradiksinya matematika. Namun kedua prinsip identitas dan kontradiksi merupakan salah satu cara yang digunakan untuk membangun dunia.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  45. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb


    Berdasarkan elegi diatas, hakikat dunia ini berisi identitas dan kontradiksi. Separuh dunia lainnya adalah kontradisksi itu sendiri. Kontradiksi ini berbeda dengan kontradiksi ilmu pengetahuan matematika yang terbebas ruang dan waktu. Karena sesungguhnya kontradiksi disini kontradiksi yang terikat ruang dan waktu. Terikat ruang dan waktu sendiri adalah sebenar-benar filsafat. Terima Kasih

    ReplyDelete
  46. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Sedikit demi sedikit saya mulai memhami kontradiktif yang dimaksud dalam beberapa elegi. Kontradiktif filsafat itu berbeda dengan matematika. Walupun berbeda, kontradiktif dan identitas merupakan cara untuk mewujudkan dunia yang sutuhnya. Masih perlu lagi saya belajar akan hal ini. Berlatih untuk berpikir hakekat dalam mewujudkan kedua prinsip tersebut.

    ReplyDelete
  47. Indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B 2017

    Terimakasih Prof dengan membaca elegy ini saya mengetahui tentang perbedaan hakikat kontradiksi yang sesuai dengan ruang dan waktunya. Kontradiksi dalam hakekat artinya bukan identitas sedangkan tidak kontradiksi dalam hakekat adalah identitas. Sehingga berdasarkan hal tersebut, semua yang bukan identitas adalah kontradiksi, sedangkan kontradiksi dalam matematika adalah ketidakkonsistenan dan tidak kontradiksi dalam matematika adalah kekonsistenan. Konsisten hanya ada dalam pikiran.

    ReplyDelete
  48. Dunia itu terbagi atas dunia seutuhnya dan dunia hakekat seperti yang bapak telah jelaskan diatas. Maka sesungguhnya yang dilihat kontradiktif dalam matematika oleh matematikawan murni berbeda dengan kontradiktif yang dilihat oleh para filsuf dalam memandang dunia itu sendiri dalam system matematika. tentunya kita harus saling memahami sudut pandangan dari pemikir dari masing-masing dimensi.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  49. Junianto
    PM C
    17709251065

    Prinsip kontradiksi dan prinsip identitas dalam matematika sangat diperlukan dalam membuktikan sebuah teorema. Prinsip identitas berkaitan dengan sifat matematika itu tunggal dan kontradiksi berkaitan dengan suatu ketidaksamaan/ berlawanan. Dua hal ini menjadi hal yang penting dalam matematika terutama untuk membuktikan suatu teorema.

    ReplyDelete
  50. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Mengutip kalimat tentang konsep dunia diatas bahwa "Dalam Dunia Seutuhnya terdapat Dua Saja Prinsip Hakekat atau Prinsip Ontologis, yaitu PRINSIP IDENTITAS dan PRINSIP KONTRADIKSI". Jika kita perhatikan kedua prinsip tersebut saling berkontradiksi karena jika bukan identitas berarti kontradiksi dan bukan kontradiksi berarti identitas. Hal ini menunjukkan kebenaran dari pernyataan bahwa dalam dunia Seutuhnya ada dua prinsip Hakekat yaitu prinsip Kontradiksi dan prinsip Identitas.

    ReplyDelete
  51. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Hukum identitas berarti tetap. Suatu benda sama dengan benda itu sendiri. A adalah A, bukan yang lain, dan selamanya akan tetap A. Hukum kontradiksi berarti tidak tetap atau berubah. Dalam waktu yang bersamaan A tidak bisa bersifat A sekaligus bukan A.

    ReplyDelete
  52. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Mengenai penjelasan yang disebutkan pada elegi ini, saya melihat adanya gap antara pemahaman kontradiksi dari kaum logicist-formalis-foundationalist dan pemahaman kontradiksi pada dunia hakekat. Untuk itu memang jika keduanya harus disatukan pemahamannya, maka harus ada salah satu yang mengalah. Namun, disini bukan berbicara siapa yang akan mengalah, karena keduanya memang memiliki dasar yang sama. Untuk itu, menurut penulis, seharusnya keduanya diambil semua namun porsi yang diberikan juga sama. Hal ini akan membuat pemahaman kontradiksi yang dimiliki oleh seseorang itu luas, tidak hanya sempit paham satu saja namun tahu pemahaman kontradiksi yang lain
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  53. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika c

    Bahkan suatu kontradiksi bisa menjadi berbeda tergantung subjek yang menanginya.Hakekat kontradiksi bagi dunia hakekat berbeda dengan hakekat kontradiksi pada dunia yang terbebas oleh ruang dan waktu. Kontradiksi pada filsafat berbeda dengan kontradiksi para matematika. Inilah yang harus dipelajari lebih lanjut tentang bagaimana kontradiksi pada filsafat dan bagaimana kontradiksi pada matematika. Kita harus memahami dulu bagaimana kontradiksi yang dipahami dalam matematika untuk dapat menjawab apakah matematika kontradiktif.

    ReplyDelete
  54. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Dunia seutuhtnya mempunyai dua prinsip yaitu prinsip identitas dan kontradiksi.
    Bukan identitas berarti kontradiksi, dan bukan kontradiksi berarti identitas. itulah cara berpikir hakekat sebagai satu-satunya cara untuk memahami dunia hakekat.
    Jadi hakekat kontradiksi dalam dunia hakekat itu berbeda dengan hakekat kontradiksi pada dunia yang terbebas dari ruang dan waktu. Sama-sama kontradiksi tetapi beda dalam sudut pandangnya.

    ReplyDelete
  55. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Dari kutipan kalimat yang Prof Marsigit sampaikan “Kontradiksinya kaum Logicist-Formalist-Foundationalis itu berarti Tidak Konsisten pada Sistem Matematikanya; sedangkan Kontradiksinya Dunia Hakekat itu Bukan Identitasnya Unsur-unsur Matematikanya”.
    Dapat saya simpulkan berdasarkan kemampuan berfilsafat saya yang masih rendah, bahwakontradiksi dari kaum Logicist-Formalist-Foundationalist adalah karena sangat memperhatikan semesta pembicaraan. Dalam operasi 4 - 9 = ... akan ada hasilnya ketika semesta bilangan yang digunakan setidaknya bilangan bulat. Demikian juga 4 x ... = 9 hanya akan ada hasilnya ketika semesta bilangan yang digunakan setidaknya pada bilangan rasional.

    ReplyDelete
  56. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Segala hal yang ada dan yang mungkin ada itu hanya terdiri dari dua prinsip yaitu prinsip Identitas dan prinsip kontradiksi. Kontradiksinya matematika dan kontradiksinya filsafat itu berbeda. Kontradiksinya matematika karena tidak konsisten, sedangkan kontradiksinya filsafat adalah bukan identitasnya.

    Prinsip Identitas suatu unsur adalah unsur itu sendiri. Secara matematika dinyatakan sebagai "A=A". Setiap unsur yang tidak sesuai dengan unsur identitas disebut kontradiksi.Dengan ditemukannya kontradiksi dalam matematika, maka inilah yang disebut hakikat matematika yang menguasai dunia. Prinsip ini dapat dicontohkan sebagai benarnya benar, salah nya benar benarnya salah dan salahnya salah. Ada konsep identitas dan ada pula kontradiksi.

    ReplyDelete
  57. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033
    Pendidakan Matematika B

    Elegi diatas memberitahukan bahwa Dunia yang seutuhnya itu ketika memiliki 2 prinsip saja. yaitu prinsip identitas dan prinsip kotradiksi. Harus memiliki keduanya agar dapat disebut dunia seutuhnya. Identitas berarti bukan kontradiksi, dan bukan identitas artinya kontradiksi.

    ReplyDelete
  58. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Telah disampaikan dalam postingan tersebut matematika hakikat berbeda dengan matematika filsafat yang lebih memperhatikan sudut pandang filsafat yaitu segala sesuatu terikat oleh ruang dan waktu. Selain itu segala sesuatu di dunia ini adalah pilihan seperti halnya Imanuel Kant yang menyatkan bahwa sebenar-benarnya ilmu yaitu bersifat kontradiksi karena matematika merupakan salah satu ilmu maka dapat disimpulkan matematika bersifat kontradiksi.

    ReplyDelete
  59. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Dalam elegi sebelumnya, telah dijelaskan mengenai berpikir hakekat. Elegi ini menyatakan bahwa berpikr hakekat merupakan berpikir 2 prinsip hakekat, yaitu prinsip identitas dan kontradiksi. Identitas berarti bukan kontradiksi dan kontradiksi adalah bukan identitas. Kontradiksi matematika berbeda dengan kontradiksi filsafat. Kontradiksinya kaum Logicist-Formalist-Foundationalis itu berarti Tidak Konsisten pada Sistem Matematikanya. Sedangkan Kontradiksinya Dunia Hakekat itu Bukan Identitasnya Unsur-unsur Matematikanya.

    ReplyDelete
  60. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Di seluruh dunia ini ada dua prinsip alam, yaitu prinsip identitas dan juga prinsip kontradiksi. Dapat dijelaskan bahwa filsafat berbeda dengan kontradiksi matematika.Pada kontradiksi matematika itu tidak konsisten , berbeda dengan kontradiksi filsafat bukan indentitasnya. Namun dari postingan diatas dapat disimpulkan bawha matematika bersifat kontradiksi.

    ReplyDelete
  61. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Kaum Formalist-Logicist-Fondamentalist memandang matematika adalah konsisten dengan tidak melibatkan ruang dan waktu. Hal inilah yang membuat pandangan kontradiksi berbeda antara kontradiksi dalam matematika dan kontradiksi dalam filsafat. Seperti yang disebut Prof di atas bahwa Kontradiksinya kaum Logicist-Formalist-Foundationalis itu adalah tidak konsisten pada sistem matematikanya; sementara kontradiksinya dunia hakekat itu bukan identitasnya unsur-unsur Matematikanya. Sehingga terjadi perbedaan antara matematika dan filsafat yang menyebabkan makna kontradiksi yang berbeda pula di antara keduanya.

    ReplyDelete
  62. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017
    Elegi ini memberikan penjelasan lebih lanjut bahwa di dunia ini pasti terlepas dari identitas dan kontradiksi. Dari yang saya pahami dari pelajaran filsafat bahwa sebenar-benarnya kehidupan kita ini adalah kontradiksi karena kita tidak bisa menjadi orang yang sama di waktu berikutnya. Konteks tersebut berlaku jika terikat ruang dan waktu. Hal inilah yang dikritisi oleh elegi ini bahwasanya matematikawan membangun separuh dunia karena sistem matematika yang dibuat dikatakan konsisten (tidak kontradiksi) karena tidak terikat oleh ruang dan waktu. Sedangkan separuhnya lagi haruslah kita perhatikan bahwa matematika juga harus diterapkan sesuai ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  63. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Dalam tesis "O zasadzie sprzecznosci u Arystotelesa" - yang ditujukan terhadap orang-orang yang mengklaim bahwa prinsip kontradiksi adalah prinsip utama dan yang tidak perlu dibuktikan, sederhana dan jelas - adalah salah satu yang sesuai dengan yang ada pada prinsip-prinsip lain, lebih sederhana dan lebih jelas daripada prinsip tersebut, yang bisa menampung sebagai dasar tidak perlu dibuktikan. Prinsip identitas menganggap bahwa untuk setiap objek memiliki karakteristik dari mana ia berasal.

    ReplyDelete
  64. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    2. Prinsip kontradiksi sebagai logika filosofis menurut Lukasiewicz menciptakan kebingungan. Di bawah rumus yang identitatis kadang-kadang mencakup prinsip identitas, ltetap dalam hal lain dapat berupa prinsip kontradiksi. Selanjutnya terkait prinsip negasi ganda (dirumuskan dengan cara yang tidak tepat seperti “A bukanlah A”. Terakhir prinsip identitas, formula ambigu dan tidak tepat “A adalah A” yang umumnya digunakan. Dari prinsip kontradiksi dapat dilihat bahwa intinya adalah logika filosofis kurang dalam hal perbedaan konseptual karena tidak menggunakan konsep tajam yang didefinisikan dan ditentukan oleh simbol universal.

    ReplyDelete
  65. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Dua prinsip dasar yang membangun dunia adalah identias dan kontradiksi. Separuh dunia ini dibangun oleh kontradisksi. Kontradiksi dalam filsafat berbeda dengan kontradiksi dalam mateamtika. Hal itu karena kontradiksi dalam padangan filsafat terikat ruang dan waktu. Sedangkan pandangan kontradiksi dalam mateamtika terbebas dari ruang dan waktu. Trimakasih

    ReplyDelete
  66. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Pada hakikatnya kontradiksi filsafat adalah kontradiksi yang tidak termakan oleh ruang dan waktu. Berbeda dengan kontradiksi yang biasa kita perbincangkan pada kehidupan kita sehari-hari yang masih terikat oleh ruang dan waktu. Jika kita mengerti akan kontradiksi yang dimaksud dalam filsafat, maka kita mengerti bahwa di dunia ini semua adalah kekontradiksian yang tiada henti. Dengan merenungi arti elegi ini, kita akan berpikir lebih luas lagi dan terhindar dari sifat sombong manusia yang sebenarnya hanyalah makhluk kecil dan lemah.

    ReplyDelete
  67. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 PMat C 2017

    Di dunia ini hanya terdapat dua prinsip hakekat, yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Kontradiksinya matematika dan kontradiksinya filsafat itu berbeda. Kontradiksinya matematika karena tidak konsisten, sedangkan kontradiksinya filsafat adalah bukan identitasnya

    ReplyDelete
  68. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Prinsip di dunia ada dua yaitu identitas dan kontradiksi. Semua kenyataan adalah kontradiksi. Ilmu seseorang berada dalam kontradiktif. Identitas semata tidak menghasilkan sesuatu yang baru artinya tidak ada ilmu. Maka sebenar-benar berilmu adalah kontradiktif. Kontradiktif dalam matematika berbeda dengan kontradiktif dalam filsafat. Kontadiktif bukan berarti tidak konsisten.

    ReplyDelete

  69. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Ternyata yang separuh dunia lainnya adalah kontradiksi itu sendiri. Didalam filsafat, hakekat dunia berisi identitas dan kontradiksi. Namun kontradiksi di sini tidak dapat dipandang seperti kontradiksi pada ilmu pengetahuan matematika yang terbebas dari raung dan waktu, karena filsafat itu terikat ruang dan waktu. Sehingga kontradiksi dari suatu pernyataan pada filsafat tidak serta merta berupa negasi dari pernyataan itu seperti yang kita pelajari dengan matematika selama ini. Karena itu filsafat matematika tentunya memiliki hal yang kontradiksi.

    ReplyDelete
  70. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Terdapat dua Prinsip Hakekat atau Prinsip Ontologis, yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Contoh prinsip identitas adalah satu sama dengan satu. Hal ini dapat terjadi jika kita tidak memperhatikan ruang dan waktu. Prinsip kontradiksi akan terjadi jika kita memperhatikan ruang dan waku, contohnya satu tidak sama dengan satu. Satu yang pertama aku tulis di awal sedangkan satu yang lain aku tulis di akhir

    ReplyDelete
  71. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Immanuel Kant mengatakan bahwa sebenar-benar ilmu adalah kontradiktif. Berdasarkan elegi ini dan beberapa bagian sebelumnya, ternyata kontradiksi dalam filsafat mirip dengan kontradiksi di dalam matematika. Secara filsafat definisi matematika dibagi menjadi 2 definisi yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Jadi, jika matematika dibangun dengan prinsip Identitas saja maka jelas dia bukan ilmu. Karena agar matematika merupakan Ilmu sebagaimana pendapat Kant maka definisi pembentuk sistem matematika haruslah bersifat kontradiktif.

    ReplyDelete
  72. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Terimakasih Prof. Marsigit atas ilmu yang dibagikan. Dari artikel di atas saya akan mencoba untuk merfleksi bahwa dunia seutuhnya disebut juga dunia hakekat yang memiliki ciri berdasarkan prinsip identitas dan prinsip kontradiksi.

    ReplyDelete
  73. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Pada bagian keempat ini mulai sedikit terjawab pertanyaan saya apakah berbeda kontradiksi yang dimaksud dalam matematika dan filsafat. Jawabannya adalah ya berbeda. Namun masih saja saya belum memahami sepenuhnya karena masih dalam bentuk penjelasan belum ada contoh. Namun dikatakan bahwa dunia matematika ini terbia menjadi dua, separuhnya terikat ruang dan waktu, sedangkan separuhnya lagi tidak terikat ruang dan waktu. Dunia yang terikat ruang dan waktu ialah dunia hakekat, di dalamnya hanya terdapat dua prinsip hakekat atau prinsip ontologi. Dua prinsip tersebut yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi.

    ReplyDelete
  74. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Dalam elegi ini diperloeh bahwa ciri ciri dunia yang seutuhnya adalah dunia yang menganut dua prinsip saja yatiu pinsip hakekat itu sendiri yang berupa prinsip identitas dan pinsip kontradiksi. Pinsip identitas adalah ketika di berbaur dengan apapun akan menunjukkan identitasya tersebut. Walaupun dia sendiri maupun ketika sedang dicampurkan dengan kelompok yang lain.

    ReplyDelete
  75. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Kontradiksinya filsafat itu beda dengan Kontradiksi matematika. Ciri-ciri dari Dunia Seutuhnya atau Dunia Hakekat adalah bahwa di dalam Dunia Seutuhnya adalah terdapat prinsip identitas dan prinsip
    kontradiksi. Hakekat Kontradiksi dalam Dunia Hakekat berbeda dengan Hakekat Kontradiksi pada Dunia yang terbebas oleh Ruang dan Waktu.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  76. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Hakekat Kontradiksi dalam Dunia Hakekat itu berbeda dengan Hakekat Kontradiksi pada Dunia yang terbebas oleh Ruang dan Waktu (mengalami ekstensi). Kontradiksi menurut kaum Logicist-Formalist-Foundationalis yang berupa tidak konsisten sistem matematikanya dan kontradiksinya dunia hakekat adalah bukan identitas unsur-unsurnya maka sesuai dengan cuplikan di atas berarti matematika berdasarkan sistem dan unsurnya bukan identitas yang berarti kontradiktif.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  77. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Setelah memikirkan matematika secara intrinsik dan ekstrinsik ternyata berdasarkan hasil pemikiran prof Marsigit bahwa hakekat matematika itu hanya ada dua prinsip yaitu prinsip kontradiksi dan prinsip identitas. Artinya pada setiap unsur-unsur pembentuk matematika berlaku dua prinsip tersebut. Dengan dua prinsip inilah yang akan membentuk aksioma, teorema maupun postulat.

    ReplyDelete
  78. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    matematika merupakan ilmu yangf tidak aja ujungnya, dapat dikaji melebar atau mendalam, naum sebaik-baik belajar ialah untuk memerangi kebodohan, disertai dengan ikhtiar dan doa serta tawakkal kepad Allah SWT. Mengenai kontradiksi seperti yang telah dijelaskan di atas, masih menyisakan pertanyaan yang besar. Kaum logisits-formalist- foundamentalist merupakan kaum yang memperhatikan keterurutan, logis atau tidaknya konsepsi, serta harus memiliki dasr atau pondasi yang kuat. WAllahu a'lam

    ReplyDelete
  79. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Ternyata dunia kontradiktif jika diuraian secara ekstensif dan intensif tidak akan pernah ada habisnya. Sesuai dengan pern filsafat dalam mendefinisikan sesuatu, tidak akan pernah habisnya. Tulisan ini membuat para pembacanya semakin penasaran bagaimana contoh kongkritnya kontradiktif dan bagaimana bisa menemukannya yang akan dijelaskan pada bagian kelima.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  80. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Tulisan di atas menjelaskan bahwa dunia ini sejatinya memiliki dua prinsip, yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiktif. Berdasarkan bahasan sebelumnya mengenai apakah matematika kontradiktif, dapat kita ketahui bahwa kaum Logicist-Formalist-Foundationalist dalam membangun dunia hanya menggunakan prinsip identitas. Sehingga dunia yang dibangun oleh mereka tidak akan berdiri kokoh sebagaimana mestinya yang diinginkan.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  81. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Dalam memahami hakikat dunia, maka pahamilah dahulu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi yang sejatinya selalu melekat dalam prinsip hakekat atau prinsip ontologis. Namun prinsip identitas dan prinsip kontradiksi ini masih harus dibatasi oleh ruang dan waktu agar dalam memaknai hakikat dapat terpenuhi seutuhnya.

    ReplyDelete
  82. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Menurut Immanuel kant prinsip itu ada 2 yaitu identitas dan kontradiksi. Prinsip identitas hanya terjadi di dalam pikiran, sedangkan prinsip kontradiksi terjadi di dunia. Para logist formalist hanya meyakini prinsip yang terjadi di dalam pikiran saja. Padahal matematika formal juga ada kaitannya dengan dunia nyata, sehingga dia juga bersifat kontradiksi seharusnya.

    ReplyDelete