Feb 12, 2013

Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 1: Intuisi dalam Matematika




Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 1:

Intuisi dalam Matematika

Oleh Marsigit


Saya nukilkan pendapat Thompson bagaimana peran intuisi dalam matematika berikut ini:

"Any satisfactory analysis of the role of intuition in mathematics should recognize it as a versatility in measuring up new situations, or even conjecturing them, using a rich repository of recurrent and strategically-important schema or conceptual structures, painstakingly abstracted from sensory experience by the intellect, constrained by the languages available to us at the time, and influenced by the accumulated resources of our cultural and scientific heritage: what intuition does not do is constitute an insight gained by reason, through some remarkable clairvoyant power that is an insight, which, for Gödel, seemingly paved the way towards a crystal-clear apocalyptic vision of mathematics, or, for Descartes, paved the way into the ultimate structure of the human mind"

References:
Thompson, P.,1993, The Nature And Role Of Intuition In Mathematical Epistemology, University College, Oxford University, U.K,

9 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Intuisi dalam matematika berasal dari insight yang diperoleh dengan alasan, melalui beberapa kekuatan yang luar biasa. Proses belajar mengajar juga mempengaruhi intuisi dalam diri kita sendiri karena intuisi dan belajar adalah dua hal yang berjalan paralel dan berkelanjutan. Ingatlah bahwa intuisi adalah hasil dari pemikiran kita dalam proses belajar mengajar. Namun, setiap orang memiliki intuisi yang berbeda. Semua orang memiliki intuisi mereka sendiri. Jadi, jika guru ingin siswanya memiliki intuisi matematika, mereka harus membebaskan siswa untuk mencari intuisi mereka.Intuisi memiliki peran penting dalam kegiatan pembelajaran matematika. Intuisi dapat diperoleh dari pengalaman-pengalaman hidup siswa. Intuisi dapat pula mengarahkan seseorang kepada struktur utama pikiran pada dirinya. Selanjutnya, intuisi itu sendiri tidak dapat didefinisikan atau dijelaskan secara terperinci karena intuisi datang tanpa adanya penalaran rasional. Dalam proses pembelajaran matematika, hendaknya guru dapat mengembangkan intuisi matematika pada siswa. Guru dapat memberikan pembelajaran yang dapat mengaktifkan dan memfasilitasi para siswa. Guru juga dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan matematika dari hasil pemahaman siswa. Dengan demikian, siswa tidak akan kehilangan intuisinya.

    ReplyDelete
  2. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Memang tidak bisa dipungkiri bahwa intuisi mempunyai peranan penting dalam pembelajaran matematika, namun intuisi dalam pembelajaran matematika lebih bersifat filosofis, dari intuisi itu sebenarnya bisa kita bawa kepada arah matematis, namun memerlukan pemahaman yang kuat dan lebih dalam. Adakalanya suatu ilmu itu berasal dari intuisi, dan dari intuisi ini nanti bisa jadi berubah pada keilmuan yang bisa dibuktikan dengan secara ilmiah, sehingga dapat saya simpulkan bahwa intuisi tidak bisa diabaikan dalam pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  3. Intuisi mempunya peranan dalam kehidupan individu manusia. Pengetahuan yang muncul dengan tiba-tiba tanpa diketahui cara pembuktiannya sejalan perkembangan zaman akan terbukti pengetahuan tersebut secara empiris. Intuisi dapat dirasakan tetapi sulit untuk dideteksi atau mengukurnya. Suatu ilmu harus mempunyai sumber pengetahuan dan obyek pengetahuannya. Sedang intuisi sulit untuk mengetahui sumber dan obyeknya. Dengan perkembangan zaman dan perkembangan pemikiran maka intusi akan menjadi pengetahuan yang dapat dijelaskan dan dapat dipahami.

    ReplyDelete
  4. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Intuisi dalam pembelajaran matematika. Sebelum kita mempelajari matematika, kita perlu menemukan dulu “intuisi murni” pada akal atau pikiran kita. Menurut Lant, intuisi murni ini terdiri dari tiga tahap intuisi yaitu intuisi penginderaan, intuisi akal dan intuisi budi. Intuisi penginderaan terkait dengan obyek matematika yang dapat diserap sebagai unsur a posteriori. Intuisi akal mensistesikan hasil intuisi penginderaan ke dalam intuisi ruang dan waktu. Dan dengan intuisi budi, akal kita dihadapkan pada putusan-putusan argumentasi matematika. Saya kira kita perlu mempertajam intuisi-intuisi ini dalam sebuah pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  5. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Intuisi dalam matematika adalah kenyataan bahwa terdapat pandangan yang berbeda sebanyak aliran yang ada pada perkembangan matematika dalam sejarahnya. Inilah tugas kita untuk memilih pendapat mana yang paling mendekati pemikiran kita dan manakah yang paling mendekati kebenaran yang sebenarnya. dan bagaimana memanfaatkan keberagaman pendapat tersebut dan menjadikannya sebagai pendukung teori yang kamu inginkan, bukan untuk merusak peradigma matematikamu. Peran intuisi dalam matematika memang lebih bersifat filosofis dari pada matematis. Jika intuisi tidak lakukan maka itu merupakan suatu wawasan yang diperoleh dengan berbagai alasan, padahal intuisi itu berasal dari beberapa wawasan yang luar biasa.

    ReplyDelete
  6. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Intuisi dalam pembelajaran matematika sangat diperlukan. Dalam psikologi pembelajaran matematika, intuisi dapat dibagi menjadi dua, yaitu intuisi tidak ahli (awam) dan intuisi ahli. Untuk membangun intuisi ahli atau intuisi yang baik dalam diri anak, maka dibutuhkan kecerdasan reflekstif. Kecerdasan reflektif lebih jauh dapat diartikan sebagai memikirkan cara berpikir, artinya ketika seseorang atau anak diberikan pertanyaan misalkan 2x2, dan mereka langsung menjawab 4, maka anak yang mempunyai kecerdasan reflektif akan memikirkan apakah jawabannya tadi benar atau salah dan bagaimana cara mendapatkan hasil empat. Selain itu, untuk membangun intuisi yang baik dibutuhkan pengalaman-pengalaman yang kontinu dalam menerapkan konsep yang telah didapat dalam berbagai bentuk permasalahan. Oleh karena itu guru semestinya memberikan ruang kepada siswa agar bisa mengembangkan intuisi yang mereka miliki dengan cara memberikan stimulus-stimulus yang membangun intuisi tersebut.

    ReplyDelete
  7. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Menurut Immanuel Kant matematika harus dipahami dan dikonstruksi menggunakan intuisi murni, yaitu intuisi “ruang” dan “waktu”. Konstruksi konsep matematika berdasar intuisi ruang dan waktu akan menghasilkan matematika sebagai ilmu yang bersifat sintetik a priori. Tahap konstruksi tersebut melalui tiga tahap intuisi yaitu intuisi penginderaan, intuisi akal (verstand), dan intuisi budi (vernuft). Ketiga tahapan tersebut akan dijelaskan lebih lanjut sebagai berikut,
    1. Intuisi penginderaan
    Konsep matematika pertama-tama diperoleh secara a priori dari pengalaman dengan intuisi penginderaan, tetapi konsep yang diperoleh tidaklah bersifat empiris melainkan bersifat murni karena disesuaikan dengan akal kita. Proses demikian merupakan langkah pertama yang harus ada dalam penalaran matematika.
    2. Intuisi akal
    Proses selanjutnya adalah proses sintetik yang terjadi dalam intuisi akal yang menungkinkan dikonstruksinya konsep matematika yang bersifat sintetik dalam ruang dan waktu.
    3. Intuisi budi
    Sebelum diambil putusan-putusan dengan intuisi budi, terlebih dahulu objek-objek matematika disintesiskan ke dalam kategori-kategori yaitu kuantitas, kualitas, relasi, dan modalitas.

    ReplyDelete
  8. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Intusisi adalah "Tenaga rohani", suatu kemampuan yang mengatasi rasio, kemampuan untuk menyimpulkan serta memahami secara mendalam. Setiap individu dilahirkan ke dunia ini tentunya dengan intuisi masing-masing. Begitu pula dengan siswa-siswa. Oleh karena itu di dalam proses pembelajaran guru tidak boleh mematikan intuisi siswanya dengan memaksakan kehendak siswa karena intuisi itu penting adanya. Intuisi matematika oleh seorang siswa menjadi sangat penting dalam proses pembelajaran. Karena dengna intuisi, siswa mampu menghubungkan pengalaman-pengalaman matematikanya untuk mengontruksi pengetahuan baru dan memahami bahasa matematika dengan baik.

    ReplyDelete
  9. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Salah satu cara untuk mendapatkan pengetahuan khususnya matematika adalah melaluii intuisi. Intuisi dalam pembelajaran matematika sangat diperlukan. Dengan adanya intuisi dapat mengembangkan kreativitas dan potensi yang dimilikinya. Intuisi diperoleh setelah pengalaman dimana pengalaman tersebut berasal dari keterampilan matematika yang diperoleh dari pengetahuan matematika dan didukung oleh metode, sikap, dan motivasi yang ada pada diri siswa itu sendiri.

    ReplyDelete