Feb 12, 2013

Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 14: Apakah Matematika Kontradiktif? (Bagian Keempat)




Oleh Marsigit

Apakah ciri-ciri dari Dunia Seutuhnya atau Dunia Hakekat yang relevan dengan kerja saya ini? Ciri-cirinya adalah bahwa di dalam Dunia Seutuhnya terdapat Dua Saja Prinsip Hakekat atau Prinsip Ontologis, yaitu PRINSIP IDENTITAS dan PRINSIP KONTRADIKSI.

Bukan Identitas berarti Kontradiksi; dan bukan Kontradiksi berarti Identitas. Itulah Cara Berpikir Hakekat sebagai satu-satunya cara untuk memahami Dunia Hakekat.

Jadi Hakekat Kontradiksi dalam Dunia Hakekat itu berbeda dengan Hakekat Kontradiksi pada Dunia yang terbebas oleh Ruang dan Waktu (mengalami ekstensi).

Jelasnya, Kontradiksi nya filsafat itu beda dengan Kontradiksi nya matematika (jika saya menggunakan kalimat sehari-hari).

Kontradiksinya kaun Logicist-Formalist-Foundationalis itu berarti Tidak Konsisten pada Sistem Matematikanya; sedangkan Kontradiksinya Dunia Hakekat itu Bukan Identitasnya Unsur-unsur Matematikanya.

Bagaimana contoh kongkritnya? Dan bagaimana menemukan kontradiksinya?

Akan saya uraikan pada Bagian Kelima.

51 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Terdapat prinsip ontologis yang terdiri atas prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Dalam prinsip ini, identitas tidak berarti kontradiksi dan kontradiksi tidak berarti identitas. Ini adalah cara berpikir hakekat sebagai salah satu cara untuk memahami dunia hakekat. Jadi, menurut artikel di atas, kita tahu bahwa sifat kontradiksi dalam sifat dunia berbeda dengan sifat kontradiksi di dunia yang bebas oleh ruang dan waktu. Jelas, kontradiksi filsafat berbeda dengan kontradiksi matematika.

    ReplyDelete
  2. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Untuk memahami hakekat dunia maka kita harus memahami prinsip dunia yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi yang melekat didalam prinsip ontologis. Namun kedua prinsip ini masih dibatasi oleh ruang dan waktu agar dalam memaknai hakekat dapat dipenuhi seutuhnya.

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Terimakasih Prof atas pencerahannya, yang semula saya sudah berpikir bahwa kontradiktif dalam matematika itu sama dengan kontradiktif dalam filsafat, karena segala sesuatu itu bisa difilsafatkan termasuk matematika namun ternyata berbeda.

    ReplyDelete
  4. Prinsip ontologis untuk memahami hakikat dunia membutuhkan prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Dalam matematikannya para formalist dan logicist, matematika disusun secara deduksi yang terdiri dari definisi, aksioma dan teorema dalam mana di dalamnya tidak boleh ada saling kontradiksi. Dalam matematika terapan, adanya usaha menerapkan matematika di dalam kehidupan sehari-hari. Keduanya sebenarnya saling melengkapi struktur matematika yang telah dibangun dapat diterapkan untuk ilmu-ilmu lain. Demikian juga ketika penerapannya terjadi kontradiksi-kontradiksi maka menjadi tugas matematikawan untuk memperbaikinya.

    ReplyDelete
  5. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Menurut saya benar jika matematika itu kontradiktif, tapi juga dapat bersifat tidak kontradiktif tergantung ruang dan waktuny. Karena kontradiksinya kaum logicist-formalist-foundationalis itu berarti tidak konsisten pada sistem matematikanya, sedangkan kontradiksinya dunia hakekat itu bukan identitasnya unsur-unsur matematikanya.

    ReplyDelete
  6. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016


    Kontradiksi dalam filsafat merupakan kontradiksi yang tidak termakan oleh ruang dan waktu yang berbeda dengan kehidupan kita karena kita sendiri masih terikat oleh ruang dan waktu. Seperti yang sudah Pak Prof katakan pada komentar sebelumnya bahwa Perpaduan Berpikir Intensif dan Ekstensif akan menghasilkan cara Berpikir Ontologis yaitu Berpikir Hakekat. Karena ketika kita sudah berpikir tentang hakekat maka kita dapat menerapkan hakekat tersebut dalam dunia khususnya dunia pendidikan. Untuk mendapatkan hakikat ini diperlukan prinsip identitas dan prinsip kontradiksi.

    ReplyDelete
  7. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Segala hal yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini hanya terdiri dari dua prinsip saja yaitu prinsip Identitas dan prinsip kontradiksi. Kontradiksinya matematika dan kontradiksinya filsafat itu berbeda. Kontradiksinya matematika karena tidak konsisten, sedangkan kontradiksinya filsafat adalah bukan identitasnya. Berlakunya identitas dan kontradiksi tergantung pada ruang dan waktu. 5 = 5 merupakan identitas karena terbebas oleh ruang dan waktu, sedangkan ketika ketika terikat ruang dan waktu maka 5 yang sebelah kanan kontradiksi dengan 5 sebelah kiri, atau 5 buah apel tidaklah sama dengan 5 buah jeruk dan seterusnya.

    ReplyDelete
  8. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Berdasarkan elegi di atas dapat kita pahami bahwa pada hakikatnya isi dunia dalam konteks seutuhnya adalah mengandung identitas dan kontradiksi, dalam pemahaman fundamental matematika kontradiksi adalah ketidakkonsistenan dalam sistem dunia yang dibentukknya .Padahal kontradiksi yang dimaksud dengan filsafat berbeda dengan kontradiksi di bidang matematika, dalam filsafat jika dia bukan identitas maka ia kontradiksi, dan jika dia bukan kontradiksi maka ia adalah identitasnya.

    ReplyDelete
  9. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Dalam elegi ini menyatakan, separuh dunia lainnya adalah kontradiksi. Di dalam filsafat, pada hakekatnya dunia ini berisi identitas dan kontradiksi. Namun kontradiksi di sini tidak dapat dipandang seperti kontradiksi pada ilmu pengetahuan matematika yang terbebas dari raung dan waktu, karena filsafat sendiri terikat ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  10. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Dari artikel di atas dapat disimpulkan bahwa kontradiksi antara filsafat dengan matematika itu berbeda. Kita harus pandai-pandai menempatkan keduanya sesuai ruang dan waktunya. Sebab, keduanya tidak akan mencapai titik temu. Apalagi dalam proses pembelajaran di sekolah dasar, kita jangan membicarakan mengenai filsafat dalam matematika. Hal ini akan membingungkan siswa. Untuk mengetahui kontradiksi matematika, saya masih perlu mengkaji dan mendalami kembali mengenai hakikat kontradiksi tersebut.

    ReplyDelete
  11. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Jadi disini saya menjumpai fakta bahwa ternyata matematika dan kehidupan itu berada pada alam yang terpisah. Matematika memiliki aturannya sendiri. Dan dunia nyata memiliki aturannya sendiri yang berbeda dengan matematika. Definisi kontradiksi pada matematika dan dunia nyata pun berbeda. Sehingga jika kita ingin menunjukan matematika itu kontradiksi yaitu dengan mendefinisikan kontradiksi seperti apa baru menyelidiki sifat-sifatnya.

    ReplyDelete
  12. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Hakekat kontradiksi terbebas untuk ruang dan waktu. Berbeda makna antara kontradiksi merujuk ke filsafat dan matematika. Para Logicist-Formalist-Foundationalis menyatakan bahwa berarti tidak konsisten pada sistem atematikanya sedangkan kontradiksinya dunia hakekat itu bukan identitasnya unsur-unsur matematikanya.

    ReplyDelete
  13. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    dunia terbagi menjadi 2. yaitu yang dibatasi ruang dan waktu dan yang bebas ruang dan waktu. jika sebelumnya separuh dunia-dibatasi ruang dan waktu- telah dikembangkan secara intensif dan ekstensif. maka disini dibahas bahwa dunia seutuhnya terbagi 2 prinsip, yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. yang mana kontradiksinya kaum foundationalis itu tidak konsisten pada Sistem Matematikanya; sedangkan Kontradiksinya Dunia Hakekat itu Bukan Identitasnya Unsur-unsur Matematikanya.

    ReplyDelete
  14. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dalam elegi pemberontakan pendidikan matematika kali ini tetap membicarakan prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Dimana kedua prinsip tersebut dapat mempengaruhi ciri-ciri hakekat dunia. Dalam hakekat dunia, kontradiksi di sini sangat terbatas oleh ruang dan waktu. Dan dari sini juga saya memperoleh pemahaman bahwa kontradiksi filsafat dengan kontradiksi matematika itu berbeda. Perbedaannya terletak dimana kontradiksi dari sistem matematika yang dibangun kaum logicist-formalist-foundationalist adalah ketidak konsistenan dari sistem itu sendiri. Sedangkan berbeda dengan kontradiksi dari dunia seutuhnya yang merupaka bukan identitas unsur-unsur dari matematika.

    ReplyDelete
  15. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Berdasarkan Elegi ini dapat diketahui bahwa ciri-ciri dunia seutuhnya atau dunia hakekat adalah bahwa di dalam Dunia Seutuhnya terdapat Dua Saja Prinsip Hakekat atau Prinsip Ontologis, yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Lebih jelasnya kontradiksi nya filsafat itu beda dengan Kontradiksi nya matematika . Jadi antara filsafat dan Matematika itu berbeda.

    ReplyDelete
  16. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Matematika kontradiktif, nilai 1+2 belum pasti hasilnya 3 karena ruang dan waktu. Inilah indahnya matematika yaitu adanya perbedaan untuk menemukan suatu identitas. Prinsip ontologi yang digunakan untuk menerima kenyataan dalam matematika yang terdiri atas prinsip identitas dan prinsip kontradiksi dimana keduanya berada dalam ruang dan waktu dan membahas apa yang ada dan yang mungkin ada dalam fenomena yang berasal dari kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  17. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Pengertian kontradiksi dalam filsafat dan matematika pastilah berbeda. Kontradiksi dalam matematika itu adalah sesuatu yang berbeda secara mutlak, namun kontradiktif dalam filsafat bisa saja merupakan hal yang sama namun berbeda dalam ruang dan waktunya. Sehingga jika dilihat dari dua hal tersebut, bisa dilihat jika matematika merupakan hal kecil dari filsafat itu sendiri.

    ReplyDelete
  18. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari hal yang disampaikan pada elegi di atas saya dapat mengambil kesimpulan bahwa mengaplikasikan sistem amtematika itu harus konsisten agar tidak terjadi kontradiksi dan perlu memperhatikan hakekat serta ruang dan waktu yang menjadi fokusnya, karena dalam elegi tersebut disampaikan bahwa kaum logicist, formalist, dan foundationalist tidak konsisten pada sistem matematikanya. Oleh karena itu perlu memperhatikan banyak aspek agar sesuatu hal yang konsisten tidak menjadi kontradiktif.

    ReplyDelete
  19. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Untuk lebih memahami tentang hal ini, perlu memahami prinsip identitas dan prinsip komtradiksi. Kontradiksinya kaun Logicist-Formalist-Foundationalis itu berarti tidak konsisten pada sistem matematikanya; sedangkan kontradiksinya dunia hakekat itu bukan identitasnya unsur-unsur matematikanya. Untuk pembahasan kali ini memang masih terasa membingungkan, maka perlu dikaji lebih lanjut terkait contoh konkritnya dan bagaimana menemukan kontradiksinya.

    ReplyDelete
  20. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam artikel diatas juga dijelaskan mengenai dunia hakekat yaitu dunia yang seutuhnya. Apakah ciri-ciri dari dunia seutunya atau dunia hakekat yang relevan dengan kerja saya ini? Ciri-cirinya adalah bahwa di dalam dunia seutuhnya terdapat dua saj prinsip hakekat atau prinsip hakekat atau prinsip ontologis, yaitu prinsip indentitas dan prinsip Kontradiksi.
    Matekamtika juga merupakan objek filsafat yang ada di dunia hakekat yang juga mau tidak mau dikenai dua prinsip yaitu hakekar dan ontologis yang bersifat identitas dan kontradiksi.

    ReplyDelete
  21. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dua prinsip yang mana kedua itu adalah prinsip identitas dan prinsip kontradiktif. Sehingga dalam dunia juga berlaku hal demikian.identitas dan kotakdiktif adalah hal mendasar yangada dalam mamtematika. Yang mana Kontradiksinya kaun Logicist-Formalist-Foundationalis itu berarti Tidak Konsisten pada Sistem Matematikanya; sedangkan Kontradiksinya Dunia Hakekat itu Bukan Identitasnya Unsur-unsur Matematikanya.

    ReplyDelete
  22. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dunia seutuhnya terdapat dua prinsip yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Sedangkan dunia seutuhnya itu meliputi dimensi ruang dan waktu. Pada hakekatnya kontradiksi filsafat yang bebas dari ruang dan waktu berbeda dengan kontradiksi dalam kehidupan sehari hari yang terikat dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  23. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Membangun dunia seutuhnya yang di dalamnya terdapat dua prinsip yaitu prinsif kontradiktif dan prinsip identitas. Prinsip kontradiktif dalam filsafat berbeda dengan prinsip kontradiktif matematika. Yang demikian karena dibatasi oleh ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  24. Anisa Wahyu Nur Khasanah
    14301241010
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terdapat dua prinsip hakekat atau prinsip ontologis yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Identitas bukan berarti kontradiksi dan kontradiksi bukanlah identitas. Jadi hakekat kontradiksi dalam dunia hakekat berbeda dengan hakekat kontradiksi pada dunia yang terbebas oleh ruang dan waktu. Kontradiksi kaum Logicist-Formalist-Foundationalis berarti ketidakkonsistenan dalam system matematika, sedangkan kontradiksi dunia hakekat bukan merupakan indentitas dari unsur-unsur matematika.

    ReplyDelete
  25. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pandangan dari Dunia Hakikat dengan Dunia kaum formalism logicism memang berbeda. Dunia hakikat merupakan dunia seutuhnya yang memandang matematika atas dua unsur ontologi dasar, yaitu identitas dan bukan identitas. Sebenar-benar kontradiksi adalah bukan identitas. Kontradiksi matematika bagi kaum dunia yang berada di dunia hakikat merupaka n bukan identitas dari unsur-unsur matematika, sedangkan bagi kaum formalism-logicism yang mempertahankan kekonsistenannya memandang kontradiksi sebagai ketidakkonsistenan dalam matematika. Inilah yang mendasari pertanyaan selanjutnya bagaimana contoh kongkrit dari kontradiksi itu?

    ReplyDelete
  26. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Identitas atau Kontradiksi. Identitas memiliki sifat tertutup karena menanggap dirinya sudah tepat dan tidak memiliki kekeliruan. Sedangkan kontradiksi bersifat terbuka. Karena menerima ketika ada kekeliruan atau tidak ada kekonsistensian. Sumber di atas menyebutkan bahwa jika buka identitas berarti kontradiksi dan sebaliknya jika buka kontradiksi berarti identitas. Inilah cara berpikir hakekat tentang dunia hakekat. Dimana hakekat kontradiksi dalam dunia hakekat berbeda dengan hakekat pada dunia. Objek yang dibahas pada keduanya akan jelas berbeda.

    ReplyDelete
  27. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Terimakasih Prof. Marsigit atas ilmu yang dibagikan. Dari artikel di atas saya akan mencoba untuk merfleksi bahwa dunia seutuhnya disebut juga dunia hakekat yang memiliki ciri berdasarkan prinsip identitas dan prinsip kontradiksi.

    ReplyDelete
  28. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Di seluruh dunia ada dua prinsip alam, yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Filosofis bertentangan defferent dengan kontradiksi matematika. contoh konkret akan dijelaskan surat. Mari kita datang ke artikel selanjutnya

    ReplyDelete
  29. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Di dalam dunia seutuhnya terdapat dua prinsip hakekat yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Prinsip identitas merupakan dasar dari semua pemikiran. Artinya pengakuan bahwa benda ini adalah benda ini, bukan benda lain. Disimbolkan dengan A=A. Prinsip kontradiksi merupakan rumusan negatif dari prinsip identitas. Yaitu suatu prnyataan tidak mungkin mempuyai nilai benar dan tidak benar pada saat yag sama. Disimbolkan dengan A tidak sama dengan A.

    ReplyDelete
  30. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ciri-ciri dunia hakekat atau dunia seutuhnya adalah adanya prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Hakekat kontradiksi dalam dunia sepenuhnya dengan hakekat kontradiksi dalam dunia yang terbebas oleh ruang dan waktu itu berbeda. Secara awam bisa dijelaskan bahwa kontradiksi filsafat dengan kontradiksi matematika itu berbeda.
    Kontradiksi dari sistem matematika yang dibangun kaum logicist-formalist-foundationalist adalah ketidak konsistenan dari sistem itu sendiri. Sedangkan kontradiksi dari dunia seutuhnya adalah bukan identitas unsur-unsur matematikanya.

    ReplyDelete
  31. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    Assalamualaikum.wr.wb
    Seperti apakah kontradiksi dalam dunia filsafat yang dimaksud pada postingan di atas?
    Apakah kontradiksi dalam dunia filsafat tersebut mempengaruhi sesuatu yang ada dalam kehidupan kita?

    ReplyDelete
  32. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Ada dua hukum di dunia ini yang mendasar yakni hukum identitas dan kontradiksi. Hukum identitas yakni dimana sesuatu (subjek) itu sama dengan dirinya sendiri, misalnya dalam matematika sering disimbolkan A=A . akan tetapi hukum tersebut tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Dalam matematika sendiri, hukum identitas ini bersifat apriori, yakni dapat memikirkan yang belum dilihat, karena hanya berdasar pada identitas saja.

    ReplyDelete
  33. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Dari tulisan ini saya mendapatkan bahwa kontradiksi dalam matematika itu adalah ketika terjadi ketidakkonsistenan dalam sistemnya. Hal ini seperti yang biasa dilakukan dalam langkah pembuktian matematika. Sedangkan dalam filsafat, kontradiksi adalah ketika yang terjadi adalah bukan identitas dari unsur-unsur matematika, maka itulah yang disebut kontradiksi dalam filsafat. Maka dapat kita simpulkan bahwa kontradiksi matematika belum tentu kontradiksi filsafat. Kita perlu mengkaji hakekatnya terlebih dahulu. Apakah merupakan unsur identitas atau bukan.

    ReplyDelete
  34. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menindaklanjuti bagian ketiga, pada elegi ini menjelaskan bahwa ketidakonsistenan yang terjadi adalah kontradiksi dalam maletmatika. Matematika itu terbebas dari ruang dan waktu, sedangkan filsafat sangat terikat pada ruang dan waktu. sudah nampak jelas perbedaannya. Untuk itu, kita harus pandai-pandai menempatkan terutama pada saat membelajarkan siswa dikelas, agar tidak terjadi kesalahpahaman dari kedua hal tersebut.

    ReplyDelete
  35. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Jika ilmu membatasi dirinya dengan kekontradiksiannya, maka dalam filsafat maka ilmu tersebut baru mencapai separo dari ilmunya. Dan tidak lenkaplah dirinya sebagai ilmu, karena dalam mengembangkan dirinya dengan membatasi dirinya atas kontradiksinya makan separo ilmu tersebut tidak akan bertambah mencapai satu yang artinya lengkap. Sehingga dalam memahami ilmu dalm filsafat harusberpikir kritis atas segala kekontradiksian ilmu itu untuk mencapai kelengkapan dan ketidaklengkapan dirinya.

    ReplyDelete
  36. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Namun untuk mencapai mlengkapnya ilmu tidak hanya membutuhkan kontradiksi namun perlu identitas dari dirinya. Dimana ilmu memahami bahwa lengkap atas dirinya jika bukan identitas berarti kontradiksi dan bukan kontradiksi berarti identitas. Sehingga dalam perjalanannya akan memperluas dari pengetahuannya dan terbebas dari ruang dan waktunya. Namun seperti dalam artikel ini ilmu pengetahuan harus mengetahui identitas dari kekontradiksian dirinya juga untuk memperoleh kebenaran ilmunya.

    ReplyDelete
  37. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Dalam dunia terdapat dua saja prinsip , yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Jika bukan identitas brarti kontradiksi dan jika bukan kontradiksi brarti identitas, kontradiksi filsafat berbeda dengan kontradiksi matematika.

    ReplyDelete
  38. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Terdapat dua Prinsip Hakekat atau Prinsip Ontologis, yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Contoh prinsip identitas adalah satu sama dengan satu. Hal ini dapat terjadi jika kita tidak memperhatikan ruang dan waktu. Prinsip kontradiksi akan terjadi jika kita memperhatikan ruang dan waku, contohnya satu tidak sama dengan satu. Satu yang pertama aku tulis di awal sedangkan satu yang lain aku tulis di akhir.

    ReplyDelete
  39. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Berdasarkan apa yang disampaikan oleh elegi diatas bahwa separuh dunia yang telah dikemukakan oleh kaum Logicits-Formalist-Foundationalist adalah hal yang terbebas dari ruang dan waktu dan untuk menemukan kontradiksi dari kaum tersebut dapat ditemukan dari memandang dunia seutuhnya yang terdapat dua saja prinsip hakekat atau prinsip ontologis, yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Dari elegi ini sudah dikatakan bahwa kontradiksinya kaum Logicist-Formalist-Foundationalis itu adalah tidak konsisten pada sistem matematika.

    ReplyDelete
  40. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049 (S1 Pendidikan Matematika I 2014)
    Dalam tulisan tersebut sudah dijelaskan bahwa kontradiksi yang terdapat dalam filsafat berbeda dengan kontradiksi yang terdapat dalam matematika. Saya pribadi masih belum bisa menemui kontradiksi yang dimaksud dalam kasus konkrit. Saya perlu terus membaca tulisan tentang ekegi pemberontakan pendidikan matematika tersebut.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  41. Fatmawati
    18709251071
    PM.D 2016
    Tulisan di atas menjelaskan bahwa dunia seutuhnya memiliki dua prinsip yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Dua prinsip ini selalu ada di dalam kehidupan. Jika tidak ada identitas maka tidak akan ada kontradiksi dan jika tidak ada kontradiksi maka tidak akan ada identitas. Kontradiksi disini tidak selalu sama, tergantung ruang dan waktunya. Seperti halnya kontradiksi pada filsafat berbeda dengan kontradiksi pada matematika.

    ReplyDelete
  42. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pada elegi kontradiktif bagian kelima ini mengenai perbedaan antara kontradiktif matematika dengan kontradiktif filsafat, dijelaskan pada bagian sebelumnya bahwa kontradiksi kaum logicist-formalist-foundamentalist menurutnya yaitu menjaga kekonsistenan suatu ilmu matematika, sedangkan dalam kontradiksi filsafat yaitu bukan identitas dari unsur-unsur.

    ReplyDelete
  43. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari elegi di atas dapat disimpulkan bahwa hanya ada dua prinsip yaitu identitas dan kontradiksi. Identintas tidak sama dengn kontradiksi. Kontradiksi dalam dunia hakekat berbeda dengan kontradiksi dunia yang terbebas dari ruang dan waktu sehingga kontradiksi matematika berbeda dengan kontradiksi filsafat.

    ReplyDelete
  44. Adelina Diah Rahmawati
    1431241029
    Pendidikan Matematika A 2014
    Di dalam dunia seutuhnya hanya terdapat dua prinsip hakekat, yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Kontradiksinya matematika dan kontradiksinya filsafat itu berbeda. Kontradiksinya matematika karena tidak konsisten, sedangkan kontradiksinya filsafat adalah bukan identitasnya.

    ReplyDelete
  45. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dunia seutuhnya terdapat dua prinsip yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Dari pernyataan ini dapat diambil kesimpulan bahwa hakekat kontradiksi dalam dunia hakekat itu berbeda dengan hakekat kontradiksi pada dunia yang terbebas oleh ruang dan waktu yang mengalami ekstensi.

    ReplyDelete
  46. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Di dalam dunia ini semua adalah kekontradiksian atau bersifat kontradiksi yang tiada henti. Jadi, Kontradiksinya kaum logicist-formalist itu berarti tidak konsisten pada sistem matematikanya, sedangkan kontradiksinya dunia hakekat itu bukan identitasnya unsur-unsur matematikanya.

    ReplyDelete
  47. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam sistem matematika terdapat kontradiksi, hal ini dapat dibuktikan bahwa sistem matematika yang selama ini dibangun kaum logicist-formalist-foundationalist hanyalah mempertahankan kekonsistenan yang seharusnya dihilangkan dari dalam sistem tersebut. Oleh karenanya, kontradiksi dalam matematika dapat ditemukan. Dengan menemukan adanya kontradiksi dalam unsur dari sistem matematika, maka mewujudkan keinginan untuk membangun dunia bukan menjadi suatu mitos.

    ReplyDelete
  48. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Ciri-ciri dunia seutuhnya atau dunia hakekat adalah bahwa terdapat dua prinsip yaitu prinsip identitas dan prinsip kontradiksi. Bukan indentitas berarti kontradiksi dan bukan kontradiksi berarti identitas, hal ini merupakan cara berpikir hakekat sebagai satu-satunya cara untuk memahami dunia hakekat. Jadi hakekat kontradiksi dalam dunia hakekat itu berbeda dengan hakekat kontradiksi pada dunia yang terbebas oleh ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  49. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Dunia Hakekat dan Dunia yang terbebas Ruang dan Waktu, mempunyai perbedaan yang terletak pada Hakekat Kontradiksinya. Jelasnya, Kontradiksi nya filsafat itu beda dengan Kontradiksi nya matematika. Sehingga ada berbagai macam kontradiksi sesuai dengan konteks pembahasannya. Tanpa adanya kontradiksi maka tak ada makna kehidupan. Jadi hidup manusia memang suatu kontradiksi.Oleh karena itu manusia selalu diwarnai oleh kontradiksi-kontradiksi hidupnya.

    ReplyDelete
  50. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16


    Kontradiksi nya filsafat itu beda dengan Kontradiksi nya matematika (jika kita menggunakan kalimat sehari-hari). Kontradiksinya filsafat menggunakan metode berpikir secara intensif dan ekstensif. Intensif artinya sedalam-dalamnya dan tidak ada yang lebih dalam (Radix); Ekstensif artinya seluar-luasnya dan tidak ada yang lebih luas lagi. Perpaduan Berpikir Intensif dan Ekstensif akan menghasilkan cara Berpikir Ontologis yaitu Berpikir Hakekat

    ReplyDelete
  51. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16


    Kontradiksi nya filsafat itu beda dengan Kontradiksi nya matematika (jika kita menggunakan kalimat sehari-hari). Kontradiksinya filsafat menggunakan metode berpikir secara intensif dan ekstensif. Intensif artinya sedalam-dalamnya dan tidak ada yang lebih dalam (Radix); Ekstensif artinya seluar-luasnya dan tidak ada yang lebih luas lagi. Perpaduan Berpikir Intensif dan Ekstensif akan menghasilkan cara Berpikir Ontologis yaitu Berpikir Hakekat

    ReplyDelete